logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Ada 2 sesi yang berita yang menyajikan kejutan. Diawali dengan kejutan besar dari data CPI yang ternyata dirilis di bawah ekspektasi sehingga dolar mengalami tekanan turun cukup tajam. CPI inti dirilis +0.1% m/m lebih rendah dari ekspektasi +0.3%, dan 3.4% y/y lebih rendah dari ekspektasi 3.6%. Sementara inflasi utama berada di 3.3% y/y lebih rendah dari ekspektasi 3.4%, dan 0.2% m/m lebih rendah dari ekspektasi 0.3%. 

Perhatian tertuju pada layanan inti exclude perumahan yang juga menunjukkan pelemahan sehingga pasar saat itu langsung memperhitungkan 2 pemangkasan Fed tahun 2024, dengan peluang 80% di bulan September. Ini yang membuat dolar turun disertai penurunan imbal hasil Treasury, sehingga emas mampu naik. Hal tersebut juga memicu ekspektasi bahwa Powell akan cenderung dovosh dalam pernyataannya seperti yang sudah dilakukannya beberapa kali di pertemuan FOMC tahun ini. 

Tapi ternyata pengumuman FOMC berjalan sebaliknya. Dot Plot Fed terbaru menunjukkan hanya ada 1 kali pemangkasan suku bunga di tahun 2024, lebih rendah dari ekspektasi 2 kali pemangkasan yang sepenuhnya diperhitungkan pasca data CPI yang lebih rendah beberapa jam sebelumnya. 

1-2 Pemangkasan ‘Still Fine’, Tapi Powell Kurang Dovish!

Seperti yang pernah diulas sebelumnya sejak bulan lalu bahwa pasar saat ini sudah mulai mengubah pandangannya bahwa hanya akan ada 1 atau 2 kali pemangkasan di tahun 2024. Tapi kemudian melihat CPI yang relatif menunjukkan tanda-tanda pendinginan yang berlanjut, pasar mulai memperhitungkan 2 kali pemangkasan di 2024. Namun ternyata dot plot hanya memberi isyarat 1 kali pemangkasan.

Di sisi lain, yang membuat pasar lebih kecewa adalah pernyataan Powell yang mengatakan bahwa angka-angka tersebut sangat bergantung pada ata ekonomi, tanpa jelas menyebutkan kapan pemangkasan akan terjadi. Pasar berharap Powell memberi sinyal bahwa pemangkasan di bulan September mungkin terjadi. Tapi Powell tidak menyebut hal tersebut sehingga dolar berbalik naik, menghapus sebagian besar penurunan saat data CPI dirilis. 

Peluang Tidak Sepenuhnya Tertutup

Jika melihat data yang dirilis, kabar baiknya adalah data menunjukkan tanda-tanda pendinginan ada dan proses disinflasi memang berlanjut. Meskipun yang diharapkan dari kondisi periode bulan yang sama di 2023 (penurunan tajam pada inflasi) tidak terjadi di tahun ini, tapi penurunan tetap disambut baik pasar.

Namun, kabar buruknya adalah angka 3.3% memperpanjang periode inflasi yang cenderung stagnan secara rata-rata sejak Januari 2024, dan dikhawatirkan ekonomi AS berada dalam tahap stagflasi (inflasi yang menetap). 

Secara keseluruhan, potensi turunnya inflasi belum dikatakan tertutup dan juga tidak menutup kemungkinan untuk bulan Juni yang nanti dirilis bulan depan cenderung kembali menunjukkan penurunan. Ini terutama bisa terjadi jika harga minyak mentah dunia tetap stabil di kisaran 74-80, tanpa menunjukkan lonjakan harga yang terlalu tinggi (di atas $90/per barel) dalam 1-3 bulan ke depan. 

Dengan demikian pernyataan Powell bahwa “semua akan berbasis data ekonomi”, maka dot plot suku bunga Fed masih bisa berubah dari 1 menjadi 2 kali pemangkasan, atau pemangkasan suku bunga yang lebih cepat jika didukung oleh tren disinflasi yang berkelanjutan dan pendinginan yang lebih cepat dari perkiraan. 

