logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.10400 – 1.10600
Target : 1) 1.11200 2) 1.11800
SL : 1.09800

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.10855
Switch to SELL jika tembus 1.09800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.28900 – 1.29100
Target : 1) 1.29700 2) 1.30300
SL : 1.28300

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.30056
Switch to SELL jika tembus 1.28300

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17
slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 146.400 – 146.600
Target : 1) 145.800 2) 145.200
SL : 147.200

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 147.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 145.151
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19
slide20
slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2488.00 – 2490.00
Target : 1) 2496.00 2) 2502.00
SL : 2482.00 (ideal 3-5 points under 2483)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2509.49 (high 16 Agust 2024)
Switch to SELL jika tembus 2461.59 (FR 61.8% H1)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar secara luas melemah di hari Jumat. Semua kenaikan yang sempat terjadi sehari sebelumnya terhapuskan dan dolar ditutup melemah hingga lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Hal ini juga turut didukung dengan penurunan yang terjadi pada imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun. 

Meski terjadi profit taking dan penurunan cepat, tapi emas berhasil mendapat dukungan kenaikan yang lebih tinggi hingga akhir sesi perdagangan hari Jumat. Ekspektasi pemangkasan suku bunga nampaknya semakin kuat, meskipun pasar akan tetap menunggu sampai pidato Powell di Jackson Hole symposium minggu ini. Pemicu lainnya diperkirakan laporan yang menyebut bahwa bank-bank China sudah diberikan kuota pembelian baru bersama dengan melemahnya dolar secara luas.

China Kembali ke Pasar Emas

China mengeluarkan kuota impor emas terbaru setelah jeda pembelian 2 bulan terakhir. Reuters melaporkan mengutip salah satu sumber yang menyebut bahwa kuota sudah dikeluarkan, tapi premi lokal ke luar negeri masih rendah sehingga tidak ada jaminan bahwa kuota tersebut akan digunakan sampai keadaan membaik.

Tercatat permintaan emas sebagai perhiasan masih cenderung lemah, tapi permintaan sebagai investasi sehat.

Faktor lainnya adalah pernyataan pejabat Fed Mary Daly dari San Fransisco Fed yang menyebut bahwa ini adalah waktunya untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga. Financial Times (FT) merilis laporan wawancara dengan Daly. Daly menyerukan pendekatan yang bijaksana untuk menurunkan suku bunga. Dalam wawancaranya, Daly menyangkal tentang kekhawatiran perlambatan ekonomi yang tajam. Menurutnya data-data terbaru memberi lebih banyak “kepercayaan diri” bahwa inflasi cenderung terkendali sehingga tidak perlu reaksi dramatis terhadap melemahnya pasar tenaga kerja.

Fokus Minggu Ini Powell

Jackson Hole Symposium diadakan 22-24 Agustus 2024 dan pidato Powell akan menjadi perhatian utama investor global. ING menulis di hari Jumat, Powell kemungkinan akan menyoroti kemajuan inflasi sehingga memungkinkan Fed fokus ke pasar tenaga kerja. 

Ekonom ING, James Knightley berbicara dengan Market Watch mengatakan bahwa Powell akan menyoroti inflasi bergerak ke arah yang benar sehingga memberi Fed keyakinan lebih bahwa mereka akan mencapai target 2%. Powell diperkirakan akan memberi sinyal bahwa perlambatan inflasi memungkinkan bank sentral untuk lebih fokus pada mandat lainnya, yaitu memaksimalkan lapangan kerja. Hal ini diyakini karena memburuknya tingkat pengangguran sehingga masuk akal jika Fed mulai memangkas suku bunga sedikit lebih cepat.

Sementara Commonwealth Bank of Australia menulis bahwa pasar akan sangat fokus pada apa yang dikatakan Powell di hari Jumat. Bank mengatakan akan menjadi peluang besar bagi Powell untuk mendukung atau menundanya. Namun demikian, bank memperkirakan bahwa Powell kemungkinan akan menyetujui penurunan suku bunga di bulan September, tapi juga akan mempertahankan opsi bahwa Fed masih memiliki lebih banyak data sebelum pertemuan September.

