logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Tapi penurunan diperkirakan masih bisa terjadi dalam jangka pendek karena posisi harga yang kembali gagal tembus di atas resistance 1.14200
  • Dolar mulai menunjukkan gejala melemah kembali sehingga berpotensi dimanfaatkan Euro jika pelemahan terus berlanjut -> siap-siap switch to BUY jika dolar terus melemah
  • Sejauh ini belum ada tanda-tanda respon dari China untuk segera menyetujui pertemuan dengan Trump -> waspada pelemahan dolar bisa kembali terjadi sehingga Euro sangat mungkin untuk kembali naik (penurunan terbatas)
  • Di sisi lain, AS mengingatkan Uni Eropa tidak akan mentoleransi atas denda yang dikenakan Uni Eropa pada Apple dan Meta dan menganggapnya sebagai pemerasan -> negatif sentimen untuk Euro
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400 -> ada kemungkinan penurunan terbatas
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
  • Switch to BUY jika tembus 1.15000 atau jika gagal tembus 1.11600
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.13600– 1.13800
Target : 1) 1.13000 2) 1.12400
SL : 1.14400

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
Switch to BUY jika tembus 1.15000 atau gagal tembus 1.11600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung menguat-> positif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28330, dan harga jauh di atas MA 200. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Resistance H4 di 1.34000 gagal tembus sehingga penurunan kemungkinan masih bisa terjadi
  • Dolar mulai mengindikasikan pelemahan, jika berlanjut, maka GBP berpeluang untuk kembali rebound -> siap-siap kembali incar buy jika dolar terus melemah di malam hari
  • Sejauh ini belum ada tanda-tanda respon dari China untuk segera menyetujui pertemuan dengan Trump -> waspada pelemahan dolar bisa kembali terjadi sehingga GBP sangat mungkin untuk kembali naik (penurunan terbatas)
  • Fokus retail sales Inggris jam 13.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP menguat -> switch to BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> pertahankan/follow SELL
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to BUY jika harga tembus 1.34500 atau gagal tembus 1.32000
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.32700
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.33200– 1.33400
Target : 1) 1.32600 2) 1.32000
SL : 1.34000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32700
Switch to BUY jika tembus 1.34500 atau gagal tembus 1.32000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup turun, dolar ditutup melemah -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Status safe haven yen kemungkinan masih dominan sehingga membatasi kenaikan USDJPY -> USDJPY turun (=Yen menguat terhadap dolar)
  • PM Ishiba menginstruksikan kabinetnya untuk bersiap hadapi tarif, dan mengeluarkan stimulus untuk membantu UKM Jepang, termasuk menurunkan harga bahan bakar dengan subsidi yang sudah disiapkan dari dana cadangan yang dialokasikan untuk subsidi bensin -> positif untuk ekonomi, Yen menguat
  • Candle daily USDJPY ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk USDJPY
  • Waspada kenaikan yang masih terbatas mengingat ketidakpastian seputar tarif dan hubungan AS dan China yang masih belum reda! -> menguatkan safe haven
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.300
  • Switch to BUY jika tembus 144.200
Suggest : SELL on Rally
Area : 143.000 – 143.200
Target : 1) 142.400 2) 141.800
SL : 143.800

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 144.200
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.300

