logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar mulai rebound terhadap mata uang lainnya setelah sehari sebelumnya terkoreksi tajam setelah Trump dalam pidatonya tidak segera memberlakukan kenaikan tarif impor yang menjadi kekhawatiran pasar pasca pelantikan resminya. Namun dalam tanya jawab dengan media, Trump mempertimbangkan untuk menaikkan tarif impor sebanyak 25% dari Kanada dan Mexico pada 1 Februari mendatang dikarenakan teritorial yang bersinggungan dan juga pekerja imigran gelap yang masuk ke AS. Mata uang dolar Kanada & peso Mexico mengalami penurunan tajam setelah pernyataan tersebut. Selain terhadap Kanada dan Mexico, sepertinya pemerintahan Trump untuk kedua kali saat ini sedang menggodok lebih matang lagi. Sejak memenangkan pemilu di bulan November tahun lalu, kekhawatiran terbesar adalah kenaikan pengenaan tarif impor terhadap mitra dagang AS sehingga pertimbangan yang lebih matang akan mendapat respon yang baik dibandingkan dengan kenaikan sepihak oleh AS. Hal ini juga diungkapkan oleh Trump yang mengatakan perlunya keseimbangan neraca perdagangan sehingga tidak hanya menguntungkan sebelah pihak. Dalam hal ini AS merasa dirugikan karena defisit neraca perdagangan yang semakin membengkak. Jeda waktu ini juga dapat digunakan untuk menegosiasikan ulang kesepakatan dagang dengan meningkatkan rasio neraca perdagangan baik melalui kenaikan tarif maupun dengan mitra AS di Eropa melakukan pembelian minyak alam dan gas bumi dari AS. Barclay memperkirakan pembahasan tarif ini baru akan selesai pada 1 April mendatang saat batas waktu perencanaan anggaran berakhir. Selain soal kenaikan tarif, Trump juga menyinggung perihal pengurangan pajak yang juga masih dalam agenda dan akan dilakukan secara seksama. Selain itu Trump juga menyinggung soal imigrasi yang rencananya akan lebih super ketat termasuk pendeportasian imigran gelap secara besar-besaran. Dan Trump juga akan segera menyatakan darurat energi yang akan memberikan kemudahan ijin proyek di sektor energi terutama bagi perusahaan minyak, gas dan pembangkit tenaga listrik sekaligus menghentikan program akselerasi industri kendaraan elektrik yang dijalankan pendahulunya, mantan presiden Joe Biden. Kebijakan luar negeri juga dibahas oleh Trump yang berencana akan mengambil alih Terusan Panama. Yang sepertinya akan segera direalisasikan adalah janji akan menjadi presiden crypto dengan pembentukan dinas terkait yaitu Security & Exchange Comitte (SEC) membentuk gugus tugas crypto guna mempercepat penyebarluasan penggunaan asset digital. Fokus pasar masih akan tertuju pada langkah & kebijakan apa yang akan diambil oleh Presiden Trump dalam beberapa hari ini.

Yen masih cenderung menguat terhadap dolar seiring dengan semakin dekatnya pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) yang dijadwalkan pada hari Kamis esok hari. Selain itu Menteri Keuangan Jepang - Atsushi Mimura dalam wawancara dengan media mengatakan mata uang Yen yang lemah akan memicu inflasi seiring dengan biaya impor. Sehingga pihaknya dan bank sentral terus berkomunikasi secara intensif setiap hari untuk memonitor pergerakan mata uang Yen melalui berbagai cara. Komentar ini menjadi sentimen positif untuk mata uang Yen karena kecenderungan melemah akan segera ditangani sehingga tidak akan berlanjut. BOJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter esok hari dengan peluang mencapai 86%. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Euro stagnan setelah sehari sebelumnya menguat tajam terhadap mata uang dolar. Pemerintah dan perusahaan relatif lega setelah Trump menunda kenaikan tarif setelah pelantikan resminya sebagai Presiden AS untuk kedua kalinya. Sehingga untuk sementara kekhawatiran akan dikenakan kenaikan tarif yang signifikan membuat pelaku pasar lega. Trump sendiri secara spesifik menjadikan Uni Eropa dan China sebagai target utama dalam rencana agenda kenaikan tarif. Sementara itu data ekonomi di kawasan ini juga membaik dengan sentimen ekonomi untuk Uni Eropa secara keseluruhan mengalami kenaikan dari 17.0 menjadi 18.0 yang lebih baik dari perkiraan turun 16.9. Namun di negara terbesar yaitu di Jerman, sentimen ekonomi justru menurun tajam dari 15.7 menjadi 10.3 yang jauh lebih rendah dari perkiraan hanya turun 15.2. Jika di negara terbesar menurun dikhawatirkan akan melebar ke wilayah lainnya. Hal ini membuka peluang bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya pekan depan. Hari ini Presiden ECB - Christine Lagarde dijadwalkan akan memberikan pidato yang diharapkan akan memberikan bocoran akan langkah moneter ECB selanjutnya.

