logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

FOMC mengakhiri pertemuan 2 harinya dengan memutuskan memangkas suku bunga September sebesar 50 bps, lebih tinggi dari apa 25 bps yang diperkirakan banyak ekonom. Fed “mengkalibrasi ulang” sikap kebijakan dari saat inflasi tinggi dan lapangan kerja yang rendah.

Fed mengakui inflasi saat ini stabil dan berproses dalam pendinginan lebih lanjut, sementara lapangan kerja tidak serendah sebelumnya. Dan di 2 pertemuan yang tersisa di 7 November dan 18 Desember mendatang, Fed masih melihat 2 kali pemangkasan lebih lanjut sebesar 25 bps. Ini berarti total 100 bps pemangkasan di 2024 jika dihitung dengan 50 bps yang terjadi di September. Sementara itu pasar masih melihat peluang untuk total 125 bps di tahun 2024.

Namun demikian, dalam press conference dan sesi tanya jawab, Powell mengatakan bahwa dirinya tidak berpikir ada orang yang berpikir bahwa “ini adalah langkah baru” dan , sehingga dolar mengalami rebound di saat pernyataan tersebut ditanggapi pasar sebagai nada yang kurang dovish dari seorang ketua Fed.

Dot Plot Mengkonfirmasi Siklus Penurunan Suku Bunga

Pemangkasan 50 bps ternyata bukan pertama dan terakhir bagi Fed. Di waktu yang bersamaan, Fed juga mengumumkan proyeksi ekonomi dan dot plot terbarunya yang dinantikan investor global. 

Dalam dot plot terakhir di bulan Juni 2024, proyeksi median suku bunga di 5.1% untuk 2024, 4.1% di 2025 dan 3.1% di 2026. Sementara dot plot terbaru September 2024 menunjukkan proyeksi median suku bunga di 4.4% untuk 2024, 3.4% di 2025 dan 2.9% di 2026. Angka lebih rendah berarti menunjukkan proyeksi pemangkasan suku bunga yang lebih besar dibandingkan proyeksi dalam dot plot Juni 2024. Investor global menangkap sinyal bahwa masih ada 2x 25 bps untuk pemangkasan hingga akhir 2024, dan 4x 25 bps di 2025, yang juga menandakan siklus pemangkasan suku bunga konfirm dimulai per September 2024

Meskipun demikian, pasar global tetap memperkirakan aka nada total pemangkasan 125 bps di 2024, dan itu berarti dengan 2x pertemuan tersisa tahun ini di November dan Desember akan terjadi 50 bps di November, 25 bps di Desember, atau 25 bps November, 50 bps Desember. Namun Fed hanya memperkirakan 2x 25 di bulan November dan Desember, atau tidak ada pemangkasan November dan 25 bps di bulan Desember. 

Sementara untuk proyeksi ekonomi terbaru, untuk 2024 Fed memperkirakan GDP di 2.0% (proyeksi Juni di 2.1%), tingkat pengangguran lebih tinggi di 4.4% (proyeksi Juni di 4.0%), inflasi PCE lebih rendah di 2.3% (proyeksi Juni 2.6%), dan Core PCE lebih rendah di 2.6% (proyeksi Juni 2.8%).

Dan proyeksi ekonomi terbaru untuk 2025 memperkirakan GDP stabil di 2.0% (proyeksi Juni 2.0%), tingkat pengangguran di 4.4% (proyeksi Juni di 4.2%), inflasi PCE lebih rendah di 2.1% (proyeksi Juni 2.3%), dan Core PCE lebih rendah di 2.2% (proyeksi Juni di 2.3%).

Kebijakan Moneter Berdasarkan Pertemuan-demi-Pertemuan

Yang juga ditegaskan oleh Powell adalah bahwa Fed akan bertindak berdasarkan pertemuan demi pertemuan, tanpa arah yang ditetapkan sebelumnya. Dalam hal ini Powell mencoba menekankan bahwa penyesuaian kebijakan akan dilakukan sesuai kebutuhan berdasarkan kondisi ekonomi. 

Ini artinya Fed bisa mempercepat (=pemangkasan lebih agresif 50 bps), memperlambat (=pemangkasan 25 bps), atau menghentikan (=0 bps/ unchanged) penurunan suku bunga sesuai kebutuhan. 

Fokus Malam Ini

Market akan mencermati data initial jobless claims dan Philadelphia Fed Manufacturing Index di jam 19.30 WIB, dan Existing home sales di jam 21.00 WIB. Indeks manufacture diperkirakan menguat dari -7.0 menjadi -0.8, dan jobless claims diperkirakan stabil di 230K. Sementara existing home sales diperkirakan turun dari 3.95M menjadi 3.90M.

