Candle ditutup bearish dengan real body panjang, dan 2 candle terakhir membentuk pola bearish engulfing, secara teori cenderung turun
Secara teknis, inverted head & shoulders di H4 kembali terancam gagal setelah kenaikan dari pola bullish flag sebelumnya gagal berlanjut. Saat ini kedua pola masih bisa terjadi asalkan tidak ada penurunan lebih lanjut di bawah 58.00
Laporan inventory swasta menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah yang lebih rendah dari perkiraan sehingga harga minyak turun
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan b. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Potensi bullish untuk beberapa bulan ke depan didukung oleh : a. OPEC+ berencana hentikan kenaikan produksi untuk Q1 2026 b. ekspektasi tingkat permintaan selama musim liburan meningkat
Pasar masih harus menunggu proyeksi produksi minyak tahun 2026 di pertemuan OPEC+ 30 Nov 2025 sehingga kemungkinan cenderung bergerak di area yang sama beberapa pekan ke depan -> estimasi range terendah 58, tertinggi 64
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Suggest : SELL on Rally Area : 59.00 - 59.30 Target : 1) 58.00 2) 57.00 SL : 60.30
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 57.90 Switch to SELL jika tembus 61.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Di H4 bullish flag berlanjut, dan target utama berada cukup jauh di 49840, koreksi diperkirakan terbatas, dan zona support ideal di 47550 sebagai potensi koreksi terjauh, lalu demand diharapkan muncul untuk mendorong kenaikan kembali
Ekspektasi berakhirnya shutdown masih mendominasi, voting DPR sedang berlangsung
Rotasi terus berlanjut di mana 5 saham dari "Magnificent 7" mengalami penurunan, sedangkan Dow Jones tetap naik, demikian juga S&P 500
Penurunan di sektor teknologi dipimpin oleh Meta tapi kemudian Nvidia justru tetap naik sehingga meskipun teknologi ditutup lebih rendah, tapi penurunan diperkirakan masih terbatas
Fokus voting DPR : a. Jika RUU pendanaan sementara disetujui, maka pasar akan menanggapi sebagai kabar positif -> positif untuk saham b. Jika RUU gagal disetujui, maka pasar akan kembali terbebani -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 48400 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 48120 - 48140 Target : 1) 48240 2) 48340 SL : 48020
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 48400 Switch to SELL jika tembus 47900 Ideal buy zone : 47586-47927
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup spinning tops, secara teori kenaikan dan penurunan berimbang
Di H4 kenaikan tertahan, tapi penurunan juga masih kategori normal karena pullback tertahan di zona support yang sebelumnya merupakan resistance yang ditembus -> ekspektasi penurunan terbatas
Ekspektasi berakhirnya shutdown masih mendominasi, voting DPR sedang berlangsung
Rotasi terus berlanjut di mana 5 saham dari "Magnificent 7" mengalami penurunan, sedangkan Dow Jones tetap naik, demikian juga S&P 500
Penurunan di sektor teknologi dipimpin oleh Meta tapi kemudian Nvidia justru tetap naik sehingga meskipun teknologi ditutup lebih rendah, tapi penurunan diperkirakan masih terbatas
Fokus voting DPR : a. Jika RUU pendanaan sementara disetujui, maka pasar akan menanggapi sebagai kabar positif -> positif untuk saham b. Jika RUU gagal disetujui, maka pasar akan kembali terbebani -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25650 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25520.00 - 25540.00 Target : 1) 25640.00 2) 25740.00 SL : 25420.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25650 Switch to SELL jika tembus 25250
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup doji, secara teori cenderung turun
Di H4 kenaikan tertahan dan terkoreksi turun, tapi penurunan masih tertahan di zona-zona support yang ditandai sehingga dianggap pullback normal -> ekspektasi penurunan terbatas
Ekspektasi berakhirnya shutdown masih mendominasi, voting DPR sedang berlangsung
Rotasi terus berlanjut di mana 5 saham dari "Magnificent 7" mengalami penurunan, sedangkan Dow Jones tetap naik, demikian juga S&P 500
Penurunan di sektor teknologi dipimpin oleh Meta tapi kemudian Nvidia justru tetap naik sehingga meskipun teknologi ditutup lebih rendah, tapi penurunan diperkirakan masih terbatas
Fokus voting DPR : a. Jika RUU pendanaan sementara disetujui, maka pasar akan menanggapi sebagai kabar positif -> positif untuk saham b. Jika RUU gagal disetujui, maka pasar akan kembali terbebani -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6880 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6780 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6820.00 – 6840.00 Target : 1) 6870.00 2) 6900.00 SL : 6790.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6880 Switch to SELL jika tembus 6780
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup hanging man untuk kedua kalinya secara berturut-turut, secara teori peluang turun
Skema yang sama, penurunan berpotensi berlanjut jika tembus 50500, tapi berpotensi gagal jika rebound kembali tembus 51250
Di sisi lain, ada area support kisaran 49800-49900 yang diperkirakan sebagai support kuat, sehingga meski turun di bawah 50500, maka area terjauh penurunan diperkirakan tertahan di area support 49800-49900, dan buy bisa kembali dipertimbangkan di zona ini
Tapi Nikkei masih positif secara keseluruhan karena ekspektasi kebijakan fiskal longgar dari pemerintahan Takaichi, penurunan diperkirakan terbatas
Bearish lebih dominan jika tembus 50500-> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 51250-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 51000 -51020 Target : 1) 51120 2) 51220 SL : 50900
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 51250 Switch to SELL jika tembus 50500 Alternative buy di area support 49900 (jika koreksi berlanjut lebih rendah)
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik,
Pagi ini dibuka gap down sehingga ada kecenderungan swing low kemungkinan terjadi lebih dulu menguji zona support sebelumnya
Pasar masih akan menunggu data industrial production China di hari Jumat untuk mendapat gambaran apakah ekonomi perlu didukung stimulus segera
Pasar juga masih menunggu kejelasan rencana stimulus ekonomi China
Cermati perkembangan voting DPR AS pagi ini, jika disetujui, maka Wall Street lanjut naik dan saham Asia seperti Hang Seng juga ikut naik. Sebaliknya, jika gagal disetujui, maka Wall Street turun, dan Hang Seng berpeluang turun
Bullish lebih kuat jika tembus 26900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26400> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26620 - 26640 Target : 1) 26740 2) 26840 SL : 26520
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26900 Switch to SELL jika tembus 26400
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.