Poundsterling berlanjut menguat terhadap dolar meski dengan data di sektor tenaga kerja yang masih cenderung menurun. Data klaim pengangguran dari Claimant mengalami peningkatan dari 0.3K menjadi 0.7K walaupun tidak sebanyak yang diperkirakan naik 10.3K . Ini merupakan kenaikan terbanyak dalam 6 bulan terakhir. Meskipun tingkat upah mengalami kenaikan dari 5.2% menjadi 5.6% sesuai perkiraan, Sedangkan tingkat pengangguran meningkat menjadi 4.4% lebih tinggi dari perkiraan stabil 4.3% seperti periode sebelumnya. Dengan kondisi ekonomi yang mulai menurun ini semakin membuka peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk menurunkan lagi suku bunga acuan. Hari ini akan dirilis data Hutang Sektor Publik dan juga laporan ekonomi rutin tiap kuartal dari BOE

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield dan dolar AS tutup perayaan Marthin Luther Kings sehingga tidak nampak hal yang signifikan mempengaruhi emas. Namun pagi ini keduanya dibuka gap down. Bahkan keduanya sempat naik lebih dulu di sesi Asia pagi ini sebelum akhirnya kembali turun. Hal ini tentunya akan menguntungkan bagi emas yang bisa leluasa menguji kembali resistance 2724-2726, seperti yang terjadi di sesi Asia pagi ini. Jika berhasil tembus, maka seharusnya kita akan melihat zona 2750 atau lebih tinggi.

Dengan tidak adanya data ekonomi di hari Senin, praktis market hanya mengandalkan pelantikan dan pidato hari pertama Trump sebagai sentimen penggerak.  Meski hari ini market AS kembali aktif, kemungkinan pasar masih akan mencermati pernyataan-pernyataan Trump yang akan sensitif terkait beberapa kebijakan yang dinantikan.

Catatan dari Pidato Trump

Pada pidato pelantikannya sebagai presiden untuk term kedua (setelah 2017), Trump menekankan agenda ambisius pemerintahannya. Trump mendeklarasikan masa keemas an bagi AS sembari menegaskan kembali filosofi “America First” dan menjabarkan roadmap yang mencakup kebijakan-kebijakan ekonomi, imigrasi dan energi yang agresif.

Dalam Kebijakan Ekonomi dan Implikasi Pasar, pidato Trump menyoroti komitmennya terhadap transformasi ekonomi melalui kebijakan tarif, independensi energi dan juga pengurangan inflasi. Trump berjanji membentuk “Layanan Pendapatan Eksternal”, salah satunya dengan mengumpulkan tarif atas barang-barang impor. Hal ini menghidupkan kembali kekhawatiran ketegangan perdagangan global, terutama dengan China.

Yang kami soroti adalah rencana Trump untuk mengurangi inflasi. Hal ini kontradiktif dengan agenda Trump dalam menerapkan kebijakan tarif. Di satu sisi dia ingin inflasi berkurang/turun, tapi kebijakan tarif justru cenderung mendorong harga naik.

Darurat Energi Nasional menggarisbawahi prioritasnya terhadap bahan bakar fosil dalam negeri. Trump mengizinkan pengeboran dan ini berarti membatalkan inisiatif energi ramah lingkungan yang digaungkan di era Biden, sekaligus memperluas ekstraksi minyak dan gas di wilayah-wilayah seperti Alaskan. Pendekatan tersebut diharapkan bisa menurunkan biaya energi dan merangsang pertumbuhan industri padat energi seperti transportasi dan manufaktur.

Kebijakan ini menguntungkan bagi energi tradisional, tapi pasar energi global berpotensi mengalami peningkatan volatilitas. Ini sekaligus bisa menekan OPEC menyesuaikan strategi produksinya sehingga menciptakan peluang sekaligus risiko dalam perdagangan komoditas. Satu sisi tentunya bisa membatasi kenaikan harga minyak mentah, sehingga inflasi yang diakibatkan kenaikan harga energi bisa diredam.

Kebijakan imigrasi tetap menjadi pusat dari agenda Trump. Dia berjanji akan mendeklarasikan keadaan darurat nasional di perbatasan Selatan, mengerahkan pasukan dan berlakukan kembali kebijakan “Tetap di Meksiko”. Trump menjanjikan deportasi massal terhadap imigran gelap sehingga berpotensi berdampak signifikan pada industru yang bergantung pada tenaga kerja imigran, seperti konstruksi dan pertanian.

