

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.13600– 1.13800 Target : 1) 1.14400 2) 1.15000 SL : 1.13000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14200 Switch to SELL jika tembus 1.12800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.34800– 1.35000 Target : 1) 1.35600 2) 1.36200 SL : 1.34200 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36000 Switch to SELL jika tembus 1.34000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 142.500 – 142.700 Target : 1) 141.900 2) 141.300 SL : 143.300 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 144.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 141.900 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3334.00 – 3336.00 Target : 1) 3342.00 2) 3348.00 SL : 3328.00 (ideal 3-5 points di bawah 3327.00) Alternatif : Follow buy jika tembus 3356 Opsi area buy : 3300, 3280 (lower risk) Opsi SELL lebih kuat hanya jika tembus 3260 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury ditutup rebound dari zona terendahnya saat penutupan hari Jumat, sedangkan dolar ditutup melemah dan lanjutkan penurunannya pagi ini. Pasar obligasi kemungkinan tutup untuk hari ini karena pasar AS merayakan Memorial Day sehingga pasar akan cenderung mencermati dolar sebagai acuan hari ini.
Kekhawatiran Tarif Kembali Mendominasi
Kenaikan emas berlanjut dan mendorong harga lebih cepat di hari Jumat setelah Trump umumkan akan mengenakan tarif sebesar 50% untuk semua barang dari Uni Eropa. Hal tersebut membuat risk asset tertekan, dan kemudian dolar melemah sehingga mempermudah emas sebagai safe haven mengalami kenaikan yang cukup impresif.
Trump mengatakan bahwa Uni Eropa cenderung tidak serius dalam memanfaatkan jeda 90 hari untuk negosiasi dagang sehingga memutuskan untuk menghukum Uni Eropa dengan tarif 50% yang berlaku mulai 1 Juni 2025.
Namun, pagi ini Trump mengabarkan hasil percakapan via telepon dengan Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen. Keduanya sepakat untuk menunda tarif ke 9 Juli mendatang sehingga emas dibuka gap down pagi ini.

Di sisi lain, Trump juga menyampaikan di akhir pekan bahwa hasil pertemuan AS dan Iran putaran ke-5 disebut-sebut sebagai “ada kemajuan nyata”. Meski di sisi lain pihak Iran mengatakan tidak ada kesepakatan yang dicapai, tapi menganggap pertemuan tersebut sebagai “konstruktif”.
Iran dan AS sepakat untuk bertemu kembali, tapi tidak disebutkan kapan dan di mana pertemuan berikutnya akan dilakukan.
Fokus Minggu ini
Liburnya market AS kemungkinan akan membuat market bergerak terbatas nanti malam. Tapi minggu ini pasar akan mencermati data GDP dan inflasi PCE AS di hari Kamis dan Jumat. Selain itu juga akan mencermati perkembangan negosiasi dagang dan perkembangan lain seputar tarif.
Inflasi PCE disebut-sebut Powell kemungkinan turun hingga kisaran 2.3%. Hal ini berpeluang membuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed kembali tumbuh dan mendorong harga emas.
Di sisi lain, voting RUU Pajak masuk ke tahapan voting di Parlemen. Senator Ron Johnson dari Partai Republik mengatakan pada CNN di hari Minggu bahwa fokus utamanya adalah pengeluaran. Johnson mengatakan seharusnya tujuan Senat dari Partai Republik adalah mengurangi defisit, bukan menaikkan defisit. Dengan mengurangi pajak, menurut Johnson hal itu justru malam meningkatkan pengeluaran. Perpecahan di dalam partai pengusung Trump sepertinya masih cukup kuat sehingga market perlu cermati drama politik tersebut hingga ketuk palu disetujui atau tidak. Setuju, berarti emas berpotensi koreksi turun. Tidak setuju, berarti emas bisa lanjutkan kenaikan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dengan kondisi candle putih panjang dan menunjukkan potensi kenaikan yang berkelanjutan. Namun pagi ini dibuka gap down setelah Trump umumkan penundaan untuk tarif 50% terhadap Uni Eropa yang semula akan diberlakukan 1 Juni, ditunda hingga 9 Juli. Meski demikian, bullish kemungkinan masih relatif kuat.
Resistance berikutnya akan berhadapan dengan 3371/3372. Jika berhasil tembus, maka 3414 adalah area target kenaikan berikutnya yang potensial selain 3434.52 (high 6 Mei 2025). Sedangkan support saat ini akan berada di 3324 dan area 3292-3300. Penurunan di bawah 3292 berpotensi memicu koreksi lanjutan ke zona 3260 atau terjauh 3228. Mengingat market AS libur Memorial Day di hari Senin, maka range diperkirakan relatif terbatas, terutama volatilitas di malam hari.

