logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.10500 – 1.10700
Target : 1) 1.09600 2) 1.09000
SL : 1.11300

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.10000
Switch to BUY jika tembus 1.11500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.31000 – 1.31200
Target : 1) 1.30400 2) 1.29800
SL : 1.31800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.30400
Switch to BUY jika tembus 1.32000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 142.600 – 142.800
Target : 1) 143.400 2) 144.000
SL : 142.000

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 142.000
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.700

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2495.00 – 2497.00
Target : 1) 2503.00 2) 2509.00
SL : 2486.00 (ideal 3-5 points di bawah 2485.00)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2511.20 (R2)
Switch to SELL jika tembus 2483.90 (S2)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

NFP di hari Jumat dirilis 142K, lebih rendah dari ekspektasi 160K, tapi tidak terlalu rendah seperti yang dikhawatirkan banyak pihak. Angka ini juga memudarkan ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga pertama dari Fed yang agresif 50 bps di pertemuan mendatang. 

Reaksi pasar terlihat negatif untuk dolar dan imbal hasil Treasury saat data dirilis di jam 19.30 WIB, dan saat itu peluang pemangkasan 50 bps naik ke 57% dari sebelumnya 40%. Namun satu jam kemudian pelemahan dolar memudar karena pasar kembali melihat laporan pekerjaan dan mulai mempertanyakan apakah melesetnya angka NFP dan revisi cukup untuk menutupi tingkat pengangguran yang sedikit berkurang (4.2%, dari 4.3%).

Fed Speakers Kurang Yakin dengan 50 bps

Pernyataan pertama datang dari John Williams dari NY Fed. Williams nampak bermain aman dengan tidak menyinggung peluang pemangkasan 50 bps pertama di pertemuan Fed mendatang. Williams mengatakan data pekerjaan konsisten sejalan dengan pendinginan ekonomi. Tingkat pengangguran masih rendah meskipun terjadi kenaikan. 

Sementara Christopher Waller mengatakan waktunya sudah sesuai untuk mulai mengurangi kebijakan (= menurunkan suku bunga, melonggarkan kebijakan). Bagi Waller pasar tenaga kerja hanya melunak, bukan memburuk. Hal ini kemudian ditangkap oleh pasar sebagai keraguan bagi Waller mendukung pemangkasan yang agresif, padahal sebelumnya Waller membuka pernyataannya dengan kalimat “saya akan mendukung pemangkasan suku bunga acuan jika hal tersebut memang tepat”. Peluang pemangkasan 50 bps turun menjadi 23% pasca pernyataan Waller. 

Satu minggu kedepan Federal Reserve memasuki periode blackout, di mana para pejabat Fed yang terlibat dalam pertemuan FOMC mendatang tidak diizinkan untuk memberi pernyataan apapun ke media. Hal ini sudah dimulai sejak Jumat setelah pasar AS ditutup, dan berlaku sampai suku bunga selesai diumumkan 19 September mendatang (dinihari waktu Indonesia).

Fokus Inflasi, Tapi Tak Seefektif sebelumnya

Di sisi lain, pasar akan mencermati data inflasi CPI AS yang akan dirilis 11 September. Dan data ekonomi relatif lebih ringan bagi AS untuk minggu ini di luar data inflasi dan initial jobless claims. 

Satu hal yang harus diketahui adalah bahwa Fed sudah tidak lagi menjadikan inflasi sebagai fokus utama sehingga rilis data diperkirakan tidak akan merubah keputusan Fed untuk tetap menurunkan suku bunga di pertemuan 17-18 September mendatang. Fokus utama sudah bergeser ke arah data ketenagakerjaan seperti yang disampaikan Powell di Jackson Hole 23 Agustus yang lalu, bahwa risiko inflasi berkurang, tapi risiko pasar tenaga kerja meningkat. 
Tapi sentimen berpotensi berubah drastis jika terjadi lonjakan naik data inflasi yang mengejutkan (di atas 2 persentase poin). Dan hal ini akan berpotensi positif untuk dolar sehingga berpeluang kembali menekan emas untuk koreksi lebih tajam sebelum pengumuman suku bunga minggu depan. Sebaliknya, mungkin saja terjadi dorongan yang lebih kuat untuk kenaikan emas jika ternyata inflasi secara mengejutkan turun tajam (di bawah 2 persentase poin).

