logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Laporan lowongan pekerjaan yang dirilis JOLTS menunjukkan tanda-tanda melemahnya pasar kerja. Data dirilis turun menjadi 8.059 juta, lebih rendah dari ekspektasi 8.355 juta. Bahkan tercatat sebagai level terendah sejak Februari 2021. Hal ini membuka peluang untuk data pekerjaan yang akan dirilis Jumat nanti untuk melemah. Sejauh ini estimasi untuk NFP adalah 185K, naik dari pelemahan bulan lalu 175K. 

Sementara factory orders menunjukkan angka yang lebih baik dari perkiraan, 0.7% vs 0.6%. Tapi secara umum angka tersebut tidak berubah banyak dari bulan sebelumnya 0.7%. Dolar bergerak mix meskipun imbal hasil Treasury melemah. 

Meski data cenderung lemah, tapi emas gagal untuk lanjutkan kenaikan di atas 2352. Hal ini diperkirakan pasar yang masih menahan diri jelang data ekonomi yang lebih besar seperti ADP dan ISM Services di malam ini, dan juga NFP yang baru dirilis hari Jumat mendatang.  

Inflasi Diharapkan Turun

Wakil Menteri Keuangan AS Adeyemo dalam wawancaranya dengan CNBC mengatakan bahwa Kementerian keuangan berharap inflasi akan terus turun. AS harus membangun lebih banyak perumahan dan berharap harga-harga akan turun. Adeyemo juga menyatakan harapannya agar para peritel memangkas harga seperti yang dilakukan Walmart dan Target. 

Di sisi lain, Adeyemo juga menyoroti tentang kondisi China. Negara-negara G7 mengindikasikan bahwa China akan menghadapi tarif yang lebih tinggi dari beberapa negara yang ingin menyamakan level perdagangan mereka. 

Laporan ADP dan ISM Service

Setelah laporan ISM Manufacture di hari Senin yang menunjukkan kondisi kontraksi, malam nanti pasar akan mencermati kondisi sektor layanan atau jasa dari ISM yang akan dirilis jam 21.00 WIB. Berbanding terbalik dengan sektor manufaktur yang kontraksi dalam 1 tahun terakhir, sektor jasa ternyata berada di sisi ekspansi (angka di atas 50). Hanya ada 1 data ISM service yang tercatat di bawah 50, dan itu adalah data bulan Mei 2024 (49.4). 

Data diperkirakan naik dari 49.4 menjadi 51.0. Jika data dirilis lebih baik dari perkiraan, maka ini akan memastikan bahwa sektor jasa tetap menjadi sisi yang sulit diharapkan untuk inflasi yang lebih rendah, dan posisi emas berpotensi tertekan turun karena penguatan dolar. Sebaliknya, jika data dirilis di bawah ekspektasi, maka akan tercatat sebagai data pelemahan kedua dalam setahun terakhir dalam sektor layanan/jasa, sehingga emas berpotensi rebound/naik.

Namun, tidak kalah penting, sebelum ISM dirilis, pasar juga akan mencermati laporan ADP di jam 19.15 WIB. Data diperkirakan turun dari 192K menjadi 173K. Jika data dirilis lebih rendah dari perkiraan, maka dolar berpeluang melemah dan emas berpeluang terdorong naik kembali. Sebaliknya, jika data dirilis lebih tinggi, maka dolar berpeluang menguat dan emas berpeluang ditekan turun. 

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam yang nyaris sama dengan candle putih sehari sebelumnya. Secara teori tidak termasuk bearish engulfing maupun dark cloud cover. Tapi secara umum cenderung memberi isyarat tentang potensi penurunan. Jika sebelumnya area 2314/2315 menjadi level terendah di 2 hari berturut-turut, maka kali ini investor wajib mencermati kedua level tersebut karena level 2325.77 (FR 23.6% Daily) cukup rentan untuk ditembus setelah beberapa kali terlihat membentuk formasi lower high dengan penekanan zona tersebut. Meski demikian, bullish masih berpeluang jika harga kembali ditutup di atas 2325. Low 9 Mei 2024 di 2306.51 akan menjadi area yang cukup terbuka untuk dicapai jika penurunan kembali terjadi. Sementara resistance 2355 dan 2362/2363 tetap menjadi resistance yang wajib ditembus untuk jalur kenaikan yang lebih kuat.

