Pertemuan AS-Iran di akhir pekan resmi batal, ketegangan geopolitik masih panas sehingga potensi gangguan pasokan dikhawatirkan mendominasi -> mendorong harga minyak
Iran mengatakan pada mediator dari Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan bernegosiasi selama serangan masih berlangsung, berlaku untuk gencatan senjata dengan Israel dan upaya memulai kembali pembicaraan kesepakatan nuklir dengan AS -> geopolitik belum reda
Ekspektasi jika Israel hentikan serangan, lalu diplomasi diagendakan untuk gencatan senjata, maka minyak berpotensi turun dengan cepat kembali ke fundamental awal, bisa switch strategi menjadi SELL, tapi selama belum ada gencatan senjata, maka minyak cenderung naik
Secara teknis, daily mengindikasikan kenaikan masih bisa berlanjut, dan area 80-82 sebagai target potensial -> bullish untuk minyak
Jika geopolitik reda, maka fundamental kembali menjadi landasan utama: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Suggest : BUY on Dip Area : 72.70 – 72.90 Target : 1) 73.90 2) 74.90 SL : 71.70 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 74.80 Switch to SELL jika tembus 70.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun, dan masih didukung bearish divergence -> negatif untuk saham
Pertemuan AS-Iran di akhir pekan resmi batal, ketegangan geopolitik masih panas sehingga potensi tekanan pada saham masih dominan
Iran mengatakan pada mediator dari Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan bernegosiasi selama serangan masih berlangsung, berlaku untuk gencatan senjata dengan Israel dan upaya memulai kembali pembicaraan kesepakatan nuklir dengan AS -> geopolitik belum reda
Ekspektasi jika Israel hentikan serangan, lalu diplomasi diagendakan untuk gencatan senjata, maka saham berpotensi rebound/naik, bisa switch strategi menjadi BUY, tapi selama belum ada gencatan senjata, maka saham cenderung tertekan
Secara teknis, harga turun lebih lanjut di bawah trendline H4 -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 42950 atau jika geopolitik mereda -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 42100 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 42270 - 42790 Target : 1) 42170 2) 42070 SL : 42890 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42100 Switch to BUY jika tembus 42950 atau jika geopolitik mereda
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun, dan masih didukung bearish divergence -> negatif untuk saham
Pertemuan AS-Iran di akhir pekan resmi batal, ketegangan geopolitik masih panas sehingga potensi tekanan pada saham masih dominan
Iran mengatakan pada mediator dari Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan bernegosiasi selama serangan masih berlangsung, berlaku untuk gencatan senjata dengan Israel dan upaya memulai kembali pembicaraan kesepakatan nuklir dengan AS -> geopolitik belum reda
Ekspektasi jika Israel hentikan serangan, lalu diplomasi diagendakan untuk gencatan senjata, maka saham berpotensi rebound/naik, bisa switch strategi menjadi BUY, tapi selama belum ada gencatan senjata, maka saham cenderung tertekan
Secara teknis, harga turun lebih lanjut dan di H4 dicurigai membentuk head & shoulders, tapi baru konfirm jika tembus neckline 21460 -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 2195 atau jika geopolitik mereda -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21600 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on rally Area : 21700.00 – 21720.00 Target : 1) 21600.00 2) 21500.00 SL : 21820.00 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21600 Switch to BUY jika tembus 21950 atau jika geopolitik reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun, dan masih didukung bearish divergence -> negatif untuk saham
Pertemuan AS-Iran di akhir pekan resmi batal, ketegangan geopolitik masih panas sehingga potensi tekanan pada saham masih dominan
Iran mengatakan pada mediator dari Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan bernegosiasi selama serangan masih berlangsung, berlaku untuk gencatan senjata dengan Israel dan upaya memulai kembali pembicaraan kesepakatan nuklir dengan AS -> geopolitik belum reda
Ekspektasi jika Israel hentikan serangan, lalu diplomasi diagendakan untuk gencatan senjata, maka saham berpotensi rebound/naik, bisa switch strategi menjadi BUY, tapi selama belum ada gencatan senjata, maka saham cenderung tertekan
Secara teknis, harga turun lebih lanjut di bawah trendline H4 -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6060 atau jika geopolitik mereda -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5960 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5990.00 – 6010.00 Target : 1) 5960.00 2) 5930.00 SL : 6040.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 5960 Switch to BUY jika tembus 6060 atau jika geopolitik reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup long lower shadow, secara teori ada peluang rebound-> positif untuk Nikkei
Saham AS rata-rata ditutup turun karena tekanan geopolitik masih panas -> negatif untuk risk asset/saham
Iran mengatakan pada mediator dari Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan bernegosiasi selama serangan masih berlangsung, berlaku untuk gencatan senjata dengan Israel dan upaya memulai kembali pembicaraan kesepakatan nuklir dengan AS -> geopolitik belum reda
Ekspektasi jika Israel hentikan serangan, lalu diplomasi diagendakan untuk gencatan senjata, maka saham berpotensi rebound/naik, bisa switch strategi menjadi BUY, tapi selama belum ada gencatan senjata, maka saham cenderung tertekan
Bullish lebih kuat jika tembus 38300 atau jika geopolitik reda -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 37960-> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 38200 - 38220 Target : 1) 38100 2) 38000 SL : 38320 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37960 Switch to BUY jika tembus 38300 atau jika geopolitik reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Saham AS rata-rata masih tertekan karena geopolitik yang masih panas -> negatif untuk risk asset/saham
Iran mengatakan pada mediator dari Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan bernegosiasi selama serangan masih berlangsung, berlaku untuk gencatan senjata dengan Israel dan upaya memulai kembali pembicaraan kesepakatan nuklir dengan AS -> geopolitik belum reda
Ekspektasi jika Israel hentikan serangan, lalu diplomasi diagendakan untuk gencatan senjata, maka saham berpotensi rebound/naik, bisa switch strategi menjadi BUY, tapi selama belum ada gencatan senjata, maka saham cenderung tertekan
Secara teknis, penurunan masih dominan selama harga terus di bawah 24200 -> switch to BUY hanya jika tembus resistance
Bullish lebih kuat jika tembus 24200 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 23600 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 23850 - 23870 Target : 1) 23750 2) 23650 SL : 23970 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 23600 Switch to BUY jika tembus 24200
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.