

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.15400– 1.15600 Target : 1) 1.16200 2) 1.16800 SL : 1.14800 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.16100 - Switch to SELL jika tembus 1.14800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.30900– 1.31100 Target : 1) 1.31700 2) 1.32300 SL : 1.30300 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31700 - Switch to SELL jika tembus 1.30000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 153.500 – 153.700 Target : 1) 154.300 2) 154.900 SL : 152.900 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 154.500 - Switch to SELL jika tembus 152.600 atau jika gagal tembus 155.500 |



| Suggest : BUY on dip (updated) Area : 4068.00 – 4070.00 Target : 1) 4076.00 2) 4082.00 SL : 4062.00 (ideal 3-5 points di bawah 4065) Alternatif : - Switch to SELL jika tembus 4039 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4155 - Opsi buy : 4071/4086 (orange), 4056/4066 (merah), 4009/4036 (hijau), 3984/3999 (ungu) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup turun, sedangkan dolar AS relatif tertahan. Tapi hal ini tidak menghentikan kenaikan emas yang berhasil naik 2 hari berturut-turut sejak Jumat malam.
Media AS melaporkan bahwa Senator Thune dari Republik menyetujui kesepakatan untuk pemungutan suara tentang shutdown bisa lolos. Nantinya pemungutan suara akan diserahkan ke DPR AS untuk voting yang diagendakan hari Rabu.
Agenda voting yang panjang
Sebelum shutdown benar-benar berakhir, ada sekitar 8 pemungutan suara yang harus dihadapi ke depan dan proses ini kemungkinan diawali dari proses di Senat yang diagendakan dilakukan hari Rabu jam 5.30 sore waktu setempat, atau 2230 GMT (sekitar Rabu 05.30 WIB).
Para pengamat menilai DPR kemungkinan hanya sekedar formalitas dan kemungkinan besar disetujui. Lalu setelah itu akan dikembalikan ke Senat untuk voting terakhir, dan berakhir dengan penyerahan RUU pada pemerintah (President Trump) untuk ditandatangani sebagai UU. Ini berarti paling cepat kita baru akan tahu shutdown berakhir di hari Rabu.
RUU sendiri dikabarkan merupakan RUU pendanaan sementara untuk membuka pemerintah federal secara parsial, dan sampai Januari 2026. Hal ini tentunya tetap mengundang tanya apakah di Januari 2026 saat anggaran sementara tersebut berakhir akan kembali terjadi shutdown.
Beberapa Analis juga berpikir tentang kondisi dari RUU yang diajukan yang tidak memasukkan pembahasan Affordable Care Act (ACA) atau subsidi perawatan kesehatan terjangkau yang diinginkan Demokrat. Hal ini dikhawatirkan masih berpotensi membuat RUU tersebut kembali dijegal. Namun, 8 orang Senator Demokrat yang mendukung RUU pendanaan sementara memandang bahwa mereka akan kembali menagih pada Republik setelah pemerintah kembali dibuka. Hmm, sepertinya drama politik pun masih bisa kembali terjadi beberapa bulan ke depan jika memang subsidi kesehatan terjangkau ini gagal mendapat perhatian Trump.

Daly Konsisten Dukung Cut Rate
Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly termasuk orang yang konsisten dalam memberi pandangan. Dia mengatakan kebijakan saat ini dalam posisi yang baik. Daly mencatat bahwa pemangkasan suku bunga baru-baru ini berhasil mendukung pasar tenaga kerja sambil pertahankan tekanan turun pada inflasi.
Daly melihat inflasi tetap terkendali dalam harga barang dan tidak ada tanda-tanda tekanan yang meningkat dalam layanan, perumahan, ataupun ekspektasi. Daly soroti kondisi pertumbuhan upah yang melambat sebagai bukti adanya guncangan permintaan negatif di pasar tenaga kerja. Oleh karena itu Daly memperingatkan Fed untuk tidak mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lama. Komentar ini cenderung dovish, dan Daly konsisten menyoroti pasar tenaga kerja daripada inflasi.