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3277-3297 sebagai support psikologis-> kemungkinan tetap menjadi support psikologis untuk beberapa waktu ke depan
    b. Koreksi wave 4 diperkirakan sudah selesai saat kemarin sentuh 3260 dan saat ini bertahap naik sebagai wave 5 -> indikasi incar buy kembali
    c. Bullish berpotensi mulai lebih kuat jika harga mampu naik di atas 3371 dan bertahap di atas resistance tersebut
  • Di H1, bertahap melakukan kenaikan dengan potensi inverse head & shoulders yang terdeteksi
    a. Lingkaran biru menandakan ekspektasi terbentuknya pola inverse head & shoulders, di mana saat ini diharapkan swing low mulai terbatas dan lanjut pertahankan kenaikan minimal di atas 3350
    b. Kenaikan lebih kuat jika berhasil tembus di atas 3370 (bisa pertahankan/follow buy) dan jauh lebih kuat jika mampu tembus 3386
  • Kesepakatan dengan China sepertinya masih jauh dari yang diharapkan sehingga status safe haven emas masih tetap kuat
  • Tapi juga tetap waspadai kemungkinan sewaktu-waktu China berubah pikiran dan terjadi pertemuan -> siap-siap switch to SELL jika terjadi!
  • Tarif dasar diperkirakan tetap berlaku meskipun AS dan China bertemu -> potensi perang dagang masih ada
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3370 target terdekat 3378, terjauh 3390
  • Opsi BUY idealnya di zona 3285 (lebih lower risk)
  • Switch to SELL jika tembus 3306 (short term only), maximum target 3283, short term target 3295
Suggest : BUY on Dip
Area : 3338.00 – 3340.00
Target : 1) 3346.00 2) 3352.00
SL : 3332.00 (ideal 3-5 points di bawah 3330.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3370
Opsi BUY: 3306, 3285 (lower risk)
Switch to SELL jika tembus 3306 (short term only)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar kembali mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya seiring dengan respon China terhadap argumen dari pihak AS yang belakangan menyatakan akan terjadinya negosiasi dagang. Dalam beberapa kali jumpa pers maupun postingan media sosial, Presiden Trump berulang kali menyatakan pihak China terbuka untuk negosiasi. Namun dalam kenyataaannya China belum sedikitpun menyatakan kesiapan melakukan negosiasi dan akan siap berunding jika hanya AS bersedia menghapus semua kenaikan tarif yang sudah berjalan saat ini jika memang benar-benar berniat untuk membuka kebuntuan. Tentu saja hal ini kembali menjadi kendala besar bagi terciptanya perundingan dagang yang oleh pasar sebelumnya diharapkan segera terwujud. Menteri Keuangan – Scott Bessent beberapa waktu lalu mengatakan kenaikan tarif terhadap China tidak berlaku permanen. Syarat yang meski cukup sulit untuk diterima, namun pihak AS memberikan sinyal terbuka untuk menurunkan tarif impor tersebut. Pasar memperkirakan akan sulit bagi AS untuk menjadi yang pertama untuk menurunkan tarif impor yang saat ini yang mencapai 245% menjadi sedikit lebih tinggi dari 100%. Sementara pemerintah Beijing menghendaki penghapusan secara total semua kenaikan tarif impor. Meskipun demikian Presiden Trump kembali mengeluarkan pernyataan bahwa negosiasi kedua belah pihak sedang berjalan tanpa menyebutkan siapa pejabat yang sedang berunding. Sejauh ini pihak yang dirugikan oleh kenaikan tarif impor adalah AS sendiri dengan harga-harga barang yang semakin mahal yang dapat mengancam pertumbuhan ekonomi yang berpeluang berakhir dengan resesi. Bursa saham dan pasar mata uang juga melemah akibat kebijakan tersebut dengan dolar melemah sebanyak 4.8% sampai saat ini yang merupakan penurunan terbanyak dalam sebulan sejak November 2022 yang lalu. Bertolak belakang dengan keinginan Presiden trump sendiri yang menginginkan strong dolar. Selain itu setelah isu seputar pelengseran paksa Ketua Fed mereda, pelaku pasar juga memperkirakan Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan paling cepat para pertemuan moneter di bulan Juni mendatang. Hal ini didukung oleh pendapat dari Gubernur Fed Cleveland - Beth Hammack yang setuju untuk lebih bersabar mengubah kebijakan moneter seiring dengan ketidakpastian yang tinggi saat ini. Meskipun tidak menyebutkan kapan pemangkasan suku bunga acuan berikutnya akan dilakukan. Data ekonomi berupa klaim pengangguran mengalami peningkatan dari 216K menjadi 222K sesuai perkiraan. Data lain berupa Durable Goods Order mengalami peningkatan dari 0.9% menjadi 9.2% yang lebih rendah dari perkiraan naik 2.1% yang didominasi oleh sektor transportasi, karena data Core Durable Goods Order yang tidak menyertakan sektor transportasi mengalami penurunan dari 0.7% menjadi 0.0% yang lebih rendah dari perkiraan 0.3%. Hari ini ada data dari University of Michigan berupa ekspektasi inflasi dan sentiment konsumen.

Yen kembali menguat terhadap dolar seiring dengan rencana stimulus fiskal dari pemerintah Jepang. Perdana Menteri - Shigeru Ishida berencana memangkas harga BBM dan memberikan subsidi listrik guna meningkatkan daya beli rakyat Jepang. Karena kenaikan tarif impor AS meski dalam masa tenggang, namun kemungkinan tetap memicu inflasi dan akan berdampak pada tingginya biaya hidup yang dapat menghalangi pertumbuhan ekonomi. Sehingga pemerintah merasa perlu turun tangan meskipun Jepang sendiri kemungkinan akan mendapat keringanan kenaikan tarif. Jepang mempunyai posisi tawar menawar yang lebih tinggi karena nilai investasi Jepang di AS menjadi yang tertinggi, termasuk pemegang surat berharga AS terbanyak dibandingkan dengan negara lain. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah Jepang berinisiatif memilih stimulus fiskal dan tidak tergantung pada hasil negosiasi perang tarif. Beberapa pakar ekonomi bahkan menyarankan pemerintah Jepang untuk mengurangi pajak penjualan guna mengurangi beban biaya hidup tersebut. Bank Sentral Jepang (BOJ) juga tidak perlu terburu-buru untuk kembali menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Walaupun tekanan inflasi masih terus cenderung meningkat akibat agenda ekonomi yang sama. Kemungkinan BOJ paling cepat akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pada bulan Juni mendatang.

Euro juga rebound terhadap dolar setelah sempat terkoreksi dan kembali mendekati level tertinggi dalam 3,5 tahun terakhir, mengabaikan aktifitas ekonomi yang melemah sebelumnya dari data PMI di sektor manufaktur dan jasa. Dan juga rencana Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan segera memangkas suku bunga acuan untuk ke-8 kalinya dalam waktu dekat ini. Bulan lalu ECB sudah sudah memangkas dan semua pejabat ECB sepakat masih perlunya pemangkasan selanjutnya. Mulai dari Presiden ECB - Christine Lagarde, Ketua Ahli Ekonomi - Philip Lane, Gubernur Bank Sentral Prancis - Francois Villeroy de Galhau dan Gubernur Bank Sentral Belanda - Klaas Knot, namun belum menyebutkan kapan akan dilakukan dan yang semalam secara terbuka Gubernur Bank Sentral Finlandia - Olli Rehn membuka wacana untuk kembali memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Juni mendatang seiring dengan dampak negatif dari kenaikan tarif impor AS terhadap prospek ekonomi di kawasan ini.

