logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya seiring dengan data inflasi yang mengindikasikan Fed akan memangkas suku bunga acuan tidak lama lagi. Indikator inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) yang dirilis Jumat pekan lalu menunjukkan terjadi kenaikan meski hanya naik 0.1% sesuai perkiraan naik dari periode bulan sebelumnya 0.0% dan data Core PCE yang tidak menyertakan komponen BBM dan bahan pangan juga mengalami kenaikan dari 0.1% menjadi 0.2% sesuai perkiraan. Dan jika dibandingkan dengan data setahun sebelumnya PCE justru turun dari 2.6% menjadi 2.5% sesuai perkiraan dan Core PCE-nya relatif stabil sama seperti periode sebelumnya 2.6% walau lebih tinggi dari perkiraan. PCE ini menjadi salah satu data yang dijadikan patokan oleh Fed untuk mengambil keputusan moneter dalam setiap pertemuan FOMC. Data lain berupa personal income mengalami penurunan 0.2% yang lebih rendah dari perkiraan 0.4% dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 0.5% menjadi 0.4%. Sedangkan data personal spending naik 0.3% sesuai perkiraan dan data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 0.2% menjadi 0.4%. Pendapatan yang menurun akan mendukung turunnya inflasi namun dengan pengeluaran yang relatif hanya turun sedikit akan menjaga pertumbuhan ekonomi seperti yang tercermin pada data GDP yang dirilis sehari sebelumnya. Data-data tersebut secara umum meski naik sedikit namun masih cenderung turun didukung data yang dirilis sebelumnya yaitu data personal consumption expenditures (PCE) price index yang juga menurun dari 3.7% menjadi 2.9% dan semakin mendekati target 2% Fed. Sehingga ekspektasi akan langkah Fed untuk memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan September mendatang hampir dapat dipastikan. Fed dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter FOMC pada hari Rabu nanti dengan agenda memastikan kesiapan untuk memangkas suku bunga acuan pada pertemuan berikutnya. Spekulasi di pasar memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga acuannya sebanyak 2 kali di tahun ini seiring dengan inflasi yang semakin terkendali. Selain pertemuan FOMC, pekan ini juga akan dirilis data dari sektor tenaga kerja mulai data dari JOLTS, ADP, Challeger dan PMI serta data Non-Farm Payroll (NFP) di hari Jumat mendatang. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Yen terus menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter dari Bank Sentral Jepang (BOJ) yang dijadwalkan pada hari Selasa dan Rabu esok hari. Mata uang Yen menguat hingga level tertinggi dalam 3 bulan terakhir seiring dengan dugaan langkah intervensi dari BOJ dalam beberapa pekan terakhir yang menjauhkan mata uang Yen dari level terendah sejak 38 tahun sebelumnya. BOJ diharapkan akan menaikkan suku bunga acuan untuk kedua kalinya setelah kenaikan pertama sekaligus mengakhiri kebijakan ultra longgarnya pada bulan Maret lalu. Langkah moneter ini perlu dilakukan untuk mempersempit ruang bagi spekulan melakukan transaksi carry trade yang memanfaatkan perbedaan suku bunga acuan terutama suku bunga Fed yang tinggi dengan suku bunga BOJ yang sangat rendah. Selain itu BOJ juga diagendakan untuk mulai menjalankan program tapering dengan mengurangi anggaran belanja harian untuk membeli obligasi pemerintah Jepang guna menyeimbangkan neraca keuangan. Dalam pertemuan G20 di akhir pekan kemarin Menteri Keuangan Jepang - Shunichi Suzuki kembali menegaskan perlunya kerjasama dan komitmen dari anggota untuk menjaga stabilitas mata uang dari pergerakan atau volatilitas yang berlebihan. Hal ini dikaitkan dengan langkah intervensi yang dilakukan oleh BOJ akhir-akhir ini. