| Suggest : SELL on Rally Area : 98.00 – 98.20 Target : 1) 97.00 2) 96.00 SL : 99.20 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 95.00 Switch to BUY jika tembus 99.50 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4992.00 – 4994.00 Target : 1) 5000.00 2) 5006.00 SL : 4986.00 (ideal 3-5 points di bawah 4985) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5017 Switch to SELL jika tembus 4955 Opsi buy : 4960-4976 (biru), 4906-4917 (hijau), support 4845-4860, breakout 5044 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD menunjukkan tanda-tanda pelemahan sehingga hal ini membuat emas relatif rebound. Sayangnya rebound yang dimaksud masih cenderung terbatas, dan belum mengubah resistance yang ada sampai saat ini.
Dolar melemah setelah harga minyak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan penurunan $5 dari $100 ke $95 dan bertahan sampai penutupan sesi hari Senin. Hal ini dipicu oleh optimisme de-eskalasi Selat Hormuz.
Indeks Manufacture dari NY Empire State mengecewakan dengan rilis -0.20, di bawah ekspektasi 3.90, dan turun dibanding bulan sebelumnya di 7.1. Pesanan baru dan pekerjaan mengalami kenaikan, tapi pengiriman dengan kapal turun dan waktu kirim lebih lama, hal ini menunjukkan produksi yang melunak dan kemungkinan gangguan pasokan.
Industrial production naik menjadi 0.2% di bulan Februari, sesuai ekspektasi, dan memperpanjang rebound di bulan Januari.
Selanjutnya Fed akan bertemu di hari Selasa dan Rabu sebelum nantinya mengumumkan keputusan mereka di hari Rabu (Kamis dinihari Waktu Indonesia). Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, dengan pasar saat ini pricing 99.1% tidak ada perubahan, di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti Fed. Meski demikian, Presiden Trump mendesak Fed seharusnya menggelar rapat khusus dan mulai menurunkan suku bunga. Dengan jadwal yang semakin dekat dengan pertemuan Fed, sepertinya sulit untuk mengharapkan adanya pertemuan darurat tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan kontak terakhirnya dengan utusan AS Steve Witkoff terjadi sebelum serangan militer AS terhadap Iran. Hal ini meredam klaim AS yang menyebut bahwa ada komunikasi diplomatik yang berlangsung selama konflik berjalan.
Para pejabat Fed menyampaikan berita yang bertentangan dengan hal tersebut. Bahkan di dalam internal AS sendiri salah seorang pejabat AS bersikeras menyebut tidak sedang berkomunikasi dengan Iran, meskipun muncul laporan bahwa sudah terjadi pertukaran pesan antara kedua pihak.
Bagi pasar, pertanyaannya adalah apakah ini sebagai upaya awal untuk membuka jalan keluar diplomatik, atau sekedar komunikasi terbatas yang ditujukan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Bisa saja ini memang sengaja dilontarkan pihak AS untuk memberi sinyal pada Iran bahwa mereka ingin menawarkan gencatan senjata, bukan sebaliknya Iran yang mengajukan seperti yang dikabarkan Trump beberapa waktu terakhir ini.
Tapi yang jelas saat ini pasar cukup optimis tentang kemungkinan de-eskalasi ketegangan di jalur pasokan minyak Selat Hormuz sehingga peluang emas untuk rebound hari ini cenderung terbuka di tengah redanya gejolak harga minyak.
Hari ini pasar akan mencermati data ekonomi lebih dulu, dengan rilis data pending home sales di jam 21.00 WIB yang diperkirakan melemah dari -0.8% ke -1.2%. Data yang lemah akan menguntungkan bagi emas, sedangkan angka yang kuat, akan kembali menekan emas, meskipun dampak data ini diperkirakan relatif terbatas.
Pasar akan mulai bergeser fokus secara bertahap ke pertemuan FOMC yang dimulai hari ini. Pasar baru akan mendapatkan keputusan Fed di hari Rabu malam, atau Kamis dinihari waktu Indonesia. Fokus akan tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru Fed, dot plot suku bunga dan juga pernyataan Powell.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, secara teori memberikan indikasi penurunan kemungkinan mulai terbatas sehingga membuka peluang untuk terjadinya rebound/naik. Meski demikian kenaikan ini belum bisa dipastikan kenaikan yang kuat, terutama karena situasi geopolitik yang masih tidak menentu, bahkan dikhawatirkan bisa meningkat sewaktu-waktu.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Namun, dalam beberapa waktu ke depan, area 5045-5050, 5080-5090 dan 5145-5160 akan menjadi resistance yang cukup menantang. Selama zona tersebut belum ditembus, maka kenaikan dikhawatirkan tetap terbatas. Sebaliknya, area 4960-4967, 4900-4917 dan 4845-4860 merupakan zona support yang juga cukup riskan ditembus jika ketegangan geopolitik kembali membuat harga minyak kembali naik.

