Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD kembali melemah sehingga menguntungkan bagi emas di hari tersebut. Hal ini sekaligus melanjutkan rebound yang terjadi pasca tekanan turun sentuh 4099 di hari Senin sebelumnya.
Penundaan serangan AS ke fasilitas energi Iran membuat pasar merespon positif dan meredam kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Hal itu membuat emas kembali diburu, terutama pasca penurunan 2 hari terakhir berhasil membuat emas berada di harga terendahnya sejak Desember 2025.
Harga minyak yang menjadi acuan pasar global saat ini mengalami penurunan dari level tertingginya $100 per barel (di hari Senin), berangsur turun ke $84 per barel di hari Selasa sehingga hal tersebut membuat kecemasan pasar terhadap inflasi cenderung reda. Hal itu yang membuat emas bertahap rebound di 2 hari pertama pekan ini, dari level terendahnya $4099 di hari Senin, sampai ke puncak $4602 hari ini.
Laporan tentang kemungkinan gencatan senjata membuat pasar mulai menatap optimis tentang kemungkinan berakhirnya perang dalam waktu dekat. Saluran 12 Israel melaporkan bahwa gencatan senjata selama 1 bulan berpotensi akan diumumkan. Laporan menyebut bahwa mekanisme tersebut sedang dikembangkan oleh Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Bagi pasar energi, reaksi ini sejalan dengan hilangnya sebagian premi risiko perang dari harga. Harga minyak melemah setelah laporan tersebut yang menandakan potensi pelonggaran ketegangan.
Laporan menyebut kerangka perjanjian nantinya terdiri dari 15 poin yang akan dinegosiasikan selama periode gencatan senjata. Ketentuan-ketentuan tersebut sangat berfokus pada pembongkaran fasilitas nuklir Iran dan pembatasan pengaruh regionalnya. Dampak terhadap pasar energi akan bergantung pada tetap dibukanya Selat Hormuz dan kredibilitas upaya de-eskalasi.
Di sisi lain, muncul keraguan bahwa Iran mau menerima 15 poin tersebut karena kemampuan nuklir Iran akan cenderung dilemahkan. Kondisi lain yang juga membuat pasar ragu akan terjadi kesepakatan adalah bahwa AS tetap mengirim 3000 pasukan tambahan ke Timur Tengah untuk mengamankan gencatan senjata. Pasukan diperkirakan tiba di hari Jumat, dan Iran mengancam akan memasang ranjau jika AS tetap bersikeras melakukan serangan darat.

Austan Goolsbee dari Fed Chicago mengingatkan bahwa guncangan energi membayangi prospek suku bunga. Hal ini juga sejalan dengan pandangan Michael Barr. Kondisi itu akan mempersulit Fed dalam menentukan kebijakan. Goolsbee menegaskan tidak ada panduan yang jelas untuk kondisi saat ini. Dia juga menyoroti risiko baik di sisi inflasi maupun pertumbuhan dalam mandat ganda Fed.
Goolsbee menambahkan tentang ketidakpastian terkait pemangkasan suku bunga, dan bergantung pada lamanya perang.
Tidak ada data ekonomi yang signifikan untuk malam nanti dari AS. Pasar kemungkinan akan mencermati perkembangan lebih lanjut tentang upaya diplomasi AS dan Iran. Sejauh ini kita hanya mendengar klaim dari Trump, sedangkan Iran terus membantah. Kondisi ini tentu perlu kepastian dan validasi. Minimal pasar akan mencari tahu dari media Iran.
Jika media setempat juga merilis berita tentang proses diplomasi dan kemungkinan gencatan senjata, maka ini akan mendukung kenaikan lebih lanjut bagi emas. Sebaliknya, jika Iran terus membantah, dan tidak ada konfirmasi terkait gencatan senjata apapun, ini berarti akan membuat emas kembali dibayangi tekanan turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup hammer untuk kedua kalinya, tapi kali ini dengan candle berwarna putih yang dianggap sebagai penguat untuk bullish dibanding hari sebelumnya. Area support 4309-4402 dianggap efektif menahan penurunan, lalu berbalik dengan kenaikan hingga 4484. Secara teori, pola candle ini mendukung untuk potensi rebound lebih lanjut.
