logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup shooting star, secara teori peluang turun-> negatif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro yang melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali menjadi penekan utama -> negatif untuk Euro
  • Kenaikan saat ini didukung pelemahan dolar pasca data CPI AS -> potensi naik, tapi waspadai kenaikan yang masih terbatas
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Penguatan bisa berlanjut jika dolar turun lebih lanjut
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03400
  • Switch to SELL jika tembus 1.01500!
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.02300 – 1.02500
Target : 1) 1.03100 2) 1.03700
SL : 1.101700

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03400
Switch to SELL jika tembus 1.01500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, ada kemungkinan naik -> secara teori positif untuk GBP
  • Secara teknis, pola penurunan kemungkinan belum selesai, namun juga ada peluang untuk rebound bertahap meskipun belum terlalu kuat -> kenaikan masih terbatas
  • Kenaikan untuk saat ini didukung oleh dolar yang mulai melemah setelah rilis CPI AS tadi malam-> cenderung positif untuk GBP
  • Fokus data GDP Inggris jam 14.00 WIB
    a. Act > Exp = GBP menguat -> pertahankan BUY
    b. Act < Exp = GBP melemah -> switch to SELL
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.22800
  • Switch to SELL jika tembus 1.21000
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.21800 – 1.22000
Target : 1) 1.22600 2) 1.23100
SL : 1.21200

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.22800
Switch to SELL jika tembus 1.21000

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS ditutup melemah dan US Treasury yield ditutup turun-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori harusnya cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang membuat kenaikan terbatas, dan terjebak sideway di zona 156.800 -158.500 -> di sesi Asia pagi ini tembus support di bawah 156.000
  • Pejabat BOJ semakin intens berbicara tentang peluang kenaikan suku bunga di pertemuan mendatang, dan data CPI AS yang tidak terlalu mengkhawatirkan juga mendukung penurunan USDJPY
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 155.700
  • Switch to BUY jika tembus 157.500 atau jika US Treasury Yield kembali naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 156.400 – 156.600
Target : 1) 155.800 2) 155.200
SL : 157.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 157.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 155.700

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2633-2635, terjauh 2602-2605, resistance 2697-2702
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2648, dan FR 61.8% di 2646 menjadi support
    a. peluang SELL lebih kuat jika tembus FR 61.8% atau di bawah MA 200 -> switch to
    SELL jika konfirm tembus, atau saat tembus support psikologis 2635
    b. Selama tetap di atas MA 200 2648, maka peluang tetap naik, dan akan lebih kuat
    jika berhasil bertahan di atas 2692-> peluang buy cenderung dominan
  • Potensi Double Top juga terdeteksi di H4, tapi hanya konfirm jika benar tembus neckline 2656
  • Strong bullish berlanjut jika tembus 2686-2692, potensi lirik zona 2720-2726 kembali, atau lebih tinggi ke 2750 jika data ekonomi lebih lemah dari perkiraan
  • Di H1, penurunan diharapkan terbatas, peluang retest support 2678-2682 sebelum kembali lanjutkan kenaikan-> incar buy di zona ini lebih lower risk
  • Fokus data retail sales AS dan jobless claims jam 20.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2655, potensi target terdekat 2648, terjauh 2635 (atau jika data ekonomi terlalu kuat)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2702 (potensi terdekat 2710, terjauh 2723)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2678.00 – 2680.00
Target : 1) 2686.00 2) 2692.00
SL : 2672.00 (ideal 3-5 points di bawah 2670.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2702
Switch to SELL jika tembus 2656
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield ditutup rebound sedangkan dolar AS mulai melemah pasca data PPI yang dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Hal ini menguntungkan bagi emas sehingga berhasil naik dari level terendah 2659 hingga 2677. 

PPI dirilis 0.2% m/m, lebih rendah dari ekspektasi 0.4% dan turun dibanding bulan sebelumnya 0.4%. Demikian juga yang terlihat pada core PPI yang menunjukkan penurunan hingga 0.0% m/m dari bulan sebelumnya 0.2%. 

Untuk basis y/y dirilis 3.3%, lebih rendah dari ekspektasi 3.4% dan core PPI 3.5% (tidak berubah dibanding bulan sebelumnya), lebih rendah dari ekspektasi 3.8%. Meski cenderung lebih rendah, tapi masih menunjukkan angka yang cukup tinggi dan semua itu berada di atas level yang dibutuhkan untuk bisa menurunkan data CPI dan PCE ke target 2%. Hal ini juga yang menyebabkan kenaikan emas yang masih tertahan, setidaknya sampai terlihat data CPI nanti malam.

Pasar Antisipasi 1 Kali Cut Rate 

Sejak kejutan NFP di hari Jumat, market saat ini berpandangan bahwa Fed sedang menahan diri, dan kemungkinan hanya akan ada 1 kali pemangkasan di 2025. Dengan data PPI yang dirilis menunjukkan tanda-tanda jinaknya inflasi, tapi hal tersebut tidak cukup untuk membuat Fed memangkas di bulan Januari. 

