Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup turun di hari Jumat setelah sempat naik sehari sebelumnya. Dolar pun tercatat mengalami stagnasi untuk ketiga hari secara beruntun. Data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi membuat pasar optimis bahwa Fed tetap dalam jalur penurunan suku bunga.
Meski demikian, emas yang sempat naik sampai 4144 justru gagal untuk bertahan di atas 4140-an dan ditutup di bawah 4100. Hal ini dikarenakan pasar mengantisipasi kesepakatan AS-China yang diperkirakan akan dicapai dalam pertemuan akhir pekan kemarin di Malaysia.
Delegasi AS-China Capai Kesepakatan
Ini bukan berita baru karena pasar dianggap sudah mengantisipasi sebelumnya bahwa kesepakatan pada prinsipnya tetap akan dicapai kedua belah pihak yang berseteru. Ketegangan yang terjadi sepanjang minggu lalu relatif sudah diredam saat Trump menyebut akan bertemu Xi Jinping di Korea Selatan, dan perwakilan kedua negara dijadwalkan bertemu di Malaysia di akhir pekan untuk membahas beberapa isu penting sebelum pertemuan puncak.
Dan hasilnya sesuai ekspektasi, Menteri Keuangan AS Scott bessent mengatakan China akan kembali melakukan pembelian kedelai dalam skala besar, dan menunda lisensi ekspor logam tanah jarang selama 1 tahun ke depan sejak pembicaraaan perdagangan yang produktif di Malaysia, 23-24 Okt 2025. Dari hasil pertemuan tersebut, Bessent juga mengkonfirmasi bahwa Trump dan Xi Jinping akan menandatangani kesepakatan luas di hari Kamis, di KTT APEC di Korea Selatan.
Kesepakatan berarti redanya ketegangan dagang antara kedua negara ekonomi terbesar dunia. Kesepakatan juga berarti tekanan yang dikhawatirkan terjadi lebih luas pada inflasi jika perang tarif kembali berkobar relatif diredam. Dan ini berarti gangguan tarif pada inflasi secara umum relatif berkurang. Hal ini akan menjadi berita positif bagi Fed ke depan sehingga bisa fokus dalam menangani lemahnya pasar tenaga kerja.

Efek Shutdown Mulai Terasa pada Ekonomi
Di sisi lain, penutupan pemerintah memperburuk kekurangan petugas pengatur lalu lintas udara. Hal ini berujung pada penundaan penerbangan di AS yang semakin parah. Gangguan berkepanjangan di bandara-bandara besar bisa berdampak negatif pada pendapatan maskapai penerbangan AS dan juga saham-saham perjalanan.
Sentimen konsumen secara keseluruhan juga berpotensi melemah jika penundaan ini berlanjut sampai musim liburan mendatang. Shutdown sejauh ini sudah memasuki hari ke 26 sejak dinyatakan shutdown resmi 1 Okt yang lalu. Dan tercatat sebagai ke-2 yang terpanjang sejak shutdown Des 2018 (total 35 hari).
Fokus Minggu Ini
Dengan shutdown yang berlanjut, maka data-data seperti inflasi PCE dan GDP sepertinya belum tentu akan dirilis minggu ini. Ini berarti juga pasar hanya akan fokus pada FOMC Meeting 28-29 Okt 2025. Fed secara luas diperkirakan akan memangkas 25 bps, yang kedua kalinya setelah pemangkasan di Sept 2025. Data inflasi yang lebih rendah juga membuat pasar memperhitungkan ekspektasi pemangkasan suku bunga sampai akhir tahun 2025.
Di sisi lain, pasar juga akan mencermati kapan Fed akan menghentikan Quantitative Tightening. Di tanggal 14 Okt 2025 yang lalu, Powell menyebut bahwa Fed akan menghentikan pengurangan neraca Fed dalam “beberapa bulan mendatang”. Bank-bank besar memperkirakan hal itu akan terjadi di setiap pertemuan yang tersisa di tahun ini. Ini berarti paling cepat akan terjadi dalam FOMC Oktober dan FOMC Desember 2025. Dampaknya cenderung melemahkan dolar sehingga secara teori seharusnya mendukung kenaikan emas minggu ini.
