

| Suggest : SELL on Rally Area : 1.02800 – 1.03000 Target : 1) 1.02200 2) 1.01600 SL : 1.03600 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02000 Switch to BUY jika tembus 1.04000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.21500 – 1.21700 Target : 1) 1.22300 2) 1.22900 SL : 1.20900 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.22800 Switch to SELL jika tembus 1.20900 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 157.700 – 157.900 Target : 1) 157.100 2) 156.500 SL : 158.500 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.000 Switch to BUY jika tembus 158.600 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2645.00 – 2647.00 Target : 1) 2653.00 2) 2659.00 SL : 2639.00 (ideal 3-5 points di bawah 2638.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2686 Switch to SELL jika tembus 2635 CEK KETERANGAN! |

Kondisi US Treasury Yield dan dolar AS kembali naik setelah data NFP yang kuat. Hal ini kembali mendorong penguatan lebih lanjut pada keduanya, dan dolar menjadi paling kuat terhadap sejumlah mata uang global, tapi tidak pada emas. Kondisi emas justru tercatat hanya sempat turun terbatas dan rebound dengan cepat mendekati area 2700-an dengan level tertinggi berada di 2697.
Angka nonfarm payroll dirilis 256K vs ekspektasi 160K. Sedangkan tingkat pengangguran berada di 4.1%, turun dibanding sebelumnya 4.2%. Angka partisipasi kerja tetap bertahan di 62.5%. Rata-rata upah per jam juga naik 0.3% m/m, sesuai ekspektasi, dan 3.9% y/y, sedikit di bawah ekspektasi 4.0%. Laporan yang kuat tersebut kontras dengan data survei yang mengharapkan pelemahan sehingga berhasil mendorong dolar AS naik signifikan di pasar mata uang.
‘Panic Market’ Untungkan Emas
Saat data dirilis, market sempat bereaksi negatif pada emas. Namun hal itu tidak bertahan lama karena indeks saham justru tertekan turun. Hal ini disebabkan oleh investor yang cemas dengan kondisi data ekonomi yang terlalu kuat. Mereka berbalik mencemaskan angka tenaga kerja yang kuat akan membuat inflasi naik lebih tinggi dari yang mereka kuatirkan sehingga nantinya bank sentral terpaksa menaikkan kembali suku bunga. Sehingga akhirnya anti-klimaks pada pasar saham membuat emas diuntungkan karena pasar melirik safe haven.
Austan Goolsbee dari Fed Chicago mencoba menenangkan pasar. Goolsbee menyatakan optimismenya terhadap stabilitas pasar tenaga kerja. Perekrutan ritel sektor swasta yang kuat membuatnya mempertanyakan apakah hal itu didorong aktivitas konsumen yang kuat, atau hanya tren yang terjadi sekali saja (musiman/seasonal). Di CNBC Goolsbee menyatakan bahwa pasar tenaga kerja tidak mendorong inflasi. Goolsbee mengaitkan kenaikan suku bunga jangka panjang dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dari perkiraan dan laju penurunan suku bunga yang diantisipasi lebih lambat. Meski demikian, dirinya tetap memperkirakan suku bunga yang lebih rendah secara signifikan dalam 12-18 bulan mendatang.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ada 3 faktor utama yang membuat emas cenderung naik sehingga tekanan bearish diperkirakan terbatas. Faktor-faktor tersebut adalah: permintaan/pembelian emas oleh bank sentral tetap berjalan, kecemasan investor pada tarif Trump, dan ketidakpastian geopolitik yang juga membayangi.