Di H4, harga berhasil bertahan di atas MA 200 dan naik hingga kisaran 3365.90 sebelum akhirnya dibuka gap down pagi ini dan turun ke kisaran 3331, dan tercatat sebagai low sementara sampai sesi siang ini.
Secara teknis, kita kita masih berada di zona trend channel yang merupakan bagian dari bullish flag. Jika mengacu pada pola pergerakan, maka seharusnya “impulse” masih mendominasi untuk mendorong harga kembali naik sehingga penurunan diperkirakan relatif terbatas. Secara area, zona orange berada di kisaran 3290-3325 merupakan area support yang diperkirakan sebagai area demand sehingga zona buy yang lebih rendah risiko akan berada di zona tersebut.
Dengan asumsi bahwa penurunan merupakan bagian dari wave 4, maka buy diperkirakan akan relatif aman di zona yang dimaksud (zona orange). Wave 5 kemudian menjadi sasaran berikutnya dan mendorong harga untuk naik di atas resistance trend channel, dan melanjutkan pola naik. Resistance 3372-3374 akan menjadi area penting berikutnya, saat berhasil ditembus, maka peluang 3400 akan semakin dekat.
Sebaliknya, opsi sell bisa saja dipertimbangkan selama tidak ada kenaikan di atas 3365, didukung oleh kemungkinan koreksi wave 4. Namun, perlu diingat bahwa penurunan tersebut relatif terbatas sehingga sebaiknya posisi sell tidak untuk dipertahankan terlalu lama dengan batas maksimal area 3300-3310. Artinya, saat harga turun mendekati zona tersebut posisi sell sebaiknya sudah selesai/clear dan out dari pasar, lalu tunggu untuk sinyal pembalikan ke atas untuk mulai buy.

Per jam 12.55 WIB, harga berada di 3349.00, dengan high di 3356.72 dan low 3331.50. Secara teknis, bearish divergence seharusnya mendukung koreksi turun jangka pendek. Target maksimal penurunan adalah area support trendline kisaran 3305-3315, atau yang terdekat kisaran 3325-3327. Buy bisa dipertimbangkan di antara kedua zona tersebut karena dianggap sebagai area yang lebih rendah risiko (mendekati trendline support). Stop loss ideal di pasang di bawah trendline support 3304 (3-5 poin di bawah support tersebut).
Jika perhitungan ini tepat, maka selanjutnya kenaikan bertahap bisa mulai penembusan di atas 3365 beberapa waktu ke depan.
Di sisi lain, Anda masih bisa sell untuk short term selama tidak ada kenaikan di atas 3365 dengan target terbatas, maksimum mendekati trendline support 3304-3310 tersebut. Dan Anda sebaiknya sudah exit dari posisi sell karena tren utama yang masih naik. Tapi, jika terjadi pantulan di malam hari di atas 3350 atau bahkan mendekati 3365, maka tidak disarankan untuk lakukan sell kembali di zona tersebut karena dikhawatirkan pantulan di malam hari adalah momentum untuk siap-siap lanjutkan kenaikan dengan penembusan di atas 3365 akan mengkonfirmasi kelanjutan tren naik.Sebaliknya, potensi penurunan jauh lebih konfirm jika harga turun di bawah FR 61.8% 3266. Dan jika terpenuhi, maka Anda bisa pertimbangkan ubah strategi menjadi SELL, dengan potensi target terjauh 3339. Sehingga posisi sell lebih direkomendasikan jika memenuhi syarat tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3304.00 – 3306.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3318.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3362.00,
Target terdekat 3368, terjauh 3372, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 329800 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3296.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3260.00 – 3262.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3250.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3268.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3267)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.13200– 1.13400 Target : 1) 1.14000 2) 1.14600 SL : 1.12600 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14200 Switch to SELL jika tembus 1.12000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.34600– 1.34800 Target : 1) 1.35400 2) 1.36000 SL : 1.34000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.35800 Switch to SELL jika tembus 1.33700 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 143.000 – 143.200 Target : 1) 142.400 2) 141.800 SL : 143.800 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 144.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.400 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3304.00 – 3306.00 Target : 1) 3312.00 2) 3318.00 SL : 3298.00 (ideal 3-5 points di bawah 3296.00) Alternatif : Follow buy jika tembus 3362 Opsi area buy : 3280, 3272 Reversal tren jangka pendek jika tembus 3266 Switch to SELL jika tembus 3260 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



