US Treasury Yield 10 tahun kembali turun di sesi perdagangan hari Selasa, sedangkan dolar sempat turun tapi kemudian ditutup naik, meskipun secara keseluruhan terlihat kenaikan yang relatif mulai berkurang (ditandai candlestick daily dari DXY yang ditutup hanging man). Hal ini memberi keuntungan bagi emas yang sudah tertekan di 3 hari terakhir secara berturut-turut.
Data ADP mingguan dirilis -2500, menandakan data pekerjaan yang masih lemah, meskipun jika dibandingkan data minggu sebelumnya yang berada di -11000 angka tersebut justru menunjukkan ada perbaikan.
Giliran Barkin beri Pandangan
Thomas Barkin dari Richmond Fed menggambarkan kondisi ekonomi saat ini sebagai “bukan tempat yang nyaman untuk menetap”. Dia coba membandingkan dengan kondisi “perahu yang ditambatkan di malam hari tanpa mercusuar”, seperti itulah Fed saat tidak memiliki gambaran dari data pemerintah yang tersedia akibat shutdown 43 hari sepanjang Oktober yang baru berakhir Kamis minggu lalu.
Barkin menyoroti meskipun data kartu kredit dan laba korporasi menunjukkan ekonomi tumbuh dengan sehat, tapi beberapa sektor dan rumah tangga justru menghadapi kesulitan. Meski pasar tenaga kerja secara keseluruhan tampak seimbang, Barkin mengutip pengumuman PHK dari perusahaan-perusahaan besar, seperti Amazon, Verizon dan Target sebagai alasan untuk Fed berhati-hati. Dia menilai bahwa pasar tenaga kerja mungkin lebih lemah dari yang ditunjukkan oleh angka resmi.
Dengan tanpa data yang meyakinkan untuk mencapai konsensus yang diharapkan oleh para pejabat Fed, pemangkasan suku bunga di bulan Desember akan menjadi tantangan.
Barkin berharap data ekonomi yang akan datang mampu memberikan kejelasan tentang arah perekonomian AS. Meski inflasi masih di atas target, tapi resistensi konsumen terhadap kenaikan harga dan peningkatan produktivitas berperan sebagai penyeimbang terhadap percepatan lebih lanjut. Di saat pertumbuhan lapangan kerja menurun, pasokan tenaga kerja juga melambat sehingga menjaga tingkat pengangguran tetap stabil.

Deutsche Bank Perkirakan Emas Tetap Solid
Sebelumnya, Goldman Sachs masih optimis dengan kondisi keuangan yang diperkirakan akan melonggar sampai 2026, sehingga mempertahankan pandangannya untuk target jangka panjang yang bullish sampai kisaran $4900/oz untuk emas spot di akhir 2026. GS juga menilai bahwa pembelian oleh sektor resmi menjadi salah satu aliran struktural yang bisa diandalkan di pasar emas.
Mereka juga mengutip beberapa Alasan seperti diversifikasi cadangan yang berkelanjutan oleh bank sentral, aliran masuk ETF yang terus berlanjut karena melunaknya ekspektasi suku bunga, dan juga permintaan fisik yang kuat dari Asia sebagai pendorong utama.
Kali ini Deutsche Bank (DB) memberikan pandangannya. DB mengatakan emas berperan sebagai alat diversifikasi portofolio tetap utuh, meskipun korelasi negatif tradisionalnya dengan aset berisiko saat ini kurang bisa diandalkan dalam beberapa tahun terakhir. DB menilai pembelian emas oleh sektor resmi, bukan pasar keuangan, tetap menjadi kekuatan utama yang mendukung harga emas Batangan.
Bahkan DB memperkirakan bank sentral dan pengelola cadangan akan terus intervensi saat terjadi pelemahan harga emas sehingga berpeluang memperkuat batas bawah struktural di pasar.
Fokus Minggu Ini
BLS akan merilis laporan NFP September di tanggal 20 November (Kamis), di jam 20.30 WIB. Terbaru, BLS mengatakan akan merilis data PPI di tanggal 25 November, dan mengkonfirmasi data initial jobless claims di hari Kamis akan tersedia bersama data NFP September di hari Kamis besok.