Secara struktural, rsi mulai rebound, dan MA 100 yang kini berada di 4614 berpotensi diuji dalam waktu dekat. Peluang naik lebih lanjut semakin kuat jika MA 100 berhasil ditembus, sekaligus membuka peluang untuk kenaikan ke resistance 4735. Sebaliknya, jika gagal tembus, waspada dengan tekanan balik, dan penurunan di bawah 4450 akan membuka peluang untuk menguji kembali support 4350 dan 4274 paling jauh.

Di H4, kenaikan di sesi Asia berhasil mencapai zona abu-abu 4577-4613 dengan level tertinggi sementara tercatat di 4602. Swing low diharapkan terjadi dengan zona terdekat 4492, terjauh diharapkan tertahan di zona orange 4419-4439 atau zona ungu 4372-4433. Artinya, area kisaran 4400-4430 kemungkinan dianggap zona aman untuk buy, karena demand diperkirakan cukup baik di zona tersebut.
Di sisi lain, peluang kenaikan akan lebih dominan jika demand berikutnya berhasil dorong harga untuk tembus resistance 4602. Peluang kenaikan bisa lebih tinggi hingga mendekati zona pink 4719-4826 jika harga minyak mentah global tetap di bawah $90, atau jauh lebih baik jika turun di bawah $84 per barel. Ini akan mempermudah kenaikan emas.
Sebaliknya, tekanan turun berpotensi membayangi, terutama jika harga minyak kembali melonjak di atas $95-98. Hal ini akan membuat emas kembali tertekan, dan zona 4400 mungkin ditembus, dengan potensi terdekat 4372, atau lebih lanjut hingga tembus 4342. Tapi jika harga minyak tidak berlanjut naik, maka penurunan emas diperkirakan cenderung terbatas.

Per jam 12.30 WIB, harga berada di 4554.24 dengan high 4602.40, dan low 4455.90. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 25 Maret 2026, saat artikel ditulis, rekomendasi alternatif untuk buy saat breakout/tembus 4560 sudah berhasil sentuh TP 2 di 4580 (karena high sentuh 4600an). Dengan demikian strategi berikutnya kita mengharapkan pullback atau retest support, dan zona biru kisaran 4516-4554 atau zona orange 4485-4537 kemungkinan menjadi area demand terdekat dari potensi pullback tersebut.
Ini berarti area 4506-4508 atau maksimal di kisaran 4485-4490, Anda bisa pertimbangkan untuk kembali melakukan buy. Atau zona yang dianggap paling minim risiko bisa pertimbangkan buy di kisaran 4411-4455. Peluang naik tetap dominan selama harga minyak tetap berada di bawah $90 per barel, atau jauh lebih kuat jika harga minyak berhasil tembus $84 per barel.
Sebaliknya, jika harga minyak kembali naik dan tembus di atas $95-98 per barel, maka emas berpeluang kembali tertekan. Jika itu yang terjadi, Anda bisa pertimbangkan ubah strategi menjadi sell. Ekspektasi penurunan kemungkinan lebih lanjut di bawah 4342 jika situasi geopolitik kembali menyebabkan lonjakan harga minyak.
