Imbal hasil Treasury 10-tahun ditutup turun, demikian juga dengan dolar setelah data ekonomi AS kembali terlihat melemah. Hal ini sedikit berbalik setelah kabar Israel menyerang Iran pagi ini sehingga membuat dolar sedikit naik, tapi emas tetap naik sebagai safe haven di tengah tensi geopolitik yang meningkat.
Secara umum, jika tanpa kabar geopolitik, emas tetap naik setelah berhasil ditutup lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya. Data ekonomi AS sebagai katalis utama sampai penutupan sesi perdagangan tadi malam mendukung kenaikan emas. Klaim pengangguran mingguan dirilis lebih tinggi untuk minggu ketiga berturut-turut, dikombinasikan dengan angka PPI yang juga lebih rendah dari perkiraan m/m.
Dolar Tetap Melemah Meski Tanpa Geopolitik!
Aksi jual dolar tidak sebatas data ekonomi AS yang lemah saja, tapi tanda-tanda tersebut sudah muncul sejak ada indikasi bahwa AS dan Iran kemungkinan akan tetap sulit mencapai kesepakatan nuklir karena Iran yang tetap bersikukuh akan melakukan pengayaan uranium. Hal itu disampaikan Trump beberapa hari lalu yang ragu atas kemungkinan tercapainya kesepakatan di pertemuan putaran 6 yang baru akan dilakukan hari Minggu.
Ditambah dengan hasil pertemuan AS-China yang bagi pasar dianggap tidak buruk, tapi cenderung mengecewakan karena pertemuan 2 hari di awal pekan ini hanya menghasilkan kesepakatan untuk menjalankan apa yang disepakati di Jenewa di pertemuan sebelumnya, sehingga posisi tersebut menguntungkan emas sebagai safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi akibat tarif.
Secara keseluruhan, pelemahan dolar AS juga didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi di semua term waktu.

Laporan Inflasi AS (CPI dan PPI) semakin menunjukkan bahwa inflasi jasa berada penurunan terbaiknya dalam 4 bulan terakhir, bahkan tercatat inflasi CPI sebagai penurunan terendah dalam hampir 4 tahun sejak 2021. Hal ini memperkuat argumen untuk pemangkasan suku bunga Fed lebih lanjut di tahun ini. Didukung juga dengan laporan pasar tenaga kerja yang melonggar meski tetap solid.
Tentang tarif, Trump mengatakan bahwa dirinya akan mengumumkan tarif unilateral dalam 1-2 minggu ke depan. Belum diketahui apakah ini terkait dengan ultimatum bagi mitra dagang yang belum melakukan negosiasi, atau pengunduran waktu deadline seperti yang diungkap Scott Bessent di depan Parlemen AS kemarin.
Semakin lama dimundurkan, maka semakin lama juga ekonomi dibayangi ketidakpastian, dan pasar tidak suka dengan ketidakpastian. Itu sebabnya safe haven emas bergerak naik.
Faktor geopolitik. Meskipun pertemuan AS dan Iran baru akan terjadi di akhir pekan, tapi Trump mengatakan dirinya ragu akan tercapai kesepakatan. Hal ini memicu rencana serangan Israel ke Iran yang menargetkan fasilitas nuklir Iran. Tanda-tanda tersebut sudah mulai muncul sejak 2 hari terakhir dan tadi malam, sehingga AS memutuskan untuk mengevakuasi warganya yang ada di Irak dan Bahrain. Dan Israel resmi meluncurkan serangan ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran pagi ini dengan serangan udara dikabarkan menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC), Hossein Salami.
PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel menargetkan fasilitas utama pengayaan Uranium Iran di Natanz, yang merupakan bahan baku utama pembuatan senjata nuklir. Netanyahu juga mengatakan operasi tersebut akan terus berlanjut selama beberapa hari yang diperlukan. Israel juga menargetkan para ilmuwan nuklir terkemuka Iran yang sedang mengerjakan bom Iran.
Dan kabar terbaru dari ECB menyebutkan bahwa bank sentral terus lanjutkan mengakumulasikan pembelian emas dengan jumlah yang semakin meningkat.
Yang perlu dicatat adalah bahwa jika geopolitik mereda, emas masih didukung oleh 3 poin lain yang membuatnya tetap naik sehingga redanya geopolitik hanya akan membuat emas turun terkoreksi cepat, tapi tidak membatalkan potensi kenaikan lebih lanjut emas. Geopolitik hanya membuat emas naik lebih cepat, bukan menjadi alur utama kenaikan.
Fokus Malam ini
AS akan merilis data consumer sentiment dan ekspektasi inflasi 1 dan 5 tahun dari University of Michigan. Sebenarnya data ini bukan penggerak utama, sehingga bisa cenderung diabaikan karena tidak berdampak signifikan.
Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, maka investor perlu mencermati lebih lanjut kondisi tersebut sampai akhir pekan. Iran dikabarkan sedang menyusun rencana serangan balasan, dan mengancam Israel dan AS sebagai sasarannya. Media-media Iran menyebut bahwa Iran akan mendeklarasikan perang terhadap Israel. Konflik dalam 48 jam kedepan akan menjadi penting bagi kelanjutan kenaikan. Tapi tetap bukan yang utama. Pertemuan AS-Iran di hari Minggu belum dikonfirmasi, apakah berlanjut atau batal akibat serangan ini. Jika konflik mereda, maka pasar akan fokus dengan suku bunga Fed yang akan diumumkan minggu depan, di pertemuan FOMC 17-18 Juni 2025.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, menandakan peluang bullish yang tetap dominan secara teknis. Resistance 3375 pun berhasil dilewati, dan harga ditutup di 3386, di atas resistance 3375 yang ditandai. Secara umum kenaikan saat ini di sesi Asia juga berhasil lewati area 3434.52 yang merupakan high 6 Mei 2025. Artinya secara teknis bullish seharusnya berpeluang berlanjut lebih tinggi.
