Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, daily gagal naik di atas 48000, dan penurunan berikutnya kembali mengancam support 46800. Jika tembus, waspada penurunan lebih lanjut!
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, seiring kenaikan imbal hasil Treasury, harga minyak yang lebih tinggi dan ketegangan geopolitik yang membuat investor tetap waspada
Nasdaq mendapat dukungan dari saham sektor teknologi, sedangkan Dow Jones dan juga S&P cenderung turun. Ini mengindikasikan keseimbangan antara energi dan teknologi, juga pelemahan di beberapa sektor finansial dan konsumsi
IEA rilis rekomendasi untuk melepas 400 juta barel SPR. Tapi pasar tetap skeptis bahwa pelepasan SPR saja bisa mengatasi potensi gangguan pasokan yang dikaitkan ketegangan di Selat Hormuz. Harga minyak tetap menjadi indikator saat ini untuk melihat posisi investor global.
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 46900 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47300-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 47100 - 47120 Target : 1) 47020 2) 46920 SL : 47220
Alternatif : Follow SELL jika tembus 46900 Switch to BUY jika tembus 47300 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup shooting star, secara teori cenderung turun
H4 gagal melanjutkan kenaikan di atas 25200, dan berbalik turun. Zona support 24547-24747 kembali diuji, jika tembus kemungkinan tekanan berlanjut. Selama harga tetap di bawah resistance 24900-25000, ada kecenderungan tekanan mendominasi
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, seiring kenaikan imbal hasil Treasury, harga minyak yang lebih tinggi dan ketegangan geopolitik yang membuat investor tetap waspada
Nasdaq mendapat dukungan dari saham sektor teknologi, sedangkan Dow Jones dan juga S&P cenderung turun. Ini mengindikasikan keseimbangan antara energi dan teknologi, juga pelemahan di beberapa sektor finansial dan konsumsi
IEA rilis rekomendasi untuk melepas 400 juta barel SPR. Tapi pasar tetap skeptis bahwa pelepasan SPR saja bisa mengatasi potensi gangguan pasokan yang dikaitkan ketegangan di Selat Hormuz. Harga minyak tetap menjadi indikator saat ini untuk melihat posisi investor global.
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 24700 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25000-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 24800.00 – 24820.00 Target : 1) 24700.00 2) 24600.00 SL : 24920.00 Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 24700 Switch to BUY jika tembus 25000 Fokus harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup shooting star, secara teori cenderung turun
H4 secara umum menunjukkan kenaikan gagal berlanjut di atas 6850, dan berbalik turun menguji zona 6700. Jika ditembus, maka penurunan akan dominan menekan lebih lanjut.
Nasdaq mendapat dukungan dari saham sektor teknologi, sedangkan Dow Jones dan juga S&P cenderung turun. Ini mengindikasikan keseimbangan antara energi dan teknologi, juga pelemahan di beberapa sektor finansial dan konsumsi
IEA rilis rekomendasi untuk melepas 400 juta barel SPR. Tapi pasar tetap skeptis bahwa pelepasan SPR saja bisa mengatasi potensi gangguan pasokan yang dikaitkan ketegangan di Selat Hormuz. Harga minyak tetap menjadi indikator saat ini untuk melihat posisi investor global.
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6800-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6730.00 – 6750.00 Target : 1) 6700.00 2) 6670.00 SL : 6780.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6700 Switch to BUY jika tembus 6800 - Fokus harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 menunjukkan bullish gagal berlanjut, tertahan di zona resistance 55000. Hari ini dibuka gap down karena Wall Street tertekan. Rebound diperkirakan terbatas, sekedar menguji area 5300-54400. Selama tidak tembus, maka tren cenderung turun
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, dan eskalasi kembali meningkat
Cermati harga minyak WTI! Jika harga kembali melonjak di atas $100, maka saham global cenderung berbalik turun! Jika harga tetap di bawah $90, maka saham global cenderung recover dari tekanan sebelummya, tapi situasi geopolitik belum sepenuhnya selesai!
