Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun rebound dari penutupan sehari sebelumnya, tapi dolar lanjutkan pelemahan. Hal ini dikarenakan obligasi pemerintah AS kembali turun setelah Trump serahkan RUU pemangkasan pajak ke Kongres Partai Republik. Penurunan ini kedua kalinya dalam 1 minggu terakhir setelah di hari Jumat Moody’s menurunkan peringkat kredit AS, membuat pasar mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah AS.
Obligasi sempat kembali naik setelah Gedung Putih meredam kecemasan investor dengan mengatakan bahwa AS tetap menjadi tujuan paling aman dalam aliran dana. Meski emas gagal lanjut naik saat itu, tapi emas tetap mampu bertahan di zona support, sedangkan imbal hasil obligasi AS justru turun bersama dolar.
Faktor Pendorong Emas
Setidaknya ada 2 faktor yang saat ini terdeteksi membuat emas kembali naik dan dengan cepat dilanjutkan kenaikan tembus 3300 di sesi Asia pagi ini.
Pertama (dan kemungkinan yang utama), datang dari pasar obligasi AS yang kembali melemah di malam hari setelah Trump mencoba meyakinkan anggota Partai Republik di Capitol untuk segera hentikan perdebatan tentang RUU pemotongan pajak yang besar dan segera menyelesaikannya. Trump mengingatkan tentang paket bernilai miliaran dolar yang berisiko gagal sebelum rencana voting minggu ini.
Di Kongres Partai Republik,Trump memperingatkan Partai Republik untuk tidak mengganggu Medicaid dengan pemangkasan, dan juga mengatakan kepada anggota parlemen New York untuk mengakhiri perjuangan mereka untuk mendapat potongan pajak daerah yang lebih besar, yang berarti juga membalikkan janji kampanyenya sendiri.
Selanjutnya RUU akan dilakukan voting di DPR, yang berarti akan berhadapan dengan Partai Demokrat yang jelas menolak usulan pemotongan pajak yang dianggap hanya menguntungkan orang kaya atau penghasilan besar saja. Voting dijadwalkan Rabu sore waktu Washington, sekitar Kamis dini hari atau pagi hari waktu Indonesia.
Ketidakpastian politik juga menguntungkan bagi safe haven seperti emas.
Faktor kedua dari geopolitik. Di pembukaan sesi Asia pagi ini kabar menyebut bahwa Israel siap menyerang fasilitas nuklir Iran jika tidak gagal mencapai kesepakatan nuklir dengan AS. PM Israel Netanyahu pernah mengatakan akan mendukung upaya AS, termasuk menekan Iran untuk hentikan program nuklir. Meskipun Trump tidak dengan tegas mengizinkan, tapi juga tidak melarang Israel melakukannya.
Faktor geopolitik ini yang menambah dorongan emas di pagi hari. Namun, jika ucapan Israel tersebut hanya sekedar wacana, maka kemungkinan efeknya relatif terbatas sehingga pasar sehingga secara umum faktor pertama yang diperkirakan relatif relevan saat ini untuk mendukung kenaikan emas lebih lanjut.

Masih belum ada data ekonomi yang signifikan muncul dari AS malam nanti sehingga pasar akan terus mencermati perkembangan di sisi geopolitik, pasar obligasi, voting RUU pemangkasan pajak AS, dan juga ketidakpastian seputar tarif yang saat ini semakin kuat beredar kekhawatiran terhadap gagalnya kesepakatan AS-China karena pembatasan ekspor chip China oleh AS.
Selama ketidakpastian masih mendominasi, maka emas cenderung terdorong naik. Jika salah satu (misal geopolitik atau voting RUU selesai), maka kenaikan emas berpotensi berkurang, tapi secara umum ketidakpastian seputar tarif yang nantinya akan kembali menjadi concern.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dengan kondisi candle putih panjang yang cenderung memberi indikasi kenaikan yang lebih kuat secara teori. Pasca tembus 3 resistance penting sebelumnya di 3240, 3251 dan 3272-3289, maka ketiga area tersebut kini berstatus sebagai support. Secara teori, selama tidak terjadi penurunan melebihi support terendah 3240, maka peluang naik cenderung dominan.
