Suggest : BUY on Dip
Area : 1.11300 – 1.11500
Target : 1) 1.12100 2) 1.12700
SL : 1.10700
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.12000
Switch to SELL jika tembus 1.10600
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.33300 – 1.33500
Target : 1) 1.34100 2) 1.34700
SL : 1.32700
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34280
Switch to SELL jika tembus 1.32700
Suggest : SELL on Rally
Area : 143.700 – 143.900
Target : 1) 143.100 2) 142.500
SL : 144.500
Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 144.600
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.800
Suggest : BUY on Dip
Area : 2645.00 – 2647.00
Target : 1) 2653.00 2) 2659.00
SL : 2639.00 (ideal 3-5 points di bawah 2638.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2664.28 (All Time High)
Switch to SELL jika tembus 2628.00
Dolar mengalami koreksi terhadap hampir semua mata uang lainnya menyusul langkah moneter yang diambil oleh otoritas keuangan China dengan meluncurkan stimulus baru. Bank Sentral China (PBOC) berencana melakukan pemangkasan 50 bps terhadap rasio cadangan wajib perbankan. Dengan penurunan rasio cadangan membuat bank memiliki lebih banyak uang untuk dipinjamkan ke nasabah. Langkah ini diambil guna meningkatkan jumlah uang beredar sehingga meningkatan permintaan agregat dan merangsang pertumbuhan ekonomi serta meringankan cicilan KPR dengan menurunnya suku bunga. Seperti diketahui beberapa waktu lalu ekonomi China mengalami pelemahan karena dihantam di sektor perumahan setelah sejumlah perusahaan Real Estate mengalami kebangkrutan. Meski demikian terdapat juga sejumlah ahli yang skeptis dengan langkah PBOC tersebut. Sementara itu fundamental ekonomi di AS juga menurun dengan data Kepercayaan Konsumen yang mengalami penurunan di luar perkiraan. Kepercayaan Konsumen di AS mengalami penurunan cukup tajam di bawah 100 menjadi 98.7 yang jauh lebih rendah dari perkiraan hanya turun 103.9 meskipun data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 103.3 menjadi 105.6. Menurunnya kepercayaan ini diperkirakan karena kekhawatiran dengan semakin melemahnya sektor tenaga kerja di AS. Sedangkan indeks manufaktur negara bagian Richmond semakin melemah dari -19 menjadi -21 yang juga jauh dari perkiraan membaik -13. Komentar negatif dari pejabat Fed juga membuat mata uang dolar terkoreksi. Gubernur Fed - Michele Bowman yang menjadi satu-satunya suara yang menentang pemangkasan suku bunga jumbo pada pertemuan moneter pekan lalu mengatakan inflasi masih di atas target Fed sehingga Fed perlu tetap waspada dalam memulai melonggarkan kebijakan moneter. Bowman merasa pemangkasan jumbo sebagai deklarasi kemenangan yang terlalu dini terhadap mandat Fed sementara resiko inflasi dan sektor tenaga kerja masih ada. Penting untuk terus menjalankan mandat Fed yaitu menurunkan dan menjaga inflasi tetap stabil pada target 2% Fed dengan terus menjaga sektor tenaga kerja tetap solid. Hari ini hanya ada data di sektor perumahan sebelum data penting berupa pertumbuhan ekonomi GDP esok hari dan PCE di hari Jumat nanti.
Yen ikut bergerak menguat selain karena melemahnya dolar oleh stimulus dari China namun juga oleh sentimen positif dari Jepang sendiri. Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda dalam pidatonya kembali mengulang pernyataannya paska pertemuan moneter pekan lalu dengan mengatakan BOJ punya waktu yang cukup sambil menunggu perkembangan di pasar dan juga mengawasi kondisi ekonomi sebelum memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan lagi. Ini diindikasikan bahwa BOJ akan kembali menaikkan suku bunga acuan jika kondisi memungkinkan di mana proyeksi ekonomi mencapai yang ditargetkan. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI dari BOJ dengan perkiraan masih stabil 1.8% sama seperti sebelumnya.
