Candlestick ditutup doji, secara teori ada peluang untuk rebound, tapi dikhawatirkan rebound masih terbatas
Secara teknis, daily rsi masih cukup rendah dekat oversold, mendukung rebound. Tapi risiko geopolitik akhir pekan kemungkinan akan menghambat proses kenaikan
Di H4, area 46458-46611 dan 4704-47227 diperkirakan sebagai resistance kuat. Selama zona ini tidak/belum berhasil ditembus, maka seller akan mendominasi di zona tersebut
Keputusan bank sentral (dari FOMC diikuti BOE dan ECB) membuat pasar mulai berpikir tentang kemungkinan kenaikan suku bunga, meskipun secara keseluruhan relatif diredam, terutama para pejabat Fed yang pada umumnya tidak melihat case untuk kenaikan suku bunga dalam waktu dekat
Trump beri pernyataan yang seharusnya menjadi sinyal positif ke depan, tapi masih menunggu realisasi :
a. AS kemungkinan stop lebih cepat dari jadwal (awalnya 4-5 minggu)
b. Tidak akan menempatkan pasukan AS di mana pun
c. Menekan Israel untuk tidak menyerang fasilitas minyak dan gas, dan AS pun tidak akan melakukannya lagi
d. Bahas dukungan Jepang terkait Iran, yang mengusulkan untuk menstabilkan pasar energi dan Jepang sudah melakukan kontak dengan Iran
Meski tekanan mulai sedikit mereda setelah serangan ke fasilitas energi Iran, tapi risiko geopolitik di akhir pekan tetap perlu diwaspadai!
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 46380 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 46900-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 46540 - 46560 Target : 1) 46440 2) 46340 SL : 46660
Alternatif : Follow SELL jika tembus 46380 Switch to BUY jika tembus 46900 Fokus harga minyak dan waspada risiko geopolitik akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup doji, secara teori ada peluang untuk rebound. Tapi mengingat situasi geopolitik yang masih tidak menentu, maka kenaikan dikhawatirkan masih terbatas
Di H4, zona resistance 24711-24932 diperkirakan masih akan menjadi area supply (resistance) yang relatif kuat sehingga seller berpotensi mendominasi kembali di zona tersebut
Keputusan bank sentral (dari FOMC diikuti BOE dan ECB) membuat pasar mulai berpikir tentang kemungkinan kenaikan suku bunga, meskipun secara keseluruhan relatif diredam, terutama para pejabat Fed yang pada umumnya tidak melihat case untuk kenaikan suku bunga dalam waktu dekat
Trump beri pernyataan yang seharusnya menjadi sinyal positif ke depan, tapi masih menunggu realisasi :
a. AS kemungkinan stop lebih cepat dari jadwal (awalnya 4-5 minggu)
b. Tidak akan menempatkan pasukan AS di mana pun
c. Menekan Israel untuk tidak menyerang fasilitas minyak dan gas, dan AS pun tidak akan melakukannya lagi
d. Bahas dukungan Jepang terkait Iran, yang mengusulkan untuk menstabilkan pasar energi dan Jepang sudah melakukan kontak dengan Iran
Meski tekanan mulai sedikit mereda setelah serangan ke fasilitas energi Iran, tapi risiko geopolitik di akhir pekan tetap perlu diwaspadai!
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 24580 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 24900-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 24700.00 – 24720.00 Target : 1) 24600.00 2) 24500.00 SL : 24820.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 24580 Switch to BUY jika tembus 24900 Fokus harga minyak dan waspadai risiko geopolitik akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup doji, secara teori ada peluang untuk rebound. Tapi mengingat situasi geopolitik yang masih tidak menentu, maka kenaikan dikhawatirkan masih terbatas
Resistance area 6691- 6750 di H4 kemungkinan masih terlalu kuat sebagai supply zone. Seller akan terus mendominasi selama zona tersebut tidak ditembus
Keputusan bank sentral (dari FOMC diikuti BOE dan ECB) membuat pasar mulai berpikir tentang kemungkinan kenaikan suku bunga, meskipun secara keseluruhan relatif diredam, terutama para pejabat Fed yang pada umumnya tidak melihat case untuk kenaikan suku bunga dalam waktu dekat
Trump beri pernyataan yang seharusnya menjadi sinyal positif ke depan, tapi masih menunggu realisasi :
a. AS kemungkinan stop lebih cepat dari jadwal (awalnya 4-5 minggu)
b. Tidak akan menempatkan pasukan AS di mana pun
c. Menekan Israel untuk tidak menyerang fasilitas minyak dan gas, dan AS pun tidak akan melakukannya lagi
d. Bahas dukungan Jepang terkait Iran, yang mengusulkan untuk menstabilkan pasar energi dan Jepang sudah melakukan kontak dengan Iran
Meski tekanan mulai sedikit mereda setelah serangan ke fasilitas energi Iran, tapi risiko geopolitik di akhir pekan tetap perlu diwaspadai!