Di sisi lain, kenaikan juga berpotensi menghadapi resistance berikutnya yang juga penting di kisaran 3310, 3320 dan 3347. Area 3310 pagi ini sempat ditembus dengan high tercatat sementara 3314, tapi kemudian turun hingga 3290 kembali. Tapi secara keseluruhan peluang naik cenderung lebih kuat dibanding penurunan sehingga koreksi turun diperkirakan mulai terbatas.

Di H4, harga berhasil tembus MA 200 dan lanjutkan kenaikan sampai ke resistance berikutnya. Bahkan area 3272-3289 yang merupakan pembukaan gap di hari Senin juga berhasil ditembus sehingga secara teori seharusnya akan lanjut melirik zona resistance berikutnya yang merupakan penutupan di hari Jumat, 16 Mei 2025, area 3329.
Secara teknis, kita kini berada di atas resistance merah yang berarti bullish cenderung dominan. Namun secara teori, selama harga tetap bertahan di atas 3272-3289, maka tren cenderung naik, dan selanjutnya kenaikan bisa lebih kuat jika mampu naik di atas 3329.
Dengan asumsi wave C kemungkinan masih berlanjut, maka opsi buy lebih direkomendasikan saat ini dibanding sell.
Sebaliknya, opsi sell bisa dipertimbangkan jika harga kembali tembus di bawah 3272 atau lebih kuat jika turun di bawah MA 200 yang saat ini di 3247. Atau, dari sisi fundamental terjadi perubahan sentimen terkait RUU pemangkasan pajak yang akan dilakukan voting di hari Rabu sore waktu Washington (Kamis pagi waktu Indonesia). Selama syarat tidak terpenuhi, maka rekomendasi buy tetap berlaku.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, juga ketidakpastian seputar tarif masih membayangi, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 09.40 WIB, harga berada di 3294.50, dengan high di 3314.45 dan low 3285.35. Secara teknis, progress wave C saat ini masih berjalan, bahkan cenderung terkonfirmasi sebagai kenaikan bertahap yang diperkirakan terdiri dari 5 tahap kenaikan mengikuti alur Elliott wave (cek grafik!).
Jika perhitungan ini tepat, maka wave 3 kemungkinan masih berjalan dan secara teori wave 3 adalah yang paling panjang dibanding 1 dan 5 sehingga koreksi wave 4 diperkirakan belum muncul. Dengan asumsi kenaikan wave 3 masih bisa mencapai 3310 atau 3329, maka penurunan koreksi wave 4 diperkirakan baru terjadi sore atau malam hari dengan harapan area 3288-3296 akan menjadi area support jika wave 3 terhenti di 3329. Kemudian akhirnya berlanjut dengan kenaikan yang lebih tinggi sebagai wave 5 sekaligus potensi wave C secara keseluruhan.
Di sisi lain, kenaikan juga sekaligus mengkonfirmasi pola inverse head & shoulders yang dicurigai muncul sejak 2 hari terakhir dan baru konfirm saat tembus neckline 3240. Target utama dari pola tersebut diperkirakan berada di 3374-3376. Mengingat minimnya data ekonomi malam nanti dari AS, maka trigger kenaikan diperkirakan berasal dari RUU pemangkasan pajak AS atau ketidakpastian yang membuat obligasi AS turun dan safe haven tetap melirik emas. Sedangkan status geopolitik yang baru saja berhembus di pagi ini cenderung diperkirakan terbatas dampaknya.
