Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Secara teknis, daily support 46330 ditembus sehingga peluang penurunan kembali mendominasi. Zona berikutnya support di 45300 berpotensi terancam jika tekanan berlanjut di bawah 45620
Di H4, area 45770 sedang diuji. Jika ditembus, maka tekanan turun berlanjut. Jika tidak tembus, maka ada peluang untuk rebound
Pasar saham AS turun seiring penurunan pasar global 2-3%, termasuk Nasdaq. Bahkan S&P 500 catat penurunan terburuk dalam 4 minggu terakhir sejak periode 18 April. Penurunan Jumat juga menjadi penurunan terburuk dalam sebulan terakhir bagi S&P 500
Situasi geopolitik semakin tidak menentu setelah Trump beri ultimatum bagi Iran selama 48 jam (ancaman dirilis akhir pekan) untuk segera buka Selat Hormuz atau hadapi konsekuensi serangan ke pembangkit listrik Iran. Tapi situasi semakin sulit karena Iran pun bereaksi dengan memberi ancaman sebaliknya, akan menyerang fasilitas listrik AS jika AS lakukan serangan tersebut -> risiko geopolitik = negatif untuk saham
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> switch to BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> pertahankan SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 45700 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 46100-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 45900 - 45920 Target : 1) 45800 2) 45700 SL : 46020
Alternatif : Follow SELL jika tembus 45700 Switch to BUY jika tembus 46100 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Zona support daily 23900 sedang diuji. Jika tembus, maka tekanan turun berlanjut. Jika tidak tembus, maka ada peluang untuk rebound
Di H4, zona resistance 24090-24214 diperkirakan masih akan menjadi area supply (resistance) yang relatif kuat sehingga seller berpotensi mendominasi kembali di zona tersebut.
Pasar saham AS turun seiring penurunan pasar global 2-3%, termasuk Nasdaq. Bahkan S&P 500 catat penurunan terburuk dalam 4 minggu terakhir sejak periode 18 April. Penurunan Jumat juga menjadi penurunan terburuk dalam sebulan terakhir bagi S&P 500
Situasi geopolitik semakin tidak menentu setelah Trump beri ultimatum bagi Iran selama 48 jam (ancaman dirilis akhir pekan) untuk segera buka Selat Hormuz atau hadapi konsekuensi serangan ke pembangkit listrik Iran. Tapi situasi semakin sulit karena Iran pun bereaksi dengan memberi ancaman sebaliknya, akan menyerang fasilitas listrik AS jika AS lakukan serangan tersebut -> risiko geopolitik = negatif untuk saham
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> switch to BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> pertahankan SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 23900 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 24200> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 24000.00 – 24020.00 Target : 1) 23900.00 2) 23800.00 SL : 24120.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 23900 Switch to BUY jika tembus 24200 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Support area 6540 sedang diuji. Jika ditembus, maka peluang penurunan cenderung berlanjut. Jika tidak tembus, ada harapan untuk rebound
Pasar saham AS turun seiring penurunan pasar global 2-3%, termasuk Nasdaq. Bahkan S&P 500 catat penurunan terburuk dalam 4 minggu terakhir sejak periode 18 April. Penurunan Jumat juga menjadi penurunan terburuk dalam sebulan terakhir bagi S&P 500
Situasi geopolitik semakin tidak menentu setelah Trump beri ultimatum bagi Iran selama 48 jam (ancaman dirilis akhir pekan) untuk segera buka Selat Hormuz atau hadapi konsekuensi serangan ke pembangkit listrik Iran. Tapi situasi semakin sulit karena Iran pun bereaksi dengan memberi ancaman sebaliknya, akan menyerang fasilitas listrik AS jika AS lakukan serangan tersebut -> risiko geopolitik = negatif untuk saham
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> switch to BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> pertahankan SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6520 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6650-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6550.00 – 6570.00 Target : 1) 6520.00 2) 6490.00 SL : 6600.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6520 Switch to BUY jika tembus 6650 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pagi ini dibuka gap down karena Wall Street kembali tertekan oleh situasi geopolitik
Support 51085 di daily chart ditembus sehingga peluang bearish diperkirakan masih tetap dominan
Zona resistance H4 saat ini di kisaran 51085. Selama harga tetap di bawah 51000-51085, maka tren cenderung turun
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini saham sensitif pada kenaikan harga minyak karena risiko geopolitik
Bullish lebih dominan jika tembus 51000-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 50450-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 50700 - 50720 Target : 1) 50600 2) 50500 SL : 50820
Alternatif : Follow SELL jika tembus 50450 Switch to BUY jika tembus 51000 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap down, dan langsung sentuh support 24700. Secara teori, ada peluang rebound karena sentuh support. Tapi kenaikan mungkin terbatas mengingat situasi geopolitik masih menekan pasar ekuitas global
Dari sisi geopolitik, ketidakpastian geopolitik masih membebani risk asset seperti pasar saham. Tapi secara umum, pengaruh ke China relatif kecil karena China cukup dekat dengan Iran sehingga pasokan minyak tidak terganggu
Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 24800 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24500-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24700 - 24720 Target : 1) 24820 2) 24920 SL : 24600
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24800 Switch to SELL jika tembus 24500
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.