

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.17000– 1.17200 Target : 1) 1.17800 2) 1.18400 SL : 1.16400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.17600 - Switch to SELL jika tembus 1.16400 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.34400– 1.34600 Target : 1) 1.35000 2) 1.35600 SL : 1.33800 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.35200 - Switch to SELL jika tembus 1.33500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 147.200 – 147.400 Target : 1) 146.600 2) 146.000 SL : 148.000 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 146.500 - Switch to BUY jika tembus 148.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3826.00 – 3828.00 Target : 1) 3834.00 2) 3840.00 SL : 3820 (ideal 3-5 points di bawah 3820) Alternatif : - Switch to SELL jika tembus 3815 (limited correction only) - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3876 - Opsi buy : 3839-3848 (kuning), 3808-3821 (abu), 3788-3792 (biru) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup rebound di malam hari, tapi kekhawatiran shutdown masih membayangi sehingga status kenaikan kemungkinan relatif terbatas. Sedangkan dolar justru melemah karena kekhawatiran tersebut. Hal ini menguntungkan emas sebagai safe haven di saat pasar diliputi ketidakpastian.
Sedangkan data JOLTS job openings dirilis lebih baik dari ekspektasi, 7.227M vs exp 7.190M, tapi market tidak menganggapnya sebagai gangguan serius untuk ekspektasi penurunan suku bunga FED Oktober. Emas tetap naik setelah data dirilis meskipun sebelum itu sempat turun cepat karena profit taking dari 3871 hingga 3793.
The ‘Last Minute’
Secara resmi, Gedung Putih sudah mengumumkan bahwa aktivitas layanan dari kantor federal akan terhenti selama shutdown. Tapi Trump mengatakan semua tergantung pada kondisi Senat sampai menit terakhir (last minute call). Jika sampai menit terakhir tetap tidak mendapat kesepakatan, maka AS resmi shutdown untuk waktu yang tidak bisa ditentukan.
RUU Partai Demokrat AS untuk menghindari shutdown gagal disetujui di Senat karena ditentang Partai Republik. Hal ini terkait dengan keinginan Partai Demokrat untuk memperjuangkan subsidi perawatan kesehatan yang dipangkas oleh Trump beberapa bulan lalu. Dengan demikian sulit untuk mendapatkan kesepakatan untuk RUU anggaran yang diinginkan Trump melalui Partai Republik.
Ketua Senat Minoritas Schumer memerintahkan anggota Senat untuk kembali ke tempat masing-masing sehingga sangat minim kemungkinan untuk terhindar dari shutdown. Presiden Trump nampaknya sudah mempersiapkan dengan matang dan beberapa hari lalu Gedung Putih sudah menginstruksikan lembaga-lembaga federal untuk mendata tentang pegawai-pegawai yang mungkin terkena PHK massal permanen atau yang beberapa yang hanya terkena status dirumahkan sementara, dan beberapa lembaga esensial yang tetap harus bekerja tapi tanpa menerima gaji.
Trump menyebut bahwa shutdown akan memunculkan banyak hal baik. Selain banyak pemecatan, tentunya pasar mencerna bahwa memang ini yang diinginkan Trump. Dengan potensi layoff dari shutdown, maka pasar tenaga kerja AS semakin memburuk dan itu berarti sinyal untuk FED segera bertindak lebih agresif dengan suku bunga.

Fokus Malam Ini
Breaking News : Per jam 11.00 WIB AS resmi shutdown. Ini akan menjadi penutupan pemerintah AS pertama sejak 2019. Kendala yang berpotensi terjadi dalam waktu dekat bukan tentang ekonomi, tapi lebih ke aspek operasional. Hal ini membuat data AS beberapa hari ke depan menjadi tidak pasti, bahkan bisa lebih lama.
