

| Suggest : BUY on Dip Area : 1.03800 – 1.04000 Target : 1) 1.04600 2) 1.05200 SL : 1.03200 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04600 Switch to SELL jika tembus 1.02800 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.23300 – 1.23500 Target : 1) 1.24100 2) 1.24700 SL : 1.22700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.24200 Switch to SELL jika tembus 1.22500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 156.300 – 156.500 Target : 1) 155.700 2) 155.100 SL : 157.100 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 157.300 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 155.800 atau selama tidak ada kenaikan di atas 157.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2762.00 – 2764.00 Target : 1) 2770.00 2) 2776.00 SL : 2756.00 (ideal 3-5 points di bawah 2753.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2790 Switch to SELL jika tembus 2735 |

US Treasury Yield ditutup naik, demikian juga dengan dolar yang berhasil menguat setelah penurunan berturut-turut dalam 1 minggu terakhir. Ini yang membuat kenapa emas sedikit terhambat untuk melanjutkan kenaikan setelah sentuh area 2763. Namun koreksi turun juga masih terlihat normal, tidak ada perubahan sentiment signifikan saat penurunan tertahan di 2741.
Sesi perdagangan hari Rabu tergolong relatif lebih tenang, terutama memasuki sesi NY di malam hari dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang penuh dengan volatilitas sejak Trump resmi dilantik hari Senin. Data ekonomi juga relatif ringan di mana leading indicator menunjukkan penurunan kembali setelah sempat naik untuk pertama kalinya sejak Februari 2024. Padahal sebelumnya angka leading indicator belum pernah catatkan kenaikan positif sejak Maret 2022. Namun data Desember kembali berada di sisi negatif. Kondisi ini bisa memberi indikasi tentang resesi jika terus menerus negatif.
Trump Ancam Rusia
Setelah mengklaim berhasil mengarahkan Israel untuk lakukan gencatan senjata dengan Hamas, kini AS mengalihkan fokus ke Rusia. Trump menggunakan ancaman tarif terhadap Rusia jika tidak menyudahi peperangan.
Trump mengatakan bahwa dia tidak ingin menyakiti Rusia dan memiliki hubungan sangat baik dengan Presiden Putin. Trump mengingatkan Putin untuk menghentikan perang dan jika tidak membuat kesepakatan, maka Trump tidak punya pilihan lain selain memberlakukan pajak, tarif dan sanksi yang tinggi terhadap semua barang apapun yang dijual Rusia ke AS. Trump mengancam “lakukan dengan cara yang mudah, atau dengan cara yang sulit”.
Namun demikian beberapa pengamat menilai ancaman Trump tersebut belum tentu efektif. Hal ini kaitannya dengan perdagangan antara AS dan Rusia yang saat ini dilihat tidak terlalu banyak sehingga diragukan akan membuat Putin tergerak untuk menanggapi ancaman Trump.
Perkiraan Morgan Stanley
Morgan Stanley merilis proyeksinya untuk pertemuan FOMC Januari yang akan dilakukan 28-29 Januari 2025 (minggu depan). MS mengantisipasi Fed akan mempertahankan suku bunga tetap di pertemuan Januari sambil menaikkan penilaiannya terhadap pasar tenaga kerja. Ketua Fed Jerome Powell diperkirakan akan kembali menekankan ketergantungan pada data ekonomi dan ketidakpastian kebijakan pemerintahan baru sehingga akan membiarkan pintu terbuka untuk potensi penurunan suku bunga di bulan Maret.

Data ekonomi akan kembali muncul nanti malam, dan kali ini fokus tertuju pada jobless claims atau klaim pengangguran mingguan. Data initial jobless claims di jam 20.30 WIB diperkirakan naik dari 217K minggu lalu menjadi 221K. Jika data lebih tinggi dari ekspektasi, maka dolar melemah dan emas berpeluang lanjut naik. Sebaliknya, jika data lebih rendah, maka dolar menguat dan emas berpeluang terkoreksi turun.