Laporan inflasi CPI AS minggu ini akan menjadi tantangan berikutnya yang akan dicermati pasar. Angka inflasi yang tinggi akan membuat ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025 cenderung berkurang sehingga emas berpotensi turun. Sedangkan angka inflasi yang tetap atau cenderung turun bisa membuka kembali ekspektasi penurunan suku bunga di tahun 2025, dan hal ini akan positif untuk emas.
Di sisi lain, emas juga merupakan aset hedging terhadap inflasi sehingga inflasi yang tinggi akan membuat emas diincar sebagai safe haven. Hanya saja saat data CPI nanti dirilis, reaksi spontan akan terlihat penurunan pada emas sebelum akhirnya berbalik naik sebagai safe haven atau hedging inflasi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dengan level tertinggi sentih 2697.72, dan ditutup di 2689.95, sedikit di atas resistance 2686.88 yang merupakan FR 23.6% di grafik daily. Secara teori seharusnya pertanda baik dan mendukung untuk bullish selanjutnya. Resistance berikutnya melirik zona 2726 yang merupakan high 12 Des 2024 (high 2726.07), dan 2749.89 (high 5 Nov 2024). Keduanya akan menjadi resistance kritis yang cukup kuat. Jika berhasil tembus, maka akan semakin menguatkan tren bullish. Sebaliknya, jika gagal tembus, maka peluang koreksi/profit taking berpotensi membayangi.
Secara umum, kekuatan bullish saat ini didukung oleh minat safe haven terhadap emas karena kecemasan terhadap kebijakan tarif Trump dan kekhawatiran pasar terhadap data yang terlalu kuat akan menyebabkan lonjakan inflasi. Sebaliknya, jika status safe haven mereda, maka emas berpeluang terkoreksi cepat karena data NFP yang kuat secara teori harusnya menekan emas di hari Jumat, dan hal tersebut belum nampak.

Di H4, penurunan sempat terjadi hingga 2663.98 saat data NFP dirilis lebih kuat dari ekspektasi, tapi kemudian berbalik cepat dan mendorong naik hingga 2697.72. Area 2686-2692 merupakan zona resistance yang ditandai beberapa minggu terakhir, dan sejauh ini dianggap tetap efektif meskipun harga sempat sentuh 2697. Karena penutupan tetap di bawah 2690, maka harga dikatakan “tertahan” di zona resistance 2686-2692 tersebut.
Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2614.72 (FR 100%) ke puncak 2697.72 (FR 0%). Tembus FR 0% berarti menandakan tren kenaikan berlanjut. Sedangkan turun di bawah FR 100% menandakan tren berubah seutuhnya. Sementara FR 61.8% di 2646.43 akan menjadi penanda perubahan awal jika berhasil ditembus. Namun, selama harga tidak turun di bawah FR 61.8%, maka peluang bullish tetap dominan, dan penurunan dianggap sebagai koreksi yang wajar.
MA 200 grafik H4 saat ini ada di 2645.85 dan support trendline akan berada di 2640 sehingga zona support psikologis untuk saat ini berada di 2640-2645. Artinya, selama tidak terjadi penurunan di bawah zona tersebut, maka peluang buy relatif lebih direkomendasikan. Koreksi juga berpeluang terjadi karena posisi harga sejak 3 Jan 2025 hingga saat ini cenderung membentuk higher high (HH), sedangkan RSI membentuk lower high (LH) sehingga membentuk pola bearish divergence.
Alternatif buy bisa dilakukan jika resistance 2697 (FR 0%) berhasil ditembus, dengan peluang target 2710-2720 sebagai area target yang cukup potensial. Sebaliknya, skenario bearish bisa terjadi dalam 2 skenario: 1) naik lebih dulu dan gagal tembus 2726 (high 12 Des 2024 gagal ditembus, atau 2) penurunan menekan lebih lanjut dan tembus di bawah 2640. Jika salah satu dari 2 kondisi terpenuhi, Anda bisa switch strategi menjadi SELL.
Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik. Tapi waspadai juga potensi profit taking mengingat data NFP yang tidak direspon di hari Jumat bisa saja membuat profit taking terjadi sewaktu-waktu.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2686.34, dengan high di 2693.36 dan low 2679.31. Fibonacci Retracement (FR) terbaru ditarik dari bottom 2645.79 (FR 100%) ke puncak 2697.72 (FR 0%). Koreksi normal di area FR 23.6% 2685.46 sedang terjadi, bahkan sempat mendekati FR 38.2% 2677.88 (low sementara sesi Asia di 2679). Secara teori area FR 38.2% 2677 dan FR 50% 2671 adalah area yang cukup ideal melakukan buy, dengan stop loss idealnya ditempatkan beberapa poin di bawah FR 61.8% 2665 (asumsi 3-5 point dihitung dari support 2665).
Jika memenuhi kondisi tersebut, maka harga kembali naik dan dalam tren naik yang berkelanjutan, terutama jika mampu tembus FR 0% 2697. Artinya anda memiliki opsi buy di zona FR 38.2% - 50% (buy on dip/weakness), atau saat terjadi penembusan di atas FR 0% tersebut (Follow buy)
Sementara penurunan di bawah FR 61.8% 2665 akan memicu reversal bearish jangka pendek sehingga Anda bisa pertimbangkan switch to sell hanya jika terjadi penurunan di bawah 2665, dengan peluang target kisaran 2655 atau terjauh 2645. Dan hati-hati karena area 2645 di grafik H4 merupakan support psikologis sehingga kemungkinan rebound bisa kembali terjadi di zona tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2672.00 – 2674.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2686.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2697.00,
Target terdekat 2710, terjauh 2725, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2666.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2665.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2658.00 – 2660.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2646.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2666.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2665)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.02800 – 1.03000 Target : 1) 1.02200 2) 1.01600 SL : 1.03600 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.02000 Switch to BUY jika tembus 1.04000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.22300 – 1.22500 Target : 1) 1.21700 2) 1.21100 SL : 1.23100 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.21160 Switch to BUY jika tembus 1.23200 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 157.500 – 157.700 Target : 1) 156.900 2) 156.300 SL : 158.300 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.000 Switch to BUY jika tembus 158.600 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2672.00 – 2674.00 Target : 1) 2680.00 2) 2686.00 SL : 2666.00 (ideal 3-5 points di bawah 2665.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2697 Switch to SELL jika tembus 2655 CEK KETERANGAN! |