Fokus Hari ini

Waller akan menjadi satu-satunya agenda untuk hari ini di jam 20.15 WIB karena minimnya data ekonomi AS malam nanti. Pernyataan yang bernada dovish disenangi pasar saat ini sehingga akan cenderung mendukung kenaikan lanjutan. Sebaliknya, nada hawkish akan meredam kenaikan emas sementara waktu hingga mendapat suntikan kenaikan kembali dari risk event berikutnya. 

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih panjang sehingga secara teknis menunjukkan potensi kenaikan yang masih dominan. Di sisi lain, kenaikan juga mengkonfirmasi pola ascending triangle di grafik Daily saat tembus neckline 2483.55 yang juga tercatat sebagai rekor tertinggi sebelumnya. Target utama dari pola tersebut berada di 2676, tapi akan perlu waktu untuk mencapai area tersebut secara bertahap.
Area 2483.55 kini berperan sebagai support sehingga jika terjadi penembusan kembali ke bawah area tersebut, maka penurunan berpotensi kembali terjadi. Support berikutnya akan berada di 2477.56, high 2 Agustus 2024 yang sempat menjadi area resistance kuat beberapa minggu terakhir. Sentimen pasar untuk pemangkasan suku bunga kemungkinan masih mendominasi hingga Jackson Hole Symposium minggu ini.

slide20

Di H4, Fibonacci retracement (FR) ditarik dari bottom 2380.91 (FR 100%) ke puncak 2476.80 (FR 0%) dan berhasil melanjutkan kenaikan dengan penembusan FR 0% di hari Jumat. Kini FR 0% 2476.80 akan menjadi salah satu zona support terdekat selain 2483.55 (all time high sebelumnya). Sementara kenaikan berpotensi lanjut dengan mengacu pada Fibonacci expansion (FE) dengan FE 61.8% 2490.78 juga sudah berhasil ditembus, sehingga turut menjadi support terdekat dari potensi koreksi/profit taking yang terjadi saat ini.

Sementara kenaikan lanjutan diperkirakan melirik FE 100% 2527.12, dan terjauh 2585.90 (FE 161.8%). Dengan sentimen pasar yang masih positif karena ekspektasi pemangkasan suku bunga September yang semakin kuat, maka peluang kenaikan cenderung dominan.

Opsi buy bisa dilakukan di antara ketiga zona support terdekat 2490, 2483 atau 2477. Sementara penurunan di bawah 2476 akan cenderung menekan harga ke bawah, dan koreksi turun jangka pendek berpeluang terjadi lebih lanjut dengan zona support berikutnya akan berada di 2454 dan 2440. 

Opsi SELL bisa dilakukan jika terjadi penurunan di bawah 2472-2476 dengan peluang target penurunan terdekat di 2462-2464, dan terjauh 2440-2445. Namun, waspada jika penurunan sudah mendekati area 2440-2444 (trendline support) karena dikhawatirkan demand akan lebih kuat di zona tersebut sehingga berpotensi kembali mendorong naik. Dengan demikian, opsi BUY yang lebih ideal bisa saja terjadi di zona 2440-2445 untuk alternatif buy kembali.

slide21

Per jam 09.55 WIB, harga berada di 2502.00, dengan high di 2506.63 dan low 2494.82. FR ditarik dari bottom 2431.99 ke puncak 2509.49 (FR 0%). Saat ini di sesi Asia penurunan tertahan di dekat FR 23.6% 2491.20. Secara teknis, tren utama masih terlihat bullish, sehingga penurunan diperkirakan hanya sebagai koreksi sementara.

Dengan demikian area FR 23.6% 2491.20, FR 38.2% 2479.88, dan FR 50% 2470.74 adalah area koreksi normal dan bisa menjadi opsi area buy di salah satu zona tersebut. Dan uptren akan berlanjut jika FR 0% 2509.49 berhasil ditembus. Sementara “Golden Zone” berada di antara FR 61.8% dan 50% (berarti di kisaran 2462-2470) bisa menjadi opsi ideal buy berdasarkan Fibonacci Retracement, dengan SL sebaiknya di tempatkan beberapa poin di bawah 2461.59 (FR 61.8%) untuk antisipasi penembusan FR 61.8%.