Euro rebound semata karena pelamahan mata uang dolar terhadap semua karena fundamental ekonomi di kawasan Uni Eropa juga sedang tidak baik-baik saja. Iklim Bisnis di Jerman dan Belgia sama-sama turun di bawah perkiraan. Indeks sentimen bisnis di Jerman dari IFO mengalami penurunan dari 86.6 menjadi 85.4 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 86.1. Sedangkan data yang sama di Belgia dari NBB juga semakin turun dari -12.6 menjadi -13.3 yang lebih buruk dari perkiraan membaik -12.3. Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sekaligus Gubernur Bank Sentral Jerman (BundesBank) - Joachim Nagel dalam pidato semalam tetap optimis bahwa ekonomi di Jerman akan pulih seiring dengan turunnya inflasi dan suku bunga yang juga semakin menurun. Hanya perlu gerakan reformasi secara menyeluruh dari persoalan imigrasi hingga perawatan anak-anak. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis. Sementara dari negara tetangganya Swiss dan Swedia dengan kedua bank sentral dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter dengan perkiraan akan memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps.
Poundsterling berlanjut menguat terhadap dolar hingga melampaui rekor tertinggi dalam lebih dari 2.5 tahun lalu atau sejak bulan Maret 2022 yang lalu. Kondisi aktifitas ekonomi yang terus dalam zona ekspansif menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat sehingga pemulihan ekonomi diharapkan dapat dicapai lebih cepat dari perkiraan. Langkah Bank Sentral Inggris (BOE) yang mempertahankan suku bunga acuannya pekan lalu juga menjadi daya tarik karena perbedaan suku bunga yang stabil di Inggris dibandingkan dengan suku bunga di tempat lain yang masih akan terus turun. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
Data ekonomi AS cenderung dirilis mix di mana PMI services dirilis lebih baik dari ekspektasi, 55.4 vs 55.2, meskipun masih cenderung lebih rendah dibanding bulan sebelumnya 55.7 yang merupakan angka terbaik dalam 2 tahun. Sementara itu PMI manufacture justru turun ke 47.0, di bawah ekspektasi 48.5 dan turun jika dibandingkan sebelumnya 47.9. Hal ini mengindikasikan kontraksi di sektor manufaktur.
Di sektor jasa, inflasi biaya sentuh level tertinggi dalam 1 tahun terakhir yang sebagian besar didorong oleh kenaikan upah karyawan. Sementara pertumbuhan biaya input manufaktur justru melambat ke level terendah dalam 6 bulan. Ketenagakerjaan di bulan September turun dalam 2 bulan berturut-turut dan ini berarti menandakan penurunan ke-4 dari 6 bulan terakhir. Hal ini tentunya membuat dolar kembali melemah sehingga emas berhasil rebound dari koreksinya.
Sedangkan pernyataan para pejabat Fed cenderung mendukung apa yang diputuskan FOMC minggu lalu. Kashkari mengatakan 50 bps sebagai tindakan yang tepat mengingat progress melunaknya inflasi dan pasar tenaga kerja. Dan Goolsbee mengindikasikan dukungan yang sama tentang pemangkasan 50 bps.
Another Dovish FED
Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan dirinya berharap suku bunga Fed di akhir tahun akan berada di kisaran 4.4%, lalu lanjut diturunkan sampai 3.4% di akhir 2025. Hal ini sesuai dengan proyeksi tengah dari para pejabat Fed. Meski Kashkari percaya tentang proses disinflasi yang berada di jalur yang benar, tapi dirinya mengingatkan untuk tidak buru-buru mendeklarasikan kemenangan terhadap inflasi. Kebijakan selanjutnya akan tergantung data, terutama karena sinyal ekonomi yang masih beragam dimana belanja konsumen tetap tangguh tapi tidak ada tanda-tanda yang jelas tentang resesi yang akan datang maupun lonjakan inflasi. Namun Kashkari lebih mengantisipasi pemangkasan yang lebih kecil dari Fed di masa depan dan menekankan perlunya menjaga pasar tenaga kerja tetap kuat.
