logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Minimnya data ekonomi AS di hari Senin membuat emas bergerak sideways dengan range pergerakan yang relatif lebih sempit dibanding hari sebelumnya. Cukup wajar, mengingat pasar sempat dikejutkan dengan data NFP yang kuat di hari Jumat lalu, tapi di sisi lain juga terjaga dalam kewaspadaan tingkat tinggi terhadap geopolitik.

Sejauh ini belum menunjukkan indikasi serangan Israel ditujukan ke fasilitas kilang minyak Iran seperti yang dikhawatirkan pasar dalam 1 minggu terakhir. Israel nampaknya masih mempertimbangkan apakah akan menyerang fasilitas minyak Iran atau area lainnya, di tengah upaya AS untuk meyakinkan Israel untuk tidak menargetkan fasilitas minyak, tapi memberi opsi lain.

AS Tahan Israel

Amerika dikabarkan tengah berupaya mencegah serangan balasan Israel yang menargetkan sejumlah target tertentu di Iran. AS menawarkan “paket kompensasi-godaan” jika mereka menghindari target-target tertentu di Iran menurut Kann News, radio publik Israel. 7 Oktober bertepatan dengan peringatan 1 tahun pembantaian festival music, dan sejauh ini belum mengindikasikan adanya asap yang menandakan adanya serangan. 

AS menawarkan kepada Israel dukungan diplomatik yang luas dan bantuan militer tambahan jika Israel mau menahan diri untuk tidak menyerang target-target tertentu. Pihak Israel menanggapi bahwa mereka menganggap AS sebagai sekutu dan ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa AS tidak ingin Israel menyerang fasilitas energi Iran, atau setidaknya ekspor Iran. 

Di sisi lain, ada laporan juga yang menyebut bahwa Israel tidak punya kemampuan untuk menyerang fasilitas nuklir Iran sehingga akan membutuhkan partisipasi langsung dari AS untuk melakukannya. Tapi sejauh ini rumor masih membelenggu market, dan minyak sudah mengalami rally lebih dulu hingga sentuh $77 per barel (WTI) dan bahkan Brent tembus $80 per barel. Sementara emas belum terlihat berperan sebagai safe haven, meskipun penurunan juga tidak terlalu tajam.

Kashkari Tidak Melihat Inflasi Tinggi

Neel Kashkari dari Fed Minneapolis mengatakan keseimbangan risiko bergeser dari inflasi yang lebih tinggi ke arah pasar tenaga kerja yang mungkin lebih tinggi. Secara keseluruhan Kashkari melihat ekonomi AS tangguh, tidak melihat tanda-tanda adanya kebangkitan inflasi. Bahkan menurutnya turunnya harga sewa baru memberi Fed keyakinan bahwa inflasi perumahan akan turun. 

Kurangnya Pembangunan menurutnya menjadi sumber utama inflasi perumahan. Adanya gangguan rantai pasokan, kekurangan tenaga kerja , juga menjadi sumber lain dari penyebab inflasi perumahan. Kashkari melihat masih ada ketidakpastian yang sangat besar untuk suku bunga netral, tapi dirinya memperkirakan akan berada di kisaran 3%.

Fokus Hari Ini

Faktor lain yang bisa menjadi peluang penggerak adalah agenda press conference NDRC (National Development and Reform Commission) atau badan perencanaan ekonomi utama China, dijadwalkan di hari ini, 8 Oktober 2024

Sampai artikel ditulis, press conference masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda menyenangkan dari pengumuman tersebut yang mengungkapkan detail dari stimulus yang dijanjikan pemerintah China. China akan terus menggunakan obligasi negara ultra-panjang menurut NDRC. Pasar masih menantikan langkah dukungan ekonomi yang lebih detail.

