Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun ditutup naik sehingga dolar pun menguat. Bahkan pagi ini keduanya masih mencoba lanjutkan kenaikan tersebut. Emas di sisi lain tetap naik dan sangat cepat berbalik sejak sesi Asia kemarin berhasil tembus 4890. Kenaikan dilanjutkan hingga malam hari ke zona 5010, dan ditutup di zona 497 seolah tidak mempedulikan situasi dollar yang masih menguat saat itu.
Wakil Presiden AS JD Vance menyebut Iran mengabaikan permintaan AS sebagai syarat kesepakatan nuklir sehingga memicu kekhawatiran bahwa serangan AS akan datang segera karena beberapa waktu sebelumnya Trump sempat menyebut pasukan tinggal menunggu instruksi jika Iran tidak membuat kesepakatan apapun.
Sehari sebelumnya emas sempat turun karena komentar Menteri luar negeri Iran yang memberi nada optimis setelah pertemuan dengan pejabat AS. Tapi sehari kemudian media membocorkan informasi yang justru mengirim sinyal sebaliknya. Laporan menyebut bahwa AS terus melakukan penumpukan peralatan militer di Iran. Bahkan Axios menulis laporan tentang “Trump mendekati perang besar dengan Iran”.
Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Trump dan Israel kemungkinan berada di ambang konflik militer besar dengan Iran, dan kemungkinan hanya dalam hitungan hari atau minggu. Sumber juga menyebut kampanye militer AS-Israel akan jauh melebihi operasi-operasi sebelumnya, lebih mirip dengan perang skala penuh daripada serangan terarah.
AS tingkatkan perlengkapan militer secara besar-besaran. Dua kapal induk, puluhan kapal perang, ratusan pesawat tempur, dan lebih dari 150 penerbangan kargo yang mengangkut senjata ke wilayah konflik.
Di sisi lain, diplomasi terus diupayakan, tapi kemudian terhenti. Kushner dan Witkoff yang diutus Trump bertemu dengan Menteri luar negeri Iran di Jenewa, Swiss. Tapi laporan menyebut masih ada kesenjangan yang cukup lebar dan para pejabat AS tidak optimis. Pejabat AS mengatakan setelah pembicaraan di hari Selasa, Iran perlu kembali dengan proposal rinci dalam 2 minggu, mirip dengan batas waktu di Juni 2025 yang justru berakhir dengan serangan militer beberapa hari kemudian. Hmm, mungkinkah ini sinyal pengulangan yang pernah kita ulas baru-baru ini benar-benar akan terulang?

Kita akan mencermati data initial jobless claims dan Philadelphia Fed manufacturing index di jam 20.30 WIB, juga beberapa pejabat Fed seperti Bostic dan Bowman yang akan bicara. Khusus data ekonomi, jika sesuai ekspektasi, atau lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan kembali tembus area 5000, atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka emas rentan terkoreksi turun kembali.
Agenda utama minggu ini menyisakan agenda keputusan pengadilan tentang tarif Trump di hari Jumat dan juga perkembangan geopolitik yang masih harus diwaspadai hingga akhir pekan. Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven.
Sedangkan dari data ekonomi, pasar akan menunggu beberapa data penting : GDP, PCE, dan PMI (services dan manufaktur) di hari Jumat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish setelah emas berhasil rebound dari tekanan di awal sesi Asia kemarin. Level terendah 4854 bertahan sejak sesi Asia, dan bahkan tidak ada penurunan di bawah 4900 kembali di malam hari. Harga lanjutkan kenaikan hingga 5010, meski akhirnya ditutup di 4977.
Secara bertahap, area resistance satu-persatu ditembus sehingga zona 4920-4940 yang sempat menjadi resistance kuat, kini menjadi support psikologis terdekat. Jika tembus, maka berpeluang kembali melirik zona 4854 dan 4878. Jika tidak tembus, maka perjuangan bullish akan berlanjut dengan resistance 4995 dan 5009 sebagai rintangan terdekat, dan 5048 dan 5118 jika berhasil tembus lebih lanjut. Situasi geopolitik kembali memanas setelah pernyataan Wakil Presiden AS JD Vance menyebut Iran mengabaikan permintaan AS tentang penghentian program nuklir dan pengayaan uranium.

