

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.16000– 1.16200 Target : 1) 1.16700 2) 1.17300 SL : 1.15400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.17000 - Switch to SELL jika tembus 1.15300 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.33800– 1.34000 Target : 1) 1.33200 2) 1.32600 SL : 1.34600 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33400 - Switch to BUY jika tembus 1.35000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 151.200 – 151.400 Target : 1) 152.000 2) 152.600 SL : 150.600 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 151.800 - Switch to SELL jika tembus 150.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3988.00 – 3990.00 Target : 1) 3996.00 2) 4002.00 SL : 3982.00 (ideal 3-5 points di bawah 3980) Alternatif : - Switch to sell jika tembus 3978 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4110 - Opsi buy : 3947 , 3896 - Short term sell dominan selama tidak tembus 4100 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun kembali turun setelah gagal manfaatkan kenaikan Jumat. Hal ini juga membuat dolar tertahan dan akhirnya melemah. Keuntungan diraih oleh emas yang berhasil rebound bertahap sejak sesi Asia kemarin, dilanjutkan dengan kenaikan sesi NY sampai penutupan.
Para trader di sesi NY mempercepat laju pembelian sehingga berhasil mendorong emas kembali ke titik tertingginya.
Faktor Bullish Yang Kuat
Credit Agricole menyoroti 4 faktor utama yang dinilai berada di balik alasan kenaikan harga emas tahun ini, dan juga melihat potensi kenaikan lebih lanjut setidaknya sampai paruh pertama 2026.
Credit Agricole juga memperkirakan Fed akan terus melonggarkan kebijakan moneter. Risiko fiskal dan juga politik dari seluruh dunia juga berperan. Semua hal tersebut membuat permintaan emas diperkirakan akan tetap tinggi di paruh pertama tahun 2026.

Fokus Malam ini
Kongres Tahunan China masih berjalan sampai hari Rabu. Shutdown sejauh ini masih berlanjut. Meskipun penasihat Gedung Putih Kevin Hassett menyebut shutdown diperkirakan akan berakhir di pekan ini, tapi belum ada bukti kongkrit mengarah ke sana karena DPR AS masih tetap deadlock.
Hari penentuan Takaichi dalam voting Parlemen untuk kepastian apakah lolos sebagai Perdana Menteri atau tidak. Naiknya Takaichi akan mendorong pelonggaran kebijakan fiskal kembali dijalankan, dan memicu kekhawatiran masalah fiskal Jepang. Hal seperti ini berpotensi menambah alasan emas tetap di jalur kenaikannya.
Gubernur Fed Christopher Waller yang juga calon kuat pengganti Powell dijadwalkan memberi pernyataan di jam 20.00 WIB. Perkiraan kami tidak ada hal baru yang akan disampaikan selain memperkuat argumennya tentang pemangkasan suku bunga 25 bps di 2 pertemuan terakhir Fed tahun ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish setelah tekanan koreksi terpanjang dalam sehari di hari Jumat yang lalu. Emas sempat swing low terbatas hingga 4219 sebelum akhirnya naik sejak siang hari dan sempat cetak rekor tertinggi baru 4381.29 sebelum ditutup di 4356.00. Ini berarti kembali menunjukkan betapa sulitnya untuk membuat emas turun lebih lanjut, meski sempat diinisiasi penurunan tajam di hari Jumat.
Dengan sentimen bullish yang masih tetap kuat, area 4400 kemungkinan terealisasi lebih cepat dari perkiraan semua Analis. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed, diversifikasi cadangan emas bank sentral global, kekhawatiran fiskal di kawasan AS, Jepang dan Eropa menjadi faktor utama pendorong emas. Support terdekat berada di area 4300. Tapi dengan range pergerakan yang cukup tinggi dalam sehari di beberapa bulan terakhir, maka penurunan terkait profit taking ataupun koreksi bisa saja lebih tajam dari support tersebut, sehingga support terjauh pun di 4245 dan 4186 pun tetap perlu diwaspadai.

