Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, double bottom daily valid sejak resistance neckline 59.45 ditembus. Secara teori kenaikan berlanjut, target optimal 62.90. Namun akan gagal jika harga kembali ditutup di bawah 58.40
Risiko geopolitik masih membayangi pasar. AS pertimbangkan serangkaian langkah untuk menekan Tehran. Sanksi ekonomi terkait tarif 25% untuk semua yang bekerja sama dengan Iran. Sedangkan militer diperkirakan menunggu waktu (tentatif, sewaktu-waktu bisa terjadi, terutama jika jumlah pendemo yang tewas semakin bertambah)
Risiko geopolitik juga datang dari Greenland, di mana NATO kirim pasukan ke Lautan Arctic untuk menentang penguasaan AS atas Greenland
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 58.90 - 59.10 Target : 1) 60.10 2) 61.10 SL : 57.90
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 60.30 - Switch to SELL jika tembus 57.60
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori peluang naik masih dominan, tapi hanging man mengindikasikan potensi kenaikan yang mulai terbatas
Secara teknis, kenaikan berlanjut jika berhasil tembus high sehari sebelumnya 49850 sehingga candle hanging man tidak bisa dianggap gagal memberi dampak tekanan lebih lanjut. Sebaliknya jika turun di bawah low 49208, maka harga cenderung turun
Pasar masih terlihat belum terlalu bereaksi keras pada geopolitik, tapi perlu tetap waspada!
a. Jika geopolitik terus meningkat, maka saham cenderung turun -> switch to sell
b. Jika geopolitik mereda, maka saham kembali naik -> pertahankan BUY
Di sisi lain, pasar sempat bereaksi negatif saat Powell memberi kesaksian bahwa dirinya mendapat panggilan dari pengadilan, dan didakwa melakukan tindakan kriminal (penipuan) terkait renovasi gedung Federal Reserve -> upaya singkirkan Powell secara politis oleh pemerintahan Trump disambut negatif oleh pasar karena meningkatkan kekhawatiran independensi bank sentral
Pasar kemungkinan menunggu lebih dulu data CPI nanti malam. Inflasi yang lebih rendah akan membuka harapan kembali terhadap penurunan suku bunga 2026. Inflasi yang terlalu tinggi akan mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga
a. Act > Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan buy
Komposisi yang dipertimbangkan :
a. CPI tinggi + geopolitik panas = "sangat bearish" untuk saham
b. CPI tinggi + geopolitik reda = bearish (moderat) untuk saham
c. CPI rendah + geopolitik panas = bullish untuk saham
d. CPI rendah + geopolitik reda = "sangat bullish" untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 49870 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 49400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 49540 - 49560 Target : 1) 49660 2) 49760 SL : 49440
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 49870 - Switch to SELL jika tembus 49400 - Ada potensi bullish rectangle - Fokus CPI + Geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori peluang naik masih dominan, tapi hanging man mengindikasikan potensi kenaikan yang mulai terbatas
Secara teknis, kenaikan berlanjut jika berhasil tembus high sehari sebelumnya 26018 sehingga candle hanging man tidak bisa dianggap gagal memberi dampak tekanan lebih lanjut. Sebaliknya jika turun di bawah low 25633, maka harga cenderung turun
Pasar masih terlihat belum terlalu bereaksi keras pada geopolitik, tapi perlu tetap waspada!