Poundsterling juga menguat lagi terhadap dolar seiring dengan kepercayaan akan tercapainya kesepakatan dagang dengan AS dan menjadikan berkurangnya tekanan akibat perang dagang. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan - Rachel Reeves semalam dengan kepercayaan yang tinggi. Sementara Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Andrew Bailey masih menjaga kondisi moneter dari terpaan kenaikan tarif impor AS secara global. Selain karena kondisi ekonomi di Inggris yang ternyata tidak seoptimis sebelumnya. Data PMI turun di bawah ambang 50 memasuki zona kontraksi. Dan mempersempit peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuan, dan kemungkinan baru akan dilaksanakan dalam waktu yang cukup lama.

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan dolar kini bergerak selaras, keduanya ditutup naik, meskipun terlihat kenaikan yang relatif mulai terbatas setelah sehari sebelumnya mendapat angin segar dari pernyataan Trump yang relatif meredakan ketegangan. 

Pernyataan Trump terkait tarif yang akan lebih longgar untuk China tapi tidak mungkin 0% membuat investor bertanya-tanya apakah Trump serius melunak atau akan kembali berubah pikiran, terutama jika China tidak merespon.

Data ekonomi AS dirilis mix.  PMI services turun dari 54.4 menjadi 51.4, dan dirilis lebih rendah dari ekspektasi 52.8. Sedangkan PMI manufacture naik dari 50.2 menjadi 50.7, dirilis lebih tinggi dari ekspektasi 49.0 yang menandakan membaiknya sektor manufaktur. Sementara data new hime sales juga menunjukkan kenaikan dari 674K menjadi 724K, lebih tinggi dari ekspektasi 684K, yang berarti juga menandakan kenaikan 7.4% dari sebelumnya 3.1%. Namun, seperti yang dijelaskan kemarin di channel youtube bahwa kondisi saat ini pasar cenderung mengabaikan data ekonomi tingkat 2 karena cenderung mengamati perkembangan hubungan AS dan China. 

Tarif Trump

Meski sempat mengatakan akan bersikap lunak terhadap China, tapi sampai saat ini pasar belum mendapatkan info tentang respon pemerintah China terkait rencana pertemuan apapun dengan Trump. 

Sempat bereda kabar bahwa AS mempertimbangkan untuk memangkas tarif 145% untuk China menjadi sekiatr 50-60%. Namun berita tersebut dibantah Menteri Keuangan Scott Bessent yang mengatakan bahwa tidak ada penawaran sepihak dari AS. 

Trump mengatakan tarif akan bergantung pada China untuk menentukan seberapa cepat tarif bisa turun. Trump membandingkan dengan 90 negara lain yang sudah bernegosiasi dengan AS. Trump menambahkan akan menetapkan tarif untuk China dalam 2-3 minggu ke depan. Jika tidak terjadi kesepakatan, maka AS hanya akan menetapkan harga/tarif, dan China bisa memutuskan apakah mereka mau terima. Sejauh ini belum ada kontak atau pun persetujuan apapun dari China dan tarif masih 145%. 

Sebagai pengingat, hal seperti ini akan selalu berhembus di pasar, baik melalui media resmi ataupun tidak resmi, dan tarik ulur masih akan terjadi, terutama dengan sikap Trump yang bisa berubah-ubah sewaktu-waktu sehingga disarankan jangan terlalu optimis dengan klaim sepihak ataupun rumor-rumor yang beredar tanpa konfirmasi kesepakatan nyata dari kedua pihak (AS-China). Bahkan di hari Rabu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengakui bahwa kesepakatan dagang AS dan China secara penuh kemungkinan memakan waktu 2-3 tahun. 

No Deal Until It’s Totally Deal!

Harap diingat, bahwa kesepakatan apapun yang dikatakan AS belum sepenuhnya menjadi kesepakatan sampai benar-benar menjadi kesepakatan secara keseluruhan! Ini berarti masih ada potensi ketegangan antara AS dan China belum tuntas sepenuhnya. Pasar masih menunggu respon dari pihak China setelah pernyataan Trump tadi malam. 

Jika China menerima pernyataan Trump sebagai niatan keseriusan AS untuk melakukan negosiasi, maka emas akan lanjutkan koreksi turunnya, dan terbuka untuk turun di bawah 3300 kembali. 

Jika China belum merespon ataupun belum menerima pernyataan Trump sebagai niat keseriusan AS untuk negosiasi, maka emas berpeluang rebound/naik dengan cepat.

Meski demikian, yang juga perlu diingat adalah meskipun nantinya ada pertemuan untuk negosiasi, atau bahkan mengarah pada pengurangan ataupun penghapusan tarif 145%, tarif dasar yang diberlakukan sejak Februari dan beberapa lainnya seperti tarif otomotif, baja, aluminium dan bahkan chip, kemungkinan masih menjadi concern pasar sehingga belum secara total menghapus ketidakpastian pada ekonomi sebagai dampak dari tarif Trump

Fokus Malam Ini

AS akan merilis data durable goods orders dan initial jobless claims di jam 19.30 WIB dan dilanjut dengan existing home sales jam 21.00 WIB. 

Jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang naik (rebound). Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka emas berpeluang turun.

Namun, untuk saat ini efek data ekonomi kemungkinan hanya sesaat atau terbatas, karena pasar tetap akan menunggu kabar atau reaksi dari China, sehingga hal ini akan mengembalikan pasar pada fokus utama pasca rilis data!

