logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 tetap dominan naik di sesi hari Rabu, sedangkan dolar mulai menunjukkan tanda-tanda melemah. Meski demikian, situasi ini tidak langsung membuat emas naik lebih kuat. Emas masih cenderung dalam zona sideways, tapi relatif stabil dibanding sehari sebelumnya.

Data ADP dirilis lebih baik dari ekspektasi, dan bahkan dilanjut dengan ISM services yang juga tetap berada di zona ekspansi sehingga emas sempat tertekan hingga 5109. Tapi kemudian berhasil pulih kembali hingga ditutup di zona 5140. 

Data Ekonomi AS Stabil

Data ADP menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja secara umum relatif stabil. Sebagian besar wilayah di AS melaporkan sedikit perubahan dalam perekrutan karena perusahaan tetap berhati-hati dalam melakukan perekrutan di tengah ketidakpastian dan biaya yang lebih tinggi. Pertumbuhan upah juga terus berlanjut dengan laju moderat hingga sedang. 

Sedangkan inflasi, ada kecenderungan harga-harga meningkat dengan laju moderat, didorong terutama oleh kenaikan biaya input non-tenaga kerja, termasuk asuransi, energi, utilitas dan bahan baku. Tarif masih menjadi faktor penyebab yang mendorong kenaikan biaya. Banyak yang memperkirakan pertumbuhan harga akan relatif sedikit melambat beberapa bulan ke depan. 

Secara umum, kondisi tersebut tidak mendukung untuk pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Bahkan ekspektasi penurunan suku bunga Maret cenderung kecil. Pasar saat ini mulai memperhitungkan ulang peluang pemangkasan suku bunga, bahkan untuk peluang Juni. Pasar melihat kemungkinan Fed tetap mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu ke depan. Dengan situasi perang yang belum diketahui kapan berakhir, kini pasar menunggu FOMC Maret untuk mengetahui apakah Fed memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga jika inflasi mengalami lonjakan akibat penutupan Selat Hormuz. 

banner youtube agrodana1

Margin Calls dan “Cash is a King”

Di sisi lain, penurunan tajam di hari Selasa yang membuat emas turun dari 5379 sampai 4996 setelah sehari sebelumnya tembus 5400 membuat pertanyaan bergulir apakah emas tidak lagi menarik investor di saat ketidakpastian geopolitik mendominasi. Beberapa teori sebelumnya mengaitkan dengan kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan memicu inflasi dan membuat Fed akhirnya memutar balik kebijakan dengan mulai menaikkan suku bunga. Sebagian lainnya mengaitkan dengan situasi perang Rusia-Ukraina di 2022. 

Jika diperhatikan selintas, memang cenderung memiliki kemiripan. Tapi jika diteliti lebih lanjut, hal ini lebih disebabkan oleh kebutuhan pasar untuk menutupi kerugian yang sempat terjadi di pasar saham saat terjadi penurunan. Tekanan yang terjadi hingga membuat margin calls di pasar saham, membuat investor harus memilih antara menaikkan kapital untuk mempertahankan posisi, atau melikuidasi semua posisi, termasuk posisi di emas untuk menutupi kerugian tersebut. Beberapa juga dikaitkan dengan kekhawatiran perang yang berkepanjangan dan memicu Perang Dunia 3 sehingga berpikir tentang  “menjual segalanya” untuk mendapatkan “cash”. 

Kami tidak melihat alasan pengulangan 2022 saat perang Rusia-Ukraina terjadi saat ini dikarenakan situasinya relatif berbeda pada kebijakan moneter. Saat itu di 2022, Fed sedang dalam siklus kenaikan suku bunga sehingga kenaikan emas akibat perang, berbalik dengan anjloknya emas setelah pasar tidak lagi menganggap perang tersebut mengancam. Emas kembali turun karena sebelum geopolitik terjadi, Fed sedang dalam fase menaikkan suku bunga, di mana hal itu (kenaikan suku bunga) cenderung berdampak negatif pada emas. 

Sedangkan situasi saat ini, sebelum terjadinya perang, Fed sedang dalam fase “menunggu” untuk melanjutkan penurunan suku bunga. Inflasi terganggu akibat tarif Trump sehingga membuat Fed menunda penurunan suku bunga. Namun, perang membuat pasar khawatir bahwa inflasi tersebut akan kembali melonjak seiring ditutupnya Selat Hormuz. Tapi selama Fed tidak memberi indikasi untuk menaikkan suku bunga, maka seharusnya kekhawatiran tersebut bisa diredam dalam waktu dekat, setelah pasar mendapat kepastian dari FOMC Maret.