Di H4, harga cenderung mengikuti pola pergerakan versi #2 yang juga berarti skenario bullish #2 yang mengindikasikan pola falling wedge berjalan lebih singkat, sekedar koreksi ABC bagi wave 2 dan diikuti kenaikan tembus resistance 4979. Secara umum, penurunan atau swing low saat penutupan sesi NY sampai pembukaan sesi Asia pagi ini dianggap sebagai bagian dari koreksi wajar, retest support sebelum lanjutkan kenaikan.
Namun, kenaikan masih perlu berjuang untuk memastikan kenaikan yang stabil. Resistance 5000 dan 5010 (high kemarin) akan menjadi pemicu utama selain zona ungu 4969-4997. Jika terpenuhi, maka resistance zona orange kisaran 5049-5083 adalah target kenaikan terdekat selanjutnya yang mungkin dicapai. Dan jika geopolitik terus memanas, maka kita selangkah lebih maju untuk melihat area 5118 kembali didekati, atau bahkan naik lebih lanjut ke 5141 yang merupakan FR 61.8% H4 dari penurunan tajam di akhir Januari-awal Februari 2026, sekaligus menandakan reversal naik yang lebih kuat.
Sebaliknya, bearish akan kembali dominan jika harga kembali turun di bawah 4900-4906. Kami melihat case ini sangat mungkin terjadi jika dipicu oleh 1 pernyataan saja dari Trump ataupun Iran bahwa mereka sudah menyepakati kesepakatan nuklir dan mengakhiri kekhawatiran global tentang risiko perang dunia 3. Hal ini bisa memicu emas turun kembali ke kisaran zona pink 4829-4882, atau bahkan lebih lanjut crash hingga 4631-4712 (zona coklat). Dalam skenario ini (terjadi kesepakatan dan penandatanganan kedua pihak), maka exit dari posisi buy, lalu switch menjadi sell.
Tapi secara umum, selama risiko geopolitik masih mengintai, tidak ada kesepakatan apapun di antara kedua pihak, maka hal ini berpotensi menahan penurunan emas, dan strategi buy tetap dipertahankan, meskipun data ekonomi AS nanti malam bisa saja sedikit menghambat jika dirilis lebih kuat dari ekspektasi.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4983.07 dengan high 4988.43, dan low 4960.80. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 19 Februari 2026, rekomendasi masih kami pertahankan sama. Secara umum, strategi sudah berhasil di sesi Asia pagi ini karena zona buy sesuai kriteria 4962-4964 (low tercatat sementara di 4960.80), dan juga sentuh hingga TP 2 di 4976 yang diharapkan. Bahkan saat artikel ditulis, harga masih lanjut naik ke 4983, cukup dekat dengan high sementara di 4988 yang tercatat di awal sesi Asia pagi ini.
Dengan demikian, jika dalam 1-2 jam ke depan harga mampu naik dan tembus 4988, maka strategi buy bisa dilanjutkan. Resistance yang kami harapkan terjadi penembusan di atas 4990 sehingga buy on breakout bisa dilakukan dengan target terdekat 5000 atau target berikutnya 5020 cukup terbuka selama situasi geopolitik masih membayangi.