Sebaliknya, penembusan FR 61.8% 2461.59 merupakan sinyal reversal bearish jangka pendek. Anda bisa switch menjadi SELL jika terjadi penembusan di bawah zona tersebut, dengan peluang target terdekat 2450, dan terjauh 2431-2435 (trendline support). 

Dengan minimnya data ekonomi AS malam ini, dan fokus hanya tertuju pada Fed Waller speaks, maka profit taking ataupun penurunan diharapkan terbatas, dan pernyataan Fed yang dovish berpeluang kembali mendorong harga ke atas. Dan fokus utama menunggu pidato Powell di Jackson Hole Symposium.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2480.00 – 2482.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2494.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2509.49 (FR 0%),
Target terdekat 2515, terjauh 2527, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2474.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2470)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2463.00 – 2465.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2452.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2471.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2470)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Semua ini dikarenakan data retail sales AS yang menunjukkan angka di atas ekspektasi dan jobless claims yang cenderung berkurang. Hal tersebut menunjukkan bahwa ekonomi AS masih tetap tangguh dan tidak mengindikasikan mengarah ke hard landing. Dampaknya ekuitas naik lebih cepat, sementara emas cenderung turun lebih dulu hingga 2431.99 sebelum akhirnya berhasil ditutup naik.

Secara teknis, dolar dan imbal hasil Treasury juga naik karena terdapat aksi jual obligasi setelah melihat kondisi ekonomi yang tidak mengarah ke resesi. Obligasi sempat diincar sebagai safe haven saat terjadi kepanikan pasar akibat data NFP yang rendah dan tingkat pengangguran yang melonjak di awal bulan ini. 

Meski demikian, ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tetap kuat. Hanya saja dengan data ekonomi yang relatif lebih baik, maka ekspektasi pemangkasan 50 bps cenderung berkurang, menjadi hanya 25% pasca data tersebut dirilis. Sementara ekspektasi pemangkasan 25 bps di bulan September tetap kuat. Hal ini yang akhirnya membuat emas survive dan berhasil ditutup rebound.

Sinyal Pemangkasan Suku Bunga Semakin Kuat

Presiden Fed St Louis, Alberto Musalem mengatakan kebijakan moneter Fed cukup ketat saat ini. Pasar tenaga kerja tidak lagi menunjukkan angka yang terlalu panas dan tidak memiliki risiko kenaikan yang jelas terhadap inflasi. Musalem mengatakan bahwa data terbaru justru membuat kepercayaan dirinya meningkat terhadap inflasi. Risiko untuk keduanya (inflasi dan pekerjaan) lebih seimbang. Dan Musalem berpendapat bahwa kemungkinan waktunya sudah dekat dengan perubahan kebijakan. 

Musalem melihat pertumbuhan GDP 1.5% sampai 2% di paruh kedua tahun ini. Sementara untuk ke depan, suku bunga diperkirakan lebih tinggi dibanding sebelum pandemi. Di sisi lain, pernyataan tersebut cenderung menunjukkan dukungannya terhadap pemangkasan suku bunga September, dan di tahun 2025 kemungkinan juga siap mendukung siklus pemangkasan suku bunga.

Sementara ketua riset global JPMorgan, Joyce Chang, mengatakan pada Bloomberg TV di hari Kamis bahwa meski retail sales kuat, dia masih melihat peluang FOMC memangkas suku bunga 100 bps selama sisa tahun ini. Chang menambahkan bahwa jalurnya lebih jelas saat ini untuk 6 bulan ke depan tren disinflasi dan tren ketenagakerjaan membuatnya yakin bahwa Fed merasa lebih percaya diri untuk menjadi agresif sekarang. Dan diharapkan Powell membawa pesan yang jelas di Jackson Hole.

Fokus Hari Ini

Hanya akan ada data Michigan Consumer Sentiment yang akan dirilis di jam 21.00 WIB bersama ekspektasi inflasi 1 dan 5 tahun yang juga dirilis oleh Michigan. Meski data tingkat 2, tapi terkadang memberikan gambaran tentang ekspektasi inflasi ke depan. Dan inflasi yang lebih rendah akan membuka peluang untuk harapan siklus pemangkasan suku bunga di tahun berikutnya.