Di H4, harga tetap terjebak di dalam area rectangle, zona 2314 – 2355, dan untuk saat ini pantulan ke zona tengah kisaran 2335-2340an relatif normal. Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus resistance 2352/2355, sementara bearish akan lebih kuat jika tembus support 2316/12318 atau lebih rendah dari 2 low sebelumnya di 2314/2315. 

Untuk potensi Wave 5 (yang diperkirakan masih ada), penurunan diperkirakan berpeluang menekan hingga kisaran 2304-2306 (historical low 9 Mei 2024, dan juga panjang yang sama dengan wave 1). Tapi bisa saja wave 5 turun lebih panjang dari wave 1 sehingga berpeluang turun hingga di bawah 2300 (perkiraan area hijau 2380-2385 sebagai area optimal). Dengan demikian, potensi sell akan berada di kisaran 2333/2335, 2342, dan 2348/2350. Selama tidak terjadi penembusan 2355, maka penurunan masih cenderung dominan.

Sebaliknya, jika harga sudah turun mendekati 2314/2315, maka perlu dicermati apakah tembus atau tidak. Jika tidak tembus, maka peluang rebound bisa terjadi. Tapi jika menganggap wave 5 belum selesai, maka area 2314/2315 berpotensi ditembus. 

Namun, waspada jika penurunan sudah mendekati area support 2304/2306 atau sudah berada di bawah 2300 di mana demand kuat diperkirakan akan muncul di kisaran 2280-2285.  

Demand diperkirakan akan muncul di antara zona 2304-2306 atau mendekati area arsir hijau 2380-2385. Jika ini yang terjadi, pertimbangkan buy yang lebih ideal di dekat zona tersebut, dan SL di bawah support 2300 (jika menggunakan area 2304-2306) atau di bawah 2380 (jika buy dekat zona hijau 2380-2385). 

Di sisi lain, harga akan bergantung juga pada data ADP dan ISM Services malam nanti!.

Per jam 10.05 WIB, harga berada di 2333.28, dengan high di 2334.04 dan low 2325.63. FR ditarik dari puncak 2352.57 (FR 100%) ke bottom 2315.50 (FR 0%). Dalam alur penurunan, FR 0% akan bertindak sebagai pemicu penurunan lanjutan. Sementara FR 61.8% akan bertindak sebagai kunci pemicu reversal bullish.

Saat ini, ekspektasi skenario adalah rebound di sesi Asia dan Eropa dengan asumsi area resistance 2334-2340 masih tetap efektif menahan kenaikan, dan kemudian turun. Bearish akan lebih kuat jika mampu tembus FR 0% 2315.50.  

Sementara skenario BUY bisa dilakukan jika FR 61.8% 2338.41 ditembus, atau saat FR 0% 2315.50 gagal ditembus dan membentuk pola double bottom. Anda bisa switch strategi menjadi BUY jika salah satu skenario tersebut terjadi, dan pastikan memasang SL untuk mengantisipasi jika di malam hari berbalik turun. 

Namun, jika mendekati rilis data ekonomi, sebaiknya entry saat data sudah dirilis untuk menghindari dampak pergerakan liar yang bisa terjadi beberapa saat sebelum dan saat data dirilis!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL Dekat Resistance
Entry: 2330.00 – 2332.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2318.00 ($12 - $14) 
(bisa follow/pertahankan SELl jika tembus 2315,
Target terdekat 2306, terjauh 2295, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2338.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2338)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support gagal ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2293.00 – 2294.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2306.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2287.00 ($6 - $8)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08800 - 1.08900
Target : 1) 1.08200
2) 1.07600
Stop Loss : 1.09500
(switch to BUY jika tembus 1.09600)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.27700 - 1.27800
Target : 1) 1.26800
2) 1.26200
Stop Loss : 1.28400
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : SELL on Rally
Area : 155.600 - 155.800
Target : 1) 155.000
2) 154.400
Stop Loss : 156.400
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : SELL on Rally
Area : 2330.00 - 2332.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2324.00
2) 2318.00
(Pertahankan/Follow SELL jika tembus 2315,
potensi target terdekat 2306,terjauh 2295!)
Stop Loss : 2338.00 (ideal 3-5 poin di atas 2338)
(Switch to BUY jika tembus 2343)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Meskipun sempat ditekan hingga 2314.50, ternyata emas mampu bangkit dan dorongan lebih besar saat memasuki sesi NY yang berhasil membuat emas ditutup naik di 2350.14 setelah sentuh level tertinggi 2354.58. Pelemahan dolar membuat emas berhasil rebound dan bergerak lebih tinggi.

