| Suggest : BUY on Dip Area : 74.50 – 74.60 Target : 1) 75.60 2) 76.60 SL : 73.50 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 76.50 Switch to SELL jika tembus 69.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : BUY on Dip Area : 5140.00 – 5142.00 Target : 1) 5148.00 2) 5154.00 SL : 5134.00 (ideal 3-5 points di atas 5132) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5182 Switch to SELL jika tembus 5080 Opsi buy : 5082-5110 (ungu), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5185-5190 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar berhasil lanjutkan kenaikan, meski sempat turun menjelang penutupan sesi NY. Namun, hal ini cukup membuat emas terbebani sepanjang sesi perdagangan hari Selasa, 3 Mar 2026. Pasar tidak mendapati eskalasi ketegangan baru dari situasi geopolitik sehingga memutuskan untuk melakukan aksi profit taking karena kenaikan emas yang sudah berlangsung 3 hari terakhir (include gap Senin).
Di sisi lain, emas juga turun akibat pasar mulai pesimis dengan pemangkasan suku bunga Fed karena lonjakan harga minyak sempat membuat khawatir tentang lonjakan inflasi yang berpotensi membuat Fed batal menurunkan suku bunga. Tapi pernyataan Trump yang muncul berhasil meredam kekhawatiran tersebut, dan emas rebound jelang penutupan.
Perang Belum Berakhir, Tapi Tidak Ada Eskalasi Baru
Salah satu faktor yang membuat emas enggan lanjutkan kenaikan adalah situasi geopolitik yang cenderung stagnan sejak serangan akhir pekan. Emas sudah naik sejak hari Kamis dan Jumat, akhir bulan Februari saat pasar mencerna informasi bahwa potensi serangan kepada Iran bisa terjadi di akhir pekan. Dan saat serangan muncul di akhir pekan, pasar mulai memperhitungkan hal tersebut di pembukaan hari Senin dengan posisi gap up.
Meski terjadi aksi balasan dari Iran sejak terbunuhnya pemimpin mereka Ayatollah Khamenei, hampir tidak ditemukan ancaman yang terlalu signifikan yang membuat situasi ketegangan meningkat. Hal ini membuat pasar cenderung melakukan aksi profit taking sehingga emas terhenti sementara waktu, dan penurunan cepat hingga 4996 terjadi di malam hari.
Namun, kondisi geopolitik yang masih tidak menentu tetap dianggap sebagai peluang untuk kenaikan emas berikutnya. Israel dan AS mengancam serangan besar belum dilakukan, dan bisa terjadi segera. Hal ini kemungkinan yang ditunggu pasar sehingga cenderung membatasi penurunan emas di sisi lain.
AS keluarkan perintah untuk mengevakuasi warganya yang masih tertahan di Timur Tengah untuk segera kembali ke AS dengan jalur komersil. Tapi belakangan militer dikerahkan untuk mengevakuasi. Jika dirunut pada kejadian minggu lalu, maka ini merupakan sinyal bahwa AS kemungkinan mulai siapkan serangan besar lainnya dan kemungkinan besar kembali dikerahkan di akhir pekan. Jika benar, maka penurunan emas di hari Selasa dan mungkin Rabu, kemungkinan hanya bersifat sementara dan mulai terbatas.

Data terbaru dari World Gold Council menunjukkan bank sentral membeli kurang dari 20% dari rata-rata permintaan bulanan dari tahun 2025 ke bulan Januari. Tapi “pemain baru” juga masuk pasar sehingga hal ini menunjukkan bahwa basis permintaan untuk akumulasi cadangan emas semakin meluas.
Momentum pembelian emas bank sentral boleh saja mereda di awal tahun 2026, jika dibandingkan dengan rata-rata 12 bulan sebelumnya sebesar 27 ton. Tapi WGC mengatakan geopolitik kemungkinan akan terus berlanjut sampai 2026 dan seterusnya. WGC percaya bahwa meluasnya permintaan dari Kumpulan bank sentral yang lebih luas bisa menjadi tema utama di tahun 2026.
Fokus Malam ini
Saat geopolitik cenderung stabil tanpa ada eskalasi yang signifikan, trader sebaiknya fokus dengan data ekonomi lebih dulu. Data ADP dan ISM services dari AS di jam 20.14 WIB dan 22.00 WIB menjadi fokus utama malam nanti. Data ADP diperkirakan naik dari 22K menjadi 50K, sedangkan ISM services diperkirakan turun dari 53.8 menjadi 53.5.
