logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar kembali menguat terhadap sejumlah mata uang utama pasca data inflasi menunjukkan kecenderungan yang meningkat. Inflasi di AS mengalami kenaikan tertinggi dalam 1.5 tahun terakhir seiring dengan tingginya harga barang dan jasa. Data inflasi CPI di AS bulanan meningkat melampaui perkiraan dari 0.4% menjadi 0.5% jauh dari perkiraan menurun 0.3%. Dengan data Core CPI juga meningkat dari 0.2% menjadi 0.4% yang lebih tinggi dari perkiraan naik 0.3%. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode setahun yang lalu juga meningkat menjadi 3.0%, lebih tinggi dari perkiraan stabil di angka 2.9%. Dengan Core CPI year-on-year juga meningkat dari 3.2% menjadi 3.3%, terbalik dari perkiraan turun 3.1%. Hal ini akan semakin meningkatkan peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan lebih lama dari yang diperkirakan selama ini. Bahkan ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga acuan di tahun ini berkurang dari 2 kali menjadi hanya 1 kali di tahun ini. Terlihat dari spekulasi akan pemangkasan suku bunga acuan pasca rilis data ini yang menurun dari 37 bps menjadi hanya 27 bps sehingga hanya memungkinkan 1 kali pemangkasan sebanyak 25 bps yang terdekat. Fed sendiri tidak akan memangkas suku bunga selama angka inflasi tidak mendekati target 2%. Meski data inflasi di bulan Januari ini banyak anomali yang menjadi penyebabnya dan tidak bisa dijadikan acuan untuk perkiraan sepanjang tahun nanti. Ketua Fed - Jerome Powell dalam pidato di hari kedua masih menyatakan Fed tidak akan buru-buru untuk memangkas suku bunga acuannya. Hal senada disampaikan oleh Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic yang menilai data inflasi ini mendorong Fed untuk lebih cermat lagi dalam mengambil keputusan. Sementara itu pasar juga menunggu agenda kenaikan tarif yang baru terhadap negara selain Mexico, Kanada dan China dari Presiden Trump, seperti yang diucapkan pada akhir pekan lalu. Dalam pidato pagi ini Presiden Trump mengatakan mungkin akan menandatangani kenaikan tarif malam nanti. Sebelumnya sudah ada kenaikan tarif produk logam berat yang baru akan efektif pada 4 Maret mendatang. Kenaikan tarif impor dinilai berpotensi besar akan memicu kenaikan angka inflasi. Hari ini akan dirilis data inflasi dari sisi produsen PPI dan juga laporan mingguan klaim pengangguran.

Yen berlanjut melemah terhadap dolar setelah data inflasi di AS semakin memperkuat peluang Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan lebih lama dari yang diperkirakan. Mata uang Yen sangat sensitif terhadap perbedaan suku bunga antara kedua negara ini. Meskipun dalam waktu dekat Bank Sentral Jepang (BOJ) akan kembali menaikkan suku bunga acuannya. Data inflasi yang terus meningkat menjadi alasan kenaikan tersebut. Salah satunya dari sisi produsen (PPI) yang dirilis pagi ini yang naik dari 3.9% menjadi 4.2% yang lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 4.0%. Hampir semua pejabat BOJ mendukung kenaikan tersebut mulai dari Gubernur Ueda, Wakil Gubernur Himino dan juga pejabat senior BOJ - Tamura yang cukup vokal dalam mendorong kenaikan suku bunga di Jepang dalam waktu dekat ini. Sementara ini Jepang juga masih terhindar dari kenaikan tarif impor Presiden Trump seiring dengan nilai investasi Jepang yang dinilai cukup banyak membantu perekonomian di AS. Terlebih setelah terjadi pertemuan langsung kedua pemimpin negara yaitu Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba dengan Presiden Trump pekan lalu.

Euro cenderung melemah setelah sebelumnya sempat menguat terhadap dolar seiring dengan campur tangan Presiden Trump dalam usaha untuk mengakhiri perang di Ukarina. Presiden Trump memberikan perintah kepada pejabat tinggi AS untuk mulai bernegosiasi dengan pihak Rusia mencari jalan keluar agar perang di Ukraina segara berakhir. Pelemahan terjadi setelah Gubernur Bank Sentral Jerman (Bundesbank) sekaligus pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) - Joachim Nagel yang mengatakan ECB masih perlu melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya secara bertahap dengan tidak menargetkan adanya level yang dianggap netral yang sulit ditentukan. Komentar ini menunjukkan ECB tidak perlu menargetkan seberapa banyak pemangkasan suku bunga acuan akan dilakukan selama kondisi ekonomi masih belum pulih. Hari ini akan dirilis proyeksi ekonomi dari ECB bersamaan dengan buletin ekonomi. Selain itu juga ada data inflasi CPI di Jerman.