Sementara Austan Goolsbee mengatakan bahwa “lebih banyak pemangkasan” suku bunga diperlukan di tahun depan supaya suku bunga turun secara signifikan. Selain mendukung dengan pemangkasan 50 bps Fed minggu lalu, Goolsbee melihat hal tersebut sebagai sinyal bahwa Fed saat ini berfokus pada risiko-risiko di pasar tenaga kerja, selain inflasi. Dia mengatakan inflasi jauh di bawah puncaknya dan pasar tenaga kerja masih berada pada kondisi lapangan kerja penuh sehingga menunjukkan bahwa mempertahankan suku bunga di level tertinggi dalam satu dekade tidak sejalan dengan menjaga stabilitas ekonomi.
Secara teknis, imbal hasil Treasury mulai menunjukkan penurunan setelah sempat naik sehari 3 hari berturut-turut. Hal ini menjadi kabar bagus untuk kembali menekan dolar sehingga emas berpeluang kembali naik.

CB Consumer confidence akan menjadi satu-satunya data ekonomi yang perlu diperhatikan. Di jam 21.00 WIB, data diperkirakan muncul dengan sedikit penguatan dari 103.3 menjadi 103.5. Meski bukan data ekonomi yang menjadi rujukan kebijakan moneter, tapi pasar akan mencermati tingkat kepercayaan konsumen AS terbaru.
Data yang lebih lemah dari perkiraan akan mendukung kenaikan emas. Sementara data yang lebih kuat akan membuat emas terkoreksi turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih tapi kali ini relatif lebih pendek dibanding candle putih sehari sebelumnya. Secara umum mirip dengan spinning tops karena memiliki tail atas dan bawah yang sama panjangnya, hanya saja real body tidak terlalu kecil untuk menjadi spinning tops. Namun demikian tren akan bergantung pada penutupan hari ini. Jika ditutup bullish, maka kenaikan berpotensi berlanjut. Sebaliknya jika ditutup bearish, maka ada potensi untuk terjadinya penurunan.
Zona support terdekat berada di FE 61.8% Daily yang berada di 2615.43. Sementara support terjauh berada di FR 0% Daily 2589.58. Sementara sisi kenaikan, resistance berada di 2534.76 yang merupakan all time high saat ini untuk beberapa waktu ke depan, dan FE 100% Daily 2657.89. Sedangkan target dari ascending triangle maupun bullish rectangle berada di 2676.40.

Di H4, harga kini mendekati FE 100% H4 2635.07. Sementara high tadi malam sekaligus menjadi all time high baru, sempat sentuh 254.76, yang berarti cukup dekat dengan resistance FE 100%. Jika berhasil tembus, maka peluang kenaikan berlanjut ke target ascending triangle daily 2676.40 cukup terbuka. Dan bahkan bisa saja melirik FE 161.8% H4 yang ada di 2689.66.
Meski demikian kami juga mewaspadai adanya potensi profit taking ataupun penurunan jangka pendek karena posisi harga yang menyusun formasi higher high (HH) sementara RSI justru menyusun formasi lower high (LH). Namun bearish divergence tidak bisa menentukan berapa panjang potensi penurunan yang bisa terjadi. Dengan demikian sinyal divergence yang ada bisa digunakan sebagai indikasi adanya profit taking dalam waktu dekat.
Potensi support berada di kisaran FE 61.8% 2601.32 dan FR 0% 2589.58. Area di antara keduanya akan menjadi area support psikologis dalam waktu dekat, sekaligus potensi area demand. Ini berarti area buy idealnya akan berada di antara 2590-2600, dengan catatan harga tidak tembus di bawah 2589 (FR 0%). Sebaliknya, penurunan akan berpeluang berlanjut jika FR 0% 2589 tersebut ditembus.

Per jam 9.37 WIB, harga berada di 2627.40, dengan high di 2630.16 dan low 2623.77. FR ditarik dari bottom 2546.73 ke puncak 2594.79 (FR 0%). Harga kembali lanjut naik dan masih bertahan di atas FE 100% 2618.07. Dengan demikian bullish nampaknya masih cukup dominan beberapa waktu ke depan. Ini berarti FE 161.8% H1 di 2647.98 berpeluang dilirik sebagai target kenaikan berikutnya.