Kami cenderung melihat penurunan emas saat ini adalah faktor margin calls di pasar saham, dan kebutuhan uang “cash” yang memaksa investor melikuidasi posisi di emas. Namun, secara keseluruhan pasar emas tetap bullish dan penurunan justru menjadi kesempatan untuk kembali membeli dalam harga relatif lebih murah.   

Fokus Malam ini

Data initial jobless claims di jam 20.30 WIB akan menjadi concern utama. Jika data lebih rendah, maka emas berpeluang kembali terkoreksi turun. Sebaliknya, jika data lebih tinggi, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikannya. 

Sedangkan di sisi geopolitik, pasar masih harus mewaspadai kemungkinan eskalasi ketegangan yang signifikan, terutama menjelang akhir pekan. Dengan konflik yang belum jelas kapan berakhir, pasar perlu curiga bahwa AS dan Israel sedang menyusun serangan lebih besar di akhir pekan. Masa berkabung selama 3 hari setelah pemakaman Ali Khamenei dimulai hari Rabu, diperkirakan akan berakhir di hari Jumat sehingga hal itu memberi waktu yang cukup untuk Israel dan AS menyusun rencana.  Selama belum ada pertanda jalur diplomasi maupun gencatan senjata, maka risiko geopolitik masih mengintai, terutama memasuki akhir pekan.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

banner youtube agrodana2

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish dengan small body candle, memiliki tail atas lebih panjang daripada tail bawah, mirip dengan candle inverter hammer. Secara teori, candle seperti ini muncul di zona support pasca penurunan tajam menandakan peluang untuk recover atau rebound. Data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi membuat emas kembali tertekan, tapi situasi ketidakpastian dari geopolitik, terutama menjelang akhir pekan membuat emas tetap bertahan.

Secara struktural, tren utama masih bullish. Namun, untuk kembali ke jalur bullish yang lebih kuat, emas butuh tembus di atas resistance 5250, sekaligus menjaga agar tidak turun lebih rendah dari support 5083 (low sehari sebelumnya), atau lebih parah di bawah 4996 (low 3 Mar 2026). Pasar kemungkinan tidak akan terlalu agresif sampai hari Jumat, karena menunggu NFP, sebelum akhirnya fokus ke risiko geopolitik akhir pekan.

slide20

Di H4, level terendah sesi Asia saat itu 5083 tidak ditembus saat terjadi penurunan kembali di malam hari. Penurunan di sesi NY tertahan di 5109, tepat sedikit di bawah trendline support, dan diikuti rebound sampai 5146. Ini berarti zona ungu 5130-5192 berperan efektif sejauh ini. Dengan harga saat ini berada di zona tersebut, mencerminkan kehati-hatian pasar terhadap perkembangan situasi yang ada.   

Secara hitungan, berarti harga kemungkinan berada di zona wave (v) yang diperkirakan akan mengalami kenaikan bertahap seperti sebelumnya. Jika diasumsikan rebound pertama dari level terendah 4996 ke high kemarin 5205 sebagai wave 1, maka swing low ke 5109 di malam tadi sebagai wave 2. Ini berarti kenaikan pagi ini sesi Asia hingga selanjutnya didefinisikan sebagai wave 3 yang masih menjadi bagian dari proses kenaikan wave (v) yang dimaksud. Ini akan berlaku selama harga tidak kembali turun di bawah 5083-5109, dan akan valid jika harga akhirnya mampu tembus 5205 dan lanjut menguji zona 5250.

Sebaliknya, jika kenaikan masih rapuh dan belum mampu tembus 5205, maka trader juga perlu waspada pembalikan turun di bawah 5083 akan memicu penurunan lebih lanjut untuk kembali menguji MA 200 H4 di 5028, atau lebih lanjut 4996-5000. Jika ini yang terjadi, maka hitungan sebelumnya untuk progress wave (v) tidak berlaku. Penurunan berpotensi berlanjut hingga zona pink 4854-4907 jika geopolitik tidak menunjukkan eskalasi signifikan sehingga pasar relatif dalam mode profit taking kembali. Sell lebih disarankan jika tembus 5080.

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 5177.60 dengan high 5187.96, dan low 5144.79. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 5 Maret 2026, strategi buy masih dipertahankan di zona yang sama, dengan asumsi bahwa kenaikan saat ini di sesi Asia kemungkinan tertahan lebih dulu di zona merah 5187-5205 sehingga memungkinkan untuk terjadinya swing low kembali, dan diperkirakan tetap membentuk formasi higher low sehingga area 5110-5150 berpeluang sebagai area demand yang lebih baik dalam jangka pendek. 

