Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, H4 berpeluang membentuk double bottom setelah penurunan tadi malam tertahan di area 57, tapi neckline cukup jauh di 60.50 untuk konfirmasi -> butuh pemicu untuk naik bertahap dan tembus neckline
Faktor penggerak (belum banyak berubah): Positif : a. sanksi minyak Rusia dan Iran masih berjalan b. rencana serangan ke Venezuela (jika terwujud) bisa mengganggu pasokan c. seasonal trade (akhir tahun/Desember-Februari) biasanya naik d. OPEC+ tunda sementara kenaikan produksi di Q1-2026 Negatif : a. Rusia-AS bahas rencana perdamaian Rusia-Ukraina, skema perdamaian akan menghapus sanksi minyak Rusia b. ketidakpastian ekonomi global dikhawatirkan bebani pertumbuhan permintaan c. kekhawatiran oversupply
Stok minyak mentah mengalami penurunan sebesar -1,812 juta dibandingkan dengan perkiraan -2,310 juta -> positif untuk minyak
Impor minyak mentah berbalik dari penurunan menjadi kenaikan, utilisasi kilang meningkat sedikit, dan persediaan di Cushing naik secara moderat — semua hal ini memperkuat tema bahwa pasokan meningkat lebih cepat daripada permintaan minggu ini -> negatif untuk minyak
Seasonal trade lebih didukung, memasuki musim liburan dengan perjalanan wisata diperkirakan bisa menunjukkan kenaikan permintaan/konsumsi bahan bakar -> positif untuk minyak
Kebijakan FED kemungkinan tidak secara langsung berpengaruh pada pasar minyak. Tapi jika sikap dovish Fed bisa memulihkan ekonomi AS dan berdampak positif pada global, maka minyak berpeluang rebound/naik
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik-> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 58.20 - 58.40 Target : 1) 59.40 2) 60.40 SL : 57.20 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 59.20 Switch to SELL jika tembus 57.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, H4 menunjukkan pola rising wedge selesai mencapai targetnya, dan berbalik naik setelah FOMC
Resistance 48177 sebagai resistance penting. Jika ditembus, maka kenaikan lebih kuat. koreksi turun diperkirakan terbatas
Kesimpulan dari FOMC a. Dot plot sama dengan September hanya 1x pemangkasan untuk 2026 -> hawkish b. GDP diperkirakan tumbuh di 2026, sedangkan inflasi diperkirakan turun -> solid growth = positive untuk ekonomi c. Powell bersikap hati-hati, tapi mengakui risiko penurunan pasar tenaga kerja meski inflasi tinggi -> less hawkish, bisa juga dianggap cenderung dovish d. Fed umumkan pembelian Treasury $40 miliar untuk mendukung pemangkasan suku bunga -> dovish, positif untuk ekuitas e. Fed menunggu data lebih lanjut sebelum memutuskan kebijakan selanjutnya -> terbuka untuk kembali pangkas f. Tidak ada rencana menaikkan suku bunga meskipun semua setuju inflasi masih tinggi -> dovish
Fokus data initial jobless claims a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL Note : pasar masih merespon data "lemah" sebagai sinyal "positif" untuk penurunan suku bunga
Bearish lebih dominan jika tembus 47600 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 48170 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 47980 - 48000 Target : 1) 48100 2) 48200 SL : 47880 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 48170 Switch to SELL jika tembus 47600
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, bullish lebih kuat jika mampu tembus resistance 25900.