Di H4, setelah berhasil rebound dari tekanan yang cukup tajam di hari Jumat, harga kini butuh pemicu baru untuk membuatnya melewati resistance 4379-4381 yang merupakan resistance psikologis saat ini. Swing low diharapkan terbatas, meski ada ancaman bearish divergence yang terdeteksi karena rsi menunjukkan area puncak ke-2 yang lebih rendah dari puncak ke-1 (lower high) dan harga cenderung bergerak sedikit lebih tinggi dari high sebelumnya (4381 vs 4379).
Meski demikian, swing low kemungkinan melirik antara zona abu-abu (4334-4346) atau zona biru (4266-4332) sebagai target koreksi yang diperkirakan relatif dekat. Saat artikel ditulis, harga masih tertahan di zona abu-abu. Namun bukan tidak mungkin swing low berlanjut sampai zona biru. Tapi buy tetap lebih direkomendasikan daripada sell meskipun swing low diperkirakan terjadi lebih dulu. Zona tengah dari zona biru (kisaran 4299-4303) dianggap yang paling ideal.
Sedangkan zona merah (4212-4245) adalah area support yang tidak diharapkan muncul karena koreksi diperkirakan terbatas. Tapi jika pun muncul, maka zona tersebut bisa menjadi pilihan area lainnya untuk melakukan buy, dengan stop loss lebih ketat karena dikhawatirkan tembus.
Dan zona coklat 4167-4193 akan menjadi target paling potensial jika terjadi penembusan support zona merah. Sell bisa dipertimbangkan jika tembus support zona merah dengan target maksimal di zona coklat karena kemungkinan demand yang lebih kuat akan kembali membuat emas terdorong naik dari zona coklat tersebut.
Secara umum kami masih melihat kenaikan masih potensial karena ekspektasi penurunan suku bunga, pembelian bank sentral, ETF naik signifikan, dan beberapa ketidakpastian yang masih membayangi pasar sebagai pendukung. Sedangkan redanya ketegangan AS-China kemungkinan sudah direspon pasar saat koreksi tajam di hari Jumat.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4344.66, dengan high 4374.87, dan low 4332.95. Double bottom yang terdeteksi sebelumnya di grafik H1, berhasil naik dan mendorong harga kembali ke jalur bullish utama, bahkan cetak rekor baru 4381. Saat itu 4219 low sesi Asia tetap bertahan meski sempat terjadi swing low kedua di 4221. Tapi setelah itu sama sekali tidak ada penurunna. Dan bahkan di sore hari saat live streaming, harga bertahan di kisaran 4250-4260an, dan akhirnya berlanjut naik di malam hari sampai 4381.
Tapi bullish belum bisa bernafas lega selama area 4379-4381 belum benar-benar ditembus. Hal ini karena akan menjadi ancaman big double top yang berpotensi membuat emas kembali tertekan turun. Jika ini yang terjadi, maka area low Jumat di 4186 akan menjad neckline sebagai titik konfirmasi.
Sebaliknya, jika penurunan hanya berada di kisaran zona kuning (4337-4351), abu-abu (4325-4332), atau biru (4279-4299), maka kenaikan cenderung tetap dominan. Terutama jika diperkuat dengan penembusan FR 0% 4379. Dengan demikian buy bisa dilakukan di salah satu zona tersebut.
Sedangkan zona merah hanya sebagai alternatif area buy dari support terakhir yang diharapkan masih relatif kuat. Meski demikian tidak diharapkan turun sampai zona merah (4260-4272) mengingat minimnya pemicu dari sisi fundamental. Penurunan tajam hanya akan dipicu oleh aksi profit taking yang bisa saja kembali terjadi sewaktu-waktu.
