

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.18600– 1.18800 Target : 1) 1.19400 2) 1.20000 SL : 1.18000 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.19200 - Switch to SELL jika tembus 1.17800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.36100– 1.36300 Target : 1) 1.36900 2) 1.37500 SL : 1.35500 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36900 - Switch to SELL jika tembus 1.35000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 152.700 – 152.900 Target : 1) 153.500 2) 154.100 SL : 152.100 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.500 - Switch to SELL jika tembus 152.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4950.00 – 4952.00 Target : 1) 4958.00 2) 4964.00 SL : 4944.00 (ideal 3-5 points di bawah 4942) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5055 Switch to SELL jika tembus 4887 Opsi buy : 4884-4926 (biru), 4643-4686 (merah), breakout resistance 5079 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Menariknya, tidak hanya emas yang turun, tapi juga imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD bergerak melemah. Bahkan pasar obligasi pun tidak menunjukkan reaksi naik yang signifikan. Pasar ekuitas pun turun. Sehingga jika isu terkait CPI benar naik, maka dolar seharusnya lebih mudah menguat. Dan jika isu tentang tercapainya kesepakatan Iran dan AS benar, maka hanya emas yang seharusnya turun, selebihnya seperti dolar maupun indek saham rally. Tapi itu tidak terjadi, dan semua market mengalami penurunan.
Meski demikian, harga minyak turun sehingga isu tentang kesepakatan AS dan Iran bisa saja memberi indikasi bahwa Iran mungkin akan terdesak dan akhirnya sepakat dengan AS. Sampai artikel ditulis, kami belum melihat update terbaru tentang situasi geopolitik sehingga disimpulkan masih cenderung ‘abu-abu’ atau tidak menentu.
Kekhawatiran Sektor Teknologi Picu Likuiditas Emas
Hal lain yang diperkirakan menjadi penyebab adalah margin call yang terjadi pada saham sektor teknologi. Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran pasar tentang gangguan AI pada pendapatan sektor teknologi. Microsoft mempelopori penurunan dan mengakibatkan penurunan besar pada indeks saham utama AS. Dalam kondisi ini, pasar dipaksa melikuidasi posisinya di pasar komoditas untuk menutupi kerugian yang terjadi di pasar saham, sesuatu hal yang cukup klasik pada pasar keuangan global.
Pertanyaan muncul, apakah likuiditas ini permanen sehingga membuat emas mulai memasuki periode bearish? Sumber tertulis menyebut bahwa bank-bank besar sampai saat ini masih meyakini emas masih terbuka untuk kenaikan berikutnya. Ketidakpastian kebijakan, integritas Fed saat Powell diganti, dan pembelian emas oleh bank sentral global yang masih berlangsung, termasuk ketidakpastian dari sisi geopolitik, masih menjadi faktor utama yang membuat bank yakin emas masih akan cetak ATH baru tahun ini.
Ini berarti penurunan tadi malam tidak ada kaitannya dengan perubahan sentiment ataupun berakhirnya periode bullish emas. Meski data NFP 2 hari lalu di luar dugaan melonjak di atas 100K dan tingkat pengangguran berkurang ke 4.3%, sampai saat ini Fed belum mengetuk palu akan menaikkan suku bunga, sehingga peluang penurunan suku bunga tetap terbuka, tergantung data ekonomi. Dan itu berarti data inflasi nanti malam akan menjadi pemicu.
Selain itu, pasar juga masih yakin selepas Powell mundur dan digantikan Kevin Warsh, peluang pemangkasan suku bunga itu masih akan bisa terjadi, terlepas dari profil Warsh di masa lalu yang dianggap hawkish.

Fokus Malam Ini
Inflasi akan menjadi ‘puzzle’ terakhir yang dibutuhkan pasar untuk melihat peluang suku bunga Fed. Data akan dirilis di jam 20.30 WIB. Core CPI diperkirakan turun dari 2.7% ke 2.5% y/y dan basis bulanan stabil di 0.3% m/m. Sedangkan CPI utama diperkirakan turun dari 2.6% ke 2.5% y/y dan naik tipis dari 0.2% ke 0.3% m/m.
Jika data menguat di atas ekspektasi, maka emas berpeluang koreksi turun kembali. Sebaliknya, jika data sesuai ekspektasi atau lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan yang sempat tertunda.