Austan Goolsbee dari Fed mungkin akan lebih dovish dibanding pejabat Fed lainnya. Tapi dengan data inflasi yang masih di atas 2% dan sedikit di bawah 3%, maka hal tersebut tetap akan menjadi alasan yang tepat untuk Fed bertahan di bulan Januari, dan selanjutnya akan menunggu banyak data masuk hingga FOMC Maret 2025. 

Sedangkan Schmid mengulang kembali apa yang disampaikannya pada 9 Januari yang lalu. Schmid mengatakan kebijakan suku bunga mungkin sudah dekat dengan apa yang seharusnya berlaku untuk jangka panjang. Fed cukup dekat untuk memenuhi kedua mandat dimana inflasi bergerak ke arah target 2% dengan pasar tenaga kerja lebih lemah tapi masih sehat. Schmid cukup optimis dengan pertumbuhan dan prospek perekrutan dan juga optimis bahwa inflasi akan terus mereda. Secara implisit, tidak terlihat sikap yang terlalu hawkish dari Schmid, meskipun dia mengatakan bahwa Fed sudah cukup dekat dengan target suku bunga. 

Geopolitik dan Inflasi

Dua kabar tersebut akan menjadi penggerak sentimen malam ini dan beberapa waktu ke depan. Inflasi menjadi data ekonomi yang paling dinantikan setelah Fed merubah proyeksi dot plot suku bunganya di pertemuan Desember 2024, dari yang semula 4 kali penurunan suku bunga di 2025, menjadi hanya 2 kali penurunan suku bunga.

Namun, sejak NFP dirilis menguat minggu lalu, pasar mulai berpikir kemungkinan Fed hanya akan melakukan 1 kali pemangkasan, dan bahkan beberapa lainnya berpikir tentang tidak ada pemangkasan sama sekali di tahun ini. 

Seperti yang selalu ditegaskan para pejabat Fed, mereka akan bertindak sesuai data yang masuk, dan tidak akan melihat hanya dari 1 titik data saja. Ini berarti inflasi dan tenaga kerja yang dirilis di bulan Januari hingga Maret mendatang bisa menjadi pertimbangan Fed dalam pertemuan FOMC Maret. Sedangkan pertemuan FOMC Januari diperkirakan cenderung tidak cukup bukti untuk membuat Fed memangkas suku bunga.

Di sisi lain, kabar tentang rencana gencatan senjata antara Israel-Hamas sepertinya masih harus menunggu kedua pihak benar-benar sepakat. CBS melaporkan pada prinsipnya Israel setuju dengan kesepakatan gencatan senjata. Tapi pihak Israel bersikeras tidak akan meninggalkan Gaza sampai para sandera dibebaskan. Sedangkan Hamas lebih menekankan bahwa gencatan senjata harus mencakup berakhirnya perselisihan secara keseluruhan. Israel menyebut pembahasan gencatan senjata berlanjut di tanggal 16 Januari 2025. So, masih ada peluang untuk gagal, meskipun saat ini cenderung diartikan sebagai tanda-tanda mendinginnya ketegangan geopolitik antara Israel-Hamas jelang pelantikan Trump minggu depan. 

Fokus Malam ini

Data CPI AS yang akan dirilis malam nanti jam 20.30 WIB. Angka inflasi yang tinggi akan membuat ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025 cenderung berkurang sehingga emas berpotensi kembali turun. Sedangkan angka inflasi yang tetap atau cenderung turun bisa membuka kembali ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025, dan hal ini akan positif untuk emas.

Di sisi lain, emas juga merupakan aset hedging terhadap inflasi sehingga inflasi yang tinggi akan membuat emas diincar sebagai safe haven. Hanya saja saat data CPI nanti dirilis, reaksi spontan akan terlihat penurunan pada emas sebelum akhirnya berbalik naik sebagai safe haven atau hedging inflasi.

Juga 3 faktor yang masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, masih membayangi pasar sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, rebound dari level terendah sebelumnya 2656 secara bertahap dengan range harga bergerak di kisaran 2659 (low) sampai 2677 (high). Meski demikian, hal tersebut belum memberikan isyarat bahwa pola bullish sudah kembali seutuhnya. Pola bearish engulfing yang muncul sehari sebelumnya masih membayangi dan hanya kenaikan di atas 2693 yang bisa membatalkan pola tersebut.  

Secara umum, tren nampaknya masih akan sideways sampai data CPI dirilis nanti malam. Area support 2628-2634, 2645-2647 dan 2654-2656 akan menjadi area yang perlu dicermati. Penembusan di bawah 2628-2634 akan mengindikasikan penurunan lebih lanjut, sedangkan jika tidak tembus, maka ada harapan untuk kembali rebound. Sedangkan resistance akan berada di zona 2686, 2693-2697 dan masih menunggu pemicu untuk tembus di atas 2700-an.

slide20

Di H4, penurunan sementara terhenti di 2659 dan rebound hingga 2677. Dan saat ini kenaikan pun relatif tetap tertahan di FR 23.6% H4 2678.13 sehingga sentimen belum berubah signifikan dimana pasar masih menantikan data CPI. Peluang kenaikan maupun turun saat ini berimbang, dan akan bergantung pada data CPI nanti malam.