Tapi secara keseluruhan, ekspektasi gencatan senjata AS – Iran mendorong optimisme pasar dan meredam kekhawatiran inflasi sehingga diperkirakan akan mendukung kenaikan emas. Artinya, selama ekspektasi tersebut dominan, maka diperkirakan penurunan emas relatif terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (update jam 12.40 WIB)
Entry: 4506.00 – 4508.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4520 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4586, target terdekat 4596, terjauh 4615, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4500.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4498.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4100.00 – 4102.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4114.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4094.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4092)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
| Suggest : SELL on Rally Area : 91.50 – 91.70 Target : 1) 90.50 2) 89.50 SL : 92.70 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 90.00 Switch to BUY jika tembus 94.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4505.00 – 4507.00 Target : 1) 4513.00 2) 4519.00 SL : 4499.00 (ideal 3-5 points di bawah 4498) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4542 Switch to SELL jika tembus 4388 Opsi buy : 4411-4455 (biru), 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4101 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

| Suggest : SELL on Rally Area : 89.50 – 89.70 Target : 1) 88.50 2) 87.80 SL : 90.70 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 86.30 Switch to BUY jika tembus 94.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4484.00 – 4486.00 Target : 1) 4492.00 2) 4498.00 SL : 4478.00 (ideal 3-5 points di bawah 4476) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4560 Switch to SELL jika tembus 4370 Opsi buy : 4411-4455 (orange), 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4101 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD kembali melemah di sesi perdagangan hari Senin pasca pembukaan gap up yang sempat terjadi pasca ketegangan geopolitik di akhir pekan. Namun, pernyataan Trump tentang penundaan rencana serangan pembangkit listrik Iran membuat keduanya kembali turun sehingga di sisi lain berhasil menguntungkan bagi emas yang awalnya tertekan sejak sesi Asia hingga malam hari.
Harga minyak yang juga sempat naik ke $100 per barel, berhasil turun hingga level terendah $84. Hal itu juga yang membuat emas dengan mudah rebound cepat dari 4099 level terendah hari itu, hingga mendekati 4500 (rebound tertinggi 4512).
Sudah bukan rahasia umum bahwa setiap ada kecemasan berlebih di pasar global yang membuat tekanan turun pada pasar ekuitas AS dan juga lonjakan harga minyak, di saat itu juga Trump merilis pernyataan yang cenderung “menenangkan” pasar sehingga membuat pasar ekuitas AS rebound. Demikian juga yang terjadi pada emas setelah tertekan hingga 4099 dari 4510, untuk kembali naik hingga 4512 jelang penutupan sesi NY.
Trump Always Chicken Out (TACO) dikenal sejak Trump umumkan kebijakan tarif tahun lalu, yang selalu diikuti dengan penundaan tarif berkali-kali sehingga membuat pasar saham AS yang sempat turun langsung melonjak. Hal itu juga yang saat ini sedang dilakukan Trump Di sela-sela konflik militer Timur Tengah yang dimulai sejak 28 Februari 2026.
Trump menulis dalam media sosialnya bahwa AS dan Iran sudah melakukan komunikasi yang mengarah pada kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dan juga memerintahkan kepada Menteri Perang/Pertahanan untuk menunda rencana serangan ke infrastruktur energi Iran selama 5 hari. Hal ini langsung direspon positif oleh pasar yang mengharapkan tanda-tanda berakhirnya perang.
Trump juga mengklaim bahwa pihak Iran yang menghubunginya lebih dulu untuk menawarkan gencatan senjata, dan Iran setuju dengan semua persyaratan AS untuk tidak lagi melanjutkan program nuklirnya. Tapi klaim ini dibantah oleh Iran, untuk kesekian kalinya. Iran menyebut tidak pernah ada pembicaraan apapun sejak dimulainya serangan AS ke Iran 28 Februari yang lalu. Iran juga menuduh pernyataan tersebut sengaja dibuat Trump untuk menekan kembali harga minyak. Iran mempertegas belum ada pendekatan apapun dari AS terkait gencatan senjata, dan bahkan mengancam balik rencana serangan AS ke Iran tersebut dengan serangan yang sama ke fasilitas energi AS dan Israel jika Trump benar-benar mewujudkan serangan tersebut.

Di sisi lain, permintaan bank sentral diperkirakan akan terus mendukung permintaan emas di tengah ketegangan geopolitik dan tren de-dolarisasi. Ini akan mendukung emas dalam medium term. Bank sentral diperkirakan akan tetap menjadi pembeli emas yang aktif di tahun 2026.