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Euro bergerak menguat seiring dengan melemahnya mata uang dolar meski fundamental ekonomi di kawasan ini relatif masih belum pulih begitu pula dengan inflasi yang relatif stagnan. Data Consumer Inflation Expectation bulan Juni lalu menunjukkan tekanan inflasi masih membandel 2.8% sama seperti periode sebelumnya. Bank Sentral Eropa (ECB) yang sudah lebih dulu memangkas suku bunga acuan pada bulan Juni lalu diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga untuk sementara waktu. Pertemuan moneter ECB berikutnya masih cukup lama yaitu di bulan September sehingga masih ada data inflasi dan ekonomi lainnya yang akan menentukan kebijakan moneter yang akan diambil ECB pada pertemuan moneter tersebut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Poundsterling juga rebound terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Inggris (BOE) pada hari Kamis pekan ini. Mayoritas pakar ekonomi memperkirakan BOE akan memangkas suku bunga acuannya dan bahkan diperkirakan masih akan memangkas suku bunga sekali lagi menjelang akhir tahun ini. Meski dengan peluang yang rendah yaitu hanya 45% seiring dengan inflasi yang kembali naik di bulan Juni lalu setelah sempat turun di bawah target 2% pada bulan sebelumnya. Pada pertemuan moneter bulan Juni lalu anggota voting MPC terpecah menjadi 7 banding 2 dengan 2 anggota memilih untuk memangkas suku bunga. Pada pertemuan moneter pekan ini diperkirakan perbandingan suara anggota voting diperkirakan hanya 5 banding 4 dengan 5 suara memilih untuk memangkas suku bunga acuan yang mencapai level tertinggi dalam 16 tahun terakhir. Selain pertemuan moneter tersebut, BOE juga akan merilis laporan kuartal kebijakan moneter dan juga konferensi pers dari Gubernur BOE - Andrew Bailey paska pertemuan moneter tersebut. Hari ini ada data dari sektor perumahan berupa persetujuan KPR dan Realized Sales dari CBI.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.08000 - 1.08200
Target : 1) 1.08800
2) 1.09400
Stop Loss : 1.07400
(switch to SELL jika tembus 1.07400)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.28300 - 1.28500
Target : 1) 1.29300
2) 1.29900
Stop Loss : 1.27700
(Switch to SELL jika tembus 1.27600)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : SELL on Rally
Area : 153.500 - 153.700
Target : 1) 152.900
2) 152.300
(pertahankan SELL jika tembus 153.000)
Stop Loss : 154.300
(switch to BUY jika tembus 154.500)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY on Dip
Area : 2385.00 - 2387.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2393.00
2) 2399.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2403,
potensi target terdekat 2412, terjauh 2425!)
Stop Loss : 2379.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2377)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : BUY on dip
Area : 1.07800-1.08000
Target : 1) 1.08600
2) 1.09200
Stop Loss : 1.07200
(switch to SELL jika tembus1.07000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29900-1.29000
Target : 1) 1.28200
2) 1.27600
Stop Loss : 1.29600
(Switch to BUY jika tembus 1.30000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : SELL on Rally
Area : 154.200-154.400
Target : 1) 153.600
2) 153.000
Stop Loss : 155.000
(switch to BUY jika tembus 155.000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY
Area : 2352.00 - 2354.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2360.00
2) 2366.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2368,
potensi target terdekat 2375, terjauh 2385!)
Stop Loss : 2346.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2345)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Data PMI dirilis mix. Sektor jasa kembali menunjukkan solidaritasnya dengan angka 56.0, lebih tinggi dari ekspektasi 55.0, dan naik dibandingkan bulan sebelumnya 55.3. Sementara sektor manufaktur justru turun ke zona kontraksi (di bawah 50), dengan hasil 49.5, lebih rendah dari ekspektasi 51.7, dan turun dibandingkan bulan sebelumnya 51.6. 

