logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

Suggest : SELL on Rally
Area : 90.00 – 90.20
Target : 1) 89.00 2) 88.00
SL : 91.20

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 87.00
Switch to BUY jika tembus 95.00
Tetap pantau perkembangan geopolitik!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Penurunan mulai terhambat di zona 5060 di malam hari, tepat di atas MA 200 5054 saat itu, diikuti kenaikan. Skenario potensial tembus resistance zona ungu 5137-5180 lanjutkan tren naik yang tertunda. Tapi risiko penurunan juga masih mengintai dan retest MA 200 (5063), atau lebih rendah zona pink 4854-4907
    • a. Skenario #1 : tekanan relatif berkurang, 5100-5130 terdekat, 5080 terjauh, tembus resistance ungu kenaikan lebih kuat -> buy on dip lebih disarankan, tembus resistance kenaikan akan lebih konfirm. penurunan harga minyak bisa lebih mendukung pemulihan ke atas
    • b. Skenario #2: Tekanan berlanjut, tembus MA 200, lirik zona pink 4854-4907, terutama jika harga minyak kembali rally di atas $100 -> penurunan akan kembali dominan jika harga minyak kembali melonjak di atas $100
  • Di H1, rebound sesuai ekspektasi di malam hari karena minyak turun di bawah $90 per barel. Support kuat di zona 5050-5060, akan menjadi pemicu penurunan lebih kuat jika ditembus. Tapi selama tidak tembus, maka cenderung naik. Tapi kenaikan harus bisa tembus di atas 5155-5160 minimum untuk membuka jalur kenaikan lebih lanjut
    • a. (udpated!) Skenario bullish: tembus resistance triangle 5155, tertahan di zona merah, pullback diperkirakan terbatas (retest triangle), diikuti kenaikan berikutnya tembus zona merah 5178-5194 -> kemungkinan rebound berlanjut lebih kuat, minimal di atas 5155, triangle konfirm tembus berarti valid untuk lanjut naik
    • b. Skenario Bearish: tekanan turun tembus support triangle 5090, lanjut turun ke 5020, rebound terbatas, tapi kemudian tekanan lebih lanjut di bawah 4996-5016 jika minyak kembali melonjak di atas $100 -> tekanan berlanjut jika tembus 5090 (support triangle) diikuti penurunan di bawah 5060
  • Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Trump sebut perang segera berakhir, tapi bukan minggu ini. Dan G7 berencana mengeluarkan SPR bersama untuk menstabilkan harga minyak mentah. Meski belum ada kemungkinan mediasi, tapi kondisi ini meredam kekhawatiran pasar terhadap lonjakan minyak sehingga kecemasan terhadap lonjakan inflasi relatif berkurang dan mendukung emas
  • (udpated!) Pertahankan/follow BUY jika tembus 5190, target terdekat 5200, terjauh 5220
  • (udpated!) Switch to SELL jika tembus 5090, target terdekat 5080, terjauh 5060
  • (udpated!) Opsi buy : 5141-5163 (hijau), 5106-5118 (orange), 4996-5016 (low 3 Mar 2026), 4961-4975 (abu) tembus 5178-5194 (merah)
Suggest : BUY on Dip (udpated!)
Area : 5138 – 5140.00
Target : 1) 5146.00 2) 5152.00
SL : 5132.00 (ideal 3-5 points di bawah 5130)

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 5190 (udpated!)
Switch to SELL jika tembus 5090 (udpated!)
Opsi buy : (udpated!) 5141-5163 (hijau), 5106-5118 (orange), 4996-5016 (low 3 Mar 2026), 4961-4975 (abu) tembus 5178-5194 (merah)

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

banner youtube agrodana2
1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar nampaknya lanjutkan penguatannya sehingga kenaikan emas di hari Jumat menjadi ‘barang langka’ yang ditunggu. Hal itu terbantu oleh data NFP yang lebih lemah dari perkiraan, sehingga emas berhasil ditutup rebound dari level terendah 5062 ke 5170. Tapi sayangnya pagi ini mengawali sesi dengan hal yang kurang kondusif. Emas dibuka gap down di 5130 dan meluncur hingga 5014 di awal sesi Asia pagi ini. 

Akhir pekan menjadi pekan yang tidak baik. Situasi geopolitik tidak kunjung reda, dan seperti yang dibahas kemarin di live streaming Jumat, harga minyak akhirnya naik dan tembus di atas $100 per barel pagi ini, akibat serangan terhadap sekitar 30 depot penyimpanan minyak Iran di akhir pekan, diikuti dengan balasan Iran di lokasi minyak dan pabrik desalinasi air sehingga membuat pasar menyimpulkan bahwa situasi perang mulai meluas di luar kendali. Emas pun tertekan karena munculnya kecemasan inflasi tinggi akan berdampak pada Fed yang terpaksa menaikkan suku bunga.