Data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan akan membuka peluang untuk emas kembali naik. Sebaliknya, data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan akan membuat emas berpeluang lanjut terkoreksi turun.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick kembali ditutup bearish dengan real body hitam tapi kali ini memiliki tail atas yang cenderung lebih panjang dari tail bawah. Secara teori bisa dianggap shooting star jika muncul setelah kenaikan, tapi bisa juga disebut sebagai inverted hammer jika muncul setelah penurunan. Perhatikan juga candle di tanggal 12 September 2024! Long White candle bisa menjadi acuan untuk potensi penurunan berikutnya. 50% real body long white candle tersebut (2535) menjadi support utama dan low 12 September di 2510.94 menjadi support kedua yang harus diperhatikan jika terjadi penurunan lanjutan. Selama tidak tembus, maka peluang bullish tetap terbuka dan menjadi tren utama. Ini artinya penurunan masih dianggap sebagai koreksi turun atau profit taking.  

Sementara resistance terdekat akan berada di 2569 (opening price 18 Sep 2024) dan FR 0% Daily di 2589.58, meskipun sempat terjadi kenaikan hingga 2600 tadi malam. Ketiga area tersebut akan menjadi pemicu strong bullish, yang berarti juga trend naik yang berlanjut.

slide20

Di H4, FR ditarik dari bottom 2500.47 ke puncak 2589.58. Koreksi turun sebelumnya tertahan di antara zona FR 38.2% 2255.54 dan FR 23.6% 2568.55 dengan level terendah tercatat di 2560.69. Meski sempat terjadi kenaikan hingga 2600.05 sekaligus sebagai all time high terbaru, harga kembali ditutup di bawah 2589.58 (FR 0%) sehingga tidak dianggap terjadi penembusan atau breakout. 

Harga bahkan turun sedikit lebih rendah dibanding hari sebelumnya, tercatat di 2546.73. Sejauh ini kembali membuktikan area FR 38.2% 2555.54 yang relatif efektif, dan juga berarti area antara FR 38.2% dan 50% (2545-2555) sebagai zona demand yang relatif kuat untuk saat ini.   

Di sisi lain, rebound diperkirakan relatif terbatas untuk sementara waktu, karena pasar diperkirakan masih mencerna pernyataan Powell tadi malam yang berimbas terjadinya penguatan dolar dan menekan emas. Secara teknis seharusnya penurunan masih dikategorikan profit taking ataupun penurunan normal sebagai koreksi karena tidak terjadi penembusan di bawah FR 61.8% 2534 sebagai penanda reversal bearish jangka pendek. 

Namun, tren bullish masih memerlukan validasi untuk kembali naik di atas resistance 2569-2575, atau di atas FR 0% 2589.58. Data initial jobless claims, Philadelphia Fed manufacture index dan Existing home sales nanti malam kemungkinan akan menjadi penggerak sentimen berikutnya. Jika ketiganya melemah, maka emas berpeluang lanjut naik. Switch strategi menjadi BUY jika resistance ditembus, dan didukung pelemahan data ekonomi.

Sebaliknya, jika data lebih kuat, dan resistance gagal ditembus, maka opsi sell dipertahankan untuk beberapa waktu ke depan. Namun, waspadai jika penurunan sudah memasuki zona 2520-2530! Kemungkinan demand muncul di kisaran zona tersebut, atau estimasi terjauh di area 2500-2510.

slide21

Per jam 09.55 WIB, harga berada di 2564.83, dengan high di 2566.63 dan low 2550.97. FR ditarik dari bottom 2512.96 ke puncak 2589.58 (FR 0%). False breakout terjadi tadi malam karena harga kembali ditutup di bawah 2589.58 (FR 0%). Dan sinyal divergence bearish saat itu mendukung penurunan. 

Tidak hanya itu, penurunan juga tembus support trendline 2570, dan berhasil memasuki zona violet kisaran 2542-2551 yang juga merupakan Golden Area (area yang dihimpit antara FR 61.8% 2542 dengan FR 50% 2551). Biasanya zona ini menjadi area demand yang cukup kuat sehingga harga kembali terdorong naik seperti yang terlihat saat artikel ditulis di jam 9.55 WIB. Peluang double bottom juga terdeteksi jika area 2546 (low tadi malam) tidak ditembus. 

Sejauh ini low tertahan di 2550 dan itu juga membuat potensi double bottom cukup efektif. Dan neckline 2560 sedang diuji dengan kenaikan di atas 2563. Namun, perhatikan long black candle saat terjadinya penurunan tajam di dekat trendline merah! Area tersebut juga akan menjadi acuan selanjutnya. High dari long black candle di 2575.99 sebagai resistance kedua selain 50% real body long black di 2561. Selama keduanya tidak ditembus, maka peluang turun juga sama-sama memiliki kesempatan terbuka.

