logo agrodana futures official
Buka Akun
10

11

12

13

14

15

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS dan dolar mengalami kenaikan di hari Senin. Secara teknis, pola bearish engulfing keduanya tidak gagal, namun jika kenaikan berlanjut, maka pola tersebut bisa membatalkan penurunan yang diharapkan.

Data consumer confidence AS turun, 104.7 vs bulan sebelumnya 111.7. Data tersebut menjadi kekecewaan yang besar yang terjadi di puncak musim belanja. Rebound indeks kepercayaan konsumen yang terjadi baru-baru ini ternyata tidak berlanjut di bulan Desember karena indeks turun kembali ke tengah-tengah kisaran yang berlaku selama 2 tahun terakhir, kata Dana M Peterson, Kepala Ekonom The Conference Board. Tapi pandangan konsumen terhadap kondisi pasar tenaga kerja saat ini terus membaik, konsisten dengan data pekerjaan dan pengangguran baru-baru ini. Tapi penilaian tentang kondisi bisnis justru melemah.

Dampak Data Relatif Terbatas

Meski demikian, dampak dari data ekonomi sepertinya tidak terlihat memiliki efek yang terlalu besar, terutama untuk emas. Dengan jadwal yang padat jelang liburan, badan statistik cenderung berusaha untuk merilis dengan segera. Kepercayaan konsumen AS mengalami penurunan tajam, menyoroti kecemasan tentang kebijakan Trump.

UBS Melihat Dolar Terlalu ‘Mahal’

UBS kembali menegaskan pandangannya bahwa dolar cenderung masih terlalu mahal. Penguatan tersebut didorong oleh pergeseran ekspektasi terhadap Federal Reserve dan kebijakan pemerintah AS.

UBS menilai bahwa Fed kemungkinan akan mempertahankan sikap kehati-hatiannya, menunda penurunan suku bunga lebih lanjut sampai inflasi menurun lebih lanjut. Bank memperkirakan inflasi inti akan melambat hingga di bawah 2.5% saat pertemuan FOMC bulan Juni sehingga bisa memberi kepercayaan diri untuk Fed kembali lanjutkan pelonggaran kebijakan moneter. 

Saat ini UBS sudah memperbarui pandangannya tentang penurunan suku bunga Fed tahun 2025, dari awalnya 100 bps, menjadi hanya 2 kali penurunan 25 bps di tahun depan, di bulan Juni dan September 2025. Hal ini menandai revisi dari proyeksi UBS sebelumnya yang memperkirakan total 100 bps dan masing-masing 1 kali pemangkasan per kuartal. 

Data pasar tenaga kerja ataupun inflasi yang lebih lemah dari perkiraan bisa mendorong penurunan suku bunga lebih awal di bulan Maret. Tapi hal itu tetap akan bergantung pada bagaimana kondisi ekonomi berkembang dalam beberapa bulan mendatang. 

Fokus Malam Ini

AS akan merilis data Durable Goods di jam 20.30 WIB dan New Home Sales di jam 22.00 WIB. Pesanan barang tahan lama (durable goods) diperkirakan turun dari 0.2% menjadi -0.3%. Sedangkan new home sales diperkirakan naik dari 610K menjadi 666K.

Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan menguntungkan bagi emas, sekaligus mendukung kenaikan lebih lanjut. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari ekspektasi akan memicu penurunan pada emas, meskipun secara keseluruhan penurunan ini nantinya menjadikan peluang buy on weakness semakin terbuka untuk memanfaatkan harga yang relatif lebih murah.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup shooting star, menandai kenaikan yang sedikit terhambat karena tidak mampu tembus salah satu resistance penting di zona 2633. Meskipun sempat sentuh 2633.32, tapi emas gagal memanfaatkan momentum, dan penurunan di malam hari sentuh 2608. Tapi hal tersebut tidak memperkecil peluang untuk rally akhir tahun yang tetap terbuka di minggu terakhir Desember.