Penurunan dolar diawali oleh data ISM manufaktur bulan Mei yang dirilis lebih lemah, 48.7 vs 49.6 bulan lalu. Dengan demikian hanya ada satu kali data ISM yang sempat dirilis di atas 50 sepanjang 1 tahun terakhir (tercatat di 50.3 pada bulan Maret 2024), sementara sisanya cenderung di bawah 50.  Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi, sementara angka di atas 50 menunjukkan ekspansi. 

Manufaktur sudah tertinggal, tapi pasar sensitif pada pertumbuhan yang lebih lemah dari yang diharapkan. Meski pertumbuhan lebih lambat sehingga bisa meminimalkan inflasi, tapi tidak terlalu rendah untuk membuat sektor pekerjaan melonggar sehingga dikhawatirkan akan terjadi “hard landing” dalam ekonomi AS. Pasar saat ini menghargai hampir 100% pemangkasan suku bunga di bulan November. 

September Kemungkinan Pemangkasan, Harga Oil Turun

Mantan Presiden Fed Dallas, Kaplan mengatakan bahwa bulan September merupakan waktu yang mungkin untuk pemangkasan suku bunga. Tapi saat ini Fed masih bersabar dan mengawasi data inflasi dan juga pengeluaran fiskal. 

Kaplan yang kini menjabat Wakil Ketua di Goldman Sachs, berbicara di CNBC. Kaplan memperkirakan Fed tidak akan mengambil tindakan apapun pada pertemuan bulan Juni dan Juli. Tapi Kaplan mengingatkan untuk tidak terkejut mendengar beberapa retorika yang hawkish. Fed diharapkan akan bekerja keras untuk mempertahankan fleksibilitasnya. 

Kaplan memperkirakan langkah selanjutnya yang sampai kini belum diketahui kemungkinan besar akan turun (pangkas suku bunga), bukan naik, tapi masalah waktu. Dia berharap proses disinflasi meningkat secara moderat antara saat ini dan September karena Fed tidak ingin melihat akselerasi inflasi yang nyata. 

Kaplan memperkirakan suku bunga Fed di kisaran 4.75-5.00% di akhir tahun 2024. 

Di sisi lain, inflasi kemungkinan akan mendapat keuntungan dari melorotnya harga minyak mentah dunia pasca keputusan OPEC+ akhir pekan kemarin. OPEC+ sepakat melanjutkan pemangkasan produksi 2.2 juta barel per hari selama 3 bulan ke depan di akhir kuartal 3. Tapi OPEC+ juga mengumumkan rencana dihapuskannya pemangkasan produksi secara bertahap mulai Oktober 2024 sampai September 2025. Hal ini diartikan beberapa Analis bahwa OPEC+ akan mulai memompa kembali setelah Oktober sehingga pasar mengkhawatirkan adanya kelebihan pasokan jika ternyata tingkat permintaan tidak meningkat sejalan dengan proyeksi OPEC+. 

Fed ‘Blackout Period’, Data Ekonomi Fokus Utama

Jelang pertemuan FOMC 11-12 Juni 2024, Federal Reserve memasuki periode blackout sejak Sabtu kemarin hingga Kamis setelah pengumuman suku bunga Fed, 13 Juni 2024 (Kamis dinihari waktu Indonesia). Ini berarti tidak ada agenda pernyataan dari para pejabat Fed sepanjang minggu ini sampai pertemuan Fed selesai. 

Dengan demikian data ekonomi akan menjadi fokus utama penggerak sentimen di minggu ini dengan proporsi terbesar tertuju pada data Non Farm Payroll di hari Jumat, 7 Juni 2024. Namun, semua data yang berhubungan dengan ketenagakerjaan AS di sepanjang minggu ini juga tidak luput dari pemantauan. 