Dan kembali mengingatkan, secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish tapi memiliki tail atas yang lebih panjang dibanding tail bawah. Biasanya pola candle seperti ini juga masuk kriteria sebagai candle inverted hammer di mana gap down yang terjadi kemarin diperhitungkan sebagai penurunan hari kedua, dan secara teknis tertahan di zona FR 38.2% 3292 (meskipun low tercatat di 3260, tapi ditutup di 3287). Pagi ini harga bertahan di 3291 (low sementara sesi Asia), dan berlanjut naik dengan cepat hingga 3367.51 (high sementara). 

Secara umum, inverted hammer berarti juga menandakan potensi penurunan yang mulai berkurang sehingga potensi bullish diperkirakan akan kembali terjadi dalam waktu dekat. Sejauh ini support area 3245-3283 cukup efektif, terbukti penurunan tertahan di 3260. Sedangkan resistance perlu menghadapi area 3371 dan 3386 untuk kembali ke jalur kenaikan yang lebih kuat.

slide20

Di H4, Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2969 (FR 100%) sampai puncak 3500 (FR 0%). Penurunan berjalan sesuai ekspektasi di mana harga tertahan di antara FR 38.2% 3297 dan FR50% 3235 dengan level terendah tercatat di 3260. Dan sesuai ekspektasi juga langsung rebound dan kembali di atas 3300.  

Sesuai ekspektasi dan ulasan kemarin, Anda bisa mulai pertimbangkan kembali buy saat harga sudah berada di antara zona FR 38.2% atau 50%”, dan hal tersebut benar terjadi di mana harga tertahan di 3260 dan berbalik naik kembali di atas 3300. 

Potensi berikutnya diperkirakan mulai kembali dengan kenaikan wave 5. Ini dengan catatan akan berhasil jika harga secara bertahap mampu naik di atas 3374.94 (FR 23.6%) dilanjutkan dengan kenaikan tahap berikutnya di atas 3386. Kedua area tersebut menjadi area resistance yang wajib ditembus untuk membuat emas kembali terbuka dalam jalur kenaikan. Hal ini juga didukung oleh bullish divergence yang terdeteksi jika membandingkan low 15 April dengan low 23 April yang membentuk formasi higher low (HL) sedangkan di bagian RSI justru menunjukkan formasi lower low (LL). 

Sebaliknya, jika gagal naik sesuai ekspektasi di atas 3374 dan 3386 dalam beberapa waktu ke depan, maka ancaman penurunan bisa kembali terjadi, dan harga cenderung berpeluang kembali menguji 3283 dan 3260. Dan penurunan di bawah 3260 akan menjadi ancaman serius untuk bullish karena berpeluang berlanjut ke 3245, 3235 (FR 50%), dan bahkan terjauh 3172 (FR 61.8%). 

Anda bisa ubah strategi menjadi SELL untuk jangka pendek jika kembali turun di bawah 3280 untuk potensi target 3260 dan 3245. Tapi secara umum selama harga tidak tembus FR 61.8% 3172, maka kenaikan masih bisa terjadi kembali sewaktu-waktu pasca penurunan tersebut.Mengingat kondisi fundamental yang mendasari bullish emas saat ini belum hilang seluruhnya, seperti: pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang masih berjalan (meskipun nantinya AS dan China sepakat bertemu negosiasi), ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, sehingga diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven. Dengan demikianpenurunan diperkirakan relatif terbatas.

slide21

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3337.40, dengan high di 3367.51 dan low 3291.04. Penurunan sudah berjalan sesuai ekspektasi, dan wave C terbukti turun (3260) di bawah low dari wave A (saat itu 3315). Secara perhitungan, seharusnya correction wave ABC sudah selesai atau relatif berkurang. 

Sesuai ulasan kemarin, kami sempat memperingatkan untuk exit dari posisi sell saat penurunan sudah mulai mendekati zona 3283-3245 yang diperkirakan sebagai target penurunan terjauh.

Maka waspada jika penurunan sudah mulai mendekati zona 3283 atau 3245 yang diperkirakan sebagai target penurunan terjauh saat ini. Anda bisa exit dari posisi sell, dan mulai bersiap untuk pertimbangkan buy kembali di zona 3245 atau 3280”, dengan pertimbangan bahwa selama China tidak mengkonfirmasi klaim AS (bahwa mereka akan bertemu di awal Mei), atau belum ada kesepakatan nyata untuk negosiasi, maka emas berpeluang kembali naik dengan cepat.

Pandangan tersebut tetap berlaku. Dan secara teknis kita mungkin bukan lagi di tahap correction wave ABC, melainkan di tahap kenaikan baru yang dicurigai membentuk pola inverse head & shoulders (perhatikan area yang dilingkari biru!). Jika asumsi ini benar, maka akan terjadi swing low terbatas, dengan asumsi support akan berada di kisaran 3290-3316 atau maksimum 3320 sebagai righth shoulder, kemudian naik. Sehingga strategi buy bisa kembali dilakukan. 