Fokus Utama Hari Ini

Fokus bergeser pada data inflasi produsen (PPI) yang dirilis malam nanti bersama data jobless claims mingguan di jam 19.30 WIB. Data PPI diperkirakan turun dari 0.5% ke 0.1% m/m, sementara PPI inti diperkirakan turun dari 0.5% menjadi 0.3% m/m. Angka ini saja sudah cukup untuk membuat dolar kembali tertekan dan emas naik kembali jika data dirilis sesuai ekspektasi atau lebih rendah
Sementara klaim pengangguran mingguan (initial jobless claims) diperkirakan turun ke 225K setelah kenaikan minggu lalu 229K. Angka yang lebih rendah akan membuat dolar tetap kuat sehingga emas berpotensi turun kembali. Tapi angka yang lebih tinggi akan membuat dolar lanjut melemah dan emas berpotensi naik. Namun, secara angka, kami mengharapkan klaim pengangguran tetap berada di atas zona 220K untuk menunjukkan bahwa tren pengangguran cenderung tetap kuat sehingga tenaga kerja AS berada di sisi yang menunjukkan tanda-tanda pelonggaran lebih lanjut.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih tapi memiliki tail atas yang lebih panjang dari tail bawah. Bisa dikategorikan shooting star dan cenderung memberi isyarat peluang terjadinya penurunan, terutama setelah ditutup di bawah 2325.77 (FR 23.6% Daily). Tapi potensi kenaikan juga tetap terbuka meski terbatas. Ini bisa konfirm jika mampu naik di atas 2325 dan high 12 Juni 2024 di 2341 mampu diuji atau bahkan dilewati. Sebaliknya, bearish akan lebih dominan jika harga tetap ditutup di bawah 2325, terutama jika support 2306.51 (low 9 Mei 2024) berhasil ditembus. Support 2297 dan 2286 dalam waktu dekat akan menjadi area yang perlu dicermati selain support psikologis 2277.15 (low 3 Mei 2024).

Di H4, harga bergerak sesuai ekspektasi, bahkan sempat naik hingga sedikit di atas FR 50% 2336.99. High sentuh level 2341.48 setelah CPI dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Tapi sayangnya saat pengumuman FOMC, harga gagal lanjut naik di atas 2348 (FR 61.8%) karena kekecewaan pasar pada pernyataan Powell yang kurang dovish. 

Di sisi lain, harga saat ini berhasil tembus support dari trend channel saat artikel dibuat di sesi Asia sekitar jam 10.00 WIB. Hal ini menandakan potensi penurunan kemungkinan masih dominan untuk beberapa jam ke depan, meski secara keseluruhan bullish juga tetap terbuka. 

Ekspektasi skenario penurunan di sesi Asia berlanjut hingga sesi Eropa, dan support FR 0% 2286.53 maupun area 2294-2296 akan menjadi support terjauh dari pola penurunan tersebut. Jika sesuai perkiraan, maka area dekat FR 0% bisa menjadi area demand sehingga peluang pantulan sebagai double bottom bisa terbuka. Jika ini yang terjadi, maka buy di dekat zona support FR 0% lebih disarankan, dengan Stop Loss di tempatkan di bawah FR 0% tersebut. 

Secara teknis, opsi SELL jangka pendek masih bisa dilakukan selama harga tidak tembus FR 61.8% 2348, dengan SL disarankan optimal di atas FR 61.8%. Bearish akan jauh lebih kuat jika FR 0% 2286 ditembus, atau support psikologis 2277 ditembus. Selama 2277 dan 2286 tidak ditembus, maka bullish tetap memiliki kesempatan untuk berbalik naik.