Sedangkan pertemuan Trump dan Xi Jinping di hari Korea Selatan minggu ini dianggap sebagai angin segar bagi pulihnya ketegangan dagang kedua negara. Mungkin juga menjadi faktor penghambat kenaikan minggu ini, tapi secara garis besar cenderung membuat ancaman inflasi tarif bisa tertanggulangi dan itu berarti positif untuk ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed lebih lanjut.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup hammer setelah kenaikan kembali gagal berlanjut di atas 4144, tapi juga penurunan yang sempat terjadi tertahan di 4044. Pagi ini dibuka gap down di 4081 (lebih rendah dari penutupan Jumat 4099). Posisi penurunan membayangi dan area psikologis 4000 berpotensi terancam. Kesepakatan antara 2 delegasi AS dan China di akhir pekan sebagai pemicu terjadinya gap down.
Secara teknis, jika support 4000 ditembus, maka level 3973 dan 3945 (low 9 Okt 2025) adalah 2 zona support berikutnya yang berpotensi disentuh. Sedangkan area 4099, 4144, 4164 dan 4186 adalah zona-zona resistance yang perlu dilewati untuk membuat tren bullish kembali menguat.

Di H4, belum banyak perubahan yang terlihat, pola pergerakan masih cenderung sama, meskipun sempat terjadi kenaikan dan juga penurunan. Penurunan lebih dulu terjadi, tapi tetap tertahan di zona merah 4011-4078 di mana low saat itu sentuh 4044 sebelum akhirnya rebound hingga malam hari. Sementara kenaikan yang terjadi di Jumat malam saat sentuh 4144 terlihat tertahan di zona coklat 4130-4167.
Dengan pola yang relatif masih sama, swing low untuk wave (2) masih diperkirakan tertahan di zona merah 4011-4078. Skenario bullish masih dominan, baik support trendline 4052 maupun zona merah 4011-4078 diharapkan tetap efektif. Jika kondisi ini tetap sama, maka demand diperkirakan kembali muncul dan mendorong harga untuk kembali naik.
Ini berarti opsi buy bisa diincar di zona-zona seperti 4050-4078, 4011-4040. Atau alternatif lain adalah saat tembus resistance 4144.
Sedangkan skenario bearish bisa mengancam jika penurunan ternyata lebih kuat dan menekan hingga berhasil tembus 4000. Ini berarti trader bisa ubah strategi menjadi sell jika 4000 berhasil ditembus, dengan potensi target terdekat 3980, moderat di 3945, atau terjauh di 3896-3900. Dikarenakan zona 4000 masih dianggap support psikologis, dan baiknya hindari sell selama zona 4000 belum benar-benar ditembus.

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4056.40, dengan high 4097.56, dan low 4053.93. Kita tidak lagi mengharapkan kenaikan dari pola double bottom karena neckline resistance 4154-4164 sama sekali tidak ditembus. Tapi ada beberapa potensi yang bisa terjadi saat ini dari pola pergerakan yang ada.
Untuk skenario bearish akan didukung oleh potensi bearish rectangle atau bearish pennant/triangle. Penurunan lebih dominan jika support ditembus, itu berarti menunggu konfirmasi penembusan minimal di bawah zona merah 4011- 4014, atau jauh lebih baik jika konfirm tembus 4000. Switch strategi, dan follow sell jika konfirm tembus support, dengan proyeksi target 3973 atau 3945.