Secara umum, Buy on dip tetap masih lebih relevan untuk saat ini karena kondisi shutdown masih berlanjut dan timbulkan ketidakpastian, didukung dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dan juga pembelian bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4320.00 – 4322.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4334.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4383.00,
Target terdekat 4395, terjauh 4420, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4314.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4315.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4246.00 – 4248.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4234.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4254.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4254)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.16000– 1.16200 Target : 1) 1.16700 2) 1.17300 SL : 1.15400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.17000 - Switch to SELL jika tembus 1.15300 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.34500– 1.34700 Target : 1) 1.33900 2) 1.33300 SL : 1.35300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33600 - Switch to BUY jika tembus 1.35500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 150.700 – 150.900 Target : 1) 151.500 2) 152.100 SL : 150.300 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 151.300 - Switch to SELL jika tembus 150.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4320.00 – 4322.00 Target : 1) 4328.00 2) 4334.00 SL : 4314 (ideal 3-5 points di bawah 4315) Alternatif : - Switich to sell jika tembus 4250 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4383 - Opsi buy : 4337-4351 (kuning) 4325-4332 (abu), 4279-4299 (biru), 4260-4272 (merah) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun berhasil rebound di Jumat malam sehingga dolar pun didukung naik hingga penutupan. Hal ini membuat emas yang sudah rally sejak awal pekan kemarin mengalami stagnasi dan kemudian turun.
TACO Trade menjadi pemicu dimana Trump yang semula memanasi China sejak awal pekan lalu, berbalik mereda dan melontarkan pujian untuk China. Kondisi ini sekaligus meredam ketegangan antara kedua negara.
China – AS Reda
Pernyataan Trump menyebut bahwa tarif 100% fleksibel, dan juga meyakini pertemuan kedua delegasi nantinya akan mencapai kesepakatan, didukung juga dengan pernyataan Menteri keuangan Scott Bessent yang mengatakan agenda pertemuan kedua delegasi AS dan China akan dilakukan minggu ini di sela-sela kunjungan mereka di Malaysia. Tidak hanya itu, agenda pertemuan Trump dan Xi Jinping pun diperkirakan akan terjadi awal November. Kedua hal tersebut meredam ketegangan dagang kedua negara, sekaligus meredam safe haven.
Pasar ekuitas naik dengan aset berisiko pulih dari tekanan sepanjang minggu itu, dan emas turun karena status safe haven reda.

Rally Emas Berakhir ?
Dengan penurunan tajam di hari Jumat, muncul pertanyaan “apakah ini pertanda bahwa rally emas berakhir?” Kami ragukan itu! Meskipun status safe haven mereda seiring meredanya ketegangan hubungan dagang AS dan China, juga karena Israel – Hamas yang berdamai (seminggu sebelumnya), tapi status “fundamental yang mendasarinya” masih tetap bullish untuk emas.
Goldman Sachs, JP Morgan, Morgan Stanley, Citigroup, Bank of America, HSBC dan bank-bank besar lainnya memperkirakan kenaikan emas masih dominan, bahkan mayoritas memperkirakan berlanjut sampai 2026. Ini berarti penurunan Jumat hanya koreksi turun yang juga bisa diartikan profit taking sebelum rally lanjutan berikutnya.
“Fundamental yang mendasari” emas adalah ekspektasi penurunan suku bunga Fed, pembelian bank sentral global yang masih kuat (termasuk China yang masih akan teruskan pembelian), dan aliran masuk ETF yang juga masih kuat. Sedangkan faktor lain yang bisa memicu kenaikan emas, seperti : ketidakpastian ekonomi karena shutdown yang berjalan, ketidakpastian geopolitik, ketidakpastian perang dagang/tarif AS-China. Jika salah satu “ketidakpastian” tersebut selesai, maka efeknya penurunan atau koreksi tajam, tapi bukan merubah tren utama yang masih didasarkan pada kebijakan bank sentral.
Jika pertemuan AS-China terjadi, maka efeknya mirip dengan 2 pertemuan sebelumnya beberapa bulan lalu yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata tarif 90 hari. Periode yang berjalan saat ini akan berakhir di 10 November sehingga pertemuan berikutnya salah satunya akan membahas apakah gencatan senjata tarif akan diperpanjang. Dengan demikian, dampaknya pun seharusnya relatif terbatas karena masih ada beberapa faktor lain yang menjadi fokus, termasuk “fundamental yang mendasari”.