Resistance berikutnya melirik 3500 sebagai all time high yang sempat dicapai 22 April 2025. Kami tidak melihat resistance setelah 3434. Secara teori berarti peluang kenaikan relatif lebih cepat dan potensial untuk langsung melirik 3500. Tapi jika geopolitik reda, maka emas berpeluang turun terkoreksi dengan cepat, dengan perkiraan 3380 area saat pembukaan sesi pagi ini sebelum kabar serangan Israel ke Iran muncul.

Di H4, harga lanjut bergerak naik pagi ini dengan kenaikan yang cepat, tembus 3400, dan bahkan sudah sentuh 3444 saat artikel ditulis pagi ini. Secara teknis, kenaikan ini memang seharusnya sudah terjadi beberapa waktu lalu, tapi karena pertemuan AS-China di awal pekan, maka koreksi turun terjadi lebih dulu.
Teknikal menunjukkan pola bullish flag yang sudah terkonfirmasi sejak penembusan 3325 per 2 Juni 2025. Dan pola bullish flag mengisyaratkan trend naik setinggi impulse kenaikan panjang sehingga peluang lanjutan diharapkan bertahap. Kondisi geopolitik secara tidak langsung mempercepat target kenaikan, bukan menjadi alasan utama naik. Jika tanpa geopolitik, emas secara teknis memang sudah seharusnya naik berdasarkan target dari bullish flag, tapi tanpa “bahan bakar” kecepatan naik relatif lambat dan bertahap.
Resistance 3375 dan 3403 berhasil ditembus sehingga secara teori, peluang kenaikan berlanjut ke 3434 dan 3500 seperti ulasan sebelumnya. Dan geopolitik yang memanas saat ini menjadikan emas berpeluang dekati 3500 lebih cepat dari perkiraan.
Sebaliknya, jika geopolitik mereda dalam beberapa jam ke depan, maka emas berpotensi terkoreksi turun dengan cepat. Jika ini terjadi, maka waspadai harga kembali ke titik awal sejauh 3379-3385, area yang sempat terjadi di awal pembukaan. Anda bisa lakukan sell untuk sementara waktu, tapi bukan untuk menahan sell karena trend utama emas adalah bullish, didukung oleh pola bullish flag yang mendominasi saat ini.
Namun penurunan tidak diharapkan berlanjut lebih jauh. Target swing low normal (jika diasumsikan tanpa geopolitik) seharusnya berada di area orange, kisaran 3323-3355, sehingga strong demand seharusnya muncul di zona tersebut.
Waspadai di akhir pekan! Selama geopolitik masih membayangi, maka peluang gap terjadi di pembukaan hari Senin sehingga sebaiknya menghindari kemungkinan terburuk!

Per jam 09.45 WIB, harga berada di 3377.10, dengan high di 3377.72 dan low 3355.94, dan sejauh ini harga terus bertahan di resistance 3375 sejak berhasil tembus resistance 3349 yang merupakan resistance kuat dalam beberapa hari terakhir.
Secara teknis, pola pergerakan mulai mendorong ke atas, dan ini berarti area “kotak atas” kisaran 3332-3400 mewakili area bullish yang lebih baik. Sejak naik bertahap di atas 3332, emas sempat beberapa kali mengalami rejection dan kembali di bawah 3332. Namun penurunan tidak terlihat lebih rendah, melainkan selalu lebih tinggi dan akhirnya bertahan dan lanjut tembus 3345-3349.
Pola yang sempat dicurigai sebagai bearish flag pun hanya sempat turun tadi malam hingga 3319, tapi berbalik naik dengan kuat hingga tembus 3360. Dan pagi ini dibuka gap up dan lanjut naik. Meski sempat koreksi di pagi hari hingga 3355, tapi kemudian berhasil naik dan lanjut berhadapan dengan resistance 3375.
Secara umum, jika resistance 3375 berhasil ditembus, maka kenaikan berpeluang berlanjut dengan potensi terdekat 3385 dan 3403 sebagai target potensial. Dan jika data PPI AS malam hari lebih lemah dari ekspektasi, maka peluang kenaikan semakin terbuka lebar. Opsi buy bisa dilakukan di 3345-3349 yang sebelumnya berperan sebagai resistance, atau jika terjadi penembusan dan bertahan di atas 3375.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah 3340, maka penurunan diperkirakan akan menandakan koreksi jangka pendek hingga kisaran support 3319-3325, area yang diperkirakan sebagai support kuat untuk saat ini (mengacu pada penurunan tadi malam yang tertahan di 3319). Artinya, Anda hanya punya kesempatan sell jangka pendek dengan target terbatas. Sedangkan reversal bearish dianggap baru akan lebih kuat jika mampu turun di bawah 3293.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3413.00 – 3415.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3427.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3448.00,
Target terdekat 3455, terjauh 3470, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3407.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3405.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3373.00 – 3375.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3337.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3367.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3365)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.15400– 1.15600 Target : 1) 1.14800 2) 1.14200 SL : 1.16200 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15000 Switch to BUY jika tembus 1.16500 atau gagal tembus 1.14000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.35600– 1.35800 Target : 1) 1.35000 2) 1.34400 SL : 1.36400 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.35300 Switch to BUY jika tembus 1.36300 atau jika geopolitik mereda |


| Suggest : SELL on Rally Area : 143.500 – 143.700 Target : 1) 142.900 2) 142.300 SL : 144.300 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 145.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3373.00 – 3375.00 Target : 1) 3381.00 2) 3387.00 SL : 3367 (ideal 3-5 points di bawah 3368.00) Alternatif : Alternatif BUY : 3415, 3403 Opsi area buy : 3360-3365, 3319-3325 (lower risk) Geopolitik kemungkinan dominan 48 jam ke depan! |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury 10-tahun ditutup turun, sedangkan dolar sedikit lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya. Namun, keduanya tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan saat pertemuan AS-China hari kedua selesai di malam hari. Hal ini yang membuat emas pun turun terbatas dari 3349 ke 3319, dan bertahan di atas 3320-an sampai penutupan.