JOLTS job openings malam nanti diperkirakan turun dari 8.488M menjadi 8.400M. ISM Services/non-manufacture di hari Rabu diperkirakan naik dari 49.4 menjadi 50.5, dan ADP Employment diperkirakan turun dari 192K menjadi 175K. Klaim pengangguran di hari Kamis diperkirakan turun kembali ke 215K dari sebelumnya 219K. Dan NFP hari Jumat diperkirakan naik dari 175K menjadi 185K, dengan tingkat pengangguran yang diperkirakan stabil di 3.9%. 

Selain itu, keputusan suku bunga ECB di hari Kamis juga diperkirakan akan memberi dampak pada pasar global. ECB secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga 25 bps untuk pertama kalinya dan diharapkan akan memicu Fed untuk mempertimbangkan hal serupa di pertemuan berikutnya. 

Fokus Hari ini

Laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS yang mengukur lowongan pekerjaan akan dirilis malam ini jam 21.00 WIB. Survei tersebut mengumpulkan data dari para pemberi kerja tentang pekerjaan, lowongan kerja, perekrutan, penerimaan sampai PHK. JOLTS didefinisikan sebagai lowongan pekerjaan semua posisi yang terbuka (tidak terisi) di hari kerja terakhir bulan tersebut. 
Data diperkirakan turun dari 8.488M menjadi 8.400M. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan cenderung mendukung bullish untuk dolar sehingga emas berpotensi turun. Sebaliknya, angka yang lebih lemah dari perkiraan cenderung menekan dolar sehingga emas berpotensi naik.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bullish dengan real body putih dan menutup candle hitam sehari sebelumnya. Seharusnya ini menjadi pertanda bullish yang lebih kuat dari sebelumnya, terutama pasca harga yang kembali ditutup di atas 2325 (FR 23.6%) meskipun sempat tertekan hingga 2314. Tapi bullish belum bisa bernafas lega selama resistance psikologis 2362/2363 berhasil ditembus. Ini berarti ancaman penurunan juga cenderung masih terbuka, dan jika tutup di bawah 2325, maka area 2306 (low 9 Mei 2024) bisa saja tercapai. Tapi jika kembali ditutup di atas 2325, maka bullish akan kembali memiliki kesempatan di hari berikutnya. Kenaikan diatas 2362/2363 menjadi area wajib yang harus ditempuh untuk membuka peluang kenaikan yang lebih kuat. 

Di H4, terbuka untuk triple bottom setelah penurunan sebelumnya tertahan di zona 2314-2316, tapi pola ini baru akan dianggap konfirm jika tembus resistance neckline 2357/2360. Selain itu, pola yang juga berpotensi terbentuk adalah bearish flag ataupun rectangle. 

Perhatikan panah dalam gambar! Jika resistance gagal ditembus, maka harga diperkirakan kembali turun dan berpotensi menguji support area merah 2325-2330, atau terjauh support 2314/2316 yang merupakan zona low terbaru kemarin. Penurunan berlanjut jika harga tembus 2314, dengan target terdekat di kisaran 2304-2306, dan terjauh 2280-2285 (arsir hijau). 

Di satu sisi, Anda memiliki kesempatan untuk mengubah strategi menjadi SELL jika 2330 ditembus, dengan target potensial terdekat 2325/2326 atau terjauh 2314/2316. Tapi waspada jika penurunan sudah mendekati area 2304-2306, atau jika penurunan secara mengejutkan menekan emas hingga kisaran arsir hijau 2280-2285

Wave 5 (jika masih ada), maka penurunan berpeluang menekan hingga kisaran 2304-2306 (historical low 9 Mei 2024, dan juga panjang yang sama dengan wave 1) Atau bisa saja wave 5 turun lebih panjang dari wave 1 sehingga berpeluang turun hingga di bawah 2300 (perkiraan area hijau 2380-2385 sebagai area optimal). 

Demand diperkirakan akan muncul di antara zona 2304-2306 atau mendekati area arsir hijau 2380-2385. Jika ini yang terjadi, pertimbangkan buy yang lebih ideal di dekat zona tersebut, dan SL di bawah support 2300 (jika menggunakan area 2304-2306) atau di bawah 2380 (jika buy dekat zona hijau 2380-2385). 

Di sisi lain, penurunan akan gagal jika harga mampu naik dan tembus 2360, terutama jika data JOLTS lebih lemah dari ekspektasi. 

