Dolar masih cenderung melemah terhadap mata uang lainnya setelah sebelumnya turun tajam terhadap mata uang lainnya seiring dengan perubahan-perubahan cepat dari kebijakan kenaikan tarif Presiden Trump. Setelah menunda kenaikan tarif reciprocal pekan lalu, Trump mengatakan akan meluncurkan kenaikan tarif terhadap produk semikonduktor pekan depan dengan beberapa pengecualian terhadap sejumlah perusahaan di sektor ini. Pada Jumat lalu, Gedung Putih membuat pengecualian kenaikan tarif impor terhadap produk telepon pintar, komputer dan sejumlah elektronik lainnya yang sebagian besar berasal dari China yang kemungkinan akan berubah lagi disesuaikan dengan kebijakan kenaikan tarif impor produk semikonduktor tersebut. Sebelumnya perang tarif antara AS dan China memuncak dengan saling menaikkan hingga mencapai puncaknya setelah AS menaikkan hingga 145% dan dibalas oleh China yang menaikkan tarif impor ke 125%. Akibatnya kekhawatiran akan terjadinya pelambatan global yang berpeluang terjadinya resesi semakin meningkat. Presiden Trump pada Senin kemarin mengatakan berencana untuk mengubah kebijakan dengan pengecualian pada produk otomotif yang sudah ditetapkan beberapa waktu lalu. Tidak konsistennya kebijakan kenaikan tarif membuat pasar menjadi semakin kehilangan kepercayaan. Meskipun rencana pengecualian terhadap produk teknologi sempat disambut baik di bursa saham-saham teknologi. Penundaan kenaikan tarif impor AS selama 90 hari juga diperkirakan masih berpotensi mendorong inflasi dan menahan laju pertumbuhan ekonomi. Dengan asumsi tersebut dan data inflasi yang dirilis pekan lalu, kemungkinan besar Fed akan memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Gubernur Fed - Christopher Waller semalam juga menyebut hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantispasi kemungkinan resesi meski inflasi diperkirakan masih sulit turun. Fed New York melaporkan ekspektasi inflasi jangka pendek diperkirakan akan naik ke level tertinggi sejak musim gugur tahun 2023 lalu seiring dengan peluang mendapatkan pekerjaan layak yang semakin sulit dan pendapatan pribadi yang terus berkurang. Pasar masih menunggu data Retail Sales yang akan dirilis esok hari untuk mengetahui daya beli rakyat AS.
Yen juga masih cenderung menguat terhadap dolar bahkan sempat mencapai level tertinggi sejak September tahun lalu pada pekan lalu. Pembahasan nilai tukar mata uang Yen menjadi pemicu penguatan setelah Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa mengatakan persoalan nilai tukar ini akan dibahas oleh Menteri Keuangan Jepang - Katsunobu Kato dengan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent. Sementara Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba mengatakan Jepang tidak terburu-buru menyelesaikan negosiasi kenaikan tarif impor yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Trump. Jepang mengajak kerjasama dengan negara G7 dan IMF untuk menciptakan stabilitas keuangan global yang tergoncang akibat kenaikan tarif impor AS.
Euro relatif flat terhadap dolar setelah sempat menguat tajam ke level tertinggi sejak Februari tahun 2022 pada pekan lalu, menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada hari Kamis ini. Diperkirakan ECB akan kembali memangkas suku bunga acuannya guna mengantisipasi pelambatan ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS. Meskipun kenaikan tarif impor dari AS yang lebih sedikit dari perkiraan membuat kondisi ekonomi di kawasan ini memberi dampak relatif tidak seburuk mitra dagang AS lainnya. ECB juga siap melakukan apa saja untuk mempertahankan stabilitas finansial di kawasan ini. Didukung oleh pernyataan Presiden ECB - Christine Lagarde pada Jumat lalu yang mengatakan siap mengeluarkan instrumen keuangan untuk menjaga stabilitas tersebut dan mempunyai catatan panjang keberhasilan mengatasi kesulitan saat kondisi ekonomi tidak menentu.
Poundsterling masih berlanjut menguat terhadap dolar setelah pertumbuhan ekonomi GDP di Inggris ternyata lebih baik dari yang diperkirakan sehingga pemulihan ekonomi diharapkan akan terus berlanjut. Meskipun demikian, Bank Sentral Inggris (BOE) masih belum yakin untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Data inflasi CPI kemungkinan akan memberikan kejelasan langkah BOE selanjutnya. Hari ini akan dirilis data dari sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran, tingkat pengangguran dan upah rata-rata.