Bullish lebih dominan jika tembus 54600-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53550-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 54300 - 54320 Target : 1) 54200 2) 54100 SL : 54420 Alternatif : Follow SELL jika tembus 53550 Switch to BUY jika tembus 54600 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap down, dipicu penurunan Wall Street akibat eskalasi geopolitik yang kembali meningkat
Secara teknis, daily resistance di kisaran 26128-26329 sejauh ini belum mampu ditembus. Jika kenaikan berhasil tembus zona tersebut, maka bullish cenderung lebih kuat. Tapi selama belum tembus, maka perlu waspadai kemungkinan berbalik turun
H4 kemungkinan rebound tapi terbatas. Area 25700-25850 kemungkinan diuji kembali, dan selama belum tembus, maka cenderung turun.
Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 25900 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25550-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 25700 - 25720 Target : 1) 25600 2) 25500 SL : 25820 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 25550 Switch to BUY jika tembus 25900
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup hammer, secara teori cenderung naik
Secara struktur, support 77 tetap efektif, penurunan sempat sentuh 76.76 tapi kemudian rebound. Harga kembali gagal tembus, sehingga oil berpeluang kembali naik
Pola "Inverted V" atau "V top" di H4 kemungkinan gagal karena harga berbalik naik. Pola ini seharusnya diikuti dengan breakout neckline langsung. Kenaikan di atas 93-94 cenderung menggagalkan pola ini
IEA resmi merekomendasikan pelepasan sekitar 400 juta barel SPR, sesuai ekspektasi atau sesuai berita sebelumnya sehingga pasar tidak terlalu terkejut. Di sisi lain, pasar lebih condong melihat kecepatan pelepasan harian. 400 juta barel ber tahap, dengan pelepasan 100 juta barel per bulan atau hanya sekitar 3 juta barel per hari sehingga dikhawatirkan tidak mencukupi untuk mengcover gangguan pasokan 20 juta barel per hari via Selat Hormuz -> minyak rebound
Di sisi lain ada kabar tentang 2 kapal tanker yang diserang di Teluk, dikabarkan diserang oleh kapal-kapal Iran yang dilengkapi peledak -> geopolitik kembali meningkat
Belum ada pertanda untuk gencatan senjata, tapi skenario yang ditunggu tetap terbagi 2:
a. Eskalasi serangan = oil kembali naik -> switch to BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 94.00 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 90.00 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 91.40 – 91.60 Target : 1) 92.60 2) 93.60 SL : 90.40 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 94.00 Switch to SELL jika tembus 90.00 Cermati perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Kenaikan kembali tertahan, gagal tembus zona 5200, tapi penurunan saat ini berada di dekat trendline support 5120 yang merupakan area psikologis. Jika tidak tembus, maka skenario pantulanke atas berlaku, tapi jika tembus, maka tren jangka pendek cenderung menekan
a. Skenario #1 : swing low terbatas, diikuti kenaikan menguji kembali zona 5186-5196, jika tembus, lanjut ke zona 5238 atau lebih tinggi -> buy on dip lebih disarankan, tembus resistance 5186-5196 akan lebih konfirm lanjut naik. Geopolitik tetap menjadi penggerak saat ini
b. Skenario #2: Tekanan mengintai, harga tembus di bawah 5120, target terdekat MA 200 5081, zona tengah 5000 atau terjauh zona pink 4854-4907 -> penurunan valid jika tembus trendline support 5120, dan akan dominan jika harga minyak kembali melonjak di atas $100
Di H1, kenaikan gagal tembus 5200, diikuti penurunan saat ini sempat mengancam 5120. Jika tekanan berlanjut dan gagal tembus zona merah, maka cenderung turun. dan jauh lebih kuat jika tembus 5120. Sebaliknya, jika mampu naik di atas zona merah, maka cenderung naik