Fokus Minggu ini
Kembali mengingatkan, meskipun shutdown nantinya berakhir di minggu ini, data ekonomi seperti CPI, PPI dan retail sales tidak otomatis langsung dirilis.
Riwayat shutdown Desember 2018 – Januari 2019 saat itu menunjukkan sumber-sumber data pemerintah dari BLS, Biro Sensus dan Biro Analisis Ekonomi (BEA) akan kembali beroperasi normal jika pemerintah kembali dibuka. Tapi biasanya data-data ekonomi akan tetap mengalami penundaan karena biro-biru tersebut juga mengejar ketertinggalan data yang sempat terlewat selama shutdown.
Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan. Untuk pastinya, tunggu perkembangan terbaru dan laporan dari biro-biro survey pemerintah!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dan mengkonfirmasi pola double bottom saat berhasil tembus neckline 4045 kemarin. Ini berarti area 4045 bergeser menjadi support. Target potensial dari pola double bottom berada di 4178, cukup dekat dengan resistance psikologis 4186. Jika kedua resistance berhasil ditembus, maka peluang bullish berlanjut dan membuka kembali jalur kenaikan yang sempat terhambat.
Sedangkan rejection dari resistance 4178 dan 4186 akan berdampak koreksi kembali melirik zona 4100 dan 4045. Area 4045 akan menjadi penentu apakah koreksi berikutnya benar-benar koreksi terbatas, atau justru dilanjutkan dengan tekanan di bawah 4000 kembali. Selama tidak terjadi penurunan di bawah 4045 ke depan, maka jalur kenaikan berikutnya tetap kuat.

Di H4, ada 2 resistance yang akhirnya berhasil ditembus secara berturut-turut dan membuat kenaikan berlanjut sampai saat ini. Area pertama adalah 4038-4045 yang saat itu bertindak sebagai resistance neckline dari pola double bottom daily, dan kedua adalah zona biru kisaran 4058-4097 yang merupakan salah satu resistance kuat. Dengan penembusan keduanya, maka kedua area tersebut akan menjadi zona support sekaligus area yang diharapkan menjadi demand kuat sehingga menahan penurunan yang berkelanjutan jika terjadi koreksi.
Skenario awal mengharapkan terjadinya koreksi dari 4120 ke 4080 atau maksimal 4045. Tapi ternyata harga justru lanjutkan kenaikan dan saat ini berada di 4146. Zona resistance terdekat berada di 4161-4164 dan 4186. Kedua zona tersebut diperkirakan akan sedikit menghambat kenaikan dalam waktu dekat sehingga trader perlu berhati-hati.
Jika tidak tembus, maka ekspektasi swing low terjadi dengan area 4115 potensi koreksi terdekat, atau zona biru 4058-4097 , atau sedikit dekat dengan zona merah 4053-4071. Secara teori, trader bisa saja memanfaatkan hal ini untuk sell jangka pendek, tapi dengan target terbatas (exit sebelum sentuh zona biru) dan stop loss ketat di atas resistance untuk antisipasi penembusan resistance karena hal ini akan mendorong bullish lebih kuat saat tembus 4186. Sebaliknya, jalur yang aman saat ini adalah tetap mengincar buy dengan menganggap setiap koreksi yang terjadi adalah sebagai peluang untuk buy di harga “lebih rendah” saat terjadi koreksi. Artinya dalam 4-8 jam ke depan, jika kenaikan gagal tembus 4164 ataupun 4186, sebaiknya tunggu area koreksi di kisaran 4115 ataupun maksimum zona biru untuk melakukan buy daripada melakukan sell. Hal ini juga untuk mencegah kalau ternyata koreksi turun tidak sejauh yang diperkirakan, sedangkan buy relatif aman karena kita dalam jalur kenaikan.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4145.10, dengan high 4147.97, dan low 4114.99. Kenaikan berlanjut setelah pola descending broadening wedge berhasil tembus resistance sejak Jumat, dilanjutkan dengan kenaikan yang meyakinkan di sesi perdagangan hari Senin. Dan di sesi Asia pagi ini harga sudah sedikit di atas zona abu-abu 4121-4138, dan cukup dekat dengan resistance 4155 yang diperkirakan target dari pola descending broadening wedge.