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam dan harga kembali ditutup di bawah 2500 pasca data NFP yang kurang meyakinkan bagi emas. Level support 2483.55 (FR 0% Daily) kembali dilirik sebagai potensi penurunan. Jika harga tidak mampu naik dan belum cukup kuat menciptakan rekor tertinggi baru, maka penurunan tersebut cukup wajar kembali terjadi. 

Di sisi lain, jika zona 2483.55 ditembus, maka penurunan berikutnya cukup terbuka untuk kembali menguji zona 2470-2476 yang sebelumnya sempat menjadi area support kuat dan berhasil mendorong pembalikan naik. Support terjauh 2455-2460 juga perlu diwaspadai. Sebaliknya, kenaikan minimal perlu menembus resistance 2509 lebih dulu untuk membuka kenaikan lanjutan, meskipun strong resistance saat ini 2527-2531 tetap menjadi fokus utama yang perlu diwaspadai.

slide20

Di H4, kesekian kalinya harga mengalami kesulitan untuk tembus FE 100% 2427.12 meskipun level tertinggi di hari Jumat sempat mencapai 2529.05 sesaat setelah data NFP dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Di sisi lain, penurunan pun sepertinya masih tetap berada di zona FE 61.8% 2490.78, dan potensi terjauh yang terlihat potensial saat ini adalah mengulangi kembali pola pergerakan minggu lalu pada tanggal 3 dan 4 September 2024, di mana zona 2470-2476 kembali menjadi area support yang perlu diperhitungkan. Saat itu zona tersebut berhasil menahan penurunan, dan mendorong kembali harga naik di atas 2500-an.

Minimnya data ekonomi AS yang high impact hari ini kemungkinan dimanfaatkan pasar sebagai peluang konsolidasi di tengah ketidakpastian berapa besar suku bunga yang akan dipangkas Fed di pertemuan September. 

Secara teknis, peluang SELL cenderung dominan untuk saat ini, terutama di sesi Asia hingga Eropa ke depan. Namun penurunan diperkirakan kembali terhambat di zona 2470-2476 sehingga peluang BUY kemungkinan bisa kembali dilakukan di zona tersebut, dengan SL ketat di bawah 2470 (3-5 poin di bawah 2470). Namun jika tembus, maka peluang penurunan lanjutan melirik zona 2455-2460, dan 2438-2440. Sebaliknya, kenaikan di zona 2500 – 2506 juga berpotensi terjadi. Tapi strong bullish diperkirakan baru akan muncul jika harga mampu tembus dan bertahan di atas zona 2515-2517 untuk kemudian berhadapan dengan zona strong resistance 2527-2531. Sejauh ini kami belum menemukan pendukung kuat untuk tembus dan menciptakan rekor tertinggi baru sehingga diharapkan range akan bergerak di kisaran 2515-2530 untuk kenaikan, dan 2470-2490 untuk penurunan.

slide21

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 2498.34, dengan high di 2499.06 dan low 2494.65. FR masih menggunakan pola yang sama, ditarik dari bottom 2471.80 ke puncak 2523.38. Swing low terakhir sempat berada di bawah FR 61.8% 2491.50, tapi belum dianggap tembus karena candle berikutnya tetap ditutup di atas 2491.50. 

Secara teknis, swing high diperkirakan bisa terjadi lebih dulu, tapi area FR 50% 2497.59 dan FR 38.2% 2503.68 diperkirakan bisa menahan kenaikan tidak terlalu tinggi. Lalu harga kembali turun dan membuka peluang untuk kembali menguji zona orange (kisaran 2470-2476) sebelum akhirnya demand kembali mempertahankan area tersebut sehingga bertahap kembali rebound.