Poundsterling mulai terkoreksi terhadap dolar menjelang data pertumbuhan ekonomi GDP yang akan dirilis malam ini. Dengan perkiraan pertumbuhan masih stagnan bahkan cenderung menurun membuat prospek investasi di Inggris menjadi tidak menarik. Meskipun kemungkinan besar Inggris juga dapat terhindar dari kenaikan tarif impor baru yang rencananya akan diumumkan malam ini oleh Presiden Trump. Langkah Inggris untuk mendahului melakukan negosiasi dapat menghindarkan hal tersebut. Juru bicara Perdana Menteri Inggris mengatakan Inggris akan terus bernegosiasi dengan Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Selain data GDP malam ini juga akan dirilis data Industrial/Manufakturing Production.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Belum banyak perubahan signifikan di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Status dolar masih melemah meski data inflasi AS tadi malam cenderung naik, menguntungkan Euro -> positif untuk Euro
  • Waspadai data PPI AS nanti malam, atau pengumuman tentang tarif 'timbal balik' Trump bisa saja mengubah tren jika dolar berbalik menguat -> switch to SELL jika konfirm
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04200
  • Switch to SELL jika tembus 1.02500
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.03300– 1.03500
Target : 1) 1.04100 2) 1.04700
SL : 1.02700

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04200
Switch to SELL jika tembus 1.02500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup doji, secara teori cenderung berbalik turun -> negatif untuk GBP
  • Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum supportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
  • Fokus data GDP Inggris jam 14.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP menguat -> switch to BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> pertahankan SELL
  • Waspadai pengumuman tarif timbal balik Trump yang bisa memicu penguatan dolar sebagai safe haven dan negatif untuk GBP -> switch to SELL jika terpenuhi syarat dan kondisi
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.24000
  • Switch to BUY jika tembus 1.25500
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.24700 – 1.24900
Target : 1) 1.24100 2) 1.23500
SL : 1.25500

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24000
Switch to BUY jika tembus 1.25500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup naik dan USD ditutup melemah-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori masih berpeluang naik-> positif untuk USDJPY
  • Harga memasuki zona resistance (area orange) sehingga potensi kenaikan diperkirakan terbatas karena kekhawatiran intervensi membatasi kenaikan
  • Belum ada perkembangan baru atau perubahan sentimen, sejauh ini masih dibayangi potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut BOJ-> berpotensi memperkuat mata uang
  • Kenaikan bisa dipengaruhi dampak dari US Treasury Yield, kemungkinan bersifat sementara
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.000
  • Switch to BUY jika tembus 155.500 atau gagal tembus 153.500
Suggest : SELL on Rally
Area : 154.600 – 154.800
Target : 1) 154.000 2) 153.400
SL : 155.400

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 155.500 atau gagal tembus 153.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. PBOC tetap lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral global masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2738, selama harga tetap di atas MA 200, maka tren utama masih bullish
    a. peluang BEARISH bisa terjadi jika tembus 2857/2861, potensi berlanjut hingga kisaran 2840-2845 -> Sell jika konfirm tembus support 2857/2861
    b. Bullish relatif kuat selama harga tetap di atas 2840-2860 sehingga penurunan/koreksi turun cenderung terbatas -> bisa pertimbangkan buy di dekat trendline support
  • Di H1, Wave C selesai saat sentuh area 2864 kemarin, sesuai ekspektasi area pantulan, dan selanjutnya butuh pemicu naik di atas trendline resistance 2815-2818
  • Fokus PPI AS jam 20.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> pertahankan SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> switch to BUY
  • Pasar akan mencermati pengumuman tarif timbal balik Trump sehingga safe haven kemungkinan tetap mempertahankan emas dari penurunan tajam efek data ekonomi
  • Permintaan emas bank sentral masih cukup kuat, termasuk PBOC yang catatkan tambahan cadangan emas di bulan Januari (berdasar data 7 Februari), dan juga tingginya permintaan investor retail -> positif untuk emas
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Switch to SELL jika tembus 2860, potensi target terdekat 2853, terjauh 2843
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2915, potensi terdekat 2921, terjauh 2935
Suggest : BUY on Dip
Area : 2887 .00– 2889.00
Target : 1) 2895.00 2) 2901.00
SL : 2881.00 (ideal 3-5 points di bawah 2881.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2915
Switch to SELL jika tembus 2860
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Status safe haven sedikit mereda setelah pasar mendapat kabar bahwa executive order memberi waktu untuk berlakunya tarif terbaru terhadap baja dan alumunium yang diberlakukan universal mundur dari 4 Maret menjadi 12 Maret. Hal ini membuat pasar kembali menganggap bahwa ancaman tarif tersebut sebagai bentuk negosiasi Trump dengan mitra dagang, dan meredam kekhawatiran bahwa tarif akan membebani ekonomi. 