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6650 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6740-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6670.00 – 6690.00 Target : 1) 6640.00 2) 6610.00 SL : 6720.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6650 Switch to BUY jika tembus 6740 Fokus harga minyak dan waspada risiko geopolitik akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pagi ini dibuka gap up karena Wall Street sedikit pulih jelang penutupan sesi NY tadi malam. tapi tekanan diperkirakan masih dominan
Daily resistance 55535-54070 kemungkinan tetap sebagai area resistance penting. Selama tidak/belum ditembus, maka tekanan turun cenderung dominan
Resistance di H4 di 53060-53540 kemungkinan juga relatif kuat sehingga retest zona tersebut saat ini dianggap sebagai peluang sell dari area yang lebih dekat. Tapi jika ditembus (53540), maka Nikkei berpeluang naik, meski masih terbatas karena tetap di bawah resistance daily
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi" (opsi jika suku bunga tetap dipertahankan)
b. geopolitik global -> saat ini perlu mewaspadai risiko eskalasi di akhir pekan
Bullish lebih dominan jika tembus 53700-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 52800-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 53200 - 53220 Target : 1) 53100 2) 53000 SL : 53320 Alternatif : Follow SELL jika tembus 52800 Switch to BUY jika tembus 53700 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang turun
Secara teknis, resistance 25700-25740 masih terlalu kuat sehingga harga kembali tertekan
Dari sisi geopolitik, meski relatif mulai mereda karena AS maupun Israel menegaskan tidak akan menyerang fasilitas energi kembali, tapi risiko geopolitik di akhir pekan tetap perlu diwaspadai
Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 25740 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25280-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 25400 - 25420 Target : 1) 25300 2) 25200 SL : 25520
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 25280 Switch to BUY jika tembus 25740
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bearish, pola bearish engulfing 3 hari sebelumnya menahan kenaikan, secara teori cenderung turun, dengan catatan harus tembus 91.90 untuk mengkonfirmasi penurunan
Secara struktur, h4 masih di kisaran yang sama dalam 4 hari beruntun, dalam range kisaran 92-100. Peluang bullish lebih kuat jika naik di atas 100, dan penurunan lebih kuat jika turun di bawah 92
Pasar bergejolak lebih hebat dibandingkan awal perang. Minyak Brent sempat mendekati $120 dan WTI $100, tapi kemudian berbalik dan mereda hingga kembali di zona $93/94
Trump menegaskan kembali ingin menghindari serangan terhadap sektor energi, sempat mengklaim tidak mengetahui serangan yang dilakukan Israel. Tapi kemudian Israel mengakui bertindak sendiri dalam menyerang fasilitas gas Iran dan Trump menelepon untuk meminta Israel hentikan serangan -> gejolak harga minyak mulai reda
Secara umum, belum ada pertanda untuk gencatan senjata, meskipun Israel menyebut kemungkinan perang akan berakhir lebih cepat. Memasuki akhir pekan, pasar tetap perlu waspada selama belum ada kepastian kapan perang berakhir. Tapi skenario yang ditunggu tetap terbagi 2:
a. Eskalasi serangan = oil kembali naik -> switch to BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 96.20 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 86.80 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 89.00 – 89.20 Target : 1) 90.20 2) 91.20 SL : 88.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 96.20 Switch to SELL jika tembus 86.80 Tetap waspadai perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Zona abu 4631-4712 jadi resistance baru, rsi oversold. Tapi kenaikan diperkirakan masih terbatas, bersama zona pink 4719-4826. Swing low terakhir diharapkan tertahan di zona orange 4419-4439 atau terjauh 4300-4312
a. Skenario #1 : Skenario bullish didukung rsi yang oversold. Peluang naik kemungkinan maksimal zona pink .Tapi demand lebih kuat kemungkinan di zona orange (area low 2 Feb 2026 di 4402) atau maksimum 4312
b. Skenario #2: tekanan turun masih membayangi, zona abu atau pink potensi supply kuat, peluang retest 4504 atau lebih rendah zona pink
Di H1, rsi mulai rebound dari zona oversold. Area biru kisaran 4686-4740 atau zona merah kisaran 4784-4853 kemungkinan target rebound potensial. Tapi mengingat risiko geopolitik yang masih membayangi, kemungkinan kenaikan masih terbatas. Waspada dengan risiko geopolitik akhir pekan!