Ekspektasi belum berubah signifikan, dan pola pergerakan diperkirakan relatif sama di mana penurunan dianggap swing low normal dalam potensi koreksi terbatas, lalu resistance masih menunggu pemicu untuk tembus dan naik lebih lanjut. Secara fundamental, bullish masih cenderung dominan karena beberapa faktor pendukung bullish. Di sisi teknis, selama tidak terjadi penurunan di bawah MA 200 H4 @2646, maka peluang bullish masih cenderung dominan. Artinya, strategi masih cenderung buy dan area dekat 2645 sebagai area yang cukup ideal (lower risk) dengan Stop Loss sebaiknya ditempatkan di bawah 2638.

Sedangkan strategi sell kemungkinan hanya akan diterapkan jika terjadi penurunan di bawah 2636-2638 tersebut. Potensi perkiraan penurunan akan terhambat di kisaran 2628-2630, atau maksimum 2615-2618, kecuali jika data CPI nanti malam menunjukkan lonjakan yang cukup tinggi melebihi ekspektasi sehingga tekanan turun pada emas berpeluang berlanjut.

Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim. 

slide21

Per jam 9.40 WIB, harga berada di 2671.50, dengan high di 2678.15 dan low 2669.19. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2697.72 (FR 100%) ke bottom 2656.71 (FR 0%). Rebound tadi malam sampai pagi ini di sesi Asia menunjukkan area FR 50% 2677.22 yang masih cukup efektif menahan kenaikan sehingga belum nampak perubahan tren yang dibutuhkan karena  belum terjadi penembusan di atas FR 61.8% 2682.05. 

Strategi SELL dalam jangka pendek lebih memungkinkan selama FR 61.8% tidak ditembus, dan ada kecenderungan harga bergerak dalam trend channel yang membentuk pola bearish flag. Dengan demikian short-term masih bisa sell, setidaknya sampai 1 jam sebelum data CPI AS dirilis. Yang harus diperhatikan target penurunan sementara ini hanya terlihat di kisaran 2656-2661 (area low 2 hari terakhir dan support trend channel). Artinya, segera exit dari posisi sell jika harga sudah cukup dekat atau sentuh zona tersebut. Sell bisa dilanjutkan jika data CPI dirilis jauh lebih kuat dari ekspektasi.

Sedangkan strategi buy, sebaliknya, butuh konfirmasi dari data CPI yang lebih lemah dari ekspektasi. Namun secara teknis, area 2640-2645 akan menjadi area yang cukup baik sebagai area demand, dengan stop loss ideal di bawah 2638. Alternatifnya adalah melakukan buy saat terkonfirmasi kenaikan berhasil tembus di atas 2682-2686, jika ternyata swing low tidak mencapai area yang diinginkan  2640-2645.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2643.00 – 2645.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2657.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2686.00,
Target terdekat 2692, terjauh 2715, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2637.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2638.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2633.00 – 2635.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2621.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2641.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2638)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Ayo Belajar Trading

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bullish, secara teori peluang naik-> positif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro yang melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali menjadi penekan utama -> negatif untuk Euro
  • Kenaikan saat ini disebabkan pelemahan dolar
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' masih bisa terjadi sehingga kenaikan diperkirakan masih relatif terbatas
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.01500
  • Switch to BUY jika tembus 1.03400!
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.02200 – 1.02400
Target : 1) 1.03000 2) 1.03600
SL : 1.01600

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.03400
Switch to SELL jika tembus 1.01500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup hammer/hanging man, ada kemungkinan kembali turun -> secara teori negatif untuk GBP
  • Secara teknis, pola penurunan kemungkinan belum selesai, namun juga ada peluang untuk rebound bertahap meskipun belum terlalu kuat -> kenaikan masih terbatas
  • Kenaikan untuk saat ini didukung oleh dolar yang mulai melemah, tapi dampak terhadap GBP saat ini relatif masih terbatas, kecuali jika nanti malam CPI AS relatif lebih rendah dari ekspektasi sehingga kembali menekan dolar -> switch to BUY jika konfirm
  • Tekanan penurunan suku bunga untuk BOE bertambah karena data ekonomi Inggris yang melambat -> berpotensi membatasi kenaikan
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.22800
  • Switch to SELL jika tembus 1.21600
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.22000 – 1.22200
Target : 1) 1.21600 2) 1.21000
SL : 1.22800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.21600
Switch to BUY jika tembus 1.22800