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2344.16, dengan high di 2352.57 dan low 2342.93. FR ditarik dari bottom 2314.50 (FR 100%) ke puncak 2354.58 (FR 0%). Dalam alur kenaikan, FR 0% akan bertindak sebagai pemicu kenaikan lanjutan. Sementara FR 61.8% akan bertindak sebagai kunci pemicu reversal bearish jangka pendek.

Saat ini, ekspektasi skenario adalah penurunan di sesi Asia dan Eropa dengan asumsi area support 2330-2335 masih tetap efektif menahan penurunan, dan kemudian rebound, terutama jika didukung data JOLTS yang lebih lemah. Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus FR 0% 2354.58.  

Sementara skenario SELL bisa dilakukan jika FR 61.8% 2329.81 ditembus, atau saat FR 0% 2354.58 gagal ditembus dan membentuk pola double top. Anda bisa switch strategi menjadi SELL jika salah satu skenario SELL tersebut terjadi, dan pastikan memasang SL untuk mengantisipasi jika di malam hari berbalik naik. 

Jika mendekati rilis data ekonomi, sebaiknya entry saat data sudah dirilis untuk menghindari dampak pergerakan liar yang bisa terjadi beberapa saat sebelum dan saat data dirilis!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support
Entry: 2337.00 – 2339.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2351.00 ($13 - $15) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2355,
Target terdekat 2361, terjauh 2372, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2331.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2330)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support gagal ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2300.00 – 2302.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2314.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2294.00 ($6 - $8)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.08700 - 1.08800
Target : 1) 1.09400
2) 1.10000
Stop Loss : 1.08100
(switch to SELL jika tembus 1.08000)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.27700 - 1.27800
Target : 1) 1.28400
2) 1.29000
Stop Loss : 1.27100
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : SELL on Rally
Area : 156.700 - 156.900
Target : 1) 156.100
2) 155.500
Stop Loss : 157.500
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY on Dip
Area : 2337.00 - 2339.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2345.00
2) 2351.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2355,
potensi target terdekat 2361,terjauh 2372!)
Stop Loss : 2331.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2330)
(Switch to SELL jika tembus 2329)
DISCLAIMER ON!

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Inflasi PCE menjadi sentimen penggerak utama di hari Jumat. Data PCE inti maupun utama dirilis sesuai ekspektasi, masing-masing 2.8% y/y da 2.7% y/y. Angka-angka tersebut juga cenderung stabil seperti bulan sebelumnya. Tapi ada satu tanda yang menggembirakan, yaitu PCE inti basis bulanan yang dirilis turun dari 0.3% menjadi 0.2% m/m, yang juga di bawah ekspektasi 0.3%. 

Sementara dari laporan pendapatan dan konsumsi pribadi untuk bulan April diperoleh bahwa pendapatan pribadi bulan April berada di 0.3%, sesuai ekspektasi dan konsumsi pribadi turun ke -0.1%, dari sebelumnya 0.5% yang direvisi ke 0.4%. Data tersebut juga cenderung di bawah ekspektasi 0.3% . 

Laporan Jumat menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang lebih lambat sehingga imbal hasil obligasi AS turun lebih rendah, berdampak juga pada pelemahan dolar. Emas dan currency lain diuntungkan oleh data yang lemah tersebut. 

Namun emas berbalik turun menguji area 2320 sebelum akhirnya ditutup rebound di 2327. Hal ini menandakan kondisi investor yang cenderung menahan diri sebelum rilis data berikutnya, non farm payrolls yang baru dirilis minggu ini, 7 Juni 2024.

Belum cukup 1 Data

Secara matematis, untuk mencapai target inflasi Fed sebesar 2% diperlukan angka m/m kurang dari 0.2%. Sementara data yang dirilis hari Jumat hanya menunjukkan angka inflasi PCE inti di 0.2% m/m. Meski demikian tanda-tanda penurunan tersebut disambut baik dan membuka harapan untuk disinflasi ke depan. 

Pasar menginterpretasikan bahwa data hari Jumat cukup baik untuk menjaga Fed tetap di jalur yang tepat untuk melakukan pemangkasan suku bunga di akhir tahun. Tapi tentunya masih dibutuhkan beberapa bulan data ke depan untuk mendekati target yang diinginkan.

Keputusan OPEC+ Pertanda Baik untuk Bank Sentral?