Ini berarti kita tidak akan mendapatkan data Non Farm Payrolls di hari Jumat, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan di hari Kamis, dan juga data-data yang dikeluarkan oleh lembaga survei resmi pemerintah seperti ISM, CPI dan lainnya. Sedangkan data PMI terdapat 2 versi, yaitu : versi S&P Global (swasta) dan juga versi pemerintah (ISM). Semua laporan data yang dirilis pemerintah tidak akan didapatkan dalam beberapa waktu ke depan (tergantung lamanya shutdown). Sedangkan semua data yang dirilis lembaga survei swasta seperti PMI versi S&P Global kemungkinan tetap dirilis.
Ini berarti data ADP nanti malam jam 19.15 WIB tetap akan dirilis dan menjadi fokus utama di luar kondisi shutdown. Data yang lebih rendah akan membuat emas berpeluang lanjutkan kenaikan. Sebaliknya data yang lebih tinggi berpotensi membuat emas terkoreksi turun. Meski demikian, jika shutdown berkepanjangan, maka penurunan tetap terbatas sehingga pantulan naik akan kembali dimanfaatkan sebagai kesempatan buy.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, meskipun sempat terjadi penurunan cepat sampai 3793 pasca rekor tertinggi 3871. Namun penurunan pun langsung tercover dengan rebound yang cepat sampai penutupan di 3858, tidak terlalu jauh dari puncak hari itu. Bahkan pagi ini rekor tertinggi berubah di 3875, menandakan bahwa sentiment pasar saat ini masih cenderung bullish.
Secara teknis, kenaikan tetap terbuka terutama jika 3872 sebagai resistance sebelumnya berhasil ditembus. Meski tertinggi saat ini sementara waktu ada di 3875, tapi secara harian belum resmi dikatakan tembus mengingat pasar Asia baru saja dimulai, dan masih ada sesi malam hari hingga penutupan. Proyeksi berikutnya secara harian tidak ada resistance selain 4035 (FE 100% Daily). Namun, TF kecil menunjukkan beberapa resistance di zona 3905, 3946 dan 3956. Sebaliknya, support berada di 3858 (closing 30 Sept 2025), 3833 (high 29 Sep 2025), dan terjauh 3793 (low 30 Sep 2025).

Di H4, masih dalam naungan pola ascending broadening wedge yang mendominasi. Penurunan cepat di sore hari meskipun tidak terduga, tapi secara teknis masih dalam area yang kita tandai. Zona merah saat itu di 3798-3805 terbukti tetap efektif meski sempat sentuh terendah 3793, tapi closing price setelah turun berada di 3798, tepat di zona merah. Pergerakan berikutnya kembali naik, dan bullish mendominasi di sisa sesi perdagangan tadi malam sampai akhirnya ditutup di 3858, meski sempat tersendat di kisaran 3800-3810.
FE 61.8% di 3872 bisa dianggap masih efektif karena kenaikan kemarin dan pagi ini masih berada di kisaran zona tersebut, meskipun high pagi ini tercatat di 3875 (rekor tertinggi baru untuk sementara waktu). Jika mengikuti pola ascending broadening wedge, maka target potensialnya adalah 3904/3905. Ini berarti butuh penembusan di atas 3872/3875 dan sepertinya akan relatif mudah secara teori karena pasar saat ini masih cemas dengan potensi shutdown.
Deadline jam 00.00 waktu Washington, atau jam 11.00 WIB hanya menunggu waktu. Gedung Putih sendiri sudah mendeklarasikan secara resmi bahwa pemerintah federal bersiap untuk shutdown, tapi Trump menyebut semua akan bergantung pada Senat sampai menit terakhir.
Proyeksi berikutnya (jika shutdown konfirm) akan melirik area FE 100% 4023. Namun di TF lebih kecil (H1) kita masih akan menemukan beberapa resistance di atas 3904, yaitu 3946 dan 3956. Dan jika keduanya juga tembus, maka zona 4000 bukan lagi “impossible”, justru menjadi “very possible”. Swing low terdekat diperkirakan zona abu-abu di kisaran 3829-3839 bisa menjadi alternatif untuk zona buy. Sedangkan zona merah 3798-3805 tidak lagi disarankan karena berpotensi ditembus. Namun, zona biru 3764-3783 bisa kembali dipertimbangkan untuk buy.