a. Skenario bullish: rsi oversold, rebound dekati zona biru 4686-4740, atau maksimum zona merah 4784-4853. Tapi demand yang lebih kuat diperkirakan di zona 4400-4410, atau maksimum 4300-4312
b. Skenario Bearish: kenaikan masih terbatas, zona biru kemungkinan area sell terdekat, target retest low tadi malam 4503 atau bisa lebih rendah karena risiko geopolitik akhir pekan masih membayangi
Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
Fundamental tambahan :
Situasi geopolitik sedikit mereda setelah Israel mengatakan kemungkinan perang berakhir lebih cepat, dan AS menegaskan tidak akan menyerang fasilitas energi Iran. Tapi kondisi geopolitik secara keseluruhan belum ada kepastian kapan berakhir sehingga investor masih perlu waspada dengan risiko geopolitik di akhir pekan
Harga minyak tetap menjadi kunci utama.
a. Jika minyak lebih rendah (di bawah $90), maka emas punya peluang rebound bertahap (meski masih terbatas).
b. Jika minyak naik kembali atau bahkan lebih tinggi (di atas $98), maka emas berpeluang kembali tertekan turun
Pertahankan/follow SELL jika tembus 4624, target terdekat 4614, terjauh 4595
Switch to buy jika tembus 4740, target terdekat 4750, terjauh 4770
Opsi buy : 4503 (low 19 Mar 2026), 4400-4410 (zona low 2 Feb 2026), 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4086 (MA 200 daily)
Suggest : SELL on Rally Area : 4680.00 – 4682.00 Target : 1) 4674.00 2) 4668.00 SL : 4688.00 (ideal 3-5 points di atas 4690)
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4624 Switch to buy jika tembus 4740 Opsi buy : 4503 (low 19 Mar 2026), 4400-4410 (zona low 2 Feb 2026), 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4086 (MA 200 daily)
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup bearish engulfing, secara teori cenderung turun
MA 200 daily saat ini 1.16723. Selama harga tetap di bawah MA 200, maka tren utama cenderung turun, kenaikan kemungkinan masih terbatas
Rebound di H4 gagal berlanjut, dan harga turun kembali di bawah 1.14700. Rebound hari ini diperkirakan juga terbatas sehingga sell diperkirakan tetap dominan
Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan
Fokus ECB meeting
a. suku bunga tetap + pernyataan Lagarde hawkish (buka peluang kenaikan suku bunga) = EUR naik -> switch to BUY
b. suku bunga tetap + pernyataan Lagarde dovish (tetap membuka peluang penurunan suku bunga) -> EUR melemah -> pertahankan SELL
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.16000-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.14400-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.15000 – 1.15200 Target : 1) 1.14400 2) 1.13800 SL : 1.15800
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.14400 Switch to BUY jika tembus 1.16000
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup bearish engulfing, secara teori potensi turun
MA 200 Daily 1.34311. Selama harga di bawah MA 200, maka tren cenderung turun, kenaikan masih terbatas
Pola broadening wedge di H4 masih valid karena kenaikan ternyata gagal berlanjut di atas resistance. zona resistance terdekat saat ini 1.33020-1.33400 kemungkinan diuji, tapi tren cenderung turun
Fokus BOE Meeting
a. suku bunga tetap, Bailey bersikap hawkish (buka peluang kenaikan suku bunga) = GBP naik -> switch to BUY
b. suku bunga tetap, Bailey bersikap dovish (tetap buka peluang pemangkasan suku bunga) = GBP turun -> pertahankan SELL
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.34000-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.32400-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.33000– 1.33200 Target : 1) 1.32400 2) 1.31800 SL : 1.33800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32400 Switch to BUY jika tembus 1.34000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup naik, dan dolar menguat-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield
Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teori, kenaikan USDJPY masih terbuka. Tapi secara area, zona 159, 160 dan 161 adalah zona-zona kritis yang sensitif dengan peluang intervensi yen sehingga pasar cenderung berhati-hati di zona tersebut
Fokus ke BOJ Meeting :
a. suku bunga tetap, BOJ hawkish (terbuka peluang kenaikan suku bunga) = Yen menguat = USDJPY turun -> pertahankan SELL
b. suku bunga tetap, BOJ dovish (tidak ada rencana menaikkan suku bunga dalam waktu dekat) = Yen melemah = USDJPY naik -> switch to BUY
c. suku bunga naik (mengejutkan), BOJ hawkish (terbuka peluang kenaikan suku bunga berikutnya) = Yen menguat = USDJPY turun -> pertahankan SELL
d. suku bunga naik (mengejutkan), BOJ dovish (tidak ada rencana untuk kenaikan berikutnya) = Yen menguat terbatas diikuti pelemahan = USDJPY naik -> switch to BUY
Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY dan jika BOJ kembali pertahankan suku bunga -> waspada zona 160-161!