Data yang lemah akan membuat emas berpeluang ditutup naik di akhir pekan. Data yang kuat kemungkinan bisa membuat emas ditutup sedikit lebih rendah. Tapi kami memperkirakan pasar akan menahan diri untuk tidak terlalu agresif, tapi juga tidak terlalu cemas karena fokus bergeser ke Jackson Hole Symposium 22-24 Agustus mendatang, dan optimism pemangkasan suku bunga yang semakin kuat.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih pendek dan memiliki tail atas dan bawah yang imbang. Jika melihat 2 candle terakhir, maka pola candle bisa dikategorikan bullish harami, dan secara teori berarti potensi bullish. Namun demikian, posisi bullish belum sepenuhnya aman karena perlu memastikan minimal untuk tembus high kemarin 2469.83. Sementara strong bullish berpotensi berlanjut jika resistance 2483.55 (all time high yang tercatat di 17 Juli 2024) berhasil ditembus.

Di sisi lain, penurunan juga berpotensi terjadi jika harga tembus low kemarin 2431.99. Area ini lebih rendah dari FR 23.6% Daily 2438.70, tapi dikarenakan harga ditutup di 2438 (closing price 2456.08), maka penurunan tersebut dianggap false breakout. Sementara penurunan lanjutan di bawah 2431.99 akan melirik zona FR 38.2% 2410.95.

slide20

Di H4, Fibonacci retracement (FR) ditarik dari bottom 2380.91 (FR 100%) ke puncak 2476.80 (FR 0%). Harga bergerak di antara FR 50% 2428.86 hingga mendekati FR 0% 2476.80 beberapa menit sesaat data ekonomi dirilis. Spike sempat sentuh 2369, namun kemudian turun hingga 2431. Namun beberapa jam kemudian harga mampu bangkit kembali dan ditutup di 2456.      

Ini berarti masih dalam skenario kami yang melihat opsi buy bisa dilakukan di antara 2438-2440 yang merupakan FR 38.2% atau di dekat FR 50% 2428.86. Sekaligus menunjukkan bahwa zona support masih cukup efektif menahan tekanan turun yang ada. Opsi yang sama masih bisa dilakukan seperti sebelumnya, di mana FR 38.2% 2440 dan FR 50% 2428 akan menjadi area cukup ideal untuk buy, dengan asumsi harga tidak tembus trendline support 2428 yang bertepatan dengan FR 50%.

Dengan minimnya data ekonomi nanti malam (hanya fokus Michigan Consumer Sentiment), maka penurunan diharapkan relatif tertahan di zona yang sama atau sedikit lebih rendah, tapi tidak diharapkan tembus trendline support mengingat pasar saat ini meyakini bahwa Fed akan memangkas suku bunga di bulan September sehingga fundamental cenderung mendukung bagi emas untuk tetap di jalur kenaikan.

Opsi alternatif untuk buy adalah jika terjadi penembusan FR 0% 2476.80 yang memvalidasi kenaikan lanjutan dari pola uptren tersebut.

Sebaliknya, opsi sell bisa dilakukan jika support trendline 2428 ditembus, atau jauh lebih kuat jika FR 61.8% 2417.54 berhasil ditembus mengingat zona tersebut merupakan area support psikologis untuk saat ini.

slide21

Per jam 09.55 WIB, harga berada di 2455.22, dengan high di 2459.84 dan low 2453.37. FR ditarik dari bottom 2380.91 ke puncak 2479.92 (FR 0%). Penurunan tertahan dekat FR 50% 2430.41, lalu rebound hingga 2456. Retest support diharapkan memiliki kecenderungan area yang sama sehingga skenario pergerakan diharapkan relatif membentuk swing low terakhir sebelum naik di atas 2470-an.  

Ini berarti jangka pendek diharapkan akan terjadi koreksi lebih dulu minimal ke kisaran FR 38.2% 2442.10 atau paling jauh di zona 2428-2430 (sedikit di bawah area FR 50% H1), kemudian berbalik naik dengan dorongan berikutnya diperkirakan mampu tembus di atas trendline resistance 2458/2460. Skema pergerakan diperkirakan mirip dengan alur dari pola falling wedge atau bearish flag (perhatikan trend channel yang terdapat pada gambar!). 