Trump Targetkan Tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada

Terbaru, pagi ini, Trump umumkan akan mempertimbangkan untuk mengenakan tarif impor terhadap barang-barang impor dari Meksiko dan Kanada sebesar 25%, dan diperkirakan berlaku mulai 1 Februari mendatang.

Kebijakan tarif menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan memicu konflik geopolitik di mana aksi balasan dari negara-negara tersebut bisa merugikan bisnis di Amerika. Perang dagang tidak hanya mengancam hubungan AS dan China, melainkan juga dengan negara-negara lainnya. Emas berpotensi diincar sebagai safe haven di saat kondisi ketidakpastian semakin intens.

Fokus Malam Ini

Tidak ada data ekonomi dari AS di malam nanti yang signifikan menggerakkan pasar sehingga investor global kemungkinan akan terus mencermati pernyataan-pernyataan Trump di hari pertamanya berkantor di Gedung Putih. Dengan potensi pernyataan dan sikap yang berubah-ubah, maka emas kemungkinan bergerak cukup volatile, dengan anggapan bahwa safe haven masih menjadi prioritas utama terhadap ketidakpastian.

Dan kembali mengingatkan, kami masih menilai 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup hammer setelah sempat terancam oleh penurunan hari Jumat. Namun dengan munculnya hammer di zona support 2686-2690, maka tren bullish seharusnya kembali terbuka. Ini berarti bisa saja mengkonfirmasi kecurigaan kami sebelumnya terkait pola rejection yang terjadi di zona 2721-2726 yang terjadi sejak 25 Nov 2024 dan 12 Des 2024.

Jika diperhatikan rejection 25 Nov memiliki real body hitam yang panjang, sementara 12 -13 Des candle hitam hanya ¾ dari panjang black candle 25 Nov tersebut, dan rejection Jumat, 17 Jan 2025 hanya 1/3 dari panjang candle 12 Des tersebut. Dengan demikian, secara teori seharusnya tekanan ke atas jauh lebih besar daripada tekanan ke bawah.

Resistance 2721-2726 akan diuji, dan peluang penembusan akan mendorong naik lebih lanjut mengincar resistance 2749-2755 dan terjauh 2788-2790. Sebaliknya, penurunan di bawah 2686-2690 bisa mengancam penurunan lebih lanjut jika berhasil ditembus.

slide20

Di H4, penurunan sesuai dengan ekspektasi kami bahwa zona support orange saat itu di 2688-2692 cukup efektif dan seharusnya menjadi area buy. Dan sejak pagi hingga penutupan sesi NY area tersebut terbukti tidak disentuh ataupun ditembus, dan harga bertahan di dekat resistance 2710-2713.  

Dengan demikian seharusnya ini adalah momentum di mana uptren lebih kuat secara teori bisa menembus resistance 2724-2726 dan membuka jalur kenaikan lebih tinggi. Target terdekat kisaran 2735 mungkin hanya sedikit menghambat. Dan jika tetap tembus, maka selanjutnya melirik zona hijau kisaran 2745-2755. Dan koreksi bisa terjadi setelah harga sentuh atau mendekati zona hijau tersebut, tapi secara tren koreksi akan tetap terbatas, dan emas nantinya akan lanjutkan kenaikan lebih tinggi pasca koreksi kedua tersebut. (perhatikan panah di gambar!)

Sebaliknya, penurunan jangka pendek bisa terjadi jika harga turun menembus 2689 (low kemarin). Anda bisa switch strategi menjadi sell, tapi target pendek hanya akan melirik zona 2678 (FR 23.6%) atau kisaran 2668-2672 (trendline support). Selama minat safe haven tetap tinggi, maka area ini akan muncul kembali dorongan naik sehingga sebaiknya Anda tidak terlalu lama menahan posisi sell tersebut.

Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim

slide21

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2724.90, dengan high di 2726.96 dan low 2702.83. FR terbaru ditarik dari bottom 2676.62 ke puncak 2724.69 (FR 0%) dan terbukti penurunan di sesi Asia kemarin di 2689 adalah false breakout karena candle berikutnya tetap ditutup di atas FR 61.8% 2694.98. Bahkan pagi ini harga berlanjut naik menguji FR 0% 2724.69.

Secara teknis, jika FR 0% ditembus, maka uptren berlanjut, dan Anda bisa follow atau pertahankan posisi BUY untuk peluang terdekat zona 2735 atau terjauh 2750-2755 untuk beberapa waktu ke depan.

