logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar masih cenderung melemah terhadap semua mata uang lainnya setelah data inflasi di AS menunjukkan inflasi semakin surut. Sementara mata uang Yen menguat tajam paska terpilihnya Shigeru Ishiba terpilih menjadi Perdana Menteri Jepang yang baru. Data inflasi dari sisi personal berupa data Personal Consumption Expenditure (PCE) yang dirilis Jumat lalu menunjukkan indikasi inflasi semakin menurun 0.1% sesuai perkiraan dari periode bulan sebelumnya 0.2%. Data Core PCE yang tidak menyertakan komponen BBM dan bahan pangan juga turun 0.1% lebih rendah dari perkiraan stabil sama seperti periode bulan sebelumnya 0.2%. Begitu pula jika dibandingkan dengan data PCE setahun sebelumnya terjadi penurunan dari 2.5% menjadi 2.2% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 2.3%. Sedangkan Core PCE malah justru naik dari 2.6% menjadi 2.7% namun masih sesuai dengan perkiraan. Data lain berupa Consumer Spending yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS mengalami penurunan dari 0.5% menjadi hanya 0.2% yang lebih rendah dari perkiraan turun 0.3%. Menurunnya anggaran belanja konsumen akan berpengaruh besar terhadap turunnya inflasi di kemudian hari. Meskipun hal ini dikaitkan dengan tingkat pendapatan yang juga menurun dari 2.5% menjadi hanya 2.2% yang lebih rendah dari perkiraan turun 2.3%. Dengan data-data ini semakin memvalidasi langkah moneter Fed yang diambil pekan lalu dengan memangkas suku bunga acuan dengan ukuran jumbo sebanyak 50 bps. Sehingga diperkirakan Fed masih akan terus menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter dengan pemangkasan jumbo berikutnya, memiliki peluang sebanyak 56.7% dari sebelum rilis data sebanyak 49.9% menurut CME's FedWatch Tool. Pekan ini akan dirilis sejumlah data dari sektor tenaga kerja dengan data utama berupa Non-Farm Payroll (NFP) yang akan dirilis di penghujung pekan ini. Hari ini ada data Chicago PMI yang akan disusul esoknya dengan data PMI di sektor manufaktur. Ketua Fed - Jerome Powell nanti malam dijadwalkan akan mengadakan pidato malam ini dan akan diikuti oleh pajabat Fed lainnya di tempat dan peristiwa berbeda sepanjang pekan ini.

Yen menguat tajam terhadap dolar setelah mantan Menteri Pertahanan - Shigeru Ishiba memenangkan pemilihan dan akan menjadi Perdana Menteri baru pada 1 Oktober esok hari. Dengan kemenangan tipis Ishiba mengalahkan Sanae Takaichi dalam kontestasi Partai Liberal Demokratik yang berkuasa di Jepang pada Jumat lalu. Ishiba terkenal kritis terhadap stimulus moneter yang lalu dan pendukung kebijakan moneter kenaikan suku bunga acuan saat ini. Sementara Takaichi yang sebenarnya lebih difavoritkan pasar kebalikannya dengan menentang kenaikan suku bunga lebih lanjut dan lebih mempertahankan kebijakan moneter dan fiskal yang longgar serta mata uang Yen yang lemah. Dengan terpilihnya Ishiba maka langkah moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) akan semakin mudah untuk kembali menaikkan suku bunga acuan sesuai dengan kebijakannya saat ini. Sementara itu dari fundamental ekonomi, data Retail Sales di Jepang mengalami peningkatan dari 2.7% menjadi 2.8% yang jauh lebih baik dari perkiraan mengalami penurunan 2.6%. Data yang akan dirilis pekan ini berupa tingkat pengangguran dan survey di sektor manufaktur dari Tankan.

Euro melemah terhadap dolar terkait dengan pelemahan dolar terhadap Yen yang menguat tajam setelah terpilihnya Shigeru Ishiba untuk menjadi Perdana Menteri baru. Fundamental ekonomi di kawasan ini relatif mixed dengan data inflasi CPI di Prancis dan Spanyol turun di bawah perkiraan sedangkan Tingkat Pengangguran di Jerman mengalami peningkatan tajam. Dengan inflasi yang semakin menurun dan sektor tenaga kerja yang melemah maka langkah Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali menurunkan suku bunga acuan semakin terbuka dengan eskpektasi pasar peluang tersebut mencapai lebih dari 90%. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI di Jerman dan Italia.