Sebaliknya, potensi penurunan bisa terjadi seandainya ketidakpastian seputar RUU pemangkasan pajak selesai atau obligasi AS kembali dilirik investor sehingga mengurangi dorongan safe haven emas. Jika ini terjadi, maka Sell bisa dipertimbangkan meskipun dengan catatan cenderung jangka pendek mengingat ketidakpastian lain seputar tarif masih membayangi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3275.00 – 3277.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3289.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3310.00,
Target terdekat 3318, terjauh 3330, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3269.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3268.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3237.00 – 3239.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3225.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3245.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3245)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.12300– 1.12500 Target : 1) 1.13100 2) 1.13700 SL : 1.11700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.13200 Switch to SELL jika tembus 1.11500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.33400– 1.33600 Target : 1) 1.34200 2) 1.34800 SL : 1.32800 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34400 Switch to SELL jika tembus 1.32500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 144.400 – 144.600 Target : 1) 143.800 2) 143.200 SL : 145.200 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 145.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 144.000 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3275.00 – 3277.00 Target : 1) 3283.00 2) 3289.00 SL : 3269.00 (ideal 3-5 points di bawah 3268.00) Alternatif : Follow buy jika tembus 3310 Opsi area buy : 3280, 3272, 3264 inverse H&S konfirm, potensi target maksimal 3374 Switch to SELL jika tembus 3230 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun berbalik turun setelah sempat naik di awal sesi Asia kemarin. Dolar juga tetap dalam pelemahan sehingga secara umum hal ini tidak membuat perubahan signifikan pada pergerakan emas, meskipun sempat turun cepat sampai 3206.
Pasar obligasi akhir rebound di sesi AS malam hari setelah sebelumnya terjadi lonjakan pada imbal hasil obligasi tenor 30 tahun. Tapi gelombang pembelian membuat imbal hasil turun jelang penutupan, demikian juga dengan imbal hasil 10 tahun. Hal ini didorong oleh pelarian kembali ke obligasi AS setelah trader memperhitungkan ulang dampak penurunan peringkat kredit AS oleh Moodys, dan menyadari bahwa AS masih tetap menjadi tempat yang aman untuk arus uang.
Konflik Israel-Gaza dikhawatirkan meningkat setelah pernyataan Menteri Keuangan Israel Smotrich yang mengatakan bahwa Israel bertujuan untuk mendorong penduduk Gaza ke Selatan dan keluar dari wilayah tersebut. PM Netanyahu bersumpah untuk menguasai Gaza sepenuhnya. Saat ini pasukan Israel memperluas operasi darat dan serangan udara, dan dilaporkan telah menewaskan lebih dari 100 orang.
Sementara dari komunikasi Trump dengan Putin tadi malam belum menunjukkan hasil yang nyata, meskipun Trump menyebut bahwa Rusia-Ukraina siap untuk maju ke meja perundingan segera. Versi AS menyebut bahwa Rusia juga tertarik untuk memperluas perdagangan dengan AS setelah berakhirnya perang.
Di sisi lain, Rusia mengklarifikasi bahwa tidak ada kerangka waktu untuk gencatan senjata yang dibahas. Rusia juga mencatat bahwa Trump lebi menggunakan sisi perjanjian diplomatic daripada sanksi. Hal ini bisa meredam kekhawatiran pasar terhadap potensi sanksi yang lebih ketat oleh AS terhadap Rusia jika Rusia tidak segera mengakhiri perang. Usulan sanksi yang lebih ketat pada minyak dan energi Rusia diajukan parlemen AS minggu lalu.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic melalui CNBC memperingatkan bahwa penurunan peringkat kredit dari Moody’s bisa berdampak luas pada ekonomi dan pasar keuangan, terutama dengan menaikkan biaya modal dan menimbulkan ketidakpastian yang lebih besar. Bostic juga menekankan kemungkinan diperlukan waktu beberapa bulan untuk memahami sepenuhnya dampak pada permintaan utang AS dan inflasi dari tarif.