Pasar juga akan terus menunggu perkembangan terbaru dari BLS untuk jadwal rilis data NFP, CPI, GDP, PCE dan laporan lainnya yang masih tertunda.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer setelah penurunan berhasil tertahan di 3998, dan diikuti rebound sampai 4082. Hal ini menandakan peluang bullish kembali terbuka pasca koreksi 3 hari beruntun. Meski demikian kenaikan tetap harus menghadapi beberapa resistance penting lainnya dalam beberapa waktu ke depan.
Support saat ini tetap berada di 4000, 3973, 3929 dan area psikologis terjauh 3886 yang harus diwaspadai. Sementara resistance berikutnya yang perlu ditaklukkan dalam waktu dekat berada di 4082 dan 4129 sebelum kembali berhadapan dengan resistance psikologis yang cukup kuat di 4186. Pasar masih akan menunggu NFP September yang baru akan dirilis hari Kamis besok.

Di H4, zona abu-abu di kisaran 4009-4044 berhasil menahan tekanan turun meski level terendah sempat sentuh 3998. Ini berarti menandakan zona support yang relatif cukup kuat seperti yang diperkirakan sebelumnya. Namun kenaikan belum cukup aman sepenuhnya selama zona coklat 4060-4092 mampu dilewati. Sampai saat artikel ditulis di sesi Asia pagi ini harga masih berjuang untuk bisa menembus zona tersebut.
Ini berarti penurunan sewaktu-waktu masih bisa terjadi dan perlu diwaspadai karena efektivitas zona abu kemungkinan mulai rapuh saat mengalami tekanan bertubi-tubi sehingga peluang penurunan bisa berlanjut lebih rendah dengan mengincar zona merah 3929-3950 ataupun zona ungu 3886-3968 yang diperkirakan sebagai zona psikologis utama untuk beberapa waktu ke depan. Jika ini yang terjadi, maka skenario #2 seperti yang tertulis pada grafik cenderung dominan, yang berarti juga short term cenderung turun sampai setidaknya mendekati atau memasuki zona merah atau ungu yang ditandai. Seller kemungkinan dominan jika 3998 (low kemarin ditembus).
Tapi di sisi lain selama area 3998 tidak ditembus, maka swing low ke zona abu-abu akan tetap dianggap sebagai retest support dan peluang membentuk double bottom sehingga nantinya opsi buy bisa dipertimbangkan kembali di zona 4000-4010 (jika koreksi sampai sejauh ini) dengan stop loss di bawah 3998. Namun ekspektasi skenario #1 hanya mengharapkan penurunan tertahan di zona tengah dari zona abu (kisaran 4040-4050) lalu diikuti rebound/naik bertahap dekati atau bahkan tembus zona biru 4111-4159.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4066.70, dengan high 4080.44, dan low 4055.50. Ternyata skenario/versi #1 yang berhasil konfirm di mana saat itu diperkirakan penurunan tertahan di dekat atau di zona hijau 3984-3999 dan diikuti rebound/naik bertahap sampai tembus resistance 4073/4075. Dan itu yang terjadi setelah penurunan tertahan di 3998, lalu naik sampai 4082.
Dengan kondisi tersebut, maka ekspektasi berikutnya adalah swing low diharapkan terbatas, maksimal zona merah 4040-4052, lalu kenaikan bertahap tembus zona coklat 4069-4080, dan naik hingga zona biru 4118-4130. Dan pagi tadi skenario buy di zona 4054-5056 berhasil disentuh dan kenaikan sampai level 4080 yang berarti strategi pertama di pagi tadi sudah cukup berhasil.
Saat artikel ditulis, harga kembali swing low, dan berada di 4066. Ekspektasi berikutnya penurunan tetap berada di atas zona merah sehingga strategi buy masih bisa dilakukan di zona merah, dan bisa pertahankan buy jika harga berhasil tembus 4080-4082, dengan target utama kisaran 4100 atau mendekati zona biru 4118-4130.