Data Tenaga Kerja 

Memasuki sesi NY, semua mulai terkendali. Penurunan emas yang awalnya menekan hingga 5060an, mendekati low sehari sebelumnya, berhasil reda, dan pasar mulai fokus dengan data non farm payrolls AS saat itu karena mencoba mencari petunjuk dari sisi data untuk mendapatkan gambaran terhadap potensi suku bunga Fed. 

Data pun dirilis dan secara mengejutkan jauh lebih rendah dari perkiraan, -92K vs +58K. Data bulan sebelumnya juga mengalami revisi dan semakin menunjukkan angka yang lemah. Pasar pun merespon positif, sebagai pertanda positif untuk ekspektasi penurunan suku bunga Fed ke depan. Harga emas rebound hingga 5174, dan berakhir ditutup di 5168.

Data ini memberi angin segar bagi pasar di tengah kekhawatiran dampak perang yang tidak jelas kapan berakhir, membuat kecemasan terhadap kondisi inflasi jika terjadi lonjakan harga minyak beberapa bulan ke depan.

banner youtube agrodana1

Geopolitik “Brutal”, Pasar Dalam Posisi Tunggu

Di akhir pekan, Israel menyerang 30 depot penyimpanan minyak Iran, diikuti dengan balasan Iran di lokasi minyak dan pabrik desalinasi air. PM Israel Netanyahu dan Menteri Perang AS Hagseth berulang kali menyebut bahwa serangan yang lebih keras masih akan datang. Harga minyak pun melonjak di pembukaan sesi Asia pagi ini sentuh $110 per barel, dan sempat sentuh level tertinggi $119 per barel. 

Kecemasan muncul karena 105 juta barel minyak yang diproduksi setiap hari di dunia, sekitar 20% diantaranya harus melewati Selat Hormuz, dan selat tersebut ditutup, meskipun Iran menyebut tidak menutup total, hanya membatasi akses untuk kapal-kapal tanker yang terafiliasi Israel dan AS. 

Situasi semakin memburuk karena Irak, Kuwait dan negara lain menghentikan pasokan besar-besaran karena tidak ada kapal pengangkut. Jika terjadi penutupan total, maka hal ini akan membutuhkan waktu untuk memulai kembali. Kondisi ini memicu lonjakan permintaan untuk mengamankan pasokan minyak hari ini atau melakukan lindung nilai. 

Trump menulis dalam akun media sosialnya tentang harga minyak bahwa harga tersebut akan turun drastis setelah Iran menghentikan program senjata nuklirnya. Jika diperhatikan, penghentian senjata nuklir menjadi jalan keluar untuk Iran dan sebelumnya pernah ditawarkan dalam negosiasi. Jika Trump menganggap “penghentian program nuklir” sebagai tujuan, maka kemungkinan akan ada jalan menuju mediasi ataupun gencatan senjata. Tapi jika Trump tetap menargetkan “menyerah tanpa syarat” seperti yang disampaikannya di hari Jumat kemarin, maka konflik kemungkinan akan terus memanas karena Iran menyatakan siap meladeni sampai 6 bulan ke depan seperti yang diancamkan AS.  

Fokus Minggu Ini

Mirip dengan situasi minggu lalu di mana pasar dihadapkan pada kondisi geopolitik yang memanas dan data pekerjaan AS yang ditunggu-tunggu, maka minggu ini pasar juga akan mencermati data inflasi CPI yang akan dirilis hari Rabu, dan PCE di hari Jumat. Data ini menjadi lebih sensitif dari sebelumnya karena situasi perang yang dikhawatirkan membuat inflasi melonjak. 

Jika data inflasi relatif “tidak sepanas yang dikhawatirkan”, atau minimal menunjukkan data yang reda, maka hal ini cukup untuk menenangkan pasar yang cemas dengan situasi inflasi, emas mungkin punya kesempatan untuk berbalik naik dengan cepat. 

Jika data inflasi “lebih panas dari yang dikhawatirkan”, maka  hal ini akan semakin keras menekan emas, karena pasar akhirnya menutup ekspektasi mereka terhadap pemangkasan suku bunga Fed. 

Di sisi lain, menariknya adalah semua hal yang dikhawatirkan Trump, saat ini justru terjadi. Harga minyak yang tinggi adalah sumber masalah inflasi, dan jika inflasi melonjak, maka hal ini akan mempersulit ruang bagi Fed untuk memangkas suku bunga seperti yang diinginkan Trump. Hmm, minggu lalu trump sempat memberi sinyal akan melakukan upaya apapun untuk meredam harga minyak tersebut. Apakah ini pertanda pasar tinggal menunggu sinyal “TACO (Trump Always Chicken Out) trade“? Jika ya, kemungkinan dia sendiri yang akan menarik tombol “panik” lalu merubah situasi perang menjadi perdamaian atau mediasi untuk mengakhiri perang. 