Satu-satunya sinyal (meskipun datang terlambat) adalah dari Howard Lutnick, Menteri Perdagangan AS yang mengatakan bahwa dirinya optimis tentang pembicaraan hari kedua. Namun, pasar keuangan sepertinya kurang terkesan dengan pernyataan sepihak tersebut.
Kurang Detail, Investor Ragu Sikapi Pertemuan
Sebagai pengingat, sebelum pertemuan, Trump mengatakan bahwa berurusan dengan China tidak mudah, tapi AS melakukannya dengan baik. Trump juga memberi keleluasaan bagi negosiator AS untuk mencabut kendali ekspor atas China seperti yang dikutip WSJ. Hal ini tentunya dengan imbalan bahwa China juga akan mencabut kontrol ekspor mineral tanah jarang (rare earth minerals).
Poin-poin tersebut nampaknya tidak begitu jelas apa yang disepakati dari pertemuan. Lutnick hanya mengatakan bahwa kedua pihak mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengimplementasikan konsensus Jenewa tentang pemotongan tarif total 115% masing-masing pihak. Sedangkan pihak China dikutip dari Xinhua mengatakan bahwa kedua pihak mencapai kesepakatan “secara prinsip”, kalimat yang biasanya digunakan media maupun diplomat untuk mengindikasikan bahwa detailnya tidak sesuai harapan. Xinhua juga menulis bahwa pembicaraan berjalan “professional, rasional, mendalam dan candid”. Media China biasanya menggunakan kata “candid” saat terdapat ketidaksepakatan yang dipertimbangkan.
Lutnick menambahkan bahwa semuanya akan bergantung pada keputusan Trump untuk menyetujui atau tidak.

Seperti penjelasan kami di hari Senin dan Selasa, bahwa fokus pasar terbagi ke dalam 2 hal, yaitu pertemuan AS-China dan inflasi AS. Dan setelah pertemuan AS-China, maka pasar akan beralih dengan fokus utama berikutnya, yaitu data inflasi konsumen AS yang akan dirilis malam nanti.
Kesepakatan dengan negara lain juga akan menjadi catatan tambahan bagi sentimen pasar sepanjang minggu ini, tapi kemungkinan tidak akan sebesar dampak dari kesepakatan AS-China.
Kebijakan tarif memicu kekhawatiran kenaikan harga sehingga inflasi diperkirakan naik.Emas berpeluang turun jika inflasi tetap tinggi atau dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, karena meredam ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat dari Federal Reserve. Tapi sebaliknya, emas akan naik jika inflasi turun karena hal itu mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji, mirip spinning tops karena memiliki real body kecil di tengah, dengan tail atas dan bawah yang relatif imbang. Secara teori ini menandakan status pasar yang “wait and see” sampai ke event atau trigger berikutnya, yaitu data CPI.
Secara teknis, support 3293 terlihat belum ditembus kembali meski sempat terjadi penurunan di sesi Asia dan Eropa kemarin sampai 3301. Di malam hari bahkan emas naik hingga 3349, dan berakhir dengan penutupan di 3322 setelah pertemuan hari kedua AS-China yang relatif tidak terlalu detail mengungkap apa yang dicapai atau disepakati. Area resistance 3349 dan support 3293 akan tetap menjadi acuan ke depan, dan tren ditentukan dari mana yang lebih dulu ditembus antara kedua zona tersebut.

Di H4, harga masih bergerak di dalam zona orange 3303-3345 sehingga bisa dianggap area ini masih terlalu solid dan belum terlihat perubahan yang signifikan terhadap trend. Alur utama tetap mengacu pada bullish flag yang sudah ditembus sejak 2 Juni 2025, dan penurunan yang terjadi seminggu terakhir adalah pullback yang normal dari pola tersebut. Dengan demikian tren utama seharusnya cenderung naik, dan sejauh ini 3293 dianggap pullback optimal dari pola koreksi yang diperkirakan.
Alternatif lain dari koreksi tersebut (jika masih ada) akan melirik 3275 yang merupakan resistance terbaru dari flag, dan bertindak sebagai support kedua setelah 3293.
Secara umum, pandangan kami secara teknis masih sama. Bullish butuh dorongan dan perlu ada di atas 3345 untuk kembali mendominasi. Meski sempat naik ke 3349, tapi jelas kenaikan yang konsisten dan stabil di atas 3345 lebih dibutuhkan untuk membuat uptrend yang lebih kuat.
Sedangkan bearish juga diperkirakan masih membayangi, terutama akan lebih kuat jika harga turun di bawah zona orange atau minimal di bawah 3301 (low tadi malam). Jika tembus, maka target potensial adalah support 3293 (low 9 Juni 2025) atau 3275 (support 2).
