

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.12300– 1.12500 Target : 1) 1.13100 2) 1.13700 SL : 1.11700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.13200 Switch to SELL jika tembus 1.11500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.33400– 1.33600 Target : 1) 1.34200 2) 1.34800 SL : 1.32800 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34400 Switch to SELL jika tembus 1.32500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 144.400 – 144.600 Target : 1) 143.800 2) 143.200 SL : 145.200 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 145.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 144.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3275.00 – 3277.00 Target : 1) 3283.00 2) 3289.00 SL : 3269.00 (ideal 3-5 points di bawah 3268.00) Alternatif : Follow buy jika tembus 3310 Opsi area buy : 3280, 3272, 3264 inverse H&S konfirm, potensi target maksimal 3374 Switch to SELL jika tembus 3230 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun berbalik turun setelah sempat naik di awal sesi Asia kemarin. Dolar juga tetap dalam pelemahan sehingga secara umum hal ini tidak membuat perubahan signifikan pada pergerakan emas, meskipun sempat turun cepat sampai 3206.
Pasar obligasi akhir rebound di sesi AS malam hari setelah sebelumnya terjadi lonjakan pada imbal hasil obligasi tenor 30 tahun. Tapi gelombang pembelian membuat imbal hasil turun jelang penutupan, demikian juga dengan imbal hasil 10 tahun. Hal ini didorong oleh pelarian kembali ke obligasi AS setelah trader memperhitungkan ulang dampak penurunan peringkat kredit AS oleh Moodys, dan menyadari bahwa AS masih tetap menjadi tempat yang aman untuk arus uang.
Konflik Israel-Gaza dikhawatirkan meningkat setelah pernyataan Menteri Keuangan Israel Smotrich yang mengatakan bahwa Israel bertujuan untuk mendorong penduduk Gaza ke Selatan dan keluar dari wilayah tersebut. PM Netanyahu bersumpah untuk menguasai Gaza sepenuhnya. Saat ini pasukan Israel memperluas operasi darat dan serangan udara, dan dilaporkan telah menewaskan lebih dari 100 orang.
Sementara dari komunikasi Trump dengan Putin tadi malam belum menunjukkan hasil yang nyata, meskipun Trump menyebut bahwa Rusia-Ukraina siap untuk maju ke meja perundingan segera. Versi AS menyebut bahwa Rusia juga tertarik untuk memperluas perdagangan dengan AS setelah berakhirnya perang.
Di sisi lain, Rusia mengklarifikasi bahwa tidak ada kerangka waktu untuk gencatan senjata yang dibahas. Rusia juga mencatat bahwa Trump lebi menggunakan sisi perjanjian diplomatic daripada sanksi. Hal ini bisa meredam kekhawatiran pasar terhadap potensi sanksi yang lebih ketat oleh AS terhadap Rusia jika Rusia tidak segera mengakhiri perang. Usulan sanksi yang lebih ketat pada minyak dan energi Rusia diajukan parlemen AS minggu lalu.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic melalui CNBC memperingatkan bahwa penurunan peringkat kredit dari Moody’s bisa berdampak luas pada ekonomi dan pasar keuangan, terutama dengan menaikkan biaya modal dan menimbulkan ketidakpastian yang lebih besar. Bostic juga menekankan kemungkinan diperlukan waktu beberapa bulan untuk memahami sepenuhnya dampak pada permintaan utang AS dan inflasi dari tarif.
Sementara Gubernur FOMC Philip Jefferson menekankan tentang dampak tarif pada mandat ganda The Fed, yaitu stabilitas harga dan lapangan kerja penuh yang menjadi perhatian utama. Jefferson mencatat risiko terhadap inflasi dan lapangan kerja akan bergantung pada keputusan kebijakan pemerintah yang sebagian besar belum diselesaikan. Jefferson memperingatkan tarif bisa menyebabkan kenaikan satu kali pada inflasi.
China Mulai Gerah
Gedung Putih mengeluarkan pernyataan tentang penggunaan chip Huawei. Menurut Gedung Putih penggunaan chip Ascend AI Huawei melanggar kontrol ekspor pemerintah. China pun merespon dengan mengeluarkan pernyataan bahwa AS dianggap telah merusak konsensus yang dicapai dalam pembicaraan di Jenewa akhir pekan lalu. China meminta AS untuk memperbaiki kesalahan dan memperingatkan bahwa mereka siap mengambil tindakan jika AS bersikeras menempuh jalannya sendiri.