Bearish lebih kuat jika tembus 159.200 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 160.500 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 159.600 – 159.800 Target : 1) 159.000 2) 158.400 SL : 160.400
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 159.200 Switch to BUY jika tembus 160.500 Waspada zona 160-161 rawan intervensi! Fokus BOJ meeting!
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, daily rsi masih cukup rendah, mendukung rebound. Tapi situasi geopolitik yang mendorong harga minyak dikhawatirkan membatasi kenaikan
Di H4, kemungkinan kembali retest resistance 46900-47200, tapi diperkirakan kembali terhambat sehingga tren cenderung turun
Pasar saham AS ditutup melemah dipicu sikap Powell yang cenderung hawkish pada inflasi, meskipun di sisi lain melihat kondisi pasar tenaga kerja yang relatif lemah, tapi tidak menilai pasar tenaga kerja lebih terancam dibanding inflasi
Keputusan FOMC :
a. suku bunga tetap + dot plot 1x cut di 2026
b. proyeksi PCE naik dari 2.4% menjadi 2.7%, dan core PCE dari 2.5% menjadi 2.7%
c. proyeksi GDP naik moderat dari 2.3% menjadi 2.4%
d. proyeksi unemployment rate tetap di 4.4%
Pernyataan Powell cenderung dianggap hawkish pada inflasi, tapi tidak melihat kasus untuk kenaikan suku bunga sebagai base case berikutnya. Cenderung "wait and see" bagaimana outlook ekonomi terpengaruh, terutama oleh efek Timur Tengah sebelum menyesuaikan kebijakan
Tekanan turun cenderung terbebani oleh situasi geopolitik yang kembali memanas setelah harga minyak kembali naik dekati $100
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 46380 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 46900-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 46580 - 46600 Target : 1) 46480 2) 46380 SL : 46700
Alternatif : Follow SELL jika tembus 46380 Switch to BUY jika tembus 46900 Fokus data ekonomi dan pantau harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Di H4, harga mengalami rebound, tapi kemudian rejection dan turun hingga 24360. Pagi ini gap up setelah penurunan semalam, tapi diperkirakan kenaikan akan kembali tertahan oleh zona resistance 24711-24932
Pasar saham AS ditutup melemah dipicu sikap Powell yang cenderung hawkish pada inflasi, meskipun di sisi lain melihat kondisi pasar tenaga kerja yang relatif lemah, tapi tidak menilai pasar tenaga kerja lebih terancam dibanding inflasi
Keputusan FOMC :
a. suku bunga tetap + dot plot 1x cut di 2026
b. proyeksi PCE naik dari 2.4% menjadi 2.7%, dan core PCE dari 2.5% menjadi 2.7%
c. proyeksi GDP naik moderat dari 2.3% menjadi 2.4%
d. proyeksi unemployment rate tetap di 4.4%
Pernyataan Powell cenderung dianggap hawkish pada inflasi, tapi tidak melihat kasus untuk kenaikan suku bunga sebagai base case berikutnya. Cenderung "wait and see" bagaimana outlook ekonomi terpengaruh, terutama oleh efek Timur Tengah sebelum menyesuaikan kebijakan
Tekanan turun cenderung terbebani oleh situasi geopolitik yang kembali memanas setelah harga minyak kembali naik dekati $100
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 24580 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 24900-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 24700.00 – 24720.00 Target : 1) 24600.00 2) 24500.00 SL : 24820.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 24580 Switch to BUY jika tembus 24900 Fokus data ekonomi dan pantau harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 menunjukkan resistance 6760 yang masih terlalu kuat sehingga kenaikan mengalami rejection, diikuti penurunan sampai sentuh zona 6600 kembali. Jika zona 6600 ditembus, maka peluang penurunan berlanjut. Jika tidak tembus, maka tekanan turun kemungkinan mulai berkurang
Pasar saham AS ditutup melemah dipicu sikap Powell yang cenderung hawkish pada inflasi, meskipun di sisi lain melihat kondisi pasar tenaga kerja yang relatif lemah, tapi tidak menilai pasar tenaga kerja lebih terancam dibanding inflasi
Keputusan FOMC :
a. suku bunga tetap + dot plot 1x cut di 2026
b. proyeksi PCE naik dari 2.4% menjadi 2.7%, dan core PCE dari 2.5% menjadi 2.7%
c. proyeksi GDP naik moderat dari 2.3% menjadi 2.4%
d. proyeksi unemployment rate tetap di 4.4%
Pernyataan Powell cenderung dianggap hawkish pada inflasi, tapi tidak melihat kasus untuk kenaikan suku bunga sebagai base case berikutnya. Cenderung "wait and see" bagaimana outlook ekonomi terpengaruh, terutama oleh efek Timur Tengah sebelum menyesuaikan kebijakan
Tekanan turun cenderung terbebani oleh situasi geopolitik yang kembali memanas setelah harga minyak kembali naik dekati $100
