Suggest : SELL on Rally Area : 1.16400-1.16600 Target : 1) 1.15800 2) 1.15200 SL : 1.17200
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.16600 - Switch to BUY jika tembus 1.17200
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Suggest : BUY Area : 1.14200-1.14400 Target : 1) 1.15000 2) 1.15600 SL : 1.13600 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14400 - Switch to SELL jika tembus 1.13600
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
Suggest : SELL on Rally Area : 158.300-158.500 Target : 1) 157.700 2) 157.100 SL : 159.100 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 158.500 - Switch to BUY jika tembus 159.100
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi harus waspada, karena bullish tidak sepenuhnya, melainkan mirip shooting star yang bisa terjadi penurunan sewaktu-waktu
Secara teknis, daily kemungkinan masih memiliki ruang untuk rebound, tapi kenaikan dikhawatirkan masih terbatas karena tren channel turun menandakan seller masih dominan
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 47400 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47900-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 47750 - 47770 Target : 1) 47870 2) 47970 SL : 47650
Alternatif : Follow BUY jika tembus 47900 Switch to SELL jika tembus 47400 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi candle mirip shooting star sehingga perlu waspada jika sewaktu-waktu berbalik turun
H4 saat ini mendekati area 25111. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Tapi jika gagal tembus, waspada berbalik turun!
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 24500 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25110-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 24980.00 – 25000.00 Target : 1) 25100.00 2) 25200.00 SL : 24880.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 25110 Switch to SELL jika tembus 24500 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi candle mirip shooting star biasanya memberi indikasi kenaikan yang terbatas, jadi waspada jika terjadi pembalikan turun sewaktu-waktu!
H4 secara umum, kenaikan masih harus menghadapi rintangan di zona resistance 6900. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka cenderung turun
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6850-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6760.00 – 6780.00 Target : 1) 6810.00 2) 6840.00 SL : 6730.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6850 Switch to SELL jika tembus 6700 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
H4 menunjukkan bullish masih harus berhadapan dengan resistance 55400. Jika tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka waspada pembalikan turun
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, meski sedikit mereda pasca pernyataan Trump
Cermati harga minyak WTI! Jika harga kembali melonjak di atas $100, maka saham global cenderung berbalik turun! Jika harga tetap di bawah $90, maka saham global cenderung recover dari tekanan sebelummya, tapi situasi geopolitik belum sepenuhnya selesai!
Bullish lebih dominan jika tembus 55400-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 54000-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 54380 - 54400 Target : 1) 54500 2) 54600 SL : 54280
Alternatif : Follow BUY jika tembus 55400 Switch to SELL jika tembus 54000 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, daily resistance ada di kisaran 26128-26329. Jika kenaikan berhasil tembus zona tersebut, maka bullish cenderung lebih kuat. Tapi selama belum tembus, maka perlu waspadai kemungkinan berbalik turun
H4 diharapkan tetap bertahan di atas 25600-25800. Jika sesuai ekspektasi, maka demand cenderung lebih kuat mendorong kenaikan. Sebaliknya, jika tembus di bawah 25600, potensi penurunan berlanjut di bawah 25400.
Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 26150 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25600-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25900 - 25920 Target : 1) 26020 2) 26120 SL : 25800 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26150 Switch to SELL jika tembus 25600
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup spinning tops, secara teori imbang antara naik dan turun, tren selanjutnya tergantung penutupan hari ini
Secara struktur, support 77 masih efektif, penurunan sempat sentuh 76.76 tapi kemudian rebound. Jika berhasil tembus, maka cenderung lanjut turun, dan bullish mulai melemah. Tapi jika kembali gagal tembus, maka oil berpeluang kembali naik
H4 membentuk pola "V-top" atau "Inverted V", Neckline di zona 78. Jika tembus, maka tren konfirm lanjut turun, potensi target terdekat area 66-69
Terjadi kekacauan yang disebabkan miskomunikasi, kebocoran informasi dan juga termasuk bantahan. Menteri Energi AS sempat menyebut Angkatan Laut AS berhasil mengawal sebuah tanker melewati Selat Hormuz, tapi berita tersebut kemudian dihapus dari postingan, dan muncul bantahan dari Gedung Putih dan beberapa pihak menyebut bahwa tidak ada kapal yang dikawal. Minyak sempat turun di bawah $80, tapi kemudian berbalik ke zona $86
Kabar lainnya tentang ranjau laut yang dipasang, menurut kanal berita CBS dan CNN, tapi kemudian dibantah oleh Trump yang menyebut tidak ada informasi intelijen tentang pemasangan ranjau oleh Iran
Belum ada pertanda untuk gencatan senjata, tapi skenario yang ditunggu tetap terbagi 2:
a. Eskalasi serangan = oil kembali naik -> switch to BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 92.00 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 85.00 -> switch to SELLL
Suggest : SELL on Rally Area : 86.20 – 86.40 Target : 1) 85.20 2) 84.20 SL : 87.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 85.00 Switch to BUY jika tembus 92.00 Tetap pantau perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Sesuai ekspektasi, swing low tertahan di atas triangle menandakan pullback cukup berhasil, diikuti kenaikan tembus 5200. Saat ini diharapkan zona ungu 5158-5195 tetap efektif support, lanjut naik melirik zona orange 5329-5379. Tapi waspada, penurunan di bawah 5120 berpotensi menekan lebih lanjut
a. Skenario #1 : swing low terbatas, dorongan naik kembali uji 5238-5249, dan CPI yang lemah akan mendukung kenaikan lebih lanjut -> buy on dip lebih disarankan, tembus resistance 5238-5249 akan lebih konfirm lanjut naik. penurunan harga minyak dan CPI yang lunak bisa lebih mendukung pemulihan ke atas
b. Skenario #2: Tekanan mengintai, terutama jika gagal tembus 5238-5249, tapi tekanan valid jika tembus 5120, didukung CPI yang lebih tinggi -> penurunan akan kembali dominan jika harga minyak kembali melonjak di atas $100 dan CPI lebih tinggi dari ekspektasi
Di H1, sesuai ekspektasi, pullback tertahan di atas triangle, dan lanjut naik di atas zona merah. Swing low secara teori mulai terbatas karena sebelum penutupan sempat terjadi penurunan, dan pagi ini bertahan di atas zona merah. Potensi kenaikan lebih terbuka jika CPI "lebih lunak" dari perkiraan + harga minyak tetap di bawah $90. Tapi penurunan juga mengintai jika CPI "jauh lebih tinggi + harga minyak melonjak di atas $100
a. Skenario bullish: swing low terbatas, lanjut naik di atas zona merah 5178-5194, dekati zona hijau 5260-5289 dan bertahap lanjut tren naik -> kenaikan mendominasi selama tidak turun di bawah zona orange (support paling jauh), dan CPI yang lunak akan mendukung tembus di atas 5250an
b. Skenario Bearish: tekanan turun dominan jika turun di bawah 5140 atau di bawah zona orange 5124-5140, kemudian tekanan lebih lanjut di bawah 4996-5016 jika minyak kembali melonjak di atas $100 atau CPI “jauh lebih tinggi dari ekspektasi” -> tekanan berlanjut jika tembus 5120 (di bawah zona orange) diikuti penurunan di bawah 5060. didukung CPI "jauh lebih tinggi dari ekspektasi"
Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
Fundamental tambahan :
Harga minyak saat ini menjadi acuan. Jika terjadi kenaikan lebih dari $100, maka kekhawatiran lonjakan inflasi akan menyebabkan emas turun. Sentimen saat ini juga menanti perkembangan ke arah mediasi geopolitik. Terdapat perbedaan antara AS dan Israel saat ini. AS memperkirakan perang akan segera berakhir, sementara Israel kemungkinan masih akan lanjut meski tanpa AS
(updated!)Pertahankan/follow BUY jika tembus 5225, target terdekat 5235, terjauh 5255
Switch to SELL jika tembus 5120, terdekat 5110, terjauh 5095
Suggest : BUY on Dip Area : 5190.00 – 5192.00 Target : 1) 5198.00 2) 5204.00 SL : 5184.00 (ideal 3-5 points di bawah 5182)
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5225 (updated!) Switch to SELL jika tembus 5120 Opsi buy : 5178-5194 (merah), 5124-5140 (orange), 5089-5106 (abu),
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar berbalik melemah di malam hari setelah selama seminggu terakhir mengalami kenaikan. Hal ini memudahkan emas untuk kembali rebound hingga kisaran 5150-an, dan berlanjut hingga 5186 pagi ini.