Fokus Minggu ini
China memulai Kongres Tahunan hari ini sampai Rabu, di mana para pembuat kebijakan China akan membahas target ekonomi mereka, termasuk rumor yang menyebut stimulus untuk mendorong konsumsi domestik untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Ini juga yang menjadikan alasan kenapa China tetap melakukan pembelian emas.
Shutdown masih berlanjut, dan belum ada pertanda tentang kapan pembukaan kembali. Trump dan Putin akan bertemu minggu ini, delegasi AS dan China juga bertemu minggu ini. Takaichi selangkah lagi menjadi PM Jepang setelah LDP temukan partner koalisi baru. Kebijakannya untuk melonggarkan fiskal kemungkinan berdampak positif juga untuk emas.
Dan yang terakhir tapi tetap penting adalah data CPI AS yang akan dirilis hari Jumat, sesuai janji dari BLS. Rumor menyebut tingkat daya beli konsumen AS mulai lemah sehingga ada indikasi inflasi AS mulai turun, meskipun basis tahunan kemungkinan masih tetap tinggi. Tapi intinya tidak ada lonjakan inflasi yang diharapkan, dan dampak dari tarif cenderung diredam dengan turunnya harga minyak.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, rally impresif terhenti sementara waktu dengan rekor tertinggi bertahan di 4379.15, kemudian turun sampai 4186.64, dan tutup di 4245.29. Pergerakan Jumat tercatat sebagai penurunan koreksi turun terbesar yang terjadi sejak rally utama berjalan per 23 Agustus 2025. Termasuk juga saat FOMC mulai pangkas suku bunga 18 September 2025.
Secara keseluruhan penurunan dipicu oleh redanya ketegangan AS-China, tapi fundamental utama yang mendasari (kebijakan bank sentral) tidak berubah drastis sehingga secara teknis penurunan ini merupakan koreksi turun yang masih wajar. Meski dengan range cukup besar, penurunan Jumat tercatat sebagai penurunan terbesar sehingga bounty hunter mendorong harga rebound di sesi Asia pagi ini dari 4219 ke 4271. Support akan berada di 4200 dan 4186. Sedangkan resistance akan berada di 4272 dan 4300. Kedua resistance merupakan area yang harus dilewati dulu sebelum kembali ke jalur pendakian utama.

Di H4, area abu-abu sebelumnya di 4258-4273 berhasil ditembus, demikian juga dengan area biru 4227-4258 yang ditembus Kedua zona saat ini menjadi resistance psikologis, tapi area abu-abu diperbarui di kisaran 4274-4312. Sedangkan zona merah 4179-4212 tetap dipertahankan sebagai support, mengingat penurunan Jumat juga tertahan di 4186 yang merupakan bagian dari zona merah tersebut.
Ada 2 skenario yang mungkin terjadi. Pertama, menganggap penurunan tajam di hari Jumat sudah selesai, dengan zona merah sebagai support kuat sehingga buy bisa kembali dilakukan hari ini. Area merah tetap menjadi acuan, itu berarti buy bisa dilakukan saat swing low terjadi di kisaran 4179-4212, atau mendekati area tersebut.
Sedangkan skenario kedua menganggap penurunan belum selesai, masih terbuka untuk pergerakan turun atau swing low kembali, minimal menguji 4163 (FR 50%) atau maksimal zona coklat 4090-4145 (zona cukup dekat dengan FR 61,8%). Dalam skenario ini, trader bisa saja melakukan SELL selama tidak tembus 4270 (area abu-abu), tapi harus exit sebelum zona coklat mengingat penurunan kemungkinan mulai terbatas. Dan akhirnya BUY bisa dipertimbangkan di zona coklat tersebut atau GOLDEN ZONE di antara FR 50% dan 61.8% (berarti antara 4112-4163).