Dengan demikian zona buy ideal diharapkan maksimum di dekat FR 50% atau dekat trendline support 2428-2430, dengan SL idealnya di bawah 2418.73 (FR 61.8% H1). Sementara zona terdekat buy bisa dilakukan di antara 2440-2445.

Sementara penurunan di bawah support trendline 2428 akan memicu penurunan lanjutan, dan switch strategi menjadi SELL akan lebih kuat jika harga mampu tembus 2418 tersebut.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2443.00 – 2445.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2457.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2469.50 (resistance),
Target terdekat 2476, terjauh 2483, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2437.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2435)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2415.00 – 2417.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2403.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2423.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2425)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13
slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.09800 – 1.10000
Target : 1) 1.09200 2) 1.08600
SL : 1.10600

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 1.10700
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 1.09400

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15
slide16

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.28200 – 1.28400
Target : 1) 1.29000 2) 1.29600
SL : 1.27600

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.29000
Switch to SELL jika tembus 1.27400

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17
slide18

Suggest : BUY on Dip
Area : 148.500 – 148.700
Target : 1) 149.300 2) 149.900
SL : 147.900

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 147.300
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 149.670
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19
slide20
slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2443.00 – 2445.00
Target : 1) 2451.00 2) 2457.00
SL : 2437.00 (ideal 3-5 points under 2435)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2469.83 (high 15 Agust 2024)
Switch to SELL jika tembus 2418.73 (FR 61.8% H1)
DISCLAIMER ON!

Dolar berbalik menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan fundamental ekonomi yang menghapus semua perkiraan akan terjadinya resesi di AS dan menunjukkan ekonomi akan mengalami soft landing seperti yang diharapkan. Data Retail Sales yang dirilis semalam menunjukkan daya beli masyarakat masih solid dengan kenaikan 1.0% yang jauh melampaui perkiraan hanya naik 0.4% meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari 0.0% menjadi -0.2%. Sedangkan data Core Retail Salesnya yang tidak menyertakan sektor otomotif juga meningkat 0.4% melampaui perkiraan 0.1% dan data periode sebelumnya juga mengalami revisi meningkat dari 0.4% menjadi 0.5%. Sementara dari sektor tenaga kerja berupa laporan klaim pengangguran semakin menurun dari 234K menjadi 277K yang lebih rendah dari perkiraan meningkat 236K. Sehingga rata-rata klaim pengangguran dalam 4 pekan terakhir menurun dari 241K menjadi 236.5K. Hal ini menunjukkan sektor tenaga kerja masih cukup positif dan tidak seburuk yang disangkakan sebelumnya. Sedangkan data sektor manufaktur masih mixed dengan indeks di negara bagian New York meningkat dari -6.6 menjadi hanya -4.7 yang juga lebih baik dari perkiraan membaik -5.9. Namun data yang sama di negara bagian Philadelphia turun tajam dari 13.9 menjadi -7.0 yang jauh lebih rendah dari perkiraan hanya turun 5.4. Kombinasi data sektor ritel dan tenaga kerja tersebut di atas menunjukkan kondisi ekonomi di AS masih cukup solid sekaligus menepis kekhawatiran akan terjadinya resesi yang muncul sejak laporan sektor tenaga kerja Non-Farm Payroll di awal bulan ini. Dengan data inflasi yang sudah dirilis sebelumnya yang menunjukkan inflasi sudah turun di bawah 3% hampir dapat dipastikan Fed akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan September mendatang namun ekspektasi akan langkah Fed yang lebih agresif menjadi berkurang. Hal ini terlihat dari spekulasi pasar akan langkah Fed memangkas suku bunga acuan yang lebih agresif sebanyak 50 bps berkurang dari 36% menjadi 25%. Sedangkan untuk pemangkasan sebanyak 25 bps semakin meningkat dari 64% menjadi 75% menurut CME FedWatch tool. Hari ini akan dirilis data dari sektor perumahan dan hasil survey dari University of Michigan berupa Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi. Selain itu Gubernur Fed Chicago - Austan Goolsbee dijadwalkan akan memberikan pidato lewat tengah malam nanti.