Mengingat situasi saat ini mendekati akhir pekan, maka investor perlu juga memantau perkembangan terbaru seputar AS dan Iran. Jika tidak ada kesepakatan, maka eskalasi dikhawatirkan di akhir pekan tidak terhindarkan sehingga emas cenderung naik. Sebaliknya, jika ada kesepakatan, maka emas berpeluang turun dengan cepat di bawah low kemarin 5019.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah penurunan mendadak di malam hari menyebabkan emas turun sampai level terendah 4878, dan ditutup di 4921. Gagalnya emas memanfaatkan momentum kenaikan membuat pasar cenderung melakukan profit taking, juga dikaitkan mengantisipasi kejutan dari data inflasi CPI AS yang baru akan dirilis malam nanti.
Secara teknis, area 4990 dan 5009 menjadi resistance terdekat. Jika mampu tembus, maka bullish bisa kembali mendominasi dan menutup akhir pekan ini dengan kenaikan. Sebaliknya, penurunan bisa kembali mengancam jika data CPI AS secara mengejutkan lebih kuat dari perkiraan dan support 4878 (low tadi malam) bisa saja ditembus. Zona support 4809 dan 4847 berpotensi dilirik, dan dalam skenario paling bearish cukup terbuka untuk tembus di bawah 4800.

Di H4, kabar baiknya adalah penurunan tadi malam tertahan sedikit di atas zona pink yang ditandai di kisaran 4829-4882 (low tercatat di 4878). Kabar buruknya adalah bahwa kenaikan di sesi Asia pagi ini belum tentu membuat bullish kembali kuat. Hal ini akan bergantung pada resistance trendline yang tadi malam ditembus. Saat ini resistance berada di kisaran 4895-5000. Itu pun dengan catatan bahwa bullish belum sepenuhnya kuat karena di atasnya ada 2 zona resistance lagi yang harus dilalui, yaitu zona orange 5039-5083 dan zona biru 5146-4240 sebagai target utama yang harus ditaklukkan.
Secara garis besar bullish masih cukup terbuka secara struktural. Ancaman double top hanya berlaku/valid jika harga tembus neckline, dan neckline tersebut cukup jauh di 4655 sehingga peluang tembus zona tersebut akan bergantung pada beberapa aspek/faktor ke depan. Secara normal, range harian mungkin akan sulit untuk tembus 4655. Tapi secara praktek, range besar sangat mungkin terjadi, apalagi dengan case yang terjadi 1 minggu terakhir yang pernah hit lebih dari $400 penurunan.
Data CPI AS nanti malam akan menjadi penentu seberapa tajam penurunan yang bisa terjadi berikutnya, atau seberapa tinggi kenaikan emas yang bisa kembali. Data inflasi yang “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi berpotensi menekan emas kembali dan mengancam zona 4800. Sebaliknya, data inflasi yang lebih lemah dari ekspektasi berpotensi menjadi titik balik bagi emas untuk kembali ke jalur kenaikan sesuai struktur teknikal utama.
Jangka pendek, sell bisa dipertimbangkan selama tidak tembus 4995-5000, tapi target terdekat sementara ini hanya melirik 4960 dan 4940. Dan penurunan terjauh mungkin saja retest zona 4878 (low tadi malam), atau MA 200 di 4767 jika CPI secara mengejutkan jauh lebih tinggi dari perkiraan.
Sebaliknya, strategi buy bisa dipertimbangkan di kisaran zona pink 4829-4882 (asumsi ambil area terendah 4829-4840 sebagai peluang). Atau bisa juga di MA 200. Bullish akan lebih aman jika CPI dirilis lebih lemah sehingga emas tidak lanjutkan tekanan turun di bawah zona pink tersebut (ekspektasi tertahan di 4920-4940).

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4981.00 dengan high 4991.21, dan low 4884.96. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 13 Februari 2026, rekomendasi masih dipertahankan sama, yaitu buy yang dianggap cukup ideal di zona 4840-4842 (area yang dianggap support psikologis). Sedangkan alternatif buy on breakout jika tembus 4952 dianggap sudah selesai karena harga sudah naik sampai 4991 saat artikel ditulis (target terjauh yang diharapkan 4980).