Opsi sell tetap bisa dilakukan selama harga tidak naik di atas 2575. Ini berarti sebaiknya SL tempatkan di atas 2575. Atau SELL dekat area 2575 (misal 2570-2574) akan jauh lebih lower risk dibandingkan sell di zona 2564-2566. Tapi penembusan di atas 2575 akan berarti harga kembali ke tren utama bullish sehingga SL cukup penting dipasang.

Strategi buy bisa dilakukan dengan 2 opsi : 1) terjadi penembusan di atas 2575, atau 2) jika penurunan tertahan di zona 2528-2532 (Support psikologis terdekat) atau kisaran 2510-2515. Sebaiknya tetap gunakan SL untuk antisipasi penurunan lebih lanjut!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 2564.00 – 2566.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2552.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2546.00,
Target terdekat 2540, terjauh 2531, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2572.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2574.00)
Risk Reward: 1: 2 


Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 2526.00 – 2528.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2540.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2520.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2518)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.11000 – 1.11200
Target : 1) 1.10400 2) 1.09800
SL : 1.11800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.10600
Switch to BUY jika tembus 1.12000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.31400 – 1.31600
Target : 1) 1.30800 2) 1.30200
SL : 1.32200

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.31000
Switch to BUY jika tembus 1.32400

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 142.800 – 143.000
Target : 1) 143.600 2) 144.200
SL : 142.200

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 142.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2564.00 – 2566.00
Target : 1) 2558.00 2) 2552.00
SL : 2572.00 (ideal 3-5 points di atas 2574.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2546 (low tadi malam)
Switch to BUY jika tembus 2575

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara teknis, dolar mengalami rebound di sesi NY pasca data retail sales dirilis, juga didukung dengan rebound yang dialami imbal hasil Treasury AS. Namun, secara umum kenaikan tersebut masih sebatas rebound technical wajar mengingat tekanan turun yang terjadi di 2 hari terakhir yang tertahan di zona support. 

Retail Sales As dirilis mix. Retail sales utama menunjukkan penurunan dari 1.1% ke 0.1%, meskipun relatif lebih baik dari ekspektasi yang mengharapkan penurunan sampai -0.2% m/m. Sementara core retail sales menunjukkan penurunan dari 0.4% ke 0.1% m/n, bahkan data juga relatif lebih rendah dari ekspektasi yang mengharapkan penurunan di 0.2%. Secara umum data tersebut bisa dianggap cenderung menunjukkan melambatnya daya beli konsumen AS sehingga secara keseluruhan tidak ditemukan alasan yang mengubah keputusan Fed nantinya dalam menurunkan suku bunga. 

Di sisi lain, data CME Fedwatch tools memang menunjukkan perubahan antara sebelum data dengan setelah data dirilis, tapi tidak signifikan. Sebelum retail sales dirilis, data menunjukkan peluang penurunan 50 bps di kisaran 67% versus 33% peluang penurunan 25 bps. Setelah data dirilis, data CME menunjukkan peluang penurunan 50 bps di kisaran 65% versus 35% peluang penurunan 25 bps.

Keputusan Suku bunga vs Geopolitik

Di sisi lain, konflik geopolitik yang tidak berkesudahan kembali muncul dengan kabar dari Israel yang mengatakan bahwa mereka mempersiapkan diri untuk perang dengan Hizbullah. Israel memperkirakan perang akan segera terjadi. Hal tersebut disampaikan para pejabat militer Israel melalui berbagai saluran berita berbahasa Ibrani. 

Secara teori, seharusnya hal ini bisa memicu permintaan emas sebagai safe haven sehingga emas mengalami kenaikan. Tapi sampai artikel ini dirilis, tidak ditemukan alasan pendorong kenaikan emas dari sisi geopolitik. Bagi kami isu geopolitik cenderung bukan berita baru sehingga selama tidak terjadi konflik senjata yang berkepanjangan, maka cenderung bisa diabaikan.

Fokus utama pasar masih tertuju pada pemangkasan suku bunga pertama Fed yang diperkirakan akan terjadi malam ini. Ekspektasi 50 bps secara catatan masih unggul peluangnya dibanding 25 bps. Tapi mayoritas pengamat menilai Fed kemungkinan tidak akan memangkas 50 bps di kesempatan pertama ini, melainkan menyimpannya di pertemuan berikutnya jika diperlukan. Ini berarti November yang terdekat. 