Data yang lebih lemah dari perkiraan akan membuat emas mampu kembali naik di malam hari. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat, maka penurunan diperkirakan akan kembali membebani emas.
Sedangkan di sisi geopolitik, pasar tetap harus mewaspadai jika terjadi eskalasi ketegangan yang signifikan. Kunci utamanya adalah diplomasi dan gencatan senjata. Jika itu yang terjadi, maka emas dominan turun selain oleh data ekonomi yang lebih kuat. Tapi selama belum ada arah diplomasi ataupun gencatan senjata, maka pasar menganggap situasi geopolitik masih tidak menentu, dan sewaktu-waktu bisa kembali memanas, sehingga emas di sisi lain masih bisa kembali bullish.
Untuk sementara, kami melihat AS dan Israel sedang mempersiapkan evakuasi warganya dari Timur Tengah, sehingga kondisi ini dianggap pasar masih terlihat stabil.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body panjang, memberi indikasi bahwa koreksi turun relatif lebih kuat dari perkiraan. Secara umum, profit taking membayangi pasar karena minimnya eskalasi ketegangan yang signifikan sejak serangan akhir pekan, dan emas sudah naik lebih dulu sejak Jumat peringatan tentang serangan hingga gap yang terjadi di hari Senin. Meski demikian, penurunan cenderung mulai menemukan bottom yang menahan untuk sementara waktu.
Secara struktural, tren utama masih bullish, sentiment utama geopolitik belum berakhir, hanya saja tidak adanya eskalasi ketegangan yang baru membuat pasar cenderung mengalihkan sementara fokus mereka ke data ekonomi. Support 4996-5000 akan menjadi area psikologis, dan sejauh ini penurunan tertahan di zona tersebut. Sebaliknya, resistance 5185-5200 untuk sementara menahan kenaikan, sampai didapat pemicu baru yang lebih segar ataupun kuat.

Di H4, tampak penurunan sempat tembus trendline support 5080, dan berlanjut hingga 4996. Tapi kemudian candle berikutnya ditutup kembali di atas trendline. Hal ini menunjukkan MA 200 saat itu di 5006 cenderung masih kuat sehingga terjadi rejection yang mendorong harga kembali di atas 5100, sekaligus menunjukkan tren utama bullish yang masih tetap dominan setelah 2 hari beruntun ditekan turun.
Secara hitungan, wave (iii) ternyata selesai lebih cepat dari perkiraan. Sebelumnya kami memperkirakan wave (iii) baru akan selesai saat sentuh zona coklat 5470-5549), tapi ternyata kenaikan terakhir tertahan di 5419, dan penurunan dengan cepat tembus 2 support di bawahnya, yaitu 5249 dan 5140. Namun, kenaikan kembali di atas 5140 seharusnya menjadi pertanda positif. Tapi di sisi lain, ini menjadi ancaman baru untuk tekanan berikutnya, jika harga tidak mampu tembus di atas 5190-5200 dalam waktu dekat.
Skenario berikutnya yang diharapkan terbagi 2, yaitu : #1 bullish terus mendorong naik sejak harga tidak tembus MA 200 (5006), atau #2 bullish belum terlalu kuat, harga masih bisa retest 4996-5000 atau bahkan jauh lebih rendah ke zona pink 4854-4907.
Skenario #1 menunjukkan peluang bullish yang tetap dominan. Asumsi 1 adalah bahwa harga tetap berada di atas 5110-5140. Jika dalam 4-6 jam ke depan terus berlaku seperti ini, maka buyer kemungkinan kembali masuk dan mendorong harga naik lebih tinggi, kembali di atas 5200-an. Atau, asumsi 2, akan terjadi swing low lebih dulu, setidaknya menguji kembali area MA 200 yang saat ini ada di zona 5011. Jika ini yang terjadi, maka trader bisa mempertimbangkan mulai buy di zona tersebut (dekat MA 200). Bullish akan lebih kuat jika didukung data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan, dan terjadi eskalasi ketegangan geopolitik yang signifikan.