Alternatif terakhir jika terjadi penembusan level area 4272-4275, maka uptrend kembali menguat, sehingga tidak lagi disarankan sell, karena tren utama kembali mendominasi. Dalam hal ini berarti BUY lebih direkomendasikan jika kenaikan berhasil tembus 4272-4275 tersebut.
Secara umum kami masih melihat kenaikan masih potensial karena ekspektasi penurunan suku bunga, pembelian bank sentral, ETF naik signifikan, dan beberapa ketidakpastian yang masih membayangi pasar sebagai pendukung. Sedangkan redanya ketegangan AS-China kemungkinan sudah direspon pasar saat koreksi tajam di hari Jumat.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4264.22, dengan high 4271.07, dan low 4219.05.Case penurunan yang terjadi di hari Jumat cukup tajam dan tembus trendline 4293, dan terhenti di zona FR 61.8% (saat ini kita tandai dengan zona abu sebagai area demand yang kuat). Dan pantulan naik pun terjadi pagi ini di sesi Asia sampai 4271, cukup dekat dengan zona kuning 4274-4283.
Jika kenaikan ini merupakan bagian dari pola koreksi abc, maka swing high saat ini ke zona kuning sebagai b. Dengan demikian penurunan c masih bisa terjadi. Ini berarti short term sell (untuk potensi swing low c) dengan stop loss ketat di atas 4270 (antisipasi penembusan di atas zona kuning berarti pola sudah kembali dalam tren naik). Sedangkan proyeksi target swing c sendiri seperti ditunjukkan beberapa potensi pada gambar, bisa saja turun lebih rendah dari penurunan a (di bawah low Jumat 4186, asumsi kami 4160 atau maksimal di zona merah 4097-4129), atau bisa juga sejajar dengan a (low Jumat 4186), atau bisa juga beberapa poin lebih tinggi dari a (di atas 4186, asumsi kami 4210-4220).
Jika penurunan koreksi yang dianggap sebagai wave (iv) tersebut dianggap selesai saat turun tajam Jumat, maka area 4186 adalah penurunan terakhir wave (iv), lalu akan diikuti dengan dimulainya proses kenaikan wave (v) yang kemungkinan sudah terjadi sejak ditutup rebound hari Jumat, dan gap up pagi ini. Jika ini yang terjadi, maka hindari sell meskipun kenaikan saat ini tertahan sementara di zona kuning!. Sebaiknya incar kembali buy dengan opsi kisaran 4215-4225, atau terdekat 4230-4235.
Secara umum, Buy on dip tetap masih lebih relevan untuk saat ini karena kondisi shutdown masih berlanjut dan timbulkan ketidakpastian, didukung dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dan juga pembelian bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4200.00 – 4202.00 (updated jam 10.50 WIB)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4214.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4272.00,
Target terdekat 4288, terjauh 4300, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4194.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4192.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4110.00 – 4112.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4124.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4104.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4102)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.16000– 1.16200 Target : 1) 1.16700 2) 1.17300 SL : 1.15400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.17200 - Switch to SELL jika tembus 1.15300 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.34700– 1.34900 Target : 1) 1.34100 2) 1.33500 SL : 1.35500 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.34000 - Switch to BUY jika tembus 1.35500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 150.400 – 150.600 Target : 1) 151.200 2) 151.800 SL : 149.800 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 151.200 - Switch to SELL jika tembus 149.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4100.00 – 4102.00 (or cek artikel hari ini untuk update!) Target : 1) 4108.00 2) 4114.00 SL : 4094 (ideal 3-5 points di bawah 4095) Alternatif : - Short tem sell selama tidak tembus 4270 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4272 - Opsi buy : 4186-4228 (area low kemarin), 4097-4129 (area merah) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun lanjutkan penurunan setelah sempat terhenti dalam 2 hari terakhir. Hal ini juga memicu pelemahan dolar lebih lanjut pasca 1 minggu yang lalu sempat menguat. Ketidakpastian tarif dan juga ancaman ketegangan baru hubungan dagang AS-China menjadi faktor penggerak saat ini dan memicu pelemahan dolar, menguntungkan bagi emas yang kembali dilirik sebagai safe haven.