Dolar dan emas melemah setelah redanya status safe haven. Meski demikian status bullish emas belum berakhir mengingat banyak ketidakpastian yang tetap membayangi terkait tarif dan geopolitik, juga tingkat permintaan bank sentral dan investor global terhadap emas.

AS kirim utusan ke Ukraina

Israel – Hamas menunggu deadline Sabtu untuk Hamas lepaskan sandera sesuai kesepakatan gencatan senjata. Jika tidak terwujud, maka status safe haven akan lebih rentan naik di akhir pekan daripada di pertengahan pekan ini. 

Di sisi lain, proses perdamaian Rusia-Ukraina sedang bergulir. Meski Rusia belum merespon dengan pasti, AS kirim Menteri Keuangan Scott Bessent ke Ukraina untuk mengakhiri perang. Tapi Trump sepertinya lebih mengarah pada kesepakatan “rare earth” dengan alasan untuk jaminan proses perdamaian kedua kubu. Meski demikian sebagian besar “rare earth” justru berada di bagian Ukraina yang dimenangkan Rusia. 

Pembahasan tersebut akan menjadi salah satu bagian dari pertemuan Munich Security Conference di Munich, Jerman, 14-16 Februari 2025 mendatang. Sejauh ini Rusia dikabarkan tidak melihat ada hal yang menarik dari kesepakatan yang diajukan AS untuk proses perdamaian Rusia-Ukraina.

Pidato Powell

Powell menyampaikan pidatonya sebelum bertemu Kongres hari ini. Dalam pidatonya, Powell menegaskan kembali bahwa Fed tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. Fed sejauh ini konsisten untuk “Wait and See”, dan tidak ada hal baru yang disampaikan tadi malam seperti yang sudah terjadi dalam 1 bulan terakhir. 

Powell mengatakan ekonomi AS berpotensi hadapi kemungkinan “soft landing” daripada “hard landing”. Namun demikian tidak ada alasan untuk kembali melakukan QE (quantitative easing) karena suku bunga saat ini tidak berada di level 0%. Powell tetap yakin inflasi tetap menuju target Fed 2%.

Beth Hammack dari Fed juga sejalan dengan pernyataan Powell. Hammack mengatakan kemungkinan besar suku bunga akan dipertahankan beberapa waktu. Dia tidak melihat kasus dasar untuk Fed menaikkan suku bunga. Ini berarti menegaskan kembali apa yang sempat dilontarkan pejabat Fed lainnya bahwa tahun 2025 pilihan Fed hanya berada di “menurunkan suku bunga” atau “mempertahankan untuk waktu yang lama”, tidak untuk “menaikkan suku bunga” seperti yang dikhawatirkan beberapa pelaku pasar. 

Fokus Malam Ini

Inflasi CPI AS di jam 20.30 WIB tentu menjadi pusat perhatian utama beserta pidato Powell hari kedua di jam 22.00 WIB. Kemungkinan tidak ada hal baru dari Powell setelah pernyataannya di hari pertama kemarin. Tapi ada peluang untuk merubah pandangan karena pidato kali ini akan muncul setelah data CPI dirilis. 

Khusus CPI, rumor menyebut bahwa faktor musiman di bulan Januari berpotensi membuat data inflasi Januari yang dirilis malam nanti cenderung naik. Konsensus menunjukkan mayoritas pengamat melihat peluang inflasi utama berada di 2.9% y/y, sama dengan sebelumnya, tapi basis bulanan sedikit turun dari 0.4% m/m menjadi 0.3%. Sedangkan inflasi inti cenderung cenderung naik dari 0.2% menjadi 0.3% m/m dan turun untuk basis tahunan dari 3.2% menjadi 3.1% y/y. 

Data yang lebih rendah ataupun tidak terlalu “mengkhawatirkan”, berpeluang membuat emas kembali rebound di malam hari. Sebaliknya, data yang lebih tinggi dari perkiraan (asumsi tembus di atas 3.0% y/y untuk CPI utama, dan di atas 3.3% y/y untuk core CPI), berpotensi membuat emas lanjutkan koreksi turun.

Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi kembali membuka peluang untuk mendorong kenaikan emas dan permintaan safe haven yang terus meningkat membuat emas bergerak positif. 

Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body hitam dan tail atas yang lebih panjang dibanding tail atas seperti pola candle shooting star. Koreksi turun kemungkinan bisa terjadi, meskipun penurunan diperkirakan relatif bersifat sementara atau terbatas. 2942.75 saat ini menjadi resistance utama yang perlu ditembus untuk membuka peluang rally terbaru. 