Di sisi lain, penurunan emas juga disebabkan salah satunya adalah untuk mengcover kerugian di pasar saham. Dan saat pasar menunggu apakah perang ini berjalan lebih panjang, maka akan ada fase di mana pasar kembali mengincar safe haven, atau menjadikan emas sebagai aset hedging terhadap inflasi. 

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

banner youtube agrodana2

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish setelah data NFP di hari Jumat secara mengejutkan dirilis “jauh di bawah ekspektasi”, -92K vs +58K. Kondisi tersebut membuka harapan bagi pasar tentang peluang pemangkasan suku bunga Fed, minimal di tahun ini, meskipun tidak signifikan mendorong ekspektasi pemangkasan Maret. Namun, situasi geopolitik di akhir pekan memanas sehingga membuat harga emas pagi ini dibuka gap down. 

Secara struktural, tren utama masih bullish. Tekanan di pagi ini tertahan di 5014, dan berbalik naik bertahap hingga 5095 saat artikel ditulis. Zona terendah 3 Maret 2026 di 4996 dan support psikologis 5016 sejauh ini bertahan. Tapi kenaikan perlu menghadapi beberapa resistance terdekat sebagai kunci kenaikan selanjutnya di 5125-5135, 5184 dan 5225. Jika rebound gagal mencapai atau tembus minimal di atas 5135, maka bearish berpotensi kembali mengintai dalam jangka pendek.

slide20

Di H4, MA200 saat ini di 5054 berhasil menahan penurunan. Sempat terjadi tekanan sampai 5014, tapi harga berbalik naik dengan cepat dan candle tetap bertahan di atas MA 200. Secara teori, berarti triangle tidak ditembus atau bisa dikategorikan false breakout. 

Jika dalam 4 jam ke depan harga tetap stay di atas 5054 (MA 200), maka secara hitungan emas cenderung naik. Ini berarti membuka peluang untuk kenaikan mengincar kembali zona ungu 5137-5180. Dan jika berhasil ditembus, maka peluang tembus resistance dari triangle 5164 juga secara tidak langsung mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut. Area 5200-5225 akan menjadi area yang potensial dari kenaikan tersebut.

Sebaliknya, jika dalam 4 jam ke depan harga tetap bertahan di bawah 5100, dan bahkan ada kecenderungan menguji kembali MA 200 di 5054, maka trader perlu waspada! Kemungkinan risiko penurunan berlanjut dan level area support 4996-5016 kembali terancam. 

Dalam skenario ini, pilihan trader ada 2, yaitu : mempertahankan sell dengan peluang penurunan lebih lanjut ke kisaran 4960, maksimum zona pink 4854-4907 jika kecemasan berlanjut, atau bersiap mengincar buy dengan asumsi zona 4996-5016 tetap kuat sehingga tidak terjadi penembusan lebih lanjut.  

Data NFP yang lemah di hari Jumat, kemungkinan juga belum mendapat respon maksimal dari sesi NY sehingga kami mengantisipasi kemungkinan reaksi baru terlihat di malam hari. Meski demikian, lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran pada kenaikan inflasi sehingga membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga berkurang, juga perlu diwaspadai karena hal tersebut sempat membuat emas turun di pembukaan sesi Asia pagi tadi!

slide21

Per jam 11.20 WIB, harga berada di 5091.14 dengan high 5135.63, dan low 5014.97. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 9 Maret 2026, strategi diubah mengingat area support 4996-5016 sejauh ini bertindak sebagai support yang efektif sehingga mampu mendorong harga kembali ke zona 5095-5098.

Triangle sempat ditembus di pagi hari, dan awalnya mempertimbangkan sell on rally kisaran resistance 5080-5085. Tapi harga ternyata berhasil naik dan kembali di atas support dari triangle, tembus di atas 5085, meskipun memang sempat turun dari 5085 ke 5066 kembali. Dengan harga kembali di dalam zona triangle, maka penurunan sebelumnya di pagi hari tadi dianggap gagal berlanjut sehingga kami melihat layak untuk ubah strategi kembali menjadi buy.

Meski demikian, resistance zona 5129-5160 tidak mudah untuk ditembus. Ini berarti perlu kewaspadaan jika di sore atau malam hari zona ini gagal ditembus! Anda bisa kembali incar SELL jika zona tidak ditembus. 