Dalam jangka pendek, kami memperkirakan swing low bisa kembali terjadi selama harga belum mampu tembus resistance 5000. Itu sebabnya strategi jangka pendek, sell bisa saja dilakukan di area 4985-4990, dengan stop loss di atas 4990. Target pendek hanya mengincar koreksi kisaran 4960 atau maksimal 4940. Tapi, jika harga berbalik naik dengan cepat, maka switch strategi menjadi buy kembali jika tembus 5000.
Idealnya area buy diharapkan berada di zona support 4840-4860 atau area low tadi malam 4878-4880. Dengan catatan harus didukung data CPI AS yang lebih lemah dari perkiraan. Jika terpenuhi, maka peluang buy lebih dominan dan emas diperkirakan kembali ke jalur kenaikannya.
Waspada! Setelah data CPI, fokus akan bergeser pada situasi geopolitik di akhir pekan, jelang pertemuan AS dan Iran sehingga trading saat CPI disarankan segera keluar dari posisi apapun, lalu mulai waspada dengan dampak geopolitik!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4952.00 – 4954.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4966 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5009, target terdekat 5018, terjauh 5028, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4946.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4945.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4840.00 – 4842.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4854.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4834.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4832)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.18600– 1.18800 Target : 1) 1.19400 2) 1.20000 SL : 1.18000 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.19200 - Switch to SELL jika tembus 1.17800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.36100– 1.36300 Target : 1) 1.36900 2) 1.37500 SL : 1.35500 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36900 - Switch to SELL jika tembus 1.35000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 152.700 – 152.900 Target : 1) 153.500 2) 154.100 SL : 152.100 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.500 - Switch to SELL jika tembus 152.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4840.00 – 4842.00 Target : 1) 4848.00 2) 4854.00 SL : 4834.00 (ideal 3-5 points di bawah 4832) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4952 Short term sell bisa dilakukan selama tidak tembus 5009! Opsi buy : 4839-4872 (biru), 4643-4686 (merah) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik, sedangkan dolar AS tetap tidak berdaya meskipun sempat mendapat angin segar dari data ekonomi yang membaik. Situasi tersebut bagi emas cenderung menguntungkan karena meski sempat ditekan turun saat data NFP, justru secara keseluruhan emas tetap pertahankan jalur kenaikannya.
Non Farm Payrolls Januari dirilis 130K, jauh lebih tinggi dari ekspektasi 66K (bahkan beberapa web mencantumkan ekspektasi 70K). Tingkat pengangguran juga berkurang ke 4.3%, turun dari 4.4%. Hal ini membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed di bulan Maret dan April cenderung berkurang sehingga membuat emas sempat tertekan. Emas berhasil rebound hingga penutupan didorong oleh ketidakpastian seputar negosiasi AS-Iran.
Keraguan di balik Menguatnya Laporan Tenaga Kerja
Angka pekerjaan yang sangat kuat menjadi sumber kejutan besar. Apalagi kondisi ini diperkuat juga oleh turunnya tingkat pengangguran. Reaksi pasar awalnya sesuai dengan yang diharapkan, yaitu mendorong penguatan dolar sehingga emas sempat tertekan. Tapi setelah itu, pasar terpecah, disebabkan adanya keraguan terkait penciptaan lapangan kerja sebenarnya.
Laporan yang kuat muncul setelah 5 data berturut-turut dari tenaga kerja yang lemah di berbagai indikator. Kondisi ini menjadi sulit dijelaskan, tapi di sisi lain juga mencerminkan bulan yang kuat dalam penciptaan lapangan kerja di sektor perusahaan maupun kesehatan. Emas pun kembali menguat, rebound dari 5019 ke 5098, dan berakhir di 5084 pada sesi itu.

AS Kirim Armada Tambahan
Kabar baiknya adalah Trump mengincar kesepakatan nuklir dengan Iran dan lebih mengutamakan kesepakatan daripada militer. Tapi kabar buruknya Trump kembali kirim kapal induk ke-2 pengangkut pesawat tempur untuk siaga di perairan Arab jika Iran menolak kesepakatan.
