Dolar ditutup naik meskipun dalam kondisi kenaikan yang terbatas. Sedangkan imbal hasil Treasury AS 10-tahun lanjutkan rebound untuk hari ke-2 secara berturut-turut. Meski demikian hal ini tidak menghambat kenaikan emas sebagai safe haven. Bahkan kenaikan imbal hasil masih sesuai ekspektasi dan juga ulasan kami di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial kemarin. Artinya, jika kenaikan tersebut hanya technical rebound, maka peluang penurunan akan kembali terjadi sehingga memudahkan jalur emas untuk kembali naik lebih tinggi.
Data CPI AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi. CPI memberi indikasi berlanjutnya penurunan inflasi, hal yang ditunggu-tunggu oleh para pembuat kebijakan bank sentral. CPI inti dirilis 3.1% y/y, turun dari bulan sebelumnya 3.3%, dan CPI utama di 2.8% y/y turun dari 3.0%. Sementara basis bulanan juga menunjukkan penurunan untuk Core CPI dan CPI utama ke 0.2% m/m.
Tarif Trump
Tarif alumunium dan baja tetap berjalan sesuai rencana, dan kali ini juga mengincar Uni Eropa. Tak lama Uni Eropa pun langsung merespon dengan sejumlah tarif senilai 26 miliar euro.
Trump dikabarkan akan menanggapi tarif balasan Uni Eropa tersebut. Trump menyebut masih ada defisit besar-besaran yang akan diselesaikan sehingga tarif diberlakukan. Tanggal 2 April menjadi agenda utama diberlakukannya tarif resiprokal dan Trump dijadwalkan akan umumkan hal tersebut dalam waktu dekat.
Terkait Rusia, Trump berpikir bisa saja menekan Rusia dengan tarif, tapi dia berpikir itu tidak diperlukan. Trump mengincar hal lain yang bisa dilakukan dalam hal keuangan yang akan sangat buruk bagi Rusia. Hal ini direncanakan untuk menekan Rusia agar menerima gencatan senjata dan mengakhiri perang.

Data ekonomi AS yang melemah baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan resesi. Dolar mengalami tekanan, saham AS anjlok sejak 20 Februari 2025, bahkan penurunan lebih intens dalam 1 minggu terakhir secara berturut-turut. Hal ini membuat emas kokoh sebagai safe haven sehingga penurunan dari ekspektasi damainya Rusia-Ukraina tidak terlalu tajam, setidaknya untuk saat ini karena pasar masih tunggu realisasi.
Commerzbank mengatakan dolar bisa kembali naik jika resesi terhindar. Tapi saat ini ketidakpastian kebijakan perdagangan AS sedang meningkat karena Trump bolak-balik menerapkan tarif. Pasar condong melihat ke arah resesi di mana setiap tambahan tarif yang diberlakukan semakin membebani ekuitas, imbal hasil Treasury AS dan juga USD.
Fokus Hari Ini
Pasar akan fokus dengan data PPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB bersama klaim pengangguran mingguan. PPI diperkirakan turun dari 0.4% menjadi 0.3% m/m, dan core PPI stabil di 0.3% m/m. Sedangkan klaim pengangguran diperkirakan kembali naik dari 221K menjadi 226K. Tapi kami memperkirakan klaim pengangguran tidak akan pengaruh banyak pada pergerakan selama laporan tidak terlalu jauh dari kisaran 215K – 225K sehingga cenderung melihat PPI lebih menggerakkan sentimen seperti halnya CPI kemarin. Data PPI ini nantinya akan menjadi acuan untuk data inflasi PCE yang akan dirilis akhir bulan.
Jika data sesuai ekspektasi atau menunjukkan angka lebih rendah dari perkiraan, maka emas mendapat dorongan untuk naik lebih tinggi, dan terbuka untuk menciptakan rekor tertinggi baru, yang juga berarti semakin dekat dengan area $3000/oz yang ditunggu-tunggu.