Sedangkan jika berhasil tembus, maka buy bisa dipertahankan dengan proyeksi target berikutnya ke kisaran 5180-5200, dengan asumsi bahwa reaksi pasar terhadap data NFP Jumat belum sepenuhnya terlihat sejak pembukaan pagi ini di sesi Asia.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip (updated!) 
Entry: 5078.00 – 5080.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  5092 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5095, target terdekat 5105, terjauh 5125, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5072.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5070.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY on Dip
Entry : 4995.00 – 4997.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5009.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4989.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4983)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide11
slide12

Keterangan :

  • Daily candle ditutup doji, secara teori cenderung rebound
    Pagi ini dibuka gap down karena konflik militer di Iran yang kembali memanas di akhir pekan
    Tekanan turun diperkirakan masih dominan karena harga masih berada di bawah MA 200 Daily. MA 200 saat ini berada di 1.16670.
    Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan
    Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
     target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Bullish lebih kuat jika tembus 1.16500-> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 1.15000-> pertahankan SELL
Suggest :  SELL on Rally
Area : 1.15400 – 1.15600
Target : 1) 1.14800 2) 1.14200
SL : 1.16200

Alternatif :
- Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15000
- Switch to BUY jika tembus 1.16500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide13
slide14

Keterangan :

  • Daily candle ditutup bullish, secara teori potensi naik
    Pagi ini dibuka gap down karena konflik militer di Iran yang kembali memanas di akhir pekan
    Secara teknis, belum banyak perubahan, harga masih berada di bawah MA 200 daily (saat ini  1.34380), sehingga secara umum masih cenderung dominan turun.
    H4 menunjukkan rebound yang juga masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun.
    Waspadai situasi geopolitik, terutama memasuki akhir pekan!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar
     target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Bullish lebih kuat jika tembus 1.35000-> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 1.32800-> pertahankan SELL
Suggest :  SELL on Rally
Area : 1.33300– 1.33500
Target : 1) 1.32700 2) 1.32100
SL : 1.34100

Alternatif :
- Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.32800
- Switch to BUY jika tembus 1.35000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide15
slide16

Keterangan :

  • US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar kembali menguat-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield
    Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik
    Harga masih berada di dalam trend channel naik sehingga peluang kenaikan berpotensi berlanjut dan melirik zona 159-160.
    Di sisi lain, ancaman intervensi kemungkinan muncul di zona tersebut sehingga sell bisa dipertimbangkan di dekat resistance
    Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 160-161!
    Bearish lebih kuat jika tembus 157.300 -> switch to SELL
    Bullish lebih kuat jika tembus 158.800 -> pertahankan BUY
Suggest :  BUY on Dip
Area : 158.100 – 158.300
Target : 1) 158.900  2) 159.500
SL : 157.500

Alternatif :
- Pertahankan/Follow BUY jika tembus 158.800
- Switch to SELL jika tembus 157.300
- Waspada zona 160-161 rawan intervensi!

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

banner youtube agrodana1
1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide1

slide2

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • Pagi ini dibuka gap down, dipicu konflik militer di Timur Tengah yang berlanjut
  • Laporan pekerjaan hari Jumat dirilis lebih rendah dari perkiraan, -92K vs 58K. Tingkat pengangguran naik menjadi 4.4% dari 4.3%, mengindikasikan adanya pelemahan dalam kondisi pasar tenaga kerja. Sebagian kelemahan dikaitkan dengan mogok kerja di sektor kesehatan serta gangguan cuaca yang mungkin mempengaruhi perekrutan -> secara teori masih mendukung Fed untuk penurunan suku bunga
  • Di sisi lain, situasi geopolitik yang semakin memanas membuat kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak kembali membuat pasar khawatir inflasi akan naik sehingga mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk saham
  • Pasar mungkin akan pulih, tapi butuh waktu, dan sejauh ini belum terlihat reaksi terhadap NFP Jumat. Mungkin saja di malam hari rebound untuk merespon, atau menunggu data CPI Rabu untuk meredam kekhawatiran (tergantung data CPI nanti!)
  • Skenario geopolitik
    • a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
    • b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 46560 -> pertahankan SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 47000-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally
Area : 46740 - 46760
Target : 1) 46660 2) 46560
SL : 46860

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 46560
Switch to BUY jika tembus 47000
Cermati perkembangan situasi geopolitik!

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide3

slide4

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • H4 memasuki zona 23903-24214, jika zona ini tetap ditembus, maka penurunan cenderung berlanjut. Jika zona ini efektif, maka peluang rebound bertahap
  • Pagi ini dibuka gap down, dipicu konflik militer di Timur Tengah yang berlanjut dan sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda
  • Laporan pekerjaan hari Jumat dirilis lebih rendah dari perkiraan, -92K vs 58K. Tingkat pengangguran naik menjadi 4.4% dari 4.3%, mengindikasikan adanya pelemahan dalam kondisi pasar tenaga kerja. Sebagian kelemahan dikaitkan dengan mogok kerja di sektor kesehatan serta gangguan cuaca yang mungkin mempengaruhi perekrutan -> secara teori masih mendukung Fed untuk penurunan suku bunga
  • Di sisi lain, situasi geopolitik yang semakin memanas membuat kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak kembali membuat pasar khawatir inflasi akan naik sehingga mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk saham
  • Pasar mungkin akan pulih, tapi butuh waktu, dan sejauh ini belum terlihat reaksi terhadap NFP Jumat. Mungkin saja di malam hari rebound untuk merespon, atau menunggu data CPI Rabu untuk meredam kekhawatiran (tergantung data CPI nanti!)
  • Skenario geopolitik
    • a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
    • b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 24100 -> pertahankan SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 24400-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally
Area : 24220.00 – 24240.00
Target : 1) 24120.00 2) 24020.00
SL : 24340.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 24100
Switch to BUY jika tembus 24400
Fokus perkembangan geopolitik