Sebaliknya, “asumsi 2” pada skenario #1 bisa berkembang lebih lanjut sebagai peluang sell jika MA 200 ditembus. Ini berarti akan menekan harga hingga kisaran support berikutnya 4854-4907. Seller akan mendominasi selama harga tidak tembus 5190 dan berpeluang lebih kuat jika tembus 5000. Kondisi ini akan dominan jika didukung data ekonomi yang lebih kuat dan jalur diplomasi dari Iran dan AS.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 5166.02 dengan high 5190.74, dan low 5083.66. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 4 Maret 2026, strategi sell jangka pendek tetap dipertahankan, tapi area diperluas sampai kisaran 5185. Terlihat bahwa harga sempat naik ke 5190, tapi kemudian mengalami rejection dan harga ditutup di 5154, dan candle berbentuk bearish bisa dianggap piercing line (2 candle terakhir bullish + bearish).
Zona merah yang sebelumnya bertindak sebagai support di 5168-5180 kini berperan sebagai resistance. Selama harga belum mampu naik dan ditutup stabil di atas zona ini, maka tekanan turun diperkirakan masih bisa terjadi sehingga sell tetap bisa dilakukan. Namun, potensi target ataupun area support perlu diwaspadai. Dalam hal ini, zona ungu di kisaran 5082-5110 kemungkinan sebagai support yang diperkirakan cukup kuat untuk beberapa waktu ke depan.
Jika dalam 2-3 jam ke depan harga tetap di bawah 5190, maka strategi sell tetap dipertahankan, dengan peluang target terdekat 5140, atau terjauh kisaran 5083-5090 yang menjadi area low sementara di sesi Asia hari ini. Dan jika tembus 5083, maka tren cenderung berlanjut dengan dominan turun hingga sesi NY (sisanya tergantung data ekonomi).
Sebaliknya, buyer bisa pertimbangkan untuk entry jika : 1) zona ungu 5082-5110 tidak ditembus, atau bisa saja terdapat false breakout; 2) harga tembus dan stabil di atas zona merah atau di atas 5190. Dan jika berhasil tembus 5190, maka tren cenderung berlanjut dengan dominan naik hingga sesi NY kembali bergantung pada data ekonomi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 5178.00 – 5180.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5166 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5380, target terdekat 5390, terjauh 5410, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5186.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5185.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 5090.00 – 5092.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5104.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5084.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5083)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.16000 – 1.16200 Target : 1) 1.15400 2) 1.14800 SL : 1.16800 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15700 - Switch to BUY jika tembus 1.17000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.33400– 1.33600 Target : 1) 1.32800 2) 1.32200 SL : 1.34200 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000 - Switch to BUY jika tembus 1.35000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 156.800 – 157.000 Target : 1) 157.600 2) 158.200 SL : 156.200 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 157.800 - Switch to SELL jika tembus 156.000 atau jika terjadi intervensi |


| Suggest : SELL on Rally Area : 48530 - 48550 Target : 1) 48430 2) 48330 SL : 48650 Alternatif : Follow SELL jika tembus 48400 Switch to BUY jika tembus 49030 Fokus data ekonomi + situasi geopolitik |
| Suggest : SELL on Rally Area : 24800.00 – 24820.00 Target : 1) 24700.00 2) 24600.00 SL : 24920.00 Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 24700 Switch to BUY jika tembus 25050 Fokus data ekonomi + perkembangan geopolitik |
| Suggest : SELL on Rally Area : 6860.00 – 6870.00 Target : 1) 6830.00 2) 6800.00 SL : 6900.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6800 Switch to BUY jika tembus 6920 Fokus geopolitik |
| Suggest : SELL on Rally Area : 55000 - 55020 Target : 1) 54900 2) 54800 SL : 55120 Alternatif : Follow SELL jika tembus 54550 Switch to BUY jika tembus 56650 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik |
| Suggest : SELL on Rally Area : 25500 - 25520 Target : 1) 25400 2) 25300 SL : 25620 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 25300 Switch to BUY jika tembus 25820 H&S masih valid, potensi target 24800-25000 |
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
| Suggest : BUY on Dip Area : 72.50 – 72.70 Target : 1) 73.70 2) 74.70 SL : 71.50 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 75.50 Switch to SELL jika tembus 69.00 Tetap waspadai perkembangan geopolitik! |



| Suggest : SELL on Rally (updated!) Area : 5178.00 – 5180.00 Target : 1) 5172.00 2) 5166.00 SL : 5185.00 (ideal 3-5 points di atas 5185) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 5140 (updated!) Switch to BUY jika tembus 5195 (updated!) Opsi buy : 5082-5110 (ungu) (updated!), 4961-4975 (abu), 4842-4882 (biru), tembus 5185-5190 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 berhasil rebound di sesi perdagangan hari Senin. Hal ini diikuti dengan kenaikan dolar di tengah tekanan geopolitik yang membayangi pasar. Emas sendiri sempat turun hingga sentuh 5260, meski akhirnya berhasil bangkit dan naik ke zona 5370-an saat artikel ditulis. Penurunan bisa dikatakan sebagai aksi ambil untung (profit taking) karena di sisi lain aset berisiko mengalami rebound.