Sebaliknya, penurunan dalam jangka pendek akan mendominasi jika harga turun di bawah zona merah. Seller kemungkinan mendominasi saat area 4025-4028 ditembus sehingga strategi sell sebaiknya hanya dilakukan jika konfirm tembus zona tersebut untuk mengantisipasi false breakout saat area merah ditembus sekejap. Namun, penurunan pun diperkirakan masih tetap terbatas, dengan area hijau 3984-3999 akan kembali menjadi area terdekat yang cukup logis untuk diuji kembali.
Segera exit sebelum zona ini disentuh untuk antisipasi pantulan naik kembali terjadi dan lebih tinggi. Tapi jika tekanan turun tetap kuat, maka sell bisa dipertahankan hanya jika tembus di bawah 3980, dengan potensi target area orange kisaran 3929-3942 yang potensial. Dan exit kembali karena demand diperkirakan cukup kuat di zona tersebut sehingga buyer berpeluang kembali mengambil alih.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4054.00 – 4056.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4068.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4082, target terdekat 4092, terjauh 4110,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4048.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4045.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3930.00 – 3932.00 (asumsi support 1 ditembus, baca keterangan!)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3944.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3924.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3922)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.15800– 1.16000 Target : 1) 1.15200 2) 1.14600 SL : 1.16200 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15600 - Switch to BUY jika tembus 1.16500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.31500– 1.31700 Target : 1) 1.30900 2) 1.30300 SL : 1.32300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.30900 - Switch to BUY jika tembus 1.32500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 154.400 – 154.600 Target : 1) 155.200 2) 155.800 SL : 153.800 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 155.400 - Switch to SELL jika tembus 153.600 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4054.00 – 4056.00 Target : 1) 4062.00 2) 4068.00 SL : 4048.00 (ideal 3-5 points di bawah 4045) Alternatif : - Pertahankan BUY jika tembus 4082 - Switch to SELL hanya jika tembus 4025 - Opsi buy : 4040-4052 (merah), 4017/4030, 3984/3999 (hijau), |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

US Treasury Yield 10 tahun ditutup turun, sedangkan dolar justru berbalik menguat seolah-olah menandai permintaan safe haven saat ini mengalir pada dolar, bukan pada obligasi pemerintah AS maupun emas.
Data NY Empire state manufacture index dirilis lebih kuat dari perkiraan, 18.1 vs 5.8 sehingga memperkuat alasan kecemasan pasar terhadap minimnya peluang Fed untuk turunkan suku bunga di bulan Desember.
Wakil Ketua Fed sinyalkan “Hati-Hati”
Dari sekian banyak pejabat Fed, mungkin Wakil Ketua Fed Jefferson yang paling konsisten dengan pandangannya sejak Jackson Hole Symposium. Saat itu Powell dan Kawan-kawan memberi isyarat bahwa keseimbangan risiko mulai bergeser dari inflasi ke pasar tenaga kerja sehingga Fed memutuskan mulai memangkas suku bunga di bulan September dan Oktober 2025.
Beberapa pejabat Fed mulai goyah saat shutdown pemerintah AS berlangsung lebih lama, 43 hari, dan berdampak pada kehilangan data ekonomi penting untuk pertimbangan kebijakan moneter berikutnya. Tapi tidak untuk Jefferson. Jefferson tetap dalam nada dovish, namun dengan kehati-hatian. Jefferson menekankan perlunya Federal Reserve bertindak hati-hati seiring kebijakan mendekati tingkat suku bunga netral dan risiko penurunan lapangan kerja yang meningkat.
Jefferson menyoroti keseimbangan risiko sudah bergeser dalam beberapa bulan terakhir. Dia melihat potensi risiko penurunan yang lebih besar pada lapangan kerja, sedangkan risiko inflasi yang lebih tinggi menurutnya sudah mereda, terutama karena efek tarif terlihat bersifat sementara. Pernyataan ini konsisten dengan pandangan umum para pejabat Fed sejak Jackson Hole Symposium.