Per jam 10.26 WIB, harga berada di 2313.50, dengan high di 2324.89 dan low 2307.90. Posisi harga berada di bawah trendline resistance 2317-2320. Selama area ini tidak ditembus, maka SELL jangka pendek bisa tetap dilakukan dengan SL di atas 2325, dan target terdekat dari potensi penurunan di 2300-2304, atau maksimum 2292-2295. Sementara demand diperkirakan akan muncul di kisaran 2286-2290 sehingga sell harus waspada saat harga sudah mendekati atau memasuki zona 2290-2295 untuk mengantisipasi pembalikan bullish kembali.

Area demand bisa diasumsikan sebagai zona buy ideal sehingga area di bawah 2286 adalah sinyal penurunan lebih lanjut. Jadi, pertimbangkan buy di dekat zona ideal kisaran 2290-2292 dengan Stop Loss idealnya 3-5 poin di bawah 2286. 

Dan di malam hari sebaiknya fokus dengan data PPI dan initial jobless claimes AS! Gunakan strategi trading sesuai dengan hasil data ekonomi yang dirilis, bisa di cek di bagian fundamental di artikel ini!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support
Entry: 2290.00 – 2292.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2304.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2320,
Target terdekat 2325, terjauh 2336, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2284.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2286)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL  jika Support ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2275.00 – 2276.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2263.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2282.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2285)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.07700 - 1.07900
Target : 1) 1.08500
2) 1.09100
Stop Loss : 1.07100
(switch to SELL jika tembus 1.07000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.27600 - 1.27800
Target : 1) 1.28400
2) 1.29000
Stop Loss : 1.27000
(Switch to SELL jika tembus 1.27000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : SELL on Rally
Area : 157.000 - 157.200
Target : 1) 156.400
2) 155.800
Stop Loss : 157.800
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY on Dip
Area : 2290.00 - 2292.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2298.00
2) 2304.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2320,
potensi target terdekat 2325,terjauh 2336!)
Stop Loss : 2284.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2286)
(Switch to SELL jika tembus 2277)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Kabar baiknya adalah imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun bergerak lebih rendah setelah 3 hari kenaikan terakhir secara beruntun, termasuk kenaikan besar di hari Jumat saat NFP dirilis mengejutkan semua pihak. Tapi dolar masih cenderung kuat meskipun mendekati akhir sesi NY menunjukkan beberapa pelemahan. 

Sementara emas berhasil bergerak lebih tinggi hingga sentuh 2319.75, meskipun sempat tergelincir lebih dulu hingga kisaran 2297, sesuai ekspektasi dan zona buy yang diulas kemarin. Di satu sisi kenaikan dan penutupan hari Selasa lebih baik dibanding Senin. Namun, secara range relatif lebih kecil dibanding sebelumnya, 22 poin di hari Selasa vs 26 poin di hari Senin.

Dua hari tanpa data ekonomi AS yang signifikan, tapi mood investor sejak awal pekan ini cenderung berhati-hati karena Eropa mengindari risiko ketidakpastian politik. Hal ini yang membuat kenapa dolar cenderung diminati daripada Euro. Risk asset seperti saham juga relatif lemah jelang laporan CPI AS dan pengumuman FOMC.

Proyeksi World Bank dan Petunjuk ‘Fed Watcher’ Timiraos

World Bank menaikkan proyeksi pertumbuhan GDP global untuk tahun 2024 dari 2.4% menjadi 2.6%. Bank Dunia melihat adanya pertumbuhan yang lebih baik di tahun ini. Proyeksi sebelumnya di bulan Januari adalah 2.4%. Pembaruan proyeksi World Bank sebagai berikut: AS 2.5% vs 1.6% sebelumnya, China 4.8% vs 4.5% sebelumnya, India 6.6% vs 6.4% sebelumnya, dan pertumbuhan global untuk 2025 dan 2026 diperkirakan akan berada di 2.7%.

World Bank juga memberi catatan bahwa jika suku bunga tetap tinggi lebih lama, maka pertumbuhan global kemungkinan bisa mencapai 2.4% thaun depan. Pada dasarnya laporan terbaru menunjukkan ekonomi AS yang lebih baik dari sebelumnya sehingga wajar jika dolar AS menguat tahun ini. 

