Daily candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun Tekanan turun masih dominan karena harga masih berada di bawah MA 200 Daily. MA 200 saat ini berada di 1.16670. Jika berhasil ditutup di atas MA 200, maka euro berpeluang kembali bangkit Secara teknis, H4 membuka peluang untuk membentuk double bottom, tapi validasi baru terjadi jika tembus 1.16540 (neckline). Tapi pola akan gagal jika tembus 1.15300. Di sisi lain, kenaikan diperkirakan masih terbatas selama tidak mampu tembus resistance trendline 1.17500-1.17600 Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.17500-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.16000-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.16500 – 1.16700 Target : 1) 1.15900 2) 1.15300 SL : 1.17300
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.16000 - Switch to BUY jika tembus 1.17500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup hammer, secara teori potensi naik Secara teknis, belum banyak perubahan, harga masih berada di bawah MA 200 daily (saat ini 1.34390), sehingga secara umum masih cenderung dominan turun. H4 menunjukkan rebound yang juga masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun. Waspadai situasi geopolitik, terutama memasuki akhir pekan!
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.35000-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.33300-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.34100– 1.34300 Target : 1) 1.33500 2) 1.32900 SL : 1.34900
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33300 - Switch to BUY jika tembus 1.35000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup bullish, dan dolar kembali menguat-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish, secara teori cenderung naik Trend channel bullish di H4 gagal lanjutkan penurunan, dan harga tetap stay di dalam channel. Ada peluang membentuk double top jika tidak tembus 157.900, dengan neckline 156.400. Tapi gagal jika tembus 157.900. Di sisi lain, trend channel berpotensi dorong naik dan terbuka untuk ke zona 158-159. Tapi ancaman intervensi kemungkinan muncul di zona tersebut sehingga sell bisa dipertimbangkan di dekat resistance Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 157-158! Bearish lebih kuat jika tembus 157.300 -> switch to SELL Bullish lebih kuat jika tembus 159.500 -> pertahankan BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 158.500 – 158.700 Target : 1) 157.900 2) 157.300 SL : 159.300
Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.300 - Switch to BUY jika tembus 159.500
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Kenaikan gagal berlanjut, sesuai perkiraan bahwa kenaikan relatif terbatas karena situasi geopolitik tetap menjadi pemicu pergerakan. Secara teknis, area 47600 sejauh ini support efektif. Tapi untuk menjadi double bottom di H4, perlu validasi tembus neckline 48884. Ancaman turun juga membayangi, dan penembusan di bawah 47600 berpeluang lanjut turun
Saham-saham utama AS ditutup lebih rendah, meskipun sempat pulih jelang penutupan. Pemicu utama datang dari redanya harga minyak dari $82 ke $79, sedikit meredam kekhawatiran tentang lonjakan minyak terhadap inflasi
Secara umum, sektor energi terdorong optimisme karena kenaikan harga minyak, sedangkan kekhawatiran di sektor teknologi tetap ada karena regulasi dan volatilitas pasar. Investor masih menunggu sinyal lebih jelas dari laporan kinerja keuangan yang akan datang
Fokus data NFP, Retail Sales dan Unemployment rate:
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Note : Pasar masih butuh data lemah untuk mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Semakin kuat data, semakin kecil ekspektasi penurunan suku bunga
Situasi geopolitik akhir pekan juga risiko yang membayangi. Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 47900 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 48530-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 48150 - 48170 Target : 1) 48050 2) 47950 SL : 48270
Alternatif : Follow SELL jika tembus 47900 Switch to BUY jika tembus 48530 Fokus data NFP + situasi geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
H4 masih mencoba dekati resistance 25200. Selama tidak tembus, maka cenderung turun. Tapi jika berhasil tembus, masih harus menghadapi resistance 25300-25400. Butuh trigger kuat untuk tembus lebih lanjut