Kepala Ekonom Bisnis di S&P Global Market Intelligence, Chris Williamson mengatakan data PMI menandakan skenario ‘goldilocks’ di awal Q3 di mana ekonomi tumbuh dengan laju yang kuat sementara inflasi moderat. Produksi di seluruh sektor manufaktur dan jasa berekspansi dengan laju terkuat selama lebih dari 2 tahun di bulan juli. Bahkan survei mengindikasikan GDP meningkat dengan laju tahunan sebesar 2.5% pasca kenaikan 2.0% di kuartal kedua. 

Sementara laju kenaikan harga rata-rata barang dan jasa semakin melambat, turun ke tingkat yang konsisten dengan target 2% Fed. Tapi kabar baiknya memenuhi syarat di mana pertumbuhan dan inflasi yang mengandung beberapa elemen yang mengkhawatirkan untuk dipantau dalam beberapa bulan mendatang.

Mantan Pejabat Fed Ingatkan Powell dan kawan-kawan

Di sisi lain, pasar saham AS lanjutkan penurunan dipicu sektor teknologi yang melemah. Demam AI sepertinya mulai reda sehingga Nasdaq mengalami kerugian sekitar $1 triliun di pasar dalam posisi sell off. Bahkan tercatat sebagai penurunan terburuk sejak Oktober 2022. 

Penurunan tersebut sebenarnya terjadi 2 minggu setelah data inflasi AS yang lebih dingin dibanding perkiraan memicu rotasi besar-besaran dari sektor teknologi yang sempat unggul ke Perusahaan yang diperkirakan akan mendapat manfaat paling banyak dari pemangkasan suku bunga Federal Reserve, terutama saham kapitalisasi kecil. 

Terlebih mantan Gubernur Fed, William Dudley memberikan peringatan di masa tenang Fed, yang mengatakan bahwa siklus negatif pengangguran mulai terjadi dan Fed tidak boleh terlalu lama menunggu untuk menurunkan suku bunga.  Dudley bahkan menambahkan bahwa mungkin sudah terlambat untuk memperlambat pengangguran agar tidak bergerak lebih tinggi. 

Dudley bahkan menyarankan Fed untuk memangkasnya mulai minggu depan di pertemuan FOMC 30-31 Juli 2024. Menurutnya menunggu sampai September hanya akan meningkatkan resiko resesi. Sebelumnya, Dudley berpendapat bahwa penurunan suku bunga sebaiknya di akhir tahun ini. Tapi Dudley mengatakan fakta-fakta sudah berubah, jadi dirinya berubah pikiran. “Fed harus memangkas, sebaiknya di pertemuan kebijakan minggu depan”. 

Alasan yang dikemukakan Dudley menyoroti upaya-upaya yang dilakukan Fed mendinginkan ekonomi memiliki efek yang terlihat. Tanda-tanda perlambatan pertumbuhan muncul di pasar tenaga kerja dengan tingkat pengangguran rata-rata 3 bulan naik 0.43% dari titik terendahnya dalam 12 bulan terakhir ke tingkat yang bisa memicu resesi. Inflasi terus melambat, dan tidak jauh di atas target 2% Fed.

Fokus Tertuju pada GDP dan Klaim Pengangguran

Dengan mengacu pada peringatan dari Dudley, mantan pejabat Fed yang menyoroti pasar ketenagakerjaan, maka akan menarik untuk mencermati data initial jobless claims malam nanti, di mana minggu lalu sempat melonjak hingga 342K. Data diperkirakan akan turun ke 237K nanti malam. 

Jika data kembali mengejutkan dengan rilis kenaikan sekali lagi, maka kekhawatiran Dudley bisa membuat hari yang mengkhawatirkan dengan berita buruk yang terus menjadi berita buruk. Tapi hal ini harusnya bisa menjadi positif untuk emas karena berarti bahwa Fed akan siap lebih awal untuk memangkas suku bunga di bulan Juli atau September. 

Sedangkan data pertumbuhan kuartal kedua juga akan dirilis dengan perkiraan kenaikan 2.0%. Laporan Fed Atlanta GDB Now menunjukkan pemodelan dengan nilai yang lebih tinggi 2.6%. 