Kekecewaan market bisa menjadi koreksi turun pada emas sehingga emas nantinya bergantung hanya pada perkembangan geopolitik Timur Tengah mengingat minimnya data AS di hari ini.  Tapi jika pemerintah berhasil memberi keyakinan yang cukup pada pasar dengan stimulusnya, maka reaksi positif akan terjadi lebih dulu pada pasar saham China dan Hong Kong, sementara emas akan lebih dulu turun sebelum akhirnya menjadi peluang membeli di harga yang relatif lebih murah.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup spinning tops dengan real body hitam yang kecil dan tail atas maupun bawah yang imbang. Harga penutupan lebih rendah dibanding hari sebelumnya. Tapi secara keseluruhan range pergerakan masih berada di zona yang sama, dengan support 2624-2630 belum terpecahkan, demikian juga dengan resistance area 2663-2673 yang belum ditembus. Level tertinggi tercatat di 2659.66 dan terendah di 2637.66, dan ditutup di 2642.44.

Secara teori, spinning tops berarti peluang yang imbang antara bullish maupun bearish, dan pergerakan berikutnya bisa menentukan arah ke mana akan berlabuh. Penurunan di bawah 2624-2630 akan menekan emas hingga support berikutnya 2615.43 (FE 61.8% Daily), atau lebih lanjut 2600-2605. Sementara kenaikan di atas 2663 dibutuhkan untuk mendorong harga kembali dekati resistance 2673.

slide20

Di H4, belum banyak perubahan, dengan menggunakan FR yang ditarik dari bottom 2546.73 (FR 100%) sampai puncak 2685.50 (FR 0%). Tercatat penurunan kembali tertahan sedikit di atas zona orange (area 2624-2632). Dan kenaikan juga yang tetap berada di bawah resistance Triangle.

Aturan yang sama untuk Elliott Wave, yaitu jika terjadi penurunan tajam, maka “Wave 4 tidak boleh lebih rendah dari high wave 1 (2589)” dan “penurunan terdekat dari wave 4 adalah 38.2%-50% dari panjang wave 3”. Selama salah satu hal tersebut masih memenuhi syarat maka Elliott Wave masih berlaku dan belum ada tanda-tanda perubahan yang signifikan membatalkan atau menggagalkan wave 4 tersebut sehingga peluang wave 5 tetap terbuka.

Jika rebound kembali terjadi, maka kenaikan wave 5 seharusnya bisa berjalan secara bertahap menguji kembali beberapa resistance penting sebelum akhirnya tembus FR 0% 2685.50 yang sekaligus all time high sejauh ini. Asumsi panjang wave 5 = wave 1, maka target potensial dari kenaikan tersebut secara teori berada di 2714. Namun pada realisasinya bisa sedikit di bawah atau sedikit lebih tinggi, tergantung dari faktor pendorong dari sisi fundamental.Sebaliknya, di sisi penurunan juga masih bisa kembali mengancam jika harga turun di bawah 2624/2626 dalam waktu dekat. Tapi hanya penurunan lanjutan di bawah 2589 (high dari wave 1) yang bisa membuat Elliott wave benar-benar gagal dan tren berbalik turun. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi menjadi sell sebaiknya hanya dilakukan saat harga tembus FR 61.8% 2599, dan lebih kuat lagi jika turun di bawah 2589, dengan target terdekat 2580-2583, dan terjauh 2545-2550, dengan pertimbangan tidak ada eskalasi geopolitik.

slide21

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2636.39, dengan high di 2649.08 dan low 2633.71. Dengan zona yang sama, maka perhatikan zona support 2626-2631 dan resistance 2663-2670! Kedua zona tersebut akan menjadi pemicu tren berikutnya jika salah satu berhasil ditembus. Selama tidak terjadi penembusan, maka harga masih akan sideway dan berada di kisaran zona yang sama.

Dengan memanfaatkan range area tersebut, maka jangka pendek bisa melakukan buy di dekat zona support, dengan SL di bawah support terendah 2626 (sebaiknya 3-5 poin di bawah support), atau melakukan SELL di dekat zona resistance, dengan SL di atas resistance tertinggi 2670 (sebaiknya 3-5 poin di atas resistance). 