Sebaliknya, jika data dirilis secara mengejutkan jauh lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpotensi koreksi turun kembali.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dan kenaikan berhasil setahap lebih tinggi melewati zona 2926-2930 yang bertahan sebagai resistance dalam 1 minggu terakhir. Namun strong bullish kelihatannya masih harus bersabar dan menunggu konfirmasi penembusan 2956 untuk mencetak rekor tertinggi baru, sekaligus membuka jalan untuk melirik $3000-an.
Sebaliknya, posisi bearish juga masih bisa mengancam jika emas gagal naik di atas 2950-an tersebut. Support terdekat 2906 yang merupakan low 12 Mar 2025 akan menjadi pemicu penurunan jika ditembus, dengan proyeksi target kisaran 2880-2885 (area low 10 dan 11 Mar 2025).

Di H4, zona ungu kini di kisaran 2906-2923. Zona ini diperkirakan menjadi area buy yang cukup ideal (rendah risiko) sehingga ekspektasi penurunan atau swing low diharapkan terbatas sebelum kembali lanjut naik. Sedangkan kenaikan dikhawatirkan masih akan terhambat lebih dulu di zona coklat 2945-2953 sehingga secara teknis wajar jika terjadi tekanan turun lebih dulu maksimal ke zona ungu, dan demand nantinya mendorong kembali naik dan tren naik berlanjut dengan penembusan zona coklat tersebut.
Secara teknis, kita masih harus bersabar untuk mendapatkan momentum penembusan resistance 2956. Tapi secara umum, arah ke sana sudah cukup terbuka didukung data CPI tadi malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi dan mengindikasikan proses disinflasi yang berlanjut. Selain itu juga didukung fundamental di mana emas bertindak sebagai safe haven.
Satu-satunya sentimen negatif untuk safe haven adalah perundingan damai Rusia-Ukraina. Ini kemungkinan bisa menjadi hambatan sehingga potensi koreksi turun bisa kembali membayangi di bawah 2900. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi menjadi sell hanya disarankan jika terjadi penurunan di bawah zona ungu 2906-2923 atau mudahnya tembus di bawah 2906. Target potensial 2880-2885, atau maksimal MA 200 H4 yang kini berada di 2878.
Yang harus dicermati saat sell adalah, potensi penurunan kemungkinan bersifat terbatas sehingga perlu waspada jika harga sudah turun mendekati MA 200, sebaiknya exit sebelum sentuh, dan tunggu sinyal pembalikan naik untuk kembali incar buy. Jadi, sell hanya jangka pendek saja dan target terbatas, dan hanya disarankan jika terjadi penembusan di bawah 2906.Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.

Per jam 9.45 WIB, harga berada di 2941.37, dengan high di 2942.21 dan low 2933.44. FR diperbarui, ditarik dari bottom 2880.32 (FR 100%) ke puncak 2940.35 (FR 0%). Dan saat ini harga sedang mencoba menembus FR 0% 2940 tersebut. Jika dalam 2 jam ke depan, 2 candle H1 tetap berada di atas 2940, maka uptren berpeluang berlanjut, dan dengan demikian zona coklat 2932-2944 terbuka untuk langsung ditembus.
Jika penembusan FR 0% terjadi, maka Anda memiliki opsi untuk buy dengan 2 cara: 1) follow buy saat benar-benar tembus 2942-2944 (zona coklat), atau 2) tunggu swing low, kurang lebih zona 2932-2944 masih dalam area tersebut.
Atau skenario ideal yang diharapkan adalah terjadi swing low lebih dulu hingga terdekat area 2924-2926, atau terjauh zona hijau 2914-2922 sebelum mendapat dorongan kenaikan yang lebih kuat berikutnya.