Sebaliknya, jika di menit-menit terakhir Senat AS umumkan kesepakatan (baik extend jangka pendek untuk memberikan waktu bagi mereka voting kembali, atau kesepakatan formal secara total terhadap RUU anggaran), maka waspadai pembalikan turun cepat yang bisa terjadi, mirip dengan yang terjadi sore/malam kemarin. Sell bisa dilakukan, tapi dengan target yang singkat mengingat pasar akan tetap kembali dengan data ekonomi, dan fokus ke ADP nanti malam. Support 3820 mungkin ditembus dan zona 3793 level terendah kemarin juga berpeluang dilewati. Di sisi lain, medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3670-3700 secara bertahap ataupun sekaligus, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 3859.60, dengan high di 3875.25 dan low 3854.36. Secara teknis, area abu-abu di kisaran 3808-3821 adalah area yang diharapkan menjadi swing low terjauh jika terjadi swing low lebih dulu saat shutdown diumumkan terjadi secara resmi jam 11.00 WIB. Namun, area merah 3859-3862 dan kuning 3847-3854 adalah target swing low terdekat yang dianggap proporsional jika diasumsikan bahwa pengumuman shutdown hanya sebabkan swing low turun terbatas.
Sedangkan area biru kemungkinan alternatif terakhir untuk kembali buy jika profit taking cepat seperti tadi malam terulang, kemudian berbalik naik karena shutdown resmi terjadi. Namun, tidak diharapkan muncul zona ini dalam waktu dekat. Proyeksi kenaikan terdekat 3904/3905, dan 3946-3956.
Sebaliknya, skenario koreksi tajam diperkirakan bisa terjadi jika shutdown berhasil dihindari di menit-menit terakhir. Emas berpeluang turun cepat dan zona biru juga kemungkinan ditembus. Pada skenario seperti ini, SELL lebih diutamakan, meskipun dengan target pendek mengingat pasar akan kembali fokus dengan ADP dan ISM manufacture nanti malam.
Secara umum buy on dip lebih relevan untuk saat ini di kondisi ancaman shutdown yang timbulkan ketidakpastian, ataupun jika tidak terjadi shutdown karena ekspektasi penurunan suku bunga menjadi prioritas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3853.00 – 3854.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3867.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3872.00,
Target terdekat 3882, terjauh 3900, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3847.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3845.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus (jika AS terhindar dari shutdown)
Entry : 3792.00 – 3794.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3806.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3786.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3786)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.17000– 1.17200 Target : 1) 1.17800 2) 1.18400 SL : 1.16400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.17600 - Switch to SELL jika tembus 1.16400 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.34000– 1.34200 Target : 1) 1.34800 2) 1.35400 SL : 1.33400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34900 - Switch to SELL jika tembus 1.33200 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 148.200 – 148.400 Target : 1) 147.600 2) 147.000 SL : 149.000 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.600 - Switch to BUY jika tembus 149.500 atau jika AS tidak jadi shutdown |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3853.00 – 3855.00 Target : 1) 3861.00 2) 3867.00 SL : 3847 (ideal 3-5 points di bawah 3845) Alternatif : - Switch to SELL jika tembus 3788 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3872 - Opsi buy : 3808-3821 (abu), 3788-3792 (biru) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun lanjut turun, demikian juga dolar AS yang kembali melemah. Keduanya menjadi faktor utama yang berperan atas kenaikan emas lebih lanjut setelah berhasil tembus $3800/oz. Rekor bahkan berlanjut di pagi ini saat artikel ditulis di level 3867, beberapa poin yang cukup dekat dengan $3900. Mengingat kenaikan harian yang fantastis dalam 1 bulan terakhir, maka rasanya cukup mudah untuk emas sentuh 3900 hanya dengan selisih $30 dari tertinggi saat ini.
Emas menolak turun meski data ekonomi AS tadi malam dirilis lebih baik dari ekspektasi. Pending home sales melonjak 4.0% m/m setelah bulan sebelumnya tercatat -0.3%. Bahkan angka ini lebih tinggi dibanding ekspektasi 0.2%.