Tembus support akan membuat harga lanjut turun dan mengincar zona support berikutnya 2614-2619, yang diperkirakan akan menjadi zona demand yang lebih kuat sehingga opsi buy alternatif bisa kembali dilakukan di zona ini jika support 2626-2631 ditembus. (gunakan rule yang sama tentang pemasangan SL dan zona Buy!)

Sementara tembus resistance 2663-2670 membuka peluang lanjut naik, dengan resistance terdekat 2673 juga berpeluang ditembus, dan target terdekat akan berada di 2685 yang merupakan all time high sejauh ini. Jika fundamental mendukung kenaikan, maka area tertinggi baru bisa kembali tercipta.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2630.00 – 2632.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2644.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2648.50,
Target terdekat 2655, terjauh 2663, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2624.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2625.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2620.00 – 2622.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2608.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2628.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2630)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.10000 – 1.10200
Target : 1) 1.09400 2) 1.08800
SL : 1.10800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09500
Switch to BUY jika tembus 1.11000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30700 – 1.30900
Target : 1) 1.31500 2) 1.32100
SL : 1.30100

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31800
Switch to SELL jika tembus 1.30000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 148.300 – 148.500
Target : 1) 147.700 2) 147.100
SL : 149.100

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 149.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 147.400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2630.00 – 2632.00
Target : 1) 2638.00 2) 2644.00
SL : 2624.00 (ideal 3-5 points di bawah 2625.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2648.00
Switch to SELL jika tembus 2620.00

Dolar tertahan setelah beberapa waktu terus menguat tajam terhadap mata uang lainnya mendekati level tertinggi dalam 7 pekan terakhir ini. Fundamental ekonomi di AS yang masih solid dan permintaan asset safe haven karena kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Setelah serangan israel terhadap fasilitas militer Hizbullah di Gaza sehari sebelumnya, pihak Hizbullah menyerang balik kota terbesar ketiga Haifa di Israel dengan sejumlah roket. Israel masih berencana meneruskan serangan ke wilayah Lebanon yang berawal tepat setahun yang lalu dan menyebar menjadi konflik di wilayah Timur Tengah hingga saat ini. Sementara itu pasar juga mengantisipasi langkah moneter China setelah menjalani libur panjang long weekend kemarin. Pemerintah China berencana untuk meluncurkan stimulus yang merupakan teragresif sejak pandemi lalu. Bank Sentral China (PBOC) berencana untuk memangkas suku bunga, menurunkan cadangan wajib minimum perbankan dan stimulus lainnya guna mendorong sektor perumahan yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kemunduran yang sangat signifikan. Ekonomi di China sendiri menghadapi ancaman deflasi atau inflasi negatif dengan aktifitas ekonomi yang menurun tajam. Diharapkan dengan stimulus ini ekonomi akan kembali bangkit dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan oleh pemerintah. Selain untuk menghindarkan diri dari pelambatan ekonomi, langkah ini diharapkan akan kembali memulihkan kepercayaan dunia terhadap negara ekonomi terbesar kedua ini. Sedangkan di AS sendiri ekspektasi akan langkah Fed selanjutnya hampir dapat dipastikan Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps menurut CME FedWatch Tool. Hari ini akan dirilis data berupa defisit neraca perdagangan dan indeks optimisme ekonomi dari RCM/TIPP.

Yen bergerak menguat terhadap dolar setelah otoritas Jepang kembali memberikan peringatan akan aksi spekulatif di pasar mata uang. Wakil Menteri Keuangan urusan Hubungan Internasional yang baru - Atsushi Minura kemarin mengatakan pemerintah Jepang mengawasi ketat pergerakan mata uang Yen untuk menghindari agar tidak terjadi aksi spekulatif yang akan merugikan ekonomi Jepang. Selain itu mata uang Yen juga masih menjadi tujuan pengalihan aset safe haven bersama Swiss Franc. Data ekonomi masih cukup mixed dengan rata-rata pendapatan tunai mengalami penurunan dari 3.4% turun menjadi 3.0% sesuai perkiraan. Sedangkan anggaran belanja rumah tangga mengalami penurunan tajam dari +0.1% menjadi -1.9% namun masih lebih baik dari perkiraan turun hingga -2.5%. Dan surplus neraca keuangan meningkat dari 2.80T menjadi 3.02T yang jauh lebih baik dari perkiraan turun 2.43T.

