Secara teknis, range pergerakan cenderung terbatas dan belum ada perubahan signifikan terlihat
Secara fundamental cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
EIA juga menurunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak mentah global, mengutip alasan kebijakan tarif AS -> negatif untuk minyak
Pola inverse H&S di H4 berpotensi gagal karena belum terlihat kenaikan di atas 63 dan cenderung kembali turun di bawah 62
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 61.80 – 62.00 Target : 1) 60.80 2) 59.80 SL : 65.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 60.80 Switch to BUY jika tembus 63.20
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori pertanda penurunan-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi terjadinya double top karena sejauh ini resistance 41130, neckline 39090, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 41100
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengatakan akan tetap kenakan tarif 20% untuk semikondutor
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, retail sales, Powell speaks
Fokus retail sales AS jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan/follow SELL
Fokus pidato Powell jam 00.15 WIB a. Hawkish (= belum/tidak ada urgensi turunkan suku bunga) = saham turun -> pertahankan SELL b. Dovish (= terbuka untuk penurunan suku bunga) = saham naik -> switch to BUY
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 41000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40400 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 40490 - 40510 Target : 1) 40390 2) 40290 SL : 40610
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 40400 Switch to BUY jika tembus 41000 Ada potensi Double Top
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori pertanda penurunan-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi terjadinya double top, cenderung turun
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengatakan akan tetap kenakan tarif 20% untuk semikondutor
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, retail sales, Powell speaks
Fokus retail sales AS jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan/follow SELL
Fokus pidato Powell jam 00.15 WIB a. Hawkish (= belum/tidak ada urgensi turunkan suku bunga) = saham turun -> pertahankan SELL b. Dovish (= terbuka untuk penurunan suku bunga) = saham naik -> switch to BUY
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 5500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5370 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5400.00 – 5420.00 Target : 1) 5370.00 2) 5340.00 SL : 5450.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5370 Switch to BUY jika tembus 5500 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori pertanda penurunan-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi terjadinya double top, cenderung turun
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengatakan akan tetap kenakan tarif 20% untuk semikondutor
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, retail sales, Powell speaks
Fokus retail sales AS jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan/follow SELL
Fokus pidato Powell jam 00.15 WIB a. Hawkish (= belum/tidak ada urgensi turunkan suku bunga) = saham turun -> pertahankan SELL b. Dovish (= terbuka untuk penurunan suku bunga) = saham naik -> switch to BUY
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 19000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18630 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 18730.00 – 18750.00 Target : 1) 18630.00 2) 18530.00 SL : 18850.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18630 Switch to BUY jika tembus 19000 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori cenderung turun -> negatif untuk NIKKEI
Kenaikan Wall Street terlihat mulai terhambat, dan Nasdaq ditutup shooting star dan berpotensi turun -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq sehingga pagi ini dibuka gap down
Pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka
Secara teknis, H4 menunjukkan range pergerakan yang terbatas, dan dalam potensi pola bearish flag sehingga diperkirakan kenaikan mulai tertahan -> incar sell dekat resistance
Bullish lebih kuat jika tembus 34600 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 34100 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 34220 - 34240 Target : 1) 34120 2) 34020 SL : 34340
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 34100
Switch to BUY jika tembus 34600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup doji, secara teori cenderung turun
Kenaikan Wall Street terlihat mulai terhambat dan ditutup turun karena kekhawatiran tarif semikonduktor yang kemungkinan juga akan memasukkan elektronik di dalam bagiannya setelah exemption dari tarif resiprokal kemarin -> negatif untuk saham
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan bullish butuh kenaikan di atas 21600, sedangkan bearish cenderung turun jika tembus di bawah 21000
Bullish lebih kuat jika tembus 21400 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21000 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21180 - 21200 Target : 1) 21300 2) 21400 SL : 21080
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 21400 Switch to SELL jika tembus 21000
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.