Pola V-bottom di H4 mengindikasikan dukungan kenaikan masih bisa berlanjut karena sejak 26 Nov 2025 sudah tembus neckline 25300 -> bullish tetap dominan selama support 25300 tidak ditembus, sehingga penurunan kemungkinan koreksi terbatas
Kesimpulan dari FOMC a. Dot plot sama dengan September hanya 1x pemangkasan untuk 2026 -> hawkish b. GDP diperkirakan tumbuh di 2026, sedangkan inflasi diperkirakan turun -> solid growth = positive untuk ekonomi c. Powell bersikap hati-hati, tapi mengakui risiko penurunan pasar tenaga kerja meski inflasi tinggi -> less hawkish, bisa juga dianggap cenderung dovish d. Fed umumkan pembelian Treasury $40 miliar untuk mendukung pemangkasan suku bunga -> dovish, positif untuk ekuitas e. Fed menunggu data lebih lanjut sebelum memutuskan kebijakan selanjutnya -> terbuka untuk kembali pangkas f. Tidak ada rencana menaikkan suku bunga meskipun semua setuju inflasi masih tinggi -> dovish
Fokus data initial jobless claims a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL Note : pasar masih merespon data "lemah" sebagai sinyal "positif" untuk penurunan suku bunga
Bearish lebih dominan jika tembus 25400 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 25800 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 25620.00 - 25640.00 Target : 1) 25740.00 2) 25840.00 SL : 25520.00 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25800 Switch to SELL jika tembus 25400
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, bullish dominan sejak pola V-bottom yang terdeteksi di H4 berhasil tembus neckline 67800, dan akan jauh lebih kuat jika mampu tembus resistance 6957 -> bullish tetap dominan selama support 67800 tidak ditembus, sehingga penurunan diperkirakan terbatas
Kesimpulan dari FOMC a. Dot plot sama dengan September hanya 1x pemangkasan untuk 2026 -> hawkish b. GDP diperkirakan tumbuh di 2026, sedangkan inflasi diperkirakan turun -> solid growth = positive untuk ekonomi c. Powell bersikap hati-hati, tapi mengakui risiko penurunan pasar tenaga kerja meski inflasi tinggi -> less hawkish, bisa juga dianggap cenderung dovish d. Fed umumkan pembelian Treasury $40 miliar untuk mendukung pemangkasan suku bunga -> dovish, positif untuk ekuitas e. Fed menunggu data lebih lanjut sebelum memutuskan kebijakan selanjutnya -> terbuka untuk kembali pangkas f. Tidak ada rencana menaikkan suku bunga meskipun semua setuju inflasi masih tinggi -> dovish
Fokus data initial jobless claims a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL Note : pasar masih merespon data "lemah" sebagai sinyal "positif" untuk penurunan suku bunga
Bearish lebih dominan jika tembus 6800 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 6900 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6840.00 – 6860.00 Target : 1) 6890.00 2) 6920.00 SL : 6810.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6900 Switch to SELL jika tembus 6800
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Saham-saham utama AS ditutup naik pasca pengumuman Fed yang dianggap pasar tidak terlalu hawkish, Nikkei biasanya mirip dengan Nasdaq, berpeluang kembali naik
Secara teknis, H4 cenderung terbuka untuk membentuk pola bullish rectangle di dalam area yang juga dicurigai berpeluang membentuk rising wedge. Bullish akan dominan jika tembus 51150, tapi bearish akan lebih dominan jika tembus 50130
Ancaman penurunan masih membayangi domestik : a. ketegangan Jepang-China -> status belum jelas b. rumor bahwa BOJ masih pertimbangkan untuk kenaikan suku bunga (Desember) *Â Untuk saat ini, peluang pelonggaran fiskal pemerintah menjadi faktor positif untuk Nikkei, tapi di sisi lain peluang kenaikan suku bunga BOJ juga menjadi faktor yang membayangi tekanan turun
Bullish lebih dominan jika tembus 509000-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 50200-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 50480 - 50500 Target : 1) 50600 2) 50700 SL : 50380 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 50900 Switch to SELL jika tembus 50200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, H4 terbuka peluang untuk membentuk double bottom dengan neckline di 26270. Pola ini bisa berhasil jiak tembus neckline, tapi bisa gagal jika tembus support 25100
Tekanan turun diperkirakan masih membayangi yang disebabkan beberapa faktor: a. kekhawatiran ketegangan China-Jepang b. ketidakpastian tentang stimulus yang dijanjikan pemerintah China c. ketidakpastian stimulus moneter PBOC
Wall Street naik setelah pengumuman FED, sehingga kemungkinan Asia juga ikut terkena dampak kenaikan
Bullish lebih kuat jika tembus 25800-> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 25300 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25600 - 25620 Target : 1) 25720 2) 25820 SL : 25500 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25800 Switch to SELL jika tembus 25300
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.