Ekspektasi skenario formasi higher low dan consistent high akan membentuk pola mirip ascending triangle, sehingga setelah swing low yang diharapkan muncul, akan dilanjutkan dengan penembusan resistance zona merah tersebut. Dan jika valid, maka kenaikan lebih lanjut mendorong ke zona resistance berikutnya 5240-5250, atau bahkan naik lebih tinggi jika situasi geopolitik menunjukkan eskalasi yang signifikan. Tapi jika tidak, maka kami cenderung melihat zona 5250 sebagai resistance kuat sampai pasar mendapat kejelasan dari situasi geopolitik, terutama menjelang akhir pekan. 

Sebaliknya, skenario bearish juga diperhitungkan. Belum adanya eskalasi yang signifikan membuat pasar cenderung berhati-hati sampai data NFP dirilis hari Jumat. Ini berarti potensi rejection di zona merah juga berpeluang membentuk pola double top. Pola ini akan valid jika tembus neckline 5109. Tapi akan lebih kuat jika tembus support 5080 (sedikit di bawah zona ungu 5082-5110) yang diperkirakan bisa memicu penurunan lebih lanjut ke 4996-5000, atau zona abu-abu 4961-4975).    

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip 
Entry: 5140.00 – 5142.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  5154 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5182, target terdekat 5192, terjauh 5215, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5134.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5132.00)
Risk Reward: 1: 2 
Opsi SELL on Rally
Entry : 5078.00 – 5080.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5058.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5086.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 5085)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide11
slide12

Keterangan :

  • Daily candle ditutup hammer, secara teori cenderung naik
    Tekanan turun masih dominan selama harga berada di bawah MA 200 Daily. MA 200 saat ini berada di 1.16650. Jika berhasil ditutup di atas MA 200, maka euro berpeluang kembali bangkit. Tapi selama di bawah MA 200, maka kenaikan cenderung terbatas, dan dominan turun
    Secara teknis, range sideway, H4 menunjukkan rebound masih terbatas. Kenaikan diperkirakan masih relatif rapuh sehingga sell on rally kemungkinan masih dominan
    Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan
    Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
     target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Bullish lebih kuat jika tembus 1.17500-> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 1.15800-> pertahankan SELL
Suggest :  SELL on Rally
Area : 1.16500 – 1.16700
Target : 1) 1.15900 2) 1.15300
SL : 1.17300

Alternatif :
- Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15800
- Switch to BUY jika tembus 1.17500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide13
slide14

Keterangan :

  • Daily candle ditutup hammer, secara teori potensi naik
    Secara teknis, harga masih berada di bawah MA 200 daily sehingga secara umum masih cenderung dominan turun. Tapi pembalikan ke atas akan lebih kuat jika mampu tembus MA 200 di 1.34400
    H4 menunjukkan rebound masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun.
    Waspadai situasi geopolitik, terutama menjelang akhir pekan!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
     target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Bullish lebih kuat jika tembus 1.35000-> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 1.33500-> pertahankan SELL
Suggest :  SELL on Rally
Area : 1.34100– 1.34300
Target : 1) 1.33500 2) 1.32900
SL : 1.34900

Alternatif :
- Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33500
- Switch to BUY jika tembus 1.35000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide15
slide16

Keterangan :

  • US Treasury yield ditutup bullish, tapi dolar mulai menunjukkan penurunan-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield
    Secara teknis, daily USDJPY ditutup bearish dan 2 candle terakhir mirip bearish engulfing. secara teori cenderung mendukung penurunan
    Trend channel bullish di H4 juga tembus support sehingga mendukung penurunan
    Fundamental masih sama, kebijakan fiskal longgar pemerintah berpotensi melemahkan yen (=USDJPY naik)
    Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 157-158!
    Bearish lebih kuat jika tembus 156.300 -> switch to SELL
    Bullish lebih kuat jika tembus 157.900 -> pertahankan BUY
Suggest :  SELL on Rally
Area : 157.000 – 157.200
Target : 1) 156.400  2) 155.800
SL : 157.800

Alternatif :
- Pertahankan/Follow SELL jika tembus 156.300
- Switch to BUY jika tembus 157.900

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

banner youtube agrodana1
1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide1

slide2

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • Target penurunan dari pola Ascending broadening wedge di daily chart kemungkinan mulai terbatas. Ekspektasi mulai membentuk tren channel bearish. Rebound kemungkinan masih terbatas, juga masih mewaspadai geopolitik terutama memasuki akhir pekan
  • Saham-saham utama AS rebound di malam hari, mencoba mengabaikan noise dari geopolitik karena menganggap AS dan Israel saat ini memegang kendali. Sentimen terhadap risiko sedikit pulih, mendorong pasar saham naik lebih tinggi
  • Dari sisi data, ADP dan ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, artinya :
    • a. angka perekrutan swasta meningkat lebih baik dari sebelumnya, ISM menunjukkan ekspansi, ekonomi solid, meredam kekhawatiran krisis -> positif untuk ekonomi, juga saham
    • b. mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat -> negatif untuk saham karena investor masih mengharapkan pemangkasan suku bunga dari Fed
  • Pasar masih dibayangi situasi tidak menentu dari geopolitik. Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel. Di sisi lain, AS dan Israel juga mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar. Dikhawatirkan eskalasi di akhir pekan kembali meningkat -> kemungkinan berpotensi menghambat kenaikan saham
  • Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
    • a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
    • b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
  • Fokus data initial jobless claims
    • a. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : pasar butuh data ekonomi yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah = peluang cut rate terbuka
  • Bearish lebih kuat jika tembus 48530 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 48910-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 48780 - 48800
Target : 1) 48900 2) 49000
SL : 48680

