Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
Zona 47830-48000 bertindak sebagai support psikologis. Selama tidak ditembus, maka kenaikan berpotensi lanjut. Tapi resistance 48500 saat ini menghambat kenaikan. Perlu tembus untuk membuat kenaikan lebih kuat
H4 ada resistance di zona 48500-48900 sehingga jika gagal tembus, maka ada ancaman pembalikan turun.
Faktor yang mendorong kenaikan :
a. optimis gencatan senjata tetap berlanjut sesuai agenda 2 minggu
b. ekspektasi negosiasi AS dan Iran di akhir pekan
c. Israel menyebut bersedia melakukan gencatan senjata dengan Lebanon
d. data PCE cenderung stabil, 2.8% y/y dan GDP 0.5% (lebih lemah dari ekspektasi 0.7%)
Faktor yang mengancam penurunan :
a. Iran batal hadiri negosiasi dengan AS di Pakistan karena Israel gagal gencatan senjata dengan Lebanon -> potensi memicu eskalasi geopolitik di akhir pekan
b. jika data CPI dirilis "jauh lebih kuat" dari ekspektasi -> rilis nanti malam, diperkirakan terjadi lonjakan dari 2.4% menjadi 3.4% y/y -> waspada tekanan turun jika benar CPI melonjak
Fokus data CPI AS jam 19.30 WIB
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note : data inflasi CPI yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
Harga minyak tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 48000 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 48420-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 48230 - 48250 Target : 1) 48350 2) 48450 SL : 48130 Alternatif : Follow BUY jika tembus 48420 Alternative buy : 47640-47800, 47200-47300 Switch to SELL jika tembus 48000 Fokus CPI dan waspada geopolitik akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, rsi daily ada di 61%, secara teori cenderung masih mendukung naik
Di H4, ada ancaman double top jika resistance 25300 gagal ditembus. Potensi turun didukung oleh peluang bearish divergence yang terdeteksi. Tapi pola ini gagal jika harga lanjut tembus resistance
Faktor yang mendorong kenaikan :
a. optimis gencatan senjata tetap berlanjut sesuai agenda 2 minggu
b. ekspektasi negosiasi AS dan Iran di akhir pekan
c. Israel menyebut bersedia melakukan gencatan senjata dengan Lebanon
d. data PCE cenderung stabil, 2.8% y/y dan GDP 0.5% (lebih lemah dari ekspektasi 0.7%)
Faktor yang mengancam penurunan :
a. Iran batal hadiri negosiasi dengan AS di Pakistan karena Israel gagal gencatan senjata dengan Lebanon -> potensi memicu eskalasi geopolitik di akhir pekan
b. jika data CPI dirilis "jauh lebih kuat" dari ekspektasi -> rilis nanti malam, diperkirakan terjadi lonjakan dari 2.4% menjadi 3.4% y/y -> waspada tekanan turun jika benar CPI melonjak
Fokus data CPI AS jam 19.30 WIB
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note : data inflasi CPI yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
Harga minyak tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 24900 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25300-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 25190.00 – 25210.00 Target : 1) 25310.00 2) 25410.00 SL : 25090.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 25300 Switch to SELL jika tembus 24900 Fokus CPI dan waspada risiko geopolitik akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
RSI daily kini di 61%, secara teori cenderung masih mendukung kenaikan
Di H4, koreksi turun kemungkinan berpeluang terjadi didukung kondisi rsi yang masuk area overbought dengan puncak kedua lebih rendah dari puncak pertama (lower high), sedangkan harga justru membuat puncak kedua lebih tinggi dari puncak pertama (higher high). Kondisi tersebut merupakan pola bearish divergence sehingga perlu waspadai potensi turun jika resistance 6880 gagal ditembus
Faktor yang mendorong kenaikan :
a. optimis gencatan senjata tetap berlanjut sesuai agenda 2 minggu
b. ekspektasi negosiasi AS dan Iran di akhir pekan
c. Israel menyebut bersedia melakukan gencatan senjata dengan Lebanon
d. data PCE cenderung stabil, 2.8% y/y dan GDP 0.5% (lebih lemah dari ekspektasi 0.7%)
Faktor yang mengancam penurunan :
a. Iran batal hadiri negosiasi dengan AS di Pakistan karena Israel gagal gencatan senjata dengan Lebanon -> potensi memicu eskalasi geopolitik di akhir pekan
b. jika data CPI dirilis "jauh lebih kuat" dari ekspektasi -> rilis nanti malam, diperkirakan terjadi lonjakan dari 2.4% menjadi 3.4% y/y -> waspada tekanan turun jika benar CPI melonjak
Fokus data CPI AS jam 19.30 WIB
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note : data inflasi CPI yang tinggi dianggap mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga sehingga berpotensi menekan saham
Harga minyak tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6750 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6880-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6820.00 – 6840.00 Target : 1) 6870.00 2) 6900.00 SL : 6790.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6880 Switch to SELL jika tembus 6750 Fokus CPI dan waspada risiko geopolitik akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori cenderung naik, tapi waspada jika gagal tembus resistance 57350 dalam waktu dekat
Secara struktur, area 53775-55085 kini bertindak sebagai support psikologis, sedangkan area 58160-59405 kemungkinan zona resistance yang dituju dalam jalur kenaikan. RSI 60%, menandakan kenaikan yang cenderung masih dominan, tapi sewaktu-waktu juga bisa kembali terjadi penurunan
H4 ada ancaman dari potensi double top jika kenaikan gagal tembus 57350, dengan neckline di 55740. Tapi pola ini hanya akan valid jika tembus neckline 55740 -> switch to SELL jika terjadi!
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat kembali sebut mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> risiko geopolitik saat ini reda, tapi perlu tetap waspada, terutama memasuki akhir pekan
Bullish lebih dominan jika tembus 57000-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 56100-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 56600 - 56620 Target : 1) 56720 2) 56820 SL : 56500
Alternatif : Follow BUY jika tembus 57000 Switch to SELL jika tembus 56100 Alternative buy : 55388, 55740 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik akhir pekan!
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, kenaikan lebih kuat jika berhasil tembus 26150. Dan saat ini harga masih bertahan sedikit di bawah, tapi pembukaan hari ini gap up sehingga kembali mendekat ke zona resistance
Di H4, potensi support 25709-25846 menahan penurunan. buy tetap dominan, dan lebih kuat jika berhasil tembus resistance 26088 dalam waktu dekat
Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 26080 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25200-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25750 - 25770 Target : 1) 25870 2) 25970 SL : 25650 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26080 Alternatif buy : 25200-25400 Switch to SELL jika tembus 25200
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.