Secara keseluruhan, resistance saat ini berada di 2633 (high Senin, 23 Des 2024), 2651 (high 18 Des  2024), dan 2666 (high 29 Nov 2024). Sementara support saat ini berada di 2609 (MA 100 Daily), 2589 (low 20 Des 2024) dan 2571.49 (FR 50% Daily). Penurunan sejauh ini tertahan di MA 100 Daily sehingga peluang bullish tetap terbuka. Namun, bullish akan jauh lebih kuat jika mampu tembus 2633 sebagai resistance kuat yang terdekat.

slide20

Di H4, penurunan tertahan di 2608, beberapa poin di atas zona orange yang kami tandai sebagai area demand yang cukup potensial, 2601-2605, dan tepat berada di zona buy yang kemarin kami incar. Secara keseluruhan, area tetap sama, dan pola pergerakan yang diharapkan juga masih tetap sama. Trendline support ditarik dari titik terendah 2582.68 ke titik 2589.55 sehingga akan menjadi acuan ke depan sebagai support yang bisa diperhitungkan. 

Selama tidak turun di bawah 2600-2601 (area trendline support), maka peluang buy cukup ideal di dekat zona tersebut atau dekat low kemarin, 2608. Sementara kenaikan butuh tembus FR 61.8% H4 2633 dalam waktu dekat untuk membuka peluang rally akhir tahun semakin melebar. Dan MA 200 H4 yang kini ada di 2641 juga menjadi salah satu dari 3 zona resistance wajib tembus untuk mendukung kenaikan tersebut. 

Sebaliknya, penurunan di bawah 2600 akan memicu penurunan lanjutan ke 2594 dan terjauh 2582. Namun, strategi sell yang lebih kuat baru terwujud jika harga mampu tembus di bawah 2582. Ini dikarenakan saat tembus 2600 ataupun 2594, penurunan belum terlalu kuat karena 2582 bisa saja menjadi area double bottom dan memaksa emas kembali naik. Tapi jika 2582 berhasil ditembus, maka terbuka peluang untuk penurunan lebih lanjut ke 2565 atau terjauh 2536-2540 yang merupakan area terendah November 2024. 

Opsi Buy bisa dilakukan idealnya dekat area trendline support atau area arsir orange 2601-2605 atau minimal 2608-2612, dan alternatif terakhir adalah jika tembus 2633. Anda bisa pertahankan buy jika area 2633 dan 2641 berhasil ditembus dalam waktu dekat. Jika tidak tembus, maka kemungkinan koreksi turun masih bisa terjadi.

Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut, dan even musiman di akhir Desember hingga awal Januari).

slide21

Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2617.08, dengan high di 2619.92 dan low 2612.58. Harga bergerak turun hingga 2608, cukup dekat dengan zona support 2601-2605, dan masih dalam batas koreksi yang memang diharapkan sebelumnya. 

Secara umum, swing low diharapkan tetap terbatas di zona yang sama, maksimal 2601-2605, atau terdekat 2608-2612. Sementara swing high atau gerakan ke atas diharapkan secara bertahap mulai naik lebih tinggi, dan tembus di atas 2632-2634. Jika sesuai dengan perkiraan, maka emas berpotensi untuk melirik resistance lebih tinggi, area 2648-2651, dan pola pergerakan higher low- higher high secara bertahap bisa mendorong emas untuk naik hingga zona resistance berikutnya 2666, dan 2672-2676. Hal ini dikarenakan efek akhir tahun yang sejauh ini terlihat mendukung pada sentiment bullish pada emas. 

Meski demikian, potensi bearish juga tetap terbuka. Secara teknis, kegagalan tembus 2632-2634 akan membatasi kenaikan tersebut, dan penembusan di bawah 2600 akan membuat peluang rally akhir tahun sedikit berkurang. Tapi secara keseluruhan, bearish yang lebih kuat baru akan terwujud jika terjadi penurunan di bawah 2582.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2610.00 – 2612.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2624.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2634.00,
Target terdekat 2640, terjauh 2651, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2604.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2600.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2587.00 – 2589.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2575.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2595.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2595)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

2

Agenda Bank Sentral Pengaruhi Sentimen Akhir Tahun

Dot Plot FED DEsember 2024

5

Santa Claus Rally

Fakta Penting Santa Claus Rally

Seasonal Event Tetap Berpeluang?