Jika berhitung pada kasus pertemuan putaran pertama AS-China di 10-11 Mei, saat itu harga mengalami penurunan di hari Senin, 12 Mei 2025 sebesar $82 dari sejak dibuka gap down, sebagai reaksi dari hasil kesepakatan yang dicapai saat itu. Jika respon yang sama terjadi saat Trump memutuskan untuk mencabut larangan ekspor chip ke China dan Xi Jinping melonggarkan ekspor rare earth mineral ke AS, maka emas berpeluang melirik zona 32460-3267 (asumsi high bertahan di 3349 dan penurunan terjadi setelah pengumuman Trump).
SELL diperkenankan jika Trump mencabut larangan ekspor chip ke China, dengan target maksimal mendekati 3270, tapi exit segera karena dikhawatirkan support kuat mendorong kembali harga emas naik ke atas, termasuk juga jika CPI AS dirilis lebih lemah dari ekspektasi.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 3340.80, dengan high di 3341.19 dan low 3315.46, dan sejauh ini belum terlihat penembusan di bawah support 3300 maupun di atas resistance 3349.
Secara teknis, pola pergerakan masih sama dengan sebelumnya, dan kenaikan di 3349 mendapat rejection saat harga mencoba untuk menembus neckline dari pola yang dicurigai sebagai double bottom sebagai alternatif pola grafik selain bearish flag kemarin.
Secara umum, juga 2 area yang sebelumnya membagi pergerakan pada kotak atas dan kotak bawah tetap menjadi rujukan. Area pertama, adalah area atas, kisaran 3332-3402. Dan area kedua adalah area bawah, kisaran 3263-3332. Saat artikel ditulis pagi ini, harga untuk ketiga kalinya berada di kotak bagian atas, yaitu area di atas 3332, sehingga kemungkinan bullish relatif lebih kuat dibanding sebelumnya, meskipun secara teknis bullish diperkirakan baru akan lebih kuat jika mampu naik di atas 3349 (high kemarin).
Jika resistance 3349 berhasil ditembus, maka kenaikan berpeluang berlanjut dengan potensi terdekat 3355 dan 3363 sebagai target potensial. Dan jika data CPI AS malam hari lebih lemah dari ekspektasi, maka peluang kenaikan terbuka lebar. Namun area buy yang diperkirakan lebih baik diperkirakan akan berada di kisaran 3288-3293 atau terjauh 3268-3272 (bisa dilirik jika data CPI menekan lebih lanjut, atau Trump umumkan pencabutan larangan ekspor chip).
Sebaliknya, jika harga gagal tembus 3349, dan turun kembali hingga 3310, maka peluang sell jangka pendek kemungkinan bisa mendominasi, tapi dengan catatan perlu mewaspadai area 3293 sebagai support terdekat. Penurunan akan lebih dominan jika data CPI AS nanti malam dirilis lebih kuat dari ekspektasi, dan Trump umumkan pencabutan larangan ekspor chip yang memperkuat hasil pertemuan putaran 2 AS-China kemarin.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3293.00 – 3295.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3307.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3345.00,
Target terdekat 3352, terjauh 3365, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3287.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3287.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3250.00 – 3252.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3264.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3244.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3245)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury 10-tahun ditutup turun, dan dolar juga ditutup melemah karena belum ada hasil yang diumumkan dari pertemuan delegasi AS dan China di London kemarin. Emas pun sedikit bernafas setelah tertekan sampai 3293 di sesi Asia, dan berbalik naik di malam hari sampai 3338. Tapi secara keseluruhan emas belum beranjak naik lebih tinggi seiring sikap investor yang cenderung membatasi agresivitasnya.
Laporan ekspektasi inflasi konsumen 1 tahun dari NY Fed menunjukkan angka 3.2%, lebih rendah dari sebelumnya 3.6%. Sedangkan ekspektasi inflasi 3 tahun ke depan berada di 3.0%, lebih rendah dari sebelumnya 3.2%. Dan ekspektasi inflasi 5 tahun berada di 2.6% dibanding sebelumnya 2.7%. Ini menjadi pertanda baik untuk The Fed, meskipun untuk saat ini mayoritas pejabat Fed hampir sepakat bahwa Fed belum akan menurunkan suku bunga sampai ketidakpastian akibat tarif hilang atau memudar.
Hari Pertama Pertemuan Putaran 2 “Lancar”
Perwakilan Dagang AS dan China bertemu di London selama 6 jam lebih, dan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan bahwa pertemuan membuahkan hasil. Bahkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent menambahkan bahwa pembicaraan di hari pertama berjalan lancar.
Pertemuan berlanjut hari ke-2 yang akan dimulai di jam 10 pagi waktu London (sekitar jam 16.00 WIB). Dan diharapkan hasil kesepakatan akan tergambarkan setelah pertemuan dan kemungkinan respon market berlanjut beberapa jam setelah pertemuan (ekspektasi pertemuan paling lambat 6 jam seperti hari pertama, berarti kesimpulan dari pertemuan diharapkan di jam 22.00 WIB).
Sebelum pertemuan, Trump mengatakan bahwa berurusan dengan China tidak mudah, tapi AS melakukannya dengan baik. Trump juga memberi keleluasaan bagi negosiator AS untuk mencabut kendali ekspor atas China seperti yang dikutip WSJ. Hal ini tentunya dengan imbalan bahwa China juga akan mencabut kontrol ekspor mineral tanah jarang (rare earth minerals).