Untuk skenario bullish akan didukung oleh symmetrical triangle. Pola ini sebenarnya memiliki peluang 50-50 antara bullish (tembus resistance), atau bearish (tembus support). Ini berarti zona support di kisaran 4014-4046 merupakan zona buy dengan asumsi swing low terakhir (e) merupakan akhir dari penurunan wave (2) akan diikuti dengan kenaikan dan dimulainya wave(3) yang juga bagian dari tren utama WAVE 5. Stop Loss tetap harus digunakan untuk antisipasi gagal naik dan ternyata tekanan berhasil tembus level 4000.
Kesepakatan delegasi AS-China di Malaysia akhir pekan kemarin dianggap sudah diantisipasi sehingga reaksi market cenderung gap down pagi ini, tapi tren utama tetap bullish karena inflasi di hari Jumat lebih rendah dari ekspektasi dan memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4039.00-4041.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4053.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4096.00,
Target terdekat 4110, terjauh 4130, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4033.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4032.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3996.00 – 3998.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3984.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4004.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4004)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.15800– 1.16000 Target : 1) 1.16600 2) 1.17200 SL : 1.15200 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.16300 - Switch to SELL jika tembus 1.15000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.33000– 1.33200 Target : 1) 1.33800 2) 1.34400 SL : 1.32400 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33500 - Switch to SELL jika tembus 1.32000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 152.900 – 153.100 Target : 1) 152.300 2) 151.700 SL : 153.700 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 152.900 - Switch to SELL jika tembus 151.500 atau jika dollar melemah pasca CPI nanti malam |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4039.00 – 4041.00 Target : 1) 4047.00 2) 4053.00 SL : 4033.00 (ideal 3-5 points di bawah 4032) Alternatif : - Switch to sell jika tembus 4000 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4096 - Opsi buy : 4014-4046 (zona merah), 3947, 3896 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup naik pasca penurunan dalam 1 minggu terakhir. Namun dolar justru mulai menunjukkan kelelahan dan bergerak hampir statis, meski secara keseluruhan relatif lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Emas di sisi lain berhasil survive untuk hari kedua berturut-turut pasca tekanan ekstrim yang membuat emas turun dari titik tertinggi 4381 ke 4004.
Pasar masih diwarnai oleh sentimen negatif dan positif yang muncul secara bersamaan sehingga di sisi lain menguntungkan bagi emas untuk hindari tekanan serupa seperti yang terjadi di hari Selasa kemarin.
The Battle of “Good News” vs “Bad News”
Latar belakangnya masih berkutat di berita-berita yang sama yang melibatkan ketegangan dari sisi hubungan dagang AS-China yang naik turun dan juga dari sisi geopolitik dengan topik utama batalnya pertemuan Trump dan Putin.
Kategori “good news” dari kedua risk event tersebut bisa dianggap sebagai kategori “bad news/sentiment” untuk emas di sisi safe haven. Kedua risk event dianggap sebagai “good news” jika : 1) Putin dan Trump bertemu atau sanksi untuk Rusia dicabut; 2) Trump dan Xi Jinping bertemu dan kedua negara mencapai kesepakatan untuk meredam konflik dagang. Ini akan berdampak negatif untuk emas yang berarti potensi koreksi turun bisa kembali terjadi. Dan hal itu tidak terlihat di 2 hari terakhir (Rabu dan Kamis) karena emas justru rebound sampai setidaknya pagi ini.
Kabarnya Trump dan Xi akan bertemu minggu depan di Korea Selatan 30-31 Oktober 2025. Ini memberi dampak tertahannya kenaikan emas saat ini. Tapi di sisi lain juga mendapat suntikan segar dari batalnya pertemuan Trump dan Putin dan berbuah sanksi minyak Rusia dan embargo dari Uni Eropa sehingga membuat emas naik. Ancaman tersebut masih membayangi meskipun Putin merespon dengan menyebut bahwa Rusia ingin lanjutkan dialog dengan Amerika.
Pertemuan delegasi AS dan China hari ini di Malaysia juga menjadi bagian negosiasi awal sebelum pertemuan puncak kedua pemimpin negara minggu depan. Itu sebabnya perlu waspada dengan potensi yang bisa terjadi di akhir pekan, terutama malam hari setelah data CPI dirilis.