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 48910
Switch to SELL jika tembus 48530 atau rejection zona 49220-49390
Fokus data ekonomi + waspada situasi geopolitik jelang akhir pekan

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide3

slide4

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • Support daily kembali menahan penurunan. Untuk sementara area 23900-24600 dianggap support kuat. Namun, kenaikan juga harus waspada, terutama mendekati zona 25470 (resistance daily)!
  • H4 dekati resistance trendline 25260 dan zona 25324-25399. Jika tembus, maka uptren lebih kuat, sekaligus mengabaikan situasi geopolitik. Tapi jika gagal tembus, maka waspada pembalikan turun, tekanan geopolitik kemungkinan masih membayangi sehingga membatasi kenaikan
  • Saham-saham utama AS rebound di malam hari, mencoba mengabaikan noise dari geopolitik karena menganggap AS dan Israel saat ini memegang kendali. Sentimen terhadap risiko sedikit pulih, mendorong pasar saham naik lebih tinggi
  • Dari sisi data, ADP dan ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, artinya :
    • a. angka perekrutan swasta meningkat lebih baik dari sebelumnya, ISM menunjukkan ekspansi, ekonomi solid, meredam kekhawatiran krisis -> positif untuk ekonomi, juga saham
    • b. mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat -> negatif untuk saham karena investor masih mengharapkan pemangkasan suku bunga dari Fed
  • Pasar masih dibayangi situasi tidak menentu dari geopolitik. Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel. Di sisi lain, AS dan Israel juga mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar. Dikhawatirkan eskalasi di akhir pekan kembali meningkat -> kemungkinan berpotensi menghambat kenaikan saham
  • Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
    • a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
    • b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
  • Fokus data initial jobless claims
    • a. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : pasar butuh data ekonomi yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah = peluang cut rate terbuka
  • Bearish lebih kuat jika tembus 24890 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25260-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 25090.00 – 25100.00
Target : 1) 25200.00 2) 25300.00
SL : 24990.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 25260
Switch to SELL jika tembus 24890 atau rejection zona 25324-25399
Fokus data ekonomi + waspada geopolitik jelang akhir pekan

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • H4 menunjukkan kenaikan kembali menguji zona resistance 6870-6910. Jika tembus, maka punya peluang lanjut ke zona 6960-6990. Sebaliknya, jika gagal tembus, maka terancam turun kembali. Di sisi lain, kenaikan ke zona 6960-6990 juga memiliki risiko, jika gagal tembus, maka tekanan akan kembali mendominasi
  • Saham-saham utama AS rebound di malam hari, mencoba mengabaikan noise dari geopolitik karena menganggap AS dan Israel saat ini memegang kendali. Sentimen terhadap risiko sedikit pulih, mendorong pasar saham naik lebih tinggi
  • Dari sisi data, ADP dan ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, artinya :
    • a. angka perekrutan swasta meningkat lebih baik dari sebelumnya, ISM menunjukkan ekspansi, ekonomi solid, meredam kekhawatiran krisis -> positif untuk ekonomi, juga saham
    • b. mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat -> negatif untuk saham karena investor masih mengharapkan pemangkasan suku bunga dari Fed
  • Pasar masih dibayangi situasi tidak menentu dari geopolitik. Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel. Di sisi lain, AS dan Israel juga mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar. Dikhawatirkan eskalasi di akhir pekan kembali meningkat -> kemungkinan berpotensi menghambat kenaikan saham
  • Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
    • a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
    • b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
  • Fokus data initial jobless claims
    • a. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
    • b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY
    • Note : pasar butuh data ekonomi yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah = peluang cut rate terbuka
  • Bearish lebih kuat jika tembus 6810 -> switch to SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 6900-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip
Area : 6850.00 – 6870.00
Target : 1) 6900.00 2) 6930.00
SL : 6820.00

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6900
Switch to SELL jika tembus 6810 atau rejection zona 6960-6990
Fokus data ekonomi + waspadai geopolitik jelang akhir pekan!