Sedangkan strategi bearish, diperkirakan juga masih bisa kembali dominan selama harga gagal untuk naik minimal di atas 3370, atau jika gagal tembus di atas 3386 (high kemarin). Switch strategi menjadi SELL bisa dilakukan jika syarat terpenuhi. Atau sell juga bisa dipertimbangkan jika terjadi penurunan di bawah 3280 dengan potensi target kemungkinan kembali uji 3360, atau bahkan lebih rendah jika China merespon pernyataan Trump dengan sepakati pertemuan untuk negosiasi. Selama tidak ada konfirmasi tersebut, maka penurunan apapun ke depan diperkirakan akan relatif terbatas.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 3312.00 – 3314.00
(atau cek di artikel untuk opsi buy lainnya)
Target/Reward :  3326.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3370.00,
Target terdekat 3378, terjauh 3390, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3306.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3305.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL  jika support ditembus
Entry : 3278.00 – 3280.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif jangka pendek)
Target/Reward: 3266.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3286.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3286)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

live akun agro

Dolar semakin pulih terhadap mata uang lainnya seiring dengan prospek menurunnya ketegangan perang dagang antara AS dengan China dan meredanya isu terakhir soal ancaman hilangnya independensi Federal Reserve dengan pergantian Ketua Fed – Jerome Powell sebelum habis masa jabatannya. Presiden Trump kemarin melunak dengan menyatakan tidak akan melengserkan Powell dan berharap lebih aktif meyampaikan ide untuk menurunkan suku bunga acuan. Sikap ini cukup berbeda dengan komentarnya pekan lalu yang berharap Powell dapat segera diturunkan dari jabatannya seiring dengan tuduhan misi politiknya sendiri. Keputusan ini disambut baik dan memulihkan kepercayaan pasar akan independensi Fed sebagai bank sentral. Sedangkan ketegangan perang dagang AS – China berpeluang dapat diredakan setelah media Wall Street Journal menyebutkan pejabat senior Gedung Putih mengatakan kenaikan tarif impor terhadap China akan diturunkan antara 50% hingga 60%. Menteri Keuangan - Scott Bessent sehari sebelumnya juga cukup yakin bahwa perang dagang dengan China masih bisa diredakan dan kenaikan tarif impor saat ini mencapai 245% masih dapat diubah. Dan bisa dipastikan bahwa setiap kesepakatan akan mengurangi kenaikan tarif impor tersebut secara signifikan. Namun usaha untuk mencapai perundingan perlu usaha ekstra seiring dengan ketegangan yang disebabkan oleh komentar rasis dari Wakil Presiden JD Vance beberapa waktu lalu yang cukup menyinggung pihak China. Presiden Trump juga mengatakan akan mengenakan kenaikan tarif impor terhadap China secara adil meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan yang dimaksudkan dengan adil di atas. Juru Bicara Gedung Putih - Karoline Leavitt menyampaikan sejauh ini baru 18 negara yang mengajukan proposal untuk negosiasi dagang dan diperkirakan akan diselesaikan dalam 34 pekan mendatang. Kenaikan tarif impor di segala bidang membuat kekhawatiran akan mendorong ekonomi menuju resesi, namun dengan sikap Trump yang melunak ini kemungkinan resesi dapat dihindari. Data ekonomi berupa PMI di sektor manufaktur mulai pulih dan naik di atas ambang batas 50 memasuki zona ekspansif dengan meningkat menjadi 50.7 lebih tinggi dari perkiraan 49 dan data periode sebelumnya yang direvisi membaik dari 48.6 menjadi 50.2. Namun di sektor jasa yang lebih krusial justru mengalami penurunan dari 54.4 menjadi 51.4 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 52.8. Data sektor perumahan masih terus positif sedangkan laporan Beige Book dari Fed menunjukkan hanya sedikit perubahan ekonomi domestik di AS, namun ketidakpastian akan perdagangan internasional menjadi penghambat laju ekonomi. Dari 12 negara bagian di AS hanya ekonomi di 5 negara bagian yang mengalami sedikit peningkatan, 3 negara bagian tidak ada perubahan dan sisanya 4 negara bagian mengalami penurunan. Hari ini ada data Durable Goods Order dan juga laporan mingguan klaim pengangguran.

Yen juga mulai bergerak melemah kembali terhadap dolar seiring dengan optimisme akan peluang meredanya ketegangan akibat perang dagang AS - China. Meski demikian ancaman akan perlambatan ekonomi akibat agenda kenaikan tarif impor AS masih membayangi secara global sehingga Bank Sentral Jepang (BOJ) tidak perlu terburu-buru untuk kembali menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Walaupun tekanan inflasi masih terus cenderung meningkat akibat agenda ekonomi yang sama. IMF dalam outlook ekonomi dunia merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi di Jepang hanya naik 0.6% di tahun 2025 ini atau turun 0.5% dari perkiraan di bulan Januari lalu. Dan untuk tahun 2026 mendatang diperkirakan pertumbuhan ekonomi Jepang masih akan sama 0.6% yang turun 0.2% dari perkiraan semula. Kemungkinan BOJ baru akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pada bulan Juni mendatang. Sementara kenaikan tarif impor AS meski dalam masa tenggang, namun kemungkinan tetap akan berdampak pada biaya hidup yang dapat menghalangi pertumbuhan ekonomi. Sehingga Perdana Menteri - Shigeru Ishida berencana memangkas harga BBM dan memberikan subsidi listrik. Beberapa bahkan menyarankan pemerintah Jepang untuk mengurangi pajak penjualan guna mengurangi beban biaya hidup tersebut.

Euro juga bergerak melemah terhadap dolar setelah beberapa hari sebelumnya menguat hingga level tertinggi dalam 3,5 tahun terakhir. Data fundamental juga menunjukkan ekonomi masih belum pulih dengan data PMI di sektor manufaktur maupun di sektor jasa. Meskipun sektor manufaktur meningkat dari 48.6 menjadi 48.7 yang jauh lebih baik dari perkiraan turun 47.4. Dan di sektor jasa mengalami penurunan dari 51.0 menjadi 49.7 lebih buruk dari perkiraan turun 50.4. Kedua indikator ini saat ini berada di bawah ambang 50 dan masuk zona kontraksi. Satu-satunya data yang meningkat adalah surplus neraca perdagangan yang meningkat menjadi 21.0B yang lebih tinggi dari perkiraan 14.9B dan data periode sebelumnya juga direvisi meningkat dari 14.0B menjadi 14.4B. Namun data ini masih belum terdampak dari kenaikan tarif impor AS yang baru sehingga tidak terlalu direspon oleh pasar.