Sementara reporter WSJ yang juga Pengamat Fed, Nick Timiraos, mengeluarkan prakiraannya tentang keputusan FOMC malam nanti. Dia mengingatkan bahwa laporan CPI yang dirilis beberapa jam sebelum pengumuman Fed bisa mengubah beberapa dot plot FOMC. Pada dasarnya menurut Timiraos, jika pun terdapat perbedaan pada dot plot terkini dengan sebelumnya, pesan utama dari semua pejabat Fed adalah bahwa mereka ingin “wait and see” lebih banyak data dan akan melakukan apa yang diperlukan setelah melihat data-data yang masuk. 

Para pejabat Fed menginginkan lebih banyak bukti bahwa inflasi turun sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan pemangkasan tanpa harus menunggu sampai ada masalah di pasar tenaga kerja. Fokus utama adalah dot plot dan secara langsung akan dipengaruhi laporan CPI malam ini.

Bersiap Untuk Kejutan Apapun pada Inflasi

CPI Yoy

Perhatikan data CPI tahun 2023, di periode bulan yang sama. Inflasi April yang dirilis 10 Mei 2023 saat itu berada di 4.9% y/y, kemudian sebulan kemudian laporan inflasi Mei yang dirilis 13 Juni 2023 dirilis turun menjadi 4.0%. Dan setelahnya, inflasi Juni yang dirilis 12 Juli 2023 berada di 3.0% y/y, sekaligus menjadi catatan inflasi terendah dan sampai saat ini belum ada proses lebih lanjut di bawah 3.0% di periode 2024. 

Bandingkan dengan kondisi 2024, sejak awal tahun bahkan inflasi tetap bertahan secara rata-rata di tingkat 3.3-3.4% (terendah 3.1%, tertinggi 3.5%). Ini sebabnya Fed cenderung menunggu untuk melihat bukti lebih lanjut bahwa proses disinflasi (inflasi yang turun) terus berjalan sebelum memutuskan pemangkasan suku bunga. 

Jika periode Mei-Juli dianggap sebagai periode pendinginan inflasi seperti halnya yang terjadi di 2023, maka bukan hal yang mustahil hal tersebut terulang di 2024 di periode bulan yang sama. Ini berarti kecenderungan data inflasi Mei yang dirilis 12 Juni 2024 (malam ini) bisa saja akan dirilis lebih rendah dari perkiraan. Dan jika beruntung, maka inflasi bisa tembus di bawah 3.0%. Tentunya hal ini yang ditunggu-tunggu Fed maupun investor global sehingga berpeluang untuk dot plot terbaru memberikan gambaran berapa besar peluang pemangkasan suku bunga Fed di tahun 2024. Meski demikian, angka kisaran 3.2-3.3% pun akan relatif disambut positif oleh pasar emas dan ekuitas global.
Sebaliknya, jika pendinginan di periode Mei-Juli 2023 hanya kebetulan, dan periode bulan yang sama Mei - Juli 2024 relatif berbeda situasi dan kondisi yang menaunginya, maka pasar kemungkinan harus bersiap dengan lonjakan inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi. Angka inflasi 3.5-3.6% y/y akan berpeluang menekan emas karena ekspektasi pemangkasan sedikit turun. Bahkan jika inflasi melonjak melebihi 3.7%, maka peluang pemangkasan suku bunga Fed tahun 2024 cenderung semakin tipis, meskipun peluang untuk menaikkan suku bunga juga relatif kecil seperti yang disebutkan Powell dan kolega setelah pertemuan Mei.

Fokus Utama Hari Ini

Fokus pasar akan terbagi 2 sesi, yaitu data inflasi di sesi awal, dan pengumuman dot plot FOMC di sesi kedua. CPI AS dirilis 19.30 WIB, dan pengumuman FOMC dimulai jam 01.00, disertai press conference Powell di jam 01.30 WIB.