Drama Politik Sampai Menit Terakhir
Dalam sejarah AS sejak 1980, shutdown tercatat kurang lebih terjadi sebanyak 21 kali, dengan beberapa periode 80-an menunjukkan shutdown relatif singkat 1-4 hari, sedangkan yang terlama dalam sejarah tercatat di periode Trump jilid pertama, di tahun 2018-2019. Saat itu shutdown terjadi selama 35 hari akibat perbedaan pandangan tentang perbatasan.
Terlepas dari rekor “terlama”, di era Trump juga tercatat ada shutdown “tersingkat” dengan 1 hari atau bahkan hanya beberapa jam saja masalah anggaran tersebut diselesaikan. Ini sama dengan yang pernah terjadi di periode 1984 ataupun 1986.
Pasar saat ini menantikan dengan cemas kemungkinan terulangnya peristiwa 2018-2019, meskipun tidak sedikit juga dari mereka yang optimis bahwa drama politik ini akan tetap selesai di menit-menit terakhir seperti yang sudah-sudah. Itu sebabnya tidak terlihat kecemasan berlebihan di pasar ekuitas AS meskipun ancaman shutdown semakin dekat.
Di sisi lain, kabar buruk untuk kali ini adalah bahwa perbedaan pandangan (atau mungkin lebih tepat disebut perbedaan kepentingan) kali ini cukup lebar. Hal itu diakui Pemimpin Senat Minoritas Schumer. Setelah bertemu Trump, dia mengakui bahwa terdapat perbedaan yang cukup besar di antara kedua partai. Schumer menyerahkan keputusan tentang government shutdown tersebut ke Partai Republik dan pembuat keputusan adalah Trump.
Partai Republik menguasai kedua kamar Kongres, namun mereka tidak memiliki 60 suara di Senat yang diperlukan untuk mengesahkan rancangan undang-undang anggaran secara mandiri.
Partai Demokrat memanfaatkan posisi ini untuk memblokir usulan Partai Republik. Mereka menuntut perpanjangan kredit pajak yang menurunkan biaya asuransi, pembatalan pemotongan Medicaid era Trump, dan menentang rencana pemotongan anggaran CDC dan NIH. Meskipun Dewan Perwakilan Rakyat telah mengesahkan langkah pendanaan sementara, rancangan undang-undang tersebut masih tertahan di Senat, sehingga risiko penutupan pemerintah tetap ada.
Bagi pasar, risiko jangka pendek dari potensi shutdown ini adalah berkurangnya data pemerintah AS yang dirilis. Data seperti NFP di hari Jumat kemungkinan juga tidak akan dirilis. Hal ini berarti FOMC berisiko mengambil keputusan tanpa memiliki data yang memadai di pertemuan Oktober, dan ini menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang merembet sehingga emas akan kembali dilirik sebagai safe haven.

Fokus Malam Ini
Terlepas dari keputusan di menit terakhir jelang deadline terkait RUU Anggaran untuk menghindari shutdown, pasar juga akan meninjau lebih dulu data JOLTS Job openings nanti malam di jam 21.00 WIB. Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, emas kemungkinan terkoreksi lebih dulu, meskipun diperkirakan terbatas karena ancaman shutdown masih membayangi sampai menit-menit terakhir jelang deadline. Sebaliknya, jika data dirilis lebih lemah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikannya.
Ada kecenderungan bahwa emas bisa saja melanjutkan tren naiknya sepanjang minggu ini, dan koreksi turun ataupun profit taking baru terjadi pasca data NFP di hari Jumat. Atau skenario yang paling bullish adalah “sama sekali tidak terjadi penurunan besar di minggu ini”.
Sebaliknya, emas berpeluang koreksi cepat dan tajam jika data-data ekonomi AS memberi kejutan naik “jauh melebihi ekspektasi”.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish dengan candle putih panjang menandakan kenaikan yang masih cukup kuat. Hal itu terbukti pagi ini emas kembali cetak rekor tertinggi baru 3867, memperpanjang kenaikan impresif yang dicatatnya sejak 22 Agustus 2025 dari level terendah 3320. Kondisi ini tentunya semakin membuka peluang untuk sentuh 3900 lebih cepat dari yang diperkirakan mayoritas Analis.