Poundsterling juga berlanjut terkoreksi terhadap dolar seiring dengan kondisi ekonomi di Inggris ternyata tidak seoptimis sebelumnya. Data PMI di Inggris menunjukkan hal tersebut dimana sektor manufaktur dan jasa masih di bawah ambang 50. PMI di sektor manufaktur turun dari 44.9 menjadi 44.0 sesuai perkiraan dan di sektor jasa juga mengalami penurunan di bawah ambang hingga 48.9 yang lebih rendah dari perkiraan 51.5 dan bahkan data periode sebelumnya direvisi menurun menjadi 52.5. Sehingga mempersempit peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuan. Hal ini ditegaskan oleh Gubernur BOE - Andrew Bailey yang mengatakan resiko akan kenaikan tarif tidak dapat diabaikan. Hari ini ada data Industrial Order.

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Euro
  • Dolar masih menguat, meskipun tertahan -> negatif untuk Euro
  • Sejauh ini belum ada tanda-tanda respon dari China untuk segera menyetujui pertemuan dengan Trump -> waspada pelemahan dolar bisa kembali terjadi sehingga Euro sangat mungkin untuk kembali naik (penurunan terbatas)
  • Di sisi lain, AS mengingatkan Uni Eropa tidak akan mentoleransi atas denda yang dikenakan Uni Eropa pada Apple dan Meta dan menganggapnya sebagai pemerasan -> negatif sentimen untuk Euro
  • Bullish tetap dominan selama belum tembus di bawah 1.11400 -> ada kemungkinan penurunan terbatas
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
  • Switch to BUY jika tembus 1.15000
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.14000– 1.14200
Target : 1) 1.13400 2) 1.12800
SL : 1.14800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.13000
Switch to BUY jika tembus 1.15000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung melemah-> negatif untuk GBP
  • MA 200 Daily saat ini di 1.28310, dan harga semakin menjauh di atas MA 2000. Selama di atas MA, maka tren utama cenderung naik. Jika tembus di bawah MA, maka tren berbalik turun
  • Dolar masih menguat meskipun terlihat agak terhambat, tapi masih lebih kuat dibanding GBP -> negatif untuk GBP
  • Sejauh ini belum ada tanda-tanda respon dari China untuk segera menyetujui pertemuan dengan Trump -> waspada pelemahan dolar bisa kembali terjadi sehingga GBP sangat mungkin untuk kembali naik (penurunan terbatas)
  • Data Manufacture dan Services PMI Inggris lemah -> negatif untuk GBP
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
    target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Switch to BUY jika harga tembus 1.34500
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 1.32300
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.33200– 1.33400
Target : 1) 1.32600 2) 1.32000
SL : 1.34000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32300
Switch to BUY jika tembus 1.34500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup rebound, dolar ditutup menguat -> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Status safe haven yen kemungkinan kembali menguat karena ketidakpastian hubungan dagang antara AS dan China masih dominan, belum ada respon China terkait pertemuan -> USDJPY turun (=Yen menguat terhadap dolar)
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish tapi membentuk hanging man sehingga dicurigai berpotensi naik terbatas dan berbalik turun -> negatif untuk USDJPY
  • Waspada kenaikan yang masih terbatas mengingat konfirmasi dari China masih dibutuhkan terkait pernyataan Trump!
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.300
  • Switch to SELL jika tembus 144.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 143.400 – 143.600
Target : 1) 142.800 2) 142.200
SL : 144.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 144.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.300

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman resesi)
  • Di H4, secara garis besar :
    a. Zona orange 3277-3297 sebagai support terdekat-> kemungkinan tetap menjadi support psikologis untuk beberapa waktu ke depan
    b. Koreksi wave 4 diperkirakan sudah selesai saat kemarin sentuh 3260 dan saat ini bertahap naik sebagai wave 5 -> indikasi incar buy kembali
    c. Trne utama dari Elliott Wave masih cenderung naik, dan mulaai bertahap naik sebagai wave 5
  • Di H1, correction wave ABC diperkirakan selesai saat sentuh 3260 kemarin dan berbalik naik
    a. Lingkaran biru menandakan ekspektasi terbentuknya pola inverse head & shoulders, di mana saat ini diharapkan akan terjadi swing low lebih dulu sebagai potensi right shoulders
    b. area buy untuk ekspektasi right shoulder diperkirakan kisaran 3290-3316
    c. Kenaikan lebih kuat jika berhasil tembus di atas 3380
  • Scott Bessent mengatakan bahwa kesepakatan antara AS-China kemungkinan butuh waktu 2-3 tahun untuk berdampak pada ekonomi
  • Tapi jika China tetap belum merespon ataupun tidak ada konfirmasi untuk pertemuan dengan AS (klaim AS akan bertemu awal Mei), maka emas siap-siap kembali naik
  • Tarif dasar diperkirakan tetap berlaku meskipun AS dan China bertemu -> potensi perang dagang masih ada
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh ekspektasi 4 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik (termasuk ancaman perang dagang)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3370 target terdekat 3378, terjauh 3390
  • Opsi BUY idealnya di zona 3385-3306 (lebih lower risk)
  • Switch to SELL hanya jika tembus 3283 (low 17 Apr 2025), target terdekat 3275, terjauh 3260
Suggest : BUY on Dip
Area : 3312.00 – 3314.00
Target : 1) 3320.00 2) 3326.00
SL : 3306.00 (ideal 3-5 points di bawah 3305.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3370
Opsi BUY: 3306, 3285 (lower risk)
Switch to SELL hanya jika tembus 3283 (low 17 Apr 2025)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun akhirnya mereda dan ditutup lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Sedangkan dolar berhasil ditutup naik. Secara teknis, posisi ini masih sesuai dengan yang kami ulas di channel youtube kami kemarin saat membahas teknikal analisis. 