Di sisi lain kondisi RSI justru terlihat mulai melemah sehingga peluang koreksi turun kemungkinan relatif terbatas. Support terdekat FE 100% di 2618.07 akan menjadi area yang cukup layak diperhitungkan sebagai zona buy selain support area 2610-2613 di mana low kemarin tertahan di 2613.82.
Sebaliknya, penurunan di bawah 2599-2601 akan menjadi pemicu penurunan untuk koreksi lebih lanjut. Bahkan jika turun di bawah FR 0% H1 2594.79 harga diperkirakan masih bisa lanjut turun hingga kisaran 2580-2583 atau 2574-2576. Sell bisa dilakukan jika terjadi penurunan di bawah 2600 dengan target terdekat 2594 dan terjauh 2576-2580 (area di antara FR 38.2% dan 23.6% H1).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 2617.00 – 2619.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2631.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2634.76,
Target terdekat 2642, terjauh 2657, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2611.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2610.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2597.00 – 2599.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2585.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2605.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2604)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!
Dolar berlanjut menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya menyusul komentar dari pejabat Fed yang menjamin bahwa Fed akan melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga acuan. Tidak kurang dari 3 pejabat Fed mempertegas hal tersebut setelah pekan lalu Fed memangkas suku bunga acuan dengan ukuran jumbo. Gubernur Fed Minneapolis - Neel Kashkari mengatakan pemangkasan 50 bps sudah semestinya meskipun awalnya lebih condong ke 25 bps. Kashkari menambahkan Fed masih perlu memangkas suku bunga acuan sebanyak 2 kali lagi hingga akhir tahun karena keseimbangan resiko sudah beralih dari inflasi tinggi menuju pelemahan sektor tenaga kerja. Bahkan dengan pemangkasan 50 bps pekan lalu, suku bunga acuan saat ini antara 4.75% hingga 5.0% dirasakan masih cukup ketat untuk ekonomi. Gubernur Fed Chicago - Austan Goolsbee mengatakan pemangkasan 50 bps adalah langkah yang tepat dengan menegaskan jika ingin soft landing tercapai maka tidak boleh terlambat bertindak. Goolsbee menyinggung suku bunga acuan masih tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir, sementara mandat Fed yaitu inflasi dan tingkat pengangguran yang kedua semakin mendekati target Fed. Sehingga Fed sudah melakukan keputusan yang tepat untuk memangkas dengan ukuran jumbo. Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic juga sepakat bahwa kondisi moneter saat ini sudah semakin mendekati normal sehingga kebijakan moneter juga harus disesuaikan dari kondisi moneter yang ketat saat ini. Bahkan kondisi ini lebih cepat dari yang semula diperkirakan, sehingga pemangkasan jumbo akan menjadi proses permulaan yang baik untuk normalisasi tersebut. Data ekonomi di AS berupa data PMI masih mixed seperti sebelumnya dengan sektor manufaktur masih turun dari 47.9 menjadi hanya 47.0 yang lebih jelek dari perkiraan meningkat 48.6. Sedangkan di sektor jasa terus mengalami peningkatan menjadi 55.4 yang sedikit lebih baik dari perkiraan 55.3 dan data periode sebelumnya direvisi membaik dari 55.2 menjadi 55.7. Angka di atas 50 menunjukkan indikasi aktifitas ekonomi mengalami ekspansi dan sebaliknya menunjukkan kontraksi. Hari ini ada data Kepercayaan Konsumen dan Indeks Manufaktur negara bagian Richmond. Sedangkan Bank Sentral Australia (RBA) dijadwalkan akan mengumumkan hasil pertemuan moneternya siang ini dengan perkiraan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan saat ini.