Hal ini tentunya berpeluang membuat kekhawatiran pasar bahwa posisi kesepakatan dagang yang dicapai minggu lalu kemungkinan terhambat dan hubungan dagang keduanya akan kembali memanas. Ini berarti juga memunculkan tentang kekhawatiran terhadap ketidakpastian seputar tarif dan ancaman perang dagang yang masih ada.
Fokus Malam ini
Tidak ada data ekonomi AS yang dirilis malam nanti sehingga pasar diperkirakan masih akan berada di zona yang sama, sentimen yang sama, dan belum akan bergerak terlalu volatile, kecuali jika ada perkembangan baru seputar tarif yang mengarah ke sisi negatif ataupun positif.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, dengan real body hitam pendek yang memiliki tail bawah lebih panjang dari tail atas. Dari sisi kemunculannya di zona support, maka candle tersebut dikategorikan hammer, yang berarti sinyal untuk peluang rebound/naik. Sebaliknya, dari sisi kemunculan pasca kenaikan atau dekat resistance, maka candle bisa dikategorikan hanging man, yang berarti sinyal untuk potensi penurunan.
Secara teknis harga cenderung berada di tengah-tengah pasca penurunan sentuh 3120 dan kenaikan yang tertahan di 3250. Dan sejauh ini belum ada perubahan yang signifikan terhadap harga.

Di H4, harga kembali tertahan oleh MA 200 yang saat ini berada di 3243, dan penurunan kembali terjadi di sesi Asia pagi ini. Namun, secara umum belum ada perubahan signifikan sejak dibuka gap up kemarin, dan penurunan yang kembali terjadi hari ini. Gap mungkin akan ditutup dalam waktu dekat. Closing price Jumat di 3194, dan high Jumat 3202 akan menjadi area koreksi yang mungkin dicapai.
Jika area 3194-3202 sebagai acuan, maka demand berpeluang muncul dan mendorong harga kembali naik. Ini berarti opsi buy bisa dilakukan dekat zona orange tersebut dengan stop loss idealnya dipasang di bawah support 3194.
Bullish lebih kuat jika mampu naik di atas MA 200 3243 (harus tembus, next candle berada di atas MA 200), atau naik di atas resistance 3251-3255 yang merupakan high 2 hari terakhir, sekaligus konfirmasi dari kenaikan lanjutan dari wave C.
Sebaliknya, penurunan bisa kembali terjadi jika area orange (kisaran 3184-3202) ditembus. Karena gap 3194-3202 menjadi pertimbangan zona buy yang lebih lower risk dengan asumsi “penutupan gap”, maka konfirmasi penurunan di bawah 3184 diperlukan untuk memicu penurunan lebih lanjut. Switch strategi menjadi SELL akan lebih konfirm jika 3184 ditembus.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, juga ketidakpastian seputar tarif masih membayangi, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 09.45 WIB, harga berada di 3209.34, dengan high di 3232.72 dan low 3206.84. Secara teknis, progress wave C masih berjalan, meskipun terjadi penurunan sampai pagi ini di sesi Asia. Gap yang terjadi di hari Senin kemarin kemungkinan ditutup lebih cepat. Dan jika itu terjadi, maka area buy on dip lebih ideal jika dilakukan dekat penutupan Jumat 3194, atau minimal di dekat high hari Jumat 3202. Low sementara saat ini 3206.84, setara dengan low kemarin 3206.65, bisa saja menjadi area support yang cukup efektif.