Seema Shah, kepala strategi global di Principal Asset Management mengungkapkan fakta menarik bahwa sejak akhir 1980-an, pemangkasan 25 bps menjadi hal normal, sementara 50 bps menjadi pengecualian. Data menunjukkan hanya 2 siklus penurunan suku bunga yang dimulai dengan pemangkasan lebih besar dari 25 bps, yaitu di Januari 2001 (gelembung dot-com) dan September 2007 (sub-prime mortgage). Kedua periode tersebut ditandai dengan kekhawatiran gelembung harga aset yang parah dan risiko sistemik keuangan. Apakah kali ini akan menjadi pengecualian? 
Sementara itu, 28 Analis Bank merilis proyeksinya untuk pemangkasan hari ini, dot plot 2024 dan 2025. Hasil survei komprehensif dari semua ekspektasi FOMC menunjukkan hanya JPMorgan dan Wrightson ICAP yang memperkirakan pemangkasan 50 bps di bulan September, Analis bank lainnya hanya 25 bps. Sementara untuk dot plot 2024 rata-rata memperkirakan 3 kali penurunan suku bunga 25 bps (total 75 bps) hingga akhir tahun 2024, dengan Citi dan CIBC memperkirakan 125 bps di tahun 2024 (berarti masing-masing pertemuan 25, 50, 50), dan tambahan pemangkasan total kisaran 100-150 bps di tahun 2025. 

Skenario Trading Pengumuman FOMC

Dari ekspektasi 28 analis bank tersebut bisa disimpulkan bahwa mereka tidak melihat untuk kasus kuat 50 bps, tapi semua sama-sama menganggap siklus penurunan suku bunga akan terjadi, dan hal ini kemungkinan yang menjadi lebih penting daripada sekedar perdebatan pemangkasan pertama di bulan September antara 25 vs 50 bps. 
Namun demikian, mulai jam 01.00 WIB, trader sebaiknya mencermati 15 menit pertama berlaku untuk pengumuman suku bunga, proyeksi ekonomi dan dot plot Fed. Sementara 15 menit krusial adalah saat pernyataan Powell di jam 01.30 WIB. Dan berikut perkiraan skenario pengumuman Fed terhadap suku bunga dan dot plot, dan potensi reaksi yang bisa dicermati.

gtyh

Di jam 01.30 WIB, trader perlu menyimak apa yang disampaikan Powell. Ekspektasi kami adalah jika pun market kecewa terhadap suku bunga di jam 01.00 WIB saat diumumkan hanya 25 bps pemangkasan, tapi dot plot dan pernyataan Powell akan menjadi kunci utamanya sehingga dolar yang sempat menguat di saat pengumuman suku bunga berpotensi kembali melemah saat dot plot menunjukkan 3x cut rate di 2024 dan siklus berlanjut di 2025, dan pernyataan Powell yang dovish mempertegas hal tersebut, sehingga emas berpeluang tembus 2600, dan bergerak naik lebih jauh (target terdekat kisaran 2615, terjauh 2649).  

Jika terjadi di luar ekspektasi tersebut, maka emas akan bergerak sebaliknya (turun)!

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick kembali ditutup bearish dengan real body hitam dengan tail bawah cenderung lebih panjang dari tail atas. Secara teori seharusnya memberi indikasi akan terjadi penurunan sebagai koreksi maupun reversal. Tapi di sisi lain, Anda bisa juga gunakan pedoman candle bullish 13 September dan jika dibandingkan, maka penurunan tadi malam masih berupa koreksi normal dan tidak terjadi penurunan di bawah low 13 September 2024 sehingga peluang kenaikan secara umum tetap terbuka. Namun, kenaikan harus mampu tembus high 2586.84 untuk menggagalkan potensi penurunan yang juga mengancam. 

Resistance saat ini berada di 2586.84-2589.58 dan 2600 yang terdekat berikutnya. Jika gagal tembus, maka koreksi turun diperkirakan bisa kembali terjadi dengan peluang support kisaran 2561.78 (FR 23.6% Daily) atau low 13 September 2024 2556.65. Di sisi lain, market masih menantikan pengumuman FOMC nanti malam untuk peluang apakah tembus 26000 untuk menuju 2620 atau lebih tinggi, atau justru turun tembus 2556 dan menuju level lebih rendah di bawah 2544.

slide20

Di H4, FR ditarik dari bottom 2500.47 ke puncak 2589.58. Koreksi turun sebelumnya tertahan di antara zona FR 38.2% 2255.54 dan FR 23.6% 2568.55 dengan level terendah tercatat di 2560.69, memenuhi ekspektasi zona buy kami sebelumnya. Secara penurunan juga berada di jalur koreksi normal seperti yang dibahas di artikel sebelumnya koreksi turun hingga kisaran terdekat FR 23.6% 2568.55 atau FR 38.2% 2555.54, dan terjauh ke kisaran FR 50% 2545.02. 