Secara umum, resistance terdekat 2911.38 (high 10 Feb 2025), 2942.75 (high 11 Feb 2025), dan 2960.67 (FE 100% Daily) adalah 3 zona penting yang perlu dicermati untuk sinyal  bullish lebih lanjut. Sedangkan support terdekat akan berada di 2881.67 (low 11 Feb 2025), 2858.45 (FR 23.6% Daily), dan 2830.54 (high 3 Feb 2025) sebagai area yang patut diwaspadai pada jalur koreksi.

slide20

Di H4, rally mulai terhambat pasca sentuh rekor tertinggi baru 2942.75. Penurunan pertama sempat terjadi dengan cepat hingga 2905, dan berhasil berbalik naik dengan cepat ke zona 2925. Tapi di malam hari harga bergerak lebih rendah, sesuai yang diperkirakan dan dibahas dalam video outlook di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial kemarin. 

Secara teknis, kami memperkirakan koreksi turun masih bisa berlanjut dan mendominasi, setidaknya sampai mendekati data CPI AS yang akan dirilis nanti malam. Sell kemungkinan lebih dominan di sesi Asia hingga Eropa di sore hari, tapi kemudian pasar akan menunggu data CPI dirilis sehingga lebih aman jika posisi sell clear lebih dulu sebelum memasuki sesi NY.  

Ekspektasi kami area hijau kisaran 2911-2929 akan menjadi pemicu kenaikan lebih lanjut, terutama perlu kenaikan di atas 2929. Sedangkan resistance terdekat saat ini diharapkan efektif di 2902-2908, di mana tadi malam rebound hingga 2908 kemungkinan relatif cukup mewakili, dan penurunan diperkirakan dominan hingga turun di bawah 2880. Target terdekat 2877, dan terjauh di area ungu kisaran 2834-2854. 

Dengan asumsi bahwa data CPI AS tidak terlalu mengkhawatirkan di malam hari, maka deman diperkirakan akan pertahankan harga untuk tetap di atas trendline support atau di atas zona 2834-2854 tersebut, sehingga posisi BUY bisa dipertimbangkan saat harga sudah memasuki zona ungu dengan SL idealnya ditempatkan di bawah 2834. 

Secara fundamental, pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan masih relatif terbatas.

slide21

Per jam 09.15 WIB, harga berada di 2894.00, dengan high di 2900.68 dan low 2883.51. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2853.30 (FR 100%) ke puncak 2925.00 (FR 0%) dan harga sempat sentuh 2883 (dekat low tadi malam 2881) kemudian rebound hingga 2894. Ini berarti ada kecenderungan double bottom sementara waktu menahan penurunan tersebut.  

Meski demikian, ada kemungkinan harga cenderung bergerak lebih rendah, bahkan dikhawatirkan turun di bawah low tadi malam 2881. Dengan status bullish flag sebelumnya sudah berhasil memenuhi target 2937, maka peluang penurunan sebagai koreksi adalah hal yang wajar secara teknis. 

Kami melihat peluang penurunan di dalam fase correction wave ABC dan pantulan naik tadi malam hingga 2908 sebagai wave B sehingga penurunan pagi ini dianggap sebagai kelanjutan koreksi wave C yang diperkirakan bisa mencapai zona ungu kisaran 2856-2870. Dengan demikian sell lebih diutamakan di sesi Asia hingga Eropa sore hari.

Tapi strategi dimungkinkan berubah di malam hari mengingat data CPI AS akan dirilis di jam 20.30 WIB. Bulan lalu harga sempat turun jelang data CPI, tapi rebound di malam hari pasca CPI setelah mendapatkan laporan inflasi yang tidak semenakutkan yang diperkirakan. Dengan asumsi bahwa kejadian tersebut berpotensi berulang, maka opsi buy bisa dipertimbangkan di malam hari jika data CPI ternyata relatif lebih rendah dari ekspektasi atau tidak setinggi yang dikhawatirkan.

Opsi buy bisa dipertimbangkan di zona ungu 2856-2870, dengan stop loss ditempatkan di bawah 2850 (idealnya dibawah support terbawah, atau anda bisa sesuaikan dengan posisi buy yang anda incar).