Namun menginat beberapa data sebelumnya cenderung menunjukkan angka-angka yang tidak terlalu ekstrim, maka angka 210K tidak akan menekan emas secara berlebih, demikian juga jika angka 220-225K, diperkirakan tidak akan mampu mendorong emas naik terlalu agresif.
Pasar justru diperkirakan akan relatif lebih antusias dan mencermati lebih ketat yang akan disampaikan Presiden Trump di jam 23.00 WIB. Pidato Trump akan sensitif bagi pasar dan emas diperkirakan lebih volatile bereaksi terhadap pernyataan Trump daripada data jobless claims. Ketidakpastian seputar kebijakan akan berlanjut membuat investor waspada, dan melirik emas sebagai safe haven.
Dan kembali mengingatkan, kami masih menilai 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish, mengindikasikan kenaikan masih bisa berlanjut. Zona 2760an saat ini menjadi resistance yang perlu diwaspadai. Sejauh ini kenaikan tertahan di 2763 sehingga bullish baru akan lebih kuat jika mampu menembus zona tersebut. Jika berhasil, maka all time high 2790 bisa menjadi target berikutnya, atau bahkan sekaligus membuka peluang penembusan 2800 dalam waktu dekat, seiring perayaan imlek yang kian dekat.
Area support akan berada di zona 2735-2740 yang terdekat, atau support psikologis 2721-2726. Selama tidak ditembus, maka area tersebut akan menjadi area ideal untuk demand/buy. Sebaliknua, penurunan di bawah 2721 berpotensi menekan harga ke kisaran 2713-2715, 2700-2704 atau lebih jika sentimen berubah drastis.
.

Jika perhitungan ini tepat, maka bullish akan terus mendorong harga kembali naik, dan penembusan di atas FE 100% 2757 akan membuka peluang untuk naik ke target terdekat 2665, menengah ke zona 2776-2782, dan terjauh FE 161.8% di 2799.
Sebaliknya, penurunan bisa terjadi jika harga tembus di bawah support 2717-2724. Jika ini terjadi, Anda bisa ubah strategi menjadi sell dengan potensi target terdekat 2705-2708, terjauh 2690-2698 atau dekat support trendline (garis merah).
Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim. Ditambah dengan semakin dekat dengan imlek yang biasanya permintaan emas cenderung meningkat.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2752.15, dengan high di 2756.41 dan low 2750.57. Harga masih bergerak di antara FE 61.8% 2743 dan FE 100% 2760 pada grafik H1. Area ini menunjukkan area konsolidasi yang relatif normal sehingga masih mendukung untuk mengincar buy. Area terdekat di kisaran 2736-2743 akan menjadi area support yang dianggap cukup baik untuk lakukan buy, dengan stop loss idealnya ditempatkan di bawah FR 0% 2732.
Secara teknis, FR 0% 2732 akan menjadi support penentu. Dalam jangka pendek, koreksi mendekati 2730-2732 adalah koreksi normal sehingga masih dikategorikan area yang cukup baik untuk buy. Sebaliknya, penembusan di bawah FR 0% 2732 menandakan perubahan tren jangka pendek menjadi bearish sehingga sinyal sell bisa terjadi jika tembus di bawah zona tersebut.
Meski demikian, support psikologis akan berada di kisaran 2721-2726 yang sebelumnya menjadi resistance kuat. Dengan demikian jika sell dilakukan saat tembus 2730, maka peluang penurunan diperkirakan terhambat di kisaran 2721-2726 sehingga strategi sell akan jauh lebih baik dilakukan hanya jika terjadi penembusan level 2721-2724, dengan peluang target kisaran 2711-2716 (FR 50%-38.2%) atau maksimum 26989-2690 jika tekanan terjadi sangat kuat atau terjadi perubahan sentimen.