Sementara di sesi 2, pasar akan mencermati dot plot Fed untuk alur suku bunga berikutnya dan juga pernyataan Powell. (Caution : Suku bunga Juni dipastikan tetap di 5.25-5.50% dan sudah diantisipasi nyaris sepenuhnya sehingga tidak akan terlalu berdampak saat pengumuman suku bunga ‘unchanged’!)

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih lebih pendek dari sebelumnya. Tapi memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas, sehingga pola yang dicurigai sebagai bullish harami sebelumnya bisa saja gagal jika harga hari ini tembus support 2287.52 (low 10 Juni 2024). Tren akan sangat sensitif pada data CPI malam nanti dan juga pengumuman FOMC dini hari nanti. Support terdekat 2300/2304, dan terjauh 2287/2290. Sementara support historical 2277.15 (low 3 Mei 2024) akan menjadi pemicu penurunan lebih lanjut jika ditembus. Sementara resistance akan berada di zona 2325.77 (FR 23.6% Daily) dan juga 2352.38 (high 26 April 2024) – 2365 sebagai resistance psikologis. Butuh inflasi yang jauh lebih tinggi dari 3.7% dan Powell yang hawksih untuk membuat emas tertekan di bawah 2260. Sebaliknya, butuh inflasi yang jauh lebih rendah di bawah 3.0% dan Powell yang dovish untuk membuat emas terdorong naik lebih dari 2365

Di H4, harga masih bergerak sesuai ekspektasi kami di hari Senin dan Selasa. Sejauh ini rebound terbilang normal dan FR 38.2% 2325 dan FR 50% 2336 kemungkinan masih bisa diincar sebagai target kenaikan terdekat. Sementara FR 61.8% 2348 adalah area yang menjadi pemicu reversal bullish lebih kuat. Selama tidak tembus FR 61.8%, maka kenaikan hanya bersifat sementara dan terbatas. 

Sebaliknya, jika FR 0% 2286.53 ditembus, maka harga cenderung tergelincir dan menjadi pemicu penurunan lebih lanjut. Namun, support psikologis sekaligus historical low 3 mei 2024 di 2277.15 akan menjadi pemicu yang lebih kuat jika ditembus. Artinya, meski terjadi penurunan di bawah FR 0% 2286 nantinya, tapi selama tidak mampu tembus 2277.15 (low 3 Mei 2024), maka harga masih terbuka untuk kembali rebound dan demand diperkirakan akan muncul di sekitaran zona low tersebut. 

Meski demikian penentu awal adalah data CPI AS di jam 19.30 WIB dan penentu terakhir saat pengumuman FOMC di jam 01.00 WIB. Harga bisa berbalik tren dengan sangat mudah jika data CPI maupun pengumuman FOMC mengecewakan pasar (inflasi yang lebih tinggi dan FOMC yang hawkish). Maka strategi trading saat data maupun pengumuman sebaiknya sesuaikan dengan hasil keluaran dari data maupun pengumuman tersebut (cek di bagian ulasan artikel!)  Secara teknis, opsi SELL bisa dilakukan di kisaran FR 50%, dengan SL disarankan optimal di atas FR 61.8%.Dengan area sell yang ideal diperkirakan di antara 2336-2348 (antara FR 50% dan FR 61.8%) yang secara teori dianggap Golden Area (asumsi 2340/2344), dengan SL di atas FR 61.8% (asumsi 3-5 poin di atas FR 61.8%). Skenario ini bisa tidak berlaku jika ternyata data CPI AS lebih rendah dari perkiraan, atau Fed yang dovish. Lebih direkomendasikan melakukan BUY jika itu yang terjadi!

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2314.19, dengan high di 2317.43 dan low 2310.47. Posisi range harga cenderung terbatas, namun lebih tinggi dibanding jam yang sama di hari sebelumnya. 