Sebaliknya, penurunan di bawah FR 61.8% 2903 akan memicu reversal bearish jangka pendek sehingga rekomendasi sell hanya disarankan saat konfirm tembus di bawah FR 61.8% tersebut. Dengan demikian, Anda bisa switch strategi saat harga mulai turun di bawah 2903 dengan potensi target kisaran 2880-2885 sebagai area maksimal mengingat kondisi fundamental yang saat ini masih mendukung bullish. Kekhawatiran market saat ini beralih dari kekhawatiran inflasi ke kekhawatiran melambatnya pertumbuhan yang menyebabkan resesi sehingga status safe haven kemungkinan lebih kuat untuk mendorong penembusan resistance daripada support. Waspadai data PPI AS di malam hari jam 10.30 WIB, karena bisa saja terjadi perubahan trend!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2924.00 – 2926.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2938.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2944.00,
Target terdekat 2950, terjauh 2970, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2918.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2917.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2900.00 – 2902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2888.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2908.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2907)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.09400– 1.09600 Target : 1) 1.08800 2) 1.08200 SL : 1.10200 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08400 Switch to BUY jika tembus 1.10400 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.29000– 1.29200 Target : 1) 1.29800 2) 1.30400 SL : 1.28400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000 Switch to SELL jika tembus 1.28000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 148.900 – 149.100 Target : 1) 148.300 2) 147.700 SL : 149.700 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 150.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.800 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2924.00 – 2926.00 Target : 1) 2932.00 2) 2938.00 SL : 2918.00 (ideal 3-5 points di bawah 2917.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2944 Switch to SELL jika tembus 2905 |

Dolar rebound terhadap mata uang lainnya mengakhiri penurunan dalam 7 hari perdagangan terakhir seiring data inflasi yang menurun di bawah perkiraan yang selaras dengan yang diharapkan Fed. Data inflasi CPI yang dirilis semalam menunjukkan inflasi mengalami penurunan dari 0.5% menjadi 0.2% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.3% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan data Core CPI yang tidak menyertakan komponen BBM dan bahan pangan juga menurun dari 0.4% menjadi 0.2% yang juga lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.3%. Dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya, CPI mengalami penurunan dari 3.0% menjadi 2.8% yang juga lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.9%. Sedangkan data Core CPI-nya juga turun dari 3.3% menjadi 3.1% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 3.2%. Dengan data-data ini membuat Fed sedikit mengurangi kekhawatiran akan inflasi meningkat akibat agenda ekonomi Presiden Trump yang akan datang. Meskipun data-data ini cukup melegakan, namun karena agenda kenaikan tarif impor AS belum diimplementasikan membuat data ini kurang memberikan kemana arah kebijakan moneter Fed yang akan datang. Karena juga data inflasi ini masih jauh di atas target 2% sehingga kemungkinan Fed masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya dalam waktu yang lebih lama. Sementara itu ketegangan akan perang dagang semakin meningkat seiring dengan perlawanan dari mitra dagang AS akan kenaikan tarif impor tersebut. Setelah sehari sebelumnya pemerintahan provinsi Ontario - Kanada menaikkan tarif listrik yang disalurkan ke AS sebanyak 25%, membuat Presiden Trump melawan dengan rencana kenaikan tarif impor yang lebih keras yaitu menggandakannya menjadi 50%. Meskipun pada akhirnya ditunda menunggu negosiasi antara kedua belah pihak. Semalam pihak Uni Eropa menjawab kenaikan tarif impor AS dengan rencana menaikkan tarif impor produk-produk dari AS senilai €26 juta atau ekuivalen $28 juta. Setelah Presiden Trump mengajukan kenaikan tarif impor sebanyak 25% terhadap semua produk baja dan aluminium dari Eropa. Presiden Trump berjanji akan membalas lagi jika Eropa benar-benar melakukan balasan tersebut. Ketegangan dan ketidakpastian akan perang dagang AS dengan mitra dagangnya masih menjadi faktor utama kekhawatiran akan terjadinya inflasi tinggi dan pelambatan ekonomi yang akan berujung pada terjadinya resesi yang tidak diinginkan semua pihak. Satu-satunya sentimen positif adalah peluang terciptanya perdamaian di Ukraina setelah perundingan damai antara Ukraina dan Rusia kembali berlanjut di Arab Saudi. Hari ini ada data inflasi dari sisi produsen PPI dan laporan mingguan klaim pengangguran.