a. Skenario bullish: swing low terbatas, kenaikan tembus zona merah 5174-5196, lanjut naik bertahap -> kenaikan tetap dominan selama tidak turun di bawah 5120, tapi akan lebih kuat jika mampu tembus zona merah 5174-5196, dan harga minyak tetap di bawah $90 akan lebih mendukung kenaikan
b. Skenario Bearish: rejection zona orange 5145-5160 atau gagal tembus zona merah 5174-5196, dan harga menekan lebih lanjut tembus 5120, mengincar zona abu-abu 5089-5106 atau lebih lanjut ke 4996-5016-> tekanan berlanjut jika tembus 5120. Kekhawatiran lonjakan minyak di atas $100 akan kembali menekan emas
Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
Fundamental tambahan :
IEA sepakat untuk merilis SPR 400 juta barel, tapi pasar melihat tidak cukup untuk menutup gangguan pasokan 20 juta barel per hari sehingga pasar minyak kembali rebound. Jika tembus $100, maka hal ini akan kembali membuat pasar khawatir lonjakan inflasi dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dan negatif untuk emas. Situasi geopolitik tetap sensitif pada minyak dan emas
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5120, target terdekat 5110, terjauh 5090
Switch to BUY jika tembus 5200, target terdekat 5210, terjauh 5230
Opsi buy : 5089-5106 (abu), 4996-5016, 4950-4970, atau tembus 5200
Suggest : SELL on Rally Area : 5190.00 – 5192.00 Target : 1) 5184.00 2) 5178.00 SL : 5198.00 (ideal 3-5 points di atas 5196) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 5120 Switch to BUY jika tembus 5200 Opsi buy : 5089-5106 (abu), 4996-5016, 4950-4970, atau tembus 5200
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil Treasury AS 10 kembali naik di sesi perdagangan tadi malam, tapi di sisi lain dolar sideways sehingga emas masih leluasa dengan kenaikannya, meskipun di malam hari sempat terjadi pullback atau swing low jelang penutupan perdagangan.
Sempat terjadi kekacauan di market saat sesi NY berjalan. Hal itu dipicu oleh pernyataan Menteri Energi AS yang sempat menyebut bahwa Angkatan Laut AS berhasil mengawal kapal tanker melewati Selat Hormuz. Tapi postingan itu dihapus. Dan Gedung Putih sempat membantah tidak ada pengawalan. Akibatnya harga minyak sempat turun ke $77, tapi kemudian rebound hingga $81/82.
Isu Ranjau Laut Selat Hormuz dan Seputar SPR Terkoordinasi
Beredar kabar yang dikutip CNN bahwa Iran menempatkan puluhan ranjau di Selat Hormuz. CNN mengutip informasi intelijen AS yang tidak disebutkan namanya. Kondisi ini sempat membuat harga minyak melonjak naik kembali ke level $87 sehingga membuat emas sedikit tertekan. Hal itu membuat kekhawatiran tentang lonjakan inflasi kembali membayangi emas sehingga menimbulkan tekanan.
Tapi kondisi kembali pulih setelah Presiden Trump menyebut tidak ada laporan apapun tentang ranjau. Namun, Trump mengatakan jika memang Iran menempatkan ranjau di Selat Hormuz, maka dia meminta ranjau tersebut untuk dihilangkan segera. Trump mengancam jika ranjau memang ditempatkan dan tidak segera dihilangkan, maka Iran akan menghadapi konsekuensi militer pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Trump menyebut bahwa jika Iran menghilangkan ranjau yang dipasang, maka hal itu menjadi langkah besar ke arah yang benar.
Di sisi lain, beredar kabar juga dari domestik bahwa Trump didesak untuk segera mengikrarkan gencatan senjata jika target melucuti militer Iran sudah tercapai. Tapi hal ini perlu dibuktikan lebih lanjut. Jika benar, maka situasi berangsur-angsur pulih dan mungkin benar seperti yang disampaikan Trump kemarin bahwa perang segera berakhir. Meski demikian, kabar tidak sedap datang dari Israel bahwa mereka akan tetap melanjutkan serangan meski harus tanpa AS.