Sementara Gubernur FOMC Philip Jefferson menekankan tentang dampak tarif pada mandat ganda The Fed, yaitu stabilitas harga dan lapangan kerja penuh yang menjadi perhatian utama. Jefferson mencatat risiko terhadap inflasi dan lapangan kerja akan bergantung pada keputusan kebijakan pemerintah yang sebagian besar belum diselesaikan. Jefferson memperingatkan tarif bisa menyebabkan kenaikan satu kali pada inflasi.
China Mulai Gerah
Gedung Putih mengeluarkan pernyataan tentang penggunaan chip Huawei. Menurut Gedung Putih penggunaan chip Ascend AI Huawei melanggar kontrol ekspor pemerintah. China pun merespon dengan mengeluarkan pernyataan bahwa AS dianggap telah merusak konsensus yang dicapai dalam pembicaraan di Jenewa akhir pekan lalu. China meminta AS untuk memperbaiki kesalahan dan memperingatkan bahwa mereka siap mengambil tindakan jika AS bersikeras menempuh jalannya sendiri.
Hal ini tentunya berpeluang membuat kekhawatiran pasar bahwa posisi kesepakatan dagang yang dicapai minggu lalu kemungkinan terhambat dan hubungan dagang keduanya akan kembali memanas. Ini berarti juga memunculkan tentang kekhawatiran terhadap ketidakpastian seputar tarif dan ancaman perang dagang yang masih ada.
Fokus Malam ini
Tidak ada data ekonomi AS yang dirilis malam nanti sehingga pasar diperkirakan masih akan berada di zona yang sama, sentimen yang sama, dan belum akan bergerak terlalu volatile, kecuali jika ada perkembangan baru seputar tarif yang mengarah ke sisi negatif ataupun positif.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, dengan real body hitam pendek yang memiliki tail bawah lebih panjang dari tail atas. Dari sisi kemunculannya di zona support, maka candle tersebut dikategorikan hammer, yang berarti sinyal untuk peluang rebound/naik. Sebaliknya, dari sisi kemunculan pasca kenaikan atau dekat resistance, maka candle bisa dikategorikan hanging man, yang berarti sinyal untuk potensi penurunan.
Secara teknis harga cenderung berada di tengah-tengah pasca penurunan sentuh 3120 dan kenaikan yang tertahan di 3250. Dan sejauh ini belum ada perubahan yang signifikan terhadap harga.

Di H4, harga kembali tertahan oleh MA 200 yang saat ini berada di 3243, dan penurunan kembali terjadi di sesi Asia pagi ini. Namun, secara umum belum ada perubahan signifikan sejak dibuka gap up kemarin, dan penurunan yang kembali terjadi hari ini. Gap mungkin akan ditutup dalam waktu dekat. Closing price Jumat di 3194, dan high Jumat 3202 akan menjadi area koreksi yang mungkin dicapai.
Jika area 3194-3202 sebagai acuan, maka demand berpeluang muncul dan mendorong harga kembali naik. Ini berarti opsi buy bisa dilakukan dekat zona orange tersebut dengan stop loss idealnya dipasang di bawah support 3194.
Bullish lebih kuat jika mampu naik di atas MA 200 3243 (harus tembus, next candle berada di atas MA 200), atau naik di atas resistance 3251-3255 yang merupakan high 2 hari terakhir, sekaligus konfirmasi dari kenaikan lanjutan dari wave C.
Sebaliknya, penurunan bisa kembali terjadi jika area orange (kisaran 3184-3202) ditembus. Karena gap 3194-3202 menjadi pertimbangan zona buy yang lebih lower risk dengan asumsi “penutupan gap”, maka konfirmasi penurunan di bawah 3184 diperlukan untuk memicu penurunan lebih lanjut. Switch strategi menjadi SELL akan lebih konfirm jika 3184 ditembus.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, juga ketidakpastian seputar tarif masih membayangi, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 09.45 WIB, harga berada di 3209.34, dengan high di 3232.72 dan low 3206.84. Secara teknis, progress wave C masih berjalan, meskipun terjadi penurunan sampai pagi ini di sesi Asia. Gap yang terjadi di hari Senin kemarin kemungkinan ditutup lebih cepat. Dan jika itu terjadi, maka area buy on dip lebih ideal jika dilakukan dekat penutupan Jumat 3194, atau minimal di dekat high hari Jumat 3202. Low sementara saat ini 3206.84, setara dengan low kemarin 3206.65, bisa saja menjadi area support yang cukup efektif.