Meskipun target pola descending broadening wedge hanya sampai 4155, tapi bukan berarti kenaikan akan berakhir dan lalu berbalik jadi tren turun. Penurunan nantinya diperkirakan sebagai peluang koreksi untuk beberapa waktu sebelum lanjutkan rally secara sehat. Cek keterangan gambar di bawah grafik yang menunjukkan karakteristik dari pola descending broadening wedge setelah sentuh target!
Ekspektasi kami (jika kenaikan tertahan di 4155-4161 atau maksimal 4186), maka penurunan atau koreksi terdekat diharapkan tertahan di zona abu-abu 4121-4138, atau potensi paling jauh zona orange 4071-4086. Jika terpenuhi, maka buyer kemungkinan kembali entry di salah satu zona tersebut.
Sebaliknya, koreksi turun berlanjut lebih dalam jika harga tembus di bawah 4070 dengan target potensial kisaran 4045 (new support psikologis) atau zona hijau 4009-4036. Sell jangka pendek bisa dipertimbangkan jika turun di bawah 4070 dengan catatan segera exit sebelum atau saat mendekati zona hijau tersebut karena dikhawatirkan demand akan kembali muncul dan peluang kembali mendorong harga ke atas.
Opsi lain, jika skenario koreksi tidak terwujud, maka kenaikan di atas 4155-4161 berpeluang lanjut ke 4186. Buyer bisa pertahankan buy. Dan jika 4186 juga ditembus, maka trader bisa lanjut pertahankan buy.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4080.00 – 4082.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4094.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4155, target terdekat 4164, terjauh 4175,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4074.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4074.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4065.00 – 4067.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4053.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4073.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4074)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.16200– 1.16400 Target : 1) 1.15600 2) 1.15000 SL : 1.17000 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15000 - Switch to BUY jika tembus 1.17000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.30900– 1.31100 Target : 1) 1.31700 2) 1.32300 SL : 1.30300 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31900 - Switch to SELL jika tembus 1.30000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 153.800 – 154.000 Target : 1) 154.600 2) 155.200 SL : 153.200 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 154.500 - Switch to SELL jika tembus 153.600 atau jika gagal tembus 155.500 |



| Suggest : BUY on dip Area : 4074.00 – 4076.00 Target : 1) 4082.00 2) 4088.00 SL : 4068.00 (ideal 3-5 points di bawah 4065) Alternatif : - Switch to SELL jika tembus 4045 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4125 - Opsi buy : 4071/4086 (orange), 4009/4036 (hijau), 3984/3999 (ungu) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan juga dolar AS ditutup turun di hari Jumat. Hal ini mempermudah emas untuk kembali di jalur penutupan positif. Emas sempat naik cepat sampai 4027 sebelum berakhir di 4001.
Laporan non farm payrolls untuk kedua kalinya secara berturut-turut batal dirilis di hari Jumat karena status government shutdown yang masih berlanjut. Emas terjebak dalam jalur sideways dalam 1 minggu terakhir, tapi hal tersebut mulai berubah karena ada secerca harapan terkait kemungkinan para pembuat kebijakan mencapai kesepakatan untuk bertemu di Washington dan mencari Solusi.