Yen melemah seiring kembali menguatnya mata uang dolar. Meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) masih berencana untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya dan pemerintah Jepang juga tetap waspada mengawasi pergerakan mata uang Yen namun hal tersebut diperkirakan tidak akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Sehingga saat ini pasar masih bisa memanfaatkan perbedaan tingkat suku bunga dalam transaksi carry trade meskipun dalam jumlah yang terbatas. Selain itu setelah data pertumbuhan ekonomi GDP yang positif kemarin pelaku pasar kemungkinan melakukan aksi profit taking sehingga mata uang Yen kembali melemah. Siang ini akan dirilis data Tertiary Industry Activities dengan perkiraan membaik dari -0.4% meningkat menjadi +0.3%.

Euro mengalami koreksi terhadap dolar setelah sempat menyentuh level tertinggi tahun ini sehari sebelumnya. Kemudian terkoreksi seiring dengan tutupnya bursa saham dan perbankan di Prancis dan Italia karena libur merayakan Assumption Day. Hari ini pasar kembali normal namun mengingat ini sudah akhir pekan sehingga diperkirakan pergerakan pasar akan terbatas. Pasar akan menunggu data penting yang baru akan dirilis pekan depan berupa data inflasi CPI dan juga data PMI di sektor manufaktur dan jasa. Data ekonomi yang akan dirilis hari ini hanya data Neraca Perdagangan.

Poundsterling rebound terhadap dolar seiring dengan data pertumbuhan ekonomi GDP kuartal di Inggris naik 0.6% sesuai perkiraan sedangkan data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 0.6% menjadi 0.7%. Kontribusi terbesar terhadap kenaikan data ini berasal dari anggaran pemerintah sedangkan dari konsumen pribadi atau individu tidak terlalu banyak. Sedangkan yang memicu inflasi dan menjadi perhatian Bank Sentral Inggris (BOE) adalah dari sisi konsumen tersebut. Sehingga semakin menutup kemungkinan BOE untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya dalam waktu dekat ini. Terlebih dengan data inflasi CPI yang kembali meningkat setelah sempat mencapai target 2% di periode sebelumnya. Hari ini akan dirilis data penting yaitu Retail Sales yang akan memberikan gambaran daya beli masyarakat dan akan berdampak pada data inflasi. Diperkirakan Retail Sales meningkat cukup signifikan dari -1.2% menjadi +0.6%.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Laporan CPI sedikit lebih rendah dibanding perkiraan, 2.9% y/y vs 3.0%, dan core CPI 3.2% vs ekspektasi 3.3% y/y. Sementara basis bulanan terjadi kenaikan menjadi 0.2% m/m, baik inflasi utama maupun inti. 

Sebagian besar inflasi didorong oleh perumahan, yang ternyata mengalami tekanan turun. Seharusnya data tersebut akan direspon pasar lebih positif. Tapi ternyata tidak terlalu direspon karena investor bergerak di luar data inflasi dan ada sesuatu yang menjadi fokus utama pasca data PPI sebelumnya. Dan hal tersebut membuat dolar menguat dan aksi jual obligasi. 

Faktor lain yang juga potensial adalah dikarenakan kenaikan emas cenderung sudah terjadi lebih dulu dalam 3 hari terakhir sejak Senin sampai mendekati data CPI sehingga saat data dirilis justru menjadi antiklimaks. Dan secara angka penurunan tidak terlalu jauh dari angka ekspektasi sehingga kenaikan emas tertahan di 2479 sebelum terkoreksi turun.

Goolsbee Cemaskan Ketenagakerjaan

Di sisi lain, Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee mengatakan bahwa dia semakin khawatir dengan data ketenagakerjaan. Dalam pernyataannya pada Bloomberg, Goolsbee mengatakan bahwa meningkatnya pengangguran bisa mengindikasikan memburuknya pasar tenaga kerja. 

Goolsbee akan lebih fokus dengan lapangan kerja jika pasar tenaga kerja melemah. Mengingat kondisi kebijakan ekonomi saat ini  “sangat ketat”, maka ekonomi tidak terlalu panas. Goolsbee yakin bahwa kondisi ekonomi saat ini menjamin besaran pemangkasan suku bunga.