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS ditutup melemah dan US Treasury yield ditutup naik-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bullish, secara teori harusnya cenderung naik-> positif untuk USDJPY
  • Kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang membuat kenaikan terbatas, dan terjebak sideway di zona 156.800 -158.500 -> belum ada perubahan signifikan terhadap sentimen tersebut
  • Semakin sering pejabat BOJ dan mantan pejabat BOJ yang menunjukkan dukungan terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut jika data ekonomi mendukung -> bearish untuk USDJPY
  • Waspada dengan data CPI AS nanti malam!
    a. CPI naik = US Treasury Yield Naik -> USDJPY naik = switch to BUY
    b. CPI turun = US Treasury yield turun -> USDJPY turun = pertahankan SELL
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.400
  • Switch to BUY jika tembus 159.000 atau jika US Treasury Yield terus naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 158.000 – 158.200
Target : 1) 157.400 2) 156.800
SL : 158.800

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.400
Switch to BUY jika tembus 159.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2633-2635, terjauh 2602-2605, resistance 2697-2702
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2646, dan FR 61.8% di 2646 menjadi support
    a. peluang SELL lebih kuat jika tembus FR 61.8% atau di bawah MA 200 -> switch to
    SELL jika konfirm tembus, atau saat tembus support psikologis 2635
    b. Selama tetap di atas MA 200 2645, maka peluang tetap naik, dan akan lebih kuat
    jika berhasil bertahan di atas 2692-> peluang buy cenderung dominan
  • Strong bullish berlanjut jika tembus 2686-2692, potensi lirik zona 2720-2726 kembali, atau lebih tinggi ke 2750 jika data ekonomi lebih lemah dari perkiraan
  • Di H1, penurunan diharapkan terbatas, peluang retest support 2640-2645 sebelum kembali lanjutkan kenaikan-> incar buy di zona ini lebih lower risk
  • Stronger demand kemungkinan bisa muncul di antara 2623-2630
  • Fokus minggu ini data inflasi CPI di hari Rabu dan Retail Sales hari Kamis
  • Fokus data CPI AS jam 20.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2635, potensi target terdekat 2628, terjauh 2618 (atau jika data ekonomi terlalu kuat)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2686 (potensi terdekat 2692, terjauh 2715)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2643.00 – 2645.00
Target : 1) 2651.00 2) 2657.00
SL : 2637.00 (ideal 3-5 points di bawah 2638.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2686
Switch to SELL jika tembus 2635
CEK KETERANGAN!
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield dan dolar AS mengalami stagnasi setelah naik 1 minggu terakhir, dan keduanya kini ditutup melemah dibanding sehari sebelumnya di tengah penantian data CPI AS yang baru akan dirilis hari Rabu mendatang. Sedangkan emas terkoreksi turun setelah pembicaraan seputar gencatan senjata di jalur Gaza.

Di tengah minimnya data ekonomi, isu geopolitik dan juga rencana kebijakan tarif Trump menjadi hal utama yang dinantikan pasar dan menjadi penggerak utama.

Geopolitik

Hamas mengatakan bahwa pembicaraan tentang beberapa isu inti dalam gencatan senjata di jalur Gaza mengalami kemajuan. Reuters melaporkan kedua pihak berupaya untuk menyimpulkan apa yang masih tersisa sesegera mungkin. 

Utusan Israel dan pejabat Hamas mengadakan negosiasi tidak langsung. Tujuannya adalah menyetujui beberapa kerangka kerja kesepakatan saat Trump kembali menjabat. Kedua pihak mengadakan pembicaraan untuk menghentikan perang selama 15 bulan di wilayah Gaza. Negosiasi yang sedang berlangsung saat ini adalah pembebasan sandera sebagai imbalannya. 

Pihak Israel mengatakan tujuan perang tidak berubah dan tidak dapat diubah, yaitu penghancuran total Hamas sebagai entitas militer dan politik, dan tidak ada gencatan senjata yang bisa menghalangi tujuan tersebut. Sedangkan pihak Hamas mengatakan bahwa satu-satunya kesepakatan yang akan ditandatangani harus mencakup diakhirinya konflik. 

Israel mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Hamas jika tidak ada kesepakatan jelang pelantikan Trump. Operasi darat di wilayah Gaza sejauh ini sudah dilewati pasukan dan tank Israel. 

Harga emas turun dengan cepat merespon berita tersebut yang sedikit meredakan kondisi geopolitik, dan mengurangi minat safe haven. Tapi apakah secara keseluruhan selesai? Hmm, nampaknya belum, dan hal ini hanya 1 dari sekian permasalahan geopolitik yang ada secara global.

Kebijakan Tarif

Kabar lain yang direspon positif oleh market adalah tentang rencana pengenaan tarif secara bertahap. Tim ekonomi Trump sedang mengkaji kemungkinan pengenaan kenaikan tarif secara bertahap, sekitar 2-5% per bulan. Bloomberg mengutip sumber-sumber yang mengetahui tentang diskusi tersebut, mencatat bahwa tim melakukan pendekatan tersebut untuk memperkuat posisi negosiasi mereka sambil meminimalisir risiko inflasi yang melonjak tiba-tiba.