Short-term cenderung dominan sell dan area 2498-2503 adalah zona yang cukup logis untuk peluang tersebut, dengan SL sebaiknya ditempatkan di atas 2506-2508 untuk mengantisipasi kenaikan yang lebih kuat. 

Sebaliknya, zona orange (2470-2476) kembali bisa diincar sebagai area demand (peluang buy), dengan SL sebaiknya ditempatkan di bawah 2468-2470 untuk mengantisipasi penembusan dan tekanan koreksi turun yang masih membayangi dalam waktu dekat.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally
Entry: 2498.00 – 2500.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2486.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2491.50,
Target terdekat 2486, terjauh 2476, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2406.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2503.70)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 2471.00 – 2473.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2485.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2465.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2464)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.10800 – 1.11000
Target : 1) 1.10200 2) 1.09600
SL : 1.11600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.10400
Switch to BUY jika tembus 1.11800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.31500 – 1.31700
Target : 1) 1.30900 2) 1.30300
SL : 1.32300

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.31000
Switch to BUY jika tembus 1.32500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 142.300 – 142.500
Target : 1) 143.100 2) 143.700
SL : 141.700

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 141.600
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 143.000

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : SELL on Rally
Area : 2498.00 – 2500.00
Target : 1) 2492.00 2) 2486.00
SL : 2506.00 (ideal 3-5 points di atas 2503.70)

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2491.50 (FR 61.8% H1)
Switch to BUY jika tembus 2511
DISCLAIMER ON!

Dolar menguat terhadap mata uang lainnya di tengah rilis data penting di sektor tenaga kerja berupa Non-Farm Payroll (NFP) yang dirilis Jumat malam lalu yang cukup mixed. Mekipun dalam laporan NFP hanya terjadi penambahan terisinya lapangan kerja sebanyak 142K yang lebih rendah dari perkiraan naik 160K dan data periode sebelumnya direvisi menurun cukup drastis dari 114K menjadi hanya 89K. Namun data tingkat pengangguran semakin berkurang dari 4.3% menjadi 4.2% sesuai perkiraan dan upah rata-rata meningkat 2x lipat dari 0.2% menjadi 0.4% yang lebih baik dari perkiraan hanya naik 0.3%. Data-data ini memberikan indikasi bahwa sektor tenaga kerja meski melambat namun dengan laju yang stabil dan semakin memperkuat peluang Fed untuk segera menurunkan suku bunga acuannya. Hal ini didukung oleh pendapat dari pejabat Fed yaitu Gubernur Fed New York - John Williams yang mengatakan data-data di sektor tenaga kerja konsisten dengan pelambatan ekonomi terutama dari sisi penawaran dan menurunkan suku bunga acuan akan menjaga sektor tenaga kerja tetap seimbang. Meski demikian Williams tidak secara spesifik memberikan preferensi pemangkasan Fed akan sebanyak 25 bps atau lebih agresif dengan 50 bps. Gubernur Fed lainnya Christopher Waller juga mendukung pemangkasan suku bunga Fed dengan mengatakan semakin jelas dengan semakin terkendalinya inflasi dan sektor tenaga kerja yang semakin melambat maka sudah waktunya untuk menurunkan suku bunga acuan dalam pertemuan moneter mendatang. Dan jika memang perlu pemangkasan lebih agresif maka Waller tetap akan mendukung. Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Fed Chicago - Austan Goolsbee  menanggapi laporan NFP mengatakan sektor tenaga kerja melambat seperti yang sudah dilihat sebelumnya dan sepakat bahwa Fed perlu untuk memangkas suku bunga acuan dan kemungkinan besar akan berlanjut dengan pemangkasan berikutnya. Namun mengenai besaran penurunan suku bunga acuan, Goolsbee belum menentukan namun yang pasti  Fed harus menjaga agar sektor tenaga kerja tidak semakin memburuk. Pekan ini masih ada data inflasi berupa CPI & PPI yang akan menjadi acuan bagi Fed untuk menentukan besaran pemangkasan suku bunga acuan pada pertemuan moneter FOMC yang dijadwalkan pada pekan depan. Selain itu juga ada data hasil survey dari University of Michigan berupa Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi.