Data ISM manufacture AS dirilis lebih baik dari ekspektasi, 52.4 vs 51.7, sehingga meredam ekspektasi penurunan suku bunga. Emas pun turun di tengah belum adanya eskalasi penting dari situasi geopolitik. Namun, setelah turun ke 5260, market kembali fokus dengan risiko geopolitik sehingga berhasil membuat emas ditutup naik kembali, meskipun tidak lebih tinggi dari high 5419, tapi relatif lebih tinggi dari open price Senin 5310 (closing price 5321).
Pasar energi menjadi pusat perhatian para trader. Laporan sebelumnya tentang gangguan navigasi dan ancaman terhadap lalu lintas kapal yang melewati Selat Hormuz berhasil mendorong harga minyak naik sehingga memicu kekhawatiran inflasi.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kembali memperkuat risiko geopolitik. Dia mengatakan bahwa Iran tidak boleh diizinkan untuk memiliki senjata nuklir dan penegakan hukum perlu ketegasan. Hal ini menumbuhkan persepsi pasar bahwa ketegangan geopolitik masih tetap tinggi.
Israel dan AS sama-sama mengeluarkan ultimatum bahwa serangan besar belum terjadi, tapi dipastikan akan segera terjadi dalam waktu dekat. Israel mengancam akan menyerang infrastruktur militer Iran dalam hitungan jam. Selain itu juga akan menargetkan pusat komando Keamanan Dalam Negeri dan Kementerian Intelijen Iran.
Sementara Trump menyebut bahwa awalnya konflik militer diperkirakan akan berjalan sekitar 4-5 minggu. Tapi kemudian menyebut bisa lebih dan militer Iran memiliki kemampuan untuk bertahan lebih dari itu.

Dengan situasi geopolitik yang meningkat, pernyataan bank sentral cenderung tetap berfokus pada ketahanan inflasi dan kesabaran pembuat kebijakan. Para pejabat Fed umumnya menekankan ketergantungan pada data sambil menyoroti tantangan untuk menyeimbangkan aktivitas ekonomi yang masih kuat dengan risiko bahwa tekanan harga yang didorong energi bisa mempersulit prospek inflasi jika harga minyak tetap tinggi.
John Williams dan Neil Kashkari dari Fed akan memberikan komentarnya di malam hari, masing-masing di jam 21.55 WIB dan 23.45 WIB. Mereka mungkin akan mengomentari situasi inflasi yang terganggu oleh situasi geopolitik belakangan ini. Kehati-hatian akan menjadi tema utama bank sentral dalam memutuskan kebijakan sambil memantau perkembangan situasi geopolitik, terutama harga minyak.
Di sisi geopolitik, pasar harus waspada dengan eskalasi yang masih bisa meningkat kembali seiring dikeluarkannya arahan dari Kementerian Luar Negeri AS untuk mengevakuasi warganya yang berada di Timur Tengah lewat jalur komersil. Hal itu dilakukan karena risiko geopolitik yang kemungkinan masih akan memanas, dan mengantisipasi serangan balasan Iran ke negara-negara teluk yang diketahui sebagai base militer AS.
Jika tidak ada eskalasi, trader perlu pastikan apakah ada tanda-tanda gencatan senjata. Jika ada, maka emas cenderung turun, bahkan level 5260 kemarin bisa ditembus. Sebaliknya, selama tidak ada pertanda gencatan senjata, maka penurunan karena aksi profit taking kemungkinan relatif terbatas, dan kekhawatiran eskalasi akan terus mendukung emas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji, mirip dengan shooting star karena memiliki real body kecil dengan tail atas yang lebih panjang daripada tail bawah. Secara teori ini mengindikasikan peluang koreksi turun bisa terjadi hari ini. Tapi akan gagal jika harga terus lanjutkan kenaikan di atas high kemarin 5419. Penurunan tertahan di 5260, dan dianggap penurunan terbatas untuk menutupi gap yang terjadi di pembukaan Senin, di hari yang sama.