Faktor fundamental yang kuat terus mendukung emas lanjutkan cetak rekor demi rekor, dan bahkan target akhir tahun maupun target tahun depan justru tercapai lebih cepat dari perkiraan.
China – AS Tetap Panas
Kedua negara saling tuduh, dan sejak saat itu ketegangan hubungan dagang keduanya menjadi tidak jelas. China menuduh AS memicu kepanikan global tentang pembatasan ekspor mineral tanah jarang yang diumumkan China. China menolak untuk mencabut pembatasan tersebut dan mengecam pernyataan pejabat tinggi AS sebagai “sangat mengganggu”.
Jubir Kementerian Perdagangan China He Yongqian bahkan menyebut Washington terlalu melebih-lebihkan perubahan kebijakan China. Yongqian menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut sesuai dengan norma internasional dan ekspor untuk penggunaan sipil yang masih memenuhi aturan tetap akan disetujui pemerintah China. Aturan baru ini akan berlaku mulai 8 November.
Perselisihan bahkan semakin memanas pasca Menteri Keuangan Scott Bessent dan juga Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menuduh China melakukan upaya monopoli rantai pasokan global. China mendesak AS untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya dalam berdiplomasi dan mengecam serangan pribadi Bessent terhadap utusan perdagangan China Li Chenggang.
Di sisi lain, AS dan China memang mampu menghindari tarif baru di antara keduanya. Tapi perang kata-kata yang kembali memanas tersebut dikhawatirkan akan memperburuk hubungan Trump-Xi Jinping jelang pertemuan keduanya di akhir Oktober. Bahkan risiko paling buruk jika hal ini sampai memicu berakhirnya gencatan senjata tarif yang akan berakhir di 10 November mendatang.

Fokus Utama Malam ini
HSBC memperkirakan momentum rally untuk emas bisa berlanjut sampai 2026. Hal ini didukung oleh kombinasi pembelian emas yang kuat oleh bank sentral, kekhawatiran fiskal AS yang persisten, dan ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut. Dengan sentimen investor yang kuat dan diversifikasi yang berkelanjutan dari lembaga resmi, membuat emas cenderung terus terdorong naik.
Sedangkan nanti malam dengan tetap minimnya data ekonomi AS karena shutdown yang masih berlangsung, data seperti Industrial Production kemungkinan relatif terbatas membuat perubahan sentimen. Tapi tetap waspada kemungkinan profit taking akhir pekan yang bisa saja terjadi jelang penutupan sebelum minggu depan kembali lanjutkan kenaikannya.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dan emas lanjut cetak rekor baru dengan penembusan area 4300. Bahkan pagi ini dibuka gap up dan sentuh level tertinggi baru sementara di 4379.15. Secara teknis, bullish masih kuat dan didukung fundamental yang cukup kuat.
Resistance berikutnya berada di FE 61.8% 4405, dan di atas zona ini target berikutnya cukup jauh di kisaran 4600. Namun risiko koreksi tajam cukup terbuka, seperti yang terjadi pagi tadi saat emas turun sampai 4277 dengan cepat, dan berbalik lagi dengan kenaikan yang cepat ke 4356. Ini menandakan bahwa range harian normal saat ini cukup lebar. Minimal koreksi turun $40-50 dan bisa melebar sampai $100 lebih jika profit taking membebani secara tiba-tiba. Tapi dengan kondisi fundamental yang begitu kuat, penurunan pun langsung dibalas dengan kenaikan kembali ke titik awal.

Di H4, harga bergerak naik dan stabil di atas 4211 (FE 100%) sehingga berhasil lanjutkan kenaikan di pagi ini sentuh FE 161.8% 4375. Bahkan level tertinggi tercatat beberapa poin lebih tinggi 4379. Hanya saja emas langsung turun tajam di pagi hari sampai sentuh 4277.99. Dan dengan cepat diikuti kenaikan kembali ke zona 4356, atau mendekati kembali resistance.