Kedua risk event tersebut bisa menjadi “bad news” yang dianggap sebagai “good news” untuk emas jika : 1) Ketidakpastian geopolitik berlanjut karena sanksi yang diterapkan untuk Rusia sulit untuk menekan Rusia maju ke meja perundingan; 2) AS-China tidak menemukan kesepakatan. Emas akan lanjut naik dengan mudah jika ini terjadi.

Fokus CPI dan FOMC Meeting
Di luar geopolitik, ada data penting yang ditunggu pasar dan kemungkinan menjadi fokus utama, yaitu inflasi CPI yang akan dirilis minggu depan. Data ini bisa menjadi petunjuk tambahan untuk FOMC saat bertemu minggu depan. Meskipun data inflasi malam nanti tidak terlalu pengaruhi keputusan FOMC minggu depan, Fed tetap membutuhkan data ini untuk proyeksi kebijakan berikutnya di pertemuan FOMC Desember dan juga proyeksi 2026. Sedangkan untuk minggu depan hampir dipastikan 98% pasar memperkirakan pemangkasan 25 bps akan terjadi.
Inflasi yang lebih rendah akan membuat Fed leluasa melanjutkan pemangkasan suku bunga berikutnya. Inflasi yang lebih tinggi mungkin berpotensi membuat Fed harus tetap waspada dalam menurunkan suku bunga. Inflasi diperkirakan naik dari 2.9% menjadi 3.1% y/y dan 0.4% m/m. Sedangkan core CPI diperkirakan tetap di 3.1% y/y dan 0.3% m/m.
Dalam jangka pendek, skenario reaksi pasar emas kemungkinan akan bergantung pada data nanti malam, dan kami melihat beberapa skenario sebagai berikut:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, tapi kali ini dengan real body putih dan lebih tinggi dibanding candle sehari sebelumnya. Kenaikan sementara waktu masih terhambat meskipun sudah kedua kalinya secara berturut-turut berhasil naik hingga 4154-4161, zona resistance krusial yang selanjutnya akan menentukan kenaikan, selain resistance penting 4186.
Secara teknis, penurunan juga masih berpeluang membayangi, dan akan lebih kuat jika support psikologis 4000 ditembus. Ini akan memicu penurunan lebih lanjut sampai teritori 3973 atau bahkan lebih lanjut ke 3945, low 9 Okt 2025. Namun, selama area 4000 tidak ditembus, maka kenaikan akan tetap terbuka dan fundamental akan berperan untuk dorongan selanjutnya. Dan support terdekat 4040-4070 akan menahan laju penurunan tersebut

Di H4, pantulan naik sebelumnya berjalan sesuai ekspektasi. Naik dari 4011 di tanggal 22 Okt, lanjut naik sampai 4154 di tanggal 23 Okt. Swing low yang terjadi pagi ini pun seharusnya masih menjadi bagian dari skenario yang diharapkan terjadi berikutnya dalam fase kenaikan WAVE 5 (angka highlight hijau) secara bertahap mengikuti wave 12345.
Dengan demikian swing low untuk wave (2) maksimal diperkirakan tertahan di zona merah 4011-4078, atau terdekat 4093, lalu diikuti dengan kenaikan.bertahap mendorong lebih tinggi dari high kemarin 4154 dan lanjut hingga resistance zona biru 4188-4244. Skenario ini bisa berjalan optimal jika didukung oleh data CPI yang lebih rendah atau “sesuai ekspektasi”.