Yen cenderung kembali menguat terhadap dolar karena pasar kembali normal setelah kemarin perbankan dan bursa saham tutup karena libur Autumnal Equinox Day. Meski data ekonomi cenderung melemah dengan data PMI di sektor manufaktur yang mengalami penurunan dari 49.8 menjadi 49.6 yang lebih jelek dari perkiraan meningkat 49.9. Dengan angka di bawah ambang batas 50 aktivitas di sektor ini mulai mengalami kontraksi. Selain data ini, siang ini Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda akan memberikan pidato dalam forum bisnis di Osaka. Pekan lalu BOJ memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan setelah menaikan suku bunga acuan pada pertemuan sebelumnya. BOJ yang mengadopsi kebijakan moneter yang fokus pada inflasi diperkirakan akan menaikkan lagi suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya di bulan November mendatang. Pekan ini parlemen Jepang akan melakukan pemungutan suara untuk memilih Perdana Menteri Jepang yang baru. Jika kebijakannya tidak sejalan, maka BOJ akan mengalami kesulitan menjalankan kebijakan moneternya.
Euro melemah tajam terhadap dolar seiring dengan data fundamental ekonomi yang turun di bawah perkiraan. Data aktifitas bisnis berupa PMI di kawasan ini menurun tajam baik di sektor manufaktur maupun di sektor jasa. Di sektor manufaktur data PMI semakin terpuruk dalam zona kontraksi turun dari 45.8 menjadi 44.8 yang jauh lebih buruk dari perkiraan hanya turun 45.7. Sedangkan di sektor jasa data PMI mengalami penurunan menjadi 50.5 yang jauh di bawah perkiraan hanya turun 52.3 dan bahkan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 53.3 menjadi hanya 52.9. Dengan angka yang nyaris di ambang batas 50 menjadi beresiko akan turun ke dalam zona kontraksi jika tidak terjadi peningkatan pada bulan berikutnya. Hal ini semakin membuat ekspektasi langkah moneter Bank Sentral Eropa (ECB) berikutnya adalah memangkas suku bunga acuan. Meskipun sejumlah pejabat ECB sebelum rilis data ini mengatakan belum diperlukan untuk itu. Hari ini akan dirilis data Iklim Bisnis IFO di Jerman dan data yang sama dari NBB di Belgia.
Poundsterling bergerak menguat terhadap dolar dan Euro dengan sempat menyentuh level tertinggi sejak Maret 2022 yang lalu terhadap dolar. Meskipun data aktifitas bisnis di Inggris juga menurun namun masih dalam zona ekspansif. Data PMI di sektor manufaktur turun dari 52.5 menjadi 51.5 yang lebih rendah dari perkiraan cuma turun 52.3. Sedangkan di sekor jasa juga turun menjadi 52.8 yang lebih rendah dari perkiraan naik 53.5 sedangkan data periode sebelumnya direvisi membaik dari 53.3 menjadi 53.7. Bank Sentral Inggris (BOE) pekan lalu mempertahankan suku bunga acuan dan masih belum ada rencana untuk memangkasnya dalam waktu dekat ini. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial
Suggest : SELL on Rally
Area : 1.11300 – 1.11500
Target : 1) 1.10700 2) 1.10100
SL : 1.12100
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.11000
Switch to BUY jika tembus 1.12300
Suggest : BUY on Dip
Area : 1.32900 – 1.33100
Target : 1) 1.33700 2) 1.34300
SL : 1.32300
Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33600
Switch to SELL jika tembus 1.32300
Suggest : SELL on Rally
Area : 144.500 – 144.700
Target : 1) 143.900 2) 143.300
SL : 145.300
Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 145.000
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 142.800
Suggest : BUY on Dip
Area : 2617.00 – 2619.00
Target : 1) 2625.00 2) 2631.00
SL : 2611.00 (ideal 3-5 points di bawah 2610.00)
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2634.76 (All Time High)
Switch to SELL jika tembus 2600
Minimnya data ekonomi AS di hari Jumat sempat membuat emas sedikit terkoreksi turun hingga 2602 sebelum akhirnya kembali rebound dan ciptakan rekor tertinggi baru di 2525.66. Komentar dari pejabat Fed menjadi penggerak sentimen. Waller, Bowman dan Harker silih berganti memberikan pernyataan, namun pernyataan Waller dianggap pasar lebih dovish mengingat sikap Waller yang selama ini dikenal hawkish di antara para pejabat Fed lainnya.