Meskipun dia melihat kemajuan inflasi terhenti di bawah 3%, tapi Jefferson mengatakan data yang tersedia masih menunjukkan pendinginan bertahap, baik dalam pasokan maupun permintaan tenaga kerja.
Tentu saja pandangan para pejabat Fed baru-baru ini membuat pasar bingung dengan kebijakan yang akan ditempuh Fed. Meskipun shutdown resmi berakhir per minggu kemarin, tapi BLS belum merilis data-data penting yang dibutuhkan, dan ada kekhawatiran bahwa data-data kunci di bulan Oktober akan sulit dirilis sehingga menimbulkan kepanikan di pasar saham, dan dampaknya posisi emas terlikuidasi untuk menutupi margin yang hilang di pasar ekuitas.

Goldman Sachs Masih Optimis
Goldman Sachs menyatakan bahwa bank sentral tampaknya sudah meningkatkan pembelian emas secara signifikan di bulan November, mendorong permintaan yang kuat dan berkelanjutan dari sektor resmi yang menjadi pilar utama pasar bullish untuk emas. GS memperkirakan permintaan emas dari bank sentral mencapai sekitar 64 ton di bulan September, dan indikator awal juga menunjukkan pembelian November yang sama kuatnya.
GS mencatat akumulasi tersebut sejalan dengan tren multi-tahun bahwa bank sentral sudah diversifikasi dari dolar AS dan meningkatkan cadangan strategis di tengah ketegangan geopolitik, ketidakpastian fiskal di ekonomi besar dan juga kekhawatiran inflasi jangka panjang. GS juga menilai bahwa pembelian oleh sektor resmi menjadi salah satu aliran struktural yang bisa diandalkan di pasar emas.
GS masih optimis dengan kondisi keuangan yang diperkirakan akan melonggar sampai 2026, sehingga mempertahankan pandangannya untuk target jangka panjang yang bullish sampai kisaran $4900/oz untuk emas spot di akhir 2026. Mereka mengutip alasan : diversifikasi cadangan yang berkelanjutan oleh bank sentral, aliran masuk ETF yang terus berlanjut karena melunaknya ekspektasi suku bunga, dan juga permintaan fisik yang kuat dari Asia sebagai pendorong utama.
GS menilai volatilitas yang terjadi saat ini dipicu oleh data makro, tapi hal tersebut diyakini akan tertutupi oleh pembelian konsisten oleh bank sentral dan kondisi pasokan yang ketat.
Fokus Minggu Ini
Secara umum, data-data penting yang absen selama shutdown Oktober belum ada kejelasan kapan dirilis. BLS akan merilis laporan NFP September di tanggal 20 November (Kamis), di jam 20.30 WIB.
Data lainnya yang juga menjadi concern adalah ADP mingguan yang dirilis Selasa, FOMC Minutes di hari Kamis, Philadelphia Fed Manufacturing Index dan Existing Home Sales di hari Kamis, PMI services dan manufaktur di hari Jumat, survey Michigan di hari Jumat, dan juga pidato dari beberapa pejabat Fed.
Pasar juga akan terus menunggu perkembangan terbaru dari BLS untuk jadwal rilis data NFP, CPI, GDP, PCE dan laporan lainnya yang sempat tertunda.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, melanjutkan penurunan sebelumnya sampai sentuh level terendah 4006, meskipun ditutup rebound sampai 4045. Bahkan pagi ini di sesi Asia saat artikel ditulis, harga terendah tercatat di 4008, sedikit di atas level terendah hari Senin. Namun belum ada pertanda tekanan berakhir meskipun sempat rebound dengan cepat sampai 4026.
Support saat ini berada di 4000, 3973, 3929 dan 3886. Sedangkan resistance hari ini berada di kisaran 4055, 4082, dan 4129. Pasar akan mencermati data ADP mingguan yang akan dirilis nanti malam, dan juga menunggu NFP September yang baru akan dirilis hari Kamis mendatang.