Yen melemah seiring dengan mata uang dolar yang rebound dan juga sikap hati-hati dari pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) yang mengkhawatirkan akan terjadinya pelambatan ekonomi global akibat agenda kenaikan tarif dari pemerintah AS. Meskipun tanda-tanda inflasi masih terus meningkat, BOJ memilih untuk menunggu sekaligus mengawasi situasi ekonomi dunia terlebih dahulu akan dampak dari agenda kenaikan tarif AS sebelum memutuskan akan mengambil tindakan. Walaupun BOJ diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga acuan berikutnya, namun tidak dalam waktu dekat ini.
Euro juga melemah terhadap dolar seiring dengan kekhawatiran akan imbas dari kenaikan tarif impor dari AS yang diumumkan oleh Presiden Trump dengan kenaikan sebanyak 25% terhadap produk baja dan aluminium. Komisi Eropa melakukan perlawanan dengan akan mengenakan kenaikan produk-produk impor dari AS seperti mulai dari kebutuhan toiletries, miras hingga permata senilai €26 juta atau ekuivalen $28 juta. Presiden Trump menanggapi perlawanan ini dengan berjanji akan melakukan pembalasan, namun belum mengungkapkan seperti apa. Sementara itu perubahan kebijakan fiskal Jerman yang berencana menganggarkan €500 juta untuk belanja militer dan infrastruktur yang diharapkan akan memacu perekonomian dan stabilitas keamanan di kawasan ini sepertinya menghadapi gannjalan dari Partai Hijau di parlemen. Hari ini ada data industrial production untuk Uni Eropa secara keseluruhan dan data tingkat pengangguran di Italia.
Poundsterling juga mengalami koreksi terhadap dolar setelah sempat menguat hingga level tertinggi dalam 4 bulan terakhir. Fundamental ekonomi Inggris sendiri sebelumnya juga cenderung menurun sehingga diperkirakan Bank Sentral Inggris (BOE) masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan. Hari ini ada data indeks harga perumahan dan data penting berikutnya akan dirilis esok hari berupa data pertumbuhan ekonomi GDP dengan perkiraan terus menurun
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun mengalami rebound secara teknis sehingga menahan laju kenaikan emas sementara waktu. Di sisi lain dolar tetap dalam jalur pelemahan sehingga menguntungkan bagi emas.
Kebijakan tarif Trump dan kekhawatiran resesi mendominasi sentiment sehingga mendukung aset safe haven seperti emas bergerak naik. Sedangkan kabar dari Ukraina yang setuju untuk melanjutkan kesepakatan mineral dengan AS, termasuk juga setuju untuk gencatan senjata 30 hari dengan Rusia menjadi faktor yang meredam minat safe haven tersebut. Meski demikian dampak geopolitik tersebut masih terbatas.
Trump Tarik Ulur Tarif
Dan seperti minggu lalu, Trump kembali tarik ulur terkait tarif. Awalnya Trump mengumumkan akan berlakukan tarif tambahan 25% untuk baja dan aluminium dari Kanada dan akan mulai berlaku 12 Maret. Hal ini sebagai tanggapan dari kenaikan biaya tambahan Listrik yang diumumkan Perdana Menteri Ontario Doug Ford yang juga mengancam akan menghentikan pasokan listrik.
Namun beberapa waktu kemudian, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dan PM Ford bertemu dan menghasilkan kesepakatan bahwa Ford membatalkan biaya tambahan listrik, dan Trump juga menarik tarif sebagai tanggapan dari tindakan Ford. Lutnick dan Ford dijadwalkan akan bertemu hari Kamis untuk membahas perjanjian USMCA terbaru atau kepatuhan penuh terhadap kesepakatan yang ada.