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi SELL dekat Resistance
Entry: 2898.00 – 2900.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2886.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2886.00 (high risk),
Target terdekat 2880, terjauh 2868, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2906.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2905.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2862.00 – 2864.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2876.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2856.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2853)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Dolar mengalami koreksi terhadap sejumlah mata uang utama lainnya setelah Ketua Fed - Jerome Powell di depan Komite Keuangan Senat AS mengatakan Fed tidak terburu-buru untuk kembali memangkas suku bunga acuan. Powell menambahkan kondisi ekonomi secara keseluruhan relatif masih kuat dengan tingkat pengangguran yang rendah dan inflasi yang masih di atas target Fed 2%. Komentar ini sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak ada yang hal baru. Fed juga masih belum bisa menakar sejauh mana agenda kenaikan tarif impor AS yang belakangan ini mempengaruhi pergerakan mata uang akan berdampak langsung pada ekonomi terutama pada inflasi. Setelah Presiden Trump mengumumkan kenaikan tarif impor produk logam berat sebanyak 25% dari sebelumnya yang hanya 10% tanpa terkecuali terhadap semua negara dan semua jenis produk logam berat. Selain itu juga masih akan ada kenaikan tarif impor terhadap produk-produk lainnya yang akan diumumkan kemudian. Sementara hingga semalam masih belum ada perkembangan baru perihal kenaikan tarif impor selanjutnya. Mexico, Kanada dan Uni Eropa mencela kenaikan tarif ini sebagai eksportir utama logam berat ini ke AS. Trump menambahkan pengenaan tarif ini baru akan efektif pada 4 Maret mendatang sehingga mitra dagang AS masih diberi waktu untuk melakukan negosiasi ulang. Trump juga membuat pengecualian terhadap Australia setelah melakukan telepon jarak jauh dengan Perdana Menteri Australia - Anthony Albanese. Perihal kenaikan tarif impor, Powell mengatakan kebijakan perang dagang yang dilancarkan Presiden Trump masih dapat diterima meski menambahkan hal ini bukan ranah Fed untuk berkomentar, namun punya kewajiban merespon jika berdampak pada ekonomi secara keseluruhan. Powell masih akan berpidato di depan Komite Jasa Keuangan di DPR AS malam ini. Dengan pidato Powell semalam semakin memperkuat peluang Fed akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Maret dan Mei mendatang serta baru akan mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga acuan kembali pada pertemuan moneter FOMC di bulan Juni yang akan datang. Dengan peluang sebanyak 51% dengan pemangkasan sebanyak 25 bps menurut CME's FedWatch Tool. Data ekonomi yang akan dirilis malam ini ada data inflasi CPI dengan perkiraan mengalami penurunan dari 0.4% menjadi 0.3% dari bulan sebelumnya dan masih belum juga turun serta relatif stabil 2.9% seperti periode setahun yang lalu.

Yen juga mengalami koreksi yang ditengarai oleh aksi profit taking setelah sebelumnya sempat menguat hingga level terkuat sejak 10 Desember tahun lalu. Prospek kenaikan suku bunga acuan berikutnya oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) masih menjadi sentimen positif dan diperkirakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Perihal kenaikan tarif impor AS, Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba cukup optimis Jepang akan terhindar dari kenaikan tarif impor tersebut setelah pertemuannya dengan Presiden Trump pekan lalu. Nilai investasi Jepang di AS yang cukup besar sekaligus juga menciptakan banyak lapangan kerja menjadi penyebab dibebaskannya Jepang dari kenaikan tarif. Meski demikian sejumlah pakar ekonomi tidak setuju dengan pernyataan tersebut karena mungkin saja akan terkena kenaikan tarif berdasarkan produk impor tertentu seperti kenaikan tarif impor baja dan aluminium saat ini. Setelah libur kemarin, pasar di Jepang kembali normal hari ini dan hari ini ada data Machine Tool Order.

Euro bergerak menguat terhadap dolar seiring dengan mata uang dolar yang terkoreksi. Kenaikan tarif impor produk logam berat yaitu besi dan aluminium yang diterapkan AS menjadi beban berat bagi Uni Eropa seiring dengan kondisi ekonomi yang masih belum pulih saat ini. Menanggapi kenaikan tarif tersebut, Uni Eropa berencana merespon dengan tindakan balasan yang tegas dan proposional. AS merupakan pangsa pasar terbesar kedua produk-produk logam berat dari Uni Eropa. Uni Eropa sudah lama menjadi target utama kenaikan tarif Presiden Trump karena tidak seimbangnya neraca perdagangan di antara kedua negara ini. Dimana Uni Eropa mengenakan tarif impor kendaraan dari AS sebanyak 10% sedangkan kendaraan Eropa hanya di kenakan tarif impor 2.5% ke AS. Hari ini ada data Industrial Production.