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.13400– 1.13600 Target : 1) 1.12800 2) 1.12200 SL : 1.14200 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.12800 Switch to BUY jika tembus 1.14500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.30800– 1.31000 Target : 1) 1.31600 2) 1.32200 SL : 1.30200 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.32100 Switch to SELL jika tembus 1.30000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 142.700 – 142.900 Target : 1) 143.500 2) 144.100 SL : 142.100 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 142.000 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3185.00 – 3187.00 Target : 1) 3193.00 2) 3199.00 SL : 3179.00 (ideal 3-5 points di bawah 3178.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3245 Opsi buy : 3193, 3180, 3170 Switch to SELL hanya jika tembus 3125 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS kembali catatkan kenaikan di sesi perdagangan hari Jumat. Tapi dolar justru lanjutkan penurunan di tengah ketegangan hubungan dagang AS-China yang terus berlanjut. Emas diuntungkan dari ketidakpastian tersebut, terlebih pasar obligasi AS mengalami penurunan dan menjadikan Emas sebagai safe haven yang lebih dilirik. FYI, obligasi pemerintah AS biasanya cenderung dianggap “supersafe” di saat ketidakpastian membayangi ekonomi.
Data PPI AS dirilis lebih rendah dari perkiraan dengan final demand turun menjadi -0.4%, lebih rendah dibanding ekspektasi +0.2% m/m, dan PPI inti turun menjadi -0.1% lebih rendah dibanding ekspektasi +0.3% m/m. Hal ini membuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed meningkat setelah sehari sebelumnya data CPI juga menunjukkan indikasi mendinginnya inflasi.
Kekhawatiran Tarif
Meskipun data inflasi dirilis mendingin, tapi kekhawatiran pasar terhadap dampak tarif sepertinya masih membayangi. Kenaikan tarif baru-baru ini terhadap impor dari China dikhawatirkan akan kembali menekan inflasi dalam beberapa bulan ke depan sehingga kemungkinan berpeluang mempersulit langkah Fed ke depan.
Imbal hasil Treasury AS melonjak meskipun ada narasi proses disinflasi yang berlanjut. Hal ini mencerminkan kekhawatiran inflasi yang masih ada.

Gubernur Fed Susan Collins membawa sedikit sentimen positif bagi pasar. Collins mengatakan bahwa Fed benar-benar siap untuk menstabilkan pasar jika diperlukan. Tapi standar yang disyaratkan Fed tetap tinggi untuk penurunan suku bunga. Ini menandakan sikap kehati-hatian Fed yang terus berlanjut terhadap pelonggaran kebijakan.
Collins menambahkan pelemahan dolar baru-baru ini mencerminkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat sehingga masih terlalu dini untuk menilai apakah kebijakan perdagangan Trump akan mengganggu dinamika arus modal.
Sedangkan John Williams dari Fed New York memperingatkan kemungkinan tarif bisa mendorong inflasi antara 3.5-4% tahun ini sehingga menambah ketidakpastian yang signifikan terhadap prospek ekonomi. Williams menambahkan, meskipun ekonomi tahun ini dimulai dengan pijakan yang kuat, tapi perkiraan pertumbuhan akan melambat menjadi hanya 1%, dan pengangguran berpotensi naik menjadi 4.5-5%.
Williams menekankan penting bagi Fed untuk menjaga ekspektasi inflasi dan kebijakan moneter yang tidak terlalu ketat dianggap masih sesuai untuk saat ini.
Tarif dan Geopolitik
Yang perlu diketahui, meskipun Trump umumkan “exemption” untuk tarif computer, smartphone dan elektronik lainnya di hari Jumat, tapi Menteri Perdagangan Lutnick mengatakan hal tersebut hanya bersifat sementara. Trump kemudian mengklarifikasi bahwa produk-produk tersebut tetap menjadi target untuk dikenakan tarif 20%.
Di sosial medianya sendiri, Truth Social, Trump menulis akan menargetkan semikonduktor dan rantai pasokan elektronik sebagai bagian dari investigasi tarif keamanan nasional yang akan datang (1-2 bulan ke depan). Elektronik dan farmasi kemungkinan akan menjadi bagian dari tarif sectoral yang akan datang.