Karena fundamental yang masih mendukung kenaikan, maka posisi SELL hanya relatif terbatas sehingga BUY tetap diperkirakan masih lebih aman, dengan tetap menggunakan Stop Loss di bawah support psikologis untuk antisipasi terjadinya perubahan sentiment dari pernyataan Trump.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2739.00 – 2741.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2754.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2763.00,
Target terdekat 2770, terjauh 2790, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2733.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2730.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2718.00 – 2720.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2706.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2726.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2724)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.04200 – 1.04400 Target : 1) 1.03600 2) 1.03000 SL : 1.05000 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03800 Switch to BUY jika tembus 1.05200 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.23300 – 1.23500 Target : 1) 1.22700 2) 1.22100 SL : 1.24100 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.23000 Switch to BUY jika tembus 1.24500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 156.300 – 156.500 Target : 1) 155.700 2) 155.100 SL : 157.100 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 157.300 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 155.800 atau selama tidak ada kenaikan di atas 157.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2739.00 – 2741.00 Target : 1) 2747.00 2) 2754.00 SL : 2733.00 (ideal 3-5 points di bawah 2730.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2763 Switch to SELL jika tembus 2720 |

Dolar bergerak rebound terhadap mata uang lainnya, meskipun sempat menyentuh level terendah dalam 2 pekan terakhir pasca penundaan agenda kenaikan tarif impor Presiden Trump. Kekhawatiran akan kenaikan tarif impor menjadi sentiment negatif bagi mata uang asing lainnya sejak menangnya Trump dalam pemilu di bulan November tahun lalu. Dalam pernyataannya setelah dilantik menjadi Presiden AS secara resmi hari Senin lalu, Trump menyatakan akan menginvestigasi dan memilah negara-negara yang akan dikenakan kebijakan tarif yang baru nanti dan seberapa banyak kenaikannya tergantung dari defisit neraca perdagangan yang terus meningkat di AS. Penundaan ini memberikan waktu bagi mitra dagang AS untuk bernegosiasi. Kenaikan tarif AS digunakan oleh Trump untuk menyeimbangkan neraca perdagangan AS dengan opsi untuk menyerap produk-produk AS yang senilai atau bisa juga dengan membeli minyak mentah dan gas alam milik AS. Produsen energi di AS dijanjikan akan diberikan sejumlah kemudahan yang lebih banyak dalam masa pemerintahan Trump yang kedua saat ini. Sehingga diperkirakan persediaan minyak mentah dan gas alam AS akan melimpah dalam beberapa waktu mendatang. Hingga keputusan kenaikan tarif kemungkinan masih akan lebih lama dari yang diperkirakan pasar terkait dengan negosiasi dengan banyak mitra dagang dengan kepentingan yang berbeda-beda. Diperkirakan baru akan tuntas pada 1 April mendatang seiring dengan batas waktu laporan anggaran di depan Kongres AS nanti. Kecuali terhadap Kanada dan Mexico yang sudah dijelaskan terlebih dahulu oleh Trump dengan kenaikan sebanyak 25% terkait dengan kedekatan perbatasan dan juga banyaknya imigran gelap yang masuk ke AS. Dan juga terhadap China, meski tidak sebanyak 2 negara tetangga tersebut yaitu sebanyak 10% saja. Meski Uni Eropa juga disebut, namun Trump tidak secara spesifik menetapkan seberapa banyak akan dikenakan kenaikan tarif impor. Begitu pula dengan Rusia yang diancam akan dikenakan sanksi yang lebih ketat jika tidak segera mengakhiri perang di Ukraina. Data ekonomi berupa Leading Indeks juga tidak baik dengan menurun -0.1 sesuai perkiraan meski data periode sebelumnya direvisi membaik dari 0.3% menjadi 0.4%. Hari ini ada laporan mingguan klaim pengangguran dan juga dijadwalkan Presiden Trump akan memberikan pidato pertama setelah pelantikan pada Forum Ekonomi Dunia di Davos via satelit.