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Keterangan :

  • Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • H4 berada di bawah zona support 6645-6661. Jika 4 jam ke depan tetap di bawah zona ini, maka tren cenderung berlanjut turun. Sebaliknya, jika berhasil naik di atas 6660, maka ada peluang untuk rebound
  • Pagi ini dibuka gap down, dipicu konflik militer di Timur Tengah yang berlanjut
  • Laporan pekerjaan hari Jumat dirilis lebih rendah dari perkiraan, -92K vs 58K. Tingkat pengangguran naik menjadi 4.4% dari 4.3%, mengindikasikan adanya pelemahan dalam kondisi pasar tenaga kerja. Sebagian kelemahan dikaitkan dengan mogok kerja di sektor kesehatan serta gangguan cuaca yang mungkin mempengaruhi perekrutan -> secara teori masih mendukung Fed untuk penurunan suku bunga
  • Di sisi lain, situasi geopolitik yang semakin memanas membuat kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak kembali membuat pasar khawatir inflasi akan naik sehingga mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> negatif untuk saham
  • Pasar mungkin akan pulih, tapi butuh waktu, dan sejauh ini belum terlihat reaksi terhadap NFP Jumat. Mungkin saja di malam hari rebound untuk merespon, atau menunggu data CPI Rabu untuk meredam kekhawatiran (tergantung data CPI nanti!)
  • Skenario geopolitik
    • a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
    • b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
  • Bearish lebih kuat jika tembus 6600 -> pertahankan SELL
  • Bullish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally
Area : 6630.00 – 6650.00
Target : 1) 6600.00 2) 6770.00
SL : 6680.00

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6600
Switch to BUY jika tembus 6700 - Fokus perkembangan geopolitik!

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide7

slide8

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
  • Support daily di zona 52910-53795 ditembus, didukung dengan gap down pagi ini karena Wall Street tertekan akibat ketegangan geopolitik
  • Double bottom gagal di H4 karena pembukaan pagi ini lebih rendah dari 53600. Potensi rebound diperkirakan masih terbatas, dan selama tidak ada kenaikan di atas 52860, maka kenaikan saat ini cenderung terbatas. Waspada penurunan melirik zona 50500!
  • Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
  • Faktor lain yang berpotensi menekan:
    • a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
    • b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi
  • Bullish lebih dominan jika tembus 52700-> switch to BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 51800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 52300 - 52320
Target : 1) 52200 2) 52100
SL : 52420
Alternatif :
Follow SELL jika tembus 51800
Switch to BUY jika tembus 52700
Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide9

slide10

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Secara teknis, area support 24880 ditembus karena mayoritas indeks saham global dibuka gap down akibat konflik militer di Iran yang memanas. Secara teori, pullback kemungkinan terbatas, dan tekanan turun cenderung dominan
  • Jika tidak ada kenaikan di atas 25150-25200, maka tren dominan turun. Jika terjadi penembusan resistance tersebut, maka switch strategi menjadi buy, dengan peluang terdekat 25480, terjauh 25600
  • Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
  • Bullish lebih kuat jika tembus 25150 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih dominan jika tembus 24700-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 24900 - 24920
Target : 1) 24800 2) 24700
SL : 25020

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 24700
Switch to BUY jika tembus 25150

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

Suggest : BUY on Dip
Area : 106.90 – 107.10
Target : 1) 108.10 2) 109.10
SL : 105.90