Secerca Harapan Berakhirnya Shutdown
Harapan untuk mengakhiri shutdown yang berjalan selama 40 hari cukup terbuka. Diawali dengan pertemuan para anggota parlemen di Washington di akhir pekan kemarin dengan mengusulkan beberapa proposal. Meski masih dibalut perdebatan dan retorika, setidaknya ada kemajuan terkait program bantuan pangan dan beberapa jadwal penerbangan yang dibatalkan.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent saat itu mengatakan bahwa dampak dari penutupan pemerintah semakin memburuk untuk ekonomi AS, dan bahkan Kevin Hassett, Kepala Penasihat Ekonomi Utama Gedung Putih sekaligus salah satu kandidat kuat menggantikan Powell di Federal Reserve, menyebut resesi mungkin terjadi. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi bisa negatif selama 2 kuartal berturut-turut. Tentunya bukan suatu hal yang bagus, meskipun pada dasarnya hal itu akan membuka penurunan suku bunga yang lebih rendah.
Kabar terbaru mengatakan Senat AS berhasil mencapai kesepakatan dari voting pertama untuk kembali membuka pemerintah dengan raihan suara 60-40. Setelah semua suara di Senat selesai, secara formal ini sudah disetujui, tapi DPR nantinya perlu melakukan pemungutan suara. Dan jika sepakat, maka shutdown kemungkinan resmi berakhir dalam beberapa hari ke depan.

Survey Fed : Condong Cemas Dengan Pasar Tenaga Kerja
Laporan survey NY Fed menunjukkan inflasi yang diharapkan untuk 1 tahun turun dari 3.4% menjadi 3.2%. Inflasi 3 tahun tetap di 3.0% dan inflasi 5 tahun tetap di 5.0%. Outlook untuk pasar tenaga kerja rumah tangga sebagian besar negative dan persepsi situasi keuangan saat ini memburuk.
Presiden Fed New York, John Williams mengingatkan bahwa tekanan keuangan yang semakin meningkat pada rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah di AS bisa mengancam ketahanan ekonomi AS secara keseluruhan, meskipun rumah tangga yang lebih kaya justru menikmati keuntungan dari pasar saham yang booming. Williams menyebut pertemuan FOMC di bulan Desember akan menjadi “sebuah keseimbangan” dengan para pejabat akan pertimbangkan inflasi yang persisten, tinggi dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan turun saat ini, melawan ekonomi yang tetap tangguh.
Dengan banyak warga AS mengalami kesulitan karena biaya perumahan dan hidup meningkat, tekanan tersebut justru berisiko mengganggu kepercayaan konsumen dan pengeluaran.
ETF Emas China Melonjak
Di luar kabar AS, laporan terbaru menunjukkan cadangan emas China dalam bentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan cadangan resmi China melonjak di 3 kuartal pertama tahun 2025. Hal ini menunjukkan permintaan investor yang terus berlanjut dan akumulasi oleh negara, meskipun di sisi lain konsumsi fisik emas melemah.
Data dari Asosiasi Emas China menunjukkan ETF emas domestik menambah 79 ton untuk Januari-September, meningkat 164% dibanding periode yang sama di tahun 2024, sehingga total kepemilikan mencapai 193,7 ton di akhir September. Produksi emas China juga naik secara moderat, naik 3.6% y/y menjadi 392.9 ton.
Kombinasi antara aliran modal institusi yang kuat, pembelian bank sentral dan pertumbuhan produksi yang moderat menunjukkan China tetap menjadi pendorong utama pergerakan pasar emas global, meskipun permintaan ritel cenderung lemah.
Fokus Minggu ini
Dalam kondisi normal, seharusnya kita akan berhadapan dengan data CPI, PPI dan retail sales AS minggu ini. Tapi mengingat shutdown yang berjalan, maka data-data tersebut ditangguhkan. Bahkan dengan kabar positif yang datang sejak akhir pekan dan pagi ini tentang kesepakatan Republik dan Demokrat untuk RUU pendanaan sementara berpeluang membuat shutdown berakhir dalam beberapa hari ke depan, data-data tersebut tidak otomatis langsung dirilis.