Sementara itu di hari Sabtu kemarin, pertemuan Iran dan AS dilaporkan cukup lancar. Dan sesuai janjinya, mereka akan bertemu kembali di putaran kedua yang akan dilakukan hari Sabtu mendatang, di Roma, Italia.
Fokus Minggu Ini
Pasar akan fokus dengan perkembangan hubungan dagang AS-China, data retail sales AS, pidato Powell dan keputusan suku bunga ECB. Dengan kondisi terakhir AS kenakan tarif 145% untuk China dan dibalas dengan tarif 125% untuk AS (oleh China), China menyebut tidak akan membalasa lagi apapun yang dilakukan AS karena dianggap sudah tidak masuk akal.
Beberapa web menulis tentang melunaknya Trump pada China. Tapi realitasnya adalah Trump menunggu Xi menelpon dan mengajaknya berunding. Sedangkan sikap China sudah disampaikan beberapa kali bahwa mereka juga terbuka untuk negosiasi asalkan AS melakukannya dengan prinsip saling menghargai dan saling menguntungkan kedua pihak. Selama AS tetap menggunakan ancaman tarif, maka China akan tetap berjuang sampai akhir.
Dengan demikian, patut dicermati perkembangan lebih lanjut hubungan keduanya. Selama tidak ada komunikasi (baik via telpon ataupun pertemuan), maka kekhawatiran tarif antara keduanya masih akan mendominasi, dan itu akan mendorong emas sebagai safe haven. Sebaliknya, jika ada kesepakatan bertemu dan bernegosiasi, maka akan mengurangi ketegangan sehingga emas bisa terkoreksi atau profit taking.
Data retail sales berikutnya. Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan memicu kenaikan emas kembali, sedangkan data yang lebih kuat dari ekspektasi akan berpeluang memicu koreksi turun lebih lanjut pada emas.
Dan kembali mengingatkan, secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sehingga menunjukkan dominasi kenaikan dan membuat emas kembali cetak rekor tertinggi baru. Ujian ke depan adalah pembicaraan AS-China yang diharapkan segera terjadi setelah keduanya saling membalas tarif. Secara teknis, ketegangan akan tetap mendorong safe haven bergerak lebih tinggi, dan ini berarti semakin memudahkan harga emas untuk lanjut melirik 3400 sebagai potensi target berikutnya.
Di sisi lain, jangka pendek bisa saja terjadi koreksi turun atau profit taking dengan area 3200-3205 sebagai potensi terdekat, dan 3167-3170 sebagai potensi koreksi terjauh untuk saat ini. Tapi jika AS dan China mengarah pada kesepakatan untuk pengurangan tarif masing-masing, maka emas bisa terkoreksi lebih tajam dari support 3155-3165.

Di H4, area orange ada di kisaran 2122-3155 saat ini menjadi support penting. Artinya, selama harga tetap di atas zona tersebut, maka kecenderungannya adalah harga akan tetap naik. Hal ini berpotensi mendukung kenaikan lebih lanjut dan cetak rekor tertinggi baru.
Secara teori, skenario yang diharapkan adalah koreksi turun terjadi lebih dulu. Kami mengharapkan koreksi turun akan terjadi di hari Senin atau maksimal Selasa, dengan catatan bahwa penurunan cenderung terbatas karena pasar akan terus mencermati perkembangan dari AS-China.
Skenario yang diharapkan koreksi turun terbatas di antara FR 23.6% 3180 dan FR 38.2% 3140, setelah itu demand mendorong naik kembali dan tembus di atas FR 0% 3245. Jika sesuai ekspektasi, maka hal ini juga mendukung untuk potensi Elliott wave kenaikan yang baru. Penurunan jangka pendek nantinya dianggap sesuai pada wave 4. Anda bisa incar buy di dekat zona orange (jauh lebih baik, dan lower risk) untuk kemudian memanfaatkan potensi kenaikan wave 5 yang berarti peluang lebih tinggi dari 4245.