Area ascending triangle masih berlaku selama harga tidak tembus support dari triangle. Sementara target optimal dari triangle tersebut adalah area 2336-2338. Meski demikian, secara praktek, biasanya jarang sentuh target dan cenderung tertahan di kisaran 50%-70% dari target. Itu berarti resistance area 2325 dan 2330 akan berpotensi menjadi target terdekat yang cukup potensial. Kenaikan di atas 2355/2360 akan membutuhkan data inflasi CPI yang relatif lebih rendah dari ekspektasi atau Fed yang dovish.

Sebaliknya, kenaikan dari ascending triangle bisa gagal jika harga tembus di bawah 2300 (tembus support triangle). Dan target penurunan terdekat adalah 2286-2292. Sementara penurunan di bawah 2286 ataupun tembus 2277 akan membutuhkan data inflasi CPI yang lebih tinggi dari ekspektasi, atau Fed yang hawkish. 

Jika semakin dekat dengan rilis data ekonomi CPI ataupun pengumuman Fed, maka sebaiknya eksekusi setelah memastikan data yang dirilis!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support
Entry: 2305.00 – 2307.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2319.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2324,
Target terdekat 2330, terjauh 2338, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2299.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2296)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL  jika Support ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2275.00 – 2276.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2263.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2282.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2285)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.07700 - 1.07900
Target : 1) 1.07100
2) 1.06600
Stop Loss : 1.08500
(switch to BUY jika tembus 1.08500)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.27400 - 1.27600
Target : 1) 1.26800
2) 1.26200
Stop Loss : 1.28200
(Switch to BUY jika tembus 1.28500)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : BUY on Dip
Area : 156.700 - 156.900
Target : 1) 157.500
2) 158.100
Stop Loss : 156.100
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY on Dip
Area : 2305.00 - 2307.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2313.00
2) 2319.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2324,
potensi target terdekat 2330,terjauh 2338!)
Stop Loss : 2299.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2296)
(Switch to SELL jika tembus 2290)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Efek dari data NFP yang mengejutkan sempat menekan emas lebih dulu tapi kemudian bertahan seiring zona support psikologis area 2277-2285 yang masih relatif kuat secara teknis. Demand berhasil mendorong emas naik hingga kembali ke zona 2300-an, meskipun secara keseluruhan range pergerakan tidak terlalu besar. Cukup wajar mengingat pasar masih menahan diri hingga rilis data CPI AS terdekat di hari Rabu, 12 Juni 2024, dan dilanjutkan dengan pengumuman FOMC di pertengahan malam atau Kamis dini hari, 13 Juni 2024.

Secara umum, rebound yang terjadi juga cenderung dipengaruhi sisi teknikal karena minimnya data AS di malam hari dan juga beberapa isu politik dari Inggris maupun Prancis yang mengumumkan pemilu cepat. Dolar dan imbal hasil Treasury cenderung turun setelah rally yang cukup cepat saat data NFP hari Jumat.

Trend Pengangguran dan Survei NY Fed

Meski laporan NFP cenderung mengejutkan semua pihak, diiringi dengan kenaikan pada pendapatan rata-rata yang lebih tinggi dari ekspektasi, tapi survei rumah tangga justru menunjukkan adanya penurunan sekitar -400K pekerjaan. Hal ini yang menyebabkan tingkat pengangguran berada di 4%, lebih tinggi dari ekspektasi 3.9%. 

Di sisi lain, survei yang dilakukan oleh NY Fed terhadap ekspektasi konsumen menunjukkan ekspektasi inflasi 1 tahun turun dari 3.3% menjadi 3.2%. Sementara ekspektasi inflasi 5 tahun cenderung naik dari 2.8% menjadi 3.0%. Sementara di pasar tenaga kerja, median ekspektasi pertumbuhan pendapatan 1 tahun tetap di 2.7% dan ekspektasi rata-rata pengangguran naik menjadi 38.6% dari sebelumnya 37.2%.  Angka-angka tersebut cenderung menunjukkan sektor tenaga kerja yang masih solid, tapi mulai menunjukkan tanda-tanda pendinginan sehingga diperkirakan akan berimbas pada data inflasi beberapa bulan ke depan. 