Pemicu utama diawali dengan kabar bahwa negara-negara G7 sepakat untuk mempertimbangkan pelepasan SPR secara terkoordinasi untuk meredam gejolak harga minyak yang sempat tembus $120 per barel. Dan pemicu kedua datang dari pernyataan Trump yang menyebut tentang kemungkinan perang akan segera berakhir, walaupun dia menekankan bahwa tidak akan terjadi minggu ini. Emas bangkit karena kedua hal tersebut setidaknya meredam kekhawatiran pasar terhadap dampak kenaikan harga minyak pada inflasi.
“Intervensi Terkoordinasi” Minyak G7 Bantu Emas Rebound
Perhatian tertuju ke pembahasan kebijakan di antara para Menteri keuangan dari negara-negara anggota G7. Kabar menyebut bahwa Jepang mengajukan untuk rilis cadangan minyak darurat secara terkoordinasi untuk meredam gejolak kenaikan harga minyak yang sempat tembus $120 per barel di hari Senin akibat dampak konflik militer yang terus berlanjut antara Israel – AS terhadap Iran.
Pertemuan tingkat Menteri baru akan dilakukan hari ini, dan ada harapan yang semakin besar bahwa dengan pelepasan minyak dari cadangan minyak strategis (SPR) negara-negara G7 bisa disetujui. Kabar tersebut membuat minyak mentah WTI turun dari titik tertinggi $120 ke $84 per barel di malam hari.
Trump Sebut Perang Segera Berakhir
Kabar kedua yang juga berhasil meredam kekhawatiran pasar terhadap ancaman inflasi dari lonjakan harga minyak adalah pernyataan Trump. President Trump berbicara dengan CBS News, dengan melontarkan nada sedikit optimis tentang situasi geopolitik. Presiden menyebut bahwa konflik berpotensi berakhir lebih cepat dari yang semula dikhawatirkan 4-5 minggu. Trump beralasan bahwa kemampuan militer Iran sudah berkurang jauh. Dia mengklaim saat ini Iran tidak memiliki angkatan laut yang berfungsi, kemampuan komunikasi terbatas, dan Angkatan udara yang efektif.
Trump juga mengakui bahwa AS bisa mengambil alih kendali Selat Hormuz jika diperlukan untuk memastikan pasokan energi global lancar. Trump menambahkan, sudah memiliki calon pengganti yang dipertimbangkan untuk Pemimpin Tertinggi Iran sehingga memungkinkan adanya perubahan politik di kawasan tersebut.
Selain itu, Trump juga mengatakan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan untuk pelonggaran sanksi terhadap ekspor minyak Rusia, untuk merespon lonjakan harga minyak global baru-baru ini.
Fokus Malam Ini
Hanya existing home sales yang dirilis dari AS nanti malam di jam 21.00 WIB. Data yang lemah berpotensi mendukung kenaikan emas. Dan sebaliknya, data yang kuat akan meredam kenaikan emas.