Dari pertemuan pertama minggu lalu jelas Iran menolak serangkaian tindakan AS yang dinilai berlebihan dan justru membuat jauh dari kesepakatan apapun. Iran enggan hentikan program nuklir dan mengatakan bahwa mereka punya hak untuk terus melanjutkan. Sedangkan untuk pengurangan pengayaan uranium mungkin bisa dilakukan asalkan AS benar-benar mencabut semua sanksi yang diberlakukan ke negara maupun orang-orang kalangan tertentu di Iran.
AS memberi sinyal risiko eskalasi militer di saat pembicaraan nuklir Iran berada di ujung tanduk. Laporan Wall Street Journal menyebut bahwa Pentagon memerintahkan kelompok serangan kapal induk kedua untuk bersiap-siap untuk kemungkinan ditempatkan di Timur Tengah. Kapal induk ini akan menemani USS Abraham Lincoln, kapal induk pertama, yang sudah siaga di wilayah tersebut.
Trump bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih dan Iran menjadi topik utama pembicaraan. Meskipun Trump menyebut dia mengutamakan tercapainya kesepakatan, tapi dia juga menegaskan opsi militer tetap menjadi pilihan jika diplomasi menemui jalan buntu.
Fokus Malam Ini
Pasar akan mencermati data initial jobless claims yang akan dirilis di jam 20.30 WIB dan existing home sales di jam 22.00 WIB. Jobless claims diperkirakan menguat, sedangkan existing home sales diperkirakan turun. Jika kedua data menguat di atas ekspektasi, maka emas berpeluang koreksi turun kembali. Sebaliknya, jika kedua data lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan yang sempat tertunda.
Mengingat situasi saat ini mendekati akhir pekan, maka investor perlu juga memantau perkembangan terbaru seputar AS dan Iran. Jika tidak ada kesepakatan, maka eskalasi dikhawatirkan di akhir pekan tidak terhindarkan sehingga emas cenderung naik. Sebaliknya, jika ada kesepakatan, maka emas berpeluang turun dengan cepat di bawah low kemarin 5019.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dengan level terendah tertahan di 5019 pasca NFP yang lebih kuat dari ekspektasi dan tingkat pengangguran yang turun. Namu, beberapa jam sebelumnya emas sempat sentuh level tertinggi 5118 sebelum NFP menekan ke bawah. Tapi secara keseluruhan emas berhasil keluar dari tekanan NFP dan ditutup rebound di 5084.
Secara teknis, area 5019 dan 5000 akan menjadi support terdekat yang perlu diwaspadai. Sedangkan 5084 dan 5118 menjadi zona resistance yang harus ditembus jika ingin kenaikan emas berlanjut.

Di H4, terlihat bahwa pergerakan secara keseluruhan tidak banyak berubah, meski sempat naik ke 5118 sebelum NFP, turun ke 5019 saat NFP, dan kembali di zona 5050-5080 setelahnya. Bahkan dengan NFP yang lebih baik dari ekspektasi pun emas tidak tertekan lebih jauh saat data. Secara struktural, bullish masih cukup kuat, tapi butuh tembus di atas zona orange 5041-5091 untuk membuatnya naik lebih lanjut.
Secara garis besar, struktur bullish utama masih bertahan selama trendline support 4940-5960 tidak ditembus. Ini berarti meskipun nantinya triangle kecil di dekat zona orange dianggap gagal karena tidak berhasil mempertahankan momentum bullish di atas 5054-5056, hal itu tidak menggagalkan struktur bullish yang lebih besar. Jangka pendek mungkin cenderung turun jika penurunan di bawah 5054 berlanjut tembus di bawah 5019-5021, tapi secara umum, bullish masih berpeluang dan demand yang lebih kuat diperkirakan muncul kembali di zona 4940-4960 (support trendline).
Dengan demikian, strategi bullish bisa pertimbangkan buy di beberapa zona : 1) 5054-5056; 2) 5019-5024; 3) 4940-4960. Sedangkan sell jangka pendek bisa dilakukan jika tembus 5015-5019, dengan peluang target terjauh maksimal di zona 4940-4960 tersebut.
Efek data NFP tadi malam mungkin masih direspon sesi Asia, tapi situasi geopolitik yang tidak menentu bisa menjadi alasan kenapa emas tidak turun lebih lanjut untuk saat ini sehingga kami melihat peluang buy yang masih dominan di zona 5019-5024 untuk beberapa waktu ke depan.