Sementara status dari pola yang dicurigai inverse head & shoulders saat ini masih terbuka meskipun belum konfirm tembus neckline 3250 kemarin. Selama tidak terjadi penurunan ekstrim di bawah 3170, maka peluang dari pola tersebut tetap terbuka. Dengan demikian, buy masih tetap bisa dilakukan di zona-zona support tersebut.Sebaliknya, potensi penurunan akan konfirm jika terjadi penurunan ekstrim di bawah 3170. Namun pemicu awal adalah penurunan di bawah 3186. Anda bisa ubah strategi menjadi sell saat tembus 3186, tapi kemungkinan peluang terbatas maksimal di 3168-3170. Tapi saat 3170 ditembus, maka peluang penurunan masih bisa berlanjut. Dengan demikian, opsi sell jauh lebih ideal jika terjadi penurunan di bawah 3170 (FR 61.8
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3200.00 – 3202.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3214.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3240.00,
Target terdekat 3248, terjauh 3260, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3194.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3192.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3181.00 – 3183.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3169.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3189.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3188)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun ditutup sedikit lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, demikian juga dengan USD. Tapi keduanya tidak menunjukkan kenaikan yang terlampau kuat sehingga emas saat itu berhasil ditutup rebound di 3194 meski sempat tertekan hingga 3154.
Data Michigan consumer sentiment menunjukkan kepercayaan konsumen yang suram, tapi lonjakan ekspektasi inflasi terus berlanjut sehingga menarik perhatian pasar. Hal tersebut yang mungkin jadi penyebab kenaikan kembali imbal hasil Treasury AS
Peringkat Kredit AS Turun
Dengan minimnya data ekonomi yang signifikan di hari Jumat kemarin, pasar tidak mendapat pedoman yang pasti. Namun, muncul kabar dari Moody’s. Lembaga pemeringkat kredit tersebut menurunkan peringkat kepercayaan dan kredit AS dari Aaa menjadi Aa1, berita buruk untuk ekonomi AS.
Penurunan tersebut terjadi pasca Moody’s turunkan prospek pertumbuhan ekonomi AS setahun yang lalu. Moody’s menyebut bahwa peringkat terbaru tersebut stabil, tapi menyoroti masalah yang jelas. Naiknya tingkat utang AS membuat Moody’s merilis laporan tersebut.

Hal lain yang juga membuat emas dibuka gap up pagi ini adalah ancaman dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent di akhir pekan. Bessent mengatakan bahwa tarif resiprokal akan kembali diberlakukan untuk banyak negara kalau tidak ada kesepakatan dagang yang dicapai.
Hal ini diperkirakan muncul setelah Jepang memutuskan untuk menghentikan negosiasi tarif sampai pemilihan umum Jepang di bulan Juli. Namun kabar terbaru menyebut bahwa negosiator Jepang akan berkunjung ke Washington minggu ini untuk bertemu Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick.
Sejauh ini pasar mencatat hanya memiliki 1 kesepakatan yang bulat dengan Inggris, sedangkan mitra dagang lain belum terlihat membuahkan hasil, meskipun berminggu-minggu lamanya pasar sempat mendengar rumor tentang kesepakatan yang akan dicapai.
AS dikabarkan sudah bertukar beberapa dokumen negosiasi dengan Uni Eropa. Tapi banyak pihak yang melihat hal tersebut masih menjadi angan-angan bahwa AS akan lolos dari tarif 10% dan juga membuka lebih banyak perdagangan tanpa pembalasan.
Goldman Sachs merilis pandangan terbarunya. GS melihat tarif AS bisa melemahkan dolar karena membuat pertumbuhan ekonomi melambat. GS memperkirakan dolar akan melemah karena ketegangan perdagangan, ketidakpastian kebijakan, dan melambatnya pertumbuhan GDP sehingga membebani kepercayaan investor dan permintaan asing terhadap aset-aset AS.
Fokus Minggu Ini
Minggu ini akan relatif ringan dengan data ekonomi hanya rilis seputar data PMI dan juga penjualan rumah baru dan bekas. Sementara event di luar AS yang kemungkinan menjadi sorotan adalah KTT Inggris-Uni Eropa, inflasi Inggris dan keputusan suku bunga dari RBA dan PBOC. Pemangkasan suku bunga dari bank sentral lain sudah menjadi pemicu kritik keras Trump pada Ketua Fed Jerome Powell belakangan ini agar segera menurunkan suku bunga.