Koreksi diperkirakan masih relatif terbatas sehingga BUY cenderung lebih disarankan daripada SELL. Meski demikian posisi SELL hanya terbuka jika support 2689 ditembus, atau terjadi kegagalan penembusan zona 2750.Karena fundamental yang masih mendukung kenaikan, maka posisi SELL hanya relatif terbatas sehingga BUY tetap diperkirakan masih lebih aman, dengan tetap menggunakan Stop Loss di bawah support psikologis untuk antisipasi terjadinya perubahan sentiment dari pernyataan Trump

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2704.00 – 2706.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2718.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2726.00,
Target terdekat 2735, terjauh 2750, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2698.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2695.00)
Risk Reward: 1: 2 
 
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2684.00 – 2686.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2672.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2692.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2690)
Risk Reward: 1: 2Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Ayo Belajar Trading

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori peluang naik-> positif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro yang melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali menjadi penekan utama -> negatif untuk Euro
  • Kenaikan kemungkinan terbatas, terbantu oleh dolar yang dibuka gap down dan melemah untuk saat ini
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04400
  • Switch to BUY jika tembus 1.02500!
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.03300 – 1.03500
Target : 1) 1.04100 2) 1.04700
SL : 1.102700
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.04400
Switch to SELL jika tembus 1.02500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, peluang naik -> secara teori cenderung positif untuk GBP
  • Secara teknis, pergerakan kemungkinan sudah memulai fase correctione wave ABC dan wave A saat ini berlangsung, meskipun kenaikan diperkirakan belum terlalu kuat dari sisi domestik -> kenaikan masih terbatas
  • Kenaikan tergantung pada status dolar, jika dolar tetap menguat, maka GBP tetap turun, dan jika dolar melemah, maka GBP punya kesempatan menguat/naik-> sesuaikan dengan kondisi USD!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.23500
  • Switch to BUY jika tembus 1.21500
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.22200 – 1.22400
Target : 1) 1.23000 2) 1.23600
SL : 1.21600
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.23500
Switch to SELL jika tembus 1.21500