Riwayat shutdown Desember 2018 – Januari 2019 saat itu menunjukkan sumber-sumber data pemerintah dari BLS, Biro Sensus dan Biro Analisis Ekonomi (BEA) akan kembali beroperasi normal jika pemerintah kembali dibuka. Tapi biasanya data-data ekonomi akan tetap mengalami penundaan karena biro-biru tersebut juga mengejar ketertinggalan data yang sempat terlewat selama shutdown.
Kita akan memantau lebih lanjut ekonomi kalender yang direvisi dalam beberapa hari sehingga menampilkan tanggal publikasi resmi yang baru untuk semua laporan yang terlewat selama shutdown dan juga yang akan datang.
Di periode shutdown 2018-2019 yang lalu, BLS baru merilis NFP 1 minggu setelah beroperasi kembali, lalu Biro Sensus tunda data kunci sekitar 2-3 minggu, dan BEA akan menggabungkan beberapa data GDP dan PCE dalam 1 minggu setelah pembukaan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish di hari Jumat meskipun kenaikan saat itu tertahan di 4027. Hal ini sekaligus membuka peluang untuk kenaikan dari pola double bottom di grafik daily dengan neckline di area 4045. Saat artikel ditulis, pagi ini harga tertinggi sentuh 4053 dan masih berusaha untuk mendorong naik. Konfirmasi dari penembusan neckline 4045 baru bisa terlihat setelah penutupan market sesi perdagangan hari ini.
Terlepas dari hal tersebut, proyeksi kenaikan dari target double bottom (jika konfirm) akan berada di di kisaran 4168-4173 dengan catatan ini akan bergantung apakah neckline 4045 resmi ditembus atau tidak. Resistance terdekat berada di 4065 dan 4097. Sedangkan support berada di 4000, 4974 dan 3964. Jika ditembus, maka area 3915-3929 berpeluang kembali muncul.

Di H4, kenaikan tampaknya berlanjut di sesi Asia. Saat artikel ditulis, emas berhasil sentuh 4053, beberapa poin di atas zona merah 398904019, sekaligus membuka jalur kenaikan lebih tinggi. Harga juga naik di atas MA 200 4003 dan resistance trendline 4028. Kita masih butuh validasi dari kenaikan tersebut apakah benar tembus zona merah dan resistance trendline.
Dalam 4-8 jam ke depan (2 candle H4) trader perlu memastikan apakah harga tetap di atas zona merah. Jika ya, maka bullish berlanjut meskipun itu diawali dengan tertahan lebih dulu oleh zona biru 4058-4097. Tapi secara skenario diharapkan penurunan atau swing low sejak rejection zona biru kemungkinan terbatas, dan zona merah akan menjadi support baru.
Jika skenario terpenuhi, maka harga berpeluang lanjut naik dan tembus di atas zona biru, sekaligus mengembalikan emas ke jalur kenaikannya. Pada skenario ini, buy lebih dominan, dan bisa pertimbangkan kembali buy jika koreksi turun tertahan di zona merah 3989-4019 sebagai support baru. (skenario bullish).
Sebaliknya, jika dalam 4 jam ke depan candle ditutup bearish, dan harga kembali di bawah zona merah, maka kenaikan yang terjadi di pagi hari masih rapuh, dan koreksi turun berpeluang kembali terjadi. Sell jangka pendek bisa dipertimbangkan, tapi target maksimal kemungkinan hanya ada di zona coklat 3898-3924 atau maksimal zona abu-abu 3798-3829 (skenario bearish).