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.04200 – 1.04400
Target : 1) 1.03600 2) 1.03000
SL : 1.05000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.03600
Switch to BUY jika tembus 1.05300

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.25400 – 1.25600
Target : 1) 1.24800 2) 1.24200
SL : 1.26200

Alternatif :

Ada potensi membentuk Descending triangle sehingga kenaikan dicurigai terbatas

Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.24800

Switch to BUY jika tembus 1.26500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 158.000 – 158.200
Target : 1) 157.400 2) 156.800
SL : 158.800

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 156.700
Switch to BUY jika tembus 159.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2610.00 – 2612.00
Target : 1) 2618.00 2) 2624.00
SL : 2604 (ideal 3-5 points di bawah 2600.00)

Alternatif :
CEK KETERANGAN!
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2634
Switch to SELL jika tembus 2589

Dolar mengalami rebound terhadap semua mata uang di tengah minimnya volume perdagangan menjelang libur Natal dan adanya keraguan akan langkah Fed mendatang setelah data inflasi di AS yang menurun. Selain itu pasar juga tidak lagi khawatir akan tutupnya sebagian pemerintahan AS setelah tercapainya kesepakatan tambahan anggaran oleh Kongres pada hari Sabtu lalu. Sementara itu data ekonomi menunjukkan Durable Goods Order mengalami penurunan -1.1% yang lebih rendah dari perkiraan turun -0.3% meski data periode sebelumnya direvisi membaik dari 0.2% menjadi 0.3%. Sedangkan data Core yang tidak menyertakan sektor transportasi juga menurun -0.1% yang lebih rendah dari perkiraan naik 0.3% meski data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 0.1% menjadi 0.2%. Data Kepercayaan Konsumen juga mengalami penurunan ke 104.7 yang lebih rendah dari perkiraan naik ke 112.9 dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 111.7 menjadi 112.8. Kepercayaan konsumen menurun setelah berakhirnya pemilu lalu yang menjanjikan perubahan berakhir dan menantikan kemungkinan terburuk yang akan terjadi dari perubahan yang akan datang. Pekan lalu Fed menurunkan proyeksi pengurangan suku bunga acuan dari sebelumnya 4x menjadi hanya 2x untuk tahun 2025 mendatang. Perubahan tersebut ditengarai disebabkan oleh data inflasi CPI yang cenderung naik lagi namun data PCE yang dirilis Jumat lalu menunjukkan indikasi inflasi justru menurun. Hal ini membuat sedikit keraguan diantara pelaku pasar akan proyeksi Fed tersebut. Bagaimanapun inflasi masih diatas target Fed 2% dan masih ada waktu cukup banyak yang memungkinkan bagi Fed untuk mengubah kembali proyeksi tersebut disesuaikan dengan data inflasi terbaru yang akan datang. Menurut CME's FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 33 bps lebih rendah dari perkiraan 2x sebanyak 25 bps dan peluang pertama akan dilakukan pada pertemuan moneter di bulan Mei hanya sebanyak 50%. Terlebih dengan agenda ekonomi dari Presiden Trump yang baru akan dilantik pada Januari mendatang. Sehari lagi pasar keuangan akan tutup merayakan hari Natal dan sebagian pelaku sudah meninggalkan pasar untuk mempersiapkannya sehingga diperkirakan perdagangan akan sangat terbatas pekan ini. Data ekonomi juga tidak ada yang krusial.

Yen juga ikut terkoreksi selain karena penguatan mata uang dolar namun juga masih dengan menipisnya peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dalam konferensi pers juga menurunkan ekspektasi akan menaikkan suku bunga acuan di bulan Januari mendatang. Kombinasi faktor ini membuat mata uang Yen menjadi kurang menarik. Satu-satunya peluang adalah kemungkinan otoritas keuangan Jepang melakukan intervensi jika Yen terus melemah mendekati level tertentu. Namun itu juga kemungkinannya sangat kecil dilakukan di akhir tahun seperti ini karena masih banyak ketidakpastian di tahun depan yang hanya sebentar lagi.

Euro juga terkoreksi terhadap dolar selain karena kondisi ekonomi yang kurang baik ditambah dengan ancaman dari Presiden Trump yang menilai neraca perdagangan dengan Uni Eropa tidak seimbang. Sementara itu Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam interview mengatakan target inflasi jarak menengah di Uni Eropa sudah hampir tercapai. Ini diartikan bahwa suku bunga acuan dapat terus ditekan guna kembali memicu pertumbuhan ekonomi yang belum pulih saat ini. Hari ini sebagian besar negara di wilayah Uni Eropa sudah libur merayakan hari Natal sehingga selama 3 hari  ke depan diperkirakan perdagangan akan sangat terbatas.