Yen mengalami koreksi terhadap dolar setelah menguat selama 2 pekan terakhir menjelang dimulainya 2 hari pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ). Dengan ekspektasi BOJ akan menaikkan suku bunga acuan lebih lanjut sebanyak 25 bps dengan peluang mencapai 88.3%. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dan Wakil Gubernur-nya Ryozo Himino beberapa pekan lalu juga menyampaikan kesiapan BOJ untuk menaikkan suku bunga acuan seiring dengan inflasi yang cenderung naik dan juga data perupahan yang melonjak naik ke level tertinggi dalam 3 dasawarsa terakhir. Belum lagi kenaikan tarif yang akan dikenakan oleh pemerintah AS yang baru yang pasti akan memicu inflasi. Hal ini juga menjadi kekhawatiran Menteri Keuangan Jepang - Atsushi Mimura yang menilai mata uang Yen yang lemah akan memicu inflasi seiring dengan biaya impor. Pihaknya dan bank sentral terus berkomunikasi secara intensif setiap hari untuk memonitor pergerakan mata uang Yen melalui berbagai cara. Data inflasi CPI baru akan dirilis esok hari bertepatan sebelum pengumuman hasil pertemuan moneter BOJ.
Euro mengalami koreksi terhadap dolar setelah sempat naik ke level tertinggi sejak 30 Desember. Setelah sejumlah pejabat ECB memberikan sinyal perlunya memangkas suku bunga acuan lebih lanjut yang dijadwalkan pekan depan. Dan diperkirakan masih akan terus memangkas suku bunga acuan sepanjang tahun ini tanpa mengurangi laju. Peluang ECB memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps hingga mencapai 96%. Presiden ECB - Christine Lagarde pada pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos mengatakan arah kebijakan moneter sudah jelas. Gubernur Bank Sentral Prancis - Francois Villeroy de Galhau juga optimis suku bunga dapat dipangkas lebih lanjut seiring dengan keyakinan inflasi akan turun mencapai target 2%. Gubernur Bank Sentral Yunani - Yannis Stournaras juga sepakat dengan Villeroy dan mendukung pemangkasan selanjutnya secara bertahap. Gubernur Bank Sentral Belanda - Klaas Knot juga menunjukkan dukungan yang sama. Sementara Gubernur Bank Sentral Spanyol - José Luis Escrivá lebih waspada dengan meminta ECB untuk lebih cermat membaca kondisi sebelum memutuskan kebijakan moneter. Kondisi ekonomi yang masih terus cenderung menurun, belum lagi Uni Eropa yang menjadi target utama kenaikan tarif AS membuat ECB perlu segera mengantisipasi dengan pemangkasan suku bunga acuan lebih lanjut. Hari ini akan dirilis data Kepercayaan Konsumen.
Poundsterling juga terkoreksi selain karena reboundnya dolar, namun juga oleh data Hutang Sektor Publik yang mengalami peningkatan 17.8B jauh melampaui perkiraan naik 14.2B dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 11.2B menjadi 11.8B. Defisit anggaran yang terus meningkat akan menjadi beban pada rancangan anggaran Menteri Keuangan - Rachel Reeves. Sebelumnya data di sektor tenaga kerja yang masih cenderung menurun memberi sinyal kondisi ekonomi yang mulai melambat semakin membuka peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk menurunkan lagi suku bunga acuan.
Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
US Treasury Yield ditutup sedikit rebound, tapi dolar tetap lemah setelah keduanya dibuka gap down di pagi hari pasca kembali dari libur perayaan Marthin Luther Kings. Kondisi ini tidak menghalangi emas untuk tetap lanjutkan kenaikan setelah koreksi yang sempat terjadi di hari Jumat yang lalu, berbalik dengan kenaikan di hari pelantikan Trump, dan lanjut naik di hari pertama Trump bertugas di Gedung Putih.
Trump mulai menargetkan zona Eropa dan China untuk kebijakan tarif berikutnya setelah Meksiko dan Kanada ditargetkan dengan kenaikan tarif 25%.