Konsepnya adalah rencana menaikkan tarif 2-5% per bulan, menggunakan kekuasaan eksekutif yang diberikan di bawah UU Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (UU ini memberi keleluasaan bagi Presiden Trump nantinya berlakukan tarif sesuai kebutuhan, dan meskipun Kongres bisa memblokir kebijakan tersebut, Presiden punya hak untuk memvetonya). 

Sayangnya gagasan ini masih dalam tahap awal dan belum resmi dipresentasikan kepada Trump. Jika terwujud, maka setidaknya hal ini bisa meredam kekhawatiran market tentang inflasi yang melonjak yang berpotensi mendorong Fed menghentikan penurunan suku bunga atau bahkan harus menaikkan suku bunga karena inflasi yang tak terkendali. Tapi jika tidak disetujui Trump, maka kepanikan pasar akan kembali mendominasi. 

Sekedar mengingatkan, emas dipengaruhi beberapa faktor yang membuat emas cenderung naik sehingga tekanan bearish diperkirakan terbatas. Faktor-faktor tersebut adalah: permintaan/pembelian emas oleh bank sentral tetap berjalan, kecemasan investor pada tarif Trump, dan ketidakpastian geopolitik yang juga membayangi. 

Fokus Malam ini

Jelang laporan CPI AS yang baru akan dirilis besok malam (Rabu, 15 Jan 2025), investor akan mencermati lebih dulu laporan inflasi PPI AS malam nanti jam 20.30 WIB. Angka inflasi yang tinggi akan membuat ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025 cenderung berkurang sehingga emas berpotensi kembali turun. Sedangkan angka inflasi yang tetap atau cenderung turun bisa membuka kembali ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025, dan hal ini akan positif untuk emas.

Di sisi lain, emas juga merupakan aset hedging terhadap inflasi sehingga inflasi yang tinggi akan membuat emas diincar sebagai safe haven. Hanya saja saat data CPI nanti dirilis, reaksi spontan akan terlihat penurunan pada emas sebelum akhirnya berbalik naik sebagai safe haven atau hedging inflasi.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish, dengan level tertinggi 2693 sebagai resistance harian, dan level terendah 2656 sebagai support terdekat. Kondisi 2 candle terakhir membentuk pola bearish engulfing sehingga secara teori cenderung berpotensi kembali turun. Namun, penurunan tersebut diperkirakan akan menemukan hambatan kembali di zona support 2654-2656, dan 2628-2634 (area MA 100 Daily).

Secara umum, tren nampaknya akan sideways beberapa waktu kedepan sampai data CPI dirilis besok malam. Dengan range terbatas di mana support berpotensi terhambat di kisaran 2628-2634, 2645-2647 dan 2654-2656, maka demand diperkirakan akan mempertahankan posisi tersebut tidak berubah. Sedangkan resistance akan berada di zona 2686, 2693-2697 dan menunggu pemicu untuk tembus di atas 2700-an.

slide20

Di H4, penurunan berlanjut hingga 2656, tertahan di FR 50% H4 2656.22, dan rebound pagi ini berlanjut ke 2672, mendekati FR 23.6% 2678.13. Secara area, masih tetap berada di zona koreksi teknis yang kemarin kami ulas. Dan nampaknya hari ini pun akan relatif sama, dengan peluang support 2645 sebagai titik penentu tengah (FR 61.8% dan juga MA 200 H4), dan resistance 2686-2692 tetap sebagai resistance penentu atas.

Ekspektasi belum berubah signifikan, dan pola pergerakan diperkirakan relatif sama di mana penurunan dianggap swing low normal dalam potensi koreksi terbatas, lalu resistance masih menunggu pemicu untuk tembus dan naik lebih lanjut. Secara teknis, bullish masih cenderung dominan selama tidak terjadi penurunan di bawah MA 200 H4 yang saat ini berada di 2645. Artinya, strategi masih cenderung buy dan area dekat 2645 sebagai area yang cukup ideal (lower risk) dengan Stop Loss sebaiknya ditempatkan di bawah 2640.

Sedangkan strategi sell baru diterapkan jika terjadi penurunan di bawah 2645 tersebut, dengan catatan konfirmasi lebih baik jika terjadi penurunan lebih lanjut tembus 2636-2638. Potensi perkiraan penurunan akan terhambat di kisaran 2628-2630, atau maksimum 2615-2618. 

Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik.

slide21

Per jam 10.15 WIB, harga berada di 2670.50, dengan high di 2672.19 dan low 2663.25. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2697.72 (FR 100%) ke bottom 2656.71 (FR 0%). Rebound di sesi Asia diharapkan terbatas di kisaran FR 38.2% 2672 dan FR 50% 2677, lalu kembali turun hingga terdekat FR 0% 2656, atau lebih jauh di kisaran 2645 yang diperkirakan sebagai area demand. Pantulan/naik diharapkan bisa terjadi gradual di zona tersebut.

Jika memenuhi kondisi tersebut, maka strategi jangka pendek cenderung sell, dengan area sell idealnya dilakukan di antara 2672-2677, dan stop loss di atas 2682 (FR 61.8%). Sedangkan strategi buy bisa dipertimbangkan saat harga sudah turun dan mendekati area 2640-2645 yang diperkirakan sebagai area demand, atau area terjauh 2618-2622 yang diperkirakan sebagai area demand yang lebih kuat. Hal ini diasumsikan bahwa tekanan turun masih relatif terbatas dibanding faktor pendorong bullish.