Demand atau buy bisa kembali dipertimbangkan di dekat zona coklat ataupun abu-abu jika tekanan turun/swing low mulai reda.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4047.60, dengan high 4053.18, dan low 3999.28. Pola descending broadening wedge konfirm tembus resistance sejak Jumat malam, dan penutupan sempat pullback ke zona support sebelum akhirnya pagi ini lanjutkan kenaikan. Secara teknis kenaikan seharusnya bisa berlanjut dengan zona abu-abu 4121-4138 sebagai target. Rintangan kedua pagi ini di zona hijau 4023-4036 berhasil dilewati dan 2 candle berturut-turut H1 konsisten di atas zona hijau atau minimal di atas 4036. Ini berarti zona hijau selanjutnya akan menjadi support baru.
Skenario bullish berlanjut dengan kenaikan mengincar zona abu-abu. Tapi swing low ke zona hijau diharapkan, dan menjadi area buy baru berikutnya. Artinya, dalam 2-4 jam berikutnya jika terjadi penurunan/swing low, maka buy kemungkinan bisa dipertimbangkan di zona hijau, dengan stop loss idealnya di bawah 4019, dan target bertahap menuju zona abu-abu.
Sebaliknya, jika penurunan terjadi di bawah 4012, maka short term sell bisa diprtimbangkan dengan target 4000 atau maksimum zona orange 3981-3984. Jika tekanan ternyata lebih besar, maka penurunan bisa saja berlanjut sampai zona ungu 3929-3942. Segera exit jika penurunan sudah mencapai zona orange ataupun ungu karena demand dikhawatirkan kembali mendorong harga naik.
Dan buy bisa kembali diperjuangkan setelah penurunan ekstrim di bawah 3974 sentuh zona ungu atau bahkan dekati zona biru 3886-3910 (jika terjadi penurunan ekstrim). Jika tidak terjadi penurunan ekstrim, maka posisi sell jangka pendek cukup sampai zona orange, dan buy lebih direkomendasikan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4023.00 – 4025.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4037.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4065, target terdekat 4074, terjauh 4085,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4017.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4019.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3974.00 – 3976.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3962.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3982.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3984)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.15200– 1.15400 Target : 1) 1.16000 2) 1.16600 SL : 1.14600 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.15900 - Switch to SELL jika tembus 1.14300 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.30900– 1.31100 Target : 1) 1.31700 2) 1.32300 SL : 1.30300 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31700 - Switch to SELL jika tembus 1.30000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 154.000 – 154.200 Target : 1) 153.400 2) 152.800 SL : 154.800 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 153.400 - Switch to BUY jika tembus 154.800 |



| Suggest : BUY on dip Area : 3999.00 – 4001.00 Target : 1) 4007.00 2) 4013.00 SL : 3993.00 (ideal 3-5 points di bawah 3990) Alternatif : - Switch to SELL jika tembus 3974 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4020 - Opsi buy : 3981/3984 (orange), 3929/3942 (ungu), 3886/3910 (zona biru) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun mulai menunjukkan penurunan, demikian juga dengan dolar sehingga emas secara umum masih relatif memiliki pondasi untuk bertahan di zona yang sama, atau sedikit lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, meskipun secara keseluruhan kenaikan juga masih tertahan.
Tidak ada data ekonomi AS yang dirilis karena shutdown yang masih berjalan sehingga pasar sulit untuk mendapatkan penggerak market dari data. Pernyataan para pejabat Fed kembali menunjukkan perbedaan pandangan, dan laporan PHK terbaru menunjukkan peningkatan.
PHK Oktober Bertambah
Laporan pemberi kerja di AS menunjukkan PHK sebanyak 153.074 di bulan Oktober. Data ini menandai kenaikan tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sehingga membuat total PHK di tahun 2025 melebihi 1 juta orang.
Kenaikan tersebut terutama didorong oleh langkah-langkah penghematan biaya, inisiatif otomatisasi yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), juga turunnya permintaan tenaga kerja di beberapa sektor. Perusahaan menyesuaikan jumlah karyawan untuk mempertahankan margin keuntungan di Tengah tingginya pembiayaan dan ketidakpastian ekonomi.