Kondisi US Treasury Yield dan dolar AS kembali ditutup naik. Tapi kabar baiknya adalah kenaikan tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda overbought sehingga data NFP nanti malam akan menjadi penentu apakah penurunan segera terwujud, atau justru kembali mendorong keduanya lebih tinggi.
Beberapa pejabat Fed memberikan komentar di tengah sepinya data. Harker dan Collins cenderung mendukung untuk pemangkasan suku bunga dengan pendekatan hati-hati dan bertahap. Semenrara Bowman mengingatkan bahwa Fed harus waspada dalam mempertimbangkan perubahan kebijakan. Dan Schmid menekankan bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut harus bertahap dan berdasarkan data ekonomi.
Skenario Trading Non Farm Payrolls
Beberapa komponen data ekonomi yang terkait ketenagakerjaan yang dirilis beberapa waktu terakhir cenderung berimbang untuk argumen NFP yang lebih baik dari ekspektasi ataupun lebih buruk dari ekspektasi. Data NFP (dan unemployment rate) akan menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya, selain data inflasi yang baru akan dirilis beberapa hari ke depan setelah NFP


Yang harus diwaspadai kali ini adalah lonjakan mengejutkan non farm payrolls di atas 230K atau bahkan di atas 250K. Jika ini terjadi, maka emas berpotensi turun drastis, dengan peluang penurunan berlanjut setelah data ekonomi sangat mungkin menekan hingga di bawah 2614, atau bahkan tembus 2600.
Namun, jika kenaikan nfp hanya berada di kisaran 180K-195K (tetap di bawah 200K), maka penurunan emas akan bersifat terbatas dan sementara. Hal ini dikarenakan basis fundamental yang menaungi emas cenderung positif, seperti : permintaan/pembelian emas oleh bank sentral tetap berjalan, kecemasan investor pada tarif Trump, dan ketidakpastian geopolitik yang juga membayangi. Sehingga dengan faktor-faktor tersebut, maka penurunan akibat NFP yang kuat akan menjadi kesempatan buy di harga lebih murah.
Laporan non farm payrolls dan unemployment rate di jam 20.30 WIB akan menjadi data utama yang dicermati pasar global, dan diperkirakan akan mempengaruhi sejumlah market, sehingga skenario bisa saja berubah setelah data ekonomi dirilis.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish. Level tertinggi berhasil sentuh 2678.11, lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya 2669.83. Level terendah juga menunjukkan area lebih tinggi dibanding low sehari sebelumnya, 2655.47vs 2645.27, sekaligus membuka peluang untuk kenaikan lebih lanjut, termasuk potensi penembusan 2700-an.
Secara umum, kekuatan bullish akan bergantung pada data NFP malam nanti sehingga peluang ditekan turun juga tetap terbuka. Resistance 2686-2692 akan menjadi area resistance psikologis berikutnya yang menentukan. Jika tembus, maka peluang 2726.07 (high 12 Des 2024) ataupun 2749.89 (high 5 Nov 2024) sangat terbuka. Sebaliknya, gagal tembus, dan data NFP yang lebih kuat akan menekan kembali ke kisaran support 2630 (MA 100), 2614 (low 6 Jan 2025) atau bahkan 2596.10 (low 30 Des 2024)..

Di sisi lain, ada ancaman baru bagi bullish, yaitu potensi terbentuknya pola Rising Wedge yang berarti membuka peluang untuk terjadinya koreksi turun yang cukup tajam. Hal ini juga berpotensi didukung oleh high sejak 3 – 9 Jan 2025 di mana harga membentuk formasi higher high (HH) sementara RSI justru membentuk formasi lower high (LH) sehingga potensi koreksi bisa terjadi kapanpun.