Sebaliknya, jika zona orange ditembus, maka peluang penurunan berlanjut dan reversal bearish jangka pendek memicu penurunan lebih lanjut hingga kisaran 31000-3107, atau terjauh menguji 3075 (FR 61.8%). Dengan demikian sell hanya direkomendasikan jika harga berhasil tembus di bawah 3122-3125 (support terdenah zona orange). Selama tidak terjadi penurunan di bawah zona orange, maka tren tetap dominan naik.Fundamental yang mendasari bullish emas saat ini : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang yang terus meningkat antara AS-China, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan relatif terbatas.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3232.127, dengan high di 3245.70 dan low 3215.30. FR ditarik dari bottom 3048 ke puncak 3245, dan dianggap dalam kenaikan wave 3. Ini berarti diharapkan terjadi koreksi jangka pendek untuk penurunan wave 4 dimana hal tersebut didukung oleh kondisi RSI yang cenderung lebih rendah sehingga dikategorikan bearish divergence.
Anda memiliki 2 opsi strategi, SELL memanfaatkan peluang koreksi turun wave 4, dan BUY mengikuti tren utama.
Opsi Sell hanya dianjurkan jangka pendek selama tidak terjadi penembusan di atas 3245 sehingga Anda sebaiknya tetap gunakan Stop Loss di atas 3245 untuk mengantisipasi jika ternyata penurunan gagal karena terjadi penembusan di atas 3245 untuk lanjutkan kenaikan. Target yang paling potensial dari sell ini adalah FR 23.6% 3198 dan FR 39.2% 3170. Namun target penurunan yang terdekat bisa saja terhenti di kiaran 3200-3205 (support daily).
Sementara yang lebih direkomendasikan adalah tetap incar buy meskipun ada peluang koreksi lebih dulu sebagai wave 4. Hal ini lebih diutamakan karena tren utama memang sedang naik sehingga dianggap jauh lebih aman (don’t fight the trend). Namun demikian, area buy yang lebih ideal tentunya harus menunggu koreksi lebih dulu dengan perkiraan koreksi di area FR 23.6% 3198 dan FR 38.2% 3170 tersebut. Strategi ini lebih disarankan karena wave 4 diperkirakan turun maksimal 38.2% dari panjang wave 3.
Opsi buy juga bisa dilakukan di zona terdekat 3200-3205 ( jika ternyata sulit menemukan penurunan hingga FR 38.2%. Atau opsi terakhir adalah follow buy saat terjadi penembusan di atas 3245. Potensi berikutnya diperkirakan yang terdekat di 3250-3255, dan perkiraan terjauh adalah 3265-3270, bahkan bisa saja semakin dekat dengan 3400.
Sorotan akan tertuju pada ketegangan hubungan dagang AS-China yang saat ini meningkat dan stimulus China yang dinantikan pasar untuk mendukung ekonomi domestik akibat dari tarif. Dan pasar akan menunggu data retail sales (Rabu) dan pidato Powell (Kamis dinihari) minggu ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3178.00 – 3180.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 3192.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3245.00,
Target terdekat 3252, terjauh 3265, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3172.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3170.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3122.00 – 3124.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif jangka pendek)
Target/Reward: 3110.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3130.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3132)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.13000– 1.13200 Target : 1) 1.13800 2) 1.14400 SL : 1.12400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14000 Switch to SELL jika tembus 1.12000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.30500– 1.30700 Target : 1) 1.31300 2) 1.31900 SL : 1.30700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31448 Switch to SELL jika tembus 1.30000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 142.000 – 142.200 Target : 1) 142.600 2) 143.200 SL : 141.400 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 141.000 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3178.00 – 3180.00 Target : 1) 3186.00 2) 3192.00 SL : 3172.00 (ideal 3-5 points di bawah 3170.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3245 Switch to SELL jika tembus 3125 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS yang sempat turun, berbalik dan ditutup naik meskipun dolar AS justru lanjutkan penurunannya. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran melambatnya ekonomi, dan melemahnya minat terhadap obligasi pemerintah AS sehingga mendorong kenaikan imbal hasil obligasi/Treasury.
Dolar mengalami hari terburuk dengan penurunan satu hari yang cukup besar sejak November 20222. Inflasi AS yang dirilis lebih rendah memberi tekanan lebih lanjut pada USD.
Inflasi AS Mendingin, Ancaman Perang Dagang Berlanjut
Ini mungkin menjadi kabar bagus yang dinantikan pasar selama ini. Inflasi AS mencatatkan penurunan yang lebih rendah dari perkiraan. Core CPI berada di 0.1%, lebih rendah dari ekspektasi 0.3% m/m. Demikian juga dengan CPI utama yang dirilis -0.1%, lebih rendah dari ekspektasi 0.1% m/m.