Kenaikan juga didukung oleh pola falling wedge yang berhasil tembus resistance sehingga dinyatakan valid sebagai pemicu reversal bullish pasca tekanan turun sebelumnya. Target dari pola tersebut berada di kisaran 5042-5046, tapi rintangan awal tadi malam berhasil menghambat di 5010 sehingga untuk bisa mencapai target utama diperlukan penembusan dari resistance 5010.Sedangkan strategi sell lebih direkomendasikan jika tembus 4920, dan dianggap lebih kuat jika berhasil tembus 4900-4906. Peluang turun bisa berlanjut sampai 4887 atau bahkan 4860, terutama jika dipicu oleh kesepakatan nuklir AS-Iran sehingga tidak terjadi perang yang dikhawatirkan semua pihak.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4962.00 – 4964.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4976 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4990, target terdekat 5000, terjauh 5020, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4956.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4955.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 4916.00 – 4918.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4904.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4924.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4922)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



| Suggest : SELL on Rally Area : 1.18200– 1.18400 Target : 1) 1.17600 2) 1.17000 SL : 1.19000 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.17600 - Switch to BUY jika tembus 1.19400 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.35000– 1.35200 Target : 1) 1.34400 2) 1.33800 SL : 1.35800 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.34700 - Switch to BUY jika tembus 1.36000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 154.300 – 154.500 Target : 1) 155.100 2) 155.700 SL : 153.700 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 155.000 - Switch to SELL jika tembus 153.500 atau jika gagal tembus 156.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4962.00 – 4964.00 Target : 1) 4970.00 2) 4976.00 SL : 4956.00 (ideal 3-5 points di bawah 4955) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4990 Switch to SELL jika tembus 4900 Opsi buy : 4946-4960(abu), 4928-4944 (biru), 4801-4839 (merah), breakout resistance 5007-5017 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun menguat dan dolar sempat naik, tapi kemudian ditutup turun. Namun keduanya pagi ini berjalan naik di sesi Asia. Kemungkinan bisa berubah di malam hari jika data ekonomi AS lebih rendah dari perkiraan. Sedangkan emas, meskipun pagi ini berhasil naik, tapi belum sepenuhnya menutup penurunan yang terjadi di hari Selasa. Saat itu level tertinggi berada di 5000, sedangkan pagi ini baru sentuh 4936.90 sebagai level tertinggi sementara waktu.
Tekanan pada emas muncul di hari Selasa karena pihak Iran dan AS silih berganti memberi pernyataan tentang progress pertemuan yang berjalan konstruktif. Emas pun meluncur dari 5000 hingga level terendah saat itu 4842.
“Konstruktif”, Tapi Belum Ada Kesepakatan Resmi yang jelas!
Volatilitas di hari Selasa adalah tentang agenda pertemuan Iran dan AS yang menjadi sorotan utama. Dari sisi berita, pernyataan Menteri Luar Negeri Iran yang menjadi sorotan. Menlu Iran terdengar optimis tentang pembicaraan kesepakatan dengan AS di hari itu. Hal itu juga yang membuat harga minyak turun cepat $1 ke $62.40, dan emas turun dengan cepat hingga $4842 per oz.
Kedua belah pihak dikabarkan akan bekerja pada dokumen perjanjian yang potensial, lalu diikuti pertukaran dokumen. Keduanya masih memiliki topik-topik utama yang perlu dibahas lebih lanjut sehingga meski keduanya memberi komentar optimis tentang progress pertemuan, tapi bukan berarti akan segera mencapai kesepakatan.
Emas berhasil rebound karena di sisi lain progress yang konstruktif dari pertemuan tersebut sudah diantisipasi pasar. Sedangkan “ketidakpastian” masih menyelimuti sehingga berhasil mendorong emas kembali di atas 4900.

Fokus Malam Ini
Data ekonomi malam nanti berkisar pada durable goods di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan turun dari 5.3% menjadi -1.7% m/m. Jika sesuai ekspektasi, atau lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan mendekati area 5000, atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka emas rentang terkoreksi turun kembali.
Sedangkan agenda utama minggu ini menyisakan agenda keputusan pengadilan tentang tarif Trump di hari Jumat. Meski demikian situasi geopolitik tidak bisa dianggap selesai. Belum ada resolusi dari pertemuan tersebut, dan keduanya masih melakukan Latihan militer di tengah pertemuan di Jenewa, Swiss. Iran menutup sementara waktu Selat Hormuz dan AS terus kirimkan pesawat tempur untuk bersiaga. Situasinya masih rentan terjadi eskalasi, terutama jika berkaca pada riwayat Juni 2025, di mana saat itu AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan nuklir, tapi Israel menyerang fasilitas nuklir Iran sehingga eskalasi geopolitik terjadi.
Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven.
Sedangkan dari data ekonomi, pasar akan menunggu beberapa data penting : GDP, PCE, dan PMI (services dan manufaktur.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan di hari Selasa gagal berlanjut di atas 5000, dan pasar merespon pernyataan Iran dan AS bahwa pertemuan keduanya berjalan konstruktif. Emas turun sampai level terendah 4842, tapi pulih dengan cepat dan sesi Asia pagi ini kembali ke 4930.
Area 4928-4942 merupakan resistance terdekat saat ini, dan jika mampu tembus, masih harus berhadapan dengan resistance kuat lainnya, yaitu 4970 dan 5000. Sedangkan penurunan kemungkinan akan bergantung dari support 4842-4850. Selama zona ini tidak ditembus, maka kenaikan bisa kembali dominan. Data ekonomi AS malam nanti hanya berkisar pada durable goods, sedangkan pasar akan mencermati FOMC Minutes tengah malam nanti (tapi biasanya pemicu pergerakan utama karena hanya berupa minutes/risalah dari pertemuan Fed di bulan Januari) dan juga inflasi PCE di hari Jumat.

Di H4, penurunan 2 hari terakhir, termasuk pagi ini relatif terhambat di zona pink 4829-4882 yang ditandai sejak 1 minggu terakhir. Area ini sejauh ini dianggap efektif sehingga perlahan harga kembali rebound. Namun, ada dua hal yang mungkin bisa terjadi pada skenario bullish.
Skenario bullish #1 mengindikasikan pergerakan mungkin mirip dengan “versi #1” pada gambar, di mana pola falling wedge kemungkinan tidak langsung tembus resistance, melainkan terjadi koreksi lebih dulu yang diperkirakan sebagai swing low terakhir (E), yang juga swing low wave 2 sebelum akhirnya lanjut naik hingga tembus resistance falling wedge, dan lanjut naik lebih tinggi.
Skenario bullish #2 mengindikasikan pergerakan mirip dengan “versi #2” pada gambar, di mana pola falling wedge berjalan lebih singkat, atau bahkan hanya sekedar koreksi ABC bagi wave 2 sehingga bisa saja kita lebih menganggapnya sebagai double bottom dengan bottom 2 yang sedikit lebih rendah. Jika ini yang terpenuhi, maka kenaikan diperkirakan akan langsung tembus zona ungu 4969-4997, atau dengan kata lain tembus resistance neckline.
Baik skenario bullish #1 maupun #2, keduanya tetap mendukung strategi buy, dan akan jauh lebih kuat jika tembus resistance.
Sebaliknya, bearish akan dominan, tapi tidak cukup hanya rejection zona ungu saja, karena rejection ini masih diartikan sinyal bullish skenario #1 sehingga buy tetap disarankan saat terjadi swing low ke zona pink kembali. Untuk menjadikan bearish lebih dominan, maka diperlukan tekanan di bawah zona pink uang terendah, artinya harus tembus di bawah 4829 untuk membuat pola falling wedge maupun double bottom pada skenario bullish gagal total.
Jika syarat terpenuhi, maka seller akan lebih dominan saat tembus 4820-4829, dan membuka peluang turun lebih lanjut ke zona coklat 4631-4712. Situasi ini bisa lebih kuat jika didukung dengan data ekonomi yang lebih kuat + kesepakatan nuklir Iran dan AS resmi tercapai.

Per jam 11.22 WIB, harga berada di 4928.07 dengan high 4931.11, dan low 4854.14. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 18 Februari 2026, rekomendasi diperbarui dari suggest sebelumnya sell on rally di 4873-4875 yang sudah tidak berlaku karena resistance 4890 berhasil ditembus di jam 9 pagi tadi. Bahkan saran alternatif sebelumnya menyebut “switch to buy jika tembus 4890” dan strategi tersebut berhasil mencapai target maksimal 4920.