Di H4, harga cenderung bergerak dalam range yang sama sepanjang sesi perdagangan hari Senin, sejak level terendah 4967 disentuh sesi Asia, diikuti rebound di hari yang sama. Bahkan area high tidak berubah, tertahan di kisaran 5036-5037, dan swing low sedikit lebih tinggi tertahan di 4970 dan 4973.
Dengan kondisi geopolitik sedikit reda (walau tetap belum menentu), didukung oleh rsi yang juga mulai rebound dari area oversold, maka secara teknis ini mendukung untuk terjadinya rebound minimal mendekati MA 200 yang saat ini di 5075, atau bahkan zona ungu 5080-5121 sebelumnya ditunggu, tapi gagal disentuh di hari Senin.
Strategi buy kali ini diutamakan berdasarkan asumsi tadi. Tapi bisa dipertahankan atau dilanjutkan jika zona yang dimaksud (MA 200 maupun zona ungu) ditembus. Jika ini terjadi, maka kenaikan extend lebih lanjut ke kisaran 5140-5160, dan bahkan jika cukup kuat pendorongnya bisa saja mencapai zona orange kisaran 5185-5238.
Sebaliknya, jika MA 200 tidak ditembus, atau rejection mendekati zona ungu, maka peluang sell kembali mengambil alih. Trader bisa pertimbangkan kembali melakukan sell dengan peluang target minimal menguji kembali zona 5000 atau 4967. Dan jika ketegangan kembali meningkat sehingga mendorong minyak kembali tembus $100, maka tekanan turun berpotensi berlanjut lebih rendah, 4900 atau bahkan 4850.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 5026.61 dengan high 5033.52, dan low 4994.85. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 17 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi masih dipertahankan sama, dengan zona buy yang diharapkan di kisaran 4985-4987, atau alternatif lain di 4960-4965, atau jika terjadi breakout resistance 5036.
Saat ini di sesi Asia, kenaikan melebar ke zona 5033 saat artikel ditulis, relatif sama dengan kondisi sehari kemarin. Jika benar terjadi penembusan zona orange 5021-5036, maka kenaikan diperkirakan berlanjut dan pola yang dicurigai sebagai triple bottom konfirm, dan membuka peluang naik hingga target utama 5100 atau zona merah kisaran 5110-5128.
Opsi sell bisa dipertimbangkan jika : 1) tembus support area 4960 (beri jarak 3-5 poin di bawah support 4960), atau 2) rejection di zona merah 5110-5128, atau gagal tembus 5090-5100. Kondisi ini diperkirakan cukup potensial mengingat situasi geopolitik yang sewaktu-waktu bisa kembali panas dan mendorong harga minyak melonjak di atas $100 per barel.
Ubah strategi menjadi sell jika kondisi memenuhi syarat. Tapi selama tidak memenuhi syarat, maka buy menjadi strategi utama saat ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4985.00 – 4987.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4999 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5036, target terdekat 5045, terjauh 5060, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4979.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4978.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4900.00 – 4902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4914.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4894.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4892)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.14800 – 1.15000 Target : 1) 1.14200 2) 1.13600 SL : 1.15600 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.14600 - Switch to BUY jika tembus 1.16000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.33000– 1.33200 Target : 1) 1.32400 2) 1.31800 SL : 1.33800 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32800 - Switch to BUY jika tembus 1.34000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 159.500 – 159.700 Target : 1) 158.900 2) 158.300 SL : 160.300 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 159.200 - Switch to BUY jika tembus 160.500 - Waspada zona 160-161 rawan intervensi! |


| Suggest : BUY on Dip Area : 46770 - 46790 Target : 1) 46890 2) 46990 SL : 46670 Alternatif : Follow BUY jika tembus 47000 Switch to SELL jika tembus 46600 Fokus data ekonomi, dan tetap waspadai harga minyak! |
| Suggest : BUY on Dip Area : 24520.00 – 24540.00 Target : 1) 24640.00 2) 24740.00 SL : 24420.00 Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 24670 Switch to SELL jika tembus 24400 Fokus data ekonomi dan tetap waspadai harga minyak! |
| Suggest : BUY on Dip Area : 6630.00 – 6650.00 Target : 1) 6680.00 2) 6710.00 SL : 6600.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6700 Switch to SELL jika tembus 6600 Fokus data ekonomi dan waspadai harga minyak! |
| Suggest : BUY on Dip Area : 53540 - 53560 Target : 1) 53660 2) 53760 SL : 53440 Alternatif : Follow BUY jika tembus 54000 Switch to SELL jika tembus 53100 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik |
| Suggest : BUY on Dip Area : 25800 - 25820 Target : 1) 25920 2) 26020 SL : 25700 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26100 Switch to SELL jika tembus 25500 |
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
| Suggest : SELL on Rally Area : 95.50 – 95.70 Target : 1) 94.50 2) 93.50 SL : 96.70 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 92.50 Switch to BUY jika tembus 98.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4985.00 – 4987.00 Target : 1) 4993.00 2) 4999.00 SL : 4979.00 (ideal 3-5 points di bawah 4978) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5036 Switch to SELL jika tembus 4955 Opsi buy : 4960-4976 (biru),4906-4917 (hijau), support 4845-4860 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD kembali menguat di sesi perdagangan hari Jumat. Emas terbebani hingga dekati 5000 di hari Jumat, dan bahkan berlanjut ke 4967 untuk sementara ini di sesi Asia hari ini.