Peluang kenaikan diperkirakan kembali terbuka dengan resistance 2586-2589 akan menjadi zona penentu. Jika FR 0% 2589 berhasil ditembus, maka pola kenaikan berpeluang berlanjut. Dengan menggunakan Fibonacci Expansion (FE) yang ditarik dari bottom 2500.47 ke puncak 2589.58 dan swing low terakhir 2560.69, maka diperoleh FE 61.8% 2615.28 dan FE 100% 2649.03 sebagai potensial target berikutnya jika terjadi penembusan FR 0% 2589.58.

Di sisi lain, penurunan di bawah FR 61.8% 2534.51 juga berpotensi membayangi. Dan jika ditembus, maka reversal bearish jangka pendek berpeluang membuat harga turun lebih lanjut dengan zona 2500-2510 cukup terbuka untuk disentuh.

Namun, tren akan ditentukan dari keputusan Fed malam nanti. Bisa saja swing low cukup luas sebelum naik, jika ternyata 15 menit pertama pasar mendapat kekecewaan dengan penurunan 25 bps, tapi kemudian berbalik naik setelah melihat dot plot membuka peluang 2-3x kenaikan di 2024. Tapi penurunan berpotensi cukup tajam jika Fed hanya pangkas 25 bps dan dot plot hanya menunjukkan 1x pemangkasan di 2024. Jika skenario ini yang terjadi, maka penentu terakhir akan ada di tangan Powell saat pidato dan sesi tanya jawab.

slide21

Per jam 10.10 WIB, harga berada di 2573.04, dengan high di 2576.35 dan low 2569.49. FR ditarik dari bottom 2512.96 ke puncak 2589.58 (FR 0%). Areanya sedikit lebih sempit dibanding penarikan FR di H4. Secara umum, pergerakan relatif sesuai dengan ekspektasi kami sebelumnya dan penurunan tadi malam tercatat tertahan di zona buy yang kami harapkan, 2560-2562. Dengan demikian FR 38.2% masih relatif cukup efektif dan trendline support juga tidak ditembus sehingga uptrend cenderung tetap terbuka, dan penurunan masih terbilang normal correction.

Di sisi lain, jika mengacu pada area yang sama dan ditambah dengan trend channel, maka bullish minimal harus tembus resistance dari channel di 2576 untuk membuka peluang kembali dekati FR 0% 2589. Dan penembusan FR 0% 2589 tetap menjadi kunci utama untuk uptrend yang lebih kuat. Jika berhasil, maka kenaikan lanjutan membuka peluang tembus zona 2600-an.  Skenario lainnya, bisa saja terjadi retest support 2560-2562 seperti tadi malam, dan membentuk double bottom sebelum akhirnya naik kembali ke jalur bullish. 

Opsi buy yang diperkirakan lebih ideal berada di zona violet kisaran 2542-2551 (Golden Area, area yang diapit antara FR 61.8% dan 50%). Anda bisa incar zona ini untuk Buy dengan Stop Loss 3-5 poin di bawah 2542 (FR 61.8%).

Sebaliknya, penurunan bisa kembali terjadi jika FR 61.8% 2542.23 berhasil ditembus. Jika ini yang terjadi, maka Anda bisa switch strategi menjadi SELL dengan potensi target terdekat 2531 dan terjauh 2512.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2564.00 – 2566.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2578.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2590.00,
Target terdekat 2596, terjauh 2610, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2558.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2555.00)
Risk Reward: 1: 2 


Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2538.00 – 2540.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2526.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2546.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2545)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.10900 – 1.11100
Target : 1) 1.11700 2) 1.12300
SL : 1.10300

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.11500
Switch to SELL jika tembus 1.10000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.31400 – 1.31600
Target : 1) 1.32200 2) 1.32800
SL : 1.30800

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32290
Switch to SELL jika tembus 1.30600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 141.700 – 141.900
Target : 1) 141.100 2) 140.500
SL : 142.500

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 143.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 141.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2564.00 – 2566.00
Target : 1) 2572.00 2) 2578.00
SL : 2558.00 (ideal 3-5 points di bawah 2555.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2589.58 (FR0% H1)
Switch to SELL jika tembus 2540

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum, dolar bergerak lebih rendah seiring penurunan yang juga terjadi pada imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun. Hal ini dikarenakan rumor tentang penurunan suku bunga agresif yang semakin kuat di akhir pekan hingga Senin malam. 