Poundsterling juga menguat selain karena pelemahan mata uang dolar, namun juga karena peluang besar Inggris akan mendapat pengecualian terhadap kenaikan tarif impor dari AS. Langkah Inggris untuk mendahului melakukan negosiasi dapat menghindarkan hal tersebut. Juru bicara Perdana Menteri Inggris mengatakan Inggris akan terus bernegosiasi dengan Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan yang akan menguntungkan kedua belah pihak. AS juga merupakan tujuan ekspor logam berat terbesar kedua bagi Inggris setelah Uni Eropa. Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Andrew Bailey dalam pidato semalam tidak ada hal yang baru. Sedangkan anggota voting MPC - Christine Mann cukup tegas mengatakan BOE akan terus memangkas suku bunga acuan dan jika memungkinkan akan melakukan pemangkasan jumbo sebanyak 50 bps. Mann menginginkan suku bunga acuan di kisaran 3.0% ħingga 3.5%. Hari ini data Leading Index.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Euro
  • Belum banyak berubah di sisi fundamental, terutama kondisi ekonomi Euro yang melambat -> negatif untuk Euro, waspada kenaikan terbatas
  • Melemahnya Dolar menguntungkan Euro setelah kabar tentang kebijakan tarif yang dimundurkan dari 4 Maret menjadi 12 Maret
  • Waspadai data CPI AS nanti malam, bisa saja mengubah tren jika dolar berbalik menguat
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03800
  • Switch to SELL jika tembus 1.02600
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.03200– 1.03400
Target : 1) 1.04000 2) 1.04600
SL : 1.02800

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03800
Switch to SELL jika tembus 1.02600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk GBP
  • Secara global, Inggris diuntungkan karena minim dampak dari kebijakan tarif Trump, tapi secara umum kondisi fundamental domestik belum supportif dengan meningkatnya biaya energi di Inggris -> kenaikan relatif masih terbatas
  • Belum ada perkembangan positif dari internal Inggris sejauh ini sehingga peluang kenaikan terbatas
  • Penguatan disebabkan dolar yang melemah pasca kekhawatiran tarif universal mereda
  • Waspadai data CPI AS nanti malam untuk potensi pembalikan tren jika ternyata dolar berbalik menguat! -> switch to SELL jika terpenuhi syarat dan kondisi
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.24800
  • Switch to SELL jika tembus 1.23000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.23700 – 1.23900
Target : 1) 1.24500 2) 1.25100
SL : 1.23100

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.24800
Switch to SELL jika tembus 1.23000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • US Treasury yield ditutup naik dan USD ditutup melemah-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk USDJPY
  • Saat ini harga sedang berada di atas zona MA200 Daily 152.640. Jika bertahan terus di atas MA 200, berarti cenderung naik. Jika kembali turun di bawah MA 200, maka cenderung balik turun
  • Belum ada perkembangan baru atau perubahan sentimen, sejauh ini masih dibayangi potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut BOJ-> berpotensi memperkuat mata uang
  • Kenaikan bisa dipengaruhi dampak dari US Treasury Yield, kemungkinan bersifat sementara
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.800
  • Switch to SELL jika tembus 152.000 atau gagal tembus 153.800, atau jika US Treasury Yield berbalik turun pasca CPI AS nanti malam
Suggest : BUY on Dip
Area : 152.600 – 152.800
Target : 1) 153.400 2) 154.000
SL : 152.000

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 152.000 atau gagal tembus 153.800
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 153.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    c. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik -> tarif Trump, potensi perang dagang
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2730, selama harga tetap di atas MA 200, maka tren utama masih bullish
    a. peluang BEARISH bisa terjadi jika tembus 2882/2885, potensi berlanjut hingga kisaran 2860-2865 -> Sell jika konfirm tembus support 2882/2885
    b. Bullish relatif kuat selama harga tetap di atas 2840-2860 sehingga penurunan/koreksi turun cenderung terbatas
  • Di H1, harga mulai memasuki fase koreksi ABC, dan saat ini berada di zona wave C sehingga diharapkan penurunan berlanjut di bawah 2880, tapi tidak lebih rendah dari 2850-2860-> cari buy di bawah atau dekat zona ungu/support yang dicurigai sebagai area demand, sesuaikan juga dengan reaksi saat CPI AS nanti malam!
  • Fokus minggu ini : Inflasi CPI AS, Pidato Powell, Pidato Trump, dan rencana perundingan Rusia-Ukraina
  • Fokus CPI AS jam 20.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> pertahankan SELL, terutama jika inflasi tembus di atas 3% (kalau "sesuai ekspektasi", waspada penurunan kemungkinan sudah terbatas)
    b. Act < Exp = Emas naik -> switch to BUY
  • Permintaan emas bank sentral masih cukup kuat, termasuk PBOC yang catatkan tambahan cadangan emas di bulan Januari (berdasar data 7 Februari), dan juga tingginya permintaan investor retail -> positif untuk emas
  • Tetap waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024, ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Switch to BUY jika tembus 2910, potensi target terdekat 2916, terjauh 2930 (strategi buy bisa juga dilakukan jika harga sudah sentuh atau mendekati support area 2853-2860 yang dicurigai sebagai area deman)
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2886, potensi terdekat 2880, terjauh 2868
Suggest : SELL on Rally
Area : 2898 .00– 2900.00
Target : 1) 2892.00 2) 2886.00
SL : 2906.00 (ideal 3-5 points di atas 2905.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2886
Switch to BUY jika tembus 2910 atau jika sudah mendekati zona ungu 2853-2865, atau jika CPI lebih rendah
channels4 banner
bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Politik mendominasi pasar, bahkan trader cenderung menunggu gebrakan ataupun langkah selanjutnya tentang Trump, terkait tarif ataupun pemangkasan pajak. Sesi AS sebagian besar dipengaruhi oleh Trump yang kembali mengumumkan tarif timbal balik (reciprocal) yang dijanjikan akan diumumkan hari Selasa/Rabu. 