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide7

slide8

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
  • Support daily di zona 52910-53795 terbukti support kuat sehingga berhasil mendorong harga kembali rebound. Kenaikan butuh validasi lebih lanjut dengan tembus resistance 57875. Jika gagal, maka ancaman turun kembali terbuka.
  • H4 rebound, tapi zona FR 50% 56640 belum ditembus, dan jika tembus, maka resistance kedua di FR 61.8% 57359 berpotensi menghadang. Kenaikan akan valid lebih kuat jika kedua resistance mampu ditembus. Selama belum tembus, maka kenaikan dianggap rapuh atau kenaikan yang terbatas
  • Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
  • Faktor lain yang berpotensi menekan:
    • a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
    • b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, terutama jelang akhir pekan
  • Bullish lebih dominan jika tembus 56640-> switch to BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 55490-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 55920 - 55940
Target : 1) 56040 2) 56140
SL : 55820

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 56640
Switch to SELL jika tembus 55490 atau rejection di zona 57345-57795
Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik jelang akhir pekan

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide9

slide10

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
  • Pagi ini dibuka gap up karena Wall Street ditutup menguat meski geopolitik masih mengintai
  • Secara teknis, pola H&S di grafik H4 selesai setelah sentuh level terendah 24883. Namun rebound butuh validasi untuk memperkuat bullish. Kenaikan di atas 25700-25800 akan relatif mendukung potensi kenaikan
  • Pasar masih butuh kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan, meskipun secara umum Pemerintah dan PBOC berjanji menargetkan pertumbuhan konsumsi domestik
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25700 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 25000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 25300 - 25320
Target : 1) 25420 2) 25520
SL : 25200

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25700
Switch to SELL jika tembus 25000
H&S done, peluang rebound bertahap

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

Suggest : BUY on Dip
Area : 74.50 – 74.60
Target : 1) 75.60 2) 76.60
SL : 73.50
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 76.50
Switch to SELL jika tembus 69.00
Tetap waspadai perkembangan geopolitik!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Penurunan tertahan di 5109, tidak lebih rendah dari low sesi Asia 5083 saat itu, menandakan higher low. Kenaikan berikutnya diharapkan tembus high sebelumnya 5205 sehingga mengkonfirmasi jalur kenaikan higher high-higher low, sekaligus mulai memasuki tahap wave (v) yang diharapkan
    • a. Skenario #1 : keluar dari zona ungu 5130-5192 dengan kenaikan lebih lanjut di atas 5205 menuju 5250 atau lebih tinggi, uncertainty pendukung utama -> buy on dip tetap disarankan. tren bullish lebih kuat jika data ekonomi lemah + meningkatnya eskalasi geopolitik
    • b. Skenario #2: gagal naik di atas 5205 berbalik turun, tembus di bawah 5083 (low kemarin), mengincar MA200 5028 atau tembus di bawah MA 200 -> penurunan lebih dominan jika data ekonomi lebih kuat + tidak ada eskalasi terbaru dari geopolitik
  • Di H1, sempat terjadi swing low di malam hari, tapi tidak tembus low sesi Asia 5083, hanya sentuh 5109 diikuti rebound dan sampai sesi Asia pagi ini mulai dekati zona merah resistance 5187-5205. Waspadai rejection zona merah, jika membentuk double top, maka neckline 5109 wajib tembus untuk validasi, lebih kuat turun jika tembus 5080. Sebaliknya, bullish akan lebih kuat jika ternyata membentuk higher low mirip pola ascending triangle sehingga ada momentum untuk tembus zona merah
    • a. Skenario bullish: swing low terbatas, kemungkinan retest zona ungu atau lebih tinggi kisaran 5120-5140, diikuti kenaikan kedua mampu tembus zona merah 5187-5205. Uncertainty pendukung bullish saat ini -> "buy on dip" lebih aman, koreksi turun kemungkinan mulai terbatas. Data ekonomi lemah + eskalasi ketegangan bisa mendukung kenaikan
    • b. Skenario Bearish: rejection zona merah membuat tekanan kembali menguji zona ungu 5082-5110 dan tembus di bawah 5083 (neckline double top), penurunan berlanjut ke zona 4996 atau lebih rendah zona abu 4961-4975 -> Data ekonomi yang kuat dan gencatan senjata akan lebih mendukung penurunan
  • Fundamental utama : ekspektasi penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
  • Fundamental tambahan : Situasi geopolitik masih terkendali, dengan AS dan Israel masih pegang kendali. Namun, Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel jika AS dan Israel terus mengincar pergantian rezim. Sejauh ini pasar butuh konfirmasi yang lebih utama apakah akan ada jalur diplomasi ataupun gencatan senjata atau tidak. Selama tidak ada jalur tersebut, maka eskalasi dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa meningkat, terutama menuju akhir pekan!
    • a. negosiasi/diplomasi/gencatan senjata = de-eskalasi -> Switch to SELL
    • b. tidak ada negosiasi/gencatan senjata = eskalasi -> pertahankan BUY
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 5182, target terdekat 5192, terjauh 5215
  • Switch to SELL jika tembus 5080, target terdekat 5070, terjauh 5050
  • Opsi buy : 5082-5110 (ungu), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5185-5190
Suggest : BUY on Dip
Area : 5140.00 – 5142.00
Target : 1) 5148.00 2) 5154.00
SL : 5134.00 (ideal 3-5 points di atas 5132)