Tarif Trump Mulai Incar Eropa dan China
Di hari kedua pasca dilantik, Trump mulai menaikkan semua jenis tarif, dengan 25% tarif diberlakukan untuk Meksiko dan Kanada. Hal ini sempat membuat dolar rally awalnya di sesi Asia kemarin, tapi kemudian mereda memasuki sesi Eropa dan melemah di sesi NY.
Pasar melihat ancaman tarif tersebut sebagai taktik dari negosiasi. Dengan kata lain mereka menyimpulkan bahwa semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk pengumuman tarif universal, maka semakin tidak dramatis dan semakin tepat sasaran akhirnya. Dan sejauh ini pasar cukup lega karena ancaman 60% tarif untuk China sejak masa kampanye belum terbukti.
Kabar terbaru, Trump justru mengincar 10% tarif untuk China karena alasan penjualan fentanyl. Tarif berlaku 1 Februari mendatang. Demikian juga dengan zona Euro meskipun tidak disebutkan berapa besaran tarif yang dikenakan. Di Forum Ekonomi Dunia yang diadakan di Davos, Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang memperingatkan bahwa perang dagang akan berakhir dengan “tidak ada pemenang”. Ketegangan dagang antara China dan AS sepertinya tidak bisa dihindari.
Trump bahkan mengatakan dirinya ingin negosiasi ulang kesepakatan perdagangan dengan Kanada dan Meksiko lebih cepat sebelum menerapkan tarif 25%. Para penasihat Trump mengatakan Trump tidak akan meninjaunya sampai 2026, tapi ingin dibuka dengan segera. Jika tidak, maka tarif tinggi untuk barang-barang dari Kanada dan Meksiko paling cepat diberlakukan minggu depan untuk menekan kedua negara supaya mulai negosiasi ulang kesepakatan dagang dengan AS.
Trump menargetkan perubahan aturan otomotif yang nantinya akan memaksa pabrik-pabrik mobil berpindah dari Kanada dan Meksiko kembali ke AS.
Mendekati Imlek, PBOC Jaga Kondusivitas Pasar
Menjelang libur panjang tahun baru China, PBOC mulai menyuntikkan dana untuk membantu likuiditas. Hal ini selalu dilakukan bank sentral menjelang libur untuk menjaga likuiditas. Tahun Baru Imlek akan jatuh pada 29 Januari 2025. Libur nasional berlangsung selama 8 hari, sejak 28 Januari sampai 4 Februari.
Biasanya dalam periode tersebut bisnis dan kantor pemerintah tutup sehingga banyak orang yang pulang ke rumah untuk acara keluarga. Perayaan biasanya berlangsung selama 16 haru dan puncaknya adalah Festival Lampion di tanggal 12 Februari. Setiap libur panjang, biasanya muncul permintaan uang tunai dalam jumlah besar untuk perjalanan wisata/liburan, hadiah dan pemberian amplop merah sehingga menyebabkan arus keluar uang tunai yang cukup besar dari bank.
Ada kecenderungan emas juga tersupport setiap mendekati hingga selesainya libur perayaan Imlek sehingga harga emas cenderung tinggi di periode ini. Akankah tahun ini mengkonfirmasi kenaikan lebih tinggi? Mungkin saja kita berpeluang melihat all time high baru yang bertepatan dengan perayaan imlek tahun ini.

Tidak ada data ekonomi dari AS di malam nanti yang signifikan menggerakkan pasar sehingga investor global akan terus mencermati pernyataan-pernyataan Trump di minggu ini sebelum berhadapan dengan keputusan FOMC minggu depan dan juga imlek. Dengan potensi pernyataan dan sikap yang berubah-ubah, maka emas kemungkinan bergerak cukup volatile, dengan anggapan bahwa safe haven masih menjadi prioritas utama terhadap ketidakpastian
Dan kembali mengingatkan, kami masih menilai 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish sehingga kenaikan berpeluang kembali terjadi dan terbuka untuk tembus resistance berikutnya 2749-2750. Kita masih memiliki area resistance yang cukup tangguh di kisaran tersebut hingga zona 2760an. Jika sentimen bullish tetap kuat, maka bukan tidak mungkin harga akan mendekati all time high 2790, atau bahkan membuka peluang penembusan 2800 dalam waktu dekat, seiring perayaan imlek yang kian dekat.