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6650 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6740-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6670.00 – 6690.00 Target : 1) 6640.00 2) 6610.00 SL : 6720.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6650 Switch to BUY jika tembus 6740 Fokus data ekonomi dan pantau harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup shooting star, secara teori cenderung turun
Daily resistance 55535-54070 terbukti terlalu kuat, harga kembali mengalami rejection dan turun
Pembukaan gap down pagi ini berada tepat di zona support H4 53060-53540. Rebound diharapkan terbatas, dan jika terjadi penurunan, maka tembus support 53060 akan berlanjut dengan penurunan. Sebaliknya, jika berhasil naik di atas 53540, maka waspada resistance yang berpotensi batasi keanikan
Fed pertahankan suku bunga sesuai ekspektasi, dot plot juga mempertahankan peluang 1x cut rate di 2026, dan Powell tidak melihat efek perang Iran pada inflasi sehingga tidak melihat Fed harus buru-buru mengubah kebijakan. Tapi Powell juga bilang bahwa Fed tidak mungkin memangkas selama inflasi tinggi -> secara umum membebani Wall Street sehingga berpengaruh pada saham global juga
Fokus BOJ Meeting :
a. tahan suku bunga + pernyataan hawkish (tetap terbuka untuk kenaikan suku bunga) = Nikkei turun -> pertahankan SELL
b. tahan suku bunga + pernyataan dovish (tidak ada rencana menaikkan suku bunga) = Nikkei naik -> switch to BUY
c. suku bunga naik (mengejutkan) + pernyataan hawkish = Nikkei turun -> lanjut pertahankan SELL
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi" (opsi jika suku bunga tetap dipertahankan)
b. geopolitik global -> saat ini cenderung mulai memanas kembali
Bullish lebih dominan jika tembus 53900-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53200-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 53700 - 53720 Target : 1) 53600 2) 53500 SL : 53820
Alternatif : Follow SELL jika tembus 53200 Switch to BUY jika tembus 53900 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen ataupun kejutan kenaikan suku bunga BOJ (jika ada)
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang turun
Secara teknis, pembukaan gap down dipicu oleh situasi geopolitik dan juga Wall Street yang tertekan
Geopolitik kembali memanas, Iran ancam serang fasilitas energi AS dan Israel sebagai balasan tindakan serupa AS sebelumnya
Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 25900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25380-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 25540 - 25560 Target : 1) 25440 2) 25340 SL : 25660
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 25380 Switch to BUY jika tembus 25900
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, pola bearish engulfing 2 hari sebelumnya terancam, secara teori cenderung naik, dengan catatan harus tembus 100.98 untuk menggagalkan pola sebelumnya
Secara struktur, h4 sebenarnya masih di kisaran yang sama dalam 3 hari terakhir, dalam range kisaran 92-100. Peluang bullish lebih kuat jika naik di atas 100, dan penurunan lebih kuat jika turun di bawah 92
Secara umum, harga minyak kembali naik, tapi tetap bertahan di bawah 100. IRGC mengancam akan melancarkan serangan berkelanjutan terhadap infrastruktur energi yang terkait dengan kepentingan AS sebagai respon atas serangan terhadap aset energi Iran
Fokus saat ini mengarah ke infrastruktur energi AS, Israel dan Iran. Sedangkan Selat Hormuz relatif reda, meski AS dikabarkan akan mengerahkan pasukan militer untuk kemungkinan intervensi di Selat Hormuz
Secara umum, belum ada pertanda untuk gencatan senjata, tapi skenario yang ditunggu tetap terbagi 2:
a. Eskalasi serangan = oil kembali naik -> switch to BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 99.40 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 93.00 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 95.50 – 95.70 Target : 1) 96.70 2) 97.70 SL : 94.50
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 99.40 Switch to SELL jika tembus 93.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Kenaikan gagal tembus MA 200 di 5061 saat itu, dan tekanan turun berlanjut tembus 3 support di bawah hingga zona pink. Zona abu 4631-4712 kemungkinan potensi berikutnya, kecuali jika mampu tembus zona orange 4977-5016
a. Skenario #1 : Skenario bullish didukung rsi yang mulai oversold. Peluang naik retest zona pink atau sampai ke zona orange. Tapi demand lebih kuat kemungkinan di zona abu, terutama jika minyak balik turun di bawah $93
b. Skenario #2: tekanan turun masih membayangi, resistance pink atau orange peluang sell, penurunan dominan jika minyak tembus $100
Di H1, kondisi RSI oversold. Seharusnya mendukung technical rebound dan bounty hunter di sesi Asia pagi ini. Namun, tekanan bearish belum selesai selama harga minyak tetap tinggi (terutama jika tembus $100).