Di sisi lain, berita utama muncul dari hubungan Rusia-Ukraina. Pertemuan tingkat tinggi di Arab Saudi yang melibatkan para pejabat AS dan Ukraina menghasilkan kesepakatan. Ukraina mengajukan proposal gencatan senjata yang disetujui dan secara efektif memberi tekanan pada Rusia. Trump mengatakan dia akan menelepon Putin minggu ini untuk mengetahui sikap dan langkah selanjutnya.
Trump akan memastikan apakah Putin akan menolak atau menggagalkan upaya diplomatik tersebut. Trump menargetkan gencatan senjata bisa terjadi segera minggu depan jika Putin menyetujui.
Hal ini meredam kenaikan emas, meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan karena kondisi lain yang juga mendominasi, yaitu adanya kekhawatiran tarif menghambat ekonomi dan menyebabkan resesi sehingga permintaan safe haven tetap kuat.
Fokus Hari Ini
Pasar akan fokus dengan data CPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB. Core CPI diperkirakan turun dari 0.4% menjadi 0.3% m/m. Sementara CPI utama diperkirakan turun dari 3.0% menjadi 2.9% y/y, dan 0.5% menjadi 0.3% m/m.
Jika data sesuai ekspektasi atau menunjukkan angka lebih rendah dari perkiraan, maka emas mendapat dorongan untuk naik lebih tinggi, dan zona 2830-2842 bisa saja ditembus. Sebaliknya, jika data dirilis secara mengejutkan jauh lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpotensi koreksi turun kembali, dan zona 2880 bisa saja kembali diuji, atau bahkan ditembus, tergantung seberapa kuat data CPI dirilis.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, berhasil mempertahankan jalur bullish setelah penurunan tertahan di 2880, sekaligus membuktikan area tersebut masih efektif sebagai support psikologis. Selanjutnya bullish akan menghadapi rintangan sesungguhnya, yaitu resistance 2930-2942 yang merupakan resistance kuat dalam 6 hari berturut-turut. Jika berhasil tembus, maka kenaikan berlanjut, dan resistance 2956 sebagai rintangan terakhir.
Sebaliknya, posisi bearish akan dominan jika turun di bawah 2880 yang merupakan low 2 hari terakhir. Jika tembus, maka area 2868.70 (FR 23.6% Daily) menjadi potensi penurunan terdekat, atau 2832 (low 28 Feb 2025) jika tekanan bearish cukup kuat.

Di H4, zona ungu 2884-2894 kembali menunjukkan pertahanan yang kuat, dan bertahap mendorong harga kembali naik di atas 2900. Bahkan level tertinggi sentuh 2922 sebelum kembali terkoreksi di malam hari.
Secara teknis, belum ada perubahan signifikan sebetulnya dari pola pergerakan yang ada, dengan range pergerakan masih tetap sama dan bullish masih butuh penembusan di atas resistance 2930-2942 yang cukup kuat dalam 6 hari terakhir. Jika berhasil, bullish berlanjut, tapi masih harus berhadapan dengan area resistance 2952-2956. Data CPI kemungkinan menjadi salah satu pemicu naik jika dirilis lebih rendah dari ekspektasi, atau bahkan bisa menjadi tekanan turun kembali jika CPI dirilis lebih tinggi dari ekspektasi.
Skenario yang diharapkan adalah swing low terbatas, dengan kisaran 2890-2900 sebagai area support, lalu rebound dan bergerak naik lebih tinggi dibanding posisi high 6 hari terakhir. Ketidakpastian tarif, kekhawatiran resesi akibat perang dagang yang ditimbulkan akan menjadi pondasi utama kenaikan, didukung lebih kuat jika inflasi ternyata dirilis lebih rendah dari perkiraan.
Sebaliknya, jika area 2880 ditembus, maka ancaman penurunan berpotensi lanjut menguji area MA 200 2870, atau FR 50% 2864. Atau jika data CPI dirilis jauh lebih tinggi dari perkiraan, maka proyeksi penurunan terjauh bisa melirik area FR 61.8% 2842.45.
Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.

Per jam 9.30 WIB, harga berada di 2914.90, dengan high di 2919.66 dan low 2910.79. FR menggunakan zona yang sama di mana FR 0% kini berada di 2930.22, dan FR 100% tetap di 2832.62. Area hijau sebelumnya di kisaran 2884-2889. Saat ini zona hijau berada di kisaran 2897-2903. Artinya, zona buy terdekat akan berada di kisaran area tersebut. Sedangkan area terjauh yang bisa dianggap sebagai zona demand dan diperkirakan lower risk berada di 2884-2889. Kemudian naik hingga tembus 2930.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2880 akan membuat penurunan mengancam zona 2860 atau 2830-2840 yang lebih jauh. Jika ini yang terjadi, maka Anda bisa switch strategi saat harga mulai turun di bawah 2878, tapi diperkirakan hanya bersifat jangka pendek dan terbatas mengingat kondisi fundamental yang saat ini masih mendukung bullish.
Jika terjadi penurunan ekstrim di bawah 2878-2880, maka perkiraan kami adalah zona 2830-2840 akan menjadi area demand yang paling kuat sehingga bisa kembali pertimbangkan buy di zona tersebut. Tapi jika tidak terjadi penurunan ekstrim, maka area 2884-2889 sudah cukup sebagai area alternatif buy selain 2897-2903 (area hijau). Kekhawatiran market saat ini beralih dari kekhawatiran inflasi ke kekhawatiran melambatnya pertumbuhan yang menyebabkan resesi sehingga status safe haven kemungkinan lebih kuat untuk mendorong penembusan resistance daripada support. Waspadai data CPI AS di malam hari jam 10.30 WIB, karena bisa saja terjadi perubahan trend!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2900.00 – 2902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2914.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2922.00,
Target terdekat 2929, terjauh 2940, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2894.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2892.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2875.00 – 2877.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2863.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2883.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2880)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.09000– 1.09200 Target : 1) 1.08400 2) 1.07800 SL : 1.09800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.07800 Switch to BUY jika tembus 1.10000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.28600– 1.28800 Target : 1) 1.29400 2) 1.30000 SL : 1.28000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30000 Switch to SELL jika tembus 1.28000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 147.200 – 147.400 Target : 1) 148.000 2) 148.600 SL : 146.600 Alternatif : Switch to SELL jika tembus 146.500 Pertahankan/Follow BUY jika tembus 148.200 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2900.00– 2902.00 Target : 1) 2908.00 2) 2914.00 SL : 2894.00 (ideal 3-5 points di bawah 2892.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2922 Switch to SELL jika tembus 2880 atau jika kembali gagal tembus 2930 |

Penggerak Pasar
Dolar dan imbal hasil Treasury AS 10-tahun kembali turun. Namun kali ini dolar sedikit berbeda dengan menunjukkan rebound jelang penutupan. Meski demikian emas justru masih terbebani oleh kecemasan ancaman resesi sehingga likuidasi pasar emas terjadi untuk menutupi kerugian pada pasar saham.
Penurunan tajam pada pasar ekuitas menjadi salah satu penyebab short-covering pada pasar emas. Safe haven belum nampak saat ini pada emas, tapi bertahap akan pulih jika pasar ekuitas AS mulai stabil.
Pernyataan Trump Bikin Panik
Refleksi ke belakang, ternyata dalam pidatonya di hadapan Kongres minggu lalu Trump sempat mengatakan bahwa kebijakan tarif akan tetap berjalan. Trump saat itu mengakui bahwa kebijakannya kemungkinan akan menyebabkan “sedikit gangguan” dan masa transisi tersebut akan terasa menyakitkan bagi sebagian orang pada awalnya.
Dalam wawancaranya dengan Fox News Sunday bahkan Trump menyinggung tentang rencana ekonominya yang bisa menimbulkan efek tidak menyenangkan tersebut. Trump tidak mengesampingkan potensi resesi, tapi dia tidak suka memprediksi hal tersebut.