Sementara status dari pola yang dicurigai inverse head & shoulders saat ini masih terbuka meskipun belum konfirm tembus neckline 3250 kemarin. Selama tidak terjadi penurunan ekstrim di bawah 3170, maka peluang dari pola tersebut tetap terbuka. Dengan demikian, buy masih tetap bisa dilakukan di zona-zona support tersebut.Sebaliknya, potensi penurunan akan konfirm jika terjadi penurunan ekstrim di bawah 3170. Namun pemicu awal adalah penurunan di bawah 3186. Anda bisa ubah strategi menjadi sell saat tembus 3186, tapi kemungkinan peluang terbatas maksimal di 3168-3170. Tapi saat 3170 ditembus, maka peluang penurunan masih bisa berlanjut. Dengan demikian, opsi sell jauh lebih ideal jika terjadi penurunan di bawah 3170 (FR 61.8
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3200.00 – 3202.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3214.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3240.00,
Target terdekat 3248, terjauh 3260, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3194.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3192.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3181.00 – 3183.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3169.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3189.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3188)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.12000– 1.12200 Target : 1) 1.12800 2) 1.13400 SL : 1.11400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.12800 Switch to SELL jika tembus 1.11000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.33000– 1.33200 Target : 1) 1.33800 2) 1.34400 SL : 1.32400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34000 Switch to SELL jika tembus 1.32000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 145.400 – 145.600 Target : 1) 144.800 2) 144.200 SL : 146.200 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 146.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 144.800 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3200.00 – 3202.00 Target : 1) 3208.00 2) 3214.00 SL : 3194.00 (ideal 3-5 points di bawah 3192.00) Alternatif : Tembus 3186 berpeluang reversal turun (switch to SELL) Ideal buy area : 3195-3205 inverse H&S konfirm jika tembus neckline 3240 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun ditutup sedikit lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, demikian juga dengan USD. Tapi keduanya tidak menunjukkan kenaikan yang terlampau kuat sehingga emas saat itu berhasil ditutup rebound di 3194 meski sempat tertekan hingga 3154.
Data Michigan consumer sentiment menunjukkan kepercayaan konsumen yang suram, tapi lonjakan ekspektasi inflasi terus berlanjut sehingga menarik perhatian pasar. Hal tersebut yang mungkin jadi penyebab kenaikan kembali imbal hasil Treasury AS
Peringkat Kredit AS Turun
Dengan minimnya data ekonomi yang signifikan di hari Jumat kemarin, pasar tidak mendapat pedoman yang pasti. Namun, muncul kabar dari Moody’s. Lembaga pemeringkat kredit tersebut menurunkan peringkat kepercayaan dan kredit AS dari Aaa menjadi Aa1, berita buruk untuk ekonomi AS.
Penurunan tersebut terjadi pasca Moody’s turunkan prospek pertumbuhan ekonomi AS setahun yang lalu. Moody’s menyebut bahwa peringkat terbaru tersebut stabil, tapi menyoroti masalah yang jelas. Naiknya tingkat utang AS membuat Moody’s merilis laporan tersebut.

Hal lain yang juga membuat emas dibuka gap up pagi ini adalah ancaman dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent di akhir pekan. Bessent mengatakan bahwa tarif resiprokal akan kembali diberlakukan untuk banyak negara kalau tidak ada kesepakatan dagang yang dicapai.
Hal ini diperkirakan muncul setelah Jepang memutuskan untuk menghentikan negosiasi tarif sampai pemilihan umum Jepang di bulan Juli. Namun kabar terbaru menyebut bahwa negosiator Jepang akan berkunjung ke Washington minggu ini untuk bertemu Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick.