Poundsterling juga melemah terhadap dolar meskipun fundamental ekonomi cenderung positif. Data Realized Sales dari CBI meningkat tajam dari -27 menjadi +4 yang jauh lebih baik dari perkiraan hanya membaik -17. Optimisme ekonomi akan semakin membaik diharapkan akan terwujud dalam rencana anggaran yang akan diumumkan oleh Menteri Keuangan yang baru hari ini. Sebelumnya Perdana Menteri - Keir Starmer pekan lalu mengatakan biaya untuk menutup pembiayaan publik akan didistribusikan secara merata dan akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah dengan peraturan pemerintah dengan pendanaan semestinya. Dengan kebijakan ekonomi tersebut dan angka inflasi yang relatif tinggi membuat Bank Sentral Inggris (BOE) diperkirakan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini untuk waktu lebih lama lagi. Hari ini akan dirilis data pertumbuhan ekonomi GDP. Pekan ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa serta konstruksi. Sejumlah pejabat BOE juga dijadwalkan akan mengadakan pidato di tempat dan peristiwa berbeda.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.11800 – 1.12000
Target : 1) 1.11200 2) 1.10600
SL : 1.12600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.11000
Switch to BUY jika tembus 1.12600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.33800 – 1.34000
Target : 1) 1.33200 2) 1.32600
SL : 1.34600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000
Switch to BUY jika tembus 1.34600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 143.000 – 143.200
Target : 1) 142.400 2) 141.800
SL : 143.800

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 144.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 141.500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2640.00 – 2642.00
Target : 1) 2648.00 2) 2654.00
SL : 2634.00 (ideal 3-5 points di bawah 2635.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2656.50
Switch to SELL jika tembus 2625.00

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Data ekonomi AS cenderung dirilis lebih baik dari ekspektasi sehingga membuat emas yang awalnya sempat ciptakan rekor tertinggi baru 2685.50, terkoreksi turun dengan cepat hingga level terendah 2654.74 sebelum akhirnya kembali naik dan rebound hingga kisaran 2677.75. Ini berarti menunjukkan sentiment bullish yang masih cenderung kuat meskipun data hari Kamis cenderung lebih baik dari ekspektasi dan dianggap tidak merubah sentimen saat ini. 

Jobless claims dirilis 218K, lebih rendah dari ekspektasi 225K, menunjukkan tidak ada masalah yang mengkhawatirkan pada pasar tenaga kerja mingguan. Lalu GDP final Q2 yang dirilis 3.0% sesuai ekspektasi dan juga yang selama ini dibahas dalam ulasan di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial. Dan durable goods atau pesanan barang tahan lama yang menunjukkan rebound ke 0%, jauh lebih kuat dibanding ekspektasi -2.6%. Angka-angka yang kuat tersebut sempat membuat emas turun, tapi tidak bertahan lama karena pasar masih dalam sentiment siklus pemangkasan suku bunga yang tetap kuat. 

Di sisi lain pidato Powell ternyata tidak memberikan pengaruh apapun karena hanya rekaman pidato saat pertemuan FOMC 17-18 September yang lalu. Dan pernyataan para pejabat Fed lainnya yang juga cenderung menunjukkan dukungannya terhadap penurunan 50 bps 2 minggu lalu dan siklus penurunan suku bunga hingga tahun depan. 

China Kembali Bawa Optimisme

Bukan hal baru mengingat di awal pekan ini kita sudah mendapatkan kabar bahwa PBOC berencana melonggarkan kebijakan moneternya untuk mendukung pemulihan ekonomi. Tapi China kembali dengan kabar positif yang kembali membangkitkan optimisme pasar global pasca keraguan sehari sebelumnya terhadap komitmen yang sama dari pemerintah China.

Setelah PBOC mengumumkan pemangkasan reverse repo 14 hari dan pemangkasan MLF 1 tahun di awal pekan, optimisme sempat pudar karena tidak ada petunjuk apapun dari pembuat kebijakan China tentang stimulus fiskal untuk atasi ekonomi yang melambat. Namun hal itu ditepis dengan pengumuman dari Politburo (pembuat kebijakan China) yang mengatakan bahwa mereka setuju untuk mendorong ekonomi untuk mencapai target pertumbuhan yang diharapkan dalam 1 tahun. 