Di H4, zona abu-abu di kisaran 4009-4044 tampaknya kembali diuji setelah 2 kali retest sebelumnya berhasil menahan penurunan (14 Nov 2025 sentuh 4032, rebound ke 4082 dan 17 Nov 20245 sentuh 4006 rebound ke 4045). Sepertinya kekuatannya akan mulai rapuh saat mengalami tekanan bertubi-tubi sehingga peluang penurunan bisa berlanjut lebih rendah dengan mengincar zona merah 3929-3950 ataupun zona ungu 3886-3968 yang diperkirakan sebagai zona psikologis utama untuk beberapa waktu ke depan.
Namun skenario yang diharapkan adalah penurunan tertahan lebih dulu di zona abu-abu diikuti rebound ke kisaran 4040-4050 atau dekati zona coklat 4060-4092, sebelum akhirnya kembali turun.
Meski demikian, kami melihat 2 skenario yang berpotensi terjadi. Skenario #1, penurunan tertahan di 3997-4000 (masih cukup dekat dengan zona abu-abu), diikuti rebound paling jauh dekati zona coklat), lalu turun kembali sebagai wave C1. Dalam skenario ini berarti mengharapkan penurunan berikutnya sebagai wave C1 sekaligus dicurigai akhir dari penurunan dan mulai rebound bertahap. Ini berarti buy bisa dipertimbangkan jika retest berikutnya zona abu-abu tetap kuat dan tidak ditembus, dengan catatan “tergantung data ekonomi malam nanti”. (data yang lebih lemah lebih mendukung skenario ini).
Skenario #2, penurunan kemungkinan berlanjut lebih rendah dan zona merah ataupun ungu sebagai proyeksi terjauh. Skenario ini tetap mempertahankan skenario sell meskipun diawalnya diikuti dengan rebound terbatas (maksimum zona coklat), tapi sell berlanjut sampai dekati zona merah ataupun ungu. Data yang lebih kuat lebih mendukung skenario ini.
Buyer diperkirakan muncul di antara zona abu-abu atau zona merah/ungu pada penurunan berikutnya. Tapi kenaikan/pantulan dari zona abu-abu kemungkinan masih cukup rentan sehingga perlu pemicu lebih lanjut untuk meredam tekanan tersebut. Sedangkan zona merah-ungu adalah zona demand yang diperkirakan lebih kuat dari zona abu-abu tersebut.

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4012.43, dengan high 4054.62, dan low 4008.46. Gap up sekaligus rebound yang terjadi pagi ini ternyata tetap tertahan di zona merah 4043-4062, lalu harga kembali turun. Dan sampai saat artikel ditulis harga kembali mengimbangi low yang tercatat di Senin malam 4006 (low saat ini sedikit lebih tinggi dari area low tadi malam). Meski demikian tekanan turun kemungkinan terlihat masih dominan.
Ada 2 versi yang kemungkinan terlihat saat ini dari pola pergerakan. Versi #1 menunjukkan ada potensi penurunan terhenti di zona hijau atau mendekati zona hijau. Dengan asumsi bahwa penurunan mulai berkurang, maka secara bertahap akan diikuti rebound dari zona ini. Double bottom bisa saja mendukung, dan neckline berarti akan berada di 4054. Terlepas dari double bottom atau bukan, jika kenaikan berlanjut tembus di atas zona merah dan juga trendline resistance 4073/4075, maka peluang kenaikan diperkirakan berlanjut sehingga sell tidak lagi disarankan.
Dengan demikian, area hijau bisa dipertimbangkan sebagai zona demand atau buy. Jika ini yang terjadi, maka buyer bisa menahan posisinya jika harga berlanjut naik di atas zona merah, minimum tembus 4054. Tapi jika zona merah tidak ditembus, maka versi #2 kemungkinan membayangi! Segera exit dari buy!
Di versi #2 harga diperkirakan masih bisa turun lebih rendah, dan zona orange kisaran 3929-3942 sebagai potensi targetnya. Seller masih mendominasi selama zona merah tidak ditembus. Tapi juga wajib waspada jika penurunan sudah sentuh atau dekati zona orange karena dikhawatirkan demand kembali muncul di zona ini dan lebih kuat.