Sejauh ini pasar mencatat hanya memiliki 1 kesepakatan yang bulat dengan Inggris, sedangkan mitra dagang lain belum terlihat membuahkan hasil, meskipun berminggu-minggu lamanya pasar sempat mendengar rumor tentang kesepakatan yang akan dicapai.
AS dikabarkan sudah bertukar beberapa dokumen negosiasi dengan Uni Eropa. Tapi banyak pihak yang melihat hal tersebut masih menjadi angan-angan bahwa AS akan lolos dari tarif 10% dan juga membuka lebih banyak perdagangan tanpa pembalasan.
Goldman Sachs merilis pandangan terbarunya. GS melihat tarif AS bisa melemahkan dolar karena membuat pertumbuhan ekonomi melambat. GS memperkirakan dolar akan melemah karena ketegangan perdagangan, ketidakpastian kebijakan, dan melambatnya pertumbuhan GDP sehingga membebani kepercayaan investor dan permintaan asing terhadap aset-aset AS.
Fokus Minggu Ini
Minggu ini akan relatif ringan dengan data ekonomi hanya rilis seputar data PMI dan juga penjualan rumah baru dan bekas. Sementara event di luar AS yang kemungkinan menjadi sorotan adalah KTT Inggris-Uni Eropa, inflasi Inggris dan keputusan suku bunga dari RBA dan PBOC. Pemangkasan suku bunga dari bank sentral lain sudah menjadi pemicu kritik keras Trump pada Ketua Fed Jerome Powell belakangan ini agar segera menurunkan suku bunga.
Pertemuan Trump dan Putin kemungkinan agenda lain dari geopolitik. Dan semua hal tentang tarif akan menjadi isu utama yang tetap menarik dicermati pasar. Sedangkan data ekonomi kemungkinan melihat PMI manufaktur dan service yang lebih menggerakkan sentimen dibandingkan data perumahan, setidaknya untuk saat ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan di sesi Asia Jumat lalu gagal lanjut di atas 3251. Tapi penurunan juga tertahan di 3154, lebih tinggi dibanding level terendah 15 Mei 2025 di 3120. Secara umum, belum nampak perubahan signifikan pada pergerakan harga, level support tetap bertahan, tapi kenaikan juga belum terlalu kuat.
Beberapa hari ke depan perlu dicermati area 3120 dan 3154 untuk memastikan apakah tekanan turun berlanjut, dan juga resistance 3251-3255 untuk memastikan apakah kenaikan mulai memiliki kekuatan atau tidak. Resistance psikologis saat ini di 3272-3289, area di mana pembukaan dan high 12 Mei 2025 menjadi acuan karena saat itu terjadi gap down.

Di H4, harga masih tertahan oleh MA 200 yang saat ini berada di 3239 meskipun sempat naik hingga 3249. Penurunan terjadi sampai 3214.63, sedangkan gap hari ini sebesar +$45 (penutupan Jumat 3194, pembukaan hari ini 3239). Meskipun tidak selalu menutupi gap dalam satu hari, tapi jika dianggap peluang penutupan gap tersebut bisa terjadi, maka area buy secara teori harusnya akan berada di area 3192-3202 tersebut. Namun jika tren naik cenderung kuat, maka buy bisa saja dilakukan di tengah-tengah area gap tersebut seperti yang terjadi saat ini di sesi Asia.
Opsi BUY diperkirakan relatif lebih dominan hari ini karena secara teknis level terendah 2 hari terakhir yang cenderung membentuk formasi higher low, dan area resistance yang cenderung relatif sama di zona 3249-3251. Ini artinya, wave ABC yang dinantikan saat ini mulai melirik terbentuknya wave C, yang berarti juga timing untuk naik mulai terbuka.