Politburo berjanji untuk mengerahkan pengeluaran fiskal yang diperlukan untuk memicu pertumbuhan GDP 5% tahun ini, dan menyalurkan sejumlah dana ke bank-bank besar untuk dipinjamkan. Kebijakan fiskal inilah yang dinantikan pasar untuk mendapatkan keyakinan bahwa pemerintah sejalan dengan tindakan pelonggaran moneter dari bank sentral (PBOC) untuk mendukung pemulihan ekonomi, sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah. 

PBOC lanjutkan optimisme pasar dengan mengumumkan memangkas RRR sebesar 50 bps dan reverse repo 7 hari 20 bps. Dengan demikian pasar kembali optimis dengan potensi pemulihan ekonomi China yang diperkirakan akan membuat China kembali aktif di pasar global, dan tingkat permintaan diperkirakan akan kembali meningkat. Hal ini tentunya positif untuk emas, selain dukungan dari kebijakan Fed yang resmi mengumumkan siklus penurunan suku bunganya di FOMC September. 

Fokus Hari Ini

Investor akan cermati data inflasi PCE yang akan dirilis jam 19.30 WIB, dan data Michigan consumer sentiment di jam 21.00 WIB. Data core PCE diperkirakan naik tipis dari 2.6% y/y menjadi 2.7%, dan basis bulanan tetap di 0.2% m/m. Sementara data PCE utama diperkirakan turun dari 2.5% menjadi 2.3% y/y, dan basis bulanan juga tetap di 0.2%. Lalu consumer sentiment diperkirakan naik dari 67.9 menjadi 69.0.  

Jika data ekonomi relatif lebih lemah dari ekspektasi, maka bersiap untuk kemungkinan emas kembali naik dan kemungkinan membuka peluang untuk rekor tertinggi baru. Sebaliknya, jika data relatif lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi terkoreksi turun kembali. 

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih dan harga yang ditutup lebih tinggi dari level penutupan sehari sebelumnya, dan juga kali kedua harga ditutup di atas FE 100% Daily 2657.89 (tercatat penutupan di 2671.86 vs penutupan sehari sebelumnya 2656.72). Secara umum bullish nampaknya masih relatif dominan hingga saat ini.

Target ascending triangle daily di 2676 resmi dicapai, dan bahkan menjangkau area 2685.50, dan ini berarti rekor tertinggi baru sementara waktu berada di 2685.50, sekaligus resistance terdekat. Support Daily berada di 2657.89 (FE 100% Daily), dan resistance berikutnya jika mampu tembus 2685 akan semakin terbuka untuk area 2700-an, dengan potensi FE 161.8% Daily menunjukkan area 2726.59. Area ini sedikit lebih rendah dibanding FE 100% Weekly yang ada di 2728.87.

slide20

Di H4, update FR terbaru ditarik dari bottom 2546.73 sampai puncak 2685.50 karena area harga sudah cukup dekat dengan FE 161.8% H4 sebelumnya di 2689. Koreksi diharapkan terjadi secara normal, dengan zona FR 23.6% 2652.75 sebagai support terdekat, dan demand moderat diperkirakan di antara zona FR 38.2% 2632.49 dan FR 50% 2616.11 (arsir orange). Sementara strong demand diperkirakan muncul di kisaran 2584-2599 (arsir biru) yang cukup lebar. 

Reversal bearish akan jauh lebih kuat jika mampu tembus zona biru tersebut. Ini berarti penembusan di bawah zona 2580 akan membuat emas turun lebih lanjut. Sementara tekanan turun jangka pendek bisa saja terjadi jika harga tembus di bawah 2600 atau FR 61.8% 2599. Artinya selama zona ini tidak ditembus, maka koreksi turun di kisaran 2652-2600 akan relatif bersifat sementara. Namun Sell bisa dilakukan untuk short-term saat tembus 2648-2650 untuk potensi target ke kisaran zona orange yang terdekat, atau zona biru yang terjauh. 