Di sisi lain, pasar juga perlu memantau lebih lanjut rencana rilis SPR dari negara-negara G7. Jika disepakati, maka diharapkan harga minyak WTI lanjutkan penurunan di bawah $85 per barel sehingga emas dengan leluasa kembali naik, dan terbuka kemungkinan tembus $5200-an. Meski demikian juga perlu diwaspadai bahwa situasi perang belum berakhir seutuhnya. Bahkan Trump menyebut konflik akan berlanjut sampai Iran ditaklukkan. Hal ini berpotensi membuat emas kemungkinan tetap diincar sebagai safe haven, dan lanjutkan kenaikan selama harga minyak masih terkendali.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup hammer pasca gap down di hari Senin yang diikuti tekanan turun sampai 5014. Situasi berubah di siang hari, dan dilanjutkan kenaikan malam hari sesuai ekspektasi yang diulas di live streaming youtube Agrodana Senin sore. Meski demikian, secara teknis, resistance 5186-5194 adalah area penting yang belum ditembus sehingga dalam waktu dekat menyebabkan rejection sementara.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Dan jika resistance 5186-5194 berhasil ditembus, maka peluang kenaikan akan lebih kuat. Resistance berikutnya di kisaran 5225 dan 5250. Jika keduanya juga ditembus, maka rally berpeluang berlanjut kembali melirik zona 5300-an. Sebaliknya, support saat ini berada di 5108-5116. Dan jika ditembus, maka membuka peluang untuk penurunan ke zona low kemarin 5014 paling jauh, atau 5050-5060 terdekat, sekaligus support psikologis saat ini.
Di H4, MA200 kemarin di 5054 tetap efektif, terbukti penurunan di malam hari tidak tembus meski sempat diuji kembali. Resistance triangle saat ini sudah ditembus, sehingga secara teori seharusnya mulai melanjutkan kenaikan atau dominan naik. Kondisi ini akan lebih kuat jika minimal 4 jam ke depan harga tidak lagi turun di bawah 5130-5150 sehingga bullish dari triangle tetap valid.
Target kenaikan berikutnya melirik zona 5225-5240 yang tidak mudah. Bahkan sebelum berhadapan dengan zona tersebut, emas harus memastikan bisa tembus resistance 5186-5194 lebih dulu. Dan jika syarat terpenuhi, maka kenaikan cenderung lebih dominan.
Sebaliknya, jika dalam 4 jam ke depan harga kembali turun di bawah 5130-5150, maka peluang alternatif buy hanya memiliki kesempatan di kisaran 5106-5116 (support trendline). Selama zona ini tidak ditembus, demand kemungkinan masih bisa kembali mendorong harga kembali ke jalur kenaikan.
Sedangkan skenario bearish diperkirakan akan lebih kuat jika tembus 5080-5090, atau jauh lebih kuat jika mampu tembus MA 200 yang saat ini di 5065. Jika MA 200 ditembus, maka terbuka untuk turun lebih lanjut melirik zona 4996-5000, atau paling ekstrim zona pink kisaran 4854-4907.
Cermati juga harga minyak! Jika minyak tetap berada di bawah zona $90/91, maka emas masih punya peluang rebound naik, meski di sesi Asia pagi ini terlihat tertekan. Sebaliknya, ubah strategi menjadi sell jika melihat harga minyak kembali tembus di atas $95 atau di atas $100 per barel, karena hal tersebut berpotensi memicu kembali kekhawatiran lonjakan inflasi yang akan membuat pasar berpikir ruang untuk pemangkasan suku bunga Fed semakin kecil.
Per jam 10.40 WIB, harga berada di 5162.47 dengan high 5186.53, dan low 5117.59. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 10 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi buy dipertahankan, tapi area lebih tinggi mengingat posisi harga berhasil tembus resistance triangle 5155, dan level tertinggi sementara saat ini di 5186 saat artikel ditulis.