a. Skenario bullish: rsi oversold, mendukung kenaikan/rebound, zona hijau 4906-4917 atau zona biru 4960-4976, kecuali jika harga minyak turun di bawah $93, maka peluang kenaikan bisa lebih tinggi
b. Skenario Bearish: zona hijau maupun biru area supply, tekanan kemungkinan mendominasi selama minyak di atas $98 atau tembus $100. peluang support 6 Feb 2026 di 4655
Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
Fundamental tambahan :
Situasi geopolitik memanas setelah Iran mengancam menyerang infrastruktur energi AS dan Israel sebagai balasan tindakan AS sebelumnya. Harga minyak kembali naik di atas $95, meksi belum tembus $100 tapi membuat emas sulit naik pasca FOMC meeting
FOMC pertahankan suku bunga sesuai ekspektasi, dan juga pertahankan dot plot Desember dengan indikasi pemangkasan suku bunga 1x di 2026, tidak terburu-buru untuk mengubah kebijakan karena dampak perang yang tidak diketahui -> less hawkish = emas naik
Sementara Powell mengindikasikan bahwa inflasi yang saat ini ada adalah dampak tarif dan baru diketahui di pertengahan tahun, sedangkan inflasi dampak perang belum bisa diperhitungkan. Tapi di sisi lain, Powell juga sebut tidak akan memangkas suku bunga selama inflasi tetap tinggi -> bisa dikategorikan kurang dovish, meskipun tidak terlalu hawkish juga
Pertahankan/follow SELL jika tembus 4805, target terdekat 4790, terjauh 4770
Switch to buy jika tembus 4910, target terdekat 4920, terjauh 4940
Memanfaatkan RSI oversold, bisa juga buy lebih dulu di sesi Asia, tapi strong buy kemungkinan baru muncul di kisaran 4655-4670
Suggest : SELL on Rally Area : 4900.00 – 4905.00 Target : 1) 4894.00 2) 4888.00 SL : 4911.00 (ideal 3-5 points di atas 4910)
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4805 Switch to buy jika tembus 4910 Memanfaatkan RSI oversold, bisa juga buy lebih dulu di sesi Asia, tapi strong buy kemungkinan baru muncul di kisaran 4655-4670
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD lanjutkan pelemahannya sehingga secara teori seharusnya memudahkan emas untuk naik. Tapi sayang hal itu tidak terjadi. Bahkan setelah sentuh 5044, harga justru kembali terkoreksi hingga 5020, diikuti tekanan cepat sampai 4973, dan berlanjut stabil hingga penutupan di kisaran 5006-5010.
Harga minyak tetap menjadi indikator penggerak pasar saat itu. Sempat naik, tapi kemudian reda kembali. Trump sepertinya mulai gerah dengan sikap para sekutunya yang menolak memberi bantuan untuk melakukan pengawalan kapal tanker di Selat Hormuz. Namun, di sisi lain pasar tidak melihat ada perkembangan yang signifikan terhadap perang, baik itu akhir dari perang, atau pun eskalasi yang terlalu tinggi sehingga bisa dianggap pasar bergerak terbatas sambil menunggu keputusan Fed.