Di sisi lain, skenario buy bisa dilakukan dengan 3 cara, yaitu : pertama, buy on dip saat terjadi koreksi ke support terdekat FR 23.6% 2652.75 (SL di bawah 2652); atau cara kedua buy on dip di kisaran zona orange (asumsi 2625-2630, SL di bawah 2625), atau buy on dip saat harga tertahan di zona biru (asumsi 2580-2585, SL di bawah 2580). Sementara opsi alternatif terakhir adalah melakukan buy jika terjadi konfirmasi penembusan di atas FR 0% 2685.50. Ini dilakukan karena saat tembus FR 0%, maka trend akan berlanjut naik.

Data ekonomi malam nanti akan menjadi perhatian utama sehingga berpotensi menentukan apakah emas akan terkoreksi tajam atau sesuai ekspektasi hanya terkoreksi terbatas sebelum akhirnya rebound menuju penutupan akhir pekan yang positif.

slide21

Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2669.70, dengan high di 2673.19 dan low 2666.15. FR ditarik dari bottom 2623.30 ke puncak 2670.41 (FR 0%). Pola broadening wedge masih berlaku, dan sejauh ini pergerakan berada di antara zona tengah 2654 sampai 2685. Dan pagi ini terjadi koreksi di kisaran 2670 – 2665 yang juga cukup dekat dengan garis tengah yang merupakan extension dari garis yang ditarik dari titik A (2631.01) ke C (2639.99). 

Secara teori pergerakan masih cukup wajar dan masih dalam zona yang menguntungkan bagi bullish. Ekspektasi kali ini area low tertahan di kisaran 2655-2660, lalu naik hingga kembali menguji 2685 (high tadi malam). Dan jika data PCE lebih rendah dari ekspektasi, maka kenaikan mendukung untuk terjadinya penembusan resistance tersebut, dan terbuka untuk melirik zona 2700-an. 

Sebaliknya, penurunan di bawah 2652 akan membuat emas menguji support 2646 atau lebih rendah. Jika menggunakan patokan FR, maka penembusan di bawah FR 61.8% 2641 akan membuat konfirmasi reversal bearish jangka pendek. Jika menggunakan patokan broadening wedge, maka penembusan di bawah 2646 (support wedges) akan membuat reversal bearish dan pola kenaikan gagal terjadi. 

Secara umum, penurunan di zona tengah maupun dekat support Wedge cenderung indikasi untuk tetap incar buy, sehingga strategi sell jangka pendek sebaiknya hanya dilakukan jika terjadi konfirmasi penurunan di bawah 2640 (konfirm tembus FR 61.8% 2641.30), dengan peluang terdekat area 2623-2628, dan terjauh 2610-2615. Anda bisa pertahankan SELL jika data PCE dirilis melonjak naik malam nanti dengan selisih di atas 0.2% dari perkiraan.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2659.00 – 2661.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2673.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2677,
Target terdekat 2685, terjauh 2700, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2653.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2650.00)
Risk Reward: 1: 2 


Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2636.00 – 2638.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2624.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2644.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2645)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar kembali mengalami koreksi terhadap semua mata uang lainnya setelah pemerintah China kembali mengeluarkan stimulus baru menyusul stimulus yang juga baru beberapa hari yang lalu diluncurkan. Setelah beberapa hari sebelumnya Bank Sentral China (PBOC) menurunkan rasio cadangan wajib perbankan sebanyak 50 bps yang merupakan terbesar sejak pandemi. Sebelumnya PBOC juga sudah menurunkan MLF (Medium-Term Lending Facility) dan RRR (Reserve Repo Rate) 14 hari. Dan hari ini PBOC kembali memangkas RRR jangka 7 hari sebanyak 20 bps dari 1.70% menjadi 1.5%. PBOC juga masih membuka peluang untuk terus melanjutkan penurunan ini jika memang diperlukan. Langkah ini merupakan komitmen PBOC untuk terus mendorong ekonomi dan memacu inflasi di tengah menurunnya aktivitas ekonomi di China saat ini. Sementara itu Bank Sentral Swiss (SNB) dalam pertemuan moneter kemarin memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut sebanyak 25 bps dari 1.25% menjadi 1.0%. Ini merupakan penurunan suku bunga acuan ketiga sejak pandemi dan sudah sesuai dengan diperkirakan pasar. Sedangkan data ekonomi di AS cenderung positif dengan data pertumbuhan ekonomi GDP quartal ke 3 tahun ini yang masih stabil di angka 3.0% sesuai perkiraan sama dengan periode sebelumnya. Data Durable Good Order meski turun cukup tajam dari 9.8% menjadi 0.0% namun tidak seburuk perkiraan merosot hingga -2.8%. Meski demikian data Core Durable Goods Order yang tidak menyertakan komponen transportasi meningkat tajam dari -0.2% menjadi +0.5% yang melampaui perkiraan hanya naik 0.1%. Data sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran juga semakin berkurang dari 222K menjadi hanya 218K yang jauh di bawah perkiraan meningkat 224K. Ini merupakan angka terendah dalam 4 bulan terakhir. Sektor tenaga kerja yang menjadi sorotan Fed ini membaik sesuai dengan pernyataan Ketua Fed paska pertemuan moneter yang masih cukup solid. Fed mulai mengalihkan fokus menjadi cenderung pada sektor tenaga kerja setelah inflasi sudah semakin mendekati target Fed dan diyakini akan segera tercapai. Ekspektasi pasar masih memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga acuan jumbo untuk pertemuan moneter berikutnya di bulan November dengan peluang di atas 50%. Sejumlah pejabat Fed termasuk Ketua Fed - Jerome Powell semalam tidak sedikitpun membicarakan perihal kebijakan moneter. Hari ini akan dirilis data indikator inflasi dari sisi personal berupa Personal Consumption Expenditure (PCE) dan juga data personal income/spending serta data dari University of Michigan berupa Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi.

Yen kembali bergerak menguat seiring dengan melemahnya mata uang dolar. Sementara itu sejumlah pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) masih belum sepakat untuk menentukan kapan sebaiknya waktu untuk kembali menaikkan suku bunga acuan. Hal ini terlihat dari nota hasil pertemuan moneter pekan lalu dimana BOJ memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Sehari berikutnya Gubernur BOJ - Kazuo Ueda kembali mengulang pernyataannya perihal peluang BOJ untuk memulai pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan. Namun belum memberikan kejelasan kapan langkah tersebut akan direalisasikan. Terlebih dengan data inflasi di Tokyo yang baru saja dirilis yang menunjukkan tekanan inflasi semakin berkurang dari 2.4% menjadi 2.0% sesuai perkiraan. Jika menggunakan data ini maka BOJ sudah tidak perlu menaikkan suku bunga acuannya lagi.

Euro rebound terhadap dolar yang melemah didukung data ekonomi di kawasan Uni Eropa relatif juga membaik. Data Kepercayaan Kosumen atau Iklim konsumen di Jerman sedikit membaik dari -21.9 menjadi -21.2 yang jauh lebih baik dari perkiraan memburuk -22.4. Sementara itu pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sedang bersiap-siap untuk kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter bulan depan guna mencegah menurunnya aktifitas ekonomi setelah data PMI turun di bawah perkiraan dan berada dalam zona kontraksi. Selain itu tingkat upah yang melambat juga menjadi kekhawatiran tersendiri sehingga ECB perlu segera menurunkan suku bunga acuan lebih lanjut. Pertemuan moneter ECB berikutnya dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang. Namun sebagian beranggapan masih terlalu dekat dengan pemangkasan sebelumnya, sehingga ekspektasi pasar memperkirakan ECB baru akan kembali memangkas suku bunga pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Desember mendatang. Namun tidak tertutup kemungkinan direalisasikan lebih cepat. Hari ini ada data inflasi CPI di Prancis dan Spanyol serta data pengangguran di Jerman.

Poundsterling juga ikut menguat terhadap dolar dengan persentasi kenaikan harian terbesar dalam 1 bulan terakhir. Selain itu perbedaan yang lumayan besar antara suku bunga acuan di Inggris dengan suku bunga negara lain menjadi sentimen positif utama yang mendorong penguatan mata uang GBP. Inflasi di Inggris yang membandel menyebabkan Bank Sentral Inggris (BOE) untuk tetap mempertahankan suku bunga acuannya. BOE diperkirakan baru akan mulai agresif memangkas suku bunga acuan pada tahun 2025 mendatang. Hari ini akan dirilis data Realized Sales. Fokus pasar akan tertuju pada rilis rencana anggaran pertama dari Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves di akhir pekan ini.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.11300 – 1.11500
Target : 1) 1.12100 2) 1.12700
SL : 1.10700