Secara teknis, kenaikan masih tetap terbuka dengan area 3872 sebagai resistance terdekat, diikuti dengan 3905. Sedangkan support harian kali ini akan berada di zona 3800, 3791 dan 3783. Penurunan ekstrim belum terlihat, tapi trader wajib waspada jika sewaktu-waktu terjadi koreksi tajam yang cepat dan mengancam area 3750. Ini bisa terjadi jika Senat AS umumkan jadwal voting sebagai satu harapan untuk terhindarnya government shutdown. Tapi penentunya adalah kesepakatan antara 2 partai di dalam Senat untuk RUU Anggaran Pendanaan Pemerintah. Jika sampai 1 Oktober jam 12 A.M Waktu Washington (atau 1 Oktober jam 11.00 WIB) belum ada kesepakatan, maka shutdown resmi terjadi.

Di H4, pola ascending broadening wedge benar-benar dominan. Kenaikan berlanjut setelah swing low terakhir kemarin tertahan di 3763, dan sampai penutupan sesi perdagangan hari Senin, sama sekali tidak pernah ada penurunan kembali di bawah zona tersebut. Bahkan setelah tembus $3800-an dengan high saat itu tercatat di $3832 pun emas hanya sempat swing low ke 3805, dan setelah itu naik sampai penutupan.
FE 61.8% berada di 3872 dan sepertinya hanya sedikit lagi untuk ditembus mengingat high saat ni tercatat di 3867. Sedangkan target dari pola ascending broadening wedge diperkirakan berada di 3904/3905. Ini berarti jika area 3872 ditembus, dan data JOLTS job openings nanti malam relatif lebih lemah dari ekspektasi, sangat mungkin untuk mendorong harga lanjutkan kenaikannya dan rekor terbaru tembus 3900.
Di sisi lain, jika nanti malam muncul pengumuman menit-menit terakhir tentang kesepakatan pendanaan pemerintah untuk hindari shutdown, maka emas sangat mungkin turun cepat, dan saat itulah kita akan melihat kemungkinan penurunan tajam yang cepat untuk koreksi WAVE 4 yang ditunggu-tunggu. Sebagai catatan bahwa saat ini kita masih berada di jalur WAVE 3 dari tren utama yang diperpanjang.
Jika kabar tersebut muncul (tentang extend waktu untuk bahas RUU Anggaran, atau tentang kesepakatan tercapai untuk RUU Anggaran sehingga shutdown bisa dihindari), maka segera switch strategi menjadi SELL. Meski target koreksi diperkirakan bisa lebih rendah dari 3820, tapi sebaiknya jangan menahan posisi sell terlalu lama karena kita tetap di jalur bullish utama emas yang didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga FED bulan Oktober. Perlu diingat bahwa jika pun AS terhindar dari shutdown di menit-menit terakhir, pasar akan langsung beralih ke data ekonomi. Di sisi lain, medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3670-3700 secara bertahap ataupun sekaligus, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3865.67, dengan high di 3867.16 dan low 3825.26. Harga terus merayap naik nyaris tanpa jeda koreksi yang tajam, menandakan kekuatan bullish yang masih terlalu tangguh. Namun saat ini bisa dibilang bahwa harga mulai sentuh resistance FE 100% 3865.40 (warna hijau, ekspansion dari wave terpendek seperti pada gambar). Proyeksi berikutnya adalah 3872, 3904 dan 3946-3956 (FE 161.8% dari masing-masing tren pendek dan tren utama).
Jika koreksi turun terjadi, maka idealnya zona merah 3806-3819 menjadi area koreksi terdekat dan bisa dipertimbangkan sebagai zona buy utama dengan asumsi high tertahan di 3672 yang berarti range harian sudah catatkan sekitar $50. Maka tidak diharapkan terjadi penurunan terlalu dalam. Sedangkan area kuning 3799-3801 adalah alternatif lain jika diasumsikan penurunan exten sedikit lebih rendah. Kedua area tersebut diasumsikan jika belum terjadi kesepakatan apapun untuk mencegah shutdown, dan data JOLTS sedikit lebih baik dari ekspektasi sehingga koreksi hanya berlangsung singkat dan terbatas.