Jika dilihat ada grafik, maka penurunan pagi hari berhasil dekati zona abu-abu di kisaran 4258-4273. Ini artinya area tersebut cukup efektif dan lanjutkan berbalik naik. Skenario swing low yang diharapkan masih sama, dengan penurunan terbatas dan zona abu sebagai area yang dianggap sebagai swing low terdekat, meskipun secara range emas terhitung cukup besar dari level tertinggi 4379 turun sampai 4277.99, yang berarti swing low sebesar -$102. Ini memberikan catatan penting bahwa range harian sudah cukup besar, hanya dalam 1 sesi Asia saja.
Ekspektasi berikutnya jika range tidak melebar, maka kemungkinan prioritaskan pergerakan di antara low 4277 sampai high 4379. Maka buy bisa dilakukan dekat support, sedangkan sell meski bisa dilakukan di zona resistance, sebaiknya dihindari karena saat ini tren bullish masih terlalu kuat, dan emas bisa saja kembali melebar ke atas dan cetak rekor baru.
Skenario sell yang paling mungkin adalah jika terjadi penurunan di bawah 4250. Itu pun dengan catatan bahwa target relatif terbatas, dengan zona 4220-4240 sebagai batas terdekat, dan 4190-4200 terjauh.
Secara umum kami masih melihat sell untuk jangka panjang belum akan terjadi mengingat saat ini tren naik yang masih terlalu kuat, dan juga penurunan tajam sejak September 2025 dan juga belakangan ini selalu diikuti dengan kenaikan tajam 2-3x lipat dari penurunannya.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4362.54, dengan high 4379.15, dan low 4277.99. melihat penurunan yang terjadi pagi ini, dibalas kembali dengan kenaikan hampir menutupi penurunan pagi tadi. Bahkan penurunan terlihat tertahan di zona kuning yang ada di 4273-4294, kemudian balik naik mendekati resistance 4378. Artinya area merah 4312-4332 dan kuning 4273-4294 tetap ideal sebagai swing low dan diincar sebagai zona buy.
Ekspektasi skenario ke depan di sesi Eropa dan NY nanti malam, jika range high dan low tidak berubah, artinya range harian stuck di $102, maka swing low zona merah atau kuning tetap menjadi opsi buy terbaik. Atau area terdekat memanfaatkan swing low 4340-4350, dengan target pendek 4360 sampai 4378. Tapi jika range melebar di malam hari, maka ekspektasi kami adalah tembus 4379, lanjut dengan kenaikan terdekat ke 4390, dan potensi jika 4400 ditembus harga berpeluang melebar ke FE 61.8% 4450.
Sebaliknya, jika harga tidak tembus 4379 (tidak ada high baru), maka trader perlu waspada upaya berikutnya turun di zona kuning. Sell hanya disarankan jika : 1) tembus zona kuning, karena dicurigai membentuk double top (case tidak terjadi kenaikan lagi di atas 4379, dan 4277 sebagai neckline), atau 2) jika 4379 tidak ditembus, target exit di 4355/4360, target ketat dengan stop loss juga ketat karena sewaktu-waktu emas bisa tembus resistance dan lanjutkan kenaikannya.
Skenario sell yang ke-2 jelas tidak disarankan. Sehingga peluang yang lebih baik tetap rekomendasi buy saat : 1) breakout resistance (follow buy), atau 2) buy on dip setiap terjadi penurunan, terutama penurunan ekstrim.
Secara umum, Buy on dip tetap masih lebih relevan untuk saat ini karena kondisi shutdown masih berlanjut dan timbulkan ketidakpastian, didukung dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dan juga pembelian bank sentral yang masih kuat.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4325.00 – 4327.00 (updated jam 10.40 WIB)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4339.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4380.00,
Target terdekat 4390, terjauh 4400, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4319.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4318.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4275.00 – 4277.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4289.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4269.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4268)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