Kabar baiknya datang dari IEA. IEA disebut-sebut mengajukan proposal untuk pelepasan SPR tertinggi sepanjang sejarah. Kabar menyebut kemungkinan SPR yang dirilis lebih tinggi dari SPR saat invasi Rusia ke Ukraina di 2022, 182 juta barrel per hari. Hal itu memberi ketenangan pada pasar yang sempat dibuat cemas dengan lonjakan harga minyak sehingga mengurangi peluang pemangkasan suku bunga Fed. Dengan rencana tersebut, ekspektasi penurunan suku bunga kembali terbuka karena inflasi relatif bisa terkendali.
Skenario CPI
Semua mata tertuju pada rilis data CPI AS yang diagendakan malam nanti di jam 19.30 WIB. Bulan sebelumnya inflasi berada di 2.4% y/y dan core CPI di 2.5% y/y. Sedangkan basis bulanan berada di 0.2% m/m dan core CPI 0.3% m/m. Data yang lebih rendah akan kembali memperkuat narasi bahwa inflasi AS terus melunak secara bertahap sehingga berpotensi meredakan tekanan pada imbal hasil obligasi, termasuk juga ekspektasi penurunan suku bunga.
Goldman Sachs memperkirakan data Februari akan menunjukkan pelemahan pada core CPI karena moderasi harga mobil dan perumahan. Core CPI diperkirakan akan berada di 0.17% m/m, di bawah konsensus 0.2%. Ini berarti inflasi inti (core CPI) tahunan akan berada di 2.4% y/y dibanding konsensus 2.5%. Sedangkan CPI utama diperkirakan berada di 0.18% m/m (lebih rendah dari konsensus 0.2%). GS memperkirakan inflasi perumahan akan melambat lebih lanjut.
Ekspektasi untuk nanti malam berada di 0.3% m/m, dan 2.4% y/y untuk CPI utama, dan 0.2% m/m, dan 2.5% y/y untuk Core CPI.
Act > Exp (asumsi : 2.5-2.6% y/y) , dollar akan menguat 1 resistance, dan emas turun 1 support
Act >> Exp (asumsi : di atas 2.7% y/y), dolar akan menguat 2 resistance, dan emas turun 2 support
Act < Exp (asumsi : 2.2-2.3% y/y), dolar akan melemah 1 support, dan emas naik 1 resistance
Act << Exp (asumsi di bawah 2.1%), dolar akan melemah 2-3 support, dan emas naik 2-3 resistance
Semakin rendah inflasi, semakin terbuka untuk peluang pemangkasan suku bunga di pertemuan mendatang, tapi bukan berarti FOMC Maret akan menurunkan suku bunga. Setidaknya inflasi yang rendah akan menjadi catatan tambahan untuk Fed di pertemuan April atau Juni 2026. Sedangkan efek kenaikan harga bahan bakar di AS mungkin mulai diperhitungkan, sehingga perlu diwaspadai jika data mengalami kenaikan. Tapi, selama inflasi tidak lebih tinggi dari 2.7% y/y, maka kemungkinan pasar tidak terlalu cemas, dan emas mungkin turun terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bullish, dan sementara ini kondisi kenaikan cenderung lebih dominan daripada penurunan. Tapi resistance psikologis 5225-52449 menjadi area yang patut diperhitungkan. Selama zona ini belum tembus, maka bearish bisa mengancam sewaktu-waktu.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Namun, dalam jangka pendek jika support 5120 ditembus, maka ada kecenderungan kembali mengalami penurunan dengan zona support kritis di kisaran 5050-5060. Data CPI nanti malam akan menjadi salah satu penentu, selain harga minyak yang meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi.
Di H4, harga terus bertahan di atas support yang kami tandai. Zona ungu kisaran 5158-5195 saat ini menjadi zona psikologis dan diharapkan tetap efektif. Kenaikan berpeluang berlanjut dan penembusan di atas 5238 (high kemarin) dan 5249 akan menjadi pemicu kenaikan lebih tinggi. Potensi zona orange kisaran 5329-5379 sebagai target potensial, terutama jika didukung dengan data CPI yang lebih lunak.