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 5182
Switch to SELL jika tembus 5080
Opsi buy : 5082-5110 (ungu), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5185-5190

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

banner youtube agrodana2
1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar berhasil lanjutkan kenaikan, meski sempat turun menjelang penutupan sesi NY. Namun, hal ini cukup membuat emas terbebani sepanjang sesi perdagangan hari Selasa, 3 Mar 2026. Pasar tidak mendapati eskalasi ketegangan baru dari situasi geopolitik sehingga memutuskan untuk melakukan aksi profit taking karena kenaikan emas yang sudah berlangsung 3 hari terakhir (include gap Senin).  

Di sisi lain, emas juga turun akibat pasar mulai pesimis dengan pemangkasan suku bunga Fed karena lonjakan harga minyak sempat membuat khawatir tentang lonjakan inflasi yang berpotensi membuat Fed batal menurunkan suku bunga. Tapi pernyataan Trump yang muncul berhasil meredam kekhawatiran tersebut, dan emas rebound jelang penutupan.

Perang Belum Berakhir, Tapi Tidak Ada Eskalasi Baru

Salah satu faktor yang membuat emas enggan lanjutkan kenaikan adalah situasi geopolitik yang cenderung stagnan sejak serangan akhir pekan. Emas sudah naik sejak hari Kamis dan Jumat, akhir bulan Februari saat pasar mencerna informasi bahwa potensi serangan kepada Iran bisa terjadi di akhir pekan. Dan saat serangan muncul di akhir pekan, pasar mulai memperhitungkan hal tersebut di pembukaan hari Senin dengan posisi gap up. 

Meski terjadi aksi balasan dari Iran sejak terbunuhnya pemimpin mereka Ayatollah Khamenei, hampir tidak ditemukan ancaman yang terlalu signifikan yang membuat situasi ketegangan meningkat. Hal ini membuat pasar cenderung melakukan aksi profit taking sehingga emas terhenti sementara waktu, dan penurunan cepat hingga 4996 terjadi di malam hari. 

Namun, kondisi geopolitik yang masih tidak menentu tetap dianggap sebagai peluang untuk kenaikan emas berikutnya. Israel dan AS mengancam serangan besar belum dilakukan, dan bisa terjadi segera. Hal ini kemungkinan yang ditunggu pasar sehingga cenderung membatasi penurunan emas di sisi lain.
AS keluarkan perintah untuk mengevakuasi warganya yang masih tertahan di Timur Tengah untuk segera kembali ke AS dengan jalur komersil. Tapi belakangan militer dikerahkan untuk mengevakuasi. Jika dirunut pada kejadian minggu lalu, maka ini merupakan sinyal bahwa AS kemungkinan mulai siapkan serangan besar lainnya dan kemungkinan besar kembali dikerahkan di akhir pekan. Jika benar, maka penurunan emas di hari Selasa dan mungkin Rabu, kemungkinan hanya bersifat sementara dan mulai terbatas.

banner youtube agrodana1

Permintaan Bank Sentral Berkurang

Data terbaru dari World Gold Council menunjukkan bank sentral membeli kurang dari 20% dari rata-rata permintaan bulanan dari tahun 2025 ke bulan Januari. Tapi “pemain baru” juga masuk pasar sehingga hal ini menunjukkan bahwa basis permintaan untuk akumulasi cadangan emas semakin meluas. 

Momentum pembelian emas bank sentral boleh saja mereda di awal tahun 2026, jika dibandingkan dengan rata-rata 12 bulan sebelumnya sebesar 27 ton. Tapi WGC mengatakan geopolitik kemungkinan akan terus berlanjut sampai 2026 dan seterusnya. WGC percaya bahwa meluasnya permintaan dari Kumpulan bank sentral yang lebih luas bisa menjadi tema utama di tahun 2026. 

Fokus Malam ini

Saat geopolitik cenderung stabil tanpa ada eskalasi yang signifikan, trader sebaiknya fokus dengan data ekonomi lebih dulu. Data ADP dan ISM services dari AS di jam 20.14 WIB dan 22.00 WIB menjadi fokus utama malam nanti. Data ADP diperkirakan naik dari 22K menjadi 50K, sedangkan ISM services diperkirakan turun dari 53.8 menjadi 53.5. 