Triangle berhasil ditembus, dan kenaikan sementara tertahan di zona merah area 5175-5194 sesuai perkiraan. Saat artikel ditulis, area hijau 5141-5163 yang juga zona resistance triangle di 5155 sedang diuji (retest). Secara teori, selama zona ini tidak ditembus, maka demand akan tetap dominan, dan zona buy baru disarankan di zona ini, seperti yang diperbarui pada referensi hari ini. Jika sesuai ekspektasi, maka selanjutnya kenaikan bertahap diharapkan tembus, zona merah dalam retest kedua kalinya sehingga lanjut hingga kisaran 5225-5240an. Namun, jika harga tembus di bawah zona hijau, maka zona orange sebagai area terakhir demand di kisaran 5106-5118 bisa dipertimbangkan zona buy alternatif. Sementara jika tembus di bawah zona orange, maka tren cenderung berbalik turun untuk jangka pendek sehingga strategi bisa diubah menjadi sell dengan peluang target ke kisaran 5085, atau terjauh 5050-5060.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy: Opsi BUY on Dip (updated!) Entry: 5138.00 – 5140.00 (atau cek di artikel untuk opsi lainnya) Target/Reward : 5122 ($12 - $14) (Alternatif Follow BUY jika tembus 5190, target terdekat 5200, terjauh 5220, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing) Stop Loss: 5132.00 ($6 - $8) (ideal 3-5 poin di bawah 5130.00) Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip Entry : 5108.00 – 5110.00 (atau cek di artikel untuk area alternatif ) Target/Reward: 5122.00 ($12 - $14) Stop Loss: 5102.00 ($6 - $8) (ideal SL 3-5 poin di bawah 5100) Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik MA 200 daily saat ini 1.16690. Selama harga tetap di bawah MA 200, maka tren cenderung turun. Kenaikan akan jauh lebih kuat jika mampu tembus resistance 1.17500 Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian! * Bullish lebih kuat jika tembus 1.17500-> switch to BUY * Bearish lebih kuat jika tembus 1.16000-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.16600 – 1.16800 Target : 1) 1.16000 2) 1.15400 SL : 1.17400
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.16000 - Switch to BUY jika tembus 1.17500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup bullish, secara teori potensi naik MA 200 Daily 1.34390 saat ini sedang diuji. Potensi turun dan naik imbang. Jika penutupan hari ini naik di atas MA 200, maka tren berikutnya cenderung naik. Sebaliknya, selama di bawah MA 200, maka tetap cenderung turun H4 berada di persimpangan, dengan resistance trendline di kisaran 1.34300-134500. Harga bisa saja ke atas ataupun ke bawah. Jika tembus resistance 1.34500, maka peluang naik kemungkinan dominan, incar buy. Jika tetap di bawah 1.34500, maka peluang turun kemungkinan tetap dominan, incar sell. Waspadai situasi geopolitik, terutama memasuki akhir pekan! * Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian! * Bullish lebih kuat jika tembus 1.35500-> switch to BUY * Bearish lebih kuat jika tembus 1.33800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.34300– 1.34500 Target : 1) 1.33700 2) 1.33100 SL : 1.35100
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33800 - Switch to BUY jika tembus 1.35500
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup bearish, dan dolar melemah-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield Secara teknis, daily USDJPY ditutup bearish, secara teori cenderung turun Kenaikan mulai tertahan di zona 158 sehingga terjadi rejection. Penurunan secara teknis lebih kuat jika mampu tembus di bawah 157.500 Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 160-161! Bearish lebih kuat jika tembus 157.500 -> pertahankan SELL Bullish lebih kuat jika tembus 159.000 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 157.800 – 158.000 Target : 1) 157.200 2) 156.600 SL : 158.600
Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.500 - Switch to BUY jika tembus 159.000 - Waspada zona 160-161 rawan intervensi!
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Gap yang tercipta di pembukaan Senin langsung ditutup sempurna, dan harga mengalami rebound di malam hari sesuai perkiraan. Namun secara teknis resistance 48000-48297 merupakan zona resistance kuat, sehingga perlu waspada jika kenaikan tertahan.
Indeks saham utama AS mayoritas pulih dari tekanan, dipicu oleh dua hal :
a. rencana rilis SPR negara-negara G7 untuk meredam harga minyak
b. pernyataan Trump bahwa perang segera berakhir, tapi tidak minggu ini -> sedikit meredakan kekhawatiran geopolitik
Di sisi lain, situasi geopolitik belum berakhir sama sekali. Trump menyebut konflik tetap berlanjut sampai Iran ditaklukkan -> perlu waspada sewaktu-waktu geopolitik kembali tegang, ditandai kenaikan harga minyak (waspada jika minyak kembali naik di atas $100/barel!)