Pembahasan tentang 25 vs 50 bps cukup ramai dengan probabilitas terbaru menunjukkan 63% untuk 50 bps. Bahkan pagi ini CME Fed Watch tools menunjukkan peluang 67% untuk penurunan suku bunga 50 bps dibandingkan 33% peluang untuk 25 bps. Angka ini mengalami lonjakan dibandingkan per 9 Sep 2024 yang memperkirakan peluang 70% untuk penurunan 25 bps dan 30% untuk penurunan 50 bps, termasuk juga lebih tinggi dibandingkan per 13 Sep 2024 yang memperkirakan peluang 50%-50% untuk penurunan 25 dan 50 bps.

Pandangan tertuju pada pernyataan reporter WSJ Nick Timiraos sejak akhir pekan lalu yang menulis bahwa Fed dalam kondisi dilema untuk mengawali penurunan suku bunga antara penurunan yang agresif 50 bps atau cukup penurunan standar 25 bps. Dan saat ini pasar akan menunggu sampai pengumuman dan pernyataan dari FOMC di hari Rabu malam waktu AS atau Kamis dinihari waktu Indonesia.

Rumor Suku Bunga Agresif Makin Kuat

Setidaknya ada 3 senator AS yang menyerukan pemangkasan suku bunga Fed sebesar 75 bps di hari Rabu. Ketiganya beralasan bahwa Fed sudah menunda terlalu lama. Elizabeth Warren, Sheldon Whitehouse dan John Hickenlooper (ketiganya dari Demokrat) berkirim surat kepada Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Mereka menulis “ini jelas waktu yang tepat bagi Fed untuk menurunkan suku bunga. Faktanya, mungkin sudah terlambat, penundaan Fed sudah mengancam perekonomian dan membuat Fed tertinggal di belakang”. 

Mereka juga menyoroti kondisi pasar tenaga kerja yang terlihat mulai melambat sehingga mendesak Fed untuk segera menurunkan suku bunga untuk menghindari tergelincir ke arah potensi krisis.

Mantan pejabat Fed Dudley juga menyerukan hal yang sama sejak akhir pekan lalu dengan alasan bahwa dirinya sudah mengingatkan Fed untuk mulai menurunkan di pertemuan Juli, tapi diabaikan sehingga September diperkirakan akan menjadi pemangkasan yang agresif dari Fed.

Sementara penasihat ekonomi Gedung Putih Lael Brainard, yang juga mantan wakil ketua Fed di era Powell, menyebutkan bahwa saat ini cukup penting untuk menjaga momentum kemajuan di pasar tenaga kerja AS. Brainard menegaskan bahwa ekonomi AS sudah mencapai titik balik yang penting dalam memerangi inflasi. Inflasi kembali turun mendekati tingkat normal sehingga sangat penting untuk melanjutkan upaya mengatasi tantangan keterjangkauan dan menciptakan peluang bagi keluarga yang bekerja. 

Dan terakhir adalah report WSJ yang juga sebelumnya sempat dikenal sebagai Fed Watcher (pengamat Fed) sebelum Nick Timiraos, Jon Hilsenrath. Dia mengatakan bahwa Fed kemungkinan akan memangkas 50 bps di hari Rabu. Menurut Hilsenrath, Fed berada dalam apa yang disebutnya sebagai “Kereta Cepat” untuk menuju suku bunga netral. Dia juga memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga sekitar 2 poin persentase (2%) sepanjang tahun depan. Sementara minggu ini sebagai langkah pembuka cukup masuk akal untuk bergerak paling agresif (50 bps). Hilsenrath menambahkan bahwa jika Fed tidak memberikan penurunan 50 bps, maka akan memberikan dampak negatif pada pasar yang bisa merugikan perekonomian AS.

Fokus Malam ini

Hari ini adalah hari pertama Fed melakukan pertemuan selama 2 hari, dan diakhiri besok dengan pengumuman suku bunga September dan juga proyeksi ekonomi ke depan. Pasar akan menantikan pengumuman Fed disertai press conference besok malam waktu setempat atau Kamis dinihari waktu Indonesia.

Sementara malam nanti, pasar akan mencermati data retail sales AS di jam 19.30 WIB yang diperkirakan menunjukkan penurunan dari 1.0% menjadi -0.2% m/m, dan core retail sales melemah dari 0.4% menjadi 0.2%. 

Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan lebih rendah, maka dolar kembali melemah, dan emas berpeluang kembali naik. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka dolar berpeluang menguat, dan emas berpeluang terkoreksi turun.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick kembali ditutup bullish dengan real body putih yang pendek dan tail atas cenderung lebih panjang dari tail bawah. Biasanya ini menjadi pertanda akan terjadinya koreksi turun karena candle menyerupai shooting star yang muncul setelah bullish panjang sebelumnya. Tapi penurunan bisa gagal jika harga berhasil tembus dan tutup lebih tinggi dari high sebelumnya 2589.58.

