Optimisme tumbuh setelah tercapainya redanya ketegangan perang dagang, mendorong harga minyak, tapi ancaman ketidakpastian kembali muncul setelah kabar menyebut Trump berpeluang memundurkan deadline tarif
Tapi harga minyak terdorong lebih kuat dari kondisi geopolitik yang menyebutkan bahwa Kedubes AS di Irak berupaya siapkan evakuasi karena ancaman serangan fasilitas AS di Irak oleh Iran -> positif untuk minyak
Secara teknis, kenaikan tembus area 66 meski sebelumnya sempat turun, dan pola bullish megaphone di H4 berlanjut karena penurunan tidak lanjut di bawah support 64, target potensial 70.70 -> bullish untuk minyak
Belum ada perubahan signifikan dari sisi fundamental, tekanan utama masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Suggest : BUY on Dip Area : 67.20 – 67.40 Target : 1) 68.40 2) 69.40 SL : 66.20 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.00 Switch to SELL jika tembus 66.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup doji mirip hanging man, secara teori peluang turun, dan masih didukung bearish divergence -> negatif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup turun setelah Trump dikabarkan kemungkinan memundurkan deadline tarif (semakin lama dimundurkan, semakin panjang ketidakpastian ekonomi) -> negatif untuk Saham secara umum
Trump dan Xi Jinping sama-sama setuju untuk melonggarkan aturan ekspor, tapi China memutuskan hanya akan memberi akses ekspor rare earth mineral 6 bulan, memicu spekulasi kesepakatan tidak semulus yang diperkirakan -> negatif untuk saham
Penurunan juga disebabkan faktor geopolitik, kedubes AS di Irak siapkan evakuasi warga karena ancaman serangan fasilitas AS di Irak oleh Iran -> kemungkinan dampaknya hanya jangka pendek
Fokus minggu ini : Tarif dan data Inflasi AS
Fokus PPI AS a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, harga mulai berada di bawah trendline H4 sehingga bullish diperkirakan mulai terbatas, dan cenderung turun -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 42950 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 42750 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 42800 - 42820 Target : 1) 42700 2) 42600 SL : 42920 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42750 Switch to BUY jika tembus 42950
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup doji mirip hanging man, secara teori peluang turun, dan masih didukung bearish divergence -> negatif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup turun setelah Trump dikabarkan kemungkinan memundurkan deadline tarif (semakin lama dimundurkan, semakin panjang ketidakpastian ekonomi) -> negatif untuk Saham secara umum
Trump dan Xi Jinping sama-sama setuju untuk melonggarkan aturan ekspor, tapi China memutuskan hanya akan memberi akses ekspor rare earth mineral 6 bulan, memicu spekulasi kesepakatan tidak semulus yang diperkirakan -> negatif untuk saham
Penurunan juga disebabkan faktor geopolitik, kedubes AS di Irak siapkan evakuasi warga karena ancaman serangan fasilitas AS di Irak oleh Iran -> kemungkinan dampaknya hanya jangka pendek
Fokus minggu ini : Tarif dan data Inflasi AS
Fokus PPI AS a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, harga mulai berada di bawah trendline H4 sehingga bullish diperkirakan mulai terbatas, dan cenderung turun -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 22000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21800 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on rally Area : 21850.00 – 21870.00 Target : 1) 21750.00 2) 21650.00 SL : 21970.00 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21800 Switch to BUY jika tembus 22000
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup doji mirip hanging man, secara teori peluang turun, dan masih didukung bearish divergence -> negatif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup turun setelah Trump dikabarkan kemungkinan memundurkan deadline tarif (semakin lama dimundurkan, semakin panjang ketidakpastian ekonomi) -> negatif untuk Saham secara umum
Trump dan Xi Jinping sama-sama setuju untuk melonggarkan aturan ekspor, tapi China memutuskan hanya akan memberi akses ekspor rare earth mineral 6 bulan, memicu spekulasi kesepakatan tidak semulus yang diperkirakan -> negatif untuk saham
Penurunan juga disebabkan faktor geopolitik, kedubes AS di Irak siapkan evakuasi warga karena ancaman serangan fasilitas AS di Irak oleh Iran -> kemungkinan dampaknya hanya jangka pendek
Fokus minggu ini : Tarif dan data Inflasi AS
Fokus PPI AS a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, harga mulai berada di bawah trendline H4 sehingga bullish diperkirakan mulai terbatas, dan cenderung turun -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6080 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6000 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 6020.00 – 6040.00 Target : 1) 5990.00 2) 5960.00 SL : 6070.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6000 Switch to BUY jika tembus 6080
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori ada peluang turun-> negatif untuk Nikkei
Saham AS rata-rata ditutup flat cenderung turun karena kabar menyebut Trump ada kemungkinan memundurkan deadline tarif -> semakin ditunda, semakin lama ketidakpastian = negatif untuk saham
Secara umum, Trump dan Xi Jinping menyetujui masing-masing melonggarkan ekspor (rare earth mineral ke AS, chip ke China), tapi China hanya membatasi sampai 6 bulan sehingga menimbulkan keraguan investor tentang kesepakatan yang dicapai -> negatif untuk saham
Ketegangan geopolitik juga memicu kecemasan di risk asset, tapi kemungkinan dampaknya relatif terbatas
Secara teknis, ada peluang double top pada grafik H4 didukung dengan bearish divergence, dan pagi ini dibuka gap down -> negatif untuk NIKKEI
Bullish lebih kuat jika tembus 38500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 38200-> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 38250 - 38270 Target : 1) 38150 2) 38050 SL : 38370 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38200 Switch to BUY jika tembus 38500
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
* Secara umum, Trump dan Xi Jinping menyetujui masing-masing melonggarkan ekspor (rare earth mineral ke AS, chip ke China), tapi China hanya membatasi sampai 6 bulan sehingga menimbulkan keraguan investor tentang kesepakatan yang dicapai -> negatif untuk saham
Secara teknis, kenaikan berpeluang tetap dominan selama harga bertahan di atas 23880 -> switch to SELL hanya jika berbalik turun dan tembus di bawah 23880
Bullish lebih kuat jika tembus 24330 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 23800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23900 - 23920 Target : 1) 24020 2) 24120 SL : 23800 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24330 Switch to SELL jika tembus 23800
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.