Pernyataan ini langsung direspon pasar sebagai pertanda negatif pada pasar ekuitas. Data-data ekonomi AS belakangan cenderung lemah, didukung juga dengan menurunkan tingkat kepercayaan konsumen AS, melemahnya retail sales dan wholesale yang mengindikasikan lemahnya permintaan. Dan di hari Jumat pasar mendapatkan kejutan bahwa tingkat pengangguran kembali naik ke 4.1% dari 4.0%.
Tanda-tanda tersebut membuat pasar berasumsi bahwa ekonomi AS mengalami perlambatan yang berpotensi mengarah pada resesi.

Di sisi lain, ancaman resesi yang membuat pasar panik seharusnya membuat emas naik sebagai safe haven. Tapi hal tersebut belum terlihat hingga tadi malam. Meskipun kenaikan sempat terjadi di sesi Asia hari ini, tapi kenaikan sepertinya belum terlalu signifikan. Hal ini dikarenakan pasar juga masih menunggu data ekonomi berikutnya.
Emas biasa dilikuidasi untuk menutupi kerugian di pasar ekuitas saat terjadi penurunan tajam pada pasar ekuitas. Namun status safe haven akan kembali muncul setelah situasinya stabil. Artinya pasar sudah cukup stabil dan mulai melihat tidak ada pilihan lain selain safe haven karena risk asset kemungkinan diabaikan selama periode ketidakpastian.
Tarif Trump juga kembali ditunggu di mana Trump rencananya akan umumkan berlakunya tarif untuk aluminium dan juga baja per 12 Maret. Kita belum tahu apakah akan sesuai rencana atau kembali ditunda mengingat gejolak pada pasar ekuitas yang ditimbulkan.
Jika kembali diundur, maka pasar akan kembali melihat ketidakpastian dan ragu pada kebijakan pemerintahan Trump. Hal ini juga tentunya akan membuat Federal Reserve tetap tidak bisa bertindak mengingat belum terlihat dampak nyata dari diberlakukannya kebijakan tarif, kecuali tarif untuk China yang sudah berlaku langsung 10% di bulan Februari dan 10% tambahan di bulan Maret.
Fokus Hari Ini
Pasar akan menunggu data JOLTS job openings di jam 21.00 WIB. Data diperkirakan naik dari 7.6M menjadi 7.71M. Jika data melebihi ekspektasi, maka tekanan pada emas akan kembali terjadi di malam hari. Sebaliknya, jika data lebih rendah dari ekspektasi, maka tekanan untuk emas akan berkurang, dan potensi rebound bisa terjadi di malam hari.
Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, membuka peluang penurunan masih bisa berlanjut. Untuk sementara area 2880 berhasil menahan penurunan, dan harga saat ini rebound kembali dekati 2900. Namun, bullish diperkirakan masih belum pulih mengingat kepanikan di pasar ekuitas masih membebani sehingga emas mengalami likuiditas untuk menutup kerugian di pasar ekuitas tersebut.
Meski demikian, safe haven kemungkin akan kembali diincar secara bertahap saat pasar ekuitas mulai stabil. Resistance 2918 akan menjadi pemicu kembalinya tren bullish, dan jauh lebih kuat jika mampu tembus 2930. Sedangkan support saat ini 2880 masih efektif, tapi penembusan di bawahnya akan memberi tekanan berlanjut hingga 2868 (FR 23.6% Daily), atau 2856 (low 10 Feb 2025).

Di H4, swing low di bawah 2900 setelah kepanikan di pasar ekuitas berlanjut tadi malam. Dan penurunan tertahan di 2880, sejauh ini menandakan area ungu tetap efektif. Selama zona ungu tidak tembus, maka peluang rebound ini masih berjalan sesuai ekspektasi sebelumnya.