Pertemuan Trump dan Putin kemungkinan agenda lain dari geopolitik. Dan semua hal tentang tarif akan menjadi isu utama yang tetap menarik dicermati pasar. Sedangkan data ekonomi kemungkinan melihat PMI manufaktur dan service yang lebih menggerakkan sentimen dibandingkan data perumahan, setidaknya untuk saat ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan di sesi Asia Jumat lalu gagal lanjut di atas 3251. Tapi penurunan juga tertahan di 3154, lebih tinggi dibanding level terendah 15 Mei 2025 di 3120. Secara umum, belum nampak perubahan signifikan pada pergerakan harga, level support tetap bertahan, tapi kenaikan juga belum terlalu kuat.
Beberapa hari ke depan perlu dicermati area 3120 dan 3154 untuk memastikan apakah tekanan turun berlanjut, dan juga resistance 3251-3255 untuk memastikan apakah kenaikan mulai memiliki kekuatan atau tidak. Resistance psikologis saat ini di 3272-3289, area di mana pembukaan dan high 12 Mei 2025 menjadi acuan karena saat itu terjadi gap down.

Di H4, harga masih tertahan oleh MA 200 yang saat ini berada di 3239 meskipun sempat naik hingga 3249. Penurunan terjadi sampai 3214.63, sedangkan gap hari ini sebesar +$45 (penutupan Jumat 3194, pembukaan hari ini 3239). Meskipun tidak selalu menutupi gap dalam satu hari, tapi jika dianggap peluang penutupan gap tersebut bisa terjadi, maka area buy secara teori harusnya akan berada di area 3192-3202 tersebut. Namun jika tren naik cenderung kuat, maka buy bisa saja dilakukan di tengah-tengah area gap tersebut seperti yang terjadi saat ini di sesi Asia.
Opsi BUY diperkirakan relatif lebih dominan hari ini karena secara teknis level terendah 2 hari terakhir yang cenderung membentuk formasi higher low, dan area resistance yang cenderung relatif sama di zona 3249-3251. Ini artinya, wave ABC yang dinantikan saat ini mulai melirik terbentuknya wave C, yang berarti juga timing untuk naik mulai terbuka.
Bullish lebih kuat jika mampu naik di atas MA 200 3239 (harus tembus, berarti next candle berada di atas MA 200), atau naik di atas resistance 3251-3255 yang merupakan high 2 hari terakhir.
Sebaliknya, penurunan bisa kembali terjadi jika area orange (kisaran 3184-3202) ditembus. Karena gap 3194-3202 menjadi pertimbangan zona buy yang lebih lower risk dengan asumsi “penutupan gap”, maka konfirmasi penurunan di bawah 3184 diperlukan untuk memicu penurunan lebih lanjut. Switch strategi menjadi SELL akan lebih konfirm jika 3184 ditembus.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, termasuk 90 hari ke depan yang disepakati AS dan China untuk saling mengurangi tarif tetap menjadi rintangan, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3212.96, dengan high di 3251.80 dan low 3206.46. Secara teknis, harga sudah berhasil tembus di atas resistance trend channel pasca penurunan cepat ke 3120 di sesi Asia kemarin. Kenaikan tersebut menandakan fase wave A dimulai, sehingga peluang uptrend diperkirakan bisa berlanjut.
Namun penurunan di sesi Asia pagi ini diharapkan tidak berlanjut dan dianggap sebagai bagian dari koreksi wave B sebelum akhirnya naik sebagai wave C yang diperkirakan akan tembus level 3251 (area yang dianggap sebagai high dari wave A). Ini berarti area koreksi FR 38.2% 3201 dan FR 50% 3186 seharusnya menjadi area potensial untuk buy tepat saat terjadinya swing low untuk koreksi wave B.
Area swing low sejauh ini tertahan di 3206.46, dan cukup dekat dengan FR 38.2%. Artinya, posisi buy bisa dipertimbangkan dengan area FR 505 3186 sebagai area yang lebih ideal (lower risk), tapi area FR 38.2% 3201 sebagai area support yang lebih dekat, dan ekspektasi selanjutnya harga berhasil mendorong kenaikan untuk minimal kembali menguji 3251, atau lebih tinggi (wave C biasanya lebih tinggi dari wave A).
Jika perhitungan tepat (swing low untuk koreksi wave B tidak lebih dari 3186), maka ada potensi membentuk pola inverse head & shoulders, di mana left shoulder berada di 3207.76 (low 12 Mei 2025), head di 3120.77 (low 15 Mei 2025), dan right shoulder di 3206.46 (diasumsikan low 16 Mei 2025). Konfirmasi dari pola ini adalah tembus neckline 3248, yang berarti juga sekaligus penanda kelanjutan dari wave C.