Poundsterling juga melemah karena penguatan mata uang dolar ditambah dengan data fundamental ekonomi yang menurun di Inggris. Data pertumbuhan ekonomi GDP kuartal 3 tahun ini dirilis 0%, lebih rendah dari perkiraan 0.1% dan data periode sebelumnya direvisi menurun tajam dari 0.5% menjadi hanya 0.1%. Data lain berupa investasi bisnis meningkat 1.9% yang lebih baik dari perkiraan naik hanya 1.2% dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 1.4% menjadi hanya 1.2%. Dari data yang sama diketahui tingkat kepercayaan bisnis turun hingga level terendah di tahun ini. Pekan lalu Bank Sentral Inggris (BOE) mempertahankan suku bunga acuannnya. Namun jumlah voter yang memilih untuk memangkas suku bunga acuan bertambah dari 1 orang menjadi 3 orang sehingga diperkirakan pada pertemuan selanjutnya peluang BOE untuk memangkas suku bunga acuan semakin besar. Hari ini Inggris masih buka normal seperti biasa dan tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Kenaikan Imbal hasil obligasi dan dolar AS terhenti di hari Jumat setelah data PCE AS dirilis lebih rendah dari perkiraan. Secara teknis keduanya mengindikasikan puncak kenaikan wave 5 bisa saja sudah terkonfirmasi, seperti yang diulas di live streaming @agrodanafuturesofficial.  Namun penurunan belum fix berlanjut, dan keduanya masih tetap membuka peluang untuk berbalik naik sehingga menghambat kenaikan emas yang mulai tercipta sejak Jumat malam. 

Inflasi PCE Redam Kekhawatiran Market

Data core PCE AS bulan November dirilis di +2.8% y/y, lebih rendah dari ekspektasi +2.9%. Tapi secara umum angka tersebut relatif sama dengan bulan sebelumnya. Sementara basis bulanan juga menunjukkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi, 0.1% m/m vs 0.2%. 

Di sisi lain laporan inflasi PCE utama  berada di 2.4%, lebih rendah dari ekspektasi 2.5% y/y, dan 0.1% m/ vs 0.2%. Sebelum data dirilis, market memperhitungkan 42.7 bps pemangkasan di 2025. 

Kedua data menunjukkan hasil yang mengejutkan secara keseluruhan karena Powell di hari Rabu mengatakan bahwa estimasi inflasi PCE menunjukkan kenaikan 2.5% selama 12 bulan yang berakhir di November, dan core PCE (exclude makanan dan energi) diperkirakan naik 2.8%. Hal tersebut memicu kekhawatiran terhadap inflasi sehingga Fed mungkin merasa perlu mempertimbangkan kenaikan suku bunga di 2025. Tapi dengan data yang dirilis di hari Jumat relatif lebih rendah, maka kekhawatiran tersebut diredam, dan dolar mengalami aksi jual di hari Jumat sehingga emas berhasil memanfaatkan data dan berbalik naik.

Williams dan Goolsbee Sinyalkan Suku Bunga Lebih Rendah

Austan Goolsbee dan John Williams mengomentari hasil data PCE. Mereka meyakinkan pasar bahwa jalur suku bunga masih lebih rendah dan satu-satunya perdebatan yang saat ini ada adalah tentang kecepatan pemangkasan di 2025. 

Goolsbee menambahkan ada lebih banyak ketidakpastian. Fed masih dalam jalur untuk mencapai target inflasi 2%. Perkiraan Goolsbee bahwa dalam 12-18 bulan ke depan, suku bunga bisa turun dengan sendirinya. Dengan kondisi lapangan kerja stabil, Fed ingin menjaganya tetap stabil sehingga untuk membuatnya demikian maka suku bunga harus turun ke tingkat yang netral. 

Suku bunga akan turun dengan jumlah yang bijak di tahun depan. Sementara penentunya adalah lapangan kerja dan inflasi. Goolsbee menambahkan jika melihat dot plot, maka suku bunga netral akan berada di bawah level saat ini. Terkait dengan PCE, Goolsbee mengatakan bahwa PCE 6 bulan terakhir sangat mendekati 2%, tapi inflasi terbaru lebih tinggi dari yang diperkirakan, hal tersebut dinilai sebagai lonjakan yang wajar terjadi dan juga terkait dengan ketidakpastian kebijakan, tapi masih yakin inflasi mengarah ke 2%.

Peluang Rally Akhir Tahun dan Fokus Minggu Ini

Dengan memasuki minggu terakhir Desember, investor cenderung mencari petunjuk apakah rally akhir tahun kali ini akan mendukung untuk emas atau tidak. Dengan PCE di hari Jumat yang relatif tidak terlalu mengkhawatirkan, maka hal tersebut semakin membuka peluang untuk terjadi.