Ada 2 sisi yang terjadi setelah dolar rebound dan imbal hasil turun. Yang pertama, menandakan redanya ketegangan sehingga status safe haven mereda (emas turun, dolar kembali menguat). Yang kedua, emas masih punya kesempatan naik karena imbal hasil turun. Untuk pandangan yang kedua ini menandakan bahwa penurunan emas kemungkinan relatif terbatas. Namun secara umum koreksi turun akan dominan untuk hari ini, untuk beberapa waktu ke depan

Pernyataan Trump kembali menjadi pemicu pergerakan pasar semalam yang merubah rally emas untuk sementara terhenti pasca kenaikan impresif 2 minggu terakhir yang nyaris tanpa jeda, dan sentuh 3500 yang saat ini tercatat sebagai rekor tertinggi baru sepanjang masa (all time high).

Trump Mengalah ?

Sebelumnya Trump mengancam akan memecat Powell dari kursi ketua Fed karena dinilai selalu merespon lambat data ekonomi dengan kebijakan moneter bank sentral. Trump menyebut Powell sebagai “Tuan Terlambat, pecundang besar” dalam postingan di media sosial pribadinya di hari Senin.  

Terbaru, Trump mengatakan tidak berniat memecat Ketua Fed Powell. Sikap Trump tersebut menunjukkan kondisi dirinya mengalah dan para pengamat menilai kemungkinan besar hal tersebut muncul setelah melihat adanya kesulitan hukum dan juga reaksi negatif pasar yang akan dihadapi jika memecat Powell. Menteri Keuangan Scott Bessent adalah salah satu yang menentang di antara para penasihat lainnya yang diketahui beberapa mendukung keputusan Trump.

Hal kedua yang juga menjadi pemicu adalah Trump mengatakan akan bersikap lunak terhadap China. Sebelumnya, Trump sempat memperingatkan bahwa AS akan menetapkan persyaratan dagang jika China menolak untuk mencapai kesepakatan. Terbaru, Trump mengisyaratkan tentang kemungkinan pengurangan sebagian tarif jika terjadi kesepakatan dengan China. Tarif AS untuk impor China saat ini berada di 145%.
Bahkan kabar terakhir pagi ini menyebut Trump dan Xi akan bertemu di awal Mei. Namun terbaru menyebut laporan tersebut belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut dan dikhawatirkan tidak akurat. Hmm, sepertinya klaim sepihak lagi dari AS..dan itu bukan pertanda baik! Trader sebaiknya tetap menunggu perkembangan lebih lanjut dan pastikan bahwa hal itu adalah benar-benar kesepakatan kedua pihak, bukan klaim sepihak!

No Deal Until It’s Totally Deal!

Harap diingat, bahwa kesepakatan apapun yang dikatakan AS belum sepenuhnya menjadi kesepakatan sampai benar-benar menjadi kesepakatan secara keseluruhan! Ini berarti masih ada potensi ketegangan antara AS dan China belum tuntas sepenuhnya. Pasar masih menunggu respon dari pihak China setelah pernyataan Trump tadi malam. 

Jika China menerima pernyataan Trump sebagai niatan keseriusan AS untuk melakukan negosiasi, maka emas akan lanjutkan koreksi turunnya, dan terbuka untuk turun di bawah 3300 kembali. 

Jika China belum merespon ataupun belum menerima pernyataan Trump sebagai niat keseriusan AS untuk negosiasi, maka emas berpeluang rebound/naik dengan cepat.

Meski demikian, yang juga perlu diingat adalah meskipun nantinya ada pertemuan untuk negosiasi, atau bahkan mengarah pada pengurangan ataupun penghapusan tarif 145%, tarif dasar yang diberlakukan sejak Februari dan beberapa lainnya seperti tarif otomotif, baja, aluminium dan bahkan chip, kemungkinan masih menjadi concern pasar sehingga belum secara total menghapus ketidakpastian pada ekonomi sebagai dampak dari tarif Trump

Fokus Malam Ini

Investor akan mengalihkan sementara waktu pandangannya pada data ekonomi yang akan dirilis di malam hari nanti. Jam 20.45 WIB data PMI akan dirilis, dilanjut dengan new home sales di jam 21.00 WIB.

Jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang naik (rebound). Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka emas berpeluang turun.

Namun, efek data ekonomi kemungkinan hanya sesaat atau terbatas, karena pasar tetap akan menunggu kabar atau reaksi dari China, sehingga hal ini akan mengembalikan pasar pada fokus utama pasca rilis data!

Dan kembali mengingatkan, secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan pola candle membentuk shooting star pasca cetak rekor tertinggi 3500. Penurunan sentuh level terendah 3366 dan ditutup rebound di 3380. Kondisi ini berlanjut di pagi hari sesi Asia dengan pembukaan gap down di 3325. Sempat sentuh 3315 sebelum akhirnya rebound hingga 3386.