Laporan tersebut juga mengindikasikan meningkatnya kehati-hatian di pasar tenaga kerja. Tingkat PHK yang terjadi saat ini cenderung mendekati level yang biasanya terlihat di tahap-tahap awal resesi ekonomi. Secara teori, seharusnya ini bisa membuka peluang kembali penurunan suku bunga Fed ke depan. Namun, sejak pernyataan Powell di FOMC Oktober yang lalu pasar mulai repricing tentang ekspektasi penurunan suku bunga Desember. Dan beberapa pejabat Fed mulai terpecah pandangan, sebagian melihat kekhawatiran pada pasar tenaga kerja, dan sebagian lainnya tetap pada inflasi.

FED speakers
Rata-rata pejabat Fed cenderung alihkan fokusnya ke masalah inflasi. Hammack, Barr dan Williams, termasuk Goolsbee yang sebelumnya cenderung ke pasar tenaga kerja. Hammack mengatakan kebijakan moneter harus tetap moderat dan restriktif, dengan catatan bahwa inflasi kemungkinan akan tetap di kisaran 1 poin persentase di atas target (3%) dan butuh waktu 2-3 tahun untuk kembali ke target utama 2%.
Hammack menilai Fed sedang berada di periode yang menantang bagi kebijakan, tapi menekankan bahwa risiko inflasi lebih besar daripada pasar tenaga kerja. Hammack melihat ekonomi masih kuat dan sehat, didorong oleh konsumen berpendapatan tinggi. Tapi juga menyoroti kesulitan keputusan kebijakan akibat kekuatan struktural seperti booming-nya teknologi AI.
Goolsbee mengatakan dia tidak mau melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga karena ketidakpastian seputar data inflasi dan pasar tenaga kerja yang tetap stabil. Sebagian indikator menunjukkan pendinginan yang tingan dengan tingkat pengangguran yang hampir tidak berubah (4.3%) sehingga kondisi saat ini mencerminkan ketidakpastian daripada resesi.
Goolsbee menyebut dirinya tidak hawkish, tapi lebih ke bersikap hati-hati. Dia menekankan pendekatan berbasis data dan terukur dan menambahkan bahwa suku bunga netral akhirnya kemungkinan akan berada di bawah level saat ini, tapi pada dasarnya saat ini bukan waktu yang tepat untuk mempercepat pemangkasan.
Fokus Malam ini
Tidak ada data Non Farm Payrolls nanti malam. Pasar hanya akan mendapati rilis data Michigan consumer sentiment dan consumer inflation expectations dari NY Fed yang akan dirilis di jam 22.00 WIB dan 23.00 WIB.
Laporan pembelian bank sentral China biasanya dirilis setiap tanggal 7, dan saat artikel ditulis belum diketahui berapa banyak pembelian yang dilakukan PBOC di bulan Oktober. Tapi bank-bank besar seperti JP Morgan, Morgan Stanley , Goldman Sachs dan lainnya masih melihat pembelian yang kuat dari bank sentral meskipun dalam volume yang relatif lambat dibanding sebelumnya. Tapi hal ini menjadi panduan bahwa pembelian emas oleh bank sentral masih berlanjut dan tetap memperkuat emas sebagai safe haven di tengah ketidakpastian.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup shooting star setelah kenaikan terhenti di 4019, belum mampu dekati neckline 4045 yang dianggap sebagai neckline dari pola yang dicurigai double bottom. Kondisi ini membuat peluang double bottom terancam gagal, terutama jika penurunan berlanjut dan tembus support 3886-3915 yang dianggap support psikologis.
Market belum terlihat bergerak signifikan baik ke atas maupun ke bawah, dengan range support-resistance yang masih cenderung sama. Support psikologis 3886 dan 3915 dianggap yang cukup kuat saat ini, dan bearish akan lebih dominan jika 3886 ditembus, dengan potensi target 3845-3850 atau terjauh 3798-3810. Sedangkan resistance psikologis saat ini 4037-4045, dan bullish akan jauh lebih kuat jika 4045 ditembus dengan potensi resistance 486 dan 4097 sebagai target potensial.