Dollar mengalami kenaikan setelah Trump umumkan tarif 25% untuk baja dan alumunium, tapi tidak menggagalkan kenaikan lebih lanjut untuk emas meskipun sempat koreksi cepat ke 2899. Sedangkan survei ekspektasi inflasi dari NY Fed dirilis lebih rendah, kebalikan dari survei yang dilakukan Universitas Michigan hari Jumat lalu. Tapi hal tersebut tidak menjadi penggerak pasar yang cenderung fokus pada Trump.

Faktor ketidakpastian berlanjut, dan safe haven kembali menjadi pemenang.

Gencatan Senjata Israel-Hamas Terancam Dibatalkan!

Perkembangan terbaru dari gencatan senjata Israel-Hamas dilaporkan bahwa PM Netanyahu akan menggelar rapat kabinet keamanan untuk membahas penundaan pembebasan sandera oleh Hamas. 

Mediator pasukan keamanan Mesir khawatir hal tersebut akan menggagalkan kesepakatan damai antara kedua pihak. Hamas mengatakan pada mediator bahwa Israel tidak serius dalam melaksanakan gencatan senjata bertahap, juga menilai bahwa jaminan AS untuk gencatan senjata tidak lagi berlaku karena rencana pemindahan warga Palestina oleh Trump.

Selang beberapa waktu, di sesi Asia pagi ini, Trump mengancam akan membatalkan gencatan senjata jika Hamas tidak membebaskan semua sandera. Trump memberi waktu sampai Sabtu tengah hari (waktu setempat, atau weekend waktu Indonesia). Jika Hamas tidak melepaskan semua sandera di waktu yang ditetapkan, Trump akan membatalkan gencatan senjata dan membiarkan perang kembali terjadi. Trump juga meminta untuk menahan bantuan untuk Yordania dan Mesir jika mereka menolak menerima pengungsi Palestina yang mengungsi dari Gaza. 

Hal ini mendorong emas naik dengan cepat di sesi Asia dari 2911 menuju 2942 hanya dalam waktu singkat. Meskipun hal tersebut langsung reda dan emas sempat terkoreksi cepat hingga 2905 sebelum akhirnya rebound dan bertahan sampai saat ini di kisaran 2918-2920an.

Tarif Universal

Di sisi lain, Trump membatalkan kesepakatan dengan sekutu-sekutunya seperti Uni Eropa, Inggris, Jepang, Australia dan negara-negara lain. Trump mengatakan tidak ada pengecualian untuk tarif dan akan diberlakukan secara menyeluruh (universal), tidak ada pengecualian. 

Trump memperluas tarif untuk baja dan aluminium, berlaku untuk semua impor. Executive Order yang baru ini memperkuat tarif yang diberlakukan tahun sebelumnya, 2018, yang ditetapkan sebesar 25% untuk baja dan 10% untuk aluminium. Tarif baru akan diberlakukan mulai 4 Maret di mana tanggal tersebut merupakan hari terakhir dari masa jeda 30 hari untuk tarif Meksiko dan Kanada. 

Fokus Malam Ini

Belum ada data ekonomi yang signifikan dari AS yang akan mempengaruhi sentimen pasar hingga malam nanti. Powell akan memulai hari pertamanya menyampaikan testimoni di hadapan Kongres sebelum laporan semi-tahunan Federal Reserve. Namun pasar akan terus memantau perkembangan terbaru dari Trump terkait kebijakan tarif ataupun juga perkembangan dari Israel-Hamas. 

Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi kembali membuka peluang untuk mendorong kenaikan emas dan permintaan safe haven yang terus meningkat membuat emas bergerak positif. 

Sedangkan data ekonomi akan menunggu rilis data inflasi CPI, PPI dan juga retail sales AS minggu ini, yang baru akan dimulai di hari Rabu. 

Kebijakan tarif AS, mulai berlakunya tarif China untuk barang-barang AS, pidato Powell dan juga rencana pembahasan gencatan senjata Rusia-Ukraina akan menjadi beberapa peristiwa yang bisa pengaruhi sentimen sekaligus penyebab volatilitas yang meluas.