Opsi sell bisa dilakukan jika harga turun di bawah 3186, atau kenaikan kembali gagal tembus 3251 di sore/malam hari.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3218.00 – 3220.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3232.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3247.00,
Target terdekat 3255, terjauh 3270, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3212.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3212.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3180.00 – 3182.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3168.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3188.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3186)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun berbalik turun di malam hari, demikian juga dengan kondisi dolar AS yang tertekan sejak sesi NY hingga penutupan. Hal ini membuat emas dengan mudah lanjutkan kenaikan di atas 3200, dan sentuh level tertinggi 3240.
Data ekonomi AS menjadi pemicu. Retail sales meski dirilis lebih baik dari ekspektasi, 0.1% vs 0.0%, tapi data cenderung turun dibanding bulan sebelumnya 1.7%, sedangkan core retail sales justru turun dari 0.8% menjadi 0.1%. Semetara data lainnya seperti PPI dan juga indeks manufaktur NY Empire juga dirilis lebih lemah.
Kabar Baik dari Inflasi
Setelah CPI 2 hari lalu menunjukkan inflasi konsumen yang cenderung lebih rendah, data PPI tadi malam menunjukkan hal serupa, di mana inflasi produsen cenderung dirilis lebih rendah dari ekspektasi, -0.5% vs 0.2% m/m, dan juga core PPI yang dirilis turun jauh dari 0.4% menjadi -0.4% m/m.
Kondisi ini semakin mendorong optimisme pasar terhadap peluang penurunan suku bunga Fed tahun ini. Andai saja tidak ada tarif, maka Fed seharusnya dengan mudah memutuskan untuk turunkan suku bunga di pertemuan Juni atau Juli.
Pidato Powell sayangnya tidak membahas kebijakan moneter. Powell hanya membahas kerangka kerja bank sentral. Namun, dalam pernyataannya Powell mengatakan PCE bulan April kemungkinan akan berada di sekitar 2.2% y/y. Ini pertanda bagus, karena data bulan sebelumnya berada di 2.3% y/y untuk PCE utama dan 2.6% y/y untuk core PCE. Data PCE sendiri baru akan dirilis tanggal 30 Mei mendatang. Inflasi PCE adalah indikator inflasi yang lebih disukai Fed.

Di sisi lain, ada kabar yang menyebut bahwa pemerintahan Trump terpecah untuk menentukan waktu untuk memasukkan sejumlah pembuat chip China ke dalam daftar hitam eksport. Hal ini dikarenakan penentuan waktu relatif rumit karena kesepakatan dagang yang disepakati AS dan China di akhir pekan lalu di Jenewa. Beberapa pejabat khawatir jika AS terapkan kontrol ekspor terhadap kelompok-kelompok penting di China bisa membahayakan negosiasi perdagangan yang mulai mencair di akhir pekan lalu.
Hal ini tentunya membuat pasar kembali dibayangi potensi batalnya kesepakatan yang dibuat, dan berdampak terhadap adanya potensi ketegangan kembali di antara dua pihak. Ketidakpastian selama 90 hari ke depan masih berlanjut, dan dikhawatirkan terputus di tengah jalan.
Fokus Malam Ini
AS hanya akan merilis data housing starts di jam 19.30 WIB dan survei Michigan untuk consumer sentiment di jam 21.00 WIB. Meski diperkirakan tidak berdampak signifikan pada pergerakan market, tapi ada baiknya tetap dicermati.
Jika data dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka emas punya peluang naik nanti malam. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka emas punya peluang kembali turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dengan real body agak panjang dan memiliki tail bawah yang lebih panjang. Jika melihat 2 candle terakhir, maka bisa saja 2 candle tersebut terlihat membentuk pola piercing line, biasanya memberi sinyal akan terjadinya rebound, terutama setelah emas berhasil turun cepat hingga 3120, dan rebound hingga 3240.
Meski demikian kenaikan diperkirakan masih belum terlalu kuat atau dengan kata lain berpotensi terbatas, mengingat akhir pekan yang biasanya akan cenderung didominasi oleh profit taking akhir pekan. Namun, secara umum bounty hunter menahan penurunan emas sementara waktu.