Saham-saham utama AS ditutup lebih rendah, meskipun sempat pulih jelang penutupan. Pemicu utama datang dari redanya harga minyak dari $82 ke $79, sedikit meredam kekhawatiran tentang lonjakan minyak terhadap inflasi
Secara umum, sektor energi terdorong optimisme karena kenaikan harga minyak, sedangkan kekhawatiran di sektor teknologi tetap ada karena regulasi dan volatilitas pasar. Investor masih menunggu sinyal lebih jelas dari laporan kinerja keuangan yang akan datang
Fokus data NFP, Retail Sales dan Unemployment rate:
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Note : Pasar masih butuh data lemah untuk mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Semakin kuat data, semakin kecil ekspektasi penurunan suku bunga
Situasi geopolitik akhir pekan juga risiko yang membayangi. Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 25000 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25350-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 25120.00 – 25140.00 Target : 1) 25020.00 2) 24920.00 SL : 25240.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 25000 Switch to BUY jika tembus 25350 Fokus data NFP + geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 menunjukkan kenaikan kembali menguji zona resistance 6870-6910 dan sejauh ini gagal tembbus sehingga cenderung kembali tertekan turun
Saham-saham utama AS ditutup lebih rendah, meskipun sempat pulih jelang penutupan. Pemicu utama datang dari redanya harga minyak dari $82 ke $79, sedikit meredam kekhawatiran tentang lonjakan minyak terhadap inflasi
Secara umum, sektor energi terdorong optimisme karena kenaikan harga minyak, sedangkan kekhawatiran di sektor teknologi tetap ada karena regulasi dan volatilitas pasar. Investor masih menunggu sinyal lebih jelas dari laporan kinerja keuangan yang akan datang
Fokus data NFP, Retail Sales dan Unemployment rate:
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Note : Pasar masih butuh data lemah untuk mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Semakin kuat data, semakin kecil ekspektasi penurunan suku bunga
Situasi geopolitik akhir pekan juga risiko yang membayangi. Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6820 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6920-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6850.00 – 6870.00 Target : 1) 6820.00 2) 6790.00 SL : 6900.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6820 Switch to BUY jika tembus 6920 - Fokus data NFP + geopolitik jelang akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Support daily di zona 52910-53795 terancam kembali diuji. Jika tetap kuat, maka potensi rebound di zona ini bisa pertimbangkan buy. Jika tembus, maka penurunan akan lebih dominan, bisa pertahankan sell
H4 berpeluang double bottom selama tidak tembus 53500. Tapi validasi baru terjadi jika tembus neckline 56640. Pola ini gagal jika tembus 53500
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, terutama jelang akhir pekan
Bullish lebih dominan jika tembus 55400-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 54800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 55220 - 55240 Target : 1) 55120 2) 55020 SL : 55340
Alternatif : Follow SELL jika tembus 54800 Switch to BUY jika tembus 55400 - Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, area support 24880-25212 sejauh ini menahan penurunan. Jika tetap efektif, maka demand berpeluang mendorong kenaikan, dan lebih kuat jika berhasil tembus 25480. Sebaliknya, berpotensi tertekan jika gagal tembus 25480, dan lebih kuat turun jika tembus 24880
Ada komitmen dari pemerintah China dan bank sentral PBOC untuk terus mendukung ekonomi. Tapi pasar masih butuh kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 25350 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24800-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25150 - 25170 Target : 1) 25270 2) 25370 SL : 25050
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25350 Switch to SELL jika tembus 24800
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Secara struktur, tren utama masih bullish. Resistance 77 berhasil ditembus, kini sebagai support baru terdekat, dan 82 resistance terdekat. Jika tembus, maka area 84 dan 86 sasaran berikutnya.