Gubernur Fed Michelle Bowman memberikan penjelasan kenapa dirinya menjadi satu-satunya yang bertentangan di pertemuan FOMC September di saat yang lainnya mendukung pemangkasan 50 bps. Bowman menyatakan dia mendukung untuk mengkalibrasi ulang suku bunga Fed fund, tapi lebih memilih langkah awal yang lebih kecil. Bowman beralasan tindakan kebijakan Fed yang lebih agresif dikhawatirkan memicu penafsiran bahwa pasar melihat Fed mengikrarkan lebih dini kemenangan atas inflasi mengingat target inflasi yang belum tercapai.
Selain itu Bowman juga menganjurkan langkah yang terukur untuk mengembalikan inflasi ke target 2% tanpa membuat permintaan meningkat secara signifikan. Dia menekankan kondisi ekonomi yang tetap kuat dan pasar tenaga kerja yang mendekati lapangan kerja penuh. Meski demikian dirinya tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan para pejabat Fed lainnya untuk mencapai tujuan mandat ganda Fed.
Peringatan Harker, Dovish Nya Waller
Di sisi lain, Presiden Fed Philadelphia Harker berkomentar bahwa Federal Reserve sudah melakukan pekerjaan yang baik dalam menavigasi ekonomi. Harker membandingkan kebijakan moneter dengan mengendarai bus di mana penting untuk menyeimbangkan kecepatan. Harker menekankan bahwa lapangan kerja yang maksimal melibatkan kualitas pekerjaan, bukan hanya kuantitas. Meski mendukung pemangkasan suku bunga, tapi Harker mengingatkan ada risiko penurunan inflasi yang bisa saja terhenti dan pasar tenaga kerja bisa melemah. Tapi pasar menilai komentar tersebut tidak masuk akal.
Sementara Waller tampil dalam wawancara di CNBC. Waller yang biasa dikenal sebagai pejabat Fed yang lebih hawkish, kini justru terlihat lebih dovish karena menilai Fed mengkalibrasi ulang kebijakan dengan inflasi yang lebih rendah dan potensi pengangguran yang bergerak lebih tinggi.
Waller mengatakan ekonomi tetap kuat dan inflasi turun. Dia juga mengatakan cukup terbuka untuk penurunan suku bunga berdasarkan data inflasi terbaru, terutama selama periode blackout baru-baru ini. Waller mencatat inflasi PCE inti sudah berada di 1.8% dalam 4 bulan terakhir, tapi akan mendekati 1% jika layanan perumahan tidak termasuk.
Waller juga mengungkap beberapa skenario potensial untuk penurunan suku bunga yang bisa dilakukan secara bertahap, lebih cepat atau bahkan dihentikan sementara, tergantung pada data ekonomi yang masuk. Meski inflasi lebih rendah dari perkiraan, Waller mengindikasikan bahwa dia kemungkinan bisa lebih agresif dalam memangkas suku bunga jika memang data mendukung. Meski percaya bahwa inflasi saat ini berada di jalur yang benar, tapi Waller mengingatkan bahwa inflasi bisa saja berbalik arah.
Waller mengutip Komite melihat banyak ruang untuk menurunkan suku bunga dalam 6-12 bulan ke depan, dan itu yang akan menjadi fokus Fed.

Inflasi PCE inti akan menjadi sorotan utama yang akan dirilis di hari Jumat. Sementara GDP akan dirilis sehari sebelumnya. Seperti halnya yang disampaikan Waller bahwa dirinya melihat inflasi PCE inti lanjutkan penurunan, sehingga data yang relatif turun akan mendorong keyakinan pasar kembali untuk pemangkasan yang agresif. Tapi tunggu, jangan buru-buru! Karena Fed masih akan menunggu data ekonomi ke depan hingga dekati tanggal pertemuan Fed berikutnya, dan itu berarti 2 data NFP dan 2 data CPI juga tidak luput dari pantauan Fed.