Euro masih cenderung melemah selain karena penguatan mata uang dolar sebelumnya namun juga dipicu oleh data Factory Order di Jerman yang menurun tajam. Aktifitas di sektor manufaktur terus mengalami penurunan di negara terbesar di Uni Eropa ini. Order Factory mengalami penurunan tajam -5.8% yang jauh di bawah perkiraan hanya turun -1.9% meskipun data periode sebelumnya direvisi meningkat menjadi 3.9%. Selain itu juga tekanan untuk Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali memangkas suku bunga acuan semakin meningkat terkait dengan inflasi yang sudah turun sedikit di bawah target. Hari ini akan dirilis data Industrial Production di Jerman dan Neraca Perdagangan di Prancis.

Poundsterling relatif tertahan terhadap mata uang dolar setelah data fundamental ekonomi di Inggris masih terus positif. Data indeks harga perumahan di Inggris dari Halifax relatif stabil 0.3% sama seperti periode sebelumnya namun lebih baik dari perkiraan turun 0.2%. Hal ini yang menandakan stabilnya antara daya beli dan daya serap perumahan di Inggris. Data lain berupa Retail Sales Monitor juga meningkat tajam 1.7% atau lebih dari 2 kali perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 0.8%. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar kembali mendapat dukungan untuk menguat setelah data NFP AS bulan September secara mengejutkan dirilis “jauh lebih baik” dari ekspektasi, 254K vs 140K. Tingkat pengangguran berkurang menjadi 4.1% dari 4.2% sebelumnya, nyaris sentuh 4.0% dengan angka partisipasi kerja tetap di 62.7%. 

Di sisi lain, upah rata-rata per jam naik 0.4% m/m dan 4.0% y/y, keduanya di atas ekspektasi. Data yang kuat mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed yang agresif di bulan November mendatang sehingga membuat dolar menguat. 

Sementara geopolitik belum menunjukkan tanda-tanda serangan balasan Israel terhadap Iran meskipun Israel di sisi lain masih meluncurkan serangan terhadap Lebanon. Kondisi geopolitik yang tidak menentu ini yang sejauh ini membantu menahan penurunan tajam pada harga emas  pasca data NFP, selain ekspektasi bahwa Fed masih tetap berada di jalur kalibrasi ulang dengan penurunan suku bunga.

Peringatan Goolsbee

Melonjaknya data non farm payrolls tentunya menjadi kabar baik bagi pasar bahwa ekonomi AS tidak berada di sisi resesi sehingga pasar menilai peluang soft landing lebih besar daripada resesi. Beberapa argumen bermunculan, termasuk salah satunya yang mengatakan kemungkinan Fed tidak perlu melanjutkan atau bisa menunda penurunan suku bunga November.

Namun Presiden Fed Chicago, Austan Goolsbee mengingatkan agar tidak bereaksi terlalu keras pada satu titik data, dan menekankan bahwa lebih banyak data yang seperti itu (NFP lebih kuat) akan meningkatkan kepercayaan diri untuk mencapai kondisi lapangan kerja penuh. Goolsbee mencatat angka pekerjaan yang kuat cenderung mencerminkan pertumbuhan GDP AS yang kuat. 

Goolsbee mengakui adanya indikasi yang terlihat dari indikator-indikator yang secara luas menunjukkan pasar tenaga kerja sedang mendingin, tapi menolak untuk mengatakan “soft landing” pada ekonomi AS karena ekonomi terus bergerak maju. Dia mengatakan masih banyak data yang tersedia jelang pertemuan Fed November, dan memperingatkan bahwa guncangan eksternal masih bisa menggagalkan potensi menuju soft landing.