Per jam 11.25 WIB, harga berada di 5054.50 dengan high 5099.67, dan low 5045.20. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 12 Februari 2026, rekomendasi masih dipertahankan sama, yaitu buy yang dianggap cukup ideal di zona 5024-5026 (support 2 triangle) atau breakout 5099. Beberapa zona di bawahnya (jika terjadi penurunan) juga masih tetap kami lihat sebagai peluang lain untuk kembali incar buy karena dianggap peluang yang lebih baik.
Saat artikel ditulis, zona support 1 dari triangle kecil yang sebelumnya berhasil ditembus mengindikasikan penurunan saat ini adalah bagian dari pullback atau retest support sebelum lanjutkan kenaikan tersebut. Jika dalam 1-2 jam ke depan (terhitung dari jam artikel ditulis) ternyata support 5050-5056 tetap bertahan, maka trader bisa juga pertimbangkan zona ini sebagai zona buy, selain zona support 2 triangle di 5019-5024 yang disarankan. Tapi jika berada di bawah 5050, maka support 2 di 5019-5024 adalah area yang dianggap lebih baik.
Sebaliknya, jika support 2 triangle juga ditembus, maka trader bisa pertimbangkan switch to sell lebih dulu dengan potensi terdekat 4990-5000 atau terjauh 4940-4960. Artinya, sell bisa dimulai saat tembus 5015.
Dan seperti yang terlihat bahwa zona trendline support berada di 4940-4960 adalah zona support yang diperkirakan relatif lebih baik, maka segera exit dari sell jika harga sudah mendekat zona ini! Demand diperkirakan muncul, dan buy bisa kembali dipertimbangkan di zona ini. Pasang stop loss di bawah trendline support untuk antisipasi penurunan berlanjut.
Awasi initial jobless claims di jam 20.30 WIB dan juga perkembangan AS-Iran. Situasi yang tidak menentu dari geopolitik berpotensi menahan penurunan emas berkelanjutan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 5024.00-5026.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5038 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5099, target terdekat 5110, terjauh 5125, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5018.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5018.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4940.00 – 4942.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4954.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4934.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4934)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.18600– 1.18800 Target : 1) 1.19400 2) 1.20000 SL : 1.18000 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.19200 - Switch to SELL jika tembus 1.17800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.36100– 1.36300 Target : 1) 1.36900 2) 1.37500 SL : 1.35500 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36900 - Switch to SELL jika tembus 1.35000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 152.500 – 152.700 Target : 1) 153.300 2) 153.900 SL : 151.900 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.600 - Switch to SELL jika tembus 151.700 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 5024.00 – 5026.00 Target : 1) 5032.00 2) 5038.00 SL : 5018.00 (ideal 3-5 points di bawah 5018) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5099 (resistance) Switch to SELL jika tembus 5009 Opsi buy : 4936-4945 (trendline), 4839-4872 (biru), 4643-4686 (merah) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan dolar AS lanjutkan pelemahan sehingga membuat emas nyaman di atas 5000. Pemicu utama adalah pengumuman dari China yang menginstruksikan lembaga keuangan domestik untuk mengurangi eksposur terhadap obligasi pemerintah AS. Hal ini memicu pelemahan dolar secara luas, meskipun perintah tersebut tidak mengindikasikan tindakan cepat atau segera, melainkan secara bertahap.
Retail Sales AS turun di bawah ekspektasi, 0.0% vs 0.4%, dan cenderung turun di bawah bulan sebelumnya 0.6%. Hal ini memicu kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi AS. Namun, pasar tidak banyak bereaksi karena investor diperkirakan menunggu data tenaga kerja dan inflasi minggu ini.
Fed lontarkan pernyataan Hawkish
Dua pejabat Fed, Lorie Logan dari Dallas Fed dan Beth Hammack dari Cleveland Fed memberikan pernyataan yang cenderung hawkish tadi malam. Itu sebabnya emas berbalik turun dengan cepat setelah sebelumnya sempat naik ke 5078 pasca retail sales yang lemah.