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS dan US Treasury yield dibuka gap down pasca libur Marthin Luther Kings dan juga pasca pidato perdana Trump setelah dilantik-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, market mengantisipasi kenaikan suku bunga BOJ Jumat-> negatif untuk USDJPY
  • Kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang juga membuat kenaikan terbatas
  • Pidato Trump kemungkinan akan terus diawasi sehingga ketidakpastian terus membayangi market, terutama akan mempengaruhi untuk penentuan suku bunga BOJ hari Jumat
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.800
  • Switch to BUY jika tembus 157.000 atau jika US Treasury Yield kembali naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 155.800 – 156.000
Target : 1) 155.200 2) 154.600
SL : 156.600
Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 157.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.800 atau selama tidak ada kenaikan di atas 156.600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2682-2685, terjauh 2656-2660, resistance 2720-2726 dan 2735
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2654, support psikologis 2666
    a. peluang BEARISH lebih kuat jika tembus FR 38.2% 2666 atau di bawah MA 200 ->
    SELL lebih kuat jika berhasil tembus
    b. Selama tetap di atas MA 200 2654 dan juga tetap di atas 2666, maka peluang tetap
    naik, dan akan lebih kuat jika terus bertahan di atas 2692-> peluang buy
    cenderung dominan, dan relatif lebih rendah risikonya jika di dekat support
    tersebut (2686-2692)
  • Strong bullish berlanjut jika tembus 2720-2726 dan terbuka untuk naik lebih tinggi ke 2750
  • Di H1, penurunan diharapkan terbatas, area koreksi maksimal 2689-2692, selama tidak tembus, tetap incar buy-> incar buy di zona ini lebih lower risk, stop loss di bawah 2689
  • Pidato perdana Trump sejauh ini belum singgung kebijakan tarif, tapi pagi ini Trump tiba-tiba lontarkan pernyataan pertimbangkan tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada -> waspada volatilitas cukup lebar karena Trump cenderung berubah-ubah!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2685, potensi target terdekat 2678, terjauh 2668
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2726 (potensi terdekat 2735, terjauh 2750)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2704.00 – 2706.00
Target : 1) 2712.00 2) 2718.00
SL : 2698.00 (ideal 3-5 points di bawah 2695.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2726
Switch to SELL jika tembus 2685
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Dolar melemah tajam terhadap mata uang lainnya pasca pelantikan resmi Donald Trump menjadi Presiden AS untuk kedua kalinya. Dalam pidatonya Trump menyinggung tidak akan segera mengenakan kenaikan tarif, namun akan dibahas dalam beberapa waktu mendatang. Pernyataan ini melepaskan ketegangan akibat kekhawatiran akan segera diberlakukan kenaikan tarif impor tersebut. Dalam memo perihal perdagangan, Trump meminta kepada agen federal untuk menginvestigasi dan mencari jalan keluar dari defisit perdagangan serta menunjuk mitra dagang yang mempraktekan perdagangan tidak adil serta dan juga manipulasi mata uang. Dari memo tersebut dapat disimpulkan bahwa kenaikan tarif masih tergantung pada data defisit neraca perdagangan terhadap mitra-mitra dagang AS dan tidak secara spesifik akan diterapkan secara keras. Merujuk hal tersebut sepertinya Trump akan menggunakan ancaman kenaikan tarif ini sebagai alat untuk negosiasi guna menyeimbangkan neraca perdagangan. Trump sebelumnya berencana memberlakukan kenaikan tarif impor sebanyak 10% terhadap mitra dagang globalnya, kecuali terhadap China dengan kenaikan yang lebih banyak sebanyak 60% dan terhadap Mexico dan Kanada sebanyak 25% yang kesemuannya berpotensi akan menimbulkan arus balik perdagangan, dipastikan akan terdapat kenaikan biaya dan dapat memicu aksi pembalasan serupa oleh mitra dagangnya. Sedangkan secara domestik hal ini akan memicu inflasi kembali meningkat dan akan membuat Fed tetap mempertahankan suku bunga acuannya lebih lama lagi. Pekan lalu data core inflasi di AS menunjukkan tekanan inflasi masih cenderung menurun sehingga peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan kembali meningkat. Didukung oleh pernyataan dari pejabat Fed yaitu Gubernur – Christopher Waller yang mengatakan Fed masih mungkin untuk memangkas suku bunga acuan 3 kali hingga 4 kali di tahun ini jika data-data fundamental mendukung hal tersebut. Perusahaan investasi Guggenheim kemarin juga memperkirakan Fed masih akan memangkas suku bunga acuan dalam setiap kuartal tahun ini hingga berkurang sebanyak 75 bps atau bahkan hingga full 100 bps hingga akhir tahun nanti, meskipun dengan laju penurunan yang lebih lambat. Begitu pula dengan soal pajak, Trump mengatakan pengaturan pajak akan dilakukan secara seksama. Selain soal penundaan kenaikan tarif impor dan pengurangan, Trump menyinggung soal imigrasi yang rencananya akan lebih super ketat termasuk pendeportasian imigran gelap secara besar-besaran. Dan Trump juga akan segera menyatakan darurat energi yang akan memberikan kemudahan ijin proyek di sektor energi terutama bagi perusahaan minyak, gas dan pembangkit tenaga listrik sekaligus menghentikan program akselerasi industri kendaraan elektrik yang dijalankan pendahulunya, mantan presiden Joe Biden. Trump juga berjanji akan menjadi presiden crypto yang diharapkan akan menyebarluaskan penggunaan asset digital. Bahkan Trump merilis cryptocurrency baru dengan nama $TRUMP yang melonjak dengan nilai pasar mendekati $12 miliar di hari Senin kemarin. Semalam US Market masih tutup libur merayakan Martin Luther King Jr Day dan baru akan kembali normal mulai malam ini. Hari ini hanya ada data minor berupa Leading Indicator.

Yen masih cenderung menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) pekan ini. BOJ diperkirakan akan menaikkan kembali suku bunga acuan dalam pertemuan di hari Kamis nanti dengan peluang mencapai lebih dari 80%. Selain data inflasi yang semakin naik dan juga data perupahan sudah dirilis melonjak ke level tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dan Wakilnya - Ryozo Himino pekan lalu secara terbuka mendukung peluang kenaikan suku bunga acuan secepatnya. Guna mengantisipasi inflasi agar tidak terus meningkat lebih tinggi jauh melampaui target 2%. Lebih jelasnya pada hari Rabu akan dirilis data inflasi CPI dengan perkiraan meningkat, sehingga semakin membuka jalan bagi BOJ untuk menaikkan suku bunga acuannya untuk kedua kalinya. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Euro menguat cukup signifikan terhadap dolar setelah pelantikan Donald Trump seiring dengan penundaan kenaikan tarif yang akan lebih disesuaikan dengan neraca perdagangan nantinya. Pernyataan tersebut membuat pelaku pasar di Eropa lega karena Uni Eropa juga menjadi incaran Presiden Trump karena neraca perdagangan. Namun sementara waktu dapat lega karena penundaan kenaikan tarif tersebut. Sementara itu Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuan seiring dengan inflasi yang masih tinggi dan dari nota pertemuan moneter terdahulu, sejumlah pejabat ECB menyarankan untuk memangkas yang lebih agresif sebanyak 50 bps. Meski akhirnya memutuskan hanya memangkas 25 bps sehingga masih mempunyai ruang untuk pemangkasan selanjutnya. Hari ini akan dirilis data Sentimen Ekonomi dari ZEW untuk Jerman dan Uni Eropa secara keseluruhan.