Di H4, kenaikan ternyata tetap bertahan di zona merah yang sebelumnya berada di 3982-4000, meskipun sempat sentuh 4019 sebagai titik tertinggi. Zona merah terbaru kini ditandai di kisaran 3989-4019, yang berarti bullish baru dikatakan konfirm berlanjut jika harga mampu naik dan tembus zona tersebut.
Ini berarti jangka pendek penurunan masih bisa terjadi dan seller kemungkinan mendominasi selama harga tidak tembus di atas zona merah. Meski demikian, jika trader mencoba untuk lakukan sell, pastikan stop loss di set di atas 4019 untuk mengantisipasi penembusan resistance dan tren kembali ke jalur kenaikan utama.
Mengingat kondisi fundamental yang dipenuhi ketidakpastian, maka penurunan juga diperkirakan relatif terbatas, Dengan demikian potensi turun diperkirakan hanya melirik zona 3949, 3929, atau zona coklat 3898-3924 (include support psikologis 3886).
Dengan skema yang masih sama, area support terjauh di zona abu-abu bisa saja muncul, bisa juga tidak muncul sama sekali, terutama jika area coklat tidak ditembus. Ini artinya, “C correction” bisa saja terhenti di zona coklat 3886-3924, kemudian bertahap mulai rebound sehingga mendukung skenario double bottom yang terlihat di daily chart. Skenario buy idealnya bisa dipertimbangkan di zona coklat, atau jika terjadi penurunan ekstrim, bisa pertimbangkan zona abu-abu 3798-3829.
Dengan tidak adanya data ekonomi nanti malam, maka sulit untuk mendapatkan tekanan yang lebih lanjut di bawah zona coklat, kecuali jika terjadi sesuatu hal yang mampu merubah sentiment utama.
Buy bisa dipertahankan jika harga berhasil tembus resistance tertinggi zona merah 4019 dengan potensi target melirik zona biru 4058-4097.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3989.80, dengan high 4003.15, dan low 3974.62. Pola rising wedge sebelumnya gagal karena kenaikan sempat berlanjut sampai 4019. Meskipun tidak bertahan lama, kita tidak lagi melihat tentang pola tersebut. Namun di sisi lain, ada ancaman tentang pola head & shoulders dengan neckline kemungkinan di zona orange, area support 3964. Jika area ini tembus, maka penurunan kemungkinan berlanjut dengan potensi target kisaran zona ungu 3929-3942. Tapi pola ini gagal jika harga lanjut naik tembus 4019 lebih dulu tanpa penurunan di bawah 3964.
Skenario bullish dari pola descending broadening wedges masih terbuka. Kita masih menunggu konfirmasi penembusan resistance yang saat ini ada di 4005. Sayangnya kenaikan di pagi ini belum mencerminkan penembusan tersebut karena harga tetap berada di bawah trendline resistance. Dengan demikian skenario bearish jangka pendek bisa saja mendukung penurunan dari pola head & shoulders, dan diharapkan tembus 3964. Namun penurunan bukan untuk dimanfaatkan sebagai strategi sell, tapi kali ini cenderung menunggu dip/correction ke zona ungu 3939-3942 (target dari head & shoulders).
Zona biru 3886-3910 juga bias dipertimbangkan sebagai zona buy jika terjadi penurunan lebih lanjut di bawah zona ungu.
Ketidakpastian kebijakan dan ketidakpastian geopolitik menambah faktor pendukung bullish selain dari permintaan bank sentral yang masih kuat, arus dana ETF yang kuat, dan lemahnya dolar sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3929.00-3931.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3943.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow buy jika tembus 4005, target terdekat 4018, terjauh 4030,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3923.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3920.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3888.00 – 3890.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3902.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3882.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3880)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