Kabar Baik Selat Hormuz dan Pasokan
Kabar pertama datang dari Irak. Irak dikabarkan sepakat dengan Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) untuk melanjutkan ekspor minyak melalui pipa Ceyhan di Turki. Aliran minyak kemungkinan akan dimulai kembali dengan volume awal dari ladang minyak Kirkuk. Kesepakatan mencakup koordinasi bersama dan langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan. Hal ini membantu meredakan kekhawatiran gangguan pasokan Selat Hormuz.
Kabar kedua datang dari minyak Venezuela, yang sebenarnya tidak mengejutkan, dan memang dinantikan sejak awal Venezuela “ditaklukkan” AS Januari 2026. AS dikabarkan mempertimbangkan pelonggaran sanksi minyak Venezuela sehingga diharapkan bisa menambah pasokan sekitar 200K-400K barel per hari untuk jangka pendek. Angka ini relatif kecil dibandingkan permintaan global. Tujuannya untuk mengimbangi gangguan pasokan dari Timur Tengah dan meredakan tekanan inflasi. Kebijakan ini menyusul dicabutnya sanksi terhadap Minyak Rusia beberapa waktu lalu, meski hanya selama 30 hari.
Dengan demikian kedua hal tersebut diharapkan mampu mengimbangi jumlah pasokan yang kemungkinan terganggu jika Selat Hormuz ditutup. Yang menarik, Iran justru menegaskan kembali bahwa mereka tidak menutup Selat Hormuz secara total. Akses ditutup hanya untuk kapal tanker yang terafiliasi AS dan Israel, dan para sekutunya. Kami rasa ini juga yang membuat kenapa negara-negara Eropa, seperti Prancis dan lainnya menolak untuk mengirimkan armada lautnya untuk mengawal kapal tanker melewati Hormuz. Prancis bahkan mengatakan tidak mungkin dilakukan jika tanpa koordinasi dengan Iran.
Fokus FOMC Meeting
Investor akan mencermati lebih dulu data PPI yang dirilis di jam 19.30 WIB. Data diperkirakan turun dari 0.8% ke 0.3% untuk core PPI m/m, dan turun dari 0.5% ke 0.3% m/m untuk PPI. Jika data lebih lemah, maka akan menguntungkan emas. Sebaliknya, data yang lebih kuat akan menekan emas.
Berikutnya, pasar menunggu pengumuman Fed. Secara luas, Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3.50-3.75%. Namun, perhatian bukan ke arah itu. Pasar akan mencermati proyeksi ekonomi, dot plot suku bunga dan pidato Powell. Sebagai pembanding, dot plot Desember 2025 menunjukkan para pejabat Fed masih membuka 1 kali pemangkasan suku bunga di 2026. Dan Powell saat itu menyebut bahwa bank sentral masih akan berpatokan kepada data ekonomi sambil menekankan pasar tenaga kerja dan inflasi.
Dengan situasi perang yang bergulir saat ini, muncul kekhawatiran pasar bahwa Fed berpotensi menaikkan suku bunga karena ancaman lonjakan inflasi akibat harga minyak yang tembus $100 per barel. Kecemasan itu akan dijawab Fed nanti malam.
Beberapa skenario yang mungkin terjadi
Dot plot tetap sama (1 kali pemangkasan suku bunga di 2026), Powell tidak melihat urgensi menaikkan suku bunga dan menganggap inflasi hanya bersifat sementara.
Dalam skenario ini, emas berpeluang rally setelah tekanan yang terjadi dalam 2 minggu terakhir. Potensi zona 5180-5230 bisa tercapai bertahap atau bisa lebih singkat
Dot plot mencoret peluang pemangkasan suku bunga (0 cut rate di 2026), Powell mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika diperlukan.
Dalam skenario ini, emas berpeluang tertekan lebih lanjut. Potensi zona 4850 pun ditembus, bahkan skenario terburuk bisa membuat emas lanjut turun di hari berikutnya hingga kisaran 4600-an karena era pemangkasan suku bunga dianggap berakhir. Beredar rumor juga terkait kemungkinan Fed lebih memilih mengeluarkan kebijakan lain, seperti QE (Quantitative Easing) daripada harus menaikkan suku bunga karena lebih fokus pada ancaman melambatnya ekonomi jika inflasi terus tinggi sedangkan pertumbuhan cenderung stagnan (stagflasi). Jika ini yang dipilih Powell, maka emas berpeluang naik lebih lanjut, bahkan kenaikan bisa saja berlanjut di hari berikutnya pasca pidato Powell.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup spinning tops, secara teori menandakan peluang yang imbang antara kenaikan maupun penurunan. Jika dikaitkan dengan risk event yang ada, maka ini berarti keputusan atau pengumuman FOMC yang akan menjadi penentu apakah hari ini emas cenderung naik atau turun.