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 47400 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47720-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 47580 - 47600 Target : 1) 47700 2) 47800 SL : 47480
Alternatif : Follow BUY jika tembus 47720 Switch to SELL jika tembus 47400 Cermati perkembangan situasi geopolitik, terutama harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
H4 mampu bertahan di zona support 23903-24214, dan rebound dengan cepat hingga tembus resistance 24498-24642, dan saat ini mendekati area 25144. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Tapi jika gagal tembus, waspada berbalik turun!
Gap yang tercipta di pembukaan Senin langsung ditutup sempurna, dan harga mengalami rebound di malam hari sesuai perkiraan.
Indeks saham utama AS mayoritas pulih dari tekanan, dipicu oleh dua hal :
a. rencana rilis SPR negara-negara G7 untuk meredam harga minyak
b. pernyataan Trump bahwa perang segera berakhir, tapi tidak minggu ini -> sedikit meredakan kekhawatiran geopolitik
Di sisi lain, situasi geopolitik belum berakhir sama sekali. Trump menyebut konflik tetap berlanjut sampai Iran ditaklukkan -> perlu waspada sewaktu-waktu geopolitik kembali tegang, ditandai kenaikan harga minyak (waspada jika minyak kembali naik di atas $100/barel!)
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 24500 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25050-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 24880.00 – 24900.00 Target : 1) 25000.00 2) 25100.00 SL : 24780.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 25050 Switch to SELL jika tembus 24500 Fokus perkembangan geopolitik, terutama harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
H4 berhasil kembali naik di atas zona support 6645-6661, bahkan berhasil tembus 6720 dan menutup gap yang terjadi di hari itu. Tapi secara umum, kenaikan masih harus menghadapi rintangan di zona resistance 6870-6900. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka cenderung turun
Indeks saham utama AS mayoritas pulih dari tekanan, dipicu oleh dua hal :
a. rencana rilis SPR negara-negara G7 untuk meredam harga minyak
b. pernyataan Trump bahwa perang segera berakhir, tapi tidak minggu ini -> sedikit meredakan kekhawatiran geopolitik
Di sisi lain, situasi geopolitik belum berakhir sama sekali. Trump menyebut konflik tetap berlanjut sampai Iran ditaklukkan -> perlu waspada sewaktu-waktu geopolitik kembali tegang, ditandai kenaikan harga minyak (waspada jika minyak kembali naik di atas $100/barel!)
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6810-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6730.00 – 6750.00 Target : 1) 6780.00 2) 6810.00 SL : 6700.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6810 Switch to SELl jika tembus 6700 Fokus perkembangan geopolitik, terutama harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Support daily di zona 52910-53795 kembali ditembus naik, mendukung recovery pasca tekanan akibat lonjakan harga minyak sebelumnya.
Rebound juga berhasil menutupi gap yang terjadi di hari Senin. Namun bullish masih harus berhadapan dengan resistance 55400. Jika tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka waspada pembalikan turun
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, meski sedikit mereda pasca pernyataan Trump
Bullish lebih dominan jika tembus 54820-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53800-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 54380 - 54400 Target : 1) 54500 2) 54600 SL : 54280
Alternatif : Follow BUY jika tembus 54820 Switch to SELL jika tembus 53800 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, area resistance 25140 berhasil ditembus, dan saat ini berhadapan dengan resistance 25650-25850. Jika berhasil bertahan dan tembus di atas 25850, maka tren lanjut naik. Sebaliknya, jika gagal tembus, maka waspada penurunan yang lebih kuat, dan berpotensi mengancam support 25000 kembali
Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 25850 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25460 - 25480 Target : 1) 25580 2) 25680 SL : 25360
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25850 Switch to SELL jika tembus 25000
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.