Untuk GDP diperkirakan tetap solid sehingga tantangan untuk emas diperkirakan datang dari data GDP di hari Kamis. Sementara malam nanti pasar hanya akan melihat data PMI services dan manufaktur di jam 20.45 WIB. Manufacture diperkirakan naik dari 47.9 menjadi 48.6, sedangkan services diperkirakan turun tipis darasi 55.7 menjadi 55.3.
Data yang lebih lemah dari perkiraan akan mendukung kenaikan emas. Sementara data yang lebih kuat akan membuat emas terkoreksi turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih yang panjang dan sekaligus mengukuhkan penembusan resistance 2589.58 secara resmi karena harga tetap ditutup di atas 2589. Sementara FE 61.8% menunjukkan area 2615.43 dan saat ini harga cenderung berada di atas zona tersebut. Dan jika berhasil ditutup di atas FE 61.8%, maka kenaikan berikutnya melirik FE 100% 2657.89. Di sisi lain, target ascending triangle dan juga bullish rectangle kurang lebih berada di 2676.40.
Meski demikian, waspadai juga potensi koreksi turun atau profit taking yang bisa terjadi dan membayangi beberapa hari ke depan. Namun, area penurunan diperkirakan terjauh diperkirakan akan tertahan di FR 0% 2589.58.

Di H4, harga kini berada di atas zona FE 61.8% 2601.32 sehingga membuka peluang untuk melirik target kenaikan berikutnya di FE 100% 2635.07 yang terdekat, dan FE 161.8% 2689.66 yang terjauh. Peluang kenaikan cenderung dominan untuk saat ini dan belum menunjukkan tanda-tanda melemah.
Di sisi lain, ekspektasi kami adalah profit taking akan tetap terbatas dan harga akan tetap bertahan di atas zona 2595-2600 dalam waktu dekat dan area tersebut cenderung lebih ideal sebagai zona buy jika terjadi koreksi turun. Sebaliknya, jika terjadi penembusan di bawah 2600, maka reversal bearish akan lebih kuat jika harga konfirm tembus di bawah FR 0% 2589.58.
Dengan demikian penurunan maksimum di zona 2595-2600 adalah zona ideal buy, sementara reversal bearish jangka pendek lebih konfirm jika tembus FR 0% 2589.58. Dan ini berarti Anda bisa pertimbangkan SELL jika harga berhasil tembus FR 0%. Selama tidak tembus, maka peluang yang dominan cenderung buy.
Waspadai data ekonomi di malam hari! Bisa saja profit taking baru terjadi jika harga sudah sentuh resistance sekaligus high terbaru, dan jika data ekonomi lebih lemah, maka penurunan baru terjadi.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2625.69, dengan high di 2626.16 dan low 2616.00. FR ditarik dari bottom 2546.73 ke puncak 2594.79 (FR 0%). Dan kenaikan di hari Jumat menunjukkan harga berhasil tembus FR 0%, dilanjutkan kenaikan di atas FE 61.8% 2599.58. Bahkan saat artikel ditulis, harga bertahan di atas FE 100% 2618.07 sehingga kenaikan berpotensi lanjut hingga kisaran FE 161.8% 2647.98.
Meski demikian waspadai potensi koreksi, didukung dengan ancaman bearish divergence karena RSI yang terlihat menciptakan high kedua yang lebih rendah dari high pertama (lower high) sementara harga cenderung menciptakan high kedua lebih tinggi dari high pertama (higher high). Ini akan konfirmasi jika 2-3 jam ke depan RSI tetap lebih rendah. Dan penurunan terjadi meskipun hanya sekedar koreksi jangka pendek.
Jika konfirm, maka area koreksi optimal diharapkan tertahan di zona 2594 (FR 0%) hingga 2599 (FE 61.8% H1).
Sebaliknya, jika RSI ternyata lanjutkan kenaikan dan high ke 2 lebih tinggi dari high 1 (higher high), maka bearish divergence tidak terbukti, sehingga uptren cenderung berlanjut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 2610.00 – 2612.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2624.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2625.66,
Target terdekat 2635, terjauh 2647, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2604.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2604.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2589.00 – 2591.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2577.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2597.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2599)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