Dalam waktu dekat, MA 200 di grafik H4 yang saat ini ada di 2645 akan menjadi salah satu support penting selain FR 61.8% 2638.94. Secara teori seharusnya bullish tetap lebih kuat selama kedua level tidak ditembus, sehingga peluang koreksi singkat ke zona tersebut bisa diincar sebagai zona buy on correction atau buy weakness. Jika skenario ini berjalan, maka ekspektasi kenaikan bisa muncul setelah data NFP, dengan ekspektasi bahwa data relatif lebih rendah dari perkiraan, atau kenaikan NFP yang tidak terlalu mencolok/ekstrim di atas 200K. Artinya potensi koreksinya sudah diantisipasi sebelum data sehingga punya peluang untuk kembali naik.
Sebaliknya, kenaikan bisa terjadi di awal sejak sesi Asia hingga jelang data ekonomi menuju 2686-2692 atau bahkan tembus 2700-an lebih dulu. Namun, jika ini yang terjadi, maka dikhawatirkan data NFP akan memberi efek tekanan turun sehingga peluang koreksi bisa terjadi. Skenario bearish bisa terjadi dalam 2 skenario: 1) naik lebih dulu (hingga mendekati atau tembus 2700) sebelum data, lalu turun setelah data NFP, atau 2) turun dan tembus di bawah 2630, dan semakin tajam jika NFP dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas. Beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik akan mendukung emas tetap naik sehingga penurunan oleh data NFP diharapkan terbatas. Terutama jika NFP tetap di bawah 200K.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2674.43, dengan high di 2674.75 dan low 2667.87. Harga bergerak naik dan sesuai perkiraan tembus di atas 2669. Fibonacci Retracement (FR) terbaru ditarik dari bottom 2614.73 (FR 100%) ke puncak 2678.11 (FR 0%). Koreksi normal seharusnya bisa terjadi di area FR 23.6% 2663 yang terdekat, atau kisaran antara FR 38.2% 2653.90 dan FR 50% 2646.42. Lalu buy lebih rendah risikonya jika dilakukan di kisaran maksimal FR 38.2%-50% tersebut, dengan stop loss idealnya di bawah FR 61.8% 2638.
Ekspektasi skenario penurunan terjadi lebih dulu sebelum data ekonomi, didukung oleh adanya peluang membentuk pola rising wedge dengan asumsi bahwa kenaikan sementara waktu akan tertahan di kisaran 2680-2684, dan turun hingga kisaran 2640-an, dalam hal ini kurang lebih mendekati FR 50% 2646 atau terdekat 2653 (FR 38.2%). Dan saat data ekonomi dirilis, angka kuat sudah diantisipasi sehingga penurunan relatif terbatas, kemudian demand kembali mendorong naik.
Sementara penurunan di bawah 2635 kemungkinan akan menekan harga lebih lanjut dengan potensi target diperkirakan cukup dekat di 2618-2620, atau 2602-2605. Mengingat kondisi fundamental yang masih mendukung bullish, maka penurunan seharusnya relatif bersifat terbatas sehingga penurunan dianggap sebagai peluang untuk buy di harga lebih murah.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2642.00 – 2644.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2656.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2678.00,
Target terdekat 2685, terjauh 2700, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2636.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2636.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2590)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.03300 – 1.03500 Target : 1) 1.02700 2) 1.02100 SL : 1.04100 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03000 Switch to BUY jika tembus 1.04600 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.23500 – 1.23700 Target : 1) 1.22900 2) 1.22300 SL : 1.24300 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.22200 Switch to BUY jika tembus 1.24800 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 158.300 – 158.500 Target : 1) 157.700 2) 157.100 SL : 159.100 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 157.600 Switch to BUY jika tembus 159.200 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 2642.00 – 2644.00 Target : 1) 2650.00 2) 2656.00 SL : 2636.00 (ideal 3-5 points di bawah 2636.00) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2678 Switch to SELL jika tembus 2635 CEK KETERANGAN! |