Dan setelah itu pasar akan menunggu data PCE yang baru akan dirilis besok malam. Volatilitas diperkirakan meningkat jelang data tersebut.

Fokus hari ini

Data GDP dan initial jobless claims AS akan dirilis di jam 19.30 WIB. Pasar tentunya mencari alasan untuk memaksa Fed mulai mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lebih awal dari perkiraan. 

Jika data lebih rendah, maka emas berpeluang kembali naik Bahkan bisa kembali di atas 2400-an dan menguji resistance 2420-an jika data tersebut dirilis mengejutkan jauh lebih rendah dari ekspektasi. Sebaliknya, jika data dirilis lebih tinggi, maka emas berpeluang turun, Bahkan penurunan bisa berlanjut jika data dirilis jauh lebih tinggi dari ekspektasi.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup shooting star dengan real body hitam agak pendek dan tail atas yang lebih panjang dibanding tail bawah yang menunjukkan rejection kuat di zona resistance 2431.84, cukup dekat dengan resistance FR 23.6% 2438.70. Saat artikel ditulis pagi ini bahkan emas turun di bawah FR 50% 2388.53, mulai mengancam support berikutnya di FR 61.8% 2366.10. 

Jika FR 61.8% tersebut tetap kuat dan tidak ditembus, maka pantulan mungkin saja terjadi saat harga mulai mendekati 2366 tersebut. Tapi jika ditembus, maka 2338-2342 adalah zona support berikutnya yang juga cukup potensial. Resistance sementara waktu diharapkan di kisaran 2388.53 (FR 50%) dan terjauh FR 38.2% 2410.95 dan diperkirakan volatilitas akan meluas jika data nanti malam dirilis mengejutkan lebih dari perkiraan.

Di H4, Fibonacci retracement (FR) ditarik dari puncak 2474.65 (FR 100%) ke bottom 2383.69 (FR 0%). Sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya, kenaikan ternyata terhambat di zona orange 2418-2422, meskipun sempat sentuh level tertinggi 2431.84. Bahkan harga bisa dianggap gagal ditutup naik di atas resistance trendline sehingga support 2390-23093 kembali diuji, dan tekanan turun pagi ini berhasil tembus 2383.69 (FR 0%) dan membuat level terendah 2369.83 sementara waktu di sesi Asia. 

Fibonacci ekspansion ditarik dengan titik yang sama dengan FR, ditambah dengan 1 titik swing high terakhir dan menunjukkan harga berhasil tembus di bawah FE 61.8% 2375.75. Secara teknis, sell bisa diincar di antara zona 2375 (FE 61.8%) sampai 2383 (FR 0%) karena keduanya menjadi resistance baru yang terdekat. Namun, secara keseluruhan resistance 2388-2392 juga akan menjadi area pilihan sell lainnya yang juga cukup layak.

Yang harus diwaspadai adalah posisi harga yang membentuk formasi lower low, sementara RSI cenderung menunjukkan low yang sama dengan low sebelumnya sehingga patut diwaspadai potensi rebound karena bullish divergence. 

Potensi bullish bisa kembali terbuka jika data ekonomi nanti malam mendukung pelemahan dolar. Secara area berarti bisa mengharapkan konfirmasi dari penembusan kembali area 2400-2404, atau jika penurunan tertahan di zona support psikologis berikutnya 2338-2342. MA 200 di H4 berada di 2360 juga bisa menjadi pertimbangan, dengan SL sebaiknya ditempatkan di bawah support untuk antisipasi tekanan turun yang masih kuat.

Per jam 10.15 WIB, harga berada di 2371.50, dengan high di 2401.07 dan low 2369.83. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2474.65 (FR 100%) sampai bottom 2393.66 (FR 0%). Sesuai perkiraan di ulasan sebelumnya bahwa rebound dikhawatirkan tertahan di kisaran FR 38.2% dan FR 50%. Dan hal itu membuat harga kembali turun.   

