Potensi double bottom gagal jika 57.00 ditembus, tapi baru konfirm jika neckline 58.20 tembus
Keterangan :
Candle ditutup bearish tapi candle mirip dengan spinning tops, secara teori peluang naik dan turun cenderung imbang, tren berikutnya tergantung penutupan candle hari ini
Secara teknis, H4 berpeluang membentuk double bottom. Pola ini bisa gagal jika turun dan tembus 57.00, tapi baru konfirm jika tembus resistance neckline 58.20
Faktor penggerak (belum banyak berubah): Positif : a. sanksi minyak Rusia dan Iran masih berjalan b. rencana serangan ke Venezuela (jika terwujud) bisa mengganggu pasokan c. seasonal trade (akhir tahun/Desember-Februari) biasanya naik d. OPEC+ tunda sementara kenaikan produksi di Q1-2026 Negatif : a. Rusia-AS bahas rencana perdamaian Rusia-Ukraina, skema perdamaian akan menghapus sanksi minyak Rusia b. ketidakpastian ekonomi global dikhawatirkan bebani pertumbuhan permintaan c. kekhawatiran oversupply
Kabar positif dari Rusia-Ukraina, di mana Zelensky bersedia untuk tidak lagi mengajukan sebagai anggota NATO asalkan mendapat jaminan keamanan dari Uni Eropa dan AS. Tapi proses selanjutnya masih ditunggu kepastian -> jika deal, minyak cenderung turun -> switch to SELL
Kabar negatif dari Venezuela, AS dikabarkan sedang menyusun rencana serangan darat -> harga minyak berpotensi naik
Ada kekhawatiran juga tentang kembali panasnya Israel - Hamas -> harga minyak cenderung naik
Seasonal trade lebih didukung, memasuki musim liburan dengan perjalanan wisata diperkirakan bisa menunjukkan kenaikan permintaan/konsumsi bahan bakar -> positif untuk minyak
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik-> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 57.40 - 57.60 Target : 1) 58.60 2) 59.60 SL : 56.40 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 58.20 Switch to SELL jika tembus56.40 Potensi double bottom gagal jika 57.00 ditembus, tapi baru konfirm jika neckline 58.20 tembus
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, penurunan terlihat dalam jalur koreksi turun, dan trendline support 47860 kemungkinan swing low terjauh, sedangkan support terdekat 48180 yang diharapkan cukup efektif sebagai support area
Pasar akan mencermati data NFP dan CPI AS minggu ini yang bisa menjadi petunjuk tambahan untuk Fed sekaligus menunjang untuk rencana kebijakan moneter Fed berikutnya
Indeks saham AS ditutup lebih rendah dipicu penurunan sektor teknologi. Dow naik sementara S&P 500 dan Nasdaq turun akibat aksi ambil untung dan "Kekhawatiran margin" di perusahaan-perusahaan AI terkemuka.
Bearish lebih dominan jika tembus 25115-> pertahankan SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 25500-> switch to BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 48220 - 48240 Target : 1) 48340 2) 48440 SL : 48120 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 48600 Switch to SELL jika tembus 48000 Alternatif buy : 48030-48260
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pola V-bottom gagal karena harga turun dan tembus kembali di bawah neckline 25300 sehingga peluang koreksi turun diperkirakan masih berlanjut. Tapi secara teknis, area 24600-24972 kemungkinan bisa menjadi area demand yang cukup potensial
Pasar akan mencermati data NFP dan CPI AS minggu ini yang bisa menjadi petunjuk tambahan untuk Fed sekaligus menunjang untuk rencana kebijakan moneter Fed berikutnya
Indeks saham AS ditutup lebih rendah dipicu penurunan sektor teknologi. Dow naik sementara S&P 500 dan Nasdaq turun akibat aksi ambil untung dan "Kekhawatiran margin" di perusahaan-perusahaan AI terkemuka.
Bearish lebih dominan jika tembus 25115-> pertahankan SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 25500-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 25300.00 - 25320.00 Target : 1) 25200.00 2) 25100.00 SL : 25420.00 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 25115 Switch to BUY jika tembus 25500 atau jika penurunan sudah memasuk zona merah 24600-24972
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, bullish masih dominan selama support 6780 tidak ditembus, karena v-bottom yang sebelumnya konfirm, masih mendominasi. Tapi tren berubah turun jika area tersebut ditembus
Pasar akan mencermati data NFP dan CPI AS minggu ini yang bisa menjadi petunjuk tambahan untuk Fed sekaligus menunjang untuk rencana kebijakan moneter Fed berikutnya
Indeks saham AS ditutup lebih rendah dipicu penurunan sektor teknologi. Dow naik sementara S&P 500 dan Nasdaq turun akibat aksi ambil untung dan "Kekhawatiran margin" di perusahaan-perusahaan AI terkemuka.
Bearish lebih dominan jika tembus 6760-> pertahankan SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 6860 -> switch to BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6800.00 – 6820.00 Target : 1) 6850.00 2) 6880.00 SL : 6770.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6860 Switch to SELL jika tembus 6760
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Wall Street ditutup rata-rata turun, terutama sektor teknologi yang membebani Nasdaq -> Nikkei biasanya cenderung searah dengan NASDAQ
Secara teknis, H4 mengindikasikan support dari trend channel naik sudah ditembus sehingga cenderung memberi isyarat terjadinya perubahan trend -> peluang turun
Ancaman penurunan masih membayangi domestik : a. ketegangan Jepang-China -> status belum jelas b. rumor bahwa BOJ masih pertimbangkan untuk kenaikan suku bunga (Desember)
Penurunan juga diperkirakan disebabkan peluang kenaikan suku bunga BOJ yang semakin kuat minggu ini sehingga indeks Nikkei cenderung turun, mengantisipasi kenaikan suku bunga BOJ
Bullish lebih dominan jika tembus 50600-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 50300 - 50320 Target : 1) 50200 2) 50100 SL : 50420 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 50200 Switch to BUY jika tembus 50600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Pagi ini dibuka gap down karena kekhawatiran gagal bayar obligasi kembali membayangi
Secara teknis, H4 terbuka peluang untuk membentuk double bottom dengan neckline di 26270. Pola ini bisa berhasil jika tembus neckline 26300, tapi bisa gagal jika tembus support 25100
Pemegang obligasi China menolak perpanjangan pembayaran obligasi yang jatuh tempo hari ini selama 1 tahun. Hal ini membuat developer hanya punya waktu 5 hari kerja untuk membayar 2 miliar yuan ($280 juta) pada obligasi domestik -> negatif untuk Hang Seng
Tekanan turun diperkirakan masih membayangi yang disebabkan beberapa faktor: a. kekhawatiran ketegangan China-Jepang b. ketidakpastian tentang stimulus yang dijanjikan pemerintah China c. ketidakpastian stimulus moneter PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 25900-> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 25700 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 25740 - 25760 Target : 1) 25640 2) 25540 SL : 25860 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 25700 Switch to BUY jika tembus 25900
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.