Kondisi US Treasury Yield kembali catatkan kenaikan, demikian juga dengan dolar AS yang sempat dilirik sebagai safe haven karena kecemasan pasar yang meningkat terhadap Trump yang akan segera menjabat dan mulai menerapkan kebijakan tarif. Trump menargetkan seluruh negara di dunia untuk kenaikan tarif sehingga dolar menjadi tempat yang aman dilirik pasar. Hal tersebut diperkirakan belum akan menjadi lebih tenang, bahkan termasuk saat Trump menjabat.
Kabar baiknya hal tersebut memicu juga minat terhadap emas sebagai safe haven. Pembelian bank sentral yang masih berlanjut, termasuk kembalinya PBOC menambahkan emas ke dalam cadangannya, ketidakpastian geopolitik dan juga kecemasan terhadap potensi perang dagang sebagai dampak dari kebijakan tarif Trump menjadi faktor utama yang diperhitungkan pasar saat ini.
Sementara data ekonomi juga menjadi indikator lain yang mendukung kenaikan awal. ADP Employment menunjukkan angka yang relatif lebih rendah dari perkiraan, 122K vs ekspektasi 139K, dan turun dari sebelumnya 146K.
Pernyataan Trump menjadi katalis penggerak sentiment market sejak awal tahun 2025. Hal ini sebetulnya bukan hal baru, bahkan beberapa Analis cenderung membaca situasi yang sama mirip dengan masa jabatan Trump pertama di 2017-2021.
Dalam seminggu terakhir, pernyataan Trump membuat market bergerak. Mengancam kebijakan tarif yang lebih kuat terhadap Kanada dan Meksiko, mengincar Teluk Meksiko untuk diklaim sebagai Teluk Amerika, mencaplok Kanada menjadi bagian dari Amerika, termasuk juga mengancam kebijakan tarif yang sama untuk Denmark jika tidak menyerahkan Greenland. Hal tersebut tentunya berpotensi mengganggu hubungan antar negara.
Tadi malam Trump kembali menjadi pusat perhatian. Trump mempertimbangkan untuk deklarasi darurat nasional yang memungkinkan program tarif baru. Hal ini dilakukan untuk mendapat justifikasi humum tentang pengenaan tarif besar pada sekutu dan musuh AS.
Deklarasi tersebut dikatakan akan memungkinkan Trump membangun program tarif baru di bawah UU Kekuatan Darurat Ekonomi Internasional. Nantinya Trump sebagai presiden punya wewenang untuk mengelola impor selama masa darurat nasional. Hal ini yang membuat pasar cemas karena tarif Trump yang akan diberlakukan segera setelah pelantikannya di 20 Januari 2025. Emas diuntungkan dari kondisi kekhawatiran tersebut.