Secara teknis, 74 dan 77 adalah zona support. Jika tembus 77, peluang rebound masih ada selama tidak tembus 74. Tapi jika tembus 74, maka cenderung turun -> switch to SELL jika tembus 74
Situasi geopolitik masih tidak menentu. Meski tidak ada eskalasi baru, tapi tidak ada tanda-tanda kedua kubu melakukan mediasi dalam waktu dekat. Trader perlu waspada memasuki akhir pekan :
a. Eskalasi serangan = oil lanjut naik -> pertahankan BUY
b. tidak ada eskalasi serangan atau mengarah ke gencatan senjata = oil koreksi turun -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 80.50 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 74.00 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 76.70 – 76.90 Target : 1) 77.90 2) 78.90 SL : 75.70
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 80.50 Switch to SELL jika tembus 74.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik jelang akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Kenaikan tertahan di bawah 5200, penurunan lebih rendah hingga 5050. Positifnya MA 200 5038 saat itu tidak dtembus. Bullish butuh minimal tembus di atas zona ungu 5137-5180. Jika gagal, maka ancaman bearish menekan di bawah MA 200 (saat ini 5042), zona pink kemungkinan support terjauh
a. Skenario #1 : swing low tertahan MA 200, buka peluang double bottom, valid jika tembus neckline 5200, lebih kuat jika NFP lemah + eskalasi geopolitik -> buy on dip tetap disarankan. tren bullish lebih kuat jika data ekonomi lemah + meningkatnya eskalasi geopolitik, terutama risiko akhir pekan
b. Skenario #2: Tetap gagal tembus zona ungu, support 5050 dan MA 200 ditembus, lirik zona pink, lebih kuat jika NFP kuat + tidak ada eskalasi geopolitik -> penurunan lebih dominan jika data ekonomi lebih kuat + tidak ada eskalasi terbaru dari geopolitik
Di H1, area 5200 terbukti kuat, sehingga tembus di bawah 5180. Level terendah 5050 menjadi support baru, juga level terendah 3 Maret 2026 di 4996. Swing high sesi Asia diperkirakan terbatas, diikuti penurunan sesi Eropa hingga jelang sesi NY atau jelang data NFP. Berikutnya akan bergantung data NFP dan juga pertimbangan risiko geopolitik akhir pekan! (CAUTION: STRATEGI SAAT NFP kemungkinan BERBEDA!)
a. Skenario bullish: swing low terbatas, kenaikan tembus zona ungu 5129-5160, dilanjutkan kenaikan bertahap. Atau strategi lebih kuat jika sentuh zona abu-abu, pertimbangkan risiko geopolitik akhir pekan -> "buy on dip" lebih aman. Bisa juga menunggu swing low setelah data NFP. Tapi jika NFP lebih lemah, maka swing low kemungkinan terbatas
b. Skenario Bearish: kenaikan masih tertahan di zona ungu, diikuti penurunan lebih lanjut, potensi uji kembali zona 4996-5010,atau lebih lanjut zona abu 4961-4975 atau terjauh zona biru 4842-4882 jika NFP “jauh lebih kuat” + geopolitik reda -> Data ekonomi yang kuat dan gencatan senjata akan lebih mendukung penurunan
Fundamental utama : ekspektasi 2x penurunan suku bunga Fed di 2026, Fed, pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi semakin kuat
Fundamental tambahan : Belum ada pertanda gencatan senjata ataupun mediasi kedua kubu yang berkonflik. Saling serang dan ancam masih terjadi. Pasar masih "wait and see", tapi juga perlu waspada dengan risiko geopolitik akhir pekan seperti minggu sebelumnya
a. negosiasi/diplomasi/gencatan senjata = de-eskalasi -> pertahankan SELL
b. tidak ada negosiasi/gencatan senjata = eskalasi -> switch to BUY
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5060, target terdekat 5050, terjauh 5030
Switch to BUY jika tembus 5170, target terdekat 5180, terjauh 5200
Suggest : SELL on Rally Area : 5138.00 – 5140.00 Target : 1) 5132.00 2) 5126.00 SL : 5146.00 (ideal 3-5 points di atas 5148)
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 5060 Switch to BUY jika tembus 5170 Opsi buy : 4996-5016 (last low 3 Mar 2026), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5185-5190
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil Treasury AS 10 tetap dominan naik di sesi hari Rabu, sedangkan dolar mulai menunjukkan tanda-tanda melemah. Meski demikian, situasi ini tidak langsung membuat emas naik lebih kuat. Emas masih cenderung dalam zona sideways, tapi relatif stabil dibanding sehari sebelumnya.