Di H4, rebound di sesi Asia sejauh ini sentih 3251.80, tapi tertahan di bawah MA 200 3237.79 sehingga penurunan kembali menekan harga hingga 3206 (low sementara di sesi Asia hari ini). Di sisi lain, kenaikan juga sejauh ini masih tertahan di zona orange 3224-3243 sehingga bullish masih butuh pemicu yang lebih kuat untuk membuat kenaikan berlanjut.
Dalam jangka pendek, swing low diharapkan tertahan di 3200-3202 kembali sehingga kenaikan berikutnya dianggap sebagai peluang wave C. Jika perhitungan tepat, maka buy seharusnya bisa dilakukan di kisaran 3202-3210, dengan stop loss di bawah 3200 untuk antisipasi kenaikan yang belum terlalu kuat, dan peluang kenaikan berikutnya diharapkan tembus di atas 3250-3252.
Sedangkan opsi sell diperkirakan bisa kembali mendominasi jika area 3251 gagal ditembus di sesi AS nanti malam, atau harga turun dengan cepat di bawah 3200. Jika salah satu terpenuhi, maka Anda bisa switch strategi menjadi sell.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, termasuk 90 hari ke depan yang disepakati AS dan China untuk saling mengurangi tarif tetap menjadi rintangan, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3212.96, dengan high di 3251.80 dan low 3206.46. Secara teknis, harga sudah berhasil tembus di atas resistance trend channel pasca penurunan cepat ke 3120 di sesi Asia kemarin. Kenaikan tersebut menandakan fase wave A dimulai, sehingga peluang uptrend diperkirakan bisa berlanjut.
Namun penurunan di sesi Asia pagi ini diharapkan tidak berlanjut dan dianggap sebagai bagian dari koreksi wave B sebelum akhirnya naik sebagai wave C yang diperkirakan akan tembus level 3251 (area yang dianggap sebagai high dari wave A). Ini berarti area koreksi FR 38.2% 3201 dan FR 50% 3186 seharusnya menjadi area potensial untuk buy tepat saat terjadinya swing low untuk koreksi wave B.
Area swing low sejauh ini tertahan di 3206.46, dan cukup dekat dengan FR 38.2%. Artinya, posisi buy bisa dipertimbangkan dengan area FR 505 3186 sebagai area yang lebih ideal (lower risk), tapi area FR 38.2% 3201 sebagai area support yang lebih dekat, dan ekspektasi selanjutnya harga berhasil mendorong kenaikan untuk minimal kembali menguji 3251, atau lebih tinggi (wave C biasanya lebih tinggi dari wave A).
Jika perhitungan tepat (swing low untuk koreksi wave B tidak lebih dari 3186), maka ada potensi membentuk pola inverse head & shoulders, di mana left shoulder berada di 3207.76 (low 12 Mei 2025), head di 3120.77 (low 15 Mei 2025), dan right shoulder di 3206.46 (diasumsikan low 16 Mei 2025). Konfirmasi dari pola ini adalah tembus neckline 3248, yang berarti juga sekaligus penanda kelanjutan dari wave C.
Opsi sell bisa dilakukan jika harga turun di bawah 3186, atau kenaikan kembali gagal tembus 3251 di sore/malam hari.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3212.00 – 3214.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3226.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3251.00,
Target terdekat 3258, terjauh 3270, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3206.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3205.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3180.00 – 3182.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3170.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3188.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3186)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.12300– 1.12500 Target : 1) 1.11700 2) 1.11100 SL : 1.13100 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.11600 Switch to BUY jika tembus 1.13300 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.32600– 1.32800 Target : 1) 1.33400 2) 1.34000 SL : 1.32000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33500 Switch to SELL jika tembus 1.32000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 145.400 – 145.600 Target : 1) 144.800 2) 144.200 SL : 146.200 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 146.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 144.800 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3212.00 – 3214.00 Target : 1) 3220.00 2) 3226.00 SL : 3206.00 (ideal 3-5 points di bawah 3205.00) Alternatif : Tembus 3251 berpeluang lanjut naik (follow BUY) Ideal buy area : 3195-3205 Tembus 3180 berpeluang balik turun (Switch to SELL) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun dan dolar berbalik menguat di malam hari sehingga tekanan pada emas kembali mendominasi dan membuat kenaikan sebelumnya saat merespon data CPI AS sehari sebelumnya gagal berlanjut.