Dengan demikian, strategi terbaru akan fokus dengan buy on dip kembali. Swing low diharapkan terjadi lebih dulu, dengan area support kisaran 4885-4895 sebagai area yang potensial untuk kembali menjadi zona buy berikutnya. Jika berjalan sesuai ekspektasi, maka strategi ini juga akan mendukung pola falling wedge yang ada di H1 maupun H4 untuk tembus resistance dan lanjutkan kenaikan.
Ini berarti alternatif lainnya adalah pertahankan buy jika berhasil tembus resistance zona biru 4928-4944, dengan peluang berikutnya kenaikan melirik 4960-4970, dan jika data malam hari lebih lemah, kemungkinan membuka jalur untuk kembali ke zona 5000. Sebaliknya, kami juga tetap melihat ancaman bearish yang masih bisa terjadi seandainya zona biru resistance gagal ditembus. Namun, bearish akan jauh lebih kuat jika diikuti penurunan di bawah support 4850, atau lebih lanjut jika tembus zona abu 4807-4831. Skenario ini akan lebih kuat jika didukung oleh data ekonomi AS yang jauh lebih kuat + AS dan Iran resmi mencapai kesepakatan nuklir.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated per jam 11.30 WIB)
Entry: 4886.00 – 4888.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4900 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4940, target terdekat 4950, terjauh 4970, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4880.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4878.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 4848.00 – 4850.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4836.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4856.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4856)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.18400– 1.18600 Target : 1) 1.17800 2) 1.17200 SL : 1.19200 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.18200 - Switch to BUY jika tembus 1.19500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.35300– 1.35500 Target : 1) 1.36100 2) 1.36700 SL : 1.34700 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.35800 - Switch to SELL jika tembus 1.34500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 153.800 – 154.000 Target : 1) 153.200 2) 152.600 SL : 154.600 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 153.000 - Switch to BUY jika tembus 154.700 |



| Suggest : BUY on Dip (updated!) Area : 4886.00 – 4888.00 Target : 1) 4894.00 2) 4900.00 SL : 4880.00 (ideal 3-5 points di bawah 4878) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4940 Switch to SELL jika tembus 4850 Opsi buy : 4807-4831 (abu), 4655-4703 (merah), breakout resistance 4928-4944 (biru)ru) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



| Suggest : SELL on Rally Area : 1.18600– 1.18800 Target : 1) 1.18000 2) 1.17400 SL : 1.19400 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.18200 Switch to BUY jika tembus 1.19500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.36100– 1.36300 Target : 1) 1.36900 2) 1.37500 SL : 1.35500 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36600 Switch to SELL jika tembus 1.35000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 153.200 – 153.400 Target : 1) 152.600 2) 152.000 SL : 153.000 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 152.800 Switch to BUY jika tembus 153.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4968.00 – 4970.00 Target : 1) 4976.00 2) 4982.00 SL : 4962.00 (ideal 3-5 points di bawah 4962) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5017 Switch to SELL jika tembus 4920 Opsi buy : 4933-4955 (biru), 4643-4686 (merah), breakout resistance 5017 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun kembali melemah, sekaligus ditutup turun secara mingguan. Sedangkan dolar kembali catatkan pergerakan sideway yang secara umum tetap melemah. Tercatat DXY sendiri relatif stagnan dalam 4 hari berturut-turut minggu lalu. Tapi hal itu tidak menghalangi emas untuk tetap bertahan dan menutup minggu lalu di atas 5000. Meski demikian kenaikan emas juga masih relatif terbatas karena belum mampu tembus resistance utama 5098-5118.