Strategi buy bisa dipertimbangkan dalam 2 kondisi, yaitu : 1) jika rebound diikuti kenaikan di atas resistance zona coklat (di atas 4073), atau 2) jika penurunan tertahan di zona hijau 3984/3999 atau zona orange 3929-3942. Baik zona hijau maupun orange diperkirakan sebagai zona demand sehingga diperkirakan buyer akan muncul di salah satu dari zona tersebut.
Jika akan melakukan buy, maka perhatikan candle pembalikan seperti hammer, inverted hammer, bullish engulfing, piercing line atau morning star. Pembalikan ini akan lebih valid jika didukung kondisi rsi yang oversold, atau terdapat sinyal bullish divergence, atau data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi. Selama persyaratan tidak muncul, maka tunda dulu opsi buy sampai market normal atau pasar mulai melihat sinyal data AS yang lebih lemah.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL di dekat resistance (updated jam 11.20 WIB)
Entry: 4048.00 – 4050.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4036.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4000, target terdekat 3990, terjauh 3977,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4056.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4055.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3930.00 – 3932.00 (asumsi versi #2, baca keterangan!)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3944.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3924.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3922)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.16000– 1.16200 Target : 1) 1.15400 2) 1.14800 SL : 1.16800 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15600 - Switch to BUY jika tembus 1.16800 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.31500– 1.31700 Target : 1) 1.30900 2) 1.30300 SL : 1.32300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.30900 - Switch to BUY jika tembus 1.32500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 154.400 – 154.600 Target : 1) 155.200 2) 155.800 SL : 153.800 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 155.400 - Switch to SELL jika tembus 153.600 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 4048.00 – 4050.00 Target : 1) 4042.00 2) 4036.00 SL : 4056.00 (ideal 3-5 points di atas 4055) Alternatif : - Pertahankan SELL jika tembus 4030 - Switch to BUY hanya jika tembus 4075 - Opsi buy : 3984/3999 (hijau), 3929/3942 (orange), 3886/3890 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

US Treasury Yield 10 tahun ditutup naik, dan dolar ditutup rebound dari zona terendahnya hari itu. Kondisi ini membuat emas hilang pijakan dan turun dengan drastis sampai 4032 setelah gagal lanjutkan kenaikan di atas 4211.
Peluang pemangkasan suku bunga Fed di bulan Desember yang awalnya masih berada di 66%, turun ke 50% di hari Kamis, dan kembali turun di hari Jumat menjadi 40%. Meskipun masih terdapat beberapa pejabat yang vocal mendukung kebijakan hawkish dan dovish, tapi tidak ada perubahan nyata dalam komunikasi Fed sehingga pasar akhirnya kembali mengingat apa yang dikatakan Powell di FOMC Oktober, bahwa “pemangkasan suku bunga Desember tidak pasti”.
Bostic Tekankan Pentingnya Data
Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic memberi sinyal hati-hati untuk mendukung pemangkasan suku bunga tambahan di bulan Desember, meskipun secara umum dia mendukung 2 pemangkasan suku bunga September dan Oktober kemarin.
Dalam wawancaranya di Jumat malam, Bostic mengatakan dia ingin data yang masuk yang menentukan apakah perlu pelonggaran tambahan, sambil menekankan bahwa kebijakan tidak terikat komitmen apapun.
Bostic menggambarkan kondisi saat ini sebagai kondisi yang sulit bagi para pembuat kebijakan karena kedua sisi mandat ganda dari Fed, yaitu inflasi dan lapangan kerja, sama sekali tidak menunjukkan kemajuan yang jelas mencapai target yang diinginkan Fed. Bostic sempat memperingatkan bahwa inflasi tetap menjadi risiko yang lebih mendesak dan kemungkinan dia menolak pelonggaran lebih lanjut, kecuali jika didapati data-data yang melemah.

Kredibilitas Bank Sentral Kembali Dipertanyakan
Mantan Gubernur Fed Adriana Kuliner yang mengundurkan diri 1 Agustus 2025 dan juga sempat absen dalam FOMC Meeting 29-30 Juli menghadapi pengawasan yang semakin ketat setelah dokumen etika yang baru dirilis. Dalam laporan tersebut mengungkap puluhan transaksi saham yang melanggar aturan perdagangan pribadi yang ketat dari Federal Reserve.