Yen juga masih terus cenderung menguat terhadap mata uang dolar seiring dengan pengalihan aset menjadi safe haven seiring dengan tingginya ketidakpastian seberapa banyak Fed akan memangkas suku bunga. Selain itu Bank Sental Jepang (BOJ) sendiri juga diperkirakan akan menaikkan suku bunga yang menjadi sentimen positif untuk mata uang Yen. Pertemuan moneter BOJ sendiri dijadwalkan sehari setelah pertemuan FOMC, namun ekspektasi pasar memperkirakan BOJ baru akan menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Oktober mendatang. Laporan pertumbuhan ekonomi GDP yang dirilis pagi ini mixed dengan GDP kuartal ini menurun menjadi 0.7% dari perkiran stabil sama seperti periode sebelumnya 0.8%. Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi kenaikan menjadi 3.2% dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 3.0%. Sedanglan neraca keuangan meningkat 2.80T melampaui perkiraan naik 2.08T dari periode sebelumnya 1.78T. Masih ada data Sentimen Ekonomi yang akan dirilis siang ini.

Euro melemah terhadap dolar meskipun fundamental ekonomi di kawasan Uni Eropa relatif membaik. Data Factory Order di Jerman meningkat 2.9% melampaui perkiraan menurun -1.6% dan data periode sebelumnya juga direvisi meningkat tajam dari 3.9% menjadi 4.6%. Data Retail Sales juga meningkat 0.1% sesuai perkiraan dari periode sebelumnya yang direvisi menurun dari -0.3% menjadi -0.4%. Pekan ini tidak banyak data akan dirilis di kawasan ini, namun ada pertemuan moneter dari Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada hari Kamis nanti dengan perkiraan akan kembali memangkas suku bunga acuan untuk kedua kali setelah pertemuan moneter di bulan Juni lalu. Meskipun sejumlah pejabat ECB tidak secara terang-terangan mengungkapkan rencana tersebut, namun dengan kondisi ekonomi di kawasan ini yang terus menerus menurun sehingga ekspektasi pasar memperkirakan ECB perlu bertindak pada pertemuan moneter kali ini. Hari ini akan dirilis data Sentimen Investor dari Sentix.

Poundsterling juga ikut melemah terhadap dolar meskipun Bank Sentral Inggris (BOE) masih akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan pekan depan namun peluang pemangkasan akan dilakukan pada pertemuan di bulan November mendatang. Hal ini dikarenakan Gubernur BOE - Andrew Bailey dan Ketua Ahli Ekonomi BOE - Huw Pill sama-sama mengatakan belum waktunya BOE untuk memangkas suku bunga lebih lanjut karena baru saja  memangkas sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter di bulan Agustus lalu. Pekan ini akan dirilis data di sektor tenaga kerja berupa data klaim pengangguran Claimant Count bersamaan dengan data Upah rata-rata dan tingkat pengangguran yang akan dirilis esok hari dan data pertumbuhan ekonomi GDP yang akan dirilis sehari kemudian.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar mengalami tekanan turun saat data ADP dirilis lebih rendah dari perkiraan, 99K vs 145K. Tapi kemudian berbalik menguat saat data ISM services dirilis lebih baik dari perkiraan, 51.5 vs 51.1. Namun mendekati penutupan sesi NY, harga berhasil ditutup naik. Secara keseluruhan emas cenderung bullish di sesi perdagangan hari Kamis, satu hari jelang data NFP dirilis.

Sementara dolar justru ditutup turun, seiring penurunan yang juga terjadi pada imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun.

