Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, range pergerakan cenderung terbatas dan belum ada perubahan signifikan terlihat
Secara fundamental cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Data inventori minyak EIA dirilis 0.515M vs exp. 0.400M, tapi turun dibandingkan sebelumnya 2.553M, menandakan konsumsi yang meningkat-> positif untuk minyak
Resistance 61 ditembus, tapi resistance 63.60-64.00 menjadi target berikutnya yang harus dilewati. Jika keduanya berhasil ditembus, maka kenaikan berpeluang berlanjut
Secara umum, kenaikan kemungkinan terbantu oleh data inventori minyak dan juga kabar tentang sanksi energi terbaru untuk Iran oleh AS, tapi sanksi diperkirakan berkurang atau dicabut jika pertemuan putaran ke-2 Iran-AS hari Sabtu berjalan lancar dan menuju ke kesepakatan -> kenaikan kemungkinan jangka pendek, dan berikutnya bergantung hari Sabtu
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : BUY on Dip Area : 61.80 – 62.00 Target : 1) 63.00 2) 64.00 SL : 60.80
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 63.00 Switch to SELL jika tembus 60.50 atau gagal tembus di atas 64.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 39090, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 41100
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China makin kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengetatkan aturan ekspor ke China, terutama produsen chips -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Laporan retail sales lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak berhasil mengangkat harga saham karena kekhawatiran tarif yang dominan
Pidato Powell pun tidak memberi apa yang diharapkan pasar tentang pelonggaran moneter untuk menenangkan pasar -> negatif untuk saham
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 41000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 39900 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 40040 - 40060 Target : 1) 39940 2) 39840 SL : 40160
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39900 Switch to BUY jika tembus 41000 Double Top masih berpeluang
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 5160, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 5500
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China makin kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengetatkan aturan ekspor ke China, terutama produsen chips -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Laporan retail sales lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak berhasil mengangkat harga saham karena kekhawatiran tarif yang dominan
Pidato Powell pun tidak memberi apa yang diharapkan pasar tentang pelonggaran moneter untuk menenangkan pasar -> negatif untuk saham
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 5470 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5300 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5340.00 – 5360.00 Target : 1) 5310.00 2) 5280.00 SL : 5390.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5300 Switch to BUY jika tembus 5470 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 17920, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 19200
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China makin kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengetatkan aturan ekspor ke China, terutama produsen chips -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Laporan retail sales lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak berhasil mengangkat harga saham karena kekhawatiran tarif yang dominan
Pidato Powell pun tidak memberi apa yang diharapkan pasar tentang pelonggaran moneter untuk menenangkan pasar -> negatif untuk saham
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 19000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18300 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 18500.00 – 18520.00 Target : 1) 18400.00 2) 18300.00 SL : 18620.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18300 Switch to BUY jika tembus 19000 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk NIKKEI
Wallstreet ditutup turun, terutama Nasdaq karena aturan ekspor chip ke China diperketat -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
Pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka
Hubungan AS-China masih panas sehingga pengaruhi sentimen aset berisiko seperti saham
Secara teknis, H4 menunjukkan range pergerakan yang terbatas, dan dalam potensi pola bearish flag sehingga diperkirakan kenaikan mulai tertahan -> incar sell dekat resistance
Bullish lebih kuat jika tembus 34650 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 33900 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 34300 - 34320 Target : 1) 34200 2) 34100 SL : 34420
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 33900
Switch to BUY jika tembus 34650
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup hammer, secara teori berpeluang rebound/naik
Wallstreet ditutup negatif sehingga pengaruhi saham global karena ketegangan AS-China yang meningkat
China masih berkutat dengan ekonomi, dan pemerintah maupun bank sentral menargetkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi domestik, antisipasi tarif AS -> positif untuk saham China dan Hong Kong
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan bullish butuh kenaikan di atas 21600, sedangkan bearish cenderung turun jika tembus di bawah 20800
Bullish lebih kuat jika tembus 21350 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 20800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21000 - 21020 Target : 1) 21120 2) 21220 SL : 20900
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 21350 Switch to SELL jika tembus 20800
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.