Dengan minimnya data ekonomi AS di minggu ini, maka data CB consumer confidence malam nanti di jam 22.00 WIB, Durable Goods di hari Selasa, Initial jobless claims di hari Kamis akan menjadi peluang sekaligus rintangan di minggu ini. Penurunan akan menjadi peluang untuk buy jika dikaitkan dengan peluang rally akhir tahun yang cenderung mendukung kenaikan kembali untuk emas. 

Sementara nanti malam, data yang relatif lebih baik dari ekspektasi bisa memicu koreksi untuk emas. Sebaliknya jika data dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka emas punya peluang naik lebih tinggi.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, memvalidasi pola candle sehari sebelumnya inverted hammer dan didukung oleh data PCE yang relatif lebih rendah dari ekspektasi sehingga emas berhasil naik dekati resistance 2623 (FR 38.2% Daily).

Secara keseluruhan, resistance saat ini berada di 2632 (high Jumat, 20 Des 2024), 2651 (high 18 Des  2024), dan 2666 (high 29 Nov 2024). Sementara support saat ini berada di 2609 (MA 100 Daily), 2589 (low 20 Des 2024) dan 2571.49 (FR 50% Daily). Bullish butuh penutupan minimal di atas 2623 untuk lanjutkan kenaikan sekaligus memperbesar peluang rally akhir tahun.

slide20

Di H4, penurunan tertahan di 2589, beberapa poin di atas low sehari sebelumnya 2582. Sementara kenaikan sentuh 2632, sedikit di bawah resistance FR 61.8% 2633. Meski cenderung naik, tapi secara keseluruhan kenaikan tersebut masih belum terlalu kuat mengingat FR 61.8% belum ditembus. 

Dan selama tidak terjadi kenaikan di atas 2633, maupun MA 200 H4 yang ada di 2644, maka kenaikan ini masih relatif terbatas. Strong bullish butuh kondisi harga untuk tembus kedua resistance tersebut, dan dalam jangka waktu dekat tembus di atas 2666 untuk membuka ruang bagi rally akhir tahun untuk emas.

Opsi buy bisa dilakukan di zona terdekat FR 38.2% 2613, atau FR 23.6% yang juga cukup dekat dengan support 2600-2605. Sementara area demand yang diperkirakan lebih kuat (zona ungu) akan berada di 2536-2550) sepertinya belum akan disentuh dalam waktu dekat mengingat data ekonomi minggu ini yang relatif minim, dan mayoritas merayakan Natal sehingga peluang bullish cenderung dominan, mendukung rally akhir tahun.

Sebaliknya, bearish untuk short-term bisa saja menekan emas jika kembali gagal tembus di atas MA 200 H4 (2644). Tapi penurunan diperkirakan relatif terbatas sehingga support kuat diharapkan untuk short term berada di kisaran 2582-2590. 

Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut, dan even musiman di akhir Desember hingga awal Januari).

slide21

Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2627.03, dengan high di 2627.41 dan low 2617.35. Dari 2 skema tentang Elliott wave yang dibahas sebelumnya, ternyata penurunan tertahan di atas 2682 (yang merupakan level terendah dalam 1 minggu terakhir) sehingga skema 1 yang menyebut wave 5 selesai dilanjutkan dengan wave ABC lebih berhasil daripada skema 2 yang memperkirakan wave 5 belum selesai. Dengan demikian kenaikan ke 2632 bisa dianggap sebagai kenaikan wave C. 

Di sisi lain, pasca kenaikan menembus trendline merah di zona 2605, maka pullback ke area tersebut akan menjadi peluang untuk buy. Sementara target koreksi maksimal diharapkan tertahan di 2593-2594. Dengan kata lain bahwa opsi area buy yang cukup ideal akan berada di sepanjang area 2593-2605. Sementara support 2610-2613 adalah alternatif zona buy terdekat.

Peluang seasonal trend, kemungkinan tetap bisa terjadi karena market memasuki minggu terakhir Desember, sehingga dip atau koreksi yang terjadi bisa dipertimbangkan untuk area buy. Jika data consumer confidence nanti malam relatif lebih baik dari ekspektasi, maka peluang koreksi bisa terjadi, namun diharapkan terbatas.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2606.00 – 2608.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2618.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2632.00,
Target terdekat 2640, terjauh 2651, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2600.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2600.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2587.00 – 2589.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2575.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2595.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2595)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down