Poundsterling juga menguat seiring dengan koreksi mata uang dolar secara umum. Fundamental di Inggris sendiri sebenarnya juga tidak terlalu bagus setelah data Retail Sales yang dirilis pekan lalu menunjukkan daya beli menurun drastis dimana seharusnya terjadi peningkatan anggaran belanja untuk libur Natal dan Tahun Baru. Hal ini menandakan lesunya perekonomian yang akan berdampak pada pelambatan pertumbuhan ekonomi. Dengan kondisi ekonomi yang mulai menurun ini, semakin membuka peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk menurunkan lagi suku bunga acuan. Hari ini akan dirilis data klaim pengangguran Claimant Count yang diperkirakan meningkat tajam dari 0.3K menjadi 10.3K. Meskipun upah juga meningkat, namun tingkat pengganguran diperkirakan stabil.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield kembali turun, tapi dolar ditutup rebound. Hal ini yang membuat emas terkoreksi turun jelang penutupan. Harga emas bergerak dalam range terbatas 2717-2698 setelah kenaikan 3 hari berturut-turut hingga 2724.

Data ekonomi AS di hari Jumat cukup mendukung posisi dolar dengan data housing starts dan building permits dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, juga dengan produksi industri yang meningkat 0.9% dibanding ekspektasi 0.3%. Israel mengkonfirmasi gencatan senjata dengan Hamas resmi dimulai. Tahapan pembebasan sandera oleh Hamas dimulai sejak akhir pekan, dan menurut agenda 6 minggu pertama adalah tahapan yang akan dilalui kedua pihak dengan penarikan mundur pasukan Israel dari Gaza dan pelepasan sandera oleh Hamas. Kabar ini sedikit menghambat kenaikan emas yang sempat terdorong oleh minat safe haven. Namun secara keseluruhan penurunan relatif terbatas dan market mengalihkan fokus mereka pada pelantikan Trump di hari Senin, 20 Januari 2025.

Pelantikan Trump

Presiden terpilih Donald Trump akan dilantik hari ini, 20 Januari 2025. Ini merupakan term kedua Trump memimpin setelah term pertama di 2017-2021. Di hari Selasa, Trump akan mulai bekerja dengan menelpon para pemimpin dunia. Dan di hari Jumat laporan Xinhua menyebut bahwa Trump sudah melakukan kontak dengan Presiden Xi Jinping melalui telpon.

Trump juga berjanji bahwa dia akan mengakhiri perang Ukraina-Rusia setelah mengklaim dirinya berhasil mendorong gencatan senjata di jalur Gaza antara Israel-Hamas. Di tahun 2025 kondisi geopolitik tersebut akan mendominasi bersama dengan kebijakan tarif dan perang dagang.

Trump ‘Executive Orders’

Dalam wawancaranya menjelang hari pelantikan, Trump mengatakan dirinya akan menandatangani puluhan perintah eksekutif, bahkan tepatnya hampir 100, dalam beberapa jam setelah dirinya menjabat. Trump berupaya mewujudkan janji-janji kampanyenya setelah dilantik, dan menunjukkan agenda yang ambisius di hari pertamanya berkantor di Gedung Putih. Sebagian bisa dicapai hanya dengan “executive orders”, sedangkan sebagian lagi butuh kerja sama dengan Kongres dan pengadilan.

Laporan ABC News menulis Trump berjanji akan meluncurkan program deportasi terbesar dalam sejarah Amerika di hari pertamanya menjabat. Kendala akan muncul karena hak konstitusional atas kewarganegaraan berdasarkan keturunan berpotensi sulit untuk diimplementasikan tanpa dukungan legislatif yang signifikan. Janji lainnya adalah menutup perbatasan, juga di hari pertama. Meski presiden punya wewenang untuk mengendalikan imigrasi melalui tindakan eksekutif, tapi langkah tersbebut kemungkiann besar akan menghadapi tantangan hukum dan juga tentangan dari Meksiko dan negara-negara lain.

Sementara agenda ekonomi yang akan menjadi sorotan adalah pemberlakuan tarif untuk barang-barang impor dari Meksiko, Kanada, dan China, juga mendeklarasikan keadaan darurat energi nasional untuk memacu produksi energi. Konsekuensinya tindakan-tindakan tersebut kemungkinan besar akan menghadapi perlawanan dari negara-negara lain dan juga bisa menimbulkan dampak negative lainnya terhadap konsumen dan juga pelaku bisnis Amerika.