Faktor Penggerak Utama minggu ini!

Pasca NFP, pasar akan mengalihkan kembali fokus mereka ke data inflasi yang akan dirilis hari Kamis, 10 Oktober 2024. CPI utama dan inti m/m diperkirakan akan kembali turun meskipun basis tahunan untuk inflasi inti diperkirakan masih naik di 3.2% y/y. Sementara inflasi utama y/y diperkirakan akan turun ke 2.3% dari 2.5% y/y sebelumnya. Angka yang relatif turun tentu membawa angin segar kembali bagi emas, sebaliknya jika menguat akan membuat emas kembali tertahan.

Selain itu notulen rapat FOMC 17-18 September juga akan dirilis di hari Kamis dinihari. Meski tidak diharapkan ada perubahan, tapi investor kemungkinan perlu kembali mendengar hasil keputusan Fed September dan mencermati ulang tentang apa yang akan dilakukan Fed ke depan di sisa 2024, dan juga memasuki 2025.

Faktor lain yang bisa menjadi peluang penggerak adalah agenda press conference NDRC (National Development and Reform Commission) atau badan perencanaan ekonomi utama China, dijadwalkan di hari Selasa, 8 Oktober 2024. Komisi dijadwalkan akan mengumumkan tentang langkah-langkah untuk mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi China. 

Kabar ini diumumkan oleh Kantor Informasi Dewan Negara China, sehingga kemungkinan akan menjadi pusat perhatian investor global minggu ini setelah China kembali aktif dari libur panjangnya. Lima penjabat, termasuk ketua Zheng Shanjie akan hadir dalam press conference tersebut. Meski belum ada detail lebih lanjut, tapi pasar mengharapkan press conference tersebut akan mengumumkan secara detail rencana stimulus fiskal yang dijanjikan China bulan lalu mengingat langkah pelonggaran moneter yang sudah diumumkan PBOC di akhir bulan lalu. Seharusnya ini bisa menjadi kabar positif jika China kembali bangkit dari perlambatan ekonominya.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick kembali ditutup doji candle dengan real body hitam berukuran kecil dan tail bawah yang lebih panjang dibanding tail atas untuk ketiga kalinya secara beruntun. Secara keseluruhan belum ada perubahan yang cukup signifikan pada pola pergerakan dan range harga. Kenaikan masih tertahan di kisaran 2670 dalam 3 hari terakhir dan terendah tertahan di 2631. Data NFP yang “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi ternyata tidak serta merta mampu menekan emas untuk tembus hingga di bawah 2600.

Support zona 2641 yang merupakan 50% real body long white candle 24 September 2024 akan tetap menjadi area penting selain 2632 dan 2624. Sementara resistance 2663 dan 2673 kembali menjadi area yang harus ditembus dalam waktu dekat untuk membuka peluang kenaikan kembali.

slide20

Di H4, juga tidak banyak perubahan, masih menggunakan FR yang ditarik dari bottom 2546.73 (FR 100%) sampai puncak 2685.50 (FR 0%). Dengan penurunan yang kembali tertahan di zona orange (area 2624-2632), namun dengan pola pergerakan yang cenderung menyempit, baik zona resistance maupun support sehingga cenderung tetap berada di area Symmetrical Triangle. 

Wave 5 diperkirakan masih bisa terjadi selama harga mengikuti pola yang ada. Catatan yang perlu diingat adalah “Wave 4 tidak boleh lebih rendah dari high wave 1 (2589)” dan “penurunan terdekat dari wave 4 adalah 38.2%-50% dari panjang wave 3”. Dan kedua hal tersebut masih cukup kuat dan memenuhi syarat karena belum ada tanda-tanda perubahan yang signifikan membatalkan atau menggagalkan wave 4 tersebut sehingga peluang wave 5 tetap terbuka.