Sebaliknya, kenaikan berpotensi terhambat, dan bearish akan mendominasi dalam jangka pendek jika support 5120-5140 ditembus. Kondisi ini akan kembali mengancam MA 200 yang saat ini berada di 5074. Jika ditembus, maka kecenderungan area ini menekan lebih lanjut hingga area 4996-5016 atau bahkan lebih lanjut ke zona pink 4854-4907. Namun, penurunan lebih tajam hanya terjadi jika didukung data CPI yang mengejutkan “jauh lebih tinggi” dari perkiraan. Dalam hal ini, strategi sell lebih diutamakan.
Cermati juga harga minyak! Selama minyak tetap berada di bawah zona $90/91, maka emas masih berpeluang naik. Dan kenaikan jauh lebih tinggi jika harga minyak turun di bawah $80 per barel + CPI lebih lunak. Sebaliknya, ubah strategi menjadi sell jika melihat harga minyak kembali tembus di atas $95 atau di atas $100 per barel + data CPI “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi, karena hal tersebut berpotensi memicu kembali kekhawatiran lonjakan inflasi yang akan membuat pasar berpikir ruang untuk pemangkasan suku bunga Fed semakin kecil.
Per jam 12.2 WIB, harga berada di 5204.89 dengan high 5223.19, dan low 5183.50. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 11 Maret 2026, strategi buy dipertahankan, dengan opsi alternatif buy on breakout di kisaran 5225 (lebih rendah dibanding saran sebelumnya).
Secara struktural, kenaikan harusnya lebih dominan karena penurunan di malam hari jelang penutupan pasar NY sempat turun hingga 5161, dan ditutup rebound di 5191. Dengan demikian penurunan di bawah zona merah 5178-5194 tidak diharapkan. Tapi jika terjadi, maka area ini akan menjadi area cukup baik untuk demand mendorong harga kembali ke jalur kenaikan.
Alternatif lain, jika penurunan berjalan lebih panjang dari perkiraan, maka zona orange kisaran 5141-5163 akan menjadi alternatif buy terbaik. Selama tidak ada penurunan di bawah 5140, maka bullish cenderung tetap dominan. Dan pola kenaikan selanjutnya diperkirakan tembus 5249/5250, dan melirik zona hijau kisaran 5260-5289. Dan peluang naik tembus zona 5300-an jika didukung data CPI yang lebih rendah dari perkiraan. Sebaliknya, sell disarankan hanya jika terjadi penurunan di bawah 5120-5125. Kondisi ini dianggap berpeluang terjadi reversal bearish jangka pendek, dan zona abu-abu 5089-5106 sebagai potensi target terdekat. Tekanan berpeluang lebih lanjut hingga 5000 atau bahkan 4960 jika data CPI di malam hari secara mengejutkan “jauh lebih tinggi dari perkiraan”.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy: Opsi BUY on Dip Entry: 5190.00 – 5192.00 (atau cek di artikel untuk opsi lainnya) Target/Reward : 5204 ($12 - $14) (Alternatif Follow BUY jika tembus 5225, target terdekat 5235, terjauh 5255, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing) Stop Loss: 5182.00 ($6 - $8) (ideal 3-5 poin di bawah 5180.00) Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip Entry : 5145.00 – 5147.00 (atau cek di artikel untuk area alternatif ) Target/Reward: 5159.00 ($12 - $14) Stop Loss: 5139.00 ($6 - $8) (ideal SL 3-5 poin di bawah 5138) Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Suggest : SELL on Rally Area : 1.16400-1.16600 Target : 1) 1.15800 2) 1.15200 SL : 1.17200
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.16600 - Switch to BUY jika tembus 1.17200
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Suggest : BUY Area : 1.14200-1.14400 Target : 1) 1.15000 2) 1.15600 SL : 1.13600 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14400 - Switch to SELL jika tembus 1.13600
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
Suggest : SELL on Rally Area : 158.300-158.500 Target : 1) 157.700 2) 157.100 SL : 159.100 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 158.500 - Switch to BUY jika tembus 159.100
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi harus waspada, karena bullish tidak sepenuhnya, melainkan mirip shooting star yang bisa terjadi penurunan sewaktu-waktu
Secara teknis, daily kemungkinan masih memiliki ruang untuk rebound, tapi kenaikan dikhawatirkan masih terbatas karena tren channel turun menandakan seller masih dominan
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 47400 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47900-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 47750 - 47770 Target : 1) 47870 2) 47970 SL : 47650
Alternatif : Follow BUY jika tembus 47900 Switch to SELL jika tembus 47400 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi candle mirip shooting star sehingga perlu waspada jika sewaktu-waktu berbalik turun
H4 saat ini mendekati area 25111. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Tapi jika gagal tembus, waspada berbalik turun!