Keputusan OPEC+ dalam pertemuan 2 Juni kemarin menghasilkan beberapa poin yang menjadi sorotan pasar. Pertama, OPEC+ setuju memperpanjang pemangkasan 3.66 juta bph selama 1 tahun sampai akhir 2025 (akan berakhir di akhir 2024). Kedua, setuju untuk memperpanjang pemangkasan 2.2 juta bph selama 3 bulan sampai akhir September 2024 (berakhir di Juni 2024). Dan ketiga, OPEC+ secara bertahap akan menghapus pengurangan produksi 2.2 juta bph selama 1 tahun, dari Oktober 2024 sampai September 2025. 

Sementara untuk permintaan, OPEC+ memperkirakan tingkat permintaan minyak tahun ini akan naik sebesar 2.2 juta bph. Hal ini dipicu oleh ekonomi China yang diperkirakan secara bertahap mulai membaik.

Sepintas, OPEC+ mulai menyusun rencana yang jelas untuk mengurangi pemangkasan sukarela sehingga hal ini akan menghasilkan pasokan yang lebih ketat dari yang diharapkan di paruh kedua 2024 – paruh pertama 2025. Goldman Sachs menilai pengurangan produksi tersebut tidak cukup untuk mengurangi kelebihan pasokan minyak. Bagkan GS melihat kesepakatan tersebut memungkinkan 8 negara termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Irak secara bertahap akan meningkatkan produksi sampai akhir 2025. Dan untuk permintaan, GS memperkirakan pertumbuhan permintaan akan berada di 1.5 juta bph, jauh di bawah perkiraan OPEC+. 

Oleh karena itu, GS menilai dampak dari keputusan tersebut cenderung menekan harga minyak ke depannya daripada menaikkannya. 

Di sisi lain, jika harga minyak turun lebih lanjut tahun ini, maka prospek inflasi akan cenderung membaik dan memberi bantuan kepada bank sentral yang sedang bergulat dengan inflasi yang terus menerus. Dengan kata lain inflasi yang disebabkan kenaikan harga minyak dan energi akan berangsur-angsur berkurang sehingga mengarah pada mendinginnya inflasi global, dan hal itu akan membuat bank sentral, terutama Federal Reserve lebih mudah untuk melangkah pada pemangkasan suku bunga. 

Fokus Hari ini

Malam ini, pasar akan mencermati data PMI Manufacture dari beberapa Kawasan, seperti Inggris, Eropa dan AS. Pagi tadi PMI china cenderung membaik, dirilis 51.7, lebih baik dari ekspketasi 51.6, dan lebih tinggi dari sebelumnya 51.4. Pertanda positif bagi ekonomi China yang juga menjadi support untuk emas ke depan. 

Zona Euro akan merilis PMI Manufacture di jam 15.00 WIB, Inggris di jam 15.30 WIB, dan AS akan merilis data di jam 20.45 WIB dan 21.00 WIB. Ada 2 data yang dirilis, versi S&P Global, PMI Manufacture dirilis 20.45 WIB, dan diperkirakan stabil di 50.9. Sementara versi ISM, PMI Manufacture diperkirakan naik dari 49.2 menjadi 49.8. Jika keduanya dirilis bersamaan seperti ini, maka kami lebih merekomendasikan untuk mencermati data versi ISM

Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka dolar cenderung menguat terhadap semua mata uang, termasuk berpotensi menekan emas. Sebaliknya, jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka dolar melemah, dan emas berpotensi naik. 

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam tapi memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas. Secara teori hal ini berpotensi berdampak tekanan turun pada emas. Support 2325 kembali menjadi area yang harus dicermati, dengan area kisaran 2320 yang menjadi low di hari Jumat sampai 2325.77 sebagai FR 23.6% grafik Daily. Jika harga ditembus, maka emas berpeluang lanjut turun melirik support 2306.51 yang merupakan low 9 Mei 2024. Tapi jika emas kembali bertahan di atas zona 2320-2325, maka ini akan menjadi ketiga kalinya secara beruntun support gagal ditembus, dan rebound diharapkan melirik kisaran 2350 kembali. Tapi resistance psikologis saat ini akan berada di 2360/2363. Selama area tesebut tidak ditembus, maka bullish akan tetap mengalami kesulitan berkembang lebih jauh. 