Morgan Stanley dan JPMorgan Lihat Peluang 50 bps

Pasca data CPI, MS menandai potensi penurunan suku bunga FOMC 50 bps di bulan September. Meski data CPI tidak sedingin PPI kemarin, tapi data CPI yang sesuai ekspektasi kemungkinan tidak akan mengguncang. Pertanyaan utamanya saat ini adalah berapa besar Fed akan memangkas suku bunga di bulan September. MS menilai jika sebagian besar data ekonomi AS selama 5 minggu ke depan menunjukkan ekonomi yang melambat, maka Fed kemungkinan akan memangkas lebih agresif (50 bps). 

JPMorgan juga memiliki pandangan yang sama. Mereka melihat “lampu hijau” untuk pemangkasan 50 bps di bulan September. JPMorgan memberi catatan bahwa data CPI menjadi “lampu hijau” untuk pemangkasan di pertemuan FOMC 17-18 September, dengan kisaran 25 bps atau 50 bps. 

JPMorgan mengatakan apa yang bisa menjadi pendorong pemangkasan 50 bps. Kunci utama adalah sejauh mana data NFP bulan Agustus rebound (rilis 6 September 2024). Jika pertambahan lapangan kerja mencatatkan kisaran 160k-200k, maka hal tersebut bisa meredam sebagian besar kekhawatiran yang dipicu oleh laporan NFP bulan Juli. Tapi jika pertambahan lebih mendekati kisaran 100-an, maka risiko akan bergeser ke arah pertumbuhan, dan berpotensi mendorong pemangkasan yang lebih besar. 

Sebaliknya, UBS mengatakan mereka tidak melihat alasan untuk pemangkasan suku bunga FOMC sebesar 50 bps di bulan September. UBS beralasan bahwa data inflasi sudah cukup baik untuk mendorong Fed mulai menurunkan suku bunga di bulan September, tapi tidak melihat cukup alasan untuk memangkas secara agresif. UBS sepakat bahwa keputusan apakah 50 bps atau 25 bps yang akan dipangkas kemungkinan akan bergantung pada laporan tenaga kerja bulan Agustus yang akan dirilis 6 September mendatang.
Data retail sales malam nanti merupakan rilis penting lainnya yang menurut UBS akan menjadi risk event utama untuk kasus dasar soft landing yang ditunjukkan dengan penurunan belanja konsumen. 

Fokus Hari Ini

Pasar akan mencermati initial jobless claims dan retail sales di jam 19.30 WIB. Melemahnya data retail sales menandakan melemahnya belanja konsumen sehingga bisa dikategorikan mendukung pada inflasi yang lebih rendah. Hal ini tentunya lebih valid jika didukung juga dengan angka pengangguran yang mengalami lonjakan. Oleh karena itu data retail sales yang lemah dan lonjakan pengangguran akan menjadi kasus dasar yang memicu pemangkasan suku bunga September sehingga positif untuk emas.

Sebaliknya, jika data retail sales lebih kuat dan jobless claims menunjukkan angka yang lebih lunak (turun), maka emas berpotensi lanjut terkoreksi turun. 

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam dengan panjang normal, dan jika melihat kondisi tersebut seharusnya masih memiliki peluang untuk koreksi turun. Di sisi lain, jika mengacu pada long white candle 12 Agustus 2024, maka penurunan tersebut cenderung bertahan di 50% real body dari long white candle. Ini berarti memenuhi syarat sebagai koreksi yang normal. Dan selama tidak terjadi penembusan low 12 Agustus 2024 @2423.71, maka pola utama cenderung tetap bullish. Sementara jangka pendek cenderung koreksi turun dengan patokan support terjauh 2423.71 tersebut (low 12 Agustus 2024). 