Serangan AS ke pulau Kharg yang diketahui merupakan infrastruktur minyak Iran membuat pasar cemas situasi geopolitik bisa lebih buruk. Kekhawatiran pun berlanjut karena minyak kembali ditutup naik di hari Jumat. Kenaikan minyak ini yang menjadi sumber kecemasan pasar karena gangguan inflasi dikhawatirkan membuat Fed membatalkan pemangkasan suku bunga di 2026.
Trump Minta Bantuan untuk Buka Selat Hormuz
Trump saat ini sedang berupaya membentuk koalisi angkatan laut internasional untuk membuka kembali Selat Hormuz, sambil juga mempertimbangkan untuk menyita pusat minyak Iran di Pulau Kharg. Gedung Putih berharap koalisi tersebut segera terbentuk di akhir pekan ini.
AS mendesak sekutunya untuk mengirim kapal untuk mengamankan rute pelayaran tersebut. Trump bahkan mengancam aliansinya akan membubarkan NATO jika tidak tidak segera mengirimkan bantuan. Trump beralasan negara-negara yang mendapat manfaat dari jalur tersebut harus ikut membantu melindungi jalur tersebut.
Di sisi lain, Axios menulis laporan bahwa Trump mempertimbangkan kemungkinan tindakan lebih agresif dengan merebut pusat ekspor minyak Pulau Kharg milik Iran. Tapi langkah ini berarti memerlukan pengerahan pasukan darat AS. Pengerahan pasukan darat ini akan menjadi eskalasi yang sangat besar dan berpotensi memicu kemarahan Iran. Hal ini juga berisiko memperparah ketegangan di kawasan Teluk.

Malam nanti AS hanya merilis NY Empire state manufacturing index dan industrial production. Tapi NY Empire kemungkinan lebih potensial membuat pasar bergerak. Angka yang lebih rendah bisa membuat dolar turun, dan emas cenderung rebound/naik. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat, maka emas berpeluang kembali turun.
Data utama minggu ini hanya menyoroti PPI, dan sisanya menunggu pengumuman suku bunga Fed. Data PPI akan menjadi catatan tambahan untuk Fed mempertimbangkan inflasi ke depan. Tapi sumber utama penggerak market kemungkinan ada di tangan Powell.
Fed secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga sehingga pasar lebih cenderung memperhatikan pada proyeksi ekonomi, dot plot suku bunga dan pidato Powell. Dot plot di pertemuan terakhir (Desember 2025) menunjukkan hanya 1 kali peluang pemangkasan suku bunga di 2026, dan pasar saat itu masih memperhitungkan 2 kali pemangkasan mulai di pertengahan tahun ini.
Tapi pasca konflik militer di Iran meluas dan membuat harga minyak melonjak naik, kini pasar memperhitungkan ulang tentang pemangkasan tersebut. Peluang yang sebelumnya berada di kisaran 62 bps, kini hanya di bawah 20 bps setelah konflik meledak. Bahkan pasar khawatir Fed harus menaikkan suku bunga karena lonjakan harga minyak berpotensi mendorong inflasi.