Di H4, tidak terjadi double bottom karena kenaikan terhenti di 2359 dan gagal tembus neckline 2362/363 saat itu. Secara tidak langsung, emas juga bergerak di dalam area rectangle yang menandakan potensi sideway dengan range yang cukup luas, kisaran 2320-2360. 

Perhatikan tanda panah! Jika suppor 2320-2325 tetap kuat, maka diperkirakan terjadi kenaikan hingga zona tengah rectangle 2338/2340, atau mendekati resistance 2359/2360. Dan jika tidak ditembus, maka penurunan akan kembali terjadi dekat zona tersebut. Dan jika perhitungan kami benar, maka ini seharusnya menjadi cikal bakal wave 5 yang ternyata belum tuntas dari pola Elliott Wave sebelumnya. SELL akan lebih baik dilakukan dekat zona resistance atau paling cepat di dekat zona tengah, dengan SL pertimbangkan di atas resistance 2359/2361. 

Wave 5 (jika masih ada), maka penurunan berpeluang menekan hingga kisaran 2304-2306 (historical low 9 Mei 2024, dan juga panjang yang sama dnegan wave 1) Atau bisa saja wave 5 turun lebih panjang dari wave 1 sehingga berpeluang turun hingga di bawah 2300 (perkiraan area hijau 2380-2385 sebagai area optimal). 

Dan demand diperkirakan akan muncul di antara zona 2304-2306 atau mendekati area arsir hijau 2380-2385. Jika ini yang terjadi, pertimbangkan buy yang lebih ideal di dekat zona tersebut, dan SL di bawah support 2300 (jika menggunakan area 2304-2306) atau di bawah 2380 (jika buy dekat zona hijau 2380-2385). 

Di sisi lain, penurunan akan gagal jika harga mampu naik dan tembus 2360, terutama jika data ISM lebih lemah dari ekspektasi. 

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2323.47, dengan high di 2330.82 dan low 2323.05. FR ditarik dari puncak 2359.52 (FR 100%) ke bottom 2320.48 (FR 0%). Dalam alur penurunan, FR 0% akan bertindak sebagai pemicu penurunan lanjutan. Sementara FR 61.8% akan bertindak sebagai kunci pemicu reversal bullish.

Saat ini, ekspektasi skenario adalah kenaikan di sesi Asia dan Eropa dengan asumsi area support 2320-2325 masih tetap efektif menahan penurunan, dan potensi rebound sebagai double bottom dengan low 2320. Neckline akan berada di 2330. Jika konfirm tembus, maka diperkirakan kenaikan setinggi bottom, dan diperkirakan akan mendekati area FR 50% 2340. 

Sementara skenario SELL bisa dilakukan jika FR 61.8% 2344.60 tidak ditembus, atau saat FR 0% 2320.48 benar-benar ditembus. Anda bisa switch strategi menjadi SELL jika salah satu skenario SELL tersebut terjadi. 

Jika mendekati rilis data ekonomi, sebaiknya entry saat data sudah dirilis untuk menghindari dampak pergerakan liar yang bisa terjadi beberapa saat sebelum dan saat data dirilis!

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support
Entry: 2325.00 – 2327.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2340.00 ($13 - $15) 
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2330,
Target terdekat 2335, terjauh 2340, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2319.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2320)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2315.00 – 2316.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2303.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2322.00 ($6 - $8)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.08300 - 1.08400
Target : 1) 1.09000
2) 1.09600
Stop Loss : 1.07700
(switch to SELL jika tembus 1.07200)
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

Suggest : BUY on Dip
Area : 1.27100 - 1.27300
Target : 1) 1.27900
2) 1.28500
Stop Loss : 1.26500
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

Suggest : BUY on Dip
Area : 156.700 - 156.900
Target : 1) 157.500
2) 158.400
Stop Loss : 156.100
DISCLAIMER ON!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

Suggest : BUY on Dip
Area : 2325.00 - 2327.00
(Cek artikel untuk area alternatif)
Target : 1) 2333.00
2) 2340.00
(Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2344,
potensi target terdekat 2350,terjauh 2359!)
Stop Loss : 2319.00 (ideal 3-5 poin di bawah 2320)
(Switch to SELL jika tembus 2315)
DISCLAIMER ON!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down