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.12100
Switch to SELL jika tembus 1.10500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.33500 – 1.33700
Target : 1) 1.34300 2) 1.34900
SL : 1.32900

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34300
Switch to SELL jika tembus 1.32600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 146.400 – 146.600
Target : 1) 145.800 2) 145.200
SL : 147.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 147.400
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 144.500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2659.00 – 2661.00
Target : 1) 2667.00 2) 2673.00
SL : 2653.00 (ideal 3-5 points di bawah 2650.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2677
Switch to SELL jika tembus 2640

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Setidaknya ada hal yang menghambat rally untuk sementara waktu. Pertama datang dari kabar stimulus dari bank sentral China (PBOC) yang memangkas suku bunga MLF 1 tahun sebesar 30 bps dan juga rencana pemangkasan reverse repo 7 hari, LPR dan RRR sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan ekonomi China ternyata tidak diimbangi dengan realisasi stimulus fiskal dari Pemerintah China. Hal tersebut membuat rally yang awalnya dipicu oleh ekspektasi pelonggaran moneter PBOC kembali memudar. 

Kedua adalah data ekonomi AS yang dirilis lebih baik dari ekspektasi. New Home Sales bulan Agustus dirilis 0.716M, lebih tinggi dari ekspektasi 0.700M. Namun hal ini cenderung bisa diperdebatkan karena posisi data tetap melemah jika dibandingkan data bulan sebelumnya. Hal ini juga yang membuat kenapa emas yang sempat turun ke 2649 kembali mampu naik hingga 2660 dan ditutup naik. 

Pasar masih menantikan realisasi stimulus fiskal dari Pemerintah China untuk menunjukkan keseriusan mereka dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi China. Hal ini juga yang membuat dolar kembali rebound secara teknis dan didukung dengan rebound di imbal hasil Treasury.

Gubernur Fed Soroti Pasar Tenaga Kerja

Setelah sebelumnya reporter WSJ Nick Timiraos yang juga dikenal sebagai Fed Watcher mengungkap tentang tanda-tanda melemahnya data tenaga kerja lebih lanjut pasca rilis data CB consumer confidence 2 hari lalu, kini Gubernur Fed Adriana Kugler memberikan indikasi yang sama tentang data tenaga kerja AS.

Kugler memberi panduan tentang angka Non Farm Payrolls yang perlu menjadi perhatian khusus. Kugler mengatakan dirinya termasuk yang mendukung pemangkasan 50 bps minggu lalu dan akan mendukung pemangkasan lebih lanjut. Hal itu dilakukan karena Fed fokus mengurangi inflasi dan juga beralih perhatiannya ke angka pekerjaan penuh. 

Kugler menambahkan bahwa Fed saat ini berada di posisi di mana mereka tidak ingin melihat pasar tenaga kerja melemah lebih lanjut sehingga cukup beralasan jika perhatian beralih ke mandat tenaga kerja. Meski demikian inflasi belum sampai target 2%, tapi dia yakin akan tercapai target 2%. Secara tersirat, Kugler mengatakan bahwa data NFP di bawah 100K berarti menunjukkan angka yang sangat rendah sehingga harus mewaspadai potensi revisi ke bawah. Sementara angka impas untuk lapangan kerja bulanan di kisaran 100K-240K.  

Fokus Hari Ini

Data jobless claims, GDP dan durable goods di jam 19.30 WIB dan juga pending home sales di jam 21.00 WIB akan menjadi perhatian pasar, meski titik berat akan tertuju pada GDP dan initial jobless claims. Sementara Powell akan berpidato di jam 20.20 WIB.

Jika data ekonomi relatif lebih lemah dari ekspektasi, maka bersiap untuk kemungkinan emas kembali naik setelah mengalami koreksi turun. Sebaliknya, jika data relatif lebih baik dari ekspektasi, maka koreksi emas berpotensi berlanjut seperti yang diharapkan dalam 1 minggu terakhir. 