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 109.20
Switch to SELL jika tembus 105.00
Waspada jika harga sudah sentuh/di atas 110, terlalu berisiko!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Kenaikan gagal tembus di atas zona ungu 5137-5180, tertahan di 5168 di hari Jumat, diikuti gap down di hari Senin dan lanjut turun tembus di bawah support triangle 5063. Saat ini menguji MA 200 di 5054. Jika tembus, maka cenderung lanjut tes 4996-5016 atau ke zona pink 4854-4907
    • a. Skenario #1 : tekanan tertahan di MA 200, diikuti rebound dan berbalik uji zona ungu, rebound bertahap tembus minim 5100, atau lebih kuat jika tembus 5141 -> buy on dip lebih disarankan menunggu tekanan mulai melemah, atau jika MA 200 di 5054 tidak ditembus
    • b. Skenario #2: Tekanan berlanjut di bawah MA 200, melirik zona pink 4854-4907, paling ekstrim tekanan berpeluang incar zona 4680-4700 sebelum rebound -> penurunan lebih dominan karena kekhawatiran lonjakan minyak pada inflasi
  • Di H1, area 5180-5200 kembali gagal ditembus di hari Jumat, dan kekhawatiran lonjakan minyak pada inflasi menekan harga hingga dibuka gap down pagi ini. Namun, reaksi pasar terhadap data NFP yang lemah di hari Jumat belum direspon, kemungkinan malam hari situasi bisa berbalik rebound dengan asumsi kecemasan pada inflasi mulai mereda.
    • a. Skenario bullish: tekanan tertahan di zona 5020-5050, rebound bertahap dan tembus 5085. Skenario alternatif tunggu zona abu-abu 4961-4975 potensi terdekat, atau paling ekstrim zona biru 4842-4882 -> "buy on dip" lebih baik tunggu kekhawatiran geopolitik mereda. kemungkinan rebound lebih baik di malam hari, asumsi respon market terhadap dampak geopolitik akhir pekan mereda
    • b. Skenario Bearish: next candle dibuka di bawah support triangle, rebound terbatas tidak tembus 5080, lanjut turun ke zona 4996-5000 atau zona abu-abu 4961-4975, maksimum zona biru 4842-4882 jika tekanan terus mendominasi (tapi waspada rebound malam hari!) -> Saat ini pasar dominan turun karena kecemasan lonjakan minyak berdampak pada inflasi. Waspada jika kecemasan ini mereda!
  • Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
  • Fundamental tambahan : AS dan Israel gencar serang Iran, terutama fasilitas kilang minyak Iran. Dan Iran membalas serangan. Ketegangan berlanjut membuat harga minyak melonjak naik dan memicu kecemasan lonjakan inflasi. Pasar kemungkinan juga melikuidasi untuk menutupi kerugian di pasar saham lebih dulu, tapi setelah itu ada peluang untuk rebound di malam hari
    • a. ketegangan berlanjut dan harga minyak terus naik tembus di atas $115 -> pertahankan SELL
    • b. ketegangan mereda, harga minyak pulih/turun -> switch to BUY
  • (updated!) Pertahankan/follow BUY jika tembus 5095, target terdekat 5105, terjauh 5125
  • Switch to SELL jika tembus 5020, target terdekat 5010, terjauh 4990
  • (updated!) Opsi buy : 4996-5016 (last low 3 Mar 2026), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5095-5100
Suggest : BUY on Dip (updated!)
Area : 5078.00 – 5080.00
Target : 1) 5086.00 2) 5092.00
SL : 5072.00 (ideal 3-5 points di bawah 5070)

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 5095
Switch to SELL jika tembus 5020
Opsi buy : 4996-5016 (last low 3 Mar 2026), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5095-5100

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

banner youtube agrodana2
1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 kembali lanjutkan kenaikan untuk hari ke-4 secara beruntun, dan membuat dolar tetap menguat. Hal ini membuat emas mengalami tekanan karena emas dalam denominasi dolar dianggap mahal saat dolar menguat. Status safe haven emas saat ini relatif lebih lemah dibanding dolar AS. 

Kekhawatiran inflasi melonjak dan membuat Fed batal turunkan suku bunga mungkin sedikit diredam dari pernyataan pejabat Fed Michelle Bowman yang menyebut terlalu dini untuk menilai dampak perang mempengaruhi inflasi dan membuat Fed harus menaikkan suku bunga. Tapi spekulasi penjualan emas oleh bank sentral Polandia memicu aksi jual cepat di malam hari sehingga membuat emas rontok hingga 5050 dari 5170 saat itu. 

Kekhawatiran Inflasi

Awalnya pasar merespon positif pada situasi geopolitik yang dipicu serangan Israel dan AS ke Iran di akhir pekan, 28 Februari 2026. Tapi kekhawatiran mulai muncul setelah isu Selat Hormuz ditutup selama perang berlangsung sehingga gangguan pasokan berpotensi mendorong harga minyak mentah global tembus $100 per barel. 

Hal ini dikarenakan jika harga minyak melonjak naik, maka inflasi pun akan kembali melonjak tinggi. Situasi ini yang tidak disukai pasar dan memicu kekhawatiran bahwa jika perang terus berlanjut dan penutupan Selat Hormuz berjalan lama, maka inflasi yang melonjak akan membuat Fed hentikan penurunan suku bunga, dan berbalik menaikkan suku bunga. Kondisi ini tidak menguntungkan bagi emas yang cenderung turun di saat suku bunga naik. 