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 24500 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25110-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 24980.00 – 25000.00 Target : 1) 25100.00 2) 25200.00 SL : 24880.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 25110 Switch to SELL jika tembus 24500 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi candle mirip shooting star biasanya memberi indikasi kenaikan yang terbatas, jadi waspada jika terjadi pembalikan turun sewaktu-waktu!
H4 secara umum, kenaikan masih harus menghadapi rintangan di zona resistance 6900. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka cenderung turun
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6850-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6760.00 – 6780.00 Target : 1) 6810.00 2) 6840.00 SL : 6730.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6850 Switch to SELL jika tembus 6700 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
H4 menunjukkan bullish masih harus berhadapan dengan resistance 55400. Jika tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka waspada pembalikan turun
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, meski sedikit mereda pasca pernyataan Trump
Cermati harga minyak WTI! Jika harga kembali melonjak di atas $100, maka saham global cenderung berbalik turun! Jika harga tetap di bawah $90, maka saham global cenderung recover dari tekanan sebelummya, tapi situasi geopolitik belum sepenuhnya selesai!
Bullish lebih dominan jika tembus 55400-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 54000-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 54380 - 54400 Target : 1) 54500 2) 54600 SL : 54280
Alternatif : Follow BUY jika tembus 55400 Switch to SELL jika tembus 54000 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, daily resistance ada di kisaran 26128-26329. Jika kenaikan berhasil tembus zona tersebut, maka bullish cenderung lebih kuat. Tapi selama belum tembus, maka perlu waspadai kemungkinan berbalik turun
H4 diharapkan tetap bertahan di atas 25600-25800. Jika sesuai ekspektasi, maka demand cenderung lebih kuat mendorong kenaikan. Sebaliknya, jika tembus di bawah 25600, potensi penurunan berlanjut di bawah 25400.
Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 26150 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25600-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25900 - 25920 Target : 1) 26020 2) 26120 SL : 25800 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26150 Switch to SELL jika tembus 25600
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup spinning tops, secara teori imbang antara naik dan turun, tren selanjutnya tergantung penutupan hari ini
Secara struktur, support 77 masih efektif, penurunan sempat sentuh 76.76 tapi kemudian rebound. Jika berhasil tembus, maka cenderung lanjut turun, dan bullish mulai melemah. Tapi jika kembali gagal tembus, maka oil berpeluang kembali naik
H4 membentuk pola "V-top" atau "Inverted V", Neckline di zona 78. Jika tembus, maka tren konfirm lanjut turun, potensi target terdekat area 66-69
Terjadi kekacauan yang disebabkan miskomunikasi, kebocoran informasi dan juga termasuk bantahan. Menteri Energi AS sempat menyebut Angkatan Laut AS berhasil mengawal sebuah tanker melewati Selat Hormuz, tapi berita tersebut kemudian dihapus dari postingan, dan muncul bantahan dari Gedung Putih dan beberapa pihak menyebut bahwa tidak ada kapal yang dikawal. Minyak sempat turun di bawah $80, tapi kemudian berbalik ke zona $86