National Day di AS hari ini, sehingga kemungkinan pergerakan relatif terbatas, juga minimnya data ekonomi AS. Jika kekhawatiran tarif tetap mendominasi sentimen, maka status emas sebagai safe haven akan dengan mudah menembus resistance 2669 untuk melirik ke zona 2686-2692, atau bahkan zona 2700-an bisa muncul sebelum data non farm payrolls yang baru akan dirilis besok malam.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish. Level terendah tertahan di 2645.27 sampai penutupan sesi perdagangan hari Rabu. Sementara kenaikan berhasil sedikit lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, sentuh 2669.83. Sayangnya kenaikan terus menunjukkan betapa kuatnya zona 2666 sehingga kenaikan ke 2669 hanya berlangsung singkat. Tapi kabar baiknya harga ditutup di 2661.47, lebih tinggi dari penutupan sehari sebelumnya.
Secara keseluruhan, level terendah dalam 2 minggu terakhir cenderung lebih tinggi (higher low), tercatat 30 Des 2024 level terendah 2596, kemudian 6 Jan 2025 level terendah 2614, dan 8 Jan 2025 level terendah di 2645. Sedangkan tertinggi 26 Des 2024 di 2639, 3 Jan 2025 di 2665, dan 8 Jan 2025 di 2669. Kecenderungan tersebut mengindikasikan harga dalam tren naik dan penentu berikutnya adalah non farm payrolls AS di hari Jumat besok.

MA 200 saat ini ada di 2645 akan menjadi support terdekat. Jika tembus, maka harga cenderung turun, dan support berikutnya akan berada di kisaran 2630-2638. Kedua area, baik 2645 maupun 2630-2638, adalah zona ideal untuk buy pada support terdekat, dengan stop loss idealnya di bawah 2630.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2630 dan 2622 adalah peluang bearish, dengan potensi target melirik kemballi zona 2610-2614, atau lebih lanjut zona 2600-2604. Namun, waspada! Penurunan kemungkinan relatif terbatas untuk saat ini, sehingga zona 2600-2604 kemungkinan akan menjadi area demand yang diincar berikutnya, dan rebound bisa kembali terjadi.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas. Pembelian bank sentral (termasuk kembalinya PBOC ke dalam pembelian emas) dan kecemasan market terhadap kebijakan tarif Trump, dan ketidakpastian geopolitik yang membayangi, adalah faktor-faktor yang saat ini memicu permintaan safe haven emas

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2660.36, dengan high di 2663.15 dan low 2656.40. Zona pergerakan relatif masih sesuai dengan ekspektasi kami. Jalur kenaikan diperkirakan masih relatif lebih dominan dibanding penurunan sehingga setiap penurunan/koreksi turun dianggap peluang untuk membeli.
Perhatikan area 2651 (FR 23.6%), 2642 (FR 38.2%) dan 3635 (FR 50%). Ketiga area tersebut menjadi zona support yang diperkirakan masih cukup baik untuk melakukan buy. Saat ini trendline support 2654 juga masih cukup efektif menahan penurunan sehingga harga tetap bertahan di zona 2655-2660. Namun kenaikan lebih kuat butuh konfirmasi penembusan area 2666-2669 untuk membuka jalur kenaikan selanjutnya 2686-26892, atau bahkan zona 2700-an.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2635 dan 2628 kemungkinan akan menekan harga lebih lanjut sehingga sinyal sell bisa dilakukan jika area 2628-2630 ditembus, dengan potensi target diperkirakan cukup dekat di 2618-2620, atau 2602-2605. Mengingat kondisi fundamental yang masih mendukung bullish, maka area 2600 dianggap sebagai area potensial untuk demand yang lebih kuat, sehingga sebaiknya tidak menahan sell terlalu lama..
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
TTrading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2646.00 – 2648.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2660.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2669.00,
Target terdekat 2675, terjauh 2690, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2640.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2638.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2590)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