Data ADP dirilis lebih baik dari ekspektasi, dan bahkan dilanjut dengan ISM services yang juga tetap berada di zona ekspansi sehingga emas sempat tertekan hingga 5109. Tapi kemudian berhasil pulih kembali hingga ditutup di zona 5140.
Data Ekonomi AS Stabil
Data ADP menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja secara umum relatif stabil. Sebagian besar wilayah di AS melaporkan sedikit perubahan dalam perekrutan karena perusahaan tetap berhati-hati dalam melakukan perekrutan di tengah ketidakpastian dan biaya yang lebih tinggi. Pertumbuhan upah juga terus berlanjut dengan laju moderat hingga sedang.
Sedangkan inflasi, ada kecenderungan harga-harga meningkat dengan laju moderat, didorong terutama oleh kenaikan biaya input non-tenaga kerja, termasuk asuransi, energi, utilitas dan bahan baku. Tarif masih menjadi faktor penyebab yang mendorong kenaikan biaya. Banyak yang memperkirakan pertumbuhan harga akan relatif sedikit melambat beberapa bulan ke depan.
Secara umum, kondisi tersebut tidak mendukung untuk pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Bahkan ekspektasi penurunan suku bunga Maret cenderung kecil. Pasar saat ini mulai memperhitungkan ulang peluang pemangkasan suku bunga, bahkan untuk peluang Juni. Pasar melihat kemungkinan Fed tetap mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu ke depan. Dengan situasi perang yang belum diketahui kapan berakhir, kini pasar menunggu FOMC Maret untuk mengetahui apakah Fed memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga jika inflasi mengalami lonjakan akibat penutupan Selat Hormuz.
Margin Calls dan “Cash is a King”
Di sisi lain, penurunan tajam di hari Selasa yang membuat emas turun dari 5379 sampai 4996 setelah sehari sebelumnya tembus 5400 membuat pertanyaan bergulir apakah emas tidak lagi menarik investor di saat ketidakpastian geopolitik mendominasi. Beberapa teori sebelumnya mengaitkan dengan kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan memicu inflasi dan membuat Fed akhirnya memutar balik kebijakan dengan mulai menaikkan suku bunga. Sebagian lainnya mengaitkan dengan situasi perang Rusia-Ukraina di 2022.
Jika diperhatikan selintas, memang cenderung memiliki kemiripan. Tapi jika diteliti lebih lanjut, hal ini lebih disebabkan oleh kebutuhan pasar untuk menutupi kerugian yang sempat terjadi di pasar saham saat terjadi penurunan. Tekanan yang terjadi hingga membuat margin calls di pasar saham, membuat investor harus memilih antara menaikkan kapital untuk mempertahankan posisi, atau melikuidasi semua posisi, termasuk posisi di emas untuk menutupi kerugian tersebut. Beberapa juga dikaitkan dengan kekhawatiran perang yang berkepanjangan dan memicu Perang Dunia 3 sehingga berpikir tentang “menjual segalanya” untuk mendapatkan “cash”.
Kami tidak melihat alasan pengulangan 2022 saat perang Rusia-Ukraina terjadi saat ini dikarenakan situasinya relatif berbeda pada kebijakan moneter. Saat itu di 2022, Fed sedang dalam siklus kenaikan suku bunga sehingga kenaikan emas akibat perang, berbalik dengan anjloknya emas setelah pasar tidak lagi menganggap perang tersebut mengancam. Emas kembali turun karena sebelum geopolitik terjadi, Fed sedang dalam fase menaikkan suku bunga, di mana hal itu (kenaikan suku bunga) cenderung berdampak negatif pada emas.