Data yang lebih lemah dari perkiraan akan membuat emas mampu kembali naik di malam hari. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat, maka penurunan diperkirakan akan kembali membebani emas. 

Sedangkan di sisi geopolitik, pasar tetap harus mewaspadai jika terjadi eskalasi ketegangan yang signifikan. Kunci utamanya adalah diplomasi dan gencatan senjata. Jika itu yang terjadi, maka emas dominan turun selain oleh data ekonomi yang lebih kuat. Tapi selama belum ada arah diplomasi ataupun gencatan senjata, maka pasar menganggap situasi geopolitik masih tidak menentu, dan sewaktu-waktu bisa kembali memanas, sehingga emas di sisi lain masih bisa kembali bullish.

Untuk sementara, kami melihat AS dan Israel sedang mempersiapkan evakuasi warganya dari Timur Tengah, sehingga kondisi ini dianggap pasar masih terlihat stabil.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

banner youtube agrodana2

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body panjang, memberi indikasi bahwa koreksi turun relatif lebih kuat dari perkiraan. Secara umum, profit taking membayangi pasar karena minimnya eskalasi ketegangan yang signifikan sejak serangan akhir pekan, dan emas sudah naik lebih dulu sejak Jumat peringatan tentang serangan hingga gap yang terjadi di hari Senin. Meski demikian, penurunan cenderung mulai menemukan bottom yang menahan untuk sementara waktu. 

Secara struktural, tren utama masih bullish, sentiment utama geopolitik belum berakhir, hanya saja tidak adanya eskalasi ketegangan yang baru membuat pasar cenderung mengalihkan sementara fokus mereka ke data ekonomi. Support 4996-5000 akan menjadi area psikologis, dan sejauh ini penurunan tertahan di zona tersebut. Sebaliknya, resistance 5185-5200 untuk sementara menahan kenaikan, sampai didapat pemicu baru yang lebih segar ataupun kuat.

slide20

Di H4, tampak penurunan sempat tembus trendline support 5080, dan berlanjut hingga 4996. Tapi kemudian candle berikutnya ditutup kembali di atas trendline. Hal ini menunjukkan MA 200 saat itu di 5006 cenderung masih kuat sehingga terjadi rejection yang mendorong harga kembali di atas 5100, sekaligus menunjukkan tren utama bullish yang masih tetap dominan setelah 2 hari beruntun ditekan turun.  

Secara hitungan, wave (iii) ternyata selesai lebih cepat dari perkiraan. Sebelumnya kami memperkirakan wave (iii) baru akan selesai saat sentuh zona coklat 5470-5549), tapi ternyata kenaikan terakhir tertahan di 5419, dan penurunan dengan cepat tembus 2 support di bawahnya, yaitu 5249 dan 5140.  Namun, kenaikan kembali di atas 5140 seharusnya menjadi pertanda positif. Tapi di sisi lain, ini menjadi ancaman baru untuk tekanan berikutnya, jika harga tidak mampu tembus di atas 5190-5200 dalam waktu dekat. 

Skenario berikutnya yang diharapkan terbagi 2, yaitu : #1 bullish terus mendorong naik sejak harga tidak tembus MA 200 (5006), atau #2 bullish belum terlalu kuat, harga masih bisa retest 4996-5000 atau bahkan jauh lebih rendah ke zona pink 4854-4907. 

Skenario #1 menunjukkan peluang bullish yang tetap dominan. Asumsi 1 adalah bahwa harga tetap berada di atas 5110-5140. Jika dalam 4-6 jam ke depan terus berlaku seperti ini, maka buyer kemungkinan kembali masuk dan mendorong harga naik lebih tinggi, kembali di atas 5200-an. Atau, asumsi 2, akan terjadi swing low lebih dulu, setidaknya menguji kembali area MA 200 yang saat ini ada di zona 5011. Jika ini yang terjadi, maka trader bisa mempertimbangkan mulai buy di zona tersebut (dekat MA 200). Bullish akan lebih kuat jika didukung data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan, dan terjadi eskalasi ketegangan geopolitik yang signifikan.

Sebaliknya, “asumsi 2” pada skenario #1 bisa berkembang lebih lanjut sebagai peluang sell jika MA 200 ditembus. Ini berarti akan menekan harga hingga kisaran support berikutnya 4854-4907. Seller akan mendominasi selama harga tidak tembus 5190 dan berpeluang lebih kuat jika tembus 5000. Kondisi ini akan dominan jika didukung data ekonomi yang lebih kuat dan jalur diplomasi dari Iran dan AS.

slide21

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 5166.02 dengan high 5190.74, dan low 5083.66. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 4 Maret 2026, strategi sell jangka pendek tetap dipertahankan, tapi area diperluas sampai kisaran 5185. Terlihat bahwa harga sempat naik ke 5190, tapi kemudian mengalami rejection dan harga ditutup di 5154, dan candle berbentuk bearish bisa dianggap piercing line (2 candle terakhir bullish + bearish).  