Sementara laporan y/y menunjukkan CPI utama turun ke 2.4% dari 2.8% y/y bulan sebelumnya. Dan Core CPI juga tercatat turun dari 3.1% bulan sebelumnya menjadi 2.8% y/y. Hal ini cukup melegakan karena alasan utama Fed menahan diri untuk turunkan suku bunga lebih lanjut adalah karena inflasi yang masih tinggi dan menunggu kepastian proses disinflasi berlanjut. Dengan inflasi yang mendingin, maka Fed punya alasan yang tepat untuk mulai mempertimbangkan pemangkasan suku bunga di pertemuan berikutnya.
Meski demikian, pasar masih ada kecemasan tentang dampak tarif. Meskipun tarif resiprokal untuk sebagian besar negara ditunda 90 hari, tapi tarif impor barang-barang dari China ke AS meningkat menjadi 145%. Hal ini menimbulkan kekhawatiran meningkatnya ketegangan hubungan dagang kedua negara. China sebagai eksportir utama ke AS kemungkinan menutup ekspor langsung ke AS sampai ada resolusi.
Saat ini ada tanda-tanda bahwa sebagian dari $582 miliar dalam perdagangan barang antara kedua negara akan terhenti. Pabrik-pabrik AS membatalkan pesanan dan beberapa produsen China bahkan menempatkan pekerja untuk cuti sementara.
Meski Trump dikabarkan melunak dan berharap bisa berdialog dengan Xi Jinping, tapi China berkali-kali juga menegaskan bahwa mereka terbuka untuk negosiasi asalkan AS menempatkan mitra dagang setara dan saling menghargai sehingga bisa didapatkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Jika AS terus menekan China dengan ancaman tarif dan ekonomi, maka China tidak menyerah dan akan terus melakukan perlawanan sampai akhir.

Secara keseluruhan, Logan, Schmid, Goolsbee dan Bowman dari Fed mengatakan bahwa keputusan Fed untuk menahan suku bunga kebijakan saat ini sudah tepat. Mereka menilai kebijakan tarif bisa menyebabkan kombinasi yang mengkhawatirkan antara meningkatnya pengangguran dan juga inflasi.
Logan menekankan pentingnya mencegah kenaikan harga terkait tarif supaya tidak memicu kenaikan inflasi yang lebih luas. Schmid menekankan bahwa tarif meningkatkan ketidakpastian ekonomi yang secara kebetulan bertepatan dengan turunnya sentimen konsumen dan kenaikan inflasi jangka pendek. Bowman mengakui laporan inflasi terbaru yang sudah turun, melihat pertumbuhan ekonomi yang tetap solid, tapi melihat adanya tanda-tanda perlambatan.
Sedangkan Goolsbee menekankan bahwa semua opsi kebijakan tetap ada di atas meja, dan menganjurkan sikap kebijakan yang fleksibel. Mengingat ketidakpastian yang ada saat ini, Goolsbee juga menekankan saatnya bagi Fed untuk menunggu dan mengamati daripada bertindak.
Fokus Hari ini
Data PPI AS di jam 19.30 WIB dan survei consumer sentiment dari University Michigan di jam 21.00 WIB akan menjadi data penutup di akhir pekan ini. PPI diperkirakan naik dari 0.0% menjadi 0.2% m/m, sedangkan consumer sentiment diperkirakan turun dari 57.0 menjadi 54.0.
Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan memicu kenaikan emas kembali, sedangkan data yang lebih kuat dari ekspektasi akan berpeluang memicu koreksi turun lebih lanjut pada emas.
Dan kembali mengingatkan, secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dan secara berturut-turut dengan posisi candle bullish yang sangat kuat, menandakan kenaikan yang masih berpotensi mendorong harga lebih tinggi. Bahkan harga sudah tembus di atas 3200 pagi ini di sesi Asia. Ketegangan hubungan dagang AS-China yang meningkat membuat pasar berada di tengah ketidakpastian sehingga emas diburu sebagai safe haven.
Pola di periode 26 Sep 2024 – 14 Nov 2024 terulang, namun kini dengan periode yang relatif singkat dari sejak koreksi ke 2956, kenaikan langsung berlanjut tembus di atas 3167 (rekor tertinggi sebelumnya) dan lanjut di atas 3205, tidak memerlukan koreksi kembali seperti periode Nov-Des 2024. Kami melihat peluang kenaikan berlanjut melirik 3250 dan juga 3300. Tapi juga mewaspadai potensi koreksi atau profit taking akhir pekan yang bisa saja kembali ditutup di bawah 3200. Support akan berada di 3167 (high sebelumnya).