Proyeksi NFP dari beberapa Bank

Goldman Sachs dan UBS memperkirakan NFP akan berada di kisaran 155K dan unemployment rate di 4.2%. Sementara JP Morgan memperkirakan NFP di 150K dan unemployment rate di 4.3%. Di sisi lain Citi memperkirakan angka NFP akan berada di 125K dan unemployment rate di 4.3%. 

Yang paling hawkish, Morgan Stanley menempatkan perkiraan mereka untuk NFP di 185K dengan unemployment rate 4.2%. Sedangkan Bank of America memperkirakan NFP akan kembali di level 200K dengan unemployment rate di kisaran 4.2%. 

Goldman Sachs mengatakan mereka lebih memperhatikan tingkat pengangguran. Ada dua skenario menurut GS yang berpotensi mendorong pemangkasan suku bunga 50 bps, yaitu : jika tingkat pengangguran 4.3% atau lebih tinggi, dan jika angka NFP di bawah 150K. Dan skenario lain yang berpotensi hanya pemangkasan 25 bps, yaitu : jika tingkat pengangguran 4.19% atau lebih rendah, dan jika NFP di atas 150K.

Saat ini CME Fed Watch Tools menunjukkan probabilitas pemangkasan 25 bps berada di 60%, dan peluang pemangkasan 50 bps sebesar 40%. Angka ini lebih rendah dibandingkan sebelum data JOLTS dan ADP dirilis.

Goolsbee Beri Isyarat Bukan 1, tapi “Beberapa” Pemangkasan

Sementara itu Presiden Federal Reserve Bank Chicago Austan Goolsbee berbicara dengan Dow Jones/Market Watch. Goolsbee melihat alur menunjukkan inflasi turun dengan sangat signifikan, sementara tingkat pengangguran meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan oleh para pejabat Fed di bulan Juni.
Goolsbee menambahkan bahwa dengan data inflasi yang lebih baik (turun) dan data pengangguran kurang baik, maka cukup jelas bahwa “jalan yang harus ditembus bukan hanya penurunan suku bunga dalam waktu dekat, tapi beberapa pemangkasan selama 12 bulan ke depan”. Goolsbee melihat lebih banyak tanda-tanda peringatan di pasar tenaga kerja yang mendingin. Menurutnya kelemahan yang terus menerus bisa meningkatkan potensi pasar tenaga kerja yang terus mendingin, dan hal ini bisa berubah menjadi hal yang lebih buruk.

Fokus Data Ekonomi

fokus data ekonomi

FYI, data “lebih tinggi” dari ekspektasi yang berbeda tipis dengan ekspektasi tidak akan menggagalkan Fed dari rencana penurunan suku bunga di pertemuan FOMC 17-18 September mendatang sehingga penurunan emas akan relatif sesaat/terbatas. Ekspektasi pemangkasan suku bunga hanya akan mampu diredam jika pasar melihat lonjakan tinggi data NFP (jauh dari perkiraan) dan tingkat pengangguran yang kembali turun di bawah 4%.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih dan harga penutupan di atas high sebelumnya, 2516.54 vs 2495.36, setelah sempat sentuh level tertinggi 2523.38. Hal ini kembali membuka peluang untuk menciptakan rekor tertinggi baru jika saja 2531.44 nantinya berhasil ditembus. Meski tidak berhasil naik lebih tinggi, tapi peluang tersebut cukup terbuka, terutama jika didukung oleh data NFP yang lebih lemah malam nanti.

Data ekonomi akan menentukan apakah emas berhasil lanjutkan tren naik yang tertunda atau justru kembali mendapat rintangan dan kemudian koreksi turun. Support terdekat 2493.77 (low 5 Sep 2024) dan 2483.55 (FR 0% Daily yang juga neckline dari ascending triangle sebelumnya). Sementara resistance 2527-2531 adalah zona yang harus ditembus untuk mengukuhkan kenaikan yang lebih kuat.

slide20

Di H4, harga masih terus bertahan di dalam zona FE 61.8% 2490.78 dan FE 100% 2527.12. Penurunan sebelumnya ke zona 2471 dan 2473 berlangsung cepat dan terbatas sehingga harga mampu kembali masuk ke zona FE 61.8% dan FE 100%. Data ekonomi tetap menjadi penentu zona mana yang akan ditembus. 