Dengan demikian, range kenaikan diharapkan terjadi lebih dulu dengan asumsi bahwa zona ungu tidak atau belum ditembus. Resistance 2907-2912 akan menjadi batas awal dimana kenaikan diperkirakan masih terbatas. Tapi saat harga tersebut tembus, maka uptren akan kembali dominan.
Ekspektasi jangka pendek, penurunan akan mendominasi lebih dulu dengan asumsi tidak tembus di atas 2907-2912. Ini berarti skenario awal sell bisa diterapkan di kisaran 2900-2905, untuk target potensial kembali ke zona support 2880-2885. Selanjutnya akan ditentukan dari 2880-2885 tersebut. Jika sesuai ekspektasi, maka exit target bisa dilakukan sebelum sentuh 2880.
Selanjutnya, butuh konfirmasi apakah data ekonomi nanti malam akan mendukung rebound atau tidak. Jika ada dukungan untuk rebound, maka 2880 akan kembali bertahan dan terjadi rebound. Dan ini berarti skenario buy bisa mulai dipertimbangkan kembali.
Sebaliknya, jika area 2880 ditembus, maka proyeksi penurunan diperkirakan akan lanjut menguji area FR 50% 2864.16 yang juga cukup dekat dengan MA 200 2864.90. Atau proyeksi penurunan terjauh area FR 61.8% 2842.45.
Ada 2 opsi untuk melakukan Sell, yaitu : 1) Pertahankan sell saat tembus 2878/2880, dengan peluang 2864 atau terjauh 2842, atau 2) Pertahankan Sell hanya jika terjadi konfirmasi tembus FR 61.8% 2842 karena perubahan tren lebih kuat jika FR 61.8% ditembus.
Sedangkan skenario buy bisa dilakukan jika : 1) tembus 2907-2912, 2) tidak tembus 2880 (opsi untuk nanti malam jika terjadi penurunan kedua), 3) dekat atau tepat di MA 200 2870.
Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.

Per jam 11.40 WIB, harga berada di 2897.90, dengan high di 2900.47 dan low 2880.32 FR diperbarui di mana FR 0% kini berada di 2930.22, dan FR 100% tetap di 2832.62. Area hijau tetap bertahan meski sempat disentuh tadi malam, dan juga low sementara sesi Asia hari ini masih tetap bertahan di zona tersebut.
Strategi SELL sejauh ini masih berjalan karena area 2900 sudah disentuh. Namun kami membatasi target penurunan maksimal hanya ke kisaran 2880-2885 atau dengan kata lain menguji kembali area hijau. Untuk selanjutnya buy akan ditentukan dari efek data ekonomi nanti malam di jam 21.00 WIB.
Secara umum, selama tidak terjadi kenaikan di atas 2907-2912, maka strategi sell tetap berlaku. Tapi jika harga kembali dekati 2880, maka keputusan exit lebih direkomendasikan untuk antisipasi peluang terjadinya double bottom sehingga pantulan bisa terjadi di malam hari.
Opsi buy bisa dipertimbangkan jika di malam hari zona hijau (atau dekat zona hijau) 2884-2889 tidak ditembus, dengan asumsi peluang double bottom bisa mendorong kembali harga naik di atas 2900-an. Alternatif buy juga bisa dipertimbangkan jika terjadi penembusan di atas 2907-2912. Atau opsi terakhir, buy bisa dipertimbangkan jika terjadi penurunan tajam hingga zona 2830-2845 dengan asumsi area tersebut merupakan zona demand yang mungkin lebih kuat.
Kekhawatiran market saat ini beralih dari kekhawatiran inflasi ke kekhawatiran melambatnya pertumbuhan yang menyebabkan resesi sehingga status safe haven kemungkinan lebih kuat untuk mendorong penembusan resistance daripada support.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat Resistance
Entry: 2900.00 – 2902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2888.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2880.00,
Target terdekat 2872, terjauh 2855, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2908.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2908.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2845.00 – 2847.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2859.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2839.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2836)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