Strategi alternatif untuk buy bisa juga dipertimbangkan jika terjadi penembusan FR 61.8% 2682. Artinya jika tembus FR 61.85, maka peluang reversal bullish akan kembali mendorong harga naik lebih tinggi dan mengejar 2697, high di hari Jumat 10 Januari 2025. Sedangkan sell bisa dipertahankan jika memang terjadi tekanan di bawah 2618, atau jika data PPI nanti malam dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2645.00 – 2647.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2659.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2686.00,
Target terdekat 2692, terjauh 2715, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2639.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2638.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2634.00 – 2626.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2622.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2632.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2635)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Ayo Belajar Trading

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14
Keterangan
  • Daily candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk Euro
  • Secara fundamental, belum banyak berubah, ekonomi zona Euro yang melambat dan ECB berpeluang pangkas suku bunga kembali menjadi penekan utama -> negatif untuk Euro
  • Penurunan juga disebabkan kembali menguatnya dolar karena data ekonomi yang lebih baik
  • Ancaman tekanan mendekati level 'parity' bisa terjadi lebih cepat, dan potensi penurunan lebih lanjut juga tetap terbuka
  • Selama tidak tembus 1.04600, maka cenderung turun secara teknis
  • Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02000
  • Switch to BUY jika tembus 1.04000!
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.02800 – 1.03000
Target : 1) 1.02200 2) 1.01600
SL : 1.03600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02000
Switch to BUY jika tembus 1.04000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16
Keterangan
  • Daily candle ditutup hammer, memberi isyarat potensi terjadinya rebound -> secara teori seharusnya positif untuk GBP
  • Secara teknis, pola penurunan kemungkinan belum selesai, namun ada peluang untuk rebound bertahap -> positif untuk GBP
  • Tekanan negatif disebabkan penguatan dolar data ekonomi yang lebih baik
  • Tekanan penurunan suku bunga untuk BOE bertambah karena data ekonomi Inggris yang melambat -> berpotensi membatasi kenaikan
  • Penguatan dolar mereda sehingga membantu rebound pada GBP -> short-term buy
  • Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
  • Pertahankan/follow BUY jika harga tembus 1.22800
  • Switch to SELL jika tembus 1.20900
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.21500 – 1.21700
Target : 1) 1.22300 2) 1.22900
SL : 1.20900

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.22800
Switch to SELL jika tembus 1.20900

CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY

slide17
slide18
Keterangan
  • Dolar AS dan US Treasury yield ditutup doji, pertanda potensi koreksi/profit taking/reversal bearish bisa terjadi-> USDJPY biasanya lebih cenderung searah dengan US Treasury Yield
  • Candle daily USDJPY ditutup bearish, secara teori harusnya cenderung turun-> negatif untuk USDJPY
  • Kekhawatiran tentang potensi intervensi mata uang oleh pihak berwenang Jepang membuat kenaikan terbatas, dan terjebak sideway di zona 156.800 -158.500
  • Anggota BOJ kembali mengatakan BOJ kemungkinan akan menaikkan suku bunga jika perkiraan ekonomi terealisasi, meskipun mengatakan harus berhati-hati dalam melihat berbagai risiko naik dan turun di dalam dan luar negeri -> cenderung positif untuk Yen (=USDJPY turun)
  • Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.000
  • Switch to BUY jika tembus 158.600 atau jika US Treasury Yield terus naik
Suggest : SELL on Rally
Area : 157.700 – 157.900
Target : 1) 157.100 2) 156.500
SL : 158.500