Dengan asumsi panjang wave 5 = wave 1, maka target potensial dari kenaikan tersebut secara teori berada di 2714. Namun pada realisasinya bisa sedikit di bawah atau sedikit lebih tinggi, tergantung dari faktor pendorong dari sisi fundamental. Dan karena NFP Jumat gagal menciptakan dorongan naik maupun tekanan ke bawah yang ekstrim, maka data ekonomi berikutnya adalah inflasi di minggu ini, dan kondisi geopolitik yang tidak menentu akan menjadi poin yang perlu dicermati ke depan.

Sebaliknya, di sisi penurunan juga tetap bisa kembali mengancam jika harga turun di bawah 2624/2626. Penurunan lanjutan di bawah 2589 (high dari wave 1)bisa membuat Elliott wave benar-benar gagal dan tren berbalik turun. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi menjadi sell sebaiknya hanya dilakukan saat harga tembus FR 61.8% 2599, dan lebih kuat lagi jika turun di bawah 2589, dengan target terdekat 2580-2583, dan terjauh 2545-2550, dengan pertimbangan tidak ada eskalasi geopolitik.

slide21

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2647.12, dengan high di 2652.35 dan low 2643.79. FR tidak layak digunakan di saat harga bergerak sideway dalam range pergerakan H1. Perhatikan zona support 2626-2631 dan resistance 2663-2670! Kedua zona tersebut akan menjadi pemicu tren berikutnya jika salah satu berhasil ditembus. Tapi selama tidak terjadi penembusan, maka harga masih akan sideway dan berada di kisaran zona yang sama.

Dengan memanfaatkan range area tersebut, maka jangka pendek bisa melakukan buy di dekat zona support, dengan SL di bawah support terendah 2626 (sebaiknya 3-5 poin di bawah support), atau melakukan SELL di dekat zona resistance, dengan SL di atas resistance tertinggi 2670 (sebaiknya 3-5 poin di atas resistance). 

Tembus support akan membuat harga lanjut turun dan mengincar zona support berikutnya 2614-2619, yang diperkirakan akan menjadi zona demand yang lebih kuat sehingga opsi buy alternatif bisa kembali dilakukan di zona ini jika support 2626-2631 ditembus. (gunakan rule yang sama tentang pemasangan SL dan zona Buy!)

Sementara tembus resistance 2663-2670 membuka peluang lanjut naik, dengan resistance terdekat 2673 juga berpeluang ditembus, dan target terdekat akan berada di 2685 yang merupakan all time high sejauh ini. Jika fundamental mendukung kenaikan, maka area tertinggi baru bisa kembali tercipta.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 2630.00 – 2632.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2644.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2663.00,
Target terdekat 2670, terjauh 2685, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2625.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2625.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2620.00 – 2622.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2608.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2628.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2630)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.10000 – 1.10200
Target : 1) 1.09400 2) 1.08800
SL : 1.10800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.09500
Switch to BUY jika tembus 1.11000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.30700 – 1.30900
Target : 1) 1.31500 2) 1.32100
SL : 1.30100

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.31800
Switch to SELL jika tembus 1.30000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 149.000 – 149.200
Target : 1) 148.400 2) 147.800
SL : 149.800

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 150.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 148.200

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2630.00 – 2632.00
Target : 1) 2638.00 2) 2644.00
SL : 2624.00 (ideal 3-5 points di bawah 2625.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2663.00
Switch to SELL jika tembus 2620.00