Data ekonomi yang lebih kuat berpotensi akan menekan harga kembali turun dan support 2490.78 berpotensi diuji kembali. Dan angka NFP yang jauh lebih kuat dari ekspektasi berpeluang membuat area tersebut ditembus, dan zona 2470-2476 kembali dilirik.Sebaliknya, jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka harga berpeluang untuk naik dan tembus resistance psikologis 2527-2531. Dan angka NFP yang jauh lebih lemah dari ekspektasi berpotensi mendorong emas menciptakan all time high baru, dengan resistance Weekly berada di 2556, dan FE 161.8% H4 di 2585.90 sebagai yang terjauh.

slide21

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 2516.39, dengan high di 2517.88 dan low 2512.93. FR ditarik dari bottom 2471.80 ke puncak 2523.38. Swing low terakhir jelang penutupan tadi malam tertahan di level 2503.85 (tepat di area FR 38.2% 2503.68) sebelum akhirnya rebound dan ditutup di 2516.

Pagi ini harga mencoba untuk naik dan masih tertahan di kisaran 2517. Ekspektasi skenario penurunan terjadi lebih dulu di sesi Asia hingga Eropa, dengan asumsi koreksi turun terbatas di kisaran FR 38.2% 2503.68, atau area biru yang berada di kisaran 2493-2498 atau zona kisaran FR 50% 2497.59. Sementara penurunan di bawah FR 61.8% 2491.50 akan memicu reversal bearish jangka pendek. Sell bisa dilakukan jika harga berhasil tembus FR 61.8% dengan peluang terdekat ke 2483 dan 2470-2476 (zona orange) yang sebelumnya efektif menjadi support psikologis.

Sebaliknya, bullish akan lebih kuat jika harga berhasil tembus resistance psikologis 2527-2531. Dan hal ini akan jauh lebih kuat jika didukung dengan data ekonomi yang relatif lebih lemah dari perkiraan. 

Sebaiknya di malam hari entry sesuai kondisi data ekonomi, dan stop loss ditempatkan di bawah support 2470 (jika buy), atau sell jika data ekonomi dirilis jauh lebih kuat dari ekspektasi.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2498.00 – 2500.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2512.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2523.38,
Target terdekat 2529, terjauh 2545, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2492.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2491)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 2471.00 – 2473.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2485.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2465.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2464)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar berlanjut melemah terhadap mata uang lainnya menjelang data penting di sektor tenaga kerja berupa Non-Farm Payroll yang akan dirilis malam ini. Data dari ADP penambahan lapangan kerja swasta mengalami penurunan drastis di bawah 100K atau tepatnya hanya 99K ini merupakan level terendah dalam 3,5 tahun terakhir. Angka yang jauh dari perkiraan penambahan sebanyak 144K dan bahkan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 122K menjadi hanya 111K.  Data ISM sektor jasa dirilis meningkat ke 51.5 yang lebih baik dari perkiraan turun 51.3 dari periode sebelumnya 51.4, namun justru komponen tenaga kerja mengalami penurunan dari 51.1 menjadi 50.2 atau turun 0.9%. Sedangkan laporan mingguan klaim pengangguran lumayan berkurang dari 232K menjadi  227K yang lebih baik dari perkiraan hanya turun 231K. Sehingga rata-rata dalam 4 pekan terakhir di 229.25K yang lebih rendah dari sebelumnya 231.75K. Meski demikian terjadi penurunan upah yang cukup tajam menjadi 0.4% dari kuartal sebelumnya 0.9%. Dengan data-data ini diperkirakan akan berpengaruh pada laporan Non-Farm Payroll yang akan dirilis nanti malam. Sebelumnya data NFP diperkirakan meningkat 164K dari periode sebelumnya 114K namun perlu diingat bahwa angka di bawah 200K bisa diindikasikan sektor tenaga kerja dalam fase pelambatan. Dengan demikian mata uang dolar masih akan cenderung melemah dan mungkin yang akan menahan penurunan tersebut adalah data tingkat pengangguran yang diperkirakan membaik dari 4.3% menjadi 4.2% dan data upah rata-rata yang meningkat dari 0.2% menjadi 0.3%. Sektor tenaga kerja yang melambat ini akan menjadi landasan akan langkah Fed berikutnya untuk memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter 2 pekan mendatang. Jika data NFP lebih rendah dari perkiraan maka peluang Fed memangkas suku bunga acuan sebanyak 50 bps akan semakin meningkat. Sementara itu peluang Fed memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps masih dominan dengan peluang sebanyak 59% menurut CME Group's FedWatch tool. Setelah data NFP dirilis, sejumlah pejabat Fed akan memberikan tanggapan diantaranya Gubernur Fed New York - John Williams dan Gubernur Fed - Christopher Waller.