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.000
Switch to BUY jika tembus 158.600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21
Keterangan
  • Pendukung bullish saat ini :
    a. Seasonal/Musiman -> Januari biasanya positif
    b. PBOC kembali lanjutkan pembelian emas & demand bank sentral masih kuat
    c. Penurunan suku bunga Fed dan bank sentral global masih berlanjut
    d. Kebijakan longgar dan stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    e. ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
  • Support terdekat 2633-2635, terjauh 2602-2605, resistance 2697-2702
  • Di H4, MA 200 kini berada di 2645, dan FR 61.8% di 2646 menjadi support
    a. peluang SELL lebih kuat jika tembus FR 61.8% atau di bawah MA 200 -> switch to
    SELL jika konfirm tembus, peluang target pendek ke 2635, terjauh 2615-2620
    b. Selama tetap di atas MA 200 2645, maka peluang tetap naik,dan akan lebih kuat
    jika berhasil bertahan di atas 2692-> peluang buy cenderung dominan
  • Strong bullish berlanjut jika tembus 2686-2692, potensi lirik zona 2720-2726 kembali, atau lebih tinggi ke 2750 jika data ekonomi lebih lemah dari perkiraan
  • Di H1, penurunan diharapkan terbatas, peluang retest support 2640-2645 sebelum kembali lanjutkan kenaikan-> incar buy di zona ini lebih lower risk
  • Stronger demand kemungkinan bisa muncul di antara 2623-2630
  • Tim ekonomi Trump bahas kemungkinan diberlakukannya tarif secara bertahap -> kabar positif untuk emas karena artinya lonjakan inflasi bisa dihindari
  • Fokus minggu ini data inflasi CPI di hari Rabu dan Retail Sales hari Kamis
  • Fokus data PPI AS jam 20.30 WIB
    a. Act > Exp = Emas turun -> switch to SELL
    b. Act < Exp = Emas naik -> pertahankan/follow BUY
  • Medium term cenderung masih tetap bullish didukung oleh 2 penurunan suku bunga Fed di 2025, permintaan bank sentral dan investor yang masih kuat, dan kembalinya PBOC melakukan pembelian sejak November 2024
  • Switch to SELL jika tembus 2635, potensi target terdekat 2628, terjauh 2618 (atau jika data ekonomi terlalu kuat)
  • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2686 (potensi terdekat 2692, terjauh 2715)
Suggest : BUY on Dip
Area : 2645.00 – 2647.00
Target : 1) 2653.00 2) 2659.00
SL : 2639.00 (ideal 3-5 points di bawah 2638.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2686
Switch to SELL jika tembus 2635
CEK KETERANGAN!
channels4 banner
Ayo Belajar Trading

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Kondisi US Treasury Yield dan dolar AS kembali naik setelah data NFP yang kuat. Hal ini kembali mendorong penguatan lebih lanjut pada keduanya, dan dolar menjadi paling kuat terhadap sejumlah mata uang global, tapi tidak pada emas. Kondisi emas justru tercatat hanya sempat turun terbatas dan rebound dengan cepat mendekati area 2700-an dengan level tertinggi berada di 2697.

Angka nonfarm payroll dirilis 256K vs ekspektasi 160K. Sedangkan tingkat pengangguran berada di 4.1%, turun dibanding sebelumnya 4.2%. Angka partisipasi kerja tetap bertahan di 62.5%. Rata-rata upah per jam juga naik 0.3% m/m, sesuai ekspektasi, dan 3.9% y/y, sedikit di bawah ekspektasi 4.0%. Laporan yang kuat tersebut kontras dengan data survei yang mengharapkan pelemahan sehingga berhasil mendorong dolar AS naik signifikan di pasar mata uang. 

‘Panic Market’ Untungkan Emas

Saat data dirilis, market sempat bereaksi negatif pada emas. Namun hal itu tidak bertahan lama karena indeks saham justru tertekan turun. Hal ini disebabkan oleh investor yang cemas dengan kondisi data ekonomi yang terlalu kuat. Mereka berbalik mencemaskan angka tenaga kerja yang kuat akan membuat inflasi naik lebih tinggi dari yang mereka kuatirkan sehingga nantinya bank sentral terpaksa menaikkan kembali suku bunga. Sehingga akhirnya anti-klimaks pada pasar saham membuat emas diuntungkan karena pasar melirik safe haven. 

Austan Goolsbee dari Fed Chicago mencoba menenangkan pasar. Goolsbee menyatakan optimismenya terhadap stabilitas pasar tenaga kerja. Perekrutan ritel sektor swasta yang kuat membuatnya mempertanyakan apakah hal itu didorong aktivitas konsumen yang kuat, atau hanya tren yang terjadi sekali saja (musiman/seasonal). Di CNBC Goolsbee menyatakan bahwa pasar tenaga kerja tidak mendorong inflasi. Goolsbee mengaitkan kenaikan suku bunga jangka panjang dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dari perkiraan dan laju penurunan suku bunga yang diantisipasi lebih lambat. Meski demikian, dirinya tetap memperkirakan suku bunga yang lebih rendah secara signifikan dalam 12-18 bulan mendatang.  

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ada 3 faktor utama yang membuat emas cenderung naik sehingga tekanan bearish diperkirakan terbatas. Faktor-faktor tersebut adalah: permintaan/pembelian emas oleh bank sentral tetap berjalan, kecemasan investor pada tarif Trump, dan ketidakpastian geopolitik yang juga membayangi. 

Fokus Minggu ini

Laporan inflasi CPI AS minggu ini akan menjadi tantangan berikutnya yang akan dicermati pasar. Angka inflasi yang tinggi akan membuat ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025 cenderung berkurang sehingga emas berpotensi turun. Sedangkan angka inflasi yang tetap atau cenderung turun bisa membuka kembali ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025, dan hal ini akan positif untuk emas.