Sedangkan situasi saat ini, sebelum terjadinya perang, Fed sedang dalam fase “menunggu” untuk melanjutkan penurunan suku bunga. Inflasi terganggu akibat tarif Trump sehingga membuat Fed menunda penurunan suku bunga. Namun, perang membuat pasar khawatir bahwa inflasi tersebut akan kembali melonjak seiring ditutupnya Selat Hormuz. Tapi selama Fed tidak memberi indikasi untuk menaikkan suku bunga, maka seharusnya kekhawatiran tersebut bisa diredam dalam waktu dekat, setelah pasar mendapat kepastian dari FOMC Maret.
Kami cenderung melihat penurunan emas saat ini adalah faktor margin calls di pasar saham, dan kebutuhan uang “cash” yang memaksa investor melikuidasi posisi di emas. Namun, secara keseluruhan pasar emas tetap bullish dan penurunan justru menjadi kesempatan untuk kembali membeli dalam harga relatif lebih murah.
Fokus Malam ini
Data initial jobless claims di jam 20.30 WIB akan menjadi concern utama. Jika data lebih rendah, maka emas berpeluang kembali terkoreksi turun. Sebaliknya, jika data lebih tinggi, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikannya.
Sedangkan di sisi geopolitik, pasar masih harus mewaspadai kemungkinan eskalasi ketegangan yang signifikan, terutama menjelang akhir pekan. Dengan konflik yang belum jelas kapan berakhir, pasar perlu curiga bahwa AS dan Israel sedang menyusun serangan lebih besar di akhir pekan. Masa berkabung selama 3 hari setelah pemakaman Ali Khamenei dimulai hari Rabu, diperkirakan akan berakhir di hari Jumat sehingga hal itu memberi waktu yang cukup untuk Israel dan AS menyusun rencana. Selama belum ada pertanda jalur diplomasi maupun gencatan senjata, maka risiko geopolitik masih mengintai, terutama memasuki akhir pekan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bullish dengan small body candle, memiliki tail atas lebih panjang daripada tail bawah, mirip dengan candle inverter hammer. Secara teori, candle seperti ini muncul di zona support pasca penurunan tajam menandakan peluang untuk recover atau rebound. Data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi membuat emas kembali tertekan, tapi situasi ketidakpastian dari geopolitik, terutama menjelang akhir pekan membuat emas tetap bertahan.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Namun, untuk kembali ke jalur bullish yang lebih kuat, emas butuh tembus di atas resistance 5250, sekaligus menjaga agar tidak turun lebih rendah dari support 5083 (low sehari sebelumnya), atau lebih parah di bawah 4996 (low 3 Mar 2026). Pasar kemungkinan tidak akan terlalu agresif sampai hari Jumat, karena menunggu NFP, sebelum akhirnya fokus ke risiko geopolitik akhir pekan.
Di H4, level terendah sesi Asia saat itu 5083 tidak ditembus saat terjadi penurunan kembali di malam hari. Penurunan di sesi NY tertahan di 5109, tepat sedikit di bawah trendline support, dan diikuti rebound sampai 5146. Ini berarti zona ungu 5130-5192 berperan efektif sejauh ini. Dengan harga saat ini berada di zona tersebut, mencerminkan kehati-hatian pasar terhadap perkembangan situasi yang ada.
Secara hitungan, berarti harga kemungkinan berada di zona wave (v) yang diperkirakan akan mengalami kenaikan bertahap seperti sebelumnya. Jika diasumsikan rebound pertama dari level terendah 4996 ke high kemarin 5205 sebagai wave 1, maka swing low ke 5109 di malam tadi sebagai wave 2. Ini berarti kenaikan pagi ini sesi Asia hingga selanjutnya didefinisikan sebagai wave 3 yang masih menjadi bagian dari proses kenaikan wave (v) yang dimaksud. Ini akan berlaku selama harga tidak kembali turun di bawah 5083-5109, dan akan valid jika harga akhirnya mampu tembus 5205 dan lanjut menguji zona 5250.