Laporan inflasi AS kembali membuka harapan pemangkasan suku bunga di 2026. Inflasi utama turun dari 2.7% ke 2.4% y/y, di bawah ekspektasi 2.5% dan basis bulanan di 0.2% m/m, turun dari 0.3%. Sedangkan core CPI juga turun dari 2.6% ke 2.5%, sesuai ekspektasi, dan basis bulanan di 0.3%, juga sesuai ekspektasi 0.3% m/m. Angka ini menumbuhkan kembali optimisme pasar terhadap pemangkasan suku bunga di 2026, meskipun secara umum belum mampu mendorong pemangkasan suku bunga di bulan Maret 2026.
Westpac Perkirakan Pemangkasan Fed Kemungkinan Juni 2026
Kabar buruknya adalah bahwa pemangkasan suku bunga Fed tidak akan terjadi dalam waktu dekat, Maret 2026. Kabar baiknya, pemangkasan suku bunga Fed tetap akan terjadi di tahun 2026. Terlepas dari 1 atau 2 kali pemangkasan suku bunga, pasar melihat situasi tetap akan bergantung pada data ekonomi AS.
Westpac berpendapat bahwa ekonomi AS terus menunjukkan pertahanan yang cukup baik. Hanya sedikit bukti bahwa pertumbuhan melambat secara signifikan, meskipun ada ketidakpastian yang tinggi dan juga gangguan politik. Bank mencatat bahwa aktivitas tetap kuat sampai pergantian tahun. Pelacak GDPNow Federal Reserve Atlanta menunjukkan pertumbuhan output tetap di atas tren, bahkan selama penutupan pemerintah terlama dalam sejarah di bulan Oktober 2026 yang lalu.
Tapi Westpac memperkirakan pertumbuhan akan melambat di 2026, dengan sedikit risiko terjadinya penurunan berkelanjutan. Kondisi pasar tenaga kerja stabil, tidak memburuk. Pertumbuhan tenaga kerja non pertanian, meski melambat sampai pertengahan 2025, rata-rata mencatat sekitar 73K pekerjaan per bulan sejak Oktober. Tingkat pengangguran tetap terkendali di 4.2-4.4% selama hampir 1 tahun. Komponen tenaga kerja Ism menunjukkan perekrutan sudah stabil.
Karena situasi tersebut, Westpac memperkirakan Fed akan kesulitan untuk mengembalikan inflasi ke target 2%-nya. Inflasi layanan tetap tinggi dan Westpac menunda perkiraannya untuk pemangkasan suku bunga terakhir dalam siklus ini menjadi Juni 2026.

Fokus Minggu Ini
Agenda utama minggu ini : pertemuan Iran dan AS hari Selasa di Jenewa, Swiss; keputusan pengadilan tentang tarif Trump di hari Jumat. Sedangkan dari data ekonomi, pasar akan menunggu beberapa data penting : GDP, PCE, dan PMI (services dan manufaktur.
Emas mungkin akan mendapat hambatan dari data GDP karena kuartal 4 yang catatkan data yang solid/kuat. Tapi PCE diperkirakan melemah sehingga bisa mendukung ekspektasi penurunan suku bunga Fed di 2026. Data PMI di hari Jumat mungkin bisa memberi gambaran aktivitas ekonomi terbaru AS, sekaligus untuk gambaran pertumbuhan ekonomi AS ke depan.
Pertemuan Iran dan AS akan menyita perhatian pasar karena belum jelas arah kebijakan Trump. Yang jelas pengiriman kapal induk besar kedua sudah dilakukan dan dijadwalkan akan sampai tujuan di Timur Tengah minggu ini. Trump menegaskan akan mengincar diplomasi, tapi di sisi lain menyiagakan semua pasukan di Timur Tengah untuk mengantisipasi kalau Iran tidak mau tuntaskan kesepakatan. Mayoritas pengamat menilai opsi militer tidak terhindarkan, dan pasukan sudah disiapkan untuk menjalani perang yang panjang dengan Iran.
Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish setelah berhasil rebound sejak sesi Asia dilanjutkan dengan kenaikan pasca data CPI AS yang lunak. Level terendah bertahan di 4884, dan naik hingga 5046, dan berakhir ditutup di 5032. Dalam jangka pendek, swing low diperkirakan menguji zona 4950-an. Bearish akan berlanjut jika tembus 4950 dengan proyeksi area low hari Jumat di 4884 sebagai target potensial, jika terjadi penurunan.
Sebaliknya, resistance 5032 dan 5046 akan menjadi area resistance terdekat, di mana bullish akan kembali mendominasi jika mampu tembus area high Jumat 5046. Dengan sebagian pasar AS libur, maka tidak ada data ekonomi malam nanti, dan pasar akan fokus mencermati perkembangan hubungan AS dan Iran yang dijadwalkan baru akan bertemu besok, Selasa, di Jenewa, Swiss.

Di H4, kami masih melihat peluang ascending triangle dengan area support yang terbaru ditarik dari titik pertama 4655 (low 6 Feb 2026) ke titik berikutnya 4884 (low 13 Feb 2026). Extension line menunjukkan area 4938-4940 sebagai rujukan. Area ini sekaligus juga berada di zona ungu 4878-4958, area yang dianggap cukup ideal bagi demand untuk kembali mendorong harga ke jalur kenaikan.
Skenario ascending triangle akan berhasil jika support trendline 4938 tidak ditembus dan dianggap valid jika resistance 5098-5100 ditembus. Proyeksi kenaikan berikutnya terdekat adalah zona biru yang ada di 5146-5240.
Sebaliknya, bearish akan mendominasi dalam jangka pendek jika area pink 4829-4882 ditembus. Sedangkan zona pink sendiri masih bisa dianggap zona demand yang lebih efektif dibanding zona support trendline 4938. Ini berarti butuh tekanan besar di bawah 4829 untuk bisa memicu penurunan lebih lanjut. Proyeksi penurunan lanjutan diperkirakan incar MA 200 yang ada di 4785, atau lebih jauh ke zona coklat kisaran 4631-4712. Zona ini bisa dicapai jika terjadi kesepakatan nuklir Iran dan AS. Selama tidak tercapai atau belum terjadi kesepakatan, maka swing low diperkirakan masih relatif terbatas.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4991.00 dengan high 5035.37, dan low 4973.36. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 16 Februari 2026, rekomendasi masih dipertahankan sama, yaitu buy yang dianggap cukup ideal di zona 4950-4952 (area yang dianggap support psikologis saat ini). Sedangkan alternatif buy on breakout berlaku jika tembus 5055, dan sejauh ini harga tertinggi masih tertahan di 5035 sehingga belum berlaku.
Dalam jangka pendek, swing low diharapkan terjadi lebih dulu dengan zona abu-abu di 5039-5074 dianggap resistance kuat untuk sementara waktu sehingga tekanan turun diperkirakan terbuka untuk sentuh zona support trendline di kisaran 4940-4955. Jika sesuai ekspektasi, maka area ini nantinya diharapkan mampu mendorong harga kembali ke jalur kenaikan. Alternatifnya zona biru di kisaran 4884-4926 bisa dipertimbangkan untuk incar buy kembali jika skenario pertama gagal naik dan terlanjur sentuh stop loss.
Di sisi lain, skenario bearish akan dominan jika zona biru yang terendah di 4884 ditembus. Ini akan memicu penurunan lebih lanjut ke zona merah kisaran 4643-4686. Skenario bearish lebih kuat bisa terjadi jika geopolitik selesai, Iran dan AS mencapai kesepakatan.
Dengan CPI AS di hari Jumat cenderung lunak, dan status geopolitik yang belum jelas, maka penurunan diperkirakan tidak terlalu jauh atau dengan kata lain relatif terbatas sehingga buy on dip lebih direkomendasikan untuk saat ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4950.00 – 4952.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4964 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5055, target terdekat 5065, terjauh 5090, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4944.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4942.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4886.00 – 4888.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4900.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4880.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4878)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