Saat itu Kugler mengundurkan diri dengan alasan pribadi. Terkuak bahwa pengunduran diri terjadi saat dokumen pengungkapan keuangan miliknya hampir selesai. Dalam dokumen baru terdapat setidaknya selusin transaksi terlarang yang dilakukan di 2024, beberapa di antaranya hanya beberapa hari sebelum pertemuan FOMC penting, yang melibatkan perusahaan seperti Cava Group, Southwest Airlines, Apple dan Caterpillar.
Kondisi ini sangat sensitif bagi Fed mengingat Ketua Fed Jerome Powell di tahun 2022 pernah menindak tegas terkait perdagangan pribadi yang terjadi setelah kontroversi di 2021 sehingga memaksa 2 presiden regional Fed saat itu mengundurkan diri. Meskipun kasus ini tidak mempengaruhi jalur kebijakan jangka pendek Federal Reserve, tapi hal ini berisiko memicu kembali perdebatan tentang kredibilitas bank sentral sehingga bisa memperkuat pengawasan Kongres terhadap tata kelola dan standar etika The Fed.
Fokus Minggu Ini
Secara umum, data-data penting yang absen selama shutdown Oktober belum ada kejelasan kapan dirilis. Tapi kabar terbaru di hari Jumat malam BLS menyebut bahwa mereka akan merilis laporan NFP September di tanggal 20 November (Kamis), di jam 20.30 WIB. Meskipun data tersebut sudah using, tapi setidaknya ini menjadi langkah awal yang bisa diharapkan ke depan.
Data lainnya yang juga menjadi concern adalah ADP mingguan yang dirilis Selasa, FOMC Minutes di hari Kamis, Philadelphia Fed Manufacturing Index dan Existing Home Sales di hari Kamis, PMI services dan manufacture di hari Jumat, survey Michigan di hari Jumat, dan juga pidato dari beberapa pejabat Fed.
Pasar juga akan terus menunggu perkembangan terbaru dari BLS untuk jadwal rilis data NFP, CPI, GDP, PCE dan laporan lainnya yang sempat tertunda.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish di hari Jumat setelah penurunan tajam yang terjadi di sesi tersebut berhasil menembus beberapa support. Area 4145 dan 4097, dan bahkan turun sampai 4032 meskipun akhirnya ditutup rebound di 4082. Secara teknis, penurunan diperkirakan masih bisa terjadi hari ini.
Support 4032 dan 4000 menjadi support terdekat yang mungkin ditempuh. Dan jika ditembus, maka 3973, 3929 dan 3886 berpeluang menjadi target penurunan berikutnya. Sedangkan resistance 4129, 4148, dan 4186 adalah zona-zona yang diperlukan untuk kenaikan kembali mendominasi.

Di H4, harga turun lebih lanjut di bawah zona coklat 4098-4126 yang awalnya diharapkan menjadi titik balik di hari Jumat. Tapi dengan penembusan tersebut, maka kini zona coklat menjadi resistance terdekat, bersama dengan zona biru 4111-4159. Ini berarti secara teori, harga cenderung turun selama kedua zona tersebut tidak ditembus.
Di zona support, ada MA 200 yang yang saat ini ada di 4058. Kemungkinan penurunan bisa kembali menguji area tersebut. Dan zona abu-abu di 4009-4044 sebelumnya di hari Jumat berhasil menahan penurunan dan bersama MA 200 berhasil mendorong kembali harga ke area 4080-4090.
Jika zona abu-abu tetap kuat, dan penurunan terhenti, maka bisa saja demand mendorong harga kembali naik mendekati zona coklat. Sinyal bullish akan lebih kuat jika penurunan tertahan kembali di zona abu-abu, diikuti dengan rebound yang berhasil mendorong naik hingga tembus zona biru. Secara teori, zona abu-abu bisa menjadi area buy, meskipun dengan catatan harus waspada karena dikhawatirkan belum terlalu kuat untuk tembus zona coklat maupun biru.