Bahkan saat artikel ditulis di sesi Asia harga lanjut turun di bawah arsir kuning kedua yang berarti tembus di bawah 2383-2385, menandakan penurunan yang cukup kuat berlanjut. Kabar baiknya adalah untuk sementara penurunan tertahan di area arsir hijau kisaran 2365-2368, di mana low sementara tercatat di 2369.45. Kabar buruknya, kenaikan belum tentu akan terjadi dengan cepat dan lebih tinggi dari 2383-2385 mengingat posisi rsi baru memasuki zona oversold. 

Jangka pendek, pantulan bisa diharapkan terjadi dari zona hijau tersebut dengan potensi target terjauh untuk saat ini di kisaran 2383-2388 (arsir kuning resistance 1). Dan penurunan kembali berpeluang terjadi jika zona 2365-2368 berhasil ditembus, dengan potensi target terdekat berikutnya 2350, dan terjauh 2338-2340. 

Opsi buy sebaiknya dilakukan di zona support ekstrim, dan jauh lebih baik jika dilakukan pasca data ekonomi dirilis. Pastikan data nanti malam lebih rendah dari ekspektasi untuk membuka peluang rebound dari level support cukup kuat. Peluang naik bisa terjadi jika :

  1. Data ekonomi AS dirilis jauh lebih lemah dari ekspektasi
  2. Support 2365-2368 tidak ditembus, atau support psikologis terjauh 2338-2340 tidak ditembus
  3. Resistance 2400-2404 ditembus

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally 
Entry: 2388.00 – 2390.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2376.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan SELL jika tembus 2358,
Target terdekat 2350, terjauh 2340, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2396.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2393)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2338.00 – 2340.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2352.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2332.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2335)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08400 - 1.08600
Target : 1) 1.07800
2) 1.07200
Stop Loss : 1.09200
(switch to BUY jika tembus 1.09800)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29000 - 1.29200
Target : 1) 1.28400
2) 1.27800
Stop Loss : 1.29800
(Switch to BUY jika tembus 1.30000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : SELL on Rally
Area : 153.500 - 153.700
Target : 1) 152.900
2) 152.300
(pertahankan SELL jika tembus 153.000)
Stop Loss : 154.300
(switch to BUY jika tembus 154.500)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : SELL on Rally
Area : 2388.00 - 2390.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2382.00
2) 2376.00
(Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2358,
potensi target terdekat 2350, terjauh 2340!)
Stop Loss : 2396.00 (ideal 3-5 poin di atas 2393)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Indeks Manufaktur dari Richmond Fed dirilis lebih lemah dari perkiraan, -17 vs -7, penjualan rumah yang ada (existing home sales) juga lebih lemah dari perkiraan, 3.89M vs 4.00M. Imbal hasil Treasury AS sempat turun meski pada akhirnya rebound jelang penutupan. Namun secara umum hal ini menunjukkan potensi kenaikan yang mulai melemah pada imbal hasil Treasury tenor 10-tahun. Kontras dengan kondisi tersebut, dolar justru ditutup kembali menguat pasca terkoreksi turun di hari Senin. 

Aktivitas manufaktur Distrik Kelima memburuk di bulan Juli. Bahkan dari tiga indeks komponennya menunjukkan pengiriman turun dari -9 ke -21, pesanan baru turun dari -16 ke -23, dan ketenagakerjaan turun tipis dari -2 ke -5. Hal ini disebabkan Perusahaan-perusahaan yang menjadi kurang optimis terhadap kondisi bisnis lokal, di mana indeks turun dari -13 menjadi -21. Perusahaan-perusahaan terus melaporkan penurunan backlog di bulan Juli karena indeks tersebut tetap negatif.

Sentimen Pemangkasan Suku Bunga masih kuat

Di sisi lain, Reuters melakukan jajak pendapat terhadap 100 ekonom. Hasilnya menunjukkan 70 dari 100 ekonom memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 bps di bulan September, dengan ekspektasi pemangkasan lebih jauh di 2024. Secara detail, survey Reuters menunjukkan 70 dari 100 ekonom mengantisipasi pemangkasan suku bunga Fed 25 bps di bulan September dan Desember, naik dari survey sebelumnya di bulan Juni yang menunjukkan 58 dari 116 ekonom. 