Janji untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina nampaknya akan membutuhkan upaya-upaya diplomatis dan kerja sama dari Rusia dan Ukraina sebagai 2 negara yang sedang berseteru. Beberapa waktu lalu Scott Bessent, Menteri Keuangan yang dipilih Trump, mengusulkan sanksi yang lebih keras untuk Rusia sebagai tekanan untuk Rusia segera mengakhiri konflik dengan Ukraina. Namun jalan ini belum tentu akan membuat Rusia menerima tekanan AS untuk berdamai dengan Ukraina, dan bahkan dikhawatirkan cenderung membuat konflik semakin besar.

Fokus Minggu ini

Hanya aka nada data jobless claims di hari Kamis dan PMI services di hari Jumat yang diperkirakan menjadi penggerak sentimen dari sisi data ekonomi. Federal Reserve sudah memasuki periode blackout sehingga tidak akan ada pidato dari para pejabat Fed sampai pertemuan FOMC 28-29 Januari mendatang.

Dengan AS memasuki libur perayaan Marthin Luther King di hari Senin, maka sentimen penggerak akan lebih terfokus pada pelantikan Donald Trump sekaligus pidato perdananya yang diperkirakan juga segera umumkan Executive Order yang dijanjikannya.

Volatilitas diperkirakan akan cukup luas sejak Trump mulai menjabat dan berkantor di Gedung Putih. Dalam 3 hari ke depan Trump juga diagendakan akan melakukan kunjungan ke beberapa negara. Jadi sebaiknya waspadai kemungkinan volatilitas pasar yang cukup lebar, terutama pada emas yang bisa saja naik dan turun dengan cepat. Tapi pada dasarnya, kepanikan akan semakin membuka peluang untuk emas dilirik sebagai safe haven.

Sekedar mengingatkan, kami masih menilai 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish, menandakan masih efektifnya area 2721-2726 sejauh ini. Kenaikan di 25 November dan 12 Desember 2024 yang lalu memiliki riwayat rejection di area tersebut, sehingga penurunan di hari Jumat, 17 Januari yang lalu mengisyaratkan pengulangan dari 2 kejadian sebelumnya. Namun positifnya adalah candlestick 25 Nov menjadi yang terpanjang dalam penurunan, 12 Desember – 13 Desember 2024 turun hanya ¾ dari penurunan 25 November 2024, dan penurunan 17 Januari 2025 hanya sepertiga dari penurunan 12 dan 13 Desember 2024 tersebut. Ini berarti ada peluang low yang semakin tinggi dan memiliki kecenderungan untuk naik. Secara umum, bullish masih memerlukan konfirmasi dari penembusan 2721-2726 tersebut. Dan selama gagal tembus, maka ancaman turun tetap membayangi. Di sisi lain, support terdekat 2682-2686 akan menjadi area menentukan. Jika tidak tembus, maka kenaikan tetap berpeluang. Dan jika tembus, maka peluang penurunan ke zona 2656-2660 sangat mungkin terjadi.

slide20

Di H4, penurunan masih sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya dan tertahan sejauh ini cukup baik di zona support orange yang kami tandai (kisaran 2689-2698). Secara teori seharusnya masih kategori koreksi normal, dan buy jangka pendek bisa tetap dilakukan di zona tersebut dengan target potensial kembali ke zona resistance orange di atasnya, kisaran 2721-2726.   

Jika perhitungan kami tepat, maka seharusnya pengujian kembali zona 2721-2726 nantinya akan menghasilkan penembusan (breakout) sehingga peluang bullish akan semakin kuat dengan proyeksi target terdekat akan berada di zona resistance hijau, kisaran 2750-2760. Dan koreksi mungkin akan sedikit menghambat kenaikan setelah sentuh atau mendekati zona hijau tersebut nantinya.

Sebaliknya, jika perhitungan kami meleset (2689-2698 ditembus), maka area 2666-2676 kemungkinan akan menjadi target penurunan terdekat, dan jika berlanjut tembus di bawah 2660, maka peluang terakhir support adalah MA 200 H4 2652 dan juga FR 61.8% 2646.

Strategi sell bisa dipertimbangkan jika harga tembus di bawah 2680, dengan target pendek 2675-2678 atau maksimum 2656-2660. Sedangkan strategi BUY tetap di zona 2689-2692 yang saat ini juga terbukti efektif dengan kenaikan di sesi Asia pagi ini berhasil sentuh 2703. Kenaikan berikutnya akan bergantung pada pidato Trump di hari pertama pasca pelantikan. Opsi demand yang diperkirakan lebih kuat diperkirakan akan berada di kisaran 2610-2614 (ini bisa dipertimbangkan jika tekanan turun berlanjut tembus 2646-2650 (FR 61.8% dan MA 200 H4).  Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim.

slide21

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2702.30, dengan high di 2703.48 dan low 2689.29. FR terbaru ditarik dari bottom 2676.62 ke puncak 2724.69 (FR 0%). Dan terlihat penurunan sempat sentuh area 2689, di bawah FR 61.8% 2694.98. Namun hanya bertahan 1 candle saja, dan ditutup hammer, kemudian berbalik naik dan saat artikel ditulis kembali ke zona 2702.  