Secara umum, kami tetap melihat 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish dengan real body putih panjang, dan lanjut bertahan di atas $2900/oz. Rekor tertinggi tercatat sentuh $2911.38/oz di sesi perdagangan tadi malam, dan bahkan pagi ini harga lanjut cetak rekor tertinggi baru $2942.75/oz untuk sementara waktu. Kenaikan tidak tertahankan setelah Trump kembali umumkan tarif baru terhadap beberapa logam seperti baja dan aluminium, dan juga geopolitik yang agak memanas dari Israel-Hamas. 

Secara umum, kenaikan masih berpeluang terjadi, dengan potensi $2960.67 sebagai proyeksi target terbaru di grafik daily (FE 100%) jika 2940 ditembus. Sementara support akan berada di kisaran 2900 (round number) dan 2882.29 (FR 0% Daily). Penurunan berpotensi berlanjut dan membuka peluang koreksi jangka pendek jika turun di bawah 2882. 

slide20

Di H4, rally nampaknya belum terhentikan dengan kenaikan lebih lanjut hingga pagi hari tercatat di kisaran 2942. Penurunan sebagai koreksi juga bisa terjadi mengingat rally yang cukup agresif dalam 2 hari terakhir pasca jeda yang sempat terjadi sebelum NFP Jumat.    

Secara teknis, harga di sesi Asia mengalami penurunan cepat setelah sempat sentuh level tertinggi 2942. Penurunan terjadi hingga 2905.85, tapi kemudian kembali naik dengan cepat hingga 2918. Hal ini masih cukup logis mengingat kenaikan cepat hingga 2942 pagi tadi didorong oleh geopolitik di mana Trump mengancam dengan keras kabar bahwa Hamas menunda pelepasan sandera. 

Secara fundamental, kondisi bullish tetap dominan meskipun tidak ada kabar geopolitik tersebut. Dan secara teknis, area arsir hijau di kisaran 2896-2911 merupakan area ideal untuk mengincar buy on dip atau buy on weakness. 

Reversal bearish dalam jangka pendek juga memungkinkan jika harga turun di bawah 2896, dan memicu peluang koreksi hingga kisaran zona ungu kisaran 2863-2882. Tapi penurunan diperkirakan masih relatif terbatas mengingat beberapa poin terkait fundamental yang masih mendukung kenaikan emas. 

Pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven.

slide21

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2923.00, dengan high di 2942.75 dan low 2905.85. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2853.30 (FR 100%) ke puncak 2925.00 (FR 0%) sebelum terjadinya breakout cepat ke 2942 pagi ini. Secara umum tren naik masih sesuai jalur dan proyeksi sebelumnya, termasuk target dari bullish flag yang diperkirakan ada di 2937, dan kondisi saat ini sudah disentuh, bahkan sempat dilewati. 

Dengan demikian pola bullish flag sudah selesai sentuh target, tapi bukan berarti tren naik selesai. Secara teknis penurunan cepat yang terjadi di sesi Asia di jam 9.30 WIB adalah reaksi pasca kenaikan cepat di beberapa jam sebelumnya hingga 2942, dan penurunan sentuh FR 23.6% 2908, atau zona orange yang kami tandai di kisaran 2905-2907. Hal ini juga berarti sentuh zona buy yang kami sarankan untuk hari ini, sekaligus dengan cepat rebound langsung sentuh TP 1 di 2916 dan TP 2 kami di 2922 dengan cepat di pagi hari.

Beberapa jam ke depan, jika tidak terjadi penurunan di bawah 2905, maka potensi kenaikan diperkirakan masih cukup kuat menahan harga di kisaran 2910-2930. Namun perlu diwaspadai jika tidak ada kenaikan lagi di atas 2940-2945, maka kami lebih melihat peluang koreksi turun di sore hari bisa kembali terbuka dan ekspektasi pergerakan melandai di kisaran 2889-2897. 

Tapi secara keseluruhan, tren utama masih cenderung bullish, terlepas dari ancaman geopolitik Israel-Hamas mulai mereda di siang-sore nanti. 

Opsi buy bisa dilakukan di zona orange 2905-2907 (opsi ini sudah terbukti dan dengan cepat sentuh TP di sesi Asia), atau zona berikutnya harus lebih rendah di kisaran 2889-2897. Dan zona paling jauh untuk opsi buy (jika terjadi koreksi) adalah zona ungu kisaran 2863-2886.

Opsi sell di sisi lain bisa dilakukan jika harga tembus 2900, dengan opsi sell lebih baik dilakukan jika tembus 2897. Peluang target akan berada di kisaran 2889-2892, atau terjauh 2880-2882. Waspada karena penurunan kemungkinan masih relatif terbatas, sehingga strategi yang cenderung relatif lebih aman adalah kembali mengincar buy selama harga tidak turun di bawah zona ungu tersebut! 

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2908.00 – 2910.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2922.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2940.00 (high risk),
Target terdekat 2948, terjauh 2960, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2902.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2900.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2895.00 – 2897.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2883.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2903.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2902)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down