Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi harus waspada, karena bullish tidak sepenuhnya, melainkan mirip shooting star yang bisa terjadi penurunan sewaktu-waktu
Secara teknis, daily kemungkinan masih memiliki ruang untuk rebound, tapi kenaikan dikhawatirkan masih terbatas karena tren channel turun menandakan seller masih dominan
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 47400 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47900-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 47750 - 47770 Target : 1) 47870 2) 47970 SL : 47650
Alternatif : Follow BUY jika tembus 47900 Switch to SELL jika tembus 47400 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi candle mirip shooting star sehingga perlu waspada jika sewaktu-waktu berbalik turun
H4 saat ini mendekati area 25111. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Tapi jika gagal tembus, waspada berbalik turun!
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 24500 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25110-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 24980.00 – 25000.00 Target : 1) 25100.00 2) 25200.00 SL : 24880.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 25110 Switch to SELL jika tembus 24500 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik. Tapi candle mirip shooting star biasanya memberi indikasi kenaikan yang terbatas, jadi waspada jika terjadi pembalikan turun sewaktu-waktu!
H4 secara umum, kenaikan masih harus menghadapi rintangan di zona resistance 6900. Jika berhasil tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka cenderung turun
Indeks saham utama AS ditutup relatif mix, tapi rata-rata naik. Kenaikan Nasdaq cenderung lebih terbuka dibanding Dow Jones maupun S&P 500. Tapi secara struktural, ketiganya masih dalam kenaikan yang terbatas
Harga minyak WTI menjadi pertimbangan saat ini. Selama tidak ada kenaikan dik atas $100, maka risk asset seperti pasar saham cenderung rebound/naik. Tapi jika ada lonjakan minyak, maka saham cenderung turun. Juga perhatikan perkembangan geopolitik:
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data CPI AS
a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Note: pasar butuh inflasi lebih rendah untuk tetap membuka peluang Fed memangkas suku bunga
Bearish lebih kuat jika tembus 6700 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6850-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6760.00 – 6780.00 Target : 1) 6810.00 2) 6840.00 SL : 6730.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6850 Switch to SELL jika tembus 6700 Fokus CPI dan harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
H4 menunjukkan bullish masih harus berhadapan dengan resistance 55400. Jika tembus, maka lanjut naik. Jika gagal tembus, maka waspada pembalikan turun
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang -> fundamental utama pendukung bullish medium term
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini masih mendominasi, meski sedikit mereda pasca pernyataan Trump
Cermati harga minyak WTI! Jika harga kembali melonjak di atas $100, maka saham global cenderung berbalik turun! Jika harga tetap di bawah $90, maka saham global cenderung recover dari tekanan sebelummya, tapi situasi geopolitik belum sepenuhnya selesai!
Bullish lebih dominan jika tembus 55400-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 54000-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 54380 - 54400 Target : 1) 54500 2) 54600 SL : 54280
Alternatif : Follow BUY jika tembus 55400 Switch to SELL jika tembus 54000 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, daily resistance ada di kisaran 26128-26329. Jika kenaikan berhasil tembus zona tersebut, maka bullish cenderung lebih kuat. Tapi selama belum tembus, maka perlu waspadai kemungkinan berbalik turun
H4 diharapkan tetap bertahan di atas 25600-25800. Jika sesuai ekspektasi, maka demand cenderung lebih kuat mendorong kenaikan. Sebaliknya, jika tembus di bawah 25600, potensi penurunan berlanjut di bawah 25400.
Pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan
Bullish lebih kuat jika tembus 26150 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25600-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25900 - 25920 Target : 1) 26020 2) 26120 SL : 25800 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26150 Switch to SELL jika tembus 25600
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.