Dolar menguat terhadap semua mata uang lainnya seiring dengan data di sektor tenaga kerja di AS yang masih solid sehingga semakin mempermudah langkah Fed untuk terus melanjutkan menurunkan suku bunga acuan berikutnya. Data Non-Farm Payroll yang dilaporkan Jumat lalu menunujukkan terjadinya penambahan terisinya lapangan kerja sebanyak 254K yang lebih baik jauh diatas perkiraan hanya 147K dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik menjadi 159K. Ini merupakan kenaikan terbanyak dalam 6 bulan terakhir dan angka di atas 200K menunjukkan kondisi sektor ini masih solid sesuai dengan pernyataan Ketua Fed - Jerome Powell paska pertemuan moneter FOMC beberapa waktu lalu. Data lain berupa tingkat pengangguran juga mulai menurun menjadi 4.1% yang lebih rendah dari perkiraan stagnan sama seperti periode sebelumnya 4.2%. Sedangkan upah rata-rata meski menurun 0.4% namun masih lebih baik dari perkiraan 0.3% sementara data periode sebelumnya juga direvisi meningkat menjadi 0.5%. Dengan data-data ini semakin kuat bahwa ekonomi di AS diyakini tidak akan terjadi resesi dan akan mengalami soft landing seperti yang diharapkan oleh Fed. Di sisi lain hal ini semakin mereduksi peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan jumbo seperti pada pertemuan moneter di bulan September lalu. Ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan Fed sebanyak 25 bps meningkat tajam menjadi 95% dibandingkan pekan lalu yang hanya 65% dan sisanya untuk pemangkasan jumbo 50 bps menurut CME's FedWatch tool. Sementara itu gejolak geopolitik di Timur Tengah juga berpengaruh terhadap permintaan aset safe haven termasuk mata uang dolar yang menjadi aset paling likuid. Israel akhir pekan kemarin diberitakan kembali melakukan penyerangan di Jalur Gaza dengan lebih dari 180 rudal setelah sebelumnya menyerang basis Hizbullah di Lebanon. Menteri Pertahanan Israel menyatakan masih membuka peluang untuk menyerang kembali terhadap setiap sekutu Iran. Ketegangan di Timur Tengah akan berdampak pada harga minyak dunia yang juga berdampak langsung pada harga BBM di AS dan berpotensi menahan laju turun inflasi. Pekan ini akan dirilis data inflasi CPI dan juga nota minuta pertemuan moneter FOMC bulan September lalu yang akan diirlis pada hari Kamis nanti.

Yen melemah terhadap mata uang dolar hingga level terendah sejak 16 Agustus lalu seiring dengan data sektor tenaga kerja di AS yang positif dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang meningkat. Sementara itu langkah agresif Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuan menghadapi pertentangan dari faktor politik. Perdana Menteri - Shigeru Ishiba mengatakan kondisi ekonomi Jepang saat ini masih belum siap untuk kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut. Hari ini akan dirilis data Leading Indikator dan tidak ada data penting hanya data minor yang akan dirilis sepanjang pekan ini.

Euro semakin melemah menyusul penguatan mata uang dolar karena faktor-faktor yang sudah disebutkan di atas. Selain itu juga semakin besarnya peluang Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya. Dengan data ekonomi yang masih mixed, data Industrial Production di Prancis mengalami peningkatan tajam 1.4% jauh melampaui perkiraan 0.3% dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik menjadi 0.2%. Sementara Retail Sales di Italia mengalami penurunan tajam dari 0.5% menjadi -0.5% yang jauh di bawah perkiraan hanya turun 0.2%. Data inflasi CPI yang sudah menurun di bawah target 2% membuka peluang bagi ECB untuk kembali memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan moneter pekan depan. Hari ini akan dirilis data Factory Order di Jerman dan data Retail Sales untuk Uni Eropa keseluruhan.


Poundsterling cenderung tertahan terhadap penguatan mata uang dolar karena fundamental ekonomi di Inggris yang terus positif. Data PMI di sektor konstruksi mengalami peningkatan tajam dari 53.6 menjadi 57.2 yang jauh di atas perkiraan mengalami penurunan 53.1. Data sektor perumahan juga positif. Ketua Ahli Ekonomi Bank Sentral Inggris (BOE) - Huw Pill juga mengatakan BOE perlu berhati-hati dalam melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Peringatan tersebut diucapkan sehari setelah Gubernur BOE - Andrew Bailey mengatakan BOE bisa lebih agresif memangkas suku bunga jika tekanan inflasi terus menurun. Data penting pekan ini adalah pertumbuhan ekonomi GDP yang akan dirilis pada hari Jumat di penghujung pekan ini. Hari ini hanya ada data sektor perumahan dari Halifax.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down