Ini berarti opsi buy yang bisa diincar adalah di zona-zona seperti 4090-4093, 4065-4078, 4011-4040. Atau alternatif lain adalah saat tembus resistance 4154.Sedangkan skenario bearish bisa mengancam jika penurunan ternyata lebih kuat dan menekan hingga tembus trendline support 4020. Tapi estimasi penurunan akan lebih kuat jika tekanan berhasil tembus 4000, terutama jika didukung dengan data CPI yang “jauh lebih tinggi di atas ekspektasi”. Ini berarti trader bisa ubah strategi menjadi sell jika 4000 berhasil ditembus, dengan potensi target terdekat 3980, moderat di 3945, atau terjauh di 3896-3900. Ini dikarenakan zona 4000 masih dianggap support psikologis, dan tetap memungkinkan terjadinya double bottom yang lebih kuat di zona ini sehingga baiknya hindari sell selama zona 4000 belum benar-benar ditembus.

Per jam 10.40 WIB, harga berada di 4115.45, dengan high 4144.42, dan low 4105.91. Ekspektasi sebelumnya cukup berhasil sehingga terhindar dari tekanan turun sebelumnya yang cukup ekstrim. Namun bullish belum bisa bernafas lega setelah kenaikan yang kembali terhambat di zona 4154. Secara umum, kenaikan kemarin dianggap sebagai bagian dari kenaikan wave (1), kenaikan awal yang dibutuhkan untuk membangun struktur utama WAVE 5.
Swing low yang terjadi pagi tadi sampai saat artikel ditulis diperkirakan masih bagian dari koreksi wave (2). Jika mengikuti aturan pokok, wave (2) bisa mengalami koreksi sampai 61.8% dari panjang wave (1), maka area merah di kisaran 4014-4046 bisa kembali diincar sebagai zona buy yang paling ideal (lower risk). Sementara wave (2) bisa saja hanya koreksi terbatas sehingga zona 4060-4080 juga bisa dipertimbangkan sebagai area buy yang lebih moderat.
Jika data PCI nanti malam dirilis “sesuai ekspektasi” atau lebih rendah, maka emas punya peluang lanjutkan kenaikan, dan itu berarti saatnya dimulai kenaikan wave (3). Jika terpenuhi, trader bisa pertahankan buy dengan target potensial minimal dekati high kemarin 4154, atau bahkan tembus dan berlanjut ke kisara 3180-4190.
Sebaliknya, ancaman turun juga bisa terjadi. Berlawanan dari peluang double bottom muncul potensi terbentuknya pola bearish flag. Ini bisa terjadi jika kenaikan gagal tembus di atas trendline 4185 yang juga diperkirakan sebagai neckline penting. Tapi untuk mendapatkan konfirmasi yang lebih layak, maka bearish flag baru akan konfirm jika tembus support 4000. Dan ini akan terwujud jika didukung oleh data CPI yang “jauh lebih tinggi dari ekspektasi” (note: harus selisih di atas 0.2% dari ekspektasi supaya lebih menekan).
Selain CPI, pasar juga akan mengantisipasi akhir pekan dengan pertemuan delegasi AS dan China sebagai yang utama, dilanjut dengan geopolitik Rusia-Ukraina, dan berikutnya minggu depan FOMC Meeting dan juga pertemuan Trump dengan Xi Jinping. Jadi, tetap waspada dengan volatilitas di malam hari, terutama jelang penutupan akhir pekan!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4075.00 – 4077.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4089.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4148.00,
Target terdekat 4158, terjauh 4170, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4069.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4068.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3996.00 – 3998.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3984.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4004.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4004)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.15800– 1.16000 Target : 1) 1.16600 2) 1.17200 SL : 1.15200 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.16300 - Switch to SELL jika tembus 1.15000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.33300– 1.33500 Target : 1) 1.32700 2) 1.32100 SL : 1.34100 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000 - Switch to BUY jika tembus 1.34500 atau jika dolar melemah pasca CPI |


| Suggest : BUY on Dip Area : 152.400 – 152.600 Target : 1) 153.200 2) 153.800 SL : 151.800 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 152.900 - Switch to SELL jika tembus 151.500 atau jika dollar melemah pasca CPI nanti malam |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4075.0 – 4077.00 Target : 1) 4083.00 2) 4089.00 SL : 4069.00 (ideal 3-5 points di bawah 4068) Alternatif : - Switch to sell jika tembus 4000 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4148 - Opsi buy : 4078-4092 (biru), 4014-4046 (zona merah),3947,3896 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun rebound tipis, tapi secara keseluruhan masih relatif terjebak dalam tekanan turun. Dolar juga menunjukkan kenaikan yang mulai terhambat meskipun pagi ini cenderung kembali naik. Di sisi lain, emas sempat naik dengan cepat di sesi Asia kemarin, terdorong oleh ‘bounty hunter’ yang melihat peluang harga yang relatif murah pasca koreksi tajam dalam 2 hari beruntun sentuh $4004-an. Kenaikan tetap tertahan meskipun di malam hari harga berhasil bangkit dari zona terendahnya.