Hal ini yang akan ditunggu dari Fed minggu ini. Pasar butuh kepastian di tengah ketidakpastian geopolitik. Pasar ingin memastikan apakah Powell dan Kawan-kawan beralih dari pemangkasan suku bunga ke kenaikan suku bunga. Oleh karena itu, tekanan dari geopolitik saat ini masih dominan, tapi saat Fed mengumumkan kebijakan, maka dot plot dan pidato Powell bisa memberi dampak yang lebih kuat, sekaligus menentukan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, secara teori penurunan cenderung masih dominan setelah area 5050 sebelumnya ditembus. Zona 4995-5016 adalah area support 3 Maret 2026, dan pagi ini harga sentuh level terendah 4967. Namun belum dianggap tembus karena harga masih berjalan. Jika sampai penutupan sesi Senin berada di bawah 4996, maka support 3 Maret 2026 resmi ditembus dan emas dibayangi peluang penurunan lebih lanjut.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Resistance 5050 dan 5140 dalam waktu dekat berperan sebagai resistance penentu. Namun, dengan situasi geopolitik yang tidak menentu, emas masih dalam tekanan, setidaknya sampai menunggu pengumuman FOMC minggu ini. Pasar masih cemas dengan lonjakan harga minyak yang bisa membuat Fed berbalik menaikkan suku bunga sehingga pengumuman Fed akan menjadi penentu.

Di H4, penurunan berlanjut pasca MA 200 ditembus. Namun di sesi Asia hari ini harga cenderung tertahan di zona support 4996-5000 (FR 50%), dengan level terendah tercatat di 4967 diikuti rebound untuk sementara waktu. Secara teknis, rsi juga berada di 33%, cukup dekat dengan zona oversold (20%). Secara teori biasanya mendukung untuk rebound.
Jika benar, maka rebound diharapkan menguji MA 200 yang saat ini ada di 5083, atau zona ungu 5080-5121. Trader bisa memanfaatkan pantulan ini sebagai momen buy. Tapi mengingat kenaikan yang mungkin masih terbatas, maka sebaiknya target buy dibatasi.
Bullish akan jauh lebih kuat hanya jika harga mampu tembus MA 200 dan 2 candle berturut-turut bertahan di atas MA 200. Jika terpenuhi, maka mendukung untuk kenaikan lebih lanjut.
Sebaliknya, jika MA 200 tidak ditembus, atau rejection mendekati zona ungu, maka peluang sell tetap diutamakan, mengingat situasi saat ini yang masih dibayangi tekanan oleh harga minyak yang masih tinggi.
Ekspektasi penurunan berlanjut ke zona pink (jika 4950 ditembus), dengan peluang kisaran 4854-4907. Dengan asumsi bahwa saat penurunan tersebut rsi resmi masuk ke zona di bawah 20% (zona oversold), maka demand kemungkinan muncul lebih baik di zona pink sehingga buy kembali bisa dipertimbangkan. Sedangkan untuk saat ini, sell tetap utama, dengan zona ungu yang dianggap zona supply lebih baik, dan target ke zona pink cukup potensial.
Sedangkan zona abu-abu di kisaran 4631-4712 kecil kemungkinannya muncul. Tapi hal ini bisa terjadi jika minyak kembali melonjak di atas $105, dan situasi geopolitik belum reda dalam waktu dekat.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 5018.73 dengan high 5030.81, dan low 4967.41. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 16 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, maka strategi masih sama. Area 5040-5042 dianggap area resistance yang cukup dekat untuk saat ini, dan zona abu-abu di kisaran 5054-5090 sebagai resistance kuat untuk sementara waktu dianggap juga potensial untuk area sell mengingat saat artikel ditulis, rsi berada di 37%, oversold sehingga membuka peluang rebound mendekati zona abu-abu.
Di sisi lain, sejak pembukaan sesi Asia, area biru 4960-4976 juga terlihat masih cukup efektif menahan tekanan turun sehingga level terendah sejauh ini tertahan di 4967. Dengan posisi rsi yang oversold, maka short term rebound cukup potensial untuk menguji resistance yang ditandai, dan buy mungkin hanya bersifat jangka pendek.
Sedangkan strategi utama untuk saat ini sesuai kondisi fundamental yang ada, cenderung sell. Area biru berpotensi kembali diuji jika harga minyak mentah tembus di atas $103-$105, bahkan bisa saja lanjut hingga zona hijau 4906-4917, atau paling ekstrim berlanjut ke zona support 4845-4650 yang dianggap support terjauh untuk saat ini.
Jika area support sesuai ekspektasi, maka buy bisa mulai dipertimbangkan jika ada di kisaran zona biru (retest) atau hijau, atau yang diperkirakan paling efektif saat ini di 4845-4860 dengan pertimbangan bahwa saat terjadi tekanan tersebut, maka rsi diperkirakan sudah berada di bawah 20% dan menandakan kondisi oversold yang berpotensi membuka peluang rebound lebih baik.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 5040.00 – 5042.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5028 ($12 - $14)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 5000, target terdekat 4990, terjauh 4970, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5048.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5050.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4900.00 – 4902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4914.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4894.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4892)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