Sebaliknya, skenario koreksi tajam diperkirakan bisa terjadi jika di malam hari, atau sampai menit-menit terakhir jelang deadline, Kongres AS mencapai kesepakatan untuk voting dan meloloskan RUU Anggaran sehingga AS terhindar dari Shutdown. Jika ini yang terjadi, sell bisa dilakukan, dan proyeksi penurunan kemungkinan berlanjut sampai zona biru, kisaran 3757-3761, area yang diketahui sebagai titik awal sebelum terjadinya kenaikan akibat kekhawatiran shutdown. Tapi sebaiknya exit sebelum zona tersebut muncul karena di sisi lain kita juga memiliki alasan kuat untuk emas tetap di jalur kenaikan, yaitu ekspektasi penurunan suku bunga Oktober. Pasar akan kembali fokus dengan data ekonomi jika shutdown terhindarkan sehingga medium term demand kuat kemungkinan muncul kembali saat harga turun cepat ke zona 3757-3761 tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (updated)
Entry: 3842.00 – 3844.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3856.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3872.00,
Target terdekat 3880, terjauh 3905, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3836.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3835.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus (jika AS terhindar dari shutdown)
Entry : 3820.00 – 3822.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3808.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3828.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3827)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.17300– 1.17500 Target : 1) 1.16700 2) 1.16100 SL : 1.18300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.16800 - Switch to BUY jika tembus 1.18500 atau gagal tembus 1.16400 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.34500– 1.34700 Target : 1) 1.33900 2) 1.33300 SL : 1.35300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33700 - Switch to BUY jika tembus 1.35500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 148.800 – 149.000 Target : 1) 148.200 2) 147.600 SL : 149.600 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.400 - Switch to BUY jika tembus 150.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3794.00 – 3796.00 Target : 1) 3802.00 2) 3808.00 SL : 3788 (ideal 3-5 points di bawah 3788) Alternatif : - Switch to SELL jika tembus 3785 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3845 - Opsi buy : 3806-3819 (merah), 3799-3801 (kuning), 3757-3761 (biru) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Sesuai perkiraan, imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan USD di hari Jumat mulai turun setelah teknikal menunjukkan indikasi kenaikan yang mendekati resistance sehingga kembali ke jalur penurunan sebelumnya. Hal ini dipicu oleh data PCE AS yang dirilis sesuai ekspektasi sehingga mencerminkan inflasi yang relatif stabil dan tidak setinggi yang dikhawatirkan pasar.
Data core PCE dirilis 2.9% y/y, sesuai ekspektasi, dan PCE utama naik tipis dari 2.6% menjadi 2.7% y/y sesuai ekspektasi. Sedangkan basis bulanan core PCE tetap di 0.2% m/m dan PCE utama berada di 0.3%, sesuai ekspektasi, naik tipis dari sebelumnya 0.2% m/m.
Data tersebut membuat kecemasan pasar terkait inflasi mereda. PCE sendiri merupakan indikator inflasi yang lebih disukai FED sehingga sering disebut akan menentukan sikap kebijakan FED, sedangkan inflasi CPI biasanya lebih direspon pasar, tapi juga tetap dipertimbangkan sebagai faktor data pendukung.
Geopolitik dan Risiko Shutdown
Dalam hal fundamental, kami mencatat setidaknya ada 3 faktor yang membuat kenapa emas begitu kokoh di sesi perdagangan hari Jumat sampai pagi ini sehingga kembali cetak rekor tertinggi baru mendekati $ 3800/oz.