Sementara 73 dari 100 ekonom memperkirakan memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga sebesar 50 bps di 2024, 13 ekonom memperkirakan hanya 25 bps di 2024, dan 3 ekonom tidak melihat adanya pemangkasan di tahun 2024. 

Hal ini senada dengan ekspektasi pasar yang saat ini memperkirakan probabilitas 93.6% pemangkasan suku bunga Fed di bulan September sebesar 25 bps, meningkat dibanding sehari sebelumnya di 22 Juli yang menunjukkan probabilitas 88.5%, menurut CME Fed Watch tools.

Harris ungguli Trump

Kabar lain dari survey yang dilakukan Reuters/Ipsos menunjukkan Harris memimpin atas Trump. Kamala Harris dari Demokrat unggul 44% vs Trump dari Republik dengan 42% di antara para pemilih yang terdaftar, dengan margin of error 3 poin. 

Sebanyak 56% pemilih dalam polling tersebut menganggap Harris memiliki mental yang kuat, sementara 49% pemilih menganggap Trump memiliki mental yang kuat. Hal ini ditunjukkan dalam survey terhadap 2 calon yang ada, Harris vs Trump.

Sementara dalam survey terhadap 3 calon yang melibatkan calon independen, yaitu Robert F. Kennedy Jr, Harris tetap memimpin atas Trump dengan persentase 42% vs 38%, sementara Kennedy Jr hanya didukung 8% pemilih.

Pasar masih harus menunggu hingga 19-22 Agustus untuk pengukuhan calon presiden dari Partai Demokrat yang baru akan melakukan Konvensi Nasional.

All About PMI Data

Pasar kembali akan terfokus pada data PMI dari masing-masing Kawasan yang akan dirilis hari ini. Inggris, zona Euro dan AS akan merilis masing-masing PMI services dan manufacture. Data ini akan menunjukkan aktivitas manufaktur dan juga sektor jasa dari masing-masing negara tersebut.  

Manufaktur zona Euro dan Inggris diperkirakan menguat tipis, sementara manufaktur AS diperkirakan stabil, dengan Inggris dan AS diperkirakan tetap di zona ekspansi (di atas 50), sementara zona Euro masih di zona kontraksi (di bawah 50). 

Sebaliknya, untuk sektor jasa zona Euro dan Inggris diperkirakan naik, sedangkan AS diperkirakan melemah. Namun, ketiganya diperkirakan masih tetap dalam kondisi ekspansi (indeks di atas 50). 

Emas diperkirakan akan sensitif pada data AS tersebut sehingga potensi pergerakan hari ini akan lebih volatile dibanding 2 hari pertama di minggu ini yang relatif sepi data. Meski demikian, data tersebut tidak menjadi pemicu utama minggu ini bagi emas di mana pasar masih menunggu inflasi PCE dari AS di hari Jumat.

Fokus hari ini

Data PMI services dan manufacture AS dirilis jam 20.45 WIB. Volatilitas akan lebih luas jika angka aktual dirilis jauh lebih besar atau jauh lebih rendah dari angka ekspektasi maupun angka bulan sebelumnya. 

Jika data lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan. Bahkan bisa lebih tinggi jika data tersebut dirilis mengejutkan jauh lebih rendah dari ekspektasi. Sebaliknya, jika data dirilis lebih tinggi, maka emas berpeluang turun, Bahkan penurunan bisa berlanjut jika data dirilis jauh lebih tinggi dari ekspektasi.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih dengan bentuk dan ukuran candle yang hampir sama dengan candle hammer sebelumnya, dan penurunan tetap menunjukkan tertahan di FR 50% 2388.53 dari pola kenaikan sejak 26 Juni 2024 hingga 17 Juli 2024. 