Poin-poin penting yang ditargetkan China yang tidak pernah diumumkan secara terbuka oleh pemerintah, mencakup mesin jet dan suku cadang terkait penerbangan yang dibutuhkan China untuk membuat pesawat komersialnya sendiri, perangkat lunak yang diperlukan perusahaan-perusahaan China untuk memproduksi chip, dan juga etana yang merupakan komponen gas alam yang penting dalam pembuatan plastik.
Tapi pasar membutuhkan hal lebih banyak dari sekedar pelonggaran ekspor mineral tanah jarang dan juga chip untuk membuat dolar naik lebih tinggi. Jika hanya berkutat di 2 poin tersebut, maka penguatan dolar kemungkinan mulai terbatas karena pasar sudah mengantisipasi hasil kesepakatan tersebut. Hal ini akan memudahkan emas untuk berbalik naik setelah kesepakatan dicapai, dan mulai fokus dengan CPI AS yang akan dirilis Rabu malam.

Dalam pembicaraan telepon di hari Kamis yang lalu, Trump mengatakan tentang akses terhadap ekspor mineral tanah jarang (rare-earth minerals) yang dipersulit oleh China. Xi mengatakan bahwa China sudah mengeluarkan lisensi tanah jarang untuk pemasok 3 produsen mobil terkemuka di AS sehingga bukan menjadi masalah yang berarti.
Sedangkan di sisi lain, Xi mengeluhkan tindakan AS atas pelarangan ataupun pembatasan ekspor chip ke China. Hal tersebut yang membuat China menuduh balik AS tidak berkomitmen serius terhadap kesepakatan yang terjadi di Jenewa bulan Mei yang lalu.
Kelihatannya hal tersebut akan mengalami proses panjang untuk terjadi kesepakatan sehingga prosesnya diperkirakan tidak akan selesai dalam jangka waktu pendek. Meski demikian kemungkinan akan ada beberapa kemajuan yang bisa diharapkan dari tim-tim yang dijadwalkan bertemu di London sepanjang minggu ini, dan hal itu akan menjadi penggerak sentiment ke depan.
Selain itu, kesepakatan dengan Kanada diharapkan terjadi minggu ini. Dan pertemuan G7 15-17 Juni akan menjadi agenda selanjutnya.
Fokus Malam ini
Kita tetap bagi ke dalam 2 fokus utama yang mungkin akan pengaruhi pergerakan emas sepanjang minggu ini.
Yang pertama adalah pertemuan AS-China dan juga beberapa agenda kesepakatan dagang yang diharapkan muncul di sepanjang minggu ini. Pertemuan putaran 2 AS-China lanjut hari ke-2 sore ini dan Kesimpulan diharapkan muncul paling lambat jam 22.00 WIB. Kesepakatan tentu diharapkan, dan hal itu akan mengurangi eksposur pasar terhadap safe haven sementara waktu. Emas berpotensi turun sebagai reaksinya, terutama jika terjadi kesepakatan antara AS-China. Sebaliknya, berpotensi naik jika tidak ada atau tertundanya kesepakatan. Namun waspadai juga bahwa pasar mungkin saja sudah mengantisipasi kesepakatan tersebut sehingga peluang penurunan pada emas bisa saja mulai terbatas.
Kesepakatan dengan negara lain juga akan menjadi catatan tambahan bagi sentimen pasar sepanjang minggu ini, tapi kemungkinan tidak akan sebesar dampak dari kesepakatan AS-China.
Yang kedua adalah data ekonomi. Fokus utama tertuju pada inflasi. Mengingat mala mini tidak ada data dari AS, maka fokus investor akan langsung tertuju pada inflasi konsumen (CPI) di hari Rabu, dan inflasi produsen (PPI) di hari Kamis. Kebijakan tarif memicu kekhawatiran kenaikan harga sehingga inflasi diperkirakan naik.
Emas berpeluang turun jika inflasi tetap tinggi, karena meredam ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat dari Federal Reserve. Tapi sebaliknya, emas akan naik jika inflasi turun karena hal itu mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat.
Perlu diingat, setelah pertemuan AS-China di hari Senin, maka pasar akan langsung mengalihkan fokusnya pada data CPI AS di hari Rabu.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer setelah penurunan bertahan di level 3293 sejak sesi Asia hingga penutupan sesi perdagangan hari Senin. Meskipun sempat naik, tapi kenaikan juga tertahan di 3338 sehingga secara teknis emas bertahan dalam zona sideway sepanjang hari Senin. Pertemuan AS-China belum merilis hasil yang disepakati, dan berlanjut hari ke-2 hari ini sehingga pasar cenderung “wait and see”.
Secara teknis, support 3293 akan menjadi area yang perlu diperhitungkan, termasuk juga area 3271 – 3322. Artinya selama harga tetap berada di zona tersebut, maka peluang rebound maupun penurunan akan bergantung pada penembusan salah satu area. Jika tembus di bawah 3271, maka harga cenderung lanjutkan koreksi turun, dengan target potensial 3245 atau 3228. Sedangkan jika tembus 3322, maka area 3338 dan 3345 kemungkinan menjadi target potensial terdekat. Selebihnya pasar masih akan tunggu data CPI AS yang baru akan dirilis Rabu.

Di H4, harga bergerak di dalam zona orange 3303-3345 meskipun sempat terjadi swing low hingga 3293, tapi kemudian berhasil ditutup naik di dalam zona orange kembali. Tapi kenaikan diperkirakan belum maksimal selama harga belum kembali pulih di atas zona orange atau minimal di atas 3345.