Logan menyebut jika dalam beberapa bulan kedepan inflasi turun dan pasar tenaga kerja tetap stabil, maka tidak diperlukan cut rates lebih lanjut. Logan lebih khawatir dengan inflasi yang tetap tinggi dan persisten. Tapi Logan di sisi lain tidak sepenuhnya tertutup pada cut rate. Dia mengatakan jika terjadi pendinginan signifikan di pasar tenaga kerja (NFP turun, tingkat pengangguran naik), maka kasus untuk cut rates menjadi langkah yang tepat.
Sedangkan Beth Hammack menyoroti inflasi yang tetap tinggi dan menurutnya akan tetap di 3% tahun ini sehingga perlu konsentrasi Fed untuk turunkan inflasi. Hammack melihat pasar tenaga kerja stabil dalam kondisi perekrutan rendah dan PHK yang juga rendah. Inflasi diperkirakan akan mereda seiring berjalannya tahun, tapi Hammack menilai itu hanya perkiraan. Hammack menyampaikan pandangan “optimis hati-hati” tentang prospek ekonomi.

Skenario NFP
Yang penting diketahui adalah bahwa saat ini data sekecil apapun akan menjadi pemicu pergerakan. Market haus akan validasi apakah data tenaga kerja mendukung untuk Fed pangkas suku bunga lebih lanjut. Data akan dirilis jam 20.30 WIB, dengan konsensus 66K dari 50K. Beberapa Analis juga merilis angka yang lebih tinggi di 70K. Sementara tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 4.4%.
Namun, sebagai data tambahan yang juga perlu dipertimbangkan adalah data average hourly earnings m/m. Data ini diperkirakan stabil 0.3% m/m. Data ini bisa menjadi penentu jika data NFP dirilis “sesuai ekspektasi”. Tapi jika data NFP “di atas/di bawah ekspektasi”, maka trader cukup fokus dengan NFP dan unemployment rate.
Beberapa skenario yang mungkin terjadi :
Potensi reaksi : USD menguat, emas berpeluang turun 1 support ke bawah
Potensi reaksi : USD menguat lebih tinggi, emas berpeluang turun 2-3 support ke bawah (dominan sell)
Potensi reaksi : USD melemah, emas berpeluang naik 1 resistance ke atas
Potensi reaksi : USD melemah lebih rendah, emas berpeluang naik 2-3 resistance ke atas (dominan buy).
Dan sebagai pengingat, dengan situasi global yang tidak menentu, pasar juga perlu waspadai perkembangan AS dan Iran. Trump dan Netanyahu dijadwalkan bertemu hari ini dan salah satunya membahas hasil pertemuan AS dengan Iran kemarin. Trader perlu waspada dengan potensi terulangnya peristiwa Juni 2025 di mana Israel menyerang fasilitas nuklir karena tidak ada kesepakatan nuklir antara AS dengan Iran, dan saat itu mengklaim mendapat “restu” dari AS untuk menyerang.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal lanjutkan momentum naik, tertahan di level 5078. Tapi di sisi lain, level terendah 4987 bukanlah low yang terjadi saat penurunan malam. Area tersebut adalah area low yang tercipta saat penurunan cepat di pagi hari sesi Asia, dan bertahan sebagai level terendah di hari itu hingga penutupan. Sedangkan penurunan malam sore-malam hari hanya sentuh 4999, dilanjutkan rebound ke 5045.
Dengan demikian, secara teknis tren bullish masih dominan, hanya saja belum terlampau agresif mengingat pasar masih menunggu data NFP yang baru akan dirilis hari ini. Support terdekat 4999 dan 4987 akan menjadi yang utama. Jika tembus, waspadai support 4964 dan 4934. Sebaliknya resistance berada di zona 5078, 5086 dan 5091 yang merupakan 3 area yang perlu ditembus untuk membuka jalur kenaikan lebih lanjut. Potensi target 5144 dan 5225 adalah target jika terjadi penembusan resistance.

Di H4, pergerakan cenderung sideways sampai pagi ini, meski secara struktural high lebih rendah (lower high), tapi juga disertai low lebih tinggi (higher low) sehingga kami mencurigai pola triangle di zona tersebut. Jika dihitung dari kenaikan sejak level 4655 (Jumat), maka cenderung dianggap bullish triangle sehingga ekspektasi utama adalah tembus resistance dan lanjut kenaikan. Zona orange tetap menjadi resistance utama pemicu kenaikan lebih kuat.