| Suggest : BUY on Dip Area : 1.12500– 1.12700 Target : 1) 1.13300 2) 1.13900 SL : 1.11900 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.13200 Switch to SELL jika tembus 1.11500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.33600– 1.33800 Target : 1) 1.34400 2) 1.35000 SL : 1.33000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34500 Switch to SELL jika tembus 1.32700 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 143.500 – 143.700 Target : 1) 144.300 2) 144.900 SL : 142.900 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 142.500 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 144.400 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3270.00 – 3272.00 Target : 1) 3278.00 2) 3284.00 SL : 3264.00 (ideal 3-5 points di bawah 3262.00) Alternatif : Follow buy jika tembus 3315 Opsi area buy : 3280, 3272, 3264 inverse H&S konfirm, potensi target optimasl 3374 Switch to SELL jika tembus 3250 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



| Suggest : BUY on Dip Area : 1.12800– 1.13000 Target : 1) 1.13600 2) 1.14200 SL : 1.12200 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.13600 Switch to SELL jika tembus 1.11500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.33600– 1.33800 Target : 1) 1.34400 2) 1.35000 SL : 1.33000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34400 Switch to SELL jika tembus 1.32700 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 144.000 – 144.200 Target : 1) 143.400 2) 142.800 SL : 144.800 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 145.200 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 143.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3280.00 – 3282.00 Target : 1) 3288.00 2) 3294.00 SL : 3274.00 (ideal 3-5 points di bawah 3272.00) Alternatif : Follow buy jika tembus 3325 Opsi area buy : 3280, 3272, 3264 inverse H&S konfirm, potensi target optimal 3374 Switch to SELL jika tembus 3250 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun rebound dari penutupan sehari sebelumnya, tapi dolar lanjutkan pelemahan. Hal ini dikarenakan obligasi pemerintah AS kembali turun setelah Trump serahkan RUU pemangkasan pajak ke Kongres Partai Republik. Penurunan ini kedua kalinya dalam 1 minggu terakhir setelah di hari Jumat Moody’s menurunkan peringkat kredit AS, membuat pasar mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah AS.
Obligasi sempat kembali naik setelah Gedung Putih meredam kecemasan investor dengan mengatakan bahwa AS tetap menjadi tujuan paling aman dalam aliran dana. Meski emas gagal lanjut naik saat itu, tapi emas tetap mampu bertahan di zona support, sedangkan imbal hasil obligasi AS justru turun bersama dolar.
Faktor Pendorong Emas
Setidaknya ada 2 faktor yang saat ini terdeteksi membuat emas kembali naik dan dengan cepat dilanjutkan kenaikan tembus 3300 di sesi Asia pagi ini.
Pertama (dan kemungkinan yang utama), datang dari pasar obligasi AS yang kembali melemah di malam hari setelah Trump mencoba meyakinkan anggota Partai Republik di Capitol untuk segera hentikan perdebatan tentang RUU pemotongan pajak yang besar dan segera menyelesaikannya. Trump mengingatkan tentang paket bernilai miliaran dolar yang berisiko gagal sebelum rencana voting minggu ini.
Di Kongres Partai Republik,Trump memperingatkan Partai Republik untuk tidak mengganggu Medicaid dengan pemangkasan, dan juga mengatakan kepada anggota parlemen New York untuk mengakhiri perjuangan mereka untuk mendapat potongan pajak daerah yang lebih besar, yang berarti juga membalikkan janji kampanyenya sendiri.
Selanjutnya RUU akan dilakukan voting di DPR, yang berarti akan berhadapan dengan Partai Demokrat yang jelas menolak usulan pemotongan pajak yang dianggap hanya menguntungkan orang kaya atau penghasilan besar saja. Voting dijadwalkan Rabu sore waktu Washington, sekitar Kamis dini hari atau pagi hari waktu Indonesia.
Ketidakpastian politik juga menguntungkan bagi safe haven seperti emas.
Faktor kedua dari geopolitik. Di pembukaan sesi Asia pagi ini kabar menyebut bahwa Israel siap menyerang fasilitas nuklir Iran jika tidak gagal mencapai kesepakatan nuklir dengan AS. PM Israel Netanyahu pernah mengatakan akan mendukung upaya AS, termasuk menekan Iran untuk hentikan program nuklir. Meskipun Trump tidak dengan tegas mengizinkan, tapi juga tidak melarang Israel melakukannya.
Faktor geopolitik ini yang menambah dorongan emas di pagi hari. Namun, jika ucapan Israel tersebut hanya sekedar wacana, maka kemungkinan efeknya relatif terbatas sehingga pasar sehingga secara umum faktor pertama yang diperkirakan relatif relevan saat ini untuk mendukung kenaikan emas lebih lanjut.