Namun, kondisi tersebut relatif reda setelah Michelle Bowman dari Fed menyebut terlalu dini untuk menilai dampak perang pada inflasi. Meski tidak menyebutkan bahwa Fed tetap di jalur pemangkasan, setidaknya pasar mendapat ketenangan bahwa Fed masih akan bertindak tergantung data ekonomi.

banner youtube agrodana1

Trump Tidak Suka Minyak Naik

Di sisi lain, pernyataan Trump juga bisa dianggap menenangkan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan minyak dan inflasi. Trump mengatakan tidak suka jika harga minyak tinggi, saham turun dan pasar mengecilkan peluang pemangkasan suku bunga. Pernyataan ini mencerminkan bahwa Trump tetap dalam tujuan awal : minyak murah, inflasi rendah, suku bunga rendah. Ini seperti yang pernah kami ulas sejak Trump dilantik 20 Januari 2025 dan nampaknya tetap konsisten.

Terlepas dari situasi perang yang dipicu oleh Trump sendiri bersama Israel, Trump tidak menginginkan terjadinya lonjakan harga minyak karena dia tahu jika itu terjadi, maka inflasi akan kembali naik sehingga targetnya untuk meminta Fed turunkan suku bunga tidak akan tercapai. Meski sudah mengganti Powell dengan Warsh di bulan Mei nanti, belum tentu hal itu mudah untuk Warsh menurunkan suku bunga karena para pejabat lainnya berpotensi menentang jika inflasi tetap tinggi, atau bahkan melonjak drastis setelah perang. 

Itu sebabnya Trump berusaha meyakinkan pasar minyak dan memberi jaminan untuk pasokan tetap melewati Selat Hormuz, dan bahkan memberi pengawalan melalui armada militernya jika diperlukan. Hal ini tentunya untuk menjamin pasokan minyak mentah tidak terganggu sehingga inflasi masih bisa ditekan. 

Arab Saudi dan OPEC+ juga di pertemuan terakhir 1 Maret 2026 menyebut akan kembali menaikkan produksi 206K barel per hari mulai bulan April, dan kuota sukarela yang mungkin bisa dikerahkan untuk menstabilkan harga. 

Fokus Malam ini

Sebelum fokus dengan geopolitik akhir pekan, pasar akan memantau data Non Farm Payrolls dan retail sales AS di jam 20.30 WIB. NFP diperkirakan turun dari 130K ke 58K, sedangkan unemployment rate diperkirakan tetap 4.3%, dan retail sales diperkirakan turun dari 0% ke -0.3%. Berarti kita punya base yang cenderung mendukung pelemahan dolar sehingga berdampak positif pada emas. Ini bisa terjadi jika data “sesuai ekspektasi” atau “lebih rendah dari perkiraan”. Tapi tidak berlaku jika data secara mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi”. 

Beberapa skenario :

  1. Act > Exp  (asumsi : 65K-80K)

Dolar naik 1-2 resistance, emas turun 1-2 support. Tekanan kemungkinan terbatas selama data rilis.

  1. Act >> Exp (asumsi : di atas 85K)

Dolar naik 3 resistance atau lebih, emas turun 3 support atau lebih. Tekanan kemungkinan berlanjut pasca data untuk beberapa waktu.

  1. Act < Exp (asumsi : 40K-50K)

Dolar turun 1-2 support, emas naik 1-2 resistance. 

  1. Act << Exp (asumsi : di bawah 38K)

Dolar turun 3 support atau lebih, emas naik 3 resistance atau lebih. Dorongan naik kemungkinan berlanjut pasca data untuk beberapa waktu ke depan

  1. Sekitar ekspektasi (asumsi : 53K – 60K)

Dolar naik terbatas, emas turun terbatas.

Khusus skenario 5, bisa saja pasar akan cenderung mengabaikan sehingga tidak terlihat pergerakan signifikan. Khusus skenario 2 maupun 4, emas berpotensi bergerak volatile lebih lanjut, bahkan mungkin berlanjut di atas 15 menit pasca data rilis. Tapi karena memasuki akhir pekan, perlu juga mewaspadai risiko geopolitik yang bisa membuat pasar cemas seperti pekan sebelumnya. Jadi, sebaiknya disarankan merespon data NFP hanya maksimal jam 21.00 WIB, karena di malam hari dikhawatirkan pasar akan fokus dengan risiko geopolitik!

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

banner youtube agrodana2

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal tembus resistance 5200, kenaikan saat itu tertahan di 5194 dan turun cepat di malam hari hingga 5050, meskipun akhirnya ditutup rebound di 5080. Hal ini masih disebabkan kekhawatiran pasar tentang lonjakan harga minyak yang bisa membuat Fed batal menurunkan suku bunga di 2026. 