Secara struktural, belum banyak berubah karena range pergerakan yang tetap tertahan di zona yang nyaris sama dalam 2 hari terakhir di kisaran 4967-5044. Dalam beberapa waktu ke depan, area 5045-5050, 5080-5090 dan 5145-5160 kembali akan menjadi resistance yang cukup menantang. Sebaliknya, area 4960-4967, 4900-4917 dan 4845-4860 merupakan zona support yang juga cukup riskan ditembus, terutama jika Fed cenderung hawkish nanti malam.
Di H4, terlihat bahwa harga cenderung bergerak dalam range yang sama untuk kedua kalinya secara beruntun. Area 4967 saat ini menjadi area support psikologis, dan area 5044 menjadi resistance psikologis. Dalam hal ini keduanya akan menjadi penentu bagi tren selanjutnya, tapi pasar akan menunggu petunjuk utama dari kebijakan Fed malam nanti.
Secara teknis, terlihat membentuk pola seperti double bottom dengan area neckline ada di 5044. Ini berarti pola double bottom akan valid jika tembus neckline 5044, tapi akan gagal jika harga turun lebih lanjut dan tembus di bawah 4960.
Strategi buy saat ini cenderung lebih disarankan, dengan asumsi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi. Dan penentu berikutnya akan datang dari dot plot Fed terbaru.
Jika dot plot menunjukkan hal yang sama dengan FOMC Desember 2025 di mana Fed terbuka untuk 1 kali cut rate, maka kenaikan akan lebih kuat sehingga resistance 5044/5045 berpeluang ditembus, bahkan MA 200 di 5061 juga berpeluang ditembus. Dalam skenario ini zona orange kisaran 5185-5238 kemungkinan jadi targetnya.
Namun, dalam waktu dekat, trader juga perlu mewaspadai zona ungu kisaran 5080-5121. Selama zona ini belum ditembus, maka seller berpeluang mengambil alih dan membuat emas cenderung kembali tertekan. Dan akhirnya di malam hari jika Fed menghapus atau menutup pintu untuk pemangkasan suku bunga, maka tekanan berpotensi mendominasi, dan zona pink 4854-4907 kemungkinan zona yang akan diincar.
Bahkan tekanan bisa berlanjut jika Powell memberi indikasi menyiapkan skenario untuk kenaikan suku bunga. Dalam kondisi ini, emas terancam turun lebih lanjut hingga 4631-4712 (zona abu-abu). Tapi jika Powell tidak se-hawkish yang dikhawatirkan (tidak ada rencana menaikkan suku bunga), maka emas berpeluang berbalik naik dengan cepat.
Per jam 10.30 WIB, harga berada di 4996.00 dengan high 5015.77, dan low 4986.26. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 18 Maret 2026, saat artikel ditulis berarti posisi kita sedang open buy di zona 4992-4994 dengan kondisi low yang mendekati stop loss, tapi dianggap belum sentuh SL, terutama jika SL ditempatkan 3-5 poin di bawah 4985.
Meski demikian, emas harus kembali berjuang untuk kembali ke zona 5000an kembali. Jika melihat harga minyak yang relatif lebih rendah saat ini, maka emas berpeluang untuk kembali rebound ke zona 5000-an. Tapi secara keseluruhan, mengingat investor masih menunggu keputusan Fed, maka kenaikan maupun penurunan pun masih relatif terbatas.
Opsi sell bisa dipertimbangkan jika : 1) tembus support area 4960 (beri jarak 3-5 poin di bawah support 4960), atau 2) rejection di zona orange 5043-5063 (dianggap resistance paling kuat dan terdekat saat ini), atau jika Fed cenderung hawkish nanti malam.
Ubah strategi menjadi sell jika kondisi memenuhi syarat. Tapi selama tidak memenuhi syarat, maka buy menjadi strategi utama saat ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy: Opsi BUY on Dip Entry: 4992.00 – 4994.00 (atau cek di artikel untuk opsi lainnya) Target/Reward : 5006 ($12 - $14) (Alternatif Follow BUY jika tembus 5017, target terdekat 5025, terjauh 5040, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing) Stop Loss: 4986.00 ($6 - $8) (ideal 3-5 poin di bawah 4985.00) Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip Entry : 4900.00 – 4902.00 (atau cek di artikel untuk area alternatif ) Target/Reward: 4914.00 ($12 - $14) Stop Loss: 4894.00 ($6 - $8) (ideal SL 3-5 poin di bawah 4892) Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.