Secara teknis, gap yang terjadi pagi ini langsung berhasil ditutup di sesi yang sama dengan cepat. ‘Bounty hunter’ mengincar harga murah setelah kenaikan impresif. Hal ini memberi indikasi bahwa emas kemungkinan masih diincar sebagai safe haven sehingga penurunan dikategorikan sebagai profit taking yang dinantikan pasar untuk bisa mendapatkan harga lebih murah pasca cetak rekor tertinggi baru sepanjang masa. Area 3283 – 3300 akan menjadi support psikologis beberapa waktu ke depan, dan resistance akan berada di kisaran 3380-3407.

slide20

Di H4, Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2969 (FR 100%) sampai puncak 3500 (FR 0%). Terlihat penurunan tadi malam dilanjutkan dengan gap down pagi ini di sesi Asia tertahan tepat di zona orange yang kami tandai sebelumnya, kisaran 3310-3328. Dan gap langsung tertutup di sesi Asia karena harga rebound hingga 3386 (closing sesi perdagangan hari Selasa di 3380). 

Jika mengacu pada pola pergerakan, maka penurunan cepat di malam hari masih dikategorikan penurunan normal, profit taking yang memang ditunggu-tunggu sejak rally 2 minggu terakhir hingga rekor tertinggi baru. Hampir tidak ditemukan koreksi yang signifikan sehingga penurunan tajam tadi malam menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu pasar. 

Secara teori, koreksi normal akan berada di kisaran FR 23.6%, 38.2% dan 50%. Ini berarti koreksi yang masih dianggap wajar paling jauh berada di 3235 (FR 50%). Sementara jika menganggap ini menjadi bagian dari penurunan wave 4 (sebelum kembali naik sebagai wave 5), maka FR 38.2% 3297 adalah target potensial yang sesuai aturan dasar dari Elliott wave. Dan FR 50% 3235 sebagai target terjauh dari koreksi wave 4. Artinya, untuk kembali incar buy dengan pertimbangan tren utama yang masih berpeluang bullish, maka Anda bisa mulai pertimbangkan kembali buy saat harga sudah berada di antara zona FR 38.2% atau 50%.

Sedangkan penurunan di bawah FR 61.8% 3172 akan memicu tekanan lebih lanjut, dan berarti juga dampaknya adalah peluang untuk bullish belum akan muncul dalam waktu dekat. Anda bisa pertahankan atau lanjutkan sell jika tembus FR 61.8%. 

Mengingat kondisi fundamental yang mendasari bullish emas saat ini belum hilang seluruhnya, seperti: pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang masih berjalan (meskipun nantinya AS dan China sepakat bertemu negosiasi), ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, sehingga diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven. Dengan demikian penurunan diperkirakan relatif terbatas.

slide21

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3363.30, dengan high di 3386.53 dan low 3315.57. Kami memperkirakan saat ini sedang berada dalam fase correction wave dari Elliott wave. Sebelumnya tren naik berhasil sentuh 3500, dan sesuai ulasan kemarin tentang 2 skenario yang mungkin terjadi (#1 lanjut naik di atas 3466, buka peluang dekati 3500; atau #2 koreksi turun sebelum naik di atas 3466), ternyata skenario #1 yang konfirm, dan setelah sentuh 3500 harga langsung terkoreksi turun.

Penurunan tajam yang terjadi sejak 3500 hingga 3366, dan dilanjutkan dengan gap down pagi ini di 3325 adalah bagian dari wave A pada correction wave. Dan pantulan naik di sesi Asia yang dorong dengan cepat hingga level tertinggi 3386 adalah bagian dari wave B. Maka peluang berikutnya diharapkan turun untuk menyelesaikan koreksi wave C sehingga rekomendasi kami kali ini cenderung sell untuk beberapa waktu ke depan. Dan area 3380-3400 adalah zona ideal untuk melakukan itu.

Yang perlu dicermati adalah penurunan ini kemungkinan bersifat sementara karena fundamental utama yang masih cenderung mendukung untuk emas. Anda bisa tetap sell jika harga kembali turun di bawah 3360, dan lanjutkan sell jika tembus di bawah 3315. 

Tapi, mengingat fundamental yang ada masih mendukung kenaikan emas, maka waspada jika penurunan sudah mulai mendekati zona 3283 atau 3245 yang diperkirakan sebagai target penurunan terjauh saat ini. Anda bisa exit dari posisi sell, dan mulai bersiap untuk pertimbangkan buy kembali di zona 3245 atau 3280, dengan catatan bahwa data PMI nanti malam bisa menjadi pemicu, atau bisa juga menunggu konfirmasi dari China tentang pertemuan dengan AS. Jika China tidak mengkonfirmasi klaim AS (bahwa mereka akan bertemu di awal Mei), atau belum ada kesepakatan nyata untuk negosiasi, maka emas berpeluang kembali naik dengan cepat. Jika itu yang terjadi, Anda bisa mulai kembali melakukan buy.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 3382.00-3384.00
(atau cek di artikel untuk opsi buy lainnya)
Target: 1) 3376.00 2) 3370.00
SL: 3390.00 (Ideal 3-5 points di atas 3392.00)
Risk Reward: 1: 2 

Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3360
Opsi SELL: 3386, 3407 (lower risk)
Switch to BUY
hanya jika tembus 3430 (FR 61.8%)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

live akun agro

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down