Bullish lebih kuat jika mampu naik di atas MA 200 3239 (harus tembus, berarti next candle berada di atas MA 200), atau naik di atas resistance 3251-3255 yang merupakan high 2 hari terakhir.
Sebaliknya, penurunan bisa kembali terjadi jika area orange (kisaran 3184-3202) ditembus. Karena gap 3194-3202 menjadi pertimbangan zona buy yang lebih lower risk dengan asumsi “penutupan gap”, maka konfirmasi penurunan di bawah 3184 diperlukan untuk memicu penurunan lebih lanjut. Switch strategi menjadi SELL akan lebih konfirm jika 3184 ditembus.
Pembelian bank sentral global masih berjalan dan geopolitik yang belum reda sepenuhnya, termasuk 90 hari ke depan yang disepakati AS dan China untuk saling mengurangi tarif tetap menjadi rintangan, sehingga secara fundamental emas masih memiliki peluang untuk sewaktu-waktu kembali naik.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3212.96, dengan high di 3251.80 dan low 3206.46. Secara teknis, harga sudah berhasil tembus di atas resistance trend channel pasca penurunan cepat ke 3120 di sesi Asia kemarin. Kenaikan tersebut menandakan fase wave A dimulai, sehingga peluang uptrend diperkirakan bisa berlanjut.
Namun penurunan di sesi Asia pagi ini diharapkan tidak berlanjut dan dianggap sebagai bagian dari koreksi wave B sebelum akhirnya naik sebagai wave C yang diperkirakan akan tembus level 3251 (area yang dianggap sebagai high dari wave A). Ini berarti area koreksi FR 38.2% 3201 dan FR 50% 3186 seharusnya menjadi area potensial untuk buy tepat saat terjadinya swing low untuk koreksi wave B.
Area swing low sejauh ini tertahan di 3206.46, dan cukup dekat dengan FR 38.2%. Artinya, posisi buy bisa dipertimbangkan dengan area FR 505 3186 sebagai area yang lebih ideal (lower risk), tapi area FR 38.2% 3201 sebagai area support yang lebih dekat, dan ekspektasi selanjutnya harga berhasil mendorong kenaikan untuk minimal kembali menguji 3251, atau lebih tinggi (wave C biasanya lebih tinggi dari wave A).
Jika perhitungan tepat (swing low untuk koreksi wave B tidak lebih dari 3186), maka ada potensi membentuk pola inverse head & shoulders, di mana left shoulder berada di 3207.76 (low 12 Mei 2025), head di 3120.77 (low 15 Mei 2025), dan right shoulder di 3206.46 (diasumsikan low 16 Mei 2025). Konfirmasi dari pola ini adalah tembus neckline 3248, yang berarti juga sekaligus penanda kelanjutan dari wave C.
Opsi sell bisa dilakukan jika harga turun di bawah 3186, atau kenaikan kembali gagal tembus 3251 di sore/malam hari.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3218.00 – 3220.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3232.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3247.00,
Target terdekat 3255, terjauh 3270, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3212.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3212.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support tembus
Entry : 3180.00 – 3182.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3168.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3188.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3186)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.12000– 1.12200 Target : 1) 1.11400 2) 1.10800 SL : 1.12800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.11600 Switch to BUY jika tembus 1.13000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.32600– 1.32800 Target : 1) 1.33400 2) 1.34000 SL : 1.32000 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33400 Switch to SELL jika tembus 1.32000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 145.400 – 145.600 Target : 1) 144.800 2) 144.200 SL : 146.200 Alternatif : Switch to BUY jika tembus 146.500 Pertahankan/Follow SELL jika tembus 144.800 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 3218.00 – 3220.00 Target : 1) 3226.00 2) 3232.00 SL : 3212.00 (ideal 3-5 points di bawah 3212.00) Alternatif : Tembus 3190 berpeluang reversal turun (switch to SELL) Ideal buy area : 3195-3205 Peluang inverse H&S konfirm jika tembus neckline 3247 (pertahankan BUY) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