Sementara pidato Powell diperkirakan tidak banyak berubah sehingga pernyataan dovish juga akan membuat emas berpotensi kembali naik, sebaliknya jika sedikit bernada hawkish, maka emas berpotensi lanjut koreksi turun.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup doji dengan real body kecil bahkan harga penutupan yang sedikit di bawah harga pembukaan, dan tail atas yang lebih panjang dibanding tail bawah sehingga bisa dikategorikan sebagai shooting star. Kondisi tersebut membuka peluang untuk terjadinya koreksi turun yang memang dinantikan sejak 1 minggu terakhir. Meski demikian penurunan bisa kembali gagal jika rally berlanjut tembus resistance 2670.41 yang saat ini menjadi all time high.

Di sisi lain, penurunan kemungkinan melirik zona 2641/2642 sebagai area 50% real body long white candle 24 Sep 2024. Sementara penurunan lebih lanjut akan konfirm terjadi jika level low 24 Sept 2024 2622.60  berhasil ditembus. Ini berarti selama penurunan tersebut masih terbatas di kisaran 2622-2641, maka demand kemungkinan akan kembali muncul di zona tersebut, dan mendorong harga kembali ke jalur kenaikan. Secara keseluruhan target dari ascending triangle daily di 2676 bisa dianggap selesai meski hanya sentuh 2670. 

slide14

Di H4, harga tetap bertahan di atas FE 100% H4 2635.07 dan saat ini masih relatif dekat dengan resistance 2676 dan juga FE 161.8%H4 2689.66 yang masih cukup terbuka untuk disentuh jika harga berhasil tembus 2670-2672. Namun koreksi turun sepertinya relatif dominan untuk sementara waktu, didukung oleh posisi RSI yang overbought.

Skenario koreksi turun sama seperti sebelumnya, di mana FE 100% 2635.07 akan menjadi support potensial bersama low dari candle bullish panjang terakhir di 24 September yang berada di 2634.46. Sementara penembusan di bawah zona tersebut akan membuat koreksi lebih lanjut dengan target terdekat 2615-2620, dan terjauh 2600-2604. 

Di sisi kenaikan, penembusan 2670-2672 akan membuat emas kembali menatap resistance terdekat 2676 dan 2689. Dan bahkan jika data ekonomi malam nanti cenderung lebih lemah dari perkiraan, maka peluang tersebut bisa sangat dominan, dengan kenaikan yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika terjadi penurunan sebelum data, maka area 2635 kemungkinan muncul sebagai zona demand moderat/menengah yang berarti dorongan rebound bisa kembali terjadi, atau terjauh di kisaran 2590-2600.

Dan skenario koreksi tajam bisa berlanjut hanya jika terjadi penurunan di bawah FR 0% 2589.58. Selama zona ini tidak ditembus, maka koreksi turun diperkirakan akan tetap terbatas.

slide21

Per jam 10.05 WIB, harga berada di 2658.60, dengan high di 2661.53 dan low 2655.35. FR ditarik dari bottom 2623.30 ke puncak 2670.41 (FR 0%). Pola broadening wedge masih berlaku, dan sejauh ini penurunan masih terhambat di zona tengah yang juga berada di antara FR 50% 2646 dan FR 38.2% 2652.41 (low kemarin tercatat di 2649.58), sebelum akhirnya rebound hingga kisaran 2660/2662. 

Target koreksi turun kemungkinan masih bisa terjadi dengan catatan zona support trendline dari broadening wedge di kisaran 2640-2642 yang juga dekat dengan FR 61.8% H1 2641.30 tidak boleh tembus. Jika ini konfirm, maka rebound diharapkan kembali terjadi. Opsi buy bisa dilakukan di zona ini dengan Stop Loss ditempatkan sebaiknya 3-5 poin di bawah support 2641. Namun demikian jangka pendek diharapkan koreksi dari kisaran 2665 hingga kisaran 2645. Sementara penurunan akan melemah jika harga berhasil naik tembus 2670-2672. Anda bisa switch strategi juga menjadi BUY jika konfirm tembus resistance ini! Sebaliknya, penurunan bisa lebih lanjut jika berhasil tembus zona 2630-2632 dengan peluang melirik zona 2620-2623 yang terdekat dan terjauh kisaran 2610-2613. Dan demand lebih kuat diperkirakan muncul di zona tersebut.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 2664.00 – 2666.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2652.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2652,
Target terdekat 2646, terjauh 238, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2672.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2670.00)
Risk Reward: 1: 2 


Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 2638.00 – 2640.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2652.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2632.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2633)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down