Pandangan UBS Terhadap CPI dan FOMC

UBS merilis pandangannya sebelum data CPI dan pengumuman FOMC dirilis hari Rabu dan Kamis dini hari. Tentang CPI, UBS menilai angka di sekitar hasil sebelumnya (April, 3.4% y/y) kemungkinan cukup untuk memastikan bahwa investor tetap percaya diri pada prospek disinflasi ke depan. 

UBS menekankan butuh kenaikan yang cukup besar seperti yang sempat terjadi di Q1 untuk menggoyahkan keyakinan investor terhadap tren penurunan inflasi tersebut. 

Sementara untuk FOMC, UBS mengatakan dot plor hampir pasti aka nada 2 pemangkasan yang akan datang di tahun ini (turun dibandingkan dot plot Maret yang sebelumnya menunjukkan 3 kali pemangkasan di tahun ini). Selain itu belanja konsumen melambat, terutama untuk barang dibandingkan jasa, tapi ekonomi masih cenderung menunjukkan tanda-tanda positif. 

Di sisi lain, UBS memperingatkan bahwa kekecewaan dari data CPI ataupun pengumuman Fed bisa memperlambat momentum kenaikan, terutama di pasar ekuitas, tapi secara umum UBS mengharapkan kenaikan lebih lanjut. 

Sekedar pengingat, fokus pasar paling utama tertuju pada dot plot terbaru dari Fed saat pengumuman FOMC, bukan pada suku bunga Juni yang hampir dipastikan 98% akan tetap dipertahankan di 5.25-5.50%. 

Fokus Utama Hari Ini

Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis dari AS hari ini. Tapi Inggris akan merilis laporan pekerjaannya dan OPEC akan merilis laporan bulanan, Sementara EIA akan merilis outlook pasar energy jangka pendek.

Meski tidak berdampak secara langsung, tapi outlook permintaan minyak akan mempengaruhi harga minyak ke depan pasca pengumuman OPEC di awal bulan Juni yang lalu, dan jika harga minyak bergerak relatif tinggi, maka berpotensi mengganggu kembali ekspektasi penurunan inflasi. Meski demikian, kenaikan harga minyak di kisaran $77-$80 dalam waktu dekat tidak akan pengaruhi ekspektasi inflasi global.

Sementara laporan pekerjaan Inggris cenderung minim dampak pada emas. Tapi jika data bisa pengaruhi timing pemangkasan suku bunga BOE dalam waktu dekat, maka emas berpotensi naik seiring ekspektasi bahwa Fed bisa terpicu untuk mengikuti langkah para bank sentral lain yang sudah memangkas suku bunga.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih pendek, sehingga 2 candle terakhir bisa saja dianggap sebagai bullish harami, yang berarti secara teori berpeluang kembali mendorong emas untuk naik. Namun demikian, sepinya data ekonomi dan investor yang tetap waspada hingga data CPI besok malam, cenderung berpotensi menahan pergerakan emas untuk hari ini. Ekspektasi range kembali bergerak di kisaran 2295 – 2320/2324 atau sedikit lebih tinggi dibanding kenaikan Senin, 10 Juni 2024. Tekanan bearish masih membayangi selama resistance psikologis 2355 tidak ditembus, dan juga pasar yang masih “wait and see”. 

Di H4, sesuai dengan ulasan kami di live streaming Jumat dan Senin kemarin, area arsir hijau 2277-2285 masih menjadi area yang cukup efektif dan demand berhasil mendorong harga rebound hingga ke zona 2313. FR 23.6% 2310.35 tetap menjadi rujukan resistance pertama yang harus ditembus dalam waktu dekat. Jika berhasil tembus dan ditutup di atas FR 23.6%, maka peluang selanjutnya melirik area arsir merah, kisaran 2325-2330, dengan FR 38.2% di 2325 menjadi target potensial terdekat.