Resistance saat ini berada di 2589.58 dan 2600 yang terdekat berikutnya. Jika gagal tembus, maka koreksi turun diperkirakan bisa kembali terjadi dengan peluang support kisaran 2575.31 (low 16 Sep 2024), dan 2561.78 (FR 23.6% Daily). Di sisi lain, target utama dari ascending triangle yang cenderung cukup jauh, kemungkinan baru akan terlihat setelah pengumuman FOMC besok malam. Namun secara umum market cenderung bullish seiring ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan September.

slide20

Di H4, FR ditarik dari bottom 2500.47 ke puncak 2589.58. Koreksi turun diperkirakan lebih dominan di sesi Asia hingga memasuki sesi Eropa ke depan. Ini didukung juga oleh posisi RSI yang cenderung overbought sehingga peluang koreksi turun bisa diharapkan terjadi hingga kisaran terdekat FR 23.6% 2568.55 atau FR 38.2% 2555.54, dan terjauh ke kisaran FR 50% 2545.02. 

Jika benar koreksi tersebut terjadi, maka opsi buy seharusnya bisa diincar di kisaran FR 23.6%, FR 38.2% atau FR50% tersebut. Atau area yang cukup ideal berada di antara FR 61.8% 2534.51 sampai FR 50% 2545.02 (misal 2535-2540), dengan SL idealnya ditempatkan di bawah 2534. 

Sementara jangka pendek opsi SELL masih bisa dilakukan dengan potensi target terjauh adalah zona FR 50% 2545, dan terdekat FR 23.6% 2568 atau low tadi malam di kisaran 2575. Namun, untuk SELL, sebaiknya tempatkan SL di atas FR 0% 2589.58 karena saat terjadi penembusan FR 0%, maka uptren akan berlanjut dan harga kembali mengikuti tren utamanya. 

Waspadai juga data retail sales di malam hari yang akan dirilis di jam 19.30 WIB. Data yang kuat akan membuat emas lanjut terkoreksi turun. Sebaliknya, data yang lemah, akan membuat emas kembali naik dan berada di jalur utamanya.

slide21

Per jam 09.55 WIB, harga berada di 2581.29, dengan high di 2586.25 dan low 2578.30. FR ditarik dari bottom 2512.96 ke puncak 2589.58 (FR 0%). Areanya sedikit lebih sempit dibanding penarikan FR di H4. Secara umum, ekspektasi skenario jangka pendek penurunan terjadi lebih dulu dengan catatan bahwa penurunan tersebut bersifat jangka pendek dengan mengacu ke area FR 23.6%, FR 38.2% atau FR 50%. 

RSI mulai menunjukkan area berada lebih rendah, meskipun tidak oversold. Namun dengan kondisi yang sudah mulai melandai, artinya dalam waktu dekat penurunan tersebut kemungkinan akan mulai terbatas. Ini berarti zona FR 23.6% (2571.50) ataupun 38.2% (2560.31). Atau bahkan area FR 50% yang juga cukup dekat dengan trendline support, kemungkinan akan menjadi strong support area.

Secara keseluruhan, kami masih melihat peluang untuk kenaikan seiring ekspektasi penurunan suku bunga yang semakin kuat sehingga penurunan dianggap sebagai peluang untuk mengicar zona buy, dan area demand yang cukup kuat diperkirakan akan berada di zona violet yang merupakan Golden Area, area yang diapit antara FR 61.8% 2542.23 dan FR 50% 2551.27.