Sebaliknya, jika kenaikan masih rapuh dan belum mampu tembus 5205, maka trader juga perlu waspada pembalikan turun di bawah 5083 akan memicu penurunan lebih lanjut untuk kembali menguji MA 200 H4 di 5028, atau lebih lanjut 4996-5000. Jika ini yang terjadi, maka hitungan sebelumnya untuk progress wave (v) tidak berlaku. Penurunan berpotensi berlanjut hingga zona pink 4854-4907 jika geopolitik tidak menunjukkan eskalasi signifikan sehingga pasar relatif dalam mode profit taking kembali. Sell lebih disarankan jika tembus 5080.
Per jam 10.00 WIB, harga berada di 5177.60 dengan high 5187.96, dan low 5144.79. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 5 Maret 2026, strategi buy masih dipertahankan di zona yang sama, dengan asumsi bahwa kenaikan saat ini di sesi Asia kemungkinan tertahan lebih dulu di zona merah 5187-5205 sehingga memungkinkan untuk terjadinya swing low kembali, dan diperkirakan tetap membentuk formasi higher low sehingga area 5110-5150 berpeluang sebagai area demand yang lebih baik dalam jangka pendek.
Ekspektasi skenario formasi higher low dan consistent high akan membentuk pola mirip ascending triangle, sehingga setelah swing low yang diharapkan muncul, akan dilanjutkan dengan penembusan resistance zona merah tersebut. Dan jika valid, maka kenaikan lebih lanjut mendorong ke zona resistance berikutnya 5240-5250, atau bahkan naik lebih tinggi jika situasi geopolitik menunjukkan eskalasi yang signifikan. Tapi jika tidak, maka kami cenderung melihat zona 5250 sebagai resistance kuat sampai pasar mendapat kejelasan dari situasi geopolitik, terutama menjelang akhir pekan.
Sebaliknya, skenario bearish juga diperhitungkan. Belum adanya eskalasi yang signifikan membuat pasar cenderung berhati-hati sampai data NFP dirilis hari Jumat. Ini berarti potensi rejection di zona merah juga berpeluang membentuk pola double top. Pola ini akan valid jika tembus neckline 5109. Tapi akan lebih kuat jika tembus support 5080 (sedikit di bawah zona ungu 5082-5110) yang diperkirakan bisa memicu penurunan lebih lanjut ke 4996-5000, atau zona abu-abu 4961-4975).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy: Opsi BUY on Dip Entry: 5140.00 – 5142.00 (atau cek di artikel untuk opsi lainnya) Target/Reward : 5154 ($12 - $14) (Alternatif Follow BUY jika tembus 5182, target terdekat 5192, terjauh 5215, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing) Stop Loss: 5134.00 ($6 - $8) (ideal 3-5 poin di bawah 5132.00) Risk Reward: 1: 2 Opsi SELL on Rally Entry : 5078.00 – 5080.00 (atau cek di artikel untuk area alternatif ) Target/Reward: 5058.00 ($12 - $14) Stop Loss: 5086.00 ($6 - $8) (ideal SL 3-5 poin di atas 5085) Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Daily candle ditutup hammer, secara teori cenderung naik Tekanan turun masih dominan selama harga berada di bawah MA 200 Daily. MA 200 saat ini berada di 1.16650. Jika berhasil ditutup di atas MA 200, maka euro berpeluang kembali bangkit. Tapi selama di bawah MA 200, maka kenaikan cenderung terbatas, dan dominan turun Secara teknis, range sideway, H4 menunjukkan rebound masih terbatas. Kenaikan diperkirakan masih relatif rapuh sehingga sell on rally kemungkinan masih dominan Situasi geopolitik masih tidak menentu sehingga tekanan turun masih dominan Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.17500-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.15800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.16500 – 1.16700 Target : 1) 1.15900 2) 1.15300 SL : 1.17300
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15800 - Switch to BUY jika tembus 1.17500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup hammer, secara teori potensi naik Secara teknis, harga masih berada di bawah MA 200 daily sehingga secara umum masih cenderung dominan turun. Tapi pembalikan ke atas akan lebih kuat jika mampu tembus MA 200 di 1.34400 H4 menunjukkan rebound masih terbatas. Selama tidak mampu naik di atas 1.34500, maka tren cenderung turun. Waspadai situasi geopolitik, terutama menjelang akhir pekan!
