Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, double bottom daily valid sejak resistance neckline 59.45 ditembus. Secara teori kenaikan berlanjut, target optimal 62.90-> kenaikan berlanjut
Risiko geopolitik masih membayangi pasar. Trump batalkan pertemuan dengan pejabat Iran dan memprovokasi para pendemo untuk terus menekan pemerintah Iran, dan menyebut "Bantuan Sedang Dalam Perjalanan" -> indikasi rencana serangan AS ke Iran tinggal tunggu waktu
Risiko geopolitik juga datang dari Greenland, di mana NATO kirim pasukan ke Lautan Arctic untuk menentang penguasaan AS atas Greenland
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 60.20 - 60.40 Target : 1) 61.40 2) 62.40 SL : 59.20
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 61.50 - Switch to SELL jika tembus 58.70
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, daily dicurigai membentuk ascending broadening wedge, biasanya tanda-tanda kenaikan sudah jenuh (overbought), lalu diikuti penurunan bertahap. Di sisi lain, H4 mengindikasikan pola bullish rectangle yang cenderung dominan bullish jika mampu tembus resistance 49840. Tapi pola ini bisa gagal jika turun di bawah support 49080-> switch to sell jika tembus support
Data CPI menunjukkan inflasi yang lebih lunak, tidak seperti yang dikhawatirkan sehingga menenangkan pasar dan berharap peluang penurunan suku bunga 2026 tetap terbuka, meski tipis kemungkinan untuk Januari
Di sisi lain, ancaman tarif 25% untuk negara yang berdagang dengan Iran merupakan faktor hambatan bagi saham, memicu kekhawatiran kembalinya ketegangan dagang dengan China karena China salah satu mitra dagang Iran
Fokus data PPI dan retail sales
a. Act > Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan buy
Note : pasar butuh data yang lemah untuk memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga "bad news" is good news buat pasar
Komposisi yang dipertimbangkan :
a. PPI/retail sales tinggi + geopolitik panas = "sangat bearish" untuk saham
b. PPI/retail sales tinggi + geopolitik reda = bearish (moderat) untuk saham
c. PPI/retail sales rendah + geopolitik panas = bullish terbatas (moderat) untuk saham
d. PPI/retail sales rendah + geopolitik reda = "sangat bullish" untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 49450 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 49000 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 49180 - 49200 Target : 1) 49300 2) 49400 SL : 49080
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 49450 - Switch to SELL jika tembus 49000 - Fokus retail sales + Geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori peluang naik masih dominan, tapi hanging man mengindikasikan potensi kenaikan yang mulai terbatas dan terancam koreksi turun
Secara teknis, H4 menunjukkan penurunan tertahan di atas trendline sehingga peluang naik masih terbuka, dan akan lebih kuat jika mampu tembus 26050. Sebaliknya, waspada jika berbalik turun dan tembus support 25700. Namun, pemicu penurunan diperkirakan jika tembus 25600 (di bawah zona orange)-> switch to sell jika tembus support
Data CPI menunjukkan inflasi yang lebih lunak, tidak seperti yang dikhawatirkan sehingga menenangkan pasar dan berharap peluang penurunan suku bunga 2026 tetap terbuka, meski tipis kemungkinan untuk Januari
Di sisi lain, ancaman tarif 25% untuk negara yang berdagang dengan Iran merupakan faktor hambatan bagi saham, memicu kekhawatiran kembalinya ketegangan dagang dengan China karena China salah satu mitra dagang Iran
Fokus data PPI dan retail sales
a. Act > Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan buy
Note : pasar butuh data yang lemah untuk memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga "bad news" is good news buat pasar
Komposisi yang dipertimbangkan :
a. PPI/retail sales tinggi + geopolitik panas = "sangat bearish" untuk saham
b. PPI/retail sales tinggi + geopolitik reda = bearish (moderat) untuk saham
c. PPI/retail sales rendah + geopolitik panas = bullish terbatas (moderat) untuk saham
d. PPI/retail sales rendah + geopolitik reda = "sangat bullish" untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25940 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25840.00 – 25860.00 Target : 1) 25960.00 2) 26060.00 SL : 25740.00
Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25940 - Switch to SELL jika tembus 25600 - Fokus retail sales + Geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori peluang naik masih dominan, tapi hanging man mengindikasikan potensi kenaikan yang mulai terbatas dan terancam koreksi turun
Secara teknis, H4 dicurigai membentuk rising wedge dengan peluang kenaikan diperkirakan terhambat di zona 7030-7050, dan penurunan di bawah 6950 berpeluang mengkonfirmasi potensi koreksi turun dari rising wedge tersebut -> switch to sell jika tembus support
Data CPI menunjukkan inflasi yang lebih lunak, tidak seperti yang dikhawatirkan sehingga menenangkan pasar dan berharap peluang penurunan suku bunga 2026 tetap terbuka, meski tipis kemungkinan untuk Januari
Di sisi lain, ancaman tarif 25% untuk negara yang berdagang dengan Iran merupakan faktor hambatan bagi saham, memicu kekhawatiran kembalinya ketegangan dagang dengan China karena China salah satu mitra dagang Iran
Fokus data PPI dan retail sales
a. Act > Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan buy
Note : pasar butuh data yang lemah untuk memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga "bad news" is good news buat pasar
Komposisi yang dipertimbangkan :
a. PPI/retail sales tinggi + geopolitik panas = "sangat bearish" untuk saham
b. PPI/retail sales tinggi + geopolitik reda = bearish (moderat) untuk saham
c. PPI/retail sales rendah + geopolitik panas = bullish terbatas (moderat) untuk saham
d. PPI/retail sales rendah + geopolitik reda = "sangat bullish" untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 7030 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6980.00 – 7000.00 Target : 1) 7030.00 2) 7060.00 SL : 6950.00
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 7030 - Switch to SELL jika tembus 6900 - Fokus retail sales + Geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup hanging man, secara teori peluang koreksi turun
Secara teknis, tren naik masih dominan. Tapi hanging man mengindikasikan peluang terjadinya koreksi dalam waktu dekat. Ini akan konfirm jika turun di bawah low kemarin 53505, tapi akan lanjut naik selama harga terus bertahan di atas 54215
Pasar ASIA belum terlihat merespon terkait situasi geopolitik global yang ada, tapi tetap waspada!
a. Jika eskalasi semakin meningkat, maka saham berpeluang tertekan turun -> switch to sell jika geopolitik semakin panas
b. Jika geopolitik reda, maka saham cenderung lanjutkan kenaikan -> pertahankan buy jika geopolitik reda
Nikkei terus naik terdorong oleh ekspektasi stimulus fiskal longgar yang dikampanyekan PM Takaichi, dan pemilu cepat di pertengahan Februari memperkuat spekulasi tersebut
Bullish lebih dominan jika tembus 54360-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53490-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 54150 – 54170 Target : 1) 54270 2) 54370 SL : 54050
Alternatif : - Follow Buy jika tembus 54360 - Switch to SELL jika tembus 53490 - Area alternatif buy : 53505-53825 – Waspada eskalasi geopolitik yang bisa berdampak negatif pada saham jika terus memanas
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Di sisi lain, penurunan kemarin kemungkinan hanya mencoba untuk menutupi gap yang terjadi, tapi belum sepenuhnya tertutup sehingga bullish juga perlu waspadai potensi koreksi turun ke 26627
Efek domestik kemungkinan lebih kuat saat ini, ekspektasi kebijakan fiskal dan moneter yang longgar mendorong optimisme pasar ekuitas China dan Hongkong -> bullish untuk saham
Risiko geopolitik perlu tetap diwaspadai meskipun belum terlihat efektif mempengaruhi karena masih membayangi ketidakpastian pasar global
Kekhawatiran ketegangan baru China dan AS muncul karena AS ancam kenakan tarif 25% untuk negara yang berpartner dengan Iran, dan China merupakan salah satu negara yang menjadi mitra dagang Iran -> belum terlihat dampak signifikan, tapi perlu waspada!
Bullish lebih kuat jika tembus 27020 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26560-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26880 - 26900 Target : 1) 27000 2) 27100 SL : 26780
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 27020 - Switch to SELL jika tembus 26560
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.