Dengan demikian kita memiliki 2 resistance awal yang dianggap penting sebagai pemicu kenaikan utama lebih lanjut, yaitu resistance triangle di 5070, dan resistance orange 5041-5091 (harus tembus resistance tertinggi zona orange 5091). Jika keduanya terpenuhi, maka pertahankan buy dengan proyeksi target terdekat berikutnya adalah zona biru 5146-5240.
Sebaliknya, kami juga mewaspadai kemungkinan penurunan dipicu oleh 2 faktor teknis. Yang pertama adalah triangle. Di kasus yang lain, triangle juga sangat mungkin tembus support sehingga bisa memicu penurunan jangka pendek. Ini akan konfirm jika tembus support 50006. Proyeksi target terdekat adalah zona ungu kisaran 4921-4971. Tapi penurunan ini dianggap penurunan normal, atau dengan kata lain limited bearish (penurunan terbatas) karena demand diperkirakan akan kembali mendorong harga naik sehingga buyer bisa kembali pertimbangkan buy di zona ungu.
Skenario bearish yang kedua adalah potensi double top. Ini akan menjadi pemicu penurunan besar. Tapi syaratnya adalah selain turun tembus 5006 (support triangle), harga juga harus lanjut turun di bawah 4920 (zona ungu terendah), dan bahkan harus tembus zona pink 4829 (zona pink terendah). Pemicu sebenarnya dari pol aini (double top) adalah wajib tembus neckline yang tercatat di 4655. Mengingat neckline yang cukup jauh, maka perlu memastikan pemicunya tepat dan sangat kuat. Selama pemicunya tidak terlalu kuat, maka pola double top sulit untuk dikonfirmasi.
Non Farm Payrolls di jam 20.30 WIB dan perkembangan geopolitik Iran-AS, termasuk rencana pertemuan Trump dan Netanyahu (PM Israel) akan menjadi concern bagi pasar saat ini dan diperkirakan volatilitas akan terjadi di malam hari.

Per jam 11.25 WIB, harga berada di 5056.00 dengan high 5060.63, dan low 5027.38. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 11 Februari 2026 | PT. Agrodana Futures, rekomendasi tetap dipertahankan sama, yaitu buy yang dianggap cukup ideal di zona 5008-5010 (support triangle) dengan anggapan bahwa masih ada swing low terakhir sebelum mulai naik dan tembus resistance 5070. Namun, sejauh ini harga terendah tertahan di 5027, dan tertinggi sempat sentuh 5060. Strategi alternatif kami adalah buy on breakout 5072 untuk mengantisipasi bahwa kenaikan langsung tembus resistance tanpa melalui proses swing low lebih dulu.
Meski demikian, beberapa catatan perlu diperhatikan bahwa kondisi bullish bisa terjadi lebih dulu, tapi perlu waspada dengan Non Farm Payrolls di malam hari. Atau, skenario lainnya adalah penurunan mendominasi lebih dulu di sesi Asia ke Eropa, lalu setelah data NFP berbalik naik. Jika skenario pertama yang terjadi lebih dulu (bullish), maka pastikan kenaikan tembus 5070-5072 (triangle) dan resistance zona orange 5089-5144.
Zona orange akan menjadi kunci utama untuk bullish yang lebih kuat. Selama tidak/belum ditembus, peluang rejection dan diikuti penurunan masih bisa terjadi sehingga peluang bullish harus kembali tunggu data NFP.
Jika skenario kedua yang terjadi (penurunan lebih dulu), maka sell jangka pendek bisa dipertimbangkan selama tidak tembus 5070-5072, atau jika tidak tembus zona orange. Tapi lebih disarankan jika tembus support 5000 untuk sell jangka pendek dengan potensi target zona 4934-4950 atau zona biru 4829-4882.
Baik skenario 1 maupun 2, kemungkinan akan berubah dan tidak berlaku di malam hari karena semua akan bergantung pada hasil data tersebut. Namun, berkaca pada kasus beberapa waktu sebelumnya, saat geopolitik tidak menentu, respon market saat data rilis biasanya terbatas sehingga perlu diwaspadai volatilitas yang menjebak saat data dirilis.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 5008.00-5010.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5022 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5072, target terdekat 5082, terjauh 5100, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5002.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5000.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4850.00 – 4852.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4864.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4844.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4848)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