Di H4, sejak naik sebagai double bottom dan mencapai targetnya, harga juga berjuang selanjutnya dengan penembusan di atas zona orange dan trendline yang sebelumnya dikhawatirkan akan menghambat laju kenaikan. Tapi keberhasilan penembusan area orange 3122-3155 dan juga high 3 April 2025 @3167, maka kedua area tersebut akan berperan sebagai support psikologis saat ini.
Secara tren, bullish masih dominan sehingga rekomendasi tetap mengincar buy. Namun, area buy yang lebih rendah risiko bisa mempertimbangkan area orange 3122-3155 ataupun 3167. Ini dengan alasan bahwa setelah terjadi penembusan biasanya akan diikuti dengan pullback ke dekat support baru sebelum akhirnya lanjutkan tren naik.
Dikarenakan harga juga berhasil tembus 3200 pagi ini, maka area 3200 juga bisa menjadi pertimbangan area buy yang terdekat.
Sebaliknya, jika zona orange ditembus, maka peluang penurunan bisa kembali terjadi dan reversal bearish jangka pendek memicu penurunan lebih lanjut hingga kisaran 3088-3100. Dengan demikian sell hanya direkomendasikan jika harga berhasil tembus di bawah 3122 (support terdenah zona orange). Selama tidak terjadi penurunan di bawah zona orange, maka tren tetap dominan naik.
Fundamental yang mendasari bullish emas saat ini : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang yang terus meningkat antara AS-China, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan relatif terbatas.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3219.16, dengan high di 3219.70 dan low 3176.24. FR 0% 3099 berhasil ditembus, dan juga kenaikan terus berlanjut hingga tembus FE 61.8% 3126 dan FE 100% 3174. Secara teori berarti indikasi kenaikan yang masih cukup kuat dan proyeksi selanjutnya FE 161.8% 3252 sebagai target potensial.
Dengan kondisi RSI yang overbought, maka kemungkinan swing low bisa terjadi dalam beberapa jam ke depan. Untuk antisipasi hal ini, maka buy jauh lebih baik jika dilakukan saat terjadi swing low menguji area FE 100% 3174 kembali atau high 3 April 2025 (3167). Ini berarti buy yang relatif lower risk bisa pertimangkan area 3167-3174.
Opsi alternatif, Anda bisa juga melakukan buy directly saat terjadi penembusan resistance 3220 untuk peluang melirik resistance 3240-3250. Meski cenderung high risk, tapi kondisi fundamental yang mendukung akan membuat kenaikan berikutnya cenderung tetap terbuka.
Sementara rekomendasi sell kemungkinan jauh lebih baik jika terjadi penurunan ekstrim di bawah 3126 (FE 61.8%) karena dianggap sebagai bagian dari area support psikologis yang juga terdapat di grafik H4. Jika konfirm tembus, maka reversal bearish jangka pendek diperkirakan bisa kembali menekan harga di bawah 3100.
Sorotan akan tertuju pada ketegangan hubungan dagang AS-China yang saat ini meningkat dan stimulus China yang dinantikan pasar untuk mendukung ekonomi domestik akibat dari tarif. Waspadai juga potensi profit taking jelang penutupan akhir pekan!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3175.00 – 3177.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 3200.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3220.00,
Target terdekat 3228, terjauh 3250, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3169.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3167.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3122.00 – 3124.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 3110.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3130.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3132)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.11800– 1.12000 Target : 1) 1.12600 2) 1.13200 SL : 1.11200 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.14000 Switch to SELL jika tembus 1.11000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.29300– 1.29500 Target : 1) 1.30100 2) 1.30600 SL : 1.28700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30500 Switch to SELL jika tembus 1.28500 Bearish flag gagal karena tembus resistance |


| Suggest : SELL on Rally Area : 144.000 – 144.200 Target : 1) 143.400 2) 142.800 SL : 144.800 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 145.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.700 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3175.00 – 3177.00 Target : 1) 3183.00 2) 3200.00 SL : 3169.00 (ideal 3-5 points di bawah 3167.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 3220 Switch to SELL hanya jika tembus 3122 Fokus PPI! |