a. Jika geopolitik terus meningkat, maka saham cenderung turun -> switch to sell
b. Jika geopolitik mereda, maka saham kembali naik -> pertahankan BUY
Di sisi lain, pasar sempat bereaksi negatif saat Powell memberi kesaksian bahwa dirinya mendapat panggilan dari pengadilan, dan didakwa melakukan tindakan kriminal (penipuan) terkait renovasi gedung Federal Reserve -> upaya singkirkan Powell secara politis oleh pemerintahan Trump disambut negatif oleh pasar karena meningkatkan kekhawatiran independensi bank sentral
Pasar kemungkinan menunggu lebih dulu data CPI nanti malam. Inflasi yang lebih rendah akan membuka harapan kembali terhadap penurunan suku bunga 2026. Inflasi yang terlalu tinggi akan mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga
a. Act > Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan buy
Komposisi yang dipertimbangkan :
a. CPI tinggi + geopolitik panas = "sangat bearish" untuk saham
b. CPI tinggi + geopolitik reda = bearish (moderat) untuk saham
c. CPI rendah + geopolitik panas = bullish untuk saham
d. CPI rendah + geopolitik reda = "sangat bullish" untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25960 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25720.00 – 25740.00 Target : 1) 25840.00 2) 25940.00 SL : 25620.00
Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25960 - Switch to SELL jika tembus 25600 - Fokus CPI + Geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori peluang naik masih dominan, tapi hanging man mengindikasikan potensi kenaikan yang mulai terbatas
Secara teknis, kenaikan berlanjut jika berhasil tembus high sehari sebelumnya 7024 sehingga candle hanging man tidak bisa dianggap gagal memberi dampak tekanan lebih lanjut. Sebaliknya jika turun di bawah low 6949, maka harga cenderung turun
Pasar masih terlihat belum terlalu bereaksi keras pada geopolitik, tapi perlu tetap waspada!
a. Jika geopolitik terus meningkat, maka saham cenderung turun -> switch to sell
b. Jika geopolitik mereda, maka saham kembali naik -> pertahankan BUY
Di sisi lain, pasar sempat bereaksi negatif saat Powell memberi kesaksian bahwa dirinya mendapat panggilan dari pengadilan, dan didakwa melakukan tindakan kriminal (penipuan) terkait renovasi gedung Federal Reserve -> upaya singkirkan Powell secara politis oleh pemerintahan Trump disambut negatif oleh pasar karena meningkatkan kekhawatiran independensi bank sentral
Pasar kemungkinan menunggu lebih dulu data CPI nanti malam. Inflasi yang lebih rendah akan membuka harapan kembali terhadap penurunan suku bunga 2026. Inflasi yang terlalu tinggi akan mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga
a. Act > Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan buy
Komposisi yang dipertimbangkan :
a. CPI tinggi + geopolitik panas = "sangat bearish" untuk saham
b. CPI tinggi + geopolitik reda = bearish (moderat) untuk saham
c. CPI rendah + geopolitik panas = bullish untuk saham
d. CPI rendah + geopolitik reda = "sangat bullish" untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 7030 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6960.00 – 6980.00 Target : 1) 7010.00 2) 7040.00 SL : 6930.00
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 7030 - Switch to SELL jika tembus 6900 - Fokus CPI + Geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis, tren naik masih dominan. Tapi waspadai koreksi turun yang mungkin terjadi karena rally Jumat yang impresif belum diimbangi profit taking ataupun koreksi. Namun, penurunan diharapkan terbatas
Pasar ASIA belum terlihat merespon terkait situasi geopolitik global yang ada, tapi tetap waspada!
a. Jika eskalasi semakin meningkat, maka saham berpeluang tertekan turun -> switch to sell jika geopolitik semakin panas
b. Jika geopolitik reda, maka saham cenderung lanjutkan kenaikan -> pertahankan buy jika geopolitik reda
Di sisi domestik, Nikkei terdorong oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi dan upah yang didorong oleh stimulus fiskal longgar yang dikampanyekan PM Takaichi, meskipun di sisi lain BOJ tetap di jalur kenaikan suku bunga
Bullish lebih dominan jika tembus 54250-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53350-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 53480 – 53500 Target : 1) 53600 2) 53700 SL : 53380
Alternatif : - Follow Buy jika tembus 54250 - Switch to SELL jika tembus 53350 - Area alternatif buy : 52180-2695 – Waspada eskalasi geopolitik yang bisa berdampak negatif pada saham jika terus memanas
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Hari ini dibuka gap up meskipun pasar ekuitas global masih dibayangi risiko geopolitik
Efek domestik kemungkinan lebih kuat saat ini, ekspektasi kebijakan fiskal dan moneter yang longgar mendorong optimisme pasar ekuitas China dan Hongkong -> bullish untuk saham
Risiko geopolitik juga perlu diwaspadai karena masih membayangi ketidakpastian pasar global
Bullish lebih kuat jika tembus 27120 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26660-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26880 - 26900 Target : 1) 27000 2) 27100 SL : 26780
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 27120 - Switch to SELL jika tembus 26660
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.