Yang pertama datang dari geopolitik. Pasar mencium tanda-tanda eskalasi yang meningkat antara Rusia dan Ukraina. Hal tersebut ditandai dengan laporan bahwa AS kemungkinan bisa mengizinkan serangan yang lebih intensif terhadap infrastruktur energi Rusia. Trump mengatakan kepada Zelensky bahwa AS bersedia untuk mengakhiri pembatasan terhadap serangan jarak jauh Ukraina ke Rusia. Zelinsky pada kesempatan di sela-sela pertemuan PBB meminta Trump untuk menambah pengiriman rudal Tomahawk yang dikenal memiliki daya jelajah jarak jauh. Sampai artikel ditulis hari ini, belum ada informasi lebih lanjut apakah terwujud atau tidak, tapi trader patut waspada dalam waktu dekat!
Yang kedua datang dari internal AS, tentang pendanaan pemerintahan AS. Sampai saat ini Kongres belum mencapai kesepakatan sehingga Gedung Putih sempat keluarkan peringatan kepada lembaga-lembaga di bawah pemerintahan Federal untuk menyiapkan skema PHK. Ada kekhawatiran risiko Government Shutdown jika sampai akhir September tidak ditemukan kesepakatan. Trump hari ini diagendakan bertemu dengan para pemimpin Senat untuk bahas pendanaan.
Yang ketiga datang dari tarif yang kembali diumumkan Trump di hari Jumat. Trump menyebut akan berlakukan tarif 100% untuk obat-obatan terkenal, lalu tarif lainnya untuk furniture dan juga alat rumah tangga lainnya, dan terbaru adalah elektronik. Semuanya akan diberlakukan per 1 Oktober 2025. Hal ini memicu ketegangan baru tentang perang dagang.

Fokus Minggu Ini
Risiko Government Shutdown, geopolitik, tarif dan data pekerjaan AS adalah beberapa hal pokok yang kemungkinan dicermati pasar minggu ini. Tambahan lainnya datang dari pemilu Jepang yang akan mencapai puncaknya di hari Sabtu, 4 Oktober 2025. Namun fokus utama kemungkinan tertuju pada semua hal tentang AS (data pekerjaan) dan juga geopolitik.
Khusus shutdown, riwayat menunjukkan sedikit sekali peluang untuk terjadinya shutdown. Tapi sejarah juga menunjukkan saat shutdown, emas cenderung naik karena kecemasan tentang ketidakstabilan ekonomi. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa hal ini cepat berlalu dan dampaknya terbatas. Bahkan jika dalam detik-detik terakhir terjadi kesepakatan pendanaan, ataupun bahkan sepakat untuk pendanaan sementara, maka minat safe haven cenderung reda dan emas kembali ke titik awal sebelum kecemasan tersebut menguat.
Demikian juga geopolitik. Selama tidak terjadi eskalasi yang terbukti dalam waktu dekat, maka kekhawatiran risiko geopolitik diperkirakan relatif cepat mereda. Dan itu berarti pasar akan kembali mencermati faktor penggerak utama, yaitu data pekerjaan AS dengan fokus utama adalah ADP di hari Rabu dan NFP di hari Jumat.
Ada kecenderungan bahwa emas bisa saja melanjutkan tren naiknya sepanjang minggu ini, dan koreksi turun ataupun profit taking baru terjadi pasca data NFP di hari Jumat. Atau skenario yang paling bullish adalah “sama sekali tidak terjadi penurunan besar di minggu ini”.
Sebaliknya, emas berpeluang koreksi cepat dan tajam jika data-data ekonomi AS memberi kejutan naik “jauh melebihi ekspektasi”.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily berhasil ditutup bullish setelah data PCE AS dirilis “sesuai ekspektasi” 2.9% y/y yang menandakan inflasi relatif terkendali untuk saat ini sehingga meredam kekhawatiran pasar tentang kenaikan inflasi, sekaligus kembali mendorong ekspektasi penurunan suku bunga FED bulan Oktober.
Level tertinggi Jumat sentuh 3783 pasca data tersebut. Pagi ini harga lanjut naik ciptakan rekor tertinggi baru 3799 untuk sementara waktu per jam 10.15 WIB. Semakin dekat dengan 3800, bahkan proyeksi terdekat 3824 berdasarkan proyeksi terdekat (Fibonacci expansion) H1. Support daily kini berdekatan di kisaran 3734 (low Jumat, 26 Sep 2025), 2722 (low 25 Sep 2025) dan 2717 (low 24 Sep 2025). Sedangkan support terjauh berada di 3685 (low 22 Sep 2025) jika terjadi penurunan ekstrim dalam waktu dekat. Namun, saat ini kelihatannya sulit untuk mendapat penurunan terlampau jauh mengingat fundamental yang mendukung bullish emas masih terlalu kuat.