Redanya Ketegangan Dagang
Sepertinya pasar masih didominasi oleh redanya ketegangan dagang kedua negara ekonomi terbesar di dunia. China mulai kurangi tarif yang dikenakan pada barang-barang AS saat perang tarif dimulai. Hal ini sebagai bagian dari kesepakatan di mana kedua negara masing-masing harus mengurangi tarif total 115% sampai 90 hari ke depan. China sudah memulainya per 14 Mei kemarin. (Kita masih tunggu dengan realisasi dari AS)
Market pricing untuk pemangkasan suku bunga Fed sudah bergeser secara substansial, di mana saat puncak kecemasan tentang pertumbuhan, tarif dan inflasi 2 minggu sebelumnya membuat pasar memperhitungkan 131 bps pemangkasan (5x pemangkasan suku bunga), kini hanya memperhitungkan 71 bps (3x) pemangkasan karena menyambut positif kesepakatan pengurangan tarif AS-China yang cukup tajam.
Geopolitik
Ada 2 risiko geopolitik yang saat ini menjadi incaran Trump sekaligus perhatian pasar. Yang pertama adalah kesepakatan nuklir Iran-AS. AS menghukum Iran dengan kembali mengenakan sanksi pada Iran. Namun, kabar terbaru menyebut bahwa Iran bersedia untuk mencabut proyek pengadaan uraniumnya yang digunakan untuk program nuklirnya. Bahkan Iran akan mengizinkan para inspektur internasional untuk mengawasi proses tersebut, tapi dengan syarat semua sanksi ekonomi terhadap Iran dicabut.
Jika AS menyetujui syarat Iran tersebut, maka kesepakatan nuklir Iran dan AS segera tercapai, dan ini akan berdampak pada pasokan minyak yang lebih melimpah di pasar sehingga harga minyak berpeluang turun. Dengan turunnya minyak mentah, maka inflasi cenderung turun sehingga suku bunga berpeluang turun seperti yang diinginkan Trump.
Secara umum, redanya ketegangan geopolitik mengurangi daya tarik emas sebagai safe haven. Namun, jika harga minyak turun berhasil kembali mengurangi tekanan inflasi, dan bank sentral semakin terbuka untuk turunkan suku bunga, maka medium term hal ini bisa menjadi dukungan positif ke depan untuk emas kembali naik.
Kontradiktif dengan Iran, Rusia – Ukraina sepertinya “jalan di tempat” karena pembicaraan damai keduanya selalu batal terlaksana. Terbaru, AS menyarankan Ukraina untuk bertemu Rusia “one on one”. Semula Putin setuju, tapi perkembangan terbaru mengindikasikan bahwa Putin menolak untuk bertemu Zelensky. Hal ini akan membuat kesepakatan damai ataupun gencatan senjata kedua negara sepertinya relatif minim bisa dicapai dalam waktu dekat.

AS akan merilis data PPI, initial jobless claims, retail sales dan indeks manufaktur Philadelphia jam 19.30 WIB, dilanjutkan dengan pidato Powell di jam 19.40 WIB. Perkiraan kami pasar akan lebih mencermati data ekonomi karena pidato Powell diperkirakan tidak ada hal yang baru terkait kebijakan moneter.
Jika data dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka emas punya peluang berbalik naik nanti malam. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka emas punya peluang lanjutkan penurunan, bahkan mungkin melirik zona 3100.
Di sisi lain, pidato Powell hanya akan berpengaruh signifikan jika terjadi perubahan sikap ataupun petunjuk tentang kebijakan moneter yang lebih jelas. Selama pernyataan tidak berubah, cenderung mengulangi “kebijakan tergantung data ekonomi” dan “Fed perlu menunggu efek tarif pada ekonomi”, maka pasar akan relatif tidak banyak merespon.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal memanfaatkan lemahnya data CPI sehari sebelumnya dan lanjutkan kenaikan di atas 3260. Area support psikologis 3200 pun ditembus sehingga berpeluang melirik area support berikutnya di 3164 terdekat, atau 3123 terjauh.