Kabar lainnya tentang ranjau laut yang dipasang, menurut kanal berita CBS dan CNN, tapi kemudian dibantah oleh Trump yang menyebut tidak ada informasi intelijen tentang pemasangan ranjau oleh Iran
Belum ada pertanda untuk gencatan senjata, tapi skenario yang ditunggu tetap terbagi 2:
a. Eskalasi serangan = oil kembali naik -> switch to BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 92.00 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 85.00 -> switch to SELLL
Suggest : SELL on Rally Area : 86.20 – 86.40 Target : 1) 85.20 2) 84.20 SL : 87.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 85.00 Switch to BUY jika tembus 92.00 Tetap pantau perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Sesuai ekspektasi, swing low tertahan di atas triangle menandakan pullback cukup berhasil, diikuti kenaikan tembus 5200. Saat ini diharapkan zona ungu 5158-5195 tetap efektif support, lanjut naik melirik zona orange 5329-5379. Tapi waspada, penurunan di bawah 5120 berpotensi menekan lebih lanjut
a. Skenario #1 : swing low terbatas, dorongan naik kembali uji 5238-5249, dan CPI yang lemah akan mendukung kenaikan lebih lanjut -> buy on dip lebih disarankan, tembus resistance 5238-5249 akan lebih konfirm lanjut naik. penurunan harga minyak dan CPI yang lunak bisa lebih mendukung pemulihan ke atas
b. Skenario #2: Tekanan mengintai, terutama jika gagal tembus 5238-5249, tapi tekanan valid jika tembus 5120, didukung CPI yang lebih tinggi -> penurunan akan kembali dominan jika harga minyak kembali melonjak di atas $100 dan CPI lebih tinggi dari ekspektasi
Di H1, sesuai ekspektasi, pullback tertahan di atas triangle, dan lanjut naik di atas zona merah. Swing low secara teori mulai terbatas karena sebelum penutupan sempat terjadi penurunan, dan pagi ini bertahan di atas zona merah. Potensi kenaikan lebih terbuka jika CPI "lebih lunak" dari perkiraan + harga minyak tetap di bawah $90. Tapi penurunan juga mengintai jika CPI "jauh lebih tinggi + harga minyak melonjak di atas $100
a. Skenario bullish: swing low terbatas, lanjut naik di atas zona merah 5178-5194, dekati zona hijau 5260-5289 dan bertahap lanjut tren naik -> kenaikan mendominasi selama tidak turun di bawah zona orange (support paling jauh), dan CPI yang lunak akan mendukung tembus di atas 5250an
b. Skenario Bearish: tekanan turun dominan jika turun di bawah 5140 atau di bawah zona orange 5124-5140, kemudian tekanan lebih lanjut di bawah 4996-5016 jika minyak kembali melonjak di atas $100 atau CPI “jauh lebih tinggi dari ekspektasi” -> tekanan berlanjut jika tembus 5120 (di bawah zona orange) diikuti penurunan di bawah 5060. didukung CPI "jauh lebih tinggi dari ekspektasi"
Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
Fundamental tambahan :
Harga minyak saat ini menjadi acuan. Jika terjadi kenaikan lebih dari $100, maka kekhawatiran lonjakan inflasi akan menyebabkan emas turun. Sentimen saat ini juga menanti perkembangan ke arah mediasi geopolitik. Terdapat perbedaan antara AS dan Israel saat ini. AS memperkirakan perang akan segera berakhir, sementara Israel kemungkinan masih akan lanjut meski tanpa AS
(updated!)Pertahankan/follow BUY jika tembus 5225, target terdekat 5235, terjauh 5255
Switch to SELL jika tembus 5120, terdekat 5110, terjauh 5095
Suggest : BUY on Dip Area : 5190.00 – 5192.00 Target : 1) 5198.00 2) 5204.00 SL : 5184.00 (ideal 3-5 points di bawah 5182)
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5225 (updated!) Switch to SELL jika tembus 5120 Opsi buy : 5178-5194 (merah), 5124-5140 (orange), 5089-5106 (abu),
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.