Zona merah yang sebelumnya bertindak sebagai support di 5168-5180 kini berperan sebagai resistance. Selama harga belum mampu naik dan ditutup stabil di atas zona ini, maka tekanan turun diperkirakan masih bisa terjadi sehingga sell tetap bisa dilakukan. Namun, potensi target ataupun area support perlu diwaspadai. Dalam hal ini, zona ungu di kisaran 5082-5110 kemungkinan sebagai support yang diperkirakan cukup kuat untuk beberapa waktu ke depan.  

Jika dalam 2-3 jam ke depan harga tetap di bawah 5190, maka strategi sell tetap dipertahankan, dengan peluang target terdekat 5140, atau terjauh kisaran 5083-5090 yang menjadi area low sementara di sesi Asia hari ini. Dan jika tembus 5083, maka tren cenderung berlanjut dengan dominan turun hingga sesi NY (sisanya tergantung data ekonomi).

Sebaliknya, buyer bisa pertimbangkan untuk entry jika : 1) zona ungu 5082-5110 tidak ditembus, atau bisa saja terdapat false breakout; 2) harga tembus dan stabil di atas zona merah atau di atas 5190. Dan jika berhasil tembus 5190, maka tren cenderung berlanjut dengan dominan naik hingga sesi NY kembali bergantung pada data ekonomi.  

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 5178.00 – 5180.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  5166 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5380, target terdekat 5390, terjauh 5410, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5186.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5185.00)
Risk Reward: 1: 2 
Opsi BUY on Dip
Entry : 5090.00 – 5092.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5104.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5084.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5083)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide11
slide12

Keterangan :

  • Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
    Tekanan turun berlanjut, dan berhasil tembus MA 200 1.16625. Dengan demikian tren turun cenderung dominan selama masih di bawah MA 200. Namun, waspada saat mulai dekati support 1.14680 (low 5 Nov 2025)!
    Secara teknis, H4 diharapkan rebound terbatas, didukung RSI yang oversold. Tapi secara umum, tren cenderung turun
    Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan
    Fokus data PMI services zona Euro
       a. Act > Exp = Euro menguat -> switch to BUY
       b. Act < Exp = Euro melemah -> lanjut pertahankan sell
    Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
     target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Bullish lebih kuat jika tembus 1.17000-> witch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 1.15700-> pertahankan SELL
Suggest :  SELL on Rally
Area : 1.16000 – 1.16200
Target : 1) 1.15400 2) 1.14800
SL : 1.16800

Alternatif :
- Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15700
- Switch to BUY jika tembus 1.17000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide13
slide14

Keterangan :

  • Daily candle ditutup bearish, secara teori potensi turun
    Secara teknis, harga masih berada di bawah MA 200 daily sehingga secara umum masih cenderung dominan turun. Rebound kemungkinan masih terbatas, juga mengingat situasi geopolitik yang belum stabil
    H4 menunjukkan rebound yang masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun.
    Fokus data PMI services UK
       a. Act > Exp = GBP menguat -> switch to BUY
       b. Act < Exp = GBP melemah -> pertahankan SELL
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
     target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Bullish lebih kuat jika tembus 1.33000-> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 1.35000-> pertahankan SELL
Suggest :  SELL on Rally
Area : 1.33400– 1.33600
Target : 1) 1.32800 2) 1.32200
SL : 1.34200

Alternatif :

- Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000
- Switch to BUY jika tembus 1.35000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide15
slide16

Keterangan :

  • US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar menguat meskipun keduanya sempat turun jelang penutupan-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield
    Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish tapi mirip shooting star, secara teori peluang naik, tapi membuka peluang untuk koreksi turun jika gagal naik di atas high kemarin 157.970
    Fundamental masih sama, kebijakan fiskal longgar pemerintah berpotensi melemahkan yen (=USDJPY naik)
    Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 157-158!
    Bearish lebih kuat jika tembus 156.000 -> switch to SELL
    Bullish lebih kuat jika tembus 157.800 -> pertahankan BUY
Suggest :  BUY on Dip
Area : 156.800 – 157.000
Target : 1) 157.600  2) 158.200
SL : 156.200

Alternatif :
- Pertahankan/Follow BUY jika tembus 157.800
- Switch to SELL jika tembus 156.000 atau jika terjadi intervensi

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

banner youtube agrodana1
1 PIP Fixed Spread

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down