Resistance FR 38.2% 2410.95 saat ini di sesi Asia sedang ditembus, tapi penentunya akan terlihat dari closing price hari ini. Secara teknis, kenaikan di ata sFR 38.2% memicu kenaikan lanjutan ke zona resistance berikutnya di FR 23.6% 2438.70. Sebaliknya, jika harga kembali gagal bertahan di atas 2410, maka peluang penurunan berpotensi mengancam zona support psikologis 2400 kembali, dan FR 50% di 2388 kembali berpeluang muncul. Hal ini bisa terjadi jika didukung oleh data PMI yang lebih kuat dari ekspektasi.

Di H4, Fibonacci retracement (FR) ditarik dari puncak 2474.65 (FR 100%) ke bottom 2383.69 (FR 0%). Kenaikan saat ini masih berada di bawah trendline resistance (garis miring warna merah) 2420, juga cenderung dekat dengan FR 38.2% 2418.44. Bullish akan konfirm jika harga mampu naik di atas trendline tersebut. Namun, strong bullish diperkirakan baru akan konfirm jika harga tembus FR 61.8% 2439.90. Artinya, meski nantinya konfirm berhasil tembus trendline resistance, selama belum mampu naik di atas FR 61.8%, maka kenaikan akan berpeluang kembali tertahan. 

Di sisi lain, penurunan juga tetap berpeluang jika : 1) harga gagal tembus trendline resistance, 2) kenaikan lanjutan gagal tembus FR 61.8%, 3) harga turun dan tembus FR 0% 2383.69. Skenario 1 bisa terjadi jika di sesi Eropa harga tetap tertahan di trendline dan berakhir dengan tekanan turun sehingga berpeluang menguji kembali support 2405 atau terjauh 2392. Skenario 2 bisa terjadi jika harga di sesi Asia dan eropa mampu naik di atas trendline, tapi kemudian tertahan di FR 61.8% mendekati sesi NY atau jelang data ekonomi dirilis. Sementara skenario 3 bisa terjadi jika tekanan turun lebih besar dan bisa muncul sewaktu-waktu di hari ini sehingga membuat penurunan berbalik mendominasi. 

Data ekonomi di malam hari akan menjadi penentu dari ketiga skenario tersebut.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2416.07, dengan high di 2418.28 dan low 2404.82. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2474.65 (FR 100%) sampai bottom 2393.66 (FR 0%). Rebound kemungkinan berpotensi tertahan di antara FR 38.2% atau FR 50%, maka secara teknis sebaiknya berhati-hati jika kenaikan sudah mendekati salah satu area tersebut, terutama di sesi Asia dan Eropa (sebelum sesi NY malam hari).  

Di satu sisi, skenario cadangan kami untuk buy saat tembus 2412 (cek catatan pada grafik!) sudah berhasil sentuh TP 1 2418). Tapi karena cukup dekat dengan resistance (area arsir kuning atas), maka perlu mewaspadai kemungkinan pullback atau retest support. Ini berarti support terdekat 2412.77 (FR 23.6%). 2404 (low sementara hari ini), dan terjauh 2393.66 (FR 0%). 

Kenaikan wave C sedang berjalan, dan diperkirakan target terjauh bisa saja melirik zona FR 50% 2434.15. Hal ini akan cenderung potensial jika didukung oleh data PMI AS yang relatif lebih lemah dari ekspektasi. Tapi jika data dirilis lebih kuat, maka waspadai kenaikan mengalami rejection di dekat zona tersebut.

Opsi buy lebih utama untuk saat ini dengan asumsi wave C yang masih berpeluang terjadi. Area pilihan berada di kisaran 2397-2402 atau terjauh 2390-2393. Sementara opsi SELL bisa dilakukan jika :

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2396.00 – 2398.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2410.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2412,
Target terdekat 2418, terjauh 2430, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2390.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2393)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Resistance tidak ditembus
Entry : 2440.00 – 2442.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2428.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2448.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2445)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down