Yen terus menguat seiring dengan melemahnya mata uang dolar terhadap semua mata uang. Meskipun data belanja rumah tangga di Jepang mengalami peningkatan dari -1.4% menjadi hanya +0.1% yang lebih rendah dari perkiraan naik hingga +1.2%. Seiring dengan sikap hati-hati penduduk Jepang akan ancaman inflasi yang cenderung semakin meningkat meski tingkat upah juga cenderung meningkat. Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda menegaskan bahwa  inflasi yang harus dikendalikan oleh BOJ agar tidak terlalu jauh dari target 2%. Dengan kecenderungan inflasi kembali meningkat, BOJ diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga acuannya kembali menunggu Fed melakukan pemangkasan. Perbedaan tingkat suku bunga keduanya akan semakin berkurang sekaligus mempersempit ruang bagi pelaku carry trade. Masih ada data Leading Indicator yang akan dirilis siang ini dengan perkiraan sedikit meningkat.

Euro berlanjut menguat selain karena melemahnya mata uang dolar juga karena fundamental ekonomi yang semakin membaik. Data Retail Sales Uni Eropa meningkat +0.1% sesuai perkiraan dari periode sebelumnya yang direvisi menurun dari -0.3% menjadi -0.4%. Sedangkan Factory Order di Jerman di luar perkiraan meningkat tajam menjadi +2.9% jauh lebih baik dari perkiraan turun -1.6%. Dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 3.9% menjadi +4.6%. Pemulihan ekonomi di Uni Eropa berjalan perlahan setelah mengalami sejumlah kendala terutama dikarenakan faktor politik. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuan, namun tidak akan sebanyak Fed. Dengan hanya 60 bps di tahun ini dibandingkan dengan Fed yang diperkirakan akan memangkas 100 bps atau 1% full. Hari ini akan dirilis data penting yaitu berupa data dari sektor tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi GDP.

Poundsterling juga menguat semata karena pelemahan mata uang dolar karena data PMI di sektor konstruksi justru menurun. Setelah data PMI di sektor manufaktur yang stabil dan data yang sama di sektor jasa yang meningkat, data PMI di sektor konstruksi mengalami penurunan dari 55.3 menjadi 53.6 yang jauh lebih jelek dari perkiraan hanya turun 54.6. Bank Sentral Inggris (BOE) belum berencana untuk kembali memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat ini hal ini kembali ditegaskan baik oleh Gubernur BOE - Andrew Bailey maupun Ketua Ahli Ekonomi - Huw Pill yang disampaikan dalam beberapa kesempatan. Paling optimis BOE diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan November mendatang. Hari ini akan dirilis data indeks harga perumahan.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down