Masih belum ada data ekonomi yang signifikan muncul dari AS malam nanti sehingga pasar akan terus mencermati perkembangan di sisi geopolitik, pasar obligasi, voting RUU pemangkasan pajak AS, dan juga ketidakpastian seputar tarif yang saat ini semakin kuat beredar kekhawatiran terhadap gagalnya kesepakatan AS-China karena pembatasan ekspor chip China oleh AS.
Selama ketidakpastian masih mendominasi, maka emas cenderung terdorong naik. Jika salah satu (misal geopolitik atau voting RUU selesai), maka kenaikan emas berpotensi berkurang, tapi secara umum ketidakpastian seputar tarif yang nantinya akan kembali menjadi concern.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dengan kondisi candle putih panjang yang cenderung memberi indikasi kenaikan yang lebih kuat secara teori. Pasca tembus 3 resistance penting sebelumnya di 3240, 3251 dan 3272-3289, maka ketiga area tersebut kini berstatus sebagai support. Secara teori, selama tidak terjadi penurunan melebihi support terendah 3240, maka peluang naik cenderung dominan.
Di sisi lain, kenaikan juga berpotensi menghadapi resistance berikutnya yang juga penting di kisaran 3310, 3320 dan 3347. Area 3310 pagi ini sempat ditembus dengan high tercatat sementara 3314, tapi kemudian turun hingga 3290 kembali. Tapi secara keseluruhan peluang naik cenderung lebih kuat dibanding penurunan sehingga koreksi turun diperkirakan mulai terbatas.

Di H4, harga berhasil tembus MA 200 dan lanjutkan kenaikan sampai ke resistance berikutnya. Bahkan area 3272-3289 yang merupakan pembukaan gap di hari Senin juga berhasil ditembus sehingga secara teori seharusnya akan lanjut melirik zona resistance berikutnya yang merupakan penutupan di hari Jumat, 16 Mei 2025, area 3329.
Secara teknis, kita kini berada di atas resistance merah yang berarti bullish cenderung dominan. Namun secara teori, selama harga tetap bertahan di atas 3272-3289, maka tren cenderung naik, dan selanjutnya kenaikan bisa lebih kuat jika mampu naik di atas 3329.
Dengan asumsi wave C kemungkinan masih berlanjut, maka opsi buy lebih direkomendasikan saat ini dibanding sell.
Sebaliknya, opsi sell bisa dipertimbangkan jika harga kembali tembus di bawah 3272 atau lebih kuat jika turun di bawah MA 200 yang saat ini di 3247. Atau, dari sisi fundamental terjadi perubahan sentimen terkait RUU pemangkasan pajak yang akan dilakukan voting di hari Rabu sore waktu Washington (Kamis pagi waktu Indonesia). Selama syarat tidak terpenuhi, maka rekomendasi buy tetap berlaku.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, juga ketidakpastian seputar tarif masih membayangi, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3294.50, dengan high di 3314.45 dan low 3285.35. Secara teknis, progress wave C saat ini masih berjalan, bahkan cenderung terkonfirmasi sebagai kenaikan bertahap yang diperkirakan terdiri dari 5 tahap kenaikan mengikuti alur Elliott wave (cek grafik!).
Jika perhitungan ini tepat, maka wave 3 kemungkinan masih berjalan dan secara teori wave 3 adalah yang paling panjang dibanding 1 dan 5 sehingga koreksi wave 4 diperkirakan belum muncul. Dengan asumsi kenaikan wave 3 masih bisa mencapai 3310 atau 3329, maka penurunan koreksi wave 4 diperkirakan baru terjadi sore atau malam hari dengan harapan area 3288-3296 akan menjadi area support jika wave 3 terhenti di 3329. Kemudian akhirnya berlanjut dengan kenaikan yang lebih tinggi sebagai wave 5 sekaligus potensi wave C secara keseluruhan.
Di sisi lain, kenaikan juga sekaligus mengkonfirmasi pola inverse head & shoulders yang dicurigai muncul sejak 2 hari terakhir dan baru konfirm saat tembus neckline 3240. Target utama dari pola tersebut diperkirakan berada di 3374-3376. Mengingat minimnya data ekonomi malam nanti dari AS, maka trigger kenaikan diperkirakan berasal dari RUU pemangkasan pajak AS atau ketidakpastian yang membuat obligasi AS turun dan safe haven tetap melirik emas. Sedangkan status geopolitik yang baru saja berhembus di pagi ini cenderung diperkirakan terbatas dampaknya.
Sebaliknya, potensi penurunan bisa terjadi seandainya ketidakpastian seputar RUU pemangkasan pajak selesai atau obligasi AS kembali dilirik investor sehingga mengurangi dorongan safe haven emas. Jika ini terjadi, maka Sell bisa dipertimbangkan meskipun dengan catatan cenderung jangka pendek mengingat ketidakpastian lain seputar tarif masih membayangi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3275.00 – 3277.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3289.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3310.00,
Target terdekat 3318, terjauh 3330, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3269.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3268.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3237.00 – 3239.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3225.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3245.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3245)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