Penurunan di pasar ekuitas di malam hari turut membantu emas rebound bertahap. Pemicunya adalah sanksi AS terhadap Rusia yang memicu kekhawatiran konflik Rusia-Ukraina yang tidak akan selesai dalam waktu dekat.
Batal Bertemu, Trump Tekan Putin Lewat Sanksi Minyak
Pemerintah AS dikabarkan bersiap memperluas sanksi terhadap Rusia dengan langkah-langkah yang kemungkinan akan diumumkan di hari Kamis atau Jumat. Hal ini memicu kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina yang tidak berkesudahan.
Sanksi dikenakan pada perusahaan minyak Rusia Lukoil dan Rosneft. Semua entitas yang dimiliki 50% atau lebih, baik langsung maupun tidak langsung, oleh Rosneft dan Lukoil, diblokir meskipun tidak ditunjuk oleh OFAC (Office of Foreign Assets Control). Sanksi ini diberikan setelah pembatalan rencana pertemuan antara Putin dan Trump di Budapest minggu ini.
Minggu lalu, Putin berbicara dengan Trump sebelum pertemuan Trump dengan Zelensky, dan hal itu berhasil menahan sementara waktu pasokan misil Tomahawk ke Ukraina. Trump lalu menjadwalkan pertemuan dengan Putin sambil menunggu pembicaraan awal antara staf masing-masing. Tapi pembicaraan untuk persiapan pertemuan puncak kedua pemimpin negara gagal menghasilkan kemajuan yang berarti sehingga akhirnya Trump memutuskan untuk menunda pertemuan dengan Putin.
Trump mengatakan bahwa setiap kali berbicara dengan Putin, percakapan mereka memang baik-baik saja, tapi sama sekali tidak menghasilkan apapun. Trump merasa tidak nyaman untuk bertemu dengan Putin dan tidak ingin membuang waktu dengan pertemuan tanpa hasil. Dengan sanksi tersebut Trump berharap Putin akan serius maju ke meja perundingan.
Di sisi lain, WSJ menulis laporan tentang pencabutan larangan penggunaan rudal jarak jauh oleh Ukraina. Hal ini nampaknya yang menjadi sumber alasan kenapa Putin sepertinya tidak terlihat serius untuk pembicaraan damai. Putin pernah mengingatkan Trump bahwa pengiriman rudal Tomahawk ke Ukraina akan melukai hubungan AS-Rusia. WSJ menulis, rudal jelajah Storm Shadow buatan Inggris ditargetkan untuk serangan di dalam wilayah Rusia dan meningkatkan tekanan terhadap Rusia.
Adapun wewenang untuk persetujuan serangan lintas batas tersebut dialihkan dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth ke Jenderal Alexus Grynkewich, panglima tertinggi Eropa dan komandan NATO. Namun, Trump menyangkal dan menyebut berita WSJ tersebut sebagai berita bohong.