Pembeli baru dan yang sebelumnya tidak aktif pun mulai memasuki pasar. Pembelian terbaru terlihat dari Indonesia, Malaysia dan Guatemala. Hal itu dikaitkan dengan risiko geopolitik dan tren dedolarisasi yang masih berlanjut. Harga tinggi sebelumnya di awal tahun menjadi penyebab melambatnya laju pembelian. Sedangkan dengan penurunan yang terjadi dalam 1-2 bulan terakhir justru menjadi alasan utama bank sentral mulai kembali aktif membeli dengan harga murah.
Terlepas benar tidaknya klaim Trump, kita akan melihatnya dalam 3-5 hari ke depan. Pasar sejauh ini melihat ada peluang untuk ke arah gencatan senjata, tapi juga mewaspadai kemungkinan eskalasi yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.
Gambaran regional secara umum menunjukkan kondisi yang terus memburuk di mana laporan WSJ menunjukkan bahwa negara-negara Teluk semakin terbuka untuk terlibat langsung dalam konflik. Arab Saudi mengisyaratkan berpotensi berpartisipasi dan UEA menargetkan jaringan keuangan yang terkait dengan Iran. Situasi tersebut mengindikasikan meningkatnya risiko konflik yang lebih luas dan potensi gangguan pada aliran energi global.
Jika eskalasi kembali terjadi, maka hal utama yang lebih jelas bisa terlihat adalah harga minyak. Eskalasi akan berpeluang mendorong minyak kembali tembus $98-100 per barel, dan hal ini akan kembali memicu kekhawatiran akan inflasi sehingga direspon negatif oleh emas. Sebaliknya, jika ketegangan mereda, maka harga minyak bisa kembali turun di bawah $90, bahkan sangat mungkin turun di bawah $84 per barel. Jika ini yang terjadi, maka emas punya peluang naik kembali dan resistance $4500 sangat mungkin untuk kembali ditembus.
Dari sisi data ekonomi, PMI manufacture dan services AS malam nanti jam 20.45 WIB bisa menjadi penggerak tambahan, meskipun di sisi lain faktor geopolitik kemungkinan masih dianggap dominan. Data initial jobless claims di hari Kamis, dan juga pernyataan para pejabat Fed sepanjang minggu ini kemungkinan menjadi petunjuk sekaligus mempertegas kembali posisi Fed saat ini ditengah alasan mempertahankan suku bunga kemarin dan perkembangan geopolitik.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup hammer setelah sempat tertekan hingga 4099, diikuti rebound cepat hingga ditutup di 4406. Kondisi ini menunjukkan MA 200 di grafik daily 4090 saat itu berperan efektif saat terjadi tekanan semalam sehingga demand kemudian mendorong harga berbalik naik dengan cepat.
Secara struktural, rsi sudah mulai memasuki fase oversold, dan MA 200 terbukti membantu menahan penurunan tersebut dan memperkuat momentum rebound. Namun, bullish masih harus melewati beberapa rintangan, resistance zona 4512 dan MA 100 yang kini berada di 4607. Sedangkan ancaman bearish juga masih mengintai jika kenaikan gagal mencapai 4512, dengan support terbuka untuk kembali menguji 4309 (low 2 Jan 2026) dan 4264.47 (high 1 Des 2025).

Di H4, penurunan terakhir malam tadi di 4099 terhitung sebagai wave 5 bagian dari koreksi wave C (tren besar), juga bagian dari wave (4) (tren utama) sehingga secara struktural rebound yang terjadi sejak tadi malam merupakan bagian dari pantulan wave a (minor trend) sekaligus penanda untuk peluang rebound bertahap ke depan.
Di sesi Asia pagi ini harga turun hingga 4307 diikuti rebound kembali ke kisaran 4379. Secara hitungan berarti penurunan ke 4307 adalah wave b, sehingga peluang berikutnya secara teori adalah dimulainya kenaikan wave c yang merupakan tahapan untuk kenaikan wave (5) (tren utama). Jika sesuai ekspektasi, maka penurunan kemungkinan mulai relatif terbatas sehingga strategi buy bisa dipertimbangkan.