Dengan redanya ketegangan dagang AS dan China, harga diperkirakan kembali ke titik awal sebelum perang tarif. Perkiraan kami 9-10 April adalah saat di mana emas mulai rally karena perang tarif antara AS dan China dipicu oleh kenaikan tarif sepihak AS terhadap China dibalas oleh tarif China di tanggal 9 April, di saat negara lain justru mendapatkan penangguhan tarif 90 hari. Dengan demikian low 10 April 3071 adalah target maksimal yang diperkirakan bisa terjadi dalam penurunan, atau 3123 yang merupakan area tengah dari 3176 – 3071 (high dan low 10 April). Sementara 3228 adalah area resistance yang harus ditembus untuk case bullish ke atas.

Di H4, penurunan berhasil tembus MA 200 di 3228 saat itu, dan langsung menekan area support psikologis 3200. Dengan demikian area 3200 dan 3228 akan menjadi resistance baru yang perlu dicermati, sekaligus syarat untuk terjadinya kenaikan. Selama tidak tembus area 3228 tersebut, maka bearish kemungkinan akan tetap mendominasi ke depan.
Dengan demikian perhitungan Elliott wave sebelumnya perlu diperbarui. Asumsi penurunan yang terjadi masih bagian dari penurunan wave 3 bearish, maka recover atau rebound terbatas kisaran 3200-3210 bisa saja menjadi bagian dari wave 4, sehingga penurunan diperkirakan masih bisa berlanjut. Target potensial saat ini melirik area 3071-3101 yang diperkirakan sebagai area awal kenaikan emas saat perang tarif AS dan China dimulai 10 April yang lalu. Ini berarti saat penurunan sudah dekati area tersebut, maka sebaiknya kurangi sell Anda, karena dikhawatirkan demand akan kembali mendorong harga untuk rebound atau pun berbalik naik.
Posisi SELL masih dominan untuk beberapa waktu kedepan selama tidak ada kenaikan di atas 3215-3228, dan kemungkinan berkurang jika sudah mendekati area 3071-3101, atau jika data retail sales AS nanti malam cenderung lebih lemah dari ekspektasi. Pidato Powell kemungkinan tidak ada hal yang baru sehingga tidak terlalu menjadi acuan, kecuali jika ada perubahan sentimen dari Powell yang bicara tentang kemungkinan penurunan suku bunga.
Opsi buy bisa dilakukan jika harga sudah turun banyak dan dekati support 3071-3101, atau jika terjadi kenaikan cepat hingga tembus 3215.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, termasuk 90 hari ke depan yang disepakati AS dan China untuk saling mengurangi tarif tetap menjadi rintangan, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3154.90, dengan high di 3192.54 dan low 3150.13. Penurunan masih berlanjut di sesi Asia saat artikel ditulis. Dan penembusan level 3168 benar memicu penurunan lebih lanjut. Dengan demikian yang harus dicermati ke depan adalah bahwa kondisi RSI sudah mulai memasuki area oversold sehingga peluang rebound kemungkinan bisa terjadi, terutama di malam hari jika data ekonomi AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi.
Trend channel merah tetap menjadi acuan setelah support dari trend channel biru di 3228 kemarin ditembus, sedangkan kenaikan yang ditunggu-tunggu tembus 3260 tidak berhasil. Ini berarti harga masih bergerak di dalam trend channel merah yang mengindikasikan penurunan yang masih dominan. Dengan area FE 61.8% 3181 ditembus, maka target potensial berikutnya melirik FE 100% 3128.87, atau support trend channel merah di 3110.Sedangkan rebound diharapkan jika harga sudah dekati support 3128 atau support trend channel merah 3110, dengan asumsi di malam hari RSI sudah memasuki oversold dan data retail sales AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Jika salah satu atau keduanya terpenuhi, maka Anda bisa pertimbangkan switch strategi menjadi buy.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 3198.00 – 3200.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3186.00 ($13 - $15)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 3168.00,
Target terdekat 3160, terjauh 3145, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3206.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 3205.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY dekat support psikologis
Entry : 3105.00 – 3107.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3119.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3099.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3098)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