Di sisi lain, emas juga merupakan aset hedging terhadap inflasi sehingga inflasi yang tinggi akan membuat emas diincar sebagai safe haven. Hanya saja saat data CPI nanti dirilis, reaksi spontan akan terlihat penurunan pada emas sebelum akhirnya berbalik naik sebagai safe haven atau hedging inflasi.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, dengan level tertinggi sentih 2697.72, dan ditutup di 2689.95, sedikit di atas resistance 2686.88 yang merupakan FR 23.6% di grafik daily. Secara teori seharusnya pertanda baik dan mendukung untuk bullish selanjutnya. Resistance berikutnya melirik zona 2726 yang merupakan high 12 Des 2024 (high 2726.07), dan 2749.89 (high 5 Nov 2024). Keduanya akan menjadi resistance kritis yang cukup kuat. Jika berhasil tembus, maka akan semakin menguatkan tren bullish. Sebaliknya, jika gagal tembus, maka peluang koreksi/profit taking berpotensi membayangi.

Secara umum, kekuatan bullish saat ini didukung oleh minat safe haven terhadap emas karena kecemasan terhadap kebijakan tarif Trump dan kekhawatiran pasar terhadap data yang terlalu kuat akan menyebabkan lonjakan inflasi. Sebaliknya, jika status safe haven mereda, maka emas berpeluang terkoreksi cepat karena data NFP yang kuat secara teori harusnya menekan emas di hari Jumat, dan hal tersebut belum nampak.

slide20

Di H4, penurunan sempat terjadi hingga 2663.98 saat data NFP dirilis lebih kuat dari ekspektasi, tapi kemudian berbalik cepat dan mendorong naik hingga 2697.72. Area 2686-2692 merupakan zona resistance yang ditandai beberapa minggu terakhir, dan sejauh ini dianggap tetap efektif meskipun harga sempat sentuh 2697. Karena penutupan tetap di bawah 2690, maka harga dikatakan “tertahan” di zona resistance 2686-2692 tersebut.

Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2614.72 (FR 100%) ke puncak 2697.72 (FR 0%). Tembus FR 0% berarti menandakan tren kenaikan berlanjut. Sedangkan turun di bawah FR 100% menandakan tren berubah seutuhnya. Sementara FR 61.8% di 2646.43 akan menjadi penanda perubahan awal jika berhasil ditembus. Namun, selama harga tidak turun di bawah FR 61.8%, maka peluang bullish tetap dominan, dan penurunan dianggap sebagai koreksi yang wajar.  

MA 200 grafik H4 saat ini ada di 2645.85 dan support trendline akan berada di 2640 sehingga zona support psikologis untuk saat ini berada di 2640-2645. Artinya, selama tidak terjadi penurunan di bawah zona tersebut, maka peluang buy relatif lebih direkomendasikan. Koreksi juga berpeluang terjadi karena posisi harga sejak 3 Jan 2025 hingga saat ini cenderung membentuk higher high (HH),  sedangkan RSI membentuk lower high (LH) sehingga membentuk pola bearish divergence.

Alternatif buy bisa dilakukan jika resistance 2697 (FR 0%) berhasil ditembus, dengan peluang target 2710-2720 sebagai area target yang cukup potensial. Sebaliknya, skenario bearish bisa terjadi dalam 2 skenario: 1) naik lebih dulu dan gagal tembus 2726 (high 12 Des 2024 gagal ditembus, atau 2) penurunan menekan lebih lanjut dan tembus di bawah 2640. Jika salah satu dari 2 kondisi terpenuhi, Anda bisa switch strategi menjadi SELL.

Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik. Tapi waspadai juga potensi profit taking mengingat data NFP yang tidak direspon di hari Jumat bisa saja membuat profit taking terjadi sewaktu-waktu.

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2686.34, dengan high di 2693.36 dan low 2679.31. Fibonacci Retracement (FR) terbaru ditarik dari bottom 2645.79 (FR 100%) ke puncak 2697.72 (FR 0%). Koreksi normal di area FR 23.6% 2685.46 sedang terjadi, bahkan sempat mendekati FR 38.2% 2677.88 (low sementara sesi Asia di 2679). Secara teori area FR 38.2% 2677 dan FR 50% 2671 adalah area yang cukup ideal melakukan buy, dengan stop loss idealnya ditempatkan beberapa poin di bawah FR 61.8% 2665 (asumsi 3-5 point dihitung dari support 2665).

Jika memenuhi kondisi tersebut, maka harga kembali naik dan dalam tren naik yang berkelanjutan, terutama jika mampu tembus FR 0% 2697. Artinya anda memiliki opsi buy di zona FR 38.2% - 50% (buy on dip/weakness), atau saat terjadi penembusan di atas FR 0% tersebut (Follow buy)

Sementara penurunan di bawah FR 61.8% 2665 akan memicu reversal bearish jangka pendek sehingga Anda bisa pertimbangkan switch to sell hanya jika terjadi penurunan di bawah 2665, dengan peluang target kisaran 2655 atau terjauh 2645. Dan hati-hati karena area 2645 di grafik H4 merupakan support psikologis sehingga kemungkinan rebound bisa kembali terjadi di zona tersebut.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2672.00 – 2674.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2686.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2697.00,
Target terdekat 2710, terjauh 2725, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2666.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2665.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2658.00 – 2660.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2646.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2666.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2665)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Ayo Belajar Trading

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down