Sebaliknya, skenario penurunan terjauh diperkirakan bisa menekan di bawah zona abu-abu (di bawah 4009), yang berarti zona merah (3929-3950) maupun ungu (3886-3968) kemungkinan menjadi target utama. Dengan demikian sell masih tetap mendominasi beberapa waktu ke depan, kecuali jika ada kondisi yang memicu eskalasi geopolitik atau data ekonomi AS yang lebih rendah dari ekspektasi.
Buyer diperkirakan lebih kuat berada di zona merah maupun ungu sehingga sebaiknya sell dikurangi atau keluar segera saat harga sudah dekat zona tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan pembalikan ke atas yang cepat.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4082.75, dengan high 4106.18, dan low 4070.16. Penurunan berlanjut sampai tembus trendline support saat itu 4087 sehingga tren jangka pendek cenderung turun. Zona merah 4098-4111, resistance trendline 4099, dan zona coklat 4118-4130 saat ini berperan sebagai resistance, sehingga selama harga tidak naik dan tembus zona resistance, maka tren saat ini dominan turun dan strategi sell direkomendasikan.
Pantulan/rebound yang terjadi pagi tadi tepat berada di bawah trendline resistance, dengan high tertahan di 4106 lalu turun sampai 4070. Dan rebound yang terjadi sampai saat artikel ditulis kemungkinan masih relatif terbatas. Ini berarti, meskipun skenario pagi tadi sudah cukup berhasil sampai sentuh TP 2, dan bahkan turun lebih rendah, tapi strategi sell masih tetap disarankan selama tidak terjadi kenaikan di atas resistance yang ditandai!
Proyeksi penurunan terdekat zona 4032-4050 dan zona ini kemungkinan akan berpeluang memberi perlawanan sehingga peluang rebound bisa terjadi dan perlu diwaspadai. Tapi, meski rebound terjadi, kenaikan diperkirakan masih sempit, dan selama tidak ada kenaikan di atas renaissance yang ditandai, maka opsi SELL tetap yang utama.
Sebaliknya, strategi buy bisa dipertimbangkan dalam 2 kondisi, yaitu : 1) jika rebound diikuti kenaikan di atas resistance zona coklat (di atas 4130), atau 2) jika penurunan tertahan di zona hijau 3984/3999 atau zona orange 3929-3942. Baik zona hijau maupun orange diperkirakan sebagai zona demand sehingga diperkirakan buyer akan muncul di salah satu dari zona tersebut.
Jika buy, maka perhatikan candle pembalikan seperti hammer, inverted hammer, bullish engulfing, piercing line atau morning star. Pembalikan ini akan lebih valid jika didukung kondisi rsi yang oversold, atau terdapat sinyal bullish divergence. Selama persyaratan tidak muncul, maka tunda dulu opsi buy sampai market normal atau pasar mulai melihat sinyal data AS yang lebih lemah.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL di dekat resistance (updated jam 11.00 WIB)
Entry: 4098.00 – 4100.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4206.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4080, target terdekat 4072, terjauh 4055,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4106.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4106.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3930.00 – 3932.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3944.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3924.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3922)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.160300– 1.16050 Target : 1) 1.15700 2) 1.15100 SL : 1.16650 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.15800 - Switch to BUY jika tembus 1.16700 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.31500– 1.31700 Target : 1) 1.30900 2) 1.30300 SL : 1.32300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.30900 - Switch to BUY jika tembus 1.32500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 154.600 – 154.800 Target : 1) 154.000 2) 153.400 SL : 155.400 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 154.000 - Switch to BUY jika tembus 155.500 atau jika gagal tembus 153.600 |



| Suggest : SELL on Rally Area : 4098.00 – 4100.00 Target : 1) 4092.00 2) 4086.00 SL : 4106.00 (ideal 3-5 points di atas 4106) Alternatif : - Pertahankan SELL jika tembus 4080 - Switch to BUY hanya jika tembus 4140 - Opsi buy : 3984/3999 (hijau), 3929/3942 (orange), 3886/3890 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