Market sepertinya mulai mengabaikan keadaan geopolitik dan cenderung fokus pada data ekonomi AS. Terbaru, dengan CPI yang relatif lebih rendah dari perkiraan untuk basis y/y, maka ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed di bulan September cenderung semakin kuat, dan hal tersebut pondasi yang positif untuk emas. Dengan demikian, penurunan cenderung bersifat sementara dan terbatas.

slide20

Di H4, Fibonacci retracement (FR) ditarik dari bottom 2380.91 (FR 100%) ke puncak 2476.80 (FR 0%). Meski kenaikan sempat sentuh 2479.92, tapi gagal melanjutkan kenaikan lebih tinggi. Namun penurunan cenderung masih bersifat normal sehingga kami melihatnya sebagai koreksi yang disebabkan kenaikan dalam 2 hari terakhir sejak hari Senin belum menemukan koreksi yang signifikan.     

Area 2417-2428 (FR 61.8% - FR 50%) kali ini berpotensi menjadi pertahanan terakhir dari pola bullish tersebut. Secara umum, selama tidak terjadi penembusan trendline support yang saat ini berada di antara FR 61.8%-50% tersebut (kisaran 2421/2423), maka skenario buy on dip masih layak dilakukan, dengan Stop Loss idealnya di bawah trendline support 2421-2423 atau di bawah 2417.54 (FR 61.8%). 

Opsi buy bisa juga mengandalkan area 2438-2440 (area low 14 Agustus 2024 dan FR 38.2%), atau di dekat FR 50% 2428.86. Sementara “Golden Area”, yaitu area yang berada di antara FR 61.8% 2417.54 – FR 50% 2428.86 menjadi area buy yang paling ideal. Jika kenaikan di sesi Asia hingga Eropa tetap tertahan di bawah 2454-2458, maka penurunan diharapkan terjadi lebih dulu hingga mendekati area FR 50% 2428 atau “Golden Area”. Dan selanjutnya akan bergantung pada data ekonomi AS malam nanti, seperti retail sales dan initial jobless claims. Opsi BUY akan mendapat dukungan lebih baik jika data ekonomi AS dirilis lebih lemah dari perkiraan. Sebaliknya, opsi SELL akan lebih kuat jika data ekonomi AS dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan sehingga secara teknis bisa dipertimbangkan jika terjadi penembusan trendline support 2421-2423 atau tembus FR 61.8% 2417.54. Switch strategi menjadi sell jika syarat terpenuhi, dengan peluang terdekat tekanan turun bisa mengincar zona 2400-2404 yang terdekat, dan terjauh 2380-2384.

slide21

Per jam 09.35 WIB, harga berada di 2452.05, dengan high di 2454.22 dan low 2446.54. FR ditarik dari bottom 2380.91 ke puncak 2479.92. Harga terkoreksi hingga sedikit di bawah FR 38.2% 2442.10 di mana low tercatat di 2438.02. Secara keseluruhan, pola kenaikan masih dominan mengingat penurunan belum tembus trendline support. 

Dalam jangka pendek, koreksi diharapkan tetap terjadi dan penurunan diperkirakan menguji kembali zona kuning (2428-2432) yang berhimpitan dengan FR 50% 2430.41. Ini berarti Sell jangka pendek dengan ekspektasi sesi Asia dan Eropa tidak tembus di atas 2460-an, dan penurunan berhasil tembus 2438 untuk menuju kisaran 2428-2430. Atau penurunan bisa juga berlanjut hingga dekati FR 61.8% 2418.73 yang berdekatan dengan trendline support.

Sementara zona buy diperkirakan bisa memanfaatkan area kisaran FR 61.8% - 50% yang disebut “Golden Area”. Ini berarti opsi buy idealnya dilakukan di kisaran 2418-2430, dengan asumsi zona tengah akan berada di kisaran 2420-2426, dan Stop Loss sebaiknya ditempatkan di bawah 2418 (sebaiknya sekitar 3-5 poin di bawah 2418). 

Di sisi lain, penembusan di bawah trendline atau FR 61.8% 2418 akan memicu reversal bearish jangka pendek. Kenapa jangka pendek dikatakan turun? Karena secara fundamental ekspektasi pemangkasan suku bunga yang semakin kuat (didukung oleh data ekonomi yang lemah) membuat emas cenderung naik sebagai trend utama.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2427.00 – 2429.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2441.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2469.50 (resistance),
Target terdekat 2476, terjauh 2483, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2421.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2418)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 2412.00 – 2414.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2400.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2420.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2418)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down