Secara umum, pandangan kami secara teknis masih sama. Bullish butuh dorongan dan perlu ada di atas 3345 untuk kembali mendominasi. Sedangkan bearish juga diperkirakan masih membayangi, terutama akan lebih kuat jika harga turun di bawah zona orange atau minimal di bawah 3303. Ini berarti dari sisi fundamental akan menentukan kemana nasib emas berikutnya dalam waktu dekat.
Gap up yang terjadi saat penutupan 30 Mei dan pembukaan 2 Juni kemungkinan sudah ditutup. Saat itu penutupan 30 Mei di 3290, dan pembukaan 2 Juni di 3312 dan low kemarin 3293 sudah menunjukkan area gap sudah hampir tertutup sempurna.
Sementara bullish flag yang beberapa waktu lalu berhasil tembus resistance, saat ini masih berada di zona koreksi dan potensi normal kemarin 3290. Jika swing low dianggap masih bisa terjadi, maka peluang penurunan ke area 3283 (resistance dari trend channel = support baru saat ini) sangat memungkinkan. Jika kesepakatan AS dan China sudah diantisipasi pasar sebelumnya, maka peluang penurunan bisa saja terbatas, dan kemungkinan demand berpeluang mendorong harga dari zona 3278-3283 tersebut.
Tapi jika berhitung pada kasus pertemuan putaran pertama AS-China di 10-11 Mei, saat itu harga mengalami penurunan di hari Senin, 12 Mei 2025 sebesar $82 dari sejak dibuka gap down, sebagai reaksi dari hasil kesepakatan yang dicapai saat itu. Jika respon yang sama terjadi saat hasil kesepakatan tersebut dirilis, maka penurunan berpeluang melirik zona 3245-3250 jika dianggap level tertinggi (resistance) bertahan di 3327 seperti yang tercatat di sesi Asia hari ini. Ini berarti support ataupun demand area kemungkinan bisa saja lebih kuat di zona tersebut dibanding 3283.
Dengan demikian, opsi buy bisa dipertimbangkan jika penurunan mendekati zona 3245-3250, atau dengan kata lain menunggu hasil kesepakatan dari pertemuan AS dan China di mana hari ke-2 akan dilanjutkan jam 10 pagi waktu London (sekitar jam 16.00 WIB), dan diharapkan hasil mulai muncul di malam hari. Kesepakatan akan menekan emas hingga lirik zona support berikutnya di bawah 3283, dan 3245 diharapkan akan menjadi support kuat.
Saat ini opsi sell lebih dipertimbangkan sampai hasil kesepakatan dari pertemuan AS-China dirilis. Dan pasca pertemuan, market akan mulai mengantisipasi data inflasi AS yang baru akan dirilis besok malam.
Penurunan terjauh diperkirakan kisaran 3196-3200. Ini jika diasumsikan pertemuan berhasil mengamankan kesepakatan, tapi pasar belum sepenuhnya mengantisipasi hasil kesepakatan.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3308.60, dengan high di 3327.81 dan low 3301.85, masih sesuai dengan trade plan kami pagi ini yang mengincar sell di 3328-3330 atau follow sell saat tembus 3317 yang menargetkan minimal 310 dan terjauh 3298.
Secara teknis, masih sama dengan kemarin, kami membagi 2 area seperti yang terlihat pada grafik. Area pertama, adalah area atas, kisaran 3332-3402. Dan area kedua adalah area bawah, kisaran 3263-3332. Meskipun sempat terjadi kenaikan samai 3338 di malam hari, tapi skema tersebut tidak membatalkan potensi penurunan yang diperkirakan masih dominan sampai hari ini. Dan harga pagi ini tetap berada di area bawah 3332, dengan running price saat artikel ditulis sudah sentuh 3305 dan low 3301.
Ada potensi bearish flag terdeteksi setelah kenaikan gagal berlanjut di atas 3338 kemarin. Kemudian support 3317 ditembus sesuai ekspektasi trade plan pagi ini. Jika low 3293 ditembus, maka peluang penurunan kemungkinan berlanjut sesuai target yang diharapkan, dengan area 3263-3270 sebagai area yang paling potensial. Bahkan penurunan bisa saja sentuh 3245 lebih dulu jika pemicu rebound belum terlalu kuat.
Pertemuan AS-China lanjut hari ke-2 hari ini sehingga peluang bearish diperkirakan masih dominan sehingga opsi utama saat ini adalah sell untuk jangka pendek.
Sebaliknya, kami mulai mempertimbangkan mulai buy jika penurunan sudah mendekati area 3263-3270 atau mendekati 3240-3245 dengan asumsi bahwa penurunan akan mirip dengan reaksi pasar saat tanggal 12 Mei 2025, merespon hasil kesepakatan dari pertemuan AS-China di Jenewa saat itu.