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.35000-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.33500-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 1.34100– 1.34300 Target : 1) 1.33500 2) 1.32900 SL : 1.34900
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33500 - Switch to BUY jika tembus 1.35000
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup bullish, tapi dolar mulai menunjukkan penurunan-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield Secara teknis, daily USDJPY ditutup bearish dan 2 candle terakhir mirip bearish engulfing. secara teori cenderung mendukung penurunan Trend channel bullish di H4 juga tembus support sehingga mendukung penurunan Fundamental masih sama, kebijakan fiskal longgar pemerintah berpotensi melemahkan yen (=USDJPY naik) Intervensi yen kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 157-158! Bearish lebih kuat jika tembus 156.300 -> switch to SELL Bullish lebih kuat jika tembus 157.900 -> pertahankan BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 157.000 – 157.200 Target : 1) 156.400 2) 155.800 SL : 157.800
Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 156.300 - Switch to BUY jika tembus 157.900
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Target penurunan dari pola Ascending broadening wedge di daily chart kemungkinan mulai terbatas. Ekspektasi mulai membentuk tren channel bearish. Rebound kemungkinan masih terbatas, juga masih mewaspadai geopolitik terutama memasuki akhir pekan
Saham-saham utama AS rebound di malam hari, mencoba mengabaikan noise dari geopolitik karena menganggap AS dan Israel saat ini memegang kendali. Sentimen terhadap risiko sedikit pulih, mendorong pasar saham naik lebih tinggi
Dari sisi data, ADP dan ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, artinya :
a. angka perekrutan swasta meningkat lebih baik dari sebelumnya, ISM menunjukkan ekspansi, ekonomi solid, meredam kekhawatiran krisis -> positif untuk ekonomi, juga saham
b. mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat -> negatif untuk saham karena investor masih mengharapkan pemangkasan suku bunga dari Fed
Pasar masih dibayangi situasi tidak menentu dari geopolitik. Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel. Di sisi lain, AS dan Israel juga mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar. Dikhawatirkan eskalasi di akhir pekan kembali meningkat -> kemungkinan berpotensi menghambat kenaikan saham
Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Fokus data initial jobless claims
a. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note : pasar butuh data ekonomi yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah = peluang cut rate terbuka
Bearish lebih kuat jika tembus 48530 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 48910-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 48780 - 48800 Target : 1) 48900 2) 49000 SL : 48680
Alternatif : Follow BUY jika tembus 48910 Switch to SELL jika tembus 48530 atau rejection zona 49220-49390 Fokus data ekonomi + waspada situasi geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Support daily kembali menahan penurunan. Untuk sementara area 23900-24600 dianggap support kuat. Namun, kenaikan juga harus waspada, terutama mendekati zona 25470 (resistance daily)!