Area 4328-4335 dan juga 4250-4265 adalah area yang diperkirakan sebagai titik koreksi wave b yang diharapkan. Sedangkan 4599-4605 adalah area yang diharapkan nantinya sebagai target kenaikan wave c, sekaligus dimulainya pantulan kenaikan utama secara bertahap.
Sebaliknya, tekanan turun berpotensi membayangi, terutama jika turun hingga 4099. Secara teknis, ada 2 kemungkinan dari zona ini, yaitu : 1) rebound, sebagai potensi terbentuknya double bottom; atau 2) tembus, sebagai penanda bahwa penurunan belum selesai, dan potensi tekanan berlanjut ke zona support berikutnya kisaran 4000-4020, atau 3976.
Jika yang terjadi adalah potensi 1 (rebound), maka zona 4095-4100 dianggap peluang buy kembali sebagai potensi double bottom. Sedangkan jika yang terjadi adalah potensi 2 (tembus), maka seller akan kembali dominan.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4339.00 dengan high 4448.20, dan low 4307.22. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 24 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, saat artikel ditulis, tercatat bahwa swing low sejak pagi tadi di sesi Asia sempat terlihat sekitar 3x kesempatan yang berhasil sesuai harapan dengan tekanan ke 4330 diikuti rebound cepat ke 4360an. Meski demikian, tekanan sempat berlanjut sampai 4307, masih di sesi Asia, tapi juga berhasil kembali rebound ke 4379.
Secara area, zona orange kisaran 4281-4336 memang bertindak sebagai area demand yang diharapkan. Dan sejauh ini (sampai saat artikel ditulis), zona tersebut masih efektif sebagai zona demand sehingga kami tidak melihat alasan untuk merubah strategi meski harga sempat turun ke 4307. Bahkan alternatif lain, buy tetap bisa dipertimbangkan di zona terbawah zona orange 4281. Dan secara hitungan ini adalah wave B koreksi, sehingga jika terus bertahan seperti ini, maka ekspektasi kenaikan wave C dimulai bertahap.
Sebaliknya, jika dalam 2 jam ke depan (2 candle H1 berturut-turut) harga tetap bertahan di bawah 4280, maka Sell bisa dipertimbangkan, dan lebih kuat jika turun di bawah 4250. Proyeksi penurunan diperkirakan kembali menguji zona 4100 atau 4095-4100.
Tapi sell harus berhenti atau dikurangi karena dikhawatirkan zona 4095-4100 membentuk potensi double bottom. Jika harga minyak turun kembali di bawah 88-90, maka ini menjadi pendukung untuk kembali membeli emas. Sebaliknya, jika ternyata minyak berlanjut naik dan tembus $98, maka sebaiknya abaikan potensi double bottom tersebut karena kemungkinan emas masih akan terbebani dan mengincar zona support berikutnya di 3976.
Ubah strategi menjadi sell hanya jika kondisi memenuhi syarat. Tapi selama tidak memenuhi syarat, maka buy menjadi strategi utama saat ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (update jam 11.00 WIB)
Entry: 4312.00 – 4314.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4326 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4380, target terdekat 4390, terjauh 4410, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4306.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4305.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4100.00 – 4102.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4114.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4094.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4092)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
| Suggest : SELL on Rally Area : 92.80 – 93.00 Target : 1) 91.80 2) 90.80 SL : 94.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 86.80 Switch to BUY jika tembus 92.80 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4333.00 – 4335.00 Target : 1) 4341.00 2) 4347.00 SL : 4327.00 (ideal 3-5 points di bawah 4325) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4450 Switch to SELL jika tembus 4300 Opsi buy : 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4086 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

| Suggest : BUY on Dip Area : 96.40 – 96.60 Target : 1) 97.60 2) 98.60 SL : 95.40 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 99.00 Switch to SELL jika tembus 92.80 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : SELL on Rally Area : 4470.00 – 4472.00 Target : 1) 4464.00 2) 4458.00 SL : 4478.00 (ideal 3-5 points di atas 4480) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4402 Switch to buy jika tembus 4550 Opsi buy : 4400-4410 (zona low 2 Feb 2026), 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4086 (MA 200 daily) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