Sementara strategi jangka pendek masih diperkenankan untuk SELL, tapi target pendek dengan jarak terdekat di 2571-2573 (FR 23.6%) dan terjauh 2551-2554 (dekat FR 50%). Tapi, waspada sebaiknya gunakan SL karena Anda sedang melawan sentimen pasar bullish yang cukup kuat!.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2560.00 – 2562.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2574.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2590.00,
Target terdekat 2596, terjauh 2610, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2554.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2555.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2540.00 – 2542.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2528.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2548.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2545)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar melemah cukup tajam terhadap mata uang lainnya menjelang pertemuan moneter FOMC selama 2 hari yang akan dimulai hari ini dan akan berakhir besok. Ekspektasi akan langkah Fed yang lebih agresif dengan pemangkasan 50 bps kembali meningkat seiring dengan laporan dari Wall Street Journal dan Financial Times yang memberitakan bahwa Fed perlu memangkas suku bunga 50 bps untuk menjaga arah ekonomi menuju soft landing yaitu dengan mengendalikan inflasi dengan tetap mempertahankan pertumbuhan yang melambat terutama di sektor tenaga kerja. Dengan ekspektasi tersebut membuat spekulasi akan langkah Fed yang lebih agresif melonjak menjadi 60% dari peluang sebelumnya yang sempat menyentuh 15%. Dan juga terjadi pada yield obligasi pemerintah AS yang turun tajam menggambarkan spekulasi tersebut, dengan yield jangka terpendek yaitu 2 tahun mencapai level terendah dalam 2 tahun terakhir dari 3.94% 2 pekan lalu turun menjadi 3.5509%. Sedangkan yield jangka 10 tahun  juga turun 3.1 bps sehingga total dalam sepekan turun 30 bps. Hal ini menggambarkan antisipasi dari peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan dengan angka yang lebih agresif. Beberapa pekan  sebelumnya sejumlah data ekonomi baik berupa inflasi yang hanya sedikit menurun dan perlambatan di sektor tenaga kerja membuat ekspektasi langkah Fed yang moderat dengan hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps. Namun laporan dari 2 media mainstream tersebut membuat ekspektasi pasar berubah drastis dengan meyinggung terjadinya perlambatan di sektor tenaga kerja dan masih tertahannya inflasi dikhawatirkan akan mengubah target soft landing Fed. Untuk kali ini pasar mengabaikan data ekonomi di sektor manufaktur di negara bagian New York yang meningkat tajam dari -4.7 menjadi +11.5 yang jauh lebih baik dari perkiraan hanya membaik -4.1. Hari ini akan dirilis data Retail Sales dengan perkiraan mengalami penurunan yang semakin memperkuat peluang Fed untuk lebih agresif agar tidak meleset dari target Fed. Selain itu juga akan dirilis data Industrial Production dan Business Inventories dan data di sektor perumahan.

Yen menguat terhadap dolar hingga level terendah sejak juli 2023 lalu dengan prospek akan kembalinya Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter mendatang. Pertemuan moneter BOJ terdekat dijadwalkan pada hari Jumat penghujung pekan ini, namun tidak diharapkan akan menaikkan dalam pekan ini juga mengingat BOJ belum lama atau tepatnya di akhir Juli lalu sudah menaikkan suku bunga acuan untuk kedua kalinya dan Fed juga baru saja akan menurunkan suku bunga acuannya. Sejumlah pejabat BOJ juga mendukung langkah moneter yang lebih berorientasi pada inflasi seperti pada umumnya bank sentral dunia lainnya. Prospek semakin menyempitnya perbedaan suku bunga di Jepang dengan negara-negara lain yang mulai memangkas suku bunga menjadi daya tarik mata uang Yen sekaligus mengurangi aksi carry trade yang membuat tingginya spekulasi pada mata uang ini. Setelah kemarin perbankan dan bursa saham di Jepang libur, hari ini kembali normal seperti biasa. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis.

Euro terus menguat terhadap dolar meski pekan lalu Bank Sentral Eropa (ECB) kembali memangkas suku bunga acuan sesuai perkiraan. Namun prospek untuk pemangkasan suku bunga acuan berikutnya tidak sesuai ekspektasi pasar karena masih belum bisa dipastikan. Hal ini disampaikan oleh Presiden ECB - Christine Lagarde yang dalam konferensi pers-nya mengatakan keputusan moneter selanjutnya akan ditentukan oleh data dan kondisi ekonomi yang terjadi di kemudian hari. Berita yang agak memberikan kejelasan data dari anggota dewan gubernur ECB - Peter Kazimir yang mengatakan ECB kemungkinan baru akan kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Desember mendatang untuk memastikan pengambilan keputusan yang tidak keliru dengan tidak terlalu terburu-buru. Data ekonomi juga cukup positif dengan surplus neraca perdagangan semakin meningkat menjadi 15.5B yang melampaui perkiraan 14.9B meski data periode sebelumnya direvisi sedikit menurun dari 17.5B menjadi hanya 17.0B. Hari ini akan dirilis data sentimen ekonomi dari ZEW.

Poundsterling juga menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Inggris (BOE) yang dijadwalkan pada hari Kamis nanti sehari setelah pertemuan moneter FOMC. Setelah sebelumnya memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada bulan Agustus lalu membuat ekspektasi akan langkah BOE pada pertemuan tersebut adalah akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini. Berbeda dengan Fed yang hampir pasti akan memangkas suku bunga, dengan BOE diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya membuat daya tarik mata uang GBP semakin meningkat. BOE diperkirakan masih akan melakukan pemangkasan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan November mendatang. Data penting yang akan dirilis pekan ini adalah data inflasi yang akan dirilis esoak hari, dengan perkiraan inflasi CPI masih stagnan di angka 2.2% meski data Core CPI diperkirakan justru kembali meningkat.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down