Area tersebut diperkirakan menjadi area demand yang cukup baik. Tapi jika penurunan berlanjut, maka opsi yang paling mungkin berikutnya ada di kisaran 3196-3200. Namun, keberhasilan rebound atau kenaikan juga akan bergantung dari sentiment pasar setelah pertemuan. Kami memperkirakan pasar sudah mengantisipasi kesepakatan AS-China, dan akan mulai fokus pada data CPI AS yang baru akan dirilis besok malam. Dengan demikian peluang untuk rebound kemungkinan akan terjadi setelah kesepakatan AS menekan harga sampai mendekati support yang diperkirakan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 3328.00 – 3330.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3316.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3317.00,
Target terdekat 3310, terjauh 3298, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3336.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 3337.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3250.00 – 3252.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3264.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3244.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3245)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.14200– 1.14400 Target : 1) 1.13600 2) 1.13000 SL : 1.15000 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13700 Switch to BUY jika tembus 1.15500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.35500– 1.35700 Target : 1) 1.34900 2) 1.34300 SL : 1.36300 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.35000 Switch to BUY jika tembus 1.36500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 144.100 – 144.300 Target : 1) 144.900 2) 145.500 SL : 143.500 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 143.400 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 145.000 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 3328.00 – 3330.00 Target : 1) 3322.00 2) 3316.00 SL : 3336.00 (ideal 3-5 points di atas 3337.00) Alternatif : Follow SELL jika tembus 3317 Opsi area buy : 3265, 3245 (lower risk) , breakout 3345 Switch to BUY jika tembus 3345 atau penurunan sudah dekat support |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury 10-tahun ditutup turun, dan dolar juga ditutup menguat di sesi perdagangan hari Jumat. Hal tersebut membuat emas sulit berkembang lebih lanjut sehingga tekanan berlanjut hingga di bawah 3330 saat itu.
Data non farm payrolls AS bulan Mei dirilis sedikit lebih baik dari perkiraan, 139K vs 130K. Data bulan sebelumnya mengalami revisi turun dari 177K menjadi 147K. Tingkat pengangguran tetap di 4.2%, sesuai ekspektasi. Dan average hourly earnings cenderung naik dari 0.2% menjadi 0.4% m/m dan dari 3.8% menjadi 3.9% y/y. Laporan NFP menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding data ADP di hari Rabu sebelumnya.
Agenda Putaran 2 Pertemuan AS-China
Di hari Kamis, Trump dan Xi Jinping berbincang di telepon. Topik perdagangan mendominasi sepanjang percakapan 1,5 jam tersebut. Baik Trump maupun Xi menyampaikan harapannya untuk kedua negara membahas kesepakatan yang bisa saling menguntungkan. Hal ini direspon positif oleh pasar sehingga dolar bergerak menguat, sedangkan emas turun karena meredanya ketegangan perang dagang.
Sesuai janjinya, Trump menyebut akan mengumumkan pertemuan putaran kedua antara AS dan China di waktu dan tempat yang ditentukan. Trump mengatakan pertemuan kedua negara akan dilakukan Senin, 9 Juni 2025, di London. Kedua negara akan mengirimkan delegasinya untuk perbincangan tarif. AS akan diwakili oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang AS Duta Besar Jamieson Greer.

Dalam pembicaraan telepon di hari Kamis yang lalu, Trump mengatakan tentang akses terhadap ekspor mineral tanah jarang (rare-earth minerals) yang dipersulit oleh China. Xi mengatakan bahwa China sudah mengeluarkan lisensi tanah jarang untuk pemasok 3 produsen mobil terkemuka di AS sehingga bukan menjadi masalah yang berarti.
Sedangkan di sisi lain, Xi mengeluhkan tindakan AS atas pelarangan ataupun pembatasan ekspor chip ke China. Hal tersebut yang membuat China menuduh balik AS tidak berkomitmen serius terhadap kesepakatan yang terjadi di Jenewa bulan Mei yang lalu.
Kelihatannya hal tersebut akan mengalami proses panjang untuk terjadi kesepakatan sehingga prosesnya diperkirakan tidak akan selesai dalam jangka waktu pendek. Meski demikian kemungkinan akan ada beberapa kemajuan yang bisa diharapkan dari tim-tim yang dijadwalkan bertemu di London sepanjang minggu ini, dan hal itu akan menjadi penggerak sentiment ke depan.
Selain itu, kesepakatan dengan Kanada diharapkan terjadi minggu ini. Dan pertemuan G7 15-17 Juni akan menjadi agenda selanjutnya.
Fokus Minggu ini
Kita bagi ke dalam 2 fokus utama yang mungkin akan pengaruhi pergerakan emas sepanjang minggu ini.
Yang pertama adalah pertemuan AS-China dan juga beberapa agenda kesepakatan dagang yang diharapkan muncul di sepanjang minggu ini. Pertemuan putaran 2 AS-China menjadi perhatian khusus para investor. Kesepakatan tentu diharapkan, dan hal itu akan mengurangi eksposur pasar terhadap safe haven sementara waktu. Emas berpotensi turun sebagai reaksinya, terutama jika terjadi kesepakatan antara AS-China. Sebaliknya, berpotensi naik jika tidak ada atau tertundanya kesepakatan.
Kesepakatan dengan negara lain juga akan menjadi catatan tambahan bagi sentimen pasar sepanjang minggu ini, tapi kemungkinan tidak akan sebesar dampak dari kesepakatan AS-China.
Yang kedua adalah data ekonomi. Fokus utama tertuju pada inflasi. Minggu ini, AS akan merilis inflasi konsumen (CPI) di hari Rabu, dan inflasi produsen (PPI) di hari Kamis. Kebijakan tarif memicu kekhawatiran kenaikan harga sehingga inflasi diperkirakan naik. Namun, mengingat beberapa ketidakpastian terkait tarif masih membayangi, produsen diperkirakan belum akan membebani kenaikan harga kepada konsumen sehingga laporan inflasi diperkirakan belum akan mengalami lonjakan drastis.
Emas berpeluang turun jika inflasi tetap tinggi, karena meredam ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat dari Federal Reserve. Tapi sebaliknya, emas akan naik jika inflasi turun karena hal itu mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat.