Secara struktural, tren utama masih cenderung bullish, support 5240 yang sebelumnya bertindak sebagai resistance, tetap bertahan meski kemarin sempat terjadi penurunan, sehingga secara teknis, bullish tetap dominan. Situasi akan berubah jika harga turun lebih lanjut di bawah 5240. Dan hal itu hanya dimungkinkan jika situasi geopolitik benar-benar reda. Selama situasi masih panas, maka kecenderungan turun terbatas, dominan naik. Dan resistance saat ini 5419 akan memicu kenaikan lebih lanjut jika berhasil ditembus. Zona 5550 dan 5600 berpeluang muncul lebih cepat jika geopolitik terus memanas.

Di H4, tampak bahwa pergerakan turun tertahan di zona orange 5214-5257, sekaligus hanya menutupi gap yang terjadi di hari yang sama. Secara teori, seharusnya penurunan relatif terbatas untuk saat ini sehingga cenderung dominan naik, dengan ekspektasi area high kemarin 5419 ditembus, dan mulai mendorong naik hingga zona coklat kisaran 5470-5549. Hal ini didukung oleh situasi geopolitik yang masih tidak menentu.
Secara hitungan, wave (iii) diharapkan naik lebih lanjut ke zona coklat sebelum nanti diikuti koreksi wave (iv). Dengan demikian strategi buy saat ini masih disarankan, kecuali jika sudah mulai mendekati atau sentuh zona coklat. Ini berarti area 5300-5340 menjadi zona demand terdekat dan jika kondisi sesuai skenario, maka beberapa waktu ke depan harga cenderung naik.
Sebaliknya, strategi sell bisa dipertimbangkan dalam 2 cara: 1) harga sentuh/masuk zona coklat; atau 2) penurunan tembus 5260 (low kemarin). Cara #1 cenderung menunggu sampai zona coklat itu disentuh atau didekati. Sell jangka pendek didukung oleh kemungkinan koreksi wave (iv) dari hitungan elliott wave. Namun, target tetap terbatas, mengingat tren utama bullish yang masih dominan.
Cara #2 adalah menunggu validasi dari penembusan 5260. Area ini dan 5240 akan membuka peluang turun lebih lanjut ke zona 5140-5160 jika berhasil ditembus. Tapi lagi-lagi, penurunan juga tetap dalam fase koreksi terbatas selama situasi geopolitik belum stabil.

Per jam 10.20 WIB, harga berada di 5358.34 dengan high 5392.74, dan low 5300.83. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 3 Maret 2026, rekomendasi masih cenderung sama, termasuk beberapa area alternatif untuk lakukan buy, mengingat fundamental yang masih bullish. Tapi strategi alternatif untuk buy on breakout saat tembus 5358 juga cukup berhasil karena harga jual langsung tancap gas hingga 5379.
Dengan demikian, dalam beberapa jam ke depan, selama harga tidak turun di bawah 5321, maka area 5340-535 akan kembali dipertimbangkan sebagai zona buy. Sedangkan alternatif bisa pertimbangkan saat breakout 5380 untuk tetap lanjutkan buy dengan estimasi target zona orange kisaran 5390-5450 sebagai peluang target yang potensial. Dan jika situasi geopolitik tidak kunjung membaik, maka diharapkan lanjut mendorong hingga tembus zona 5500 dalam waktu dekat.
Sebaliknya, sell bisa juga dipertimbangkan seandainya zona orange tetap kuat dan gagal ditembus, dengan asumsi double top bisa terjadi di area tersebut. Stop loss tetap harus digunakan mengingat double top belum tentu berhasil selama tidak tembus neckline 5260, dan situasi geopolitik yang tidak menentu membuat emas relatif terbatas penurunannya.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 5318.00 – 5320.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5332 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5380, target terdekat 5390, terjauh 5410, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5312.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5310.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 5260.00 – 5262.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5274.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5254.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5253)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