Resistance 2721-2726 kini berperan sebagai support psikologis yang berarti selama tidak terjadi penembusan di bawah zona tersebut, tren utama cenderung bullish. Resistance 2749-2755 dan juga 2788-2790 akan menjadi target berikutnya. Sebaliknya, penurunan di bawah 2721-2726 berpotensi kembali menekan harga ke kisaran 2702-2706 atau lebih jika sentimen berubah drastis.

Jika perhitungan kami tepat, maka bullish akan terus mendorong harga kembali naik, dan penembusan di atas FE 100% 2757 akan membuka peluang untuk naik ke target terdekat 2665, menengah ke zona 2776-2782, dan terjauh FE 161.8% di 2799.
Sebaliknya, penurunan jangka pendek bisa terjadi jika harga turun menembus 2718 dengan target terdekat 2708 atau terjauh 2698. Anda bisa switch strategi menjadi sell, tapi target diperkirakan relatif pendek untuk saat ini karena minat safe haven yang masih tetap tinggi, sehingga penurunan diperkirakan relatif terbatas.
Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2750.69, dengan high di 2750.80 dan low 2741.80. FR terbaru ditarik dari bottom 2689.29 ke puncak 2732.80 (FR 0%) dan karena harga sudah tembus lebih tinggi di atas 2732, maka digunakan Fibonacci Expansion (FE) yang ditarik dengan area yang sama ditambah dengan swing low terakhir 2716 sehingga didapat FE 61.8% ada di 2743.73 yang juga langsung ditembus, dan saat ini melirik zona FE 100% 2760.52.
Secara teknis, karena FR 0% 2732 sudah ditembus, maka area ini akan menjadi support hari ini. Dan di sisi lain area arsir orang kisaran 2724-2730an adalah area yang cukup ideal untuk buy.
Ekspektasi kami adalah koreksi berjalan singkat dan terbatas, dengan zona maksimal kisaran 2724-2730. Sekaligus area ini sebagai area ideal untuk buy yang dianggap lower risk dibandingkan buy saat di area 2750-2760. Namun strategi buy on breakout saat tembus 2757-2760 bisa digunakan jika sudah terjadi konfirmasi penembusan, dengan peluang target berikutnya terdekat 2772-2774, dan terjauh 2787 (FE 161.8%) atau 2790 (all time high sementara).
Sedangkan strategi sell sebaiknya dilakukan hanya jika terjadi konfirmasi penurunan di bawah 2716/2718. Dengan peluang pendek ke kisaran 2708-2713 atau 2689-2692 terjauh. Selama tidak terjadi penurunan di bawah 2716/2718, maka opsi buy tetap disarankan.
Karena fundamental yang masih mendukung kenaikan, maka posisi SELL hanya relatif terbatas sehingga BUY tetap diperkirakan masih lebih aman, dengan tetap menggunakan Stop Loss di bawah support psikologis untuk antisipasi terjadinya perubahan sentiment dari pernyataan Trump
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2728.00 – 2730.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2742.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2760.00,
Target terdekat 2768, terjauh 2780, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2722.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2720.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2714.00 – 2716.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2702.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2722.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2722)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.03500 – 1.03700 Target : 1) 1.04300 2) 1.04900 SL : 1.02900 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04400 Switch to SELL jika tembus 1.02500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.22600 – 1.22800 Target : 1) 1.23400 2) 1.24000 SL : 1.22000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.23600 Switch to SELL jika tembus 1.21500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 155.800 – 156.000 Target : 1) 155.200 2) 154.600 SL : 156.600 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 157.000 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.800 atau selama tidak ada kenaikan di atas 156.600 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2728.00 – 2730.00 Target : 1) 2736.00 2) 2742.00 SL : 2722.00 (ideal 3-5 points di bawah 2720.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2760 Switch to SELL jika tembus 2716 |