Naik-Turunnya Hubungan AS-China
Di sisi lain, meskipun Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Xi 2 minggu ke depan, tapi ancaman terus digaungkan Trump, hal yang tidak disukai China. Presiden Trump dikabarkan akan memberlakukan pembatasan baru terhadap ekspor ke China, salah satunya perangkat lunak AS dan teknologi bernilai tinggi lainnya. Ini diluar tarif impor sampai 155% atas impor China yang akan berlaku efektif per 1 November jika tidak terjadi kesepakatan yang bagus.
Menteri Keuangan Scott Bessent sedang berada di Malaysia untuk mengadakan pembicaraan awal dengan Wakil PM China He Lifeng. Pertemuan ini dirancang sebelum pertemuan puncak kedua pemimpin negara di Korea Selatan. Kedua belah pihak tampaknya memperketat tekanan ekonomi sambil memperkuat posisi tawar menjelang negosiasi minggu ini. Jangan lupa bahwa gencatan senjata tarif masih berjalan dan akan berakhir 10 November. Kemungkinan ini menjadi salah satu pembahasan apakah gencatan senjata tersebut akan dilanjut diperpanjang atau tidak.
Fokus Malam Ini
Kami belum mendapat kepastian apakah data jobless claims yang biasa muncul di hari Kamis akan dirilis atau masih tetap tidak dirilis. Berdasarkan informasi sebelumnya, BLS menyebut hanya akan merilis laporan inflasi karena data tersebut akan dijadikan acuan untuk memperhitungkan angka manfaat dari Jaminan Sosial 2026. Sedangkan data lainnya tidak disebut akan dirilis selama shutdown masih berlangsung. Jadi, tampaknya data jobless claims malam nanti masih tentatif, dan pasar hanya akan mendapati data existing home sales di jam 21.00 WIB dan juga pernyataan dari Gubernur Fed Michelle Bowman di jam yang sama.
Fokus utama tetap masih akan menunggu data CPI yang baru akan dirilis besok malam, dan juga FOMC Meeting minggu depan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, menunjukkan potensi penurunan yang mungkin saat ini cukup terbatas setelah emas tertekan sentuh level $4000. Area ini bisa dibilang sebagai area support psikologis setelah kenaikan bertubi-tubi sejak 23 Agustus dari 3320 sampai rekor tertinggi 4381 di tanggal 20 Oktober 2025. Ketidakpastian geopolitik dan hubungan dagang AS-China membuat emas rebound dari tekanan turun.
Secara teknis, hammer menandakan peluang reversal bullish kemungkinan terjadi untuk hari ini. Namun, bullish yang lebih kuat butuh penembusan di atas 4186, area yang sebelumnya berperan sebagai support kuat sehingga kini berubah menjadi resistance. Area terdekat berada di 4129 dan 4161 (high 22 Okt 2025). Sedangkan support akan berada di 4040 dan 4000 sebagai support psikologis. Jika tembus, maka terbuka peluang turun lebih lanjut ke 3945.

Di H4, harga perlahan bergerak naik setelah sebelumnya sempat menguji kembali 4011 di malam hari. Dan pagi ini kenaikan sementara waktu tertahan di kisaran 4090-4095. Sedangkan trendline support menunjukkan bahwa tekanan turun tersebut tetap bertahan di atas trendline sehingga kami melihat alasan yang tepat untuk kembali mengincar buy.
Ekspektasi skenario emas bertahap naik, dengan zona merah kisaran 4011-4078 sebagai support kuat. Resistance terdekat zona coklat berada di 4130-4167 akan menjadi rintangan pertama yang kemungkinan sulit untuk langsung ditembus. Tapi peluang tembus diperkirakan tetap ada, dan kenaikan berlanjut hingga zona biru 4188-4244 yang akan menjadi rintangan berat lainnya.
Di sisi penurunan, tekanan di bawah zona merah dan juga support trendline 4018 akan mengancam emas dengan potensi penurunan lanjutan. Jika ini yang terjadi, maka strategi bisa diubah menjadi sell, dengan mengacu pada area 4000 sebagai pemicu. Jadi, sell bisa dilakukan hanya jika area 4000 benar-benar ditembus.