Secara umum, masih sesuai perkiraan dengan pantulan di zona 2689-2692 menandakan bahwa zona support masih cukup efektif menahan tekanan turun, didukung juga kondisi fundamental di mana market mengantisipasi kondisi ketidakpastian ekonomi dari kebijakan Trump nantinya.   

Bullish harus mewaspadai zona 2713-2718 dalam waktu dekat! Jika kenaikan gagal tembus zona tersebut, maka pendakian sementara terhenti, dan potensi penurunan diperkirakan mengambil alih. Dan di penurunan berikutnya wajib waspada karena bisa saja tembus di bawah 2686.

Jika 2686 ditembus, maka area 2678-2682 adalah patokan untuk memutuskan apakah akan mengubah strategi menjadi SELL atau tidak. Jika tidak terjadi penembusan, maka tidak disarankan mengubah strategi menjadi SELL. Sebaliknya, jika tembus, maka bisa pteritmbangkan switch to sell dengan peluang terdekat 2672 dan terjauh 2664-2665.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2689.00 – 2691.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2703.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2700.00,
Target terdekat 2706, terjauh 2718, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2683.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2682.00)
Risk Reward: 1: 2 
 
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2676.00 – 2678.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2664.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2684.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2682)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Ayo Belajar Trading

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro yang melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali menjadi penekan utama -> negatif untuk Euro
  • Kenaikan kemungkinan terbatas selama dolar tetap kuat, tapi akan rebound jika dolar mengalami tekanan turun
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02300
  • Switch to BUY jika tembus 1.03600!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.02800 – 1.03000
Target : 1) 1.02200 2) 1.01600
SL : 1.103600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02300
Switch to BUY jika tembus 1.03600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, peluang turun -> secara teori cenderung negatif untuk GBP
  • Secara teknis, pola penurunan kemungkinan belum selesai, namun ada peluang untuk rebound bertahap meskipun belum terlalu kuat -> kenaikan masih terbatas
  • Kenaikan tergantung pada status dolar, jika dolar tetap menguat, maka GBP tetap turun, dan jika dolar melemah, maka GBP punya kesempatan menguat/naik-> sesuaikan dengan kondisi USD!
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow SELL jika harga tembus 1.21500
  • Switch to BUY jika tembus 1.23200
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.22200 – 1.22400
Target : 1) 1.21600 2) 1.21000
SL : 1.23000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.21500
Switch to BUY jika tembus 1.23200

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS ditutup menguat sedangkan US Treasury yield ditutup turun-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, tapi kenaikan diperkirakan terbatas karena market mengantisipasi kenaikan suku bunga BOJ Jumat-> negatif untuk USDJPY
  • Kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang juga membuat kenaikan terbatas
  • Pidato Trump kemungkinan akan diawasi untuk penentuan suku bunga BOJ hari Jumat
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 155.600
  • Switch to BUY jika tembus 157.000 atau jika US Treasury Yield kembali naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 156.200 – 156.300
Target : 1) 155.600 2) 155.000
SL : 156.900

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 157.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 155.600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2682-2685, terjauh 2656-2660, resistance 2720-2726 dan 2735
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2652, dan FR 61.8% di 2646
    a. peluang BEARISH lebih kuat jika tembus FR 61.8% atau di bawah MA 200 -> SELL
    lebih kuat jika berhasil tembus
    b. Selama tetap di atas MA 200 2650, maka peluang tetap naik, dan akan lebih kuat
    jika terus bertahan di atas 2692-> peluang buy cenderung dominan, dan relatif
    lebih rendah risikonya jika di dekat support tersebut (2686-2692)
  • Strong bullish berlanjut jika tembus 2720-2726 dan terbuka untuk naik lebih tinggi ke 2750
  • Di H1, penurunan diharapkan terbatas, support 2686-2692 saat ini diuji, danselama tidak tembus, maka tetap efektif untuk zona buy-> incar buy di zona ini lebih lower risk, pasang Stop Loss di bawah support 2680!
  • Investor akan mewaspadai Executive Order yang akan diumumkan Trump setelah pelantikan -> waspada volatilitas cukup lebar saat Trump selesai dilantik!
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2678, potensi target terdekat 2672, terjauh 2665
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2700 (potensi terdekat 2706, terjauh 218)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2689.00 – 2691.00
Target : 1) 2697.00 2) 2703.00
SL : 2683.00 (ideal 3-5 points di bawah 2682.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2700
Switch to SELL jika tembus 2678
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down