Namun demikian, perlu diingat, setelah pertemuan AS-China di hari Senin, maka pasar akan langsung mengalihkan fokusnya pada data CPI AS di hari Rabu. Jadi, tepa waspadai kemungkinan data yang lebih rendah sehingga bisa mendukung emas kembali naik.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal pertahankan kenaikan di atas 3370. Penurunan terjadi beberapa jam setelah data non farm payrolls dirilis di hari Jumat. Pasar meragukan Fed akan bertindak lebih cepat setelah data pekerjaan yang solid sehingga memicu profit taking di akhir pekan.
Secara teknis, support psikologis 3300 diuji, dan support area 3271.46 (low 30 Mei 2025) kemungkinan menjadi target koreksi yang cukup dekat jika 3300 ditembus. Sebaliknya, resistance terdekat berada di 3339 (low 5 Juni 2025), dan bullish akan kembali mendominasi jika mampu ditutup di atas 3350 kembali.

Di H4, terlihat harga berada di zona orange kisaran 3303-3345, di mana area tersebut diperkirakan sebagai support psikologis. Dan MA 200 saat ini berada di 3302 yang juga menandakan area support yang cukup efektif sampai saat artikel ditulis. Harga sempat turun hingga 3293, dan area tersebut merupakan zona pullback yang dianggap masih cukup wajar dari pola bullish flag, pasca breakout resistance trend channel beberapa waktu lalu.
Secara teori, kenaikan dari bullish flag masih mendominasi dan penurunan dianggap pullback atau koreksi yang wajar sehingga seharusnya demand kemungkinan akan menahan dari penurunan yang tajam. Namun, beberapa waktu ke depan, perlu memastikan bahwa harga minimal mampu bertahan di zona orange, dan bertahap mulai kembali di atas zona orang tersebut. Ini berarti butuh kenaikan di atas 3345 untuk membuatnya kembali ke jalur kenaikan yang utama.
Jika Anda mengincar buy di zona 3290-3295, maka sebaiknya stop loss ditempatkan 3-5 poin di bawah 3290. Jangan lupa bahwa sempat terjadi gap up saat penutupan 30 Mei dan pembukaan 2 Juni. Saat itu penutupan 30 Mei di 3290, dan pembukaan 2 Juni di 3312 sehingga wajar jika sampai artikel ditulis pagi ini penurunan tertahan di 3293, dan sempat rebound kembali ke 3303.
Namun, secara umum, bullish nampaknya masih harus menunggu dan dibayangi oleh tekanan turun sementara waktu mengingat investor saat ini menantikan pertemuan putaran 2 antara AS-China di London.
Sell bisa mendominasi selama tidak ada kenakan di atas 3345 (area orange). Ini artinya area 3320, 3330, dan 3340 masih layak untuk diincar sebagai opsi sell dengan asumsi bahwa pertemuan AS-China akan meredam kekhawatiran perang dagang sehingga status safe haven emas cenderung melemah.
Namun, di sisi lain, penurunan perlu mewaspadai area 3335-3345 atau 3365-3370 beberapa waktu ke depan. Kedua zona tersebut diperkirakan akan bertindak sebagai support kuat atau demand yang dinilai lebih baik sehingga berpeluang kembali mendorong harga ke jalur kenaikan. Jika penurunan mendekati salah satu area, maka kami lebih mempertimbangkan untuk mulai kembali melakukan buy mengingat concern utama berikutnya menunggu data inflasi minggu ini.

Per jam 09.45 WIB, harga berada di 3302.60, dengan high di 3318.61 dan low 3293.49. Secara teknis, kami membagi 2 area seperti yang terlihat pada grafik. Area pertama, adalah area atas, kisaran 3332-3402. Dan area kedua adalah area bawah, kisaran 3263-3332.
Bullish akan lebih dominan jika harga kembali naik di atas zona 3332 (minimal di atas 3345) sehingga strategi buy bisa kembali dipertimbangkan saat terjadi penembusan di atas 3345. Sedangkan bearish diperkirakan masih akan dominan selama harga tetap di bawah 3332, sehingga sell jangka pendek cenderung lebih dominan sementara waktu.
Rebound yang terjadi saat ini di sesi Asia diperkirakan akan relatif terbatas selama area 3332 tersebut tidak ditembus sehingga switch strategi menjadi BUY belum direkomendasikan, kecuali jika terjadi penembusan secara agresif minimal di atas 3345.
Sebaliknya, kami juga mempertimbangkan mulai buy jika penurunan sudah mendekati area 3263-3270. Area tersebut diperkirakan cenderung kuat sebagai support, dan demand yang lebih baik kemungkinan akan mendorong harga kembali naik dengan cepat. Ini berarti, stop posisi sell Anda jika harga sudah turun mendekati zona support 3263-3270, dan mulai pertimbangkan kembali buy dengan stop loss idealnya di bawah 3260.
Pertemuan AS-China diperkirakan akan menjadi agenda utama sekaligus fokus utama setidaknya untuk Senin dan Selasa (Senin pertemuan, Selasa pagi diharapkan respon pasar terhadap hasil pertemuan). Sedangkan data ekonomi CPI di hari Rabu akan menjadi agenda utama berikutnya sehingga perlu segera beralih dari “perhatian pada pertemuan AS-China” ke “perhatian pada data CPI”.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 3328.00 – 3330.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3316.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3305.00,
Target terdekat 3295, terjauh 3275, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3336.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 3337.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3263.00 – 3265.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3278.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3257.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3255)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