Sebaliknya, jika FR 0% 2286.53 ditembus, maka harga cenderung tergelincir. Namun, support psikologis sekaligus historical low 3 mei 2024 di 2277.15 diperkirakan akan relatif tetap kuat untuk beberapa waktu ke depan. Ini berarti akan lebih baik jika mengubah strategi menjadi sell saat benar-benar konfirm tembus 2277 daripada 2286.

Potensi rebound masih bisa dimanfaatkan sebagai peluang buy jangka pendek, dengan asumsi pantulan mengincar area FR 23.6% 2310.35, FR 38.2% 2325.08, atau terjauh FR 50% 2336.99. Sementara reversal trend akan konfirm jika harga mampu tembus FR 61.8% 2348.90. Anda bisa pertahankan buy jika memang harga mampu naik lebih tinggi dari yang diperkirakan sampai tembus FR 61.8%.

Di sisi lain, opsi SELL juga bisa saja dilakukan di kisaran FR 38.2% atau FR 50%, dengan SL disarankan optimal di atas FR 61.8%.Tapi area sell yang ideal diperkirakan di antara 2336-2348 (antara FR 50% dan FR 61.8%) yang secara teori dianggap Golden Area (asumsi 2340/2344), dengan SL di atas FR 61.8% (asumsi 3-5 poin di atas FR 61.8%). Skenario ini bisa berubah jika ternyata data ekonomi AS kembali melemah.

Per jam 10.05 WIB, harga berada di 2301.75, dengan high di 2311.93 dan low 2298.55, sempat terjadi swing low sehingga memasuki zona BUY yang kami incar, dan ekspektasi target terdekat TP 1 di 2306, terjauh 2312. FR masih menggunakan area yang sama, ditarik dari puncak 2387.19 (FR 100%) ke bottom 2286.53 (FR 0%). Dalam alur penurunan, dan saat ini harga berada di tengah-tengah FR 0% dan FR 23.6% 2310.29.  Downtrend berlanjut jika harga tembus FR 0%, sehingga Anda bisa pertimbangkan follow SELL dengan potensi target terdekat 2277 dan terjauh 22260. 

Sementara skenario ideal masih dengan ekspektasi skenario yang sama, rebound terjadi lebih dulu setelah penurunan yang cukup besar di hari Jumat dan saat ini relatif sepi data ekonomi dari AS. Sehingga peluang buy jangka pendek bisa dimanfaatkan lebih dulu. Namun, jika kenaikan gagal tembus FR 61.8%, maka tren turun masih relatif lebih kuat.

Strategi SELL bisa dilakukan jika harga tembus di bawah FR 0% 2286.53 atau opsi lain bisa dipertimbangkan jika harga gagal naik di atas FR 61.8% 2348.74. Mengingat pasar akan cenderung menunggu data inflasi CPI dan FOMC minggu ini, maka kenaikan diperkirakan akan relatif terbatas hingga mendekati data ekonomi Rabu malam, mengingat investor global kemungkinan bersikap hati-hati sampai mendekati pengumuman FOMC Kamis dini hari. 

Hindari melakukan sell di dekat zona 2277/2285! Lebih aman jika melakukan sell saat terjadi koreksi di dekat zona resistance!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support
Entry: 2298.00 – 2300.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2312.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2313,
Target terdekat 2320, terjauh 2330, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2292.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2290)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL  jika Resistance gagal ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2340.00 – 2342.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2328.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2348.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2348)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.07800 - 1.08000
Target : 1) 1.07400
2) 1.06800
Stop Loss : 1.08600
(switch to BUY jika tembus 1.08700)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.27100 - 1.27200
Target : 1) 1.27800
2) 1.28400
Stop Loss : 1.26500
(Switch to SELL jika tembus 1.26500)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : BUY on Dip
Area : 156.700 - 156.900
Target : 1) 157.500
2) 158.100
Stop Loss : 156.100
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY on Dip
Area : 2298.00 - 2300.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2306.00
2) 2312.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2313,
potensi target terdekat 2320,terjauh 2330!)
Stop Loss : 2292.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2290)
(Switch to SELL jika tembus 2277)
DISCLAIMER ON!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down