H4 dekati resistance trendline 25260 dan zona 25324-25399. Jika tembus, maka uptren lebih kuat, sekaligus mengabaikan situasi geopolitik. Tapi jika gagal tembus, maka waspada pembalikan turun, tekanan geopolitik kemungkinan masih membayangi sehingga membatasi kenaikan
Saham-saham utama AS rebound di malam hari, mencoba mengabaikan noise dari geopolitik karena menganggap AS dan Israel saat ini memegang kendali. Sentimen terhadap risiko sedikit pulih, mendorong pasar saham naik lebih tinggi
Dari sisi data, ADP dan ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, artinya :
a. angka perekrutan swasta meningkat lebih baik dari sebelumnya, ISM menunjukkan ekspansi, ekonomi solid, meredam kekhawatiran krisis -> positif untuk ekonomi, juga saham
b. mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat -> negatif untuk saham karena investor masih mengharapkan pemangkasan suku bunga dari Fed
Pasar masih dibayangi situasi tidak menentu dari geopolitik. Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel. Di sisi lain, AS dan Israel juga mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar. Dikhawatirkan eskalasi di akhir pekan kembali meningkat -> kemungkinan berpotensi menghambat kenaikan saham
Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Fokus data initial jobless claims
a. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note : pasar butuh data ekonomi yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah = peluang cut rate terbuka
Bearish lebih kuat jika tembus 24890 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25260-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 25090.00 – 25100.00 Target : 1) 25200.00 2) 25300.00 SL : 24990.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 25260 Switch to SELL jika tembus 24890 atau rejection zona 25324-25399 Fokus data ekonomi + waspada geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
H4 menunjukkan kenaikan kembali menguji zona resistance 6870-6910. Jika tembus, maka punya peluang lanjut ke zona 6960-6990. Sebaliknya, jika gagal tembus, maka terancam turun kembali. Di sisi lain, kenaikan ke zona 6960-6990 juga memiliki risiko, jika gagal tembus, maka tekanan akan kembali mendominasi
Saham-saham utama AS rebound di malam hari, mencoba mengabaikan noise dari geopolitik karena menganggap AS dan Israel saat ini memegang kendali. Sentimen terhadap risiko sedikit pulih, mendorong pasar saham naik lebih tinggi
Dari sisi data, ADP dan ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, artinya :
a. angka perekrutan swasta meningkat lebih baik dari sebelumnya, ISM menunjukkan ekspansi, ekonomi solid, meredam kekhawatiran krisis -> positif untuk ekonomi, juga saham
b. mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat -> negatif untuk saham karena investor masih mengharapkan pemangkasan suku bunga dari Fed
Pasar masih dibayangi situasi tidak menentu dari geopolitik. Iran mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Israel. Di sisi lain, AS dan Israel juga mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar. Dikhawatirkan eskalasi di akhir pekan kembali meningkat -> kemungkinan berpotensi menghambat kenaikan saham
Belum ada tanda-tanda adanya gencatan senjata, tapi jika ada, maka skenarionya:
a. gencatan senjata = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Fokus data initial jobless claims
a. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note : pasar butuh data ekonomi yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah = peluang cut rate terbuka
Bearish lebih kuat jika tembus 6810 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6900-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6850.00 – 6870.00 Target : 1) 6900.00 2) 6930.00 SL : 6820.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6900 Switch to SELL jika tembus 6810 atau rejection zona 6960-6990 Fokus data ekonomi + waspadai geopolitik jelang akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Support daily di zona 52910-53795 terbukti support kuat sehingga berhasil mendorong harga kembali rebound. Kenaikan butuh validasi lebih lanjut dengan tembus resistance 57875. Jika gagal, maka ancaman turun kembali terbuka.
H4 rebound, tapi zona FR 50% 56640 belum ditembus, dan jika tembus, maka resistance kedua di FR 61.8% 57359 berpotensi menghadang. Kenaikan akan valid lebih kuat jika kedua resistance mampu ditembus. Selama belum tembus, maka kenaikan dianggap rapuh atau kenaikan yang terbatas
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, terutama jelang akhir pekan
Bullish lebih dominan jika tembus 56640-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 55490-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 55920 - 55940 Target : 1) 56040 2) 56140 SL : 55820
Alternatif : Follow BUY jika tembus 56640 Switch to SELL jika tembus 55490 atau rejection di zona 57345-57795 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik jelang akhir pekan
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap up karena Wall Street ditutup menguat meski geopolitik masih mengintai
Secara teknis, pola H&S di grafik H4 selesai setelah sentuh level terendah 24883. Namun rebound butuh validasi untuk memperkuat bullish. Kenaikan di atas 25700-25800 akan relatif mendukung potensi kenaikan
Pasar masih butuh kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan, meskipun secara umum Pemerintah dan PBOC berjanji menargetkan pertumbuhan konsumsi domestik
Bullish lebih kuat jika tembus 25700 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25300 - 25320 Target : 1) 25420 2) 25520 SL : 25200
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25700 Switch to SELL jika tembus 25000 H&S done, peluang rebound bertahap
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.