Secara struktural, tren utama masih bullish. Tapi area support 4996-5016 kemungkinan terancam seandainya data NFP nanti malam memberi kejutan lebih tinggi, dan pasar tetap dalam kekhawatiran lonjakan inflasi. Sementara resistance akan berada di zona 5194-5200. Jika dalam waktu dekat mampu bangkit di atas zona tersebut, maka bisa membuka peluang untuk kembali ke jalur bullish, terutama jika NFP nanti malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi.

slide20

Di H4, support 5120 saat itu berhasil ditembus, dan emas tergelincir sampai 5050. Area terbaru menunjukkan zona trend channel hijau, dengan area support yang berhimpitan dengan MA 200 H4 di 5044. Dan dari area terakhir tersebut terlihat membuka peluang untuk membentuk double bottom, meski dengan bottom ke-2 yang lebih tinggi dari bottom ke-1. Alternatif lain, bisa saja membentuk triangle jika harga tetap tertahan di bawah resistance zona ungu dan juga di atas support trend channel.

Secara hitungan, peluang tahap kenaikan wave (v) tetap terbuka, meski dengan pergerakan bertahap. Asumsi penurunan tadi malam sebagai koreksi wave 2, maka kenaikan berikutnya tahap wave 3 naik, ini berlaku jika zona ungu 5137-5180 berhasil ditembus. Setelah itu diikuti kenaikan bertahap lainnya menyempurnakan Elliott Wave 12345 untuk rangkaian wave (v) secara keseluruhan. Skenario ini relatif paling bullish. Syaratnya mutlak : tidak boleh tembus support 5050, atau di bawah MA 200 5044, dan wajib tembus zona ungu 5137-5180.  

Skenario bullish lainnya masih bisa terjadi, tapi melewati fase bearish lebih dulu. Ini berarti skenario bearish yang berjalan lebih dulu. Bisa terjadi jika support 5044 ditembus, pola double bottom gagal, dan harga lanjut turun hingga support terdekat 4996-5016, Hal ini bisa terjadi jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi sehingga menekan emas di bawah low sebelumnya 5050, dan tembus MA 200 H4 di 5044. 

Atau paling jauh zona pink 4854-4907. Hal ini bisa terjadi jika NFP dirilis mengejutkan  “jauh lebih baik dari ekspektasi:, asumsi di atas 130K, sehingga menekan emas di hingga zonan pink 4854-4907. 

Dan skenario bullish lainnya kemungkinan demand akan kembali muncul di antara zona 4996-4016 (jika NFP “lebih baik dari ekspektasi), atau jauh lebih kuat jika berada di zona pink 4854-4907 (jika NFP mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi”). Hal ini mempertimbangkan risiko geopolitik di akhir pekan di mana AS dan Israel masih membuka peluang untuk melakukan serangan besar ke Iran, meskipun perkembangan terbaru menyebut Trump tidak terpikir untuk serangan tersebut. 

slide21

Per jam 10.53 WIB, harga berada di 5132.08 dengan high 5143.62, dan low 5066.50. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 6 Maret 2026, strategi buy masih dipertahankan di zona yang sama, bahkan saat ini tercatat sudah 2 kali diuji resistance sekaligus zona sell yang disarankan di 5138-5140, dan harga pun di tes pertama berhasil langsung turun sampai 5122, yang berarti melewati TP 2 yang direferensikan di 5126. Saat artikel ditulis, retest kedua kalinya juga tetap tertahan di 5141, dan harga turun ke 5130 (TP1 @5132).  

Secara selintas, zona resistance ungu 5129-5160 masih efektif, dan sell tetap dipertahankan. Swing low berikutnya diharapkan kembali menguji zona 5100 atau 5085. Dan jika tekanan akibat kekhawatiran lonjakan inflasi tetap dominan, maka kemungkinan tembus di bawah 5060 untuk lanjut lebih rendah. 

Tapi kami memperkirakan akan sedikit kokoh di zona 5065-5085 tersebut sehingga emas berpeluang sideways di kisaran bawah 5065-5085 dan atas 5120-5140 sampai saat rilis NFP malam nanti. Jika ini sesuai, maka penentu sentiment berikutnya datang dari NFP.

Jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka penurunan terbuka untuk menguji 5060-5085. Jika data “jauh lebih baik dari ekspektasi” (asumsi 100-130K), maka tekanan berlanjut di bawah 5050. Sebaliknya, jika data NFP sesuai atau lebih lemah dari ekspektasi, maka ini akan membuka peluang untuk naik di atas 5160, dan berlanjut di atas 5200 di pertengahan malam pasca data NFP karena pasar juga tetap mewaspadai risiko geopolitik di akhir pekan.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally 
Entry: 5138.00 – 5140.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  5126 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow SELL jika tembus 5060, target terdekat 5050, terjauh 5030, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5146.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5148.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY on Dip
Entry : 5018.00 – 5020.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5032.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5012.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5010)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

1 PIP Fixed Spread

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down