Jika skenario double bottom terpenuhi (baik variasi bottom 2 sejajar ataupun lebih tinggi dari bottom 1), maka konfirmasi dari pola ini nantinya dari keberhasilan tembus neckline resistance. Dan itu berarti terbuka untuk kenaikan lebih lanjut.

Per jam 11.20 WIB, harga berada di 4084.81, dengan high 4115.53, dan low 4065.88. Pada dasarnya double top sebelumnya sudah berhasil sentuh target, meskipun tidak sepenuhnya sampai di 3994 (target utama). Tapi dengan penurunan hingga 4004 sudah cukup dekat dan mewakili. Dengan demikian arah berikutnya adalah kepastian apakah double bottom akan berhasil tembus neckline.
Jika diasumsikan low 4004 sebagai bottom 1 dan 4011 sebagai bottom 2, maka neckline akan berada di 4170, dan kenaikan yang terjadi di sesi Asia pagi ini sebagai bagian dari pola naik yang diharapkan bisa tembus neckline untuk memastikan tren naik kembali dominan.
Alternatif lain, jika bottom 1 dianggap berada di 4011, maka bottom 2 belum terbentuk. Bottom ke-2 selanjutnya bisa saja lebih tinggi dari bottom 1, bisa juga sama dengan bottom 1, atau beberapa poin lebih rendah dari bottom 1. Ini berarti area 4065-4075 bisa dikategorikan bottom 2 (jika bottom 2 lebih tinggi dari bottom 1), atau area 4011-4015 sebagai bottom 2 (jika bottom 2 dianggap sejajar bottom 1), atau 3980-3990 (jika dianggap bottom 2 lebih rendah dari bottom 1, bisa dipertimbangkan sebagai zona buy on dip.
Untuk saat ini strategi pagi tadi di 4068-4070 relatif berhasil dan harga sudah sentuh TP 2 di 4082, bahkan lebih. Berikutnya, strategi ini tetap bisa digunakan jika penurunan tidak lebih rendah. Atau Anda bisa gunakan alternatif area yang disebutkan sebelumnya dengan asumsi double bottom tersebut disesuaikan dengan variasi yang berlaku.
Tapi, jika harga mulai bergerak naik dan tembus 4100, maka Anda bisa pertimbangkan pertahankan atau follow buy saat 4115 ditembus, dengan potensi target terdekat 4125 ataupun 4140. Dan jika neckline benar-benar ditembus, maka tren naik mulai kembali terbuka dan kemungkinan lebih kuat.
Sedangkan skenario sell untuk jangka pendek hanya disarankan jika harga tembus 4000, dengan peluang terdekat 3990 dan terjauh 3975
Pasar kemungkinan akan fokus dengan inflasi CPI di hari Jumat, dan FOMC Meeting minggu depan sehingga diperkirakan agresivitas masih menunggu kedua indikator fundamental tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (update jam 11.10 WIB)
Entry: 4068.00 – 4070.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4082.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4115.00,
Target terdekat 4125, terjauh 4140, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 4062.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4060.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3996.00 – 3998.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3984.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4004.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4004)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.15800– 1.16000 Target : 1) 1.16600 2) 1.17200 SL : 1.15200 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.16300 - Switch to SELL jika tembus 1.15000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.33500– 1.33700 Target : 1) 1.32900 2) 1.32300 SL : 1.34300 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.33000 - Switch to BUY jika tembus 1.34500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 151.800 – 152.000 Target : 1) 152.600 2) 153.200 SL : 151.200 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 152.600 - Switch to SELL jika tembus 150.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4068.0 – 4070.00 Target : 1) 4076.00 2) 4082.00 SL : 4062.00 (ideal 3-5 points di bawah 4060) Alternatif : - Switch to sell jika tembus 4000 - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4115 - Opsi buy : 4014-4046 (zona merah), 3947 , 3896 - Peluang Double Top, neckline 4170 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