Di H4, kita masih melihat pola ascending broadening wedge sampai saat ini masih dominan. Hal tersebut ditandai penurunan Kamis dan Jumat selama 2 hari berturut-turut saat itu tetap tertahan di atas wedge, meskipun sempat sentuh 2717 dan 2722 yang lebih rendah. Secara hitungan, seharusnya area swing low semakin terbatas untuk saat ini, dan kenaikan berikutnya lanjut di atas 3790-an, dan potensi zona 3800-an mendominasi ke depan sampai data ekonomi menunjukkan kejutan “sangat kuat” atau “jauh melebihi ekspektasi” sehingga meredam ekspektasi penurunan suku bunga.
Proyeksi terjauh saat ini FE 61.8% H4 menunjukkan area 3872. Namun untuk mencapai level ini kemungkinan butuh pemicu besar dalam waktu dekat untuk mendorongnya mendekati atau bahkan sentuh 3872. Dalam hal data ekonomi, hanya ADP dan NFP yang lemah yang memungkinkan untuk mendorong ke area tersebut, dan itu berarti harus tunggu Rabu dan Jumat.
Di sisi lain, pemicu dalam waktu dekat bisa saja muncul dari kekhawatiran risiko Government Shutdown jika pembahasan pendanaan pemerintah tidak penuhi kesepakatan di akhir bulan, atau dampak geopolitik Rusia-Ukraina yang tiba-tiba dipicu serangan Ukraina ke fasilitas energi Rusia. Tapi yang jelas beberapa faktor fundamental saat ini cenderung mendukung untuk kenaikan emas lebih cepat tembus 3800-an.
Sebaliknya, kenaikan mungkin mereda jika risiko government shutdown terhindarkan, dan tidak terbukti geopolitik memanas dalam waktu dekat. Jika ini yang terjadi (terutama shutdown terhindarkan), maka SELL jangka pendek bisa dilakukan, dengan potensi koreksi turun diperkirakan melirik zona 3734 atau 3710 terjauh (zona biru ataupun abu pada grafik kemungkinan sasaran yang dilirik). Di sisi lain, medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3605-3615, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.35 WIB, harga berada di 3796.58, dengan high di 3799.33 dan low 3763.92. Zona merah 3757-3761 menjadi area koreksi terdekat dan bisa dipertimbangkan di zona buy utama, area kuning 3744-3752 area alternatif terdekat berikutnya. Sedangkan penurunan di bawah zona kuning berpotensi menekan emas sampai kisaran 3717-3722 atau terjauh zona biru di kisaran 3700-3708.
Kenaikan merupakan kelanjutan dari tren sebelumnya yang sempat mengalami koreksi dan area GOLDEN ZONE di FR 50% saat itu berhasil menahan dan terbukti trend berlanjut setelah naik di atas trendline merah 3750. Dengan demikian strategi utama adalah buy, di salah satu area koreksi yang ditandai tersebut, dan stop loss di bawah trendline support.
Kenaikan di atas FR 0% 3791 menandakan kelanjutan naik dengan Fibonacci Expansion (FE) 100% 3824 (ini merupakan expansion dari tren utama sebelumnya) atau FE 61.8% 3808 (dari tren pendek kenaikan terakhir). Sebaliknya, sell lebih tepat dilakukan jika terjadi penurunan di bawah 3740 (sebaiknya beberapa poin di bawah support, berarti saat tembus 3735/3738). Meskipun dengan catatan target penurunan diperkirakan masih relatif terbatas dengan area 3717-3722 atau maksimum 3700 (zona biru).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3754.00 – 3756.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3768.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3783.00,
Target terdekat 3791, terjauh 3805, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3748.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